• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jenis dan Bentuk Usaha serta Persamaan Dasar Akuntansi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Jenis dan Bentuk Usaha serta Persamaan Dasar Akuntansi"

Copied!
48
0
0

Teks penuh

(1)

Jenis dan Bentuk

Jenis dan Bentuk

Usaha serta Persamaan

Usaha serta Persamaan

Dasar Akuntansi

(2)

1. Memahami dengan baik tentang jenis perusahaan.

2. Menjelaskan peran akuntansi dalam perusahaan.

3. Menjelaskan pentingnya etika bisnis.

4. Menjelaskan tentang profesi didalam akuntansi.

5. Memahami prinsip akuntansi berterima umum

(GAAP=Generally Accepted Accounting Principles)

6. Memahami persamaan dasar akuntansi dan mendefinisikan tiap elemen pada persamaan dasar akuntansi.

Tujuan Belajar

Tujuan Belajar

Tujuan Belajar

Tujuan Belajar

Setelah mempelajari bab ini, peserta didik

Setelah mempelajari bab ini, peserta didik

diharapkan mampu :

diharapkan mampu :

Setelah mempelajari bab ini, peserta didik

Setelah mempelajari bab ini, peserta didik

diharapkan mampu :

(3)

7. Menjelaskan bagaimana pengaruh transaksi bisnis terhadap perubahan pada persamaan dasar akuntansi.

8. Menjelaskan tentang laporan keuangan perusahaan dan bagaimana keterkaitan diantara berbagai jenis laporan keuangan.

Tujuan Belajar

(4)

Terdapat 3 jenis

perusahaan, kita mulai dari yang paling

kompleks :

Terdapat 3 jenis

perusahaan, kita mulai dari yang paling

kompleks :

Manufaktur

Merchandise

(5)

Manufacture/ Pengolahan

Manufacture/ Pengolahan Manufacture/ Pengolahan

Manufacture/ Pengolahan

ProdukProduk

ProdukProduk

Pabrik Honda Sepeda motor, mobil Intel Prosesor Komputer Boeing Pesawat Udara

Adidas Sepatu dan pakaian olahraga Coca-Cola Minuman Karbonasi

Sony Alat elektronik, televisi Pabrik Honda Sepeda motor, mobil

Intel Prosesor Komputer Boeing Pesawat Udara

Adidas Sepatu dan pakaian olahraga Coca-Cola Minuman Karbonasi

Sony Alat elektronik, televisi

(6)

Merchandise / Dagang

Merchandise / Dagang Merchandise / Dagang

Merchandise / Dagang

ProdukProduk

ProdukProduk

Ramayana Barang fashion/pakaian Toys “R” Us Mainan anak

Global elektronik Barang elektronik

TB.Gramedia Penjualan buku,majalah

Toko Cahaya Penjualan barang kelontong Ramayana Barang fashion/pakaian

Toys “R” Us Mainan anak

Global elektronik Barang elektronik

TB.Gramedia Penjualan buku,majalah

Toko Cahaya Penjualan barang kelontong

(7)

Karakteristik Perusahaan Jasa

 Ketakberwujudan (intangibility)

pembeli tdk dapat melihat, merasakan, mencicipi atau suatu jasa sebelum jasa tersebut dibeli.

 Ketakterpisahan (inseparability)

produsen dan pembeli jasa biasanya harus melakukan kontak langsung pada saat pertukaran

 Keanekaragaman (heterogeneity)

peluang variasi yang lebih besar pada penyelenggaraan jasa dari pada produksi produk.

