• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kegiatan Operasional prosedur pada BPRS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Kegiatan Operasional prosedur pada BPRS"

Copied!
35
0
0

Teks penuh

(1)

MODUL:

MANAJEMEN OPERASI ONAL BPRS

SESI 3- 4:

(2)

TUJUAN PEMBELAJARAN

1.

Memahami prinsip operasional serta sistem dan prosedur

Transaksi produk bank syariah.

2.

Menerapkan proses administrasi kegiatan operasional BPRS.

3.

Melaksanakan prinsip 5 GCG.

(3)

FALSAFAH TRANSAKSI SYARI AH

1. Menjauhkan diri dari unsur riba, dengan cara:

9 Menghindari penetapan di muka secara pasti keberhasilan suatu usaha (Q.S. Luqman: 34)

9 Menghindari pembebanan biaya terhadap hutang hanya karena berjalannya waktu (Q.S. Ali I mran: 130)

9 Menghindari perdagangan/ penyewaan barang ribawi dengan imbalan barang ribawi lainnya dan/ atau memperoleh kelebihan baik kuantitas maupun kualitas

(H.R. Muslim Bab Riba No. 1551 s/ d 1567)

9 Menghindari penetapan di muka tambahan atas hutang yang bukan atas prakarsa yang mempunyai hutang secara sukarela

(H.R. Muslim Bab Riba No. 1569 s/ d 1572)

(4)

FALSAFAH OPERASI ONAL BPRS

1. Transaksi harus dilandasi sistem bagi hasil dan perdagangan. 2. Pertukaran antara uang dan barang.

3. Menghindari MAGHRI B (maysir, gharar, dan riba).

TRANSAKSI DASAR SYARI AH

(5)

PRI NSI P WADI AH

1. Titipan yang harus dijaga dan dikembalikan kapan saja bila penitip menghendakinya dalam keadaan utuh.

2. Wadiah amanah dan dhamanah.

PRI NSI P SYI RKAH

1. Prinsip ini meliputi tata cara pembagian hasil dan/ atau rugi usaha antara I nvestor (Shahibul Maal) dengan Manajer (Mudharib).

(6)

PRI NSI P BAI

Prinsip ini meliputi skim penjualan barang dengan marjin keuntungan antara Penjual dengan Pembeli.

Formula, HJ = HB + Marjin

PRI NSI P SEWA

Prinsip ini meliputi skim penyewaan barang dan/ atau jasa dengan tarif sewa tertentu antara Penyewa dengan Pemilik

Varian, I jarah Muntahiyah Bit Tamlik.

(7)

FATWA- FATWA

LI ABI LI TY PRODUCTS

1. No: 01/ DSN-MUI / I V/ 2000, Tentang: GI RO

Giro yang dibenarkan secara syariah, yaitu Giro yang berdasarkan prinsip Mudharabah dan Wadi’ah.

2. No: 02/ DSN-MUI / I V/ 2000, Tentang: TABUNGAN

Tabungan yang dibenarkan, yaitu tabungan yang berdasarkan prinsip Mudharabah dan Wadi’ah.

3. No: 03/ DSN-MUI / I V/ 2000, Tentang: DEPOSI TO

(8)

LI ABI LI TY PRODUCT

- WADI AH DHAMANAH

ƒ Keuntungan/ kerugian dari penyaluran dana menjadi hak/ ditanggung bank, sedang pemilik dana tidak dijanjikan imbalan dan tidak menanggung kerugian. Bank dimungkinkan memberikan bonus sebagai insentif namun tidak boleh dijanjikan di muka.

ƒ Akad pembukaan rekening yang isinya mencakup izin penyaluran dana

ƒ Biaya administrasi untuk menutup biaya yang benar-benar terjadi.

(9)

LI ABI LI TY PRODUCT

- MUDHARABAH ( 1)

ƒ Penabung/ Deposan sebagai shahibul maal dan BPRS sebagai mudharib.

ƒ Dana disalurkan BPRS kepada Mitra Usaha sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

ƒ Terbagi menjadi:

- GI A = General I nvestment Account (mudharabah mutlaqah) - SI A = Special I nvestment Account (mudharabah muqayyadah)

(10)

LI ABI LI TY PRODUCT

- MUDHARABAH ( 2)

MUDHARABAH MUTLAQAH ( GI A)

ƒ Penabung/ deposan tidak memberikan persyaratan apapun kepada BPRS, ke bisnis apa dana yang disimpannya itu hendak disalurkan, atau menetapkan penggunaan akad-akad tertentu, ataupun mensyaratkan dananya diperuntukkan bagi mitra usaha tertentu.