 Keterlenyapan/tidak tahan lama (perishability)

(8)

Service / Jasa

Service / Jasa Service / Jasa

Service / Jasa

ProdukProduk

ProdukProduk

Disney Hiburan (anak dan dewasa) Garuda Airways Transportasi udara

Graha Santika Hotel Jasa hotel dan penginapan Supit Money Changer Jasa penukaran uang

Telkomsel Jasa operator telekomunikasi Disney Hiburan (anak dan dewasa) Garuda Airways Transportasi udara

Graha Santika Hotel Jasa hotel dan penginapan Supit Money Changer Jasa penukaran uang

Telkomsel Jasa operator telekomunikasi

(9)

Umumnya terdapat 3 bentuk perusahaan yg

berbeda yaitu :

Umumnya terdapat 3 bentuk perusahaan yg

berbeda yaitu :

Proprietorship

(perusahaan perorangan)

Partnership

(persekutuan)

Corporation

(10)

Usaha perorangan dimiliki secara

perorangan.

Usaha perorangan dimiliki secara

perorangan.

Keuntungan

• Mudah

pengelolaannya • Biaya operasi

rendah/ murah

Kelemahan

• Sumber daya terbatas hanya pada kekayaan pribadi

• Tanggung jawab tak terbatas (resiko sampai pada harta pribadi)

(11)

Persekutuan dimiliki oleh dua

atau lebih individu. Persekutuan dimiliki oleh dua

atau lebih individu.

Keuntungan

• Sumber permodalan lebih baik dibanding usaha perorangan.

• Perlu adanya kemampuan manajemen.

Kelemahan

• Tanggung jawab tak terbatas (resiko

sampai pada harta pribadi)

(12)

Perseroan dibentuk berdasarkan

peraturan/regulasi pemerintah, sebagai suatu badan hukum yg

terpisah.

Perseroan dibentuk berdasarkan

peraturan/regulasi pemerintah, sebagai suatu badan hukum yg

terpisah.

Keuntungan

• Kemampuan yang besar untuk menarik modal dengan

menerbitkan saham.

Kerugian

• Pengenaan pajak oleh pemerintah atas

berbagai aktifitasnya.

(13)

Strategi Bisnis

Strategi Bisnis

Strategi Bisnis

Strategi Bisnis

Strategi Bisnis :

serangkaian

rencana dan tindakan terintegrasi

yang didesain oleh perusahaan

sebagai sarana untuk memperoleh

keuntungan melebihi pesaingnya,

sekaligus memaksimalkan

(14)

Strategi Bisnis

Strategi Bisnis

Strategi Bisnis

Strategi Bisnis

Berdasarkan

strategi biaya rendah

(low-cost strategy)

,

sebuah

perusahaan mendesain dan

menghasilkan produk dan jasa dgn

kualitas yg diterima konsumen pada

(15)

Strategi Bisnis

Strategi Bisnis

Strategi Bisnis

Strategi Bisnis

Berdasarkan

strategi differensiasi

(differential strategy)

,

sebuah perusahaan

mendesain dan menghasilkan beragam

produk yg memiliki kekhususan atau

karakteristik yang unik,sehingga konsumen

bersedia membayar harga yang lebih tinggi

(16)

Rantai nilai sebuah perusahaan

Rantai nilai sebuah perusahaan

(Value Chain of a Business)

(Value Chain of a Business)

Rantai nilai sebuah perusahaan

Rantai nilai sebuah perusahaan

(Value Chain of a Business)

(Value Chain of a Business)

Rantai Nilai

adalah cara yang dilakukan

perusahaan untuk memberi nilai tambah

bagi pelanggannya mulai proses input

sampai menjadi output dari sebuah produk

barang/jasa.

Inputs

Inputs Business Business

Processes

Processes

Products or

Products or

Services

Services

Customer

Customer

Value

(17)

A

business stakeholder

(pihak-pihak yg

berkepentingan) adalah seseorang atau

badan/organisasi yang mempunyai

kepentingan terhadap kinerja

(performance) perusahaan.