ƒ BPRS wajib memberitahukan kepada penabung/ deposan mengenai nisbah dan tata cara pemberitahuan keuntungan dan/ atau pembagian keuntungan serta risiko yang dapat ditimbulkan dari penyaluran dana (kontrak.)

(11)

LI ABI LI TY PRODUCT

- MUDHARABAH ( 3)

MUDHARABAH MUQAYYADAH ( SI A) ON B/ S

ƒ Simpanan khusus (restricted investment), dimana penabung/ deposan menetapkan syarat-syarat tertentu: akad/ skim pembiayaan, untuk mitra usaha, dan jangka waktu tertentu.

ƒ BPRS wajib memberitahukan kepada penabung/ deposan mengenai nisbah dan tata cara pemberitahuan keuntungan dan/ atau pembagian keuntungan serta risiko yang timbul (kontrak).

(12)

LI ABI LI TY PRODUCT

- MUDHARABAH ( 4)

MUDHARABAH MUQAYYADAH ( SI A) OFF B/ S

ƒ Penyaluran dana mudharabah langsung kepada pelaksana usahanya, dimana bank bertindak sebagai arranger.

ƒ Penabung/ deposan menetapkan syarat-syarat tertentu yang harus dipatuhi oleh BPRS dalam mencari bisnis (pelaksana usaha).

ƒ Dicatat pada pos tersendiri dalam rekening administratif (Off Balance Sheet).

(13)

FATWA- FATWA

ASSET PRODUCTS

1. No: 04/ DSN-MUI / I V/ 2000 tentang : MURABAHAH;

2. No: 05/ DSN-MUI / I V/ 2000 tentang : JUAL BELI SALAM;

3. No: 06/ DSN-MUI / I V/ 2000 tentang : JUAL BELI I STI SHNA;

4. No: 07/ DSN-MUI / I V/ 2000 tentang : PEMBI AYAAN MUDHARABAH;

5. No: 08/ DSN-MUI / I V/ 2000 tentang : PEMBI AYAAN MUSYARAKAH;

(14)

JUAL- BELI MURABAHAH

Negosiasi

BPRS

NASABAH Akad Jual Beli

Bayar Kew ajiban

Terima barang & dokumen Kirim

(15)

JUAL- BELI SALAM PARALEL

1b. Negosiasi & Akad

2a. Bayar Kew ajiban

3b. Kirim dokumen

3a. Kirim barang & dokumen

(16)

JUAL- BELI I STI SHNA’ PARALEL

1a. Pesan barang

2a. Akad I stishna’I

3a. Bayar kew ajiban

1b. Minta dibuatkan barang

2b. Akad I stishna’I I

5a. Kirim

(17)

I JARAH: 1. I JARAH MURNI

Seller

BPRS

First

Lease

Follow ing

Leases

(18)

I JARAH: 2. I JARAH MUNTAHI YA BI T TAMLI K

LEASEE

BPRS

Buyer Leasor

(19)

SYI RKAH - MUDHARABAH

Laba

70 % 30%

Mudharib 100% capital Management

Rugi

Kemitraan usaha Shahibul Maal

(20)

SYI RKAH - MUSYARAKAH

BPRS

PARTNER Laba

Kemitraan usaha

Shahibul mal 2

Shahibul mal 1

70 % 30 %

70 % 30 %

Rugi

(21)

SERVI CE PRODUCTS

1. SHARF (

Money Changer

)

Jual-beli mata uang yang tidak sejenis penyerahannya

harus dilakukan pada waktu yang sama (

spot

). BPRS

mendapat keuntungan dari jual-beli tersebut

2. I JARAH (

Rental

)

(22)

GOOD CORPORATE GOVERNANCE ( GCG)

Latar Belakang

ƒ Bank adalah lembaga intermediasi yang dalam menjalankan usahanya bergantung pada dana dan kepercayaan masyarakat.

ƒ Dalam menjalanlankan usahanya bank menghadapi risiko yang kompleks.

ƒ Sektor perbankan merupakan sektor yang “higly regulated”.

(23)

TUJUAN GCG

ƒ Membangun kembali kepercayaan masyarakat sebagai syarat mutlak bagi dunia perbankan untuk berkembang dengan baik dan sehat.

ƒ Menekankan komitmen top manajemen dan seluruh jajaran organisasi untuk melakukan pengaturan dan melaksanakan TATA KELOLA BPRS.

(24)

NI LAI - NI LAI SYARI AH YANG MENDASARI

PELAKSANAAN GCG

ƒ Nilai- nilai syariah yang bersifat mikro

(Shidiq,amanah,fathonah,tabligh)

ƒ Nilai- nilai syariah yang bersifat makro

- Firman allah swt

( Al-Baqarah: 282, Ali I mran: 3, An-Nisa : 6, 58,

Al-Maidah: 8, 49, Al-Anfal: 27, Al-I sra: 36, Ash-Shaf: 4.) - Hadits Rasulullah SAW

(25)

1. Keterbukaan

2. Akuntabilitas

3. Tanggung jawab

4. I ndependen

5. Kewajaran

(26)

PRAKTI K TERBAI K

1. Setiap bank harus memiliki code of conduct.

2. Setiap bank harus menetapkan corporate value.

3. Setiap bank harus membentuk corporate culture.

4. Setiap bank dan para bankir harus mentaati kode etik yang dikeluarkan oleh Asosiasi Bank Syariah I ndonesia.

5. Setiap bank harus menjalin hubungan silaturahmi.

(27)

PEDOMAN PRAKTI S PELAKSANAAN GCG

1. Penetapan visi, misi, dan corporate values.

2. Penetapan secara bertahap Corporate Governance Structure.

- Visi, misi, dan pedoman pokok 5 prinsip GCG - Code of conduct BPRS.

- Tatib Tata Kerja Dekom dan Direksi.

- Kebijakan risk management, audit dan compliance. - Kebijakan PSDM

(28)

LAYANAN PRI MA

LAYANAN PRI MA MERUPAKAN I NTI DARI PEMASARAN RELASI ONAL (RELATI ONSHI P MARKETI NG)

LATAR BELAKANG LAYANAN PRI MA

ƒ Persaingan bisnis perbankan semakin ketat.

ƒ Adanya kesamaan produk perbankan yang mudah diadopsi oleh pesaing.

(29)

FI LOSOFI LAYANAN PRI MA

Filosofi

NO CUSTOMER

(30)

TRADI SI ONAL VS RASI ONAL

ASPEK PEMASARAN TRADI SI ONAL PEMASARAN RELASI ONAL

Fokus Penjualan Mempertahankan konsumen

Orientasi Karakteristik produk Manfaat produk

Skala w aktu Jangka pendek Jangka panjang

Komitmen kepada

konsumen Terbatas Tinggi

(31)

NI LAI LAYANAN PRI MA

LAYANAN PRI MA MEMBAHAS PERI LAKU YANG DI UPAYAKAN MENJADI AMAL SALEH YANG BERNI LAI ABADI .

“ Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun

perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan

Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya

akan kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih

baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An-Nahl: 97)

(32)

MANFAAT LAYANAN PRI MA

LAYANAN PRI MA KONSUMEN

PI HAK LAI N NASABAH

I NTERNAL

ATASAN

REKAN

BAWAHAN

(33)

MATRI KS KUALI TAS LAYANAN NASABAH

MEMBANGGAKAN

PUAS

KECEWA

MENYAKI TKAN

HI GH

(34)

KUNCI KEBERHASI LAN

MUJAHADAH

(bekerja dengan sungguh-sungguh)

“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan)

Kami, benar-benar akan kami tunjukkan kepada mereka

jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta

(35)

PESAN KUNCI

1. Falsafah transaksi syariah adalah Menjauhkan diri dari unsur

riba serta Menerapkan sistem bagi hasil dan perdagangan.

2. Falsafah operasional BPRS adalah transaksi harus dilandasi

sistem bagi hasil dan perdagangan; Pertukaran antara uang

dan barang; Menghindari MAGHRI B (maysir, gharar, dan riba).

3. Prinsip tata kelola BPRS adalah keterbukaan, akuntabilitas,

tanggung jawab, independen, dan kewajaran.

Referensi

Dokumen terkait