Business Stakeholders

Business Stakeholders

Business Stakeholders

(18)

Identifies Identifies

Records Records

Communicates Communicates Relevant

Relevant

Reliable Reliable

Comparable Comparable

Influence of Accounting

Accounting

Accounting

to help users make better decisions.

to help users make better decisions. is a

system that

(19)

2

Memperkirakan jenis informasi yg dibutuhkan

stakeholders’

Proses Penyediaan

Proses Penyediaan

Informasi

Informasi

Proses Penyediaan

Proses Penyediaan

Informasi

Informasi

STAKEHOLDERS

Internal:

Owners, managers, employees

External: Customers, creditors, government

(20)

Sistem Informasi Akuntansi

Mendesain sistem

informasi

akuntansi untuk memenuhi

kebutuhan informasi stakeholders’

3

4

Merekam kejadian dan

aktivitas perusahaan

Proses Penyediaan

Proses Penyediaan

Informasi

Informasi

Proses Penyediaan

Proses Penyediaan

Informasi

(21)

5

Mempersiapkan laporan keuangan untuk

stakeholders.

STAKEHOLDERS

Internal:

Owners, managers, employees

External: Customers, creditors, government

Sistem Informasi Akuntansi

Proses Penyediaan

Proses Penyediaan

Informasi

Informasi

Proses Penyediaan

Proses Penyediaan

Informasi

(22)

Etika Bisnis

Etika Bisnis

Etika Bisnis

Etika Bisnis

1. Hindari pelanggaran etis meskipun kecil sifatnya. 2. Pusatkan pada reputasi

jangka panjang.

3. Dalam jangka pendek, bersiaplah menghadapi konsekuensi yang kurang baik bagi diri Anda bila

(23)

Profesi Akuntan

Profesi Akuntan

Profesi Akuntan

Profesi Akuntan

Akuntan yang berkarier sebagai akuntan perusahaan atau organisasi nirlaba disebut

private accountant (akuntan swasta).

Akuntan yang berkarier sebagai akuntan perusahaan atau organisasi nirlaba disebut

private accountant (akuntan swasta).

Akuntan dan staf mereka yang memberikan jasa akuntansi berdasarkan honor (fee)

disebut public accountant (public accountant).

Akuntan dan staf mereka yang memberikan jasa akuntansi berdasarkan honor (fee)

(24)

Generally Accepted

Generally Accepted

Accounting

Accounting

Principles (GAAP)

Principles (GAAP)

Generally Accepted

Generally Accepted

Accounting

Accounting

Principles (GAAP)

(25)

The

The

business entity concept

business entity concept

(konsep entitas

(konsep entitas

usaha) : perusahaan dipandang sebagai

usaha) : perusahaan dipandang sebagai

entitas terpisah dari pemilik, kreditor,atau

entitas terpisah dari pemilik, kreditor,atau

pihak lainnya yang berkepentingan

pihak lainnya yang berkepentingan

sehingga pengelolaan usaha dilakukan

sehingga pengelolaan usaha dilakukan

tersendiri..

tersendiri..

The

The

business entity concept

business entity concept

(konsep entitas

(konsep entitas

usaha) : perusahaan dipandang sebagai

usaha) : perusahaan dipandang sebagai

entitas terpisah dari pemilik, kreditor,atau

entitas terpisah dari pemilik, kreditor,atau

pihak lainnya yang berkepentingan

pihak lainnya yang berkepentingan

sehingga pengelolaan usaha dilakukan

sehingga pengelolaan usaha dilakukan

tersendiri..

tersendiri..

The

cost concept

(konsep biaya) : dasar

utk membukukan/mencatat nilai

transaksi sebesar harga pertukaran atau

harga perolehan.

(exchange price)

The

cost concept

(konsep biaya) : dasar

utk membukukan/mencatat nilai

(26)

The

The

objectivity concept

objectivity concept

(konsep

(konsep

obyektivitas) : mensyaratkan bahwa

obyektivitas) : mensyaratkan bahwa

catatan dan laporan akuntansi harus

catatan dan laporan akuntansi harus

didasarkan pada bukti obyektif.

didasarkan pada bukti obyektif.

The

The

objectivity concept

objectivity concept

(konsep

(konsep

obyektivitas) : mensyaratkan bahwa

obyektivitas) : mensyaratkan bahwa

catatan dan laporan akuntansi harus

catatan dan laporan akuntansi harus

didasarkan pada bukti obyektif.

didasarkan pada bukti obyektif.

The

unit-of-measure concept

(konsep

unit pengukuran : mensyaratkan data

transaksi dicatat dalam satuan mata

uang (di Indonesia pakai Rupiah).

The

unit-of-measure concept

(konsep

unit pengukuran : mensyaratkan data

(27)

Persamaan Dasar Akuntansi

Persamaan Dasar Akuntansi

Persamaan Dasar Akuntansi

Persamaan Dasar Akuntansi

Harta = Kewajiban/hutang + Modal pemilik

Sumber daya yang dimiliki

perusahaan

Assets = Liabilities + Owners’ Equity

Hak dari kreditur, yang merepresentasikan

besarnya pinjaman/debts perusahaan

Hak Pemilik, mencerminkan

besarnya andil yang ditanamkan

(28)

Transaksi Bisnis ?

A

business transaction (transaksi bisnis) adalah sebuah kejadian ekonomi atau kondisi yang secara

langsung mempengaruhi kondisi keuangan atau hasil operasi suatu entitas.

Transaksi bisnis

(29)

Tgl 1 November 2005, Faisal memulai usaha

dalam bentuk perusahaan dengan nama PT.BERKAH

Contoh Penerapan

(30)

a. Faisal memasukkan modal sejumlah

a. Faisal memasukkan modal sejumlah

Rp25,000,000 ke dalam usahanya.

Rp25,000,000 ke dalam usahanya.

a. Faisal memasukkan modal sejumlah

a. Faisal memasukkan modal sejumlah

Rp25,000,000 ke dalam usahanya.

Rp25,000,000 ke dalam usahanya.

Modal saham

25,000

Kas

25,000

a.

Assets = Owners’ Equity

=

(31)

b. Membeli tanah Rp 20,000,000.

b. Membeli tanah Rp 20,000,000.b. Membeli tanah Rp 20,000,000.b. Membeli tanah Rp 20,000,000.

Modal saham

25,000

Kas + Tanah

25,000

Bal.

Assets = Owners’ Equity

=

b. –20,000 +20,000

Bal. 5,000 20,000 25,000

(32)

Hutang Modal Kas +Perlengkapan+ Tanah Dagang Saham

Assets

c. Membeli perlengkapan secara kredit

c. Membeli perlengkapan secara kredit

senilai Rp 1,350,000

senilai Rp 1,350,000

c. Membeli perlengkapan secara kredit

c. Membeli perlengkapan secara kredit

senilai Rp 1,350,000

senilai Rp 1,350,000

Owners’ Liabilities + Equity =

Bal. 5,000 20,000 25,000

c. + 1,350 + 1,350

Bal. 5,000 1,350 20,000 1,350 25,000 =

(33)

d. + 7,500 + 7,500

Assets

d. PT.Berkah menyelesaikan jasa kepada

d. PT.Berkah menyelesaikan jasa kepada

pelanggan, dgn nilai Rp 7,500,000 dan

pelanggan, dgn nilai Rp 7,500,000 dan

dibayar tunai.

dibayar tunai.

d. PT.Berkah menyelesaikan jasa kepada

d. PT.Berkah menyelesaikan jasa kepada

pelanggan, dgn nilai Rp 7,500,000 dan

pelanggan, dgn nilai Rp 7,500,000 dan

dibayar tunai.

dibayar tunai.

Owners’ Liab . + Equity =

Bal. 5,000 1,350 20,000 = 1,350 25,000

Hutang Modal Laba yg Kas + Perlengkapan+ Tanah Dagang+ Saham +Ditahan

Bal. 12,500 1,350 20,000 1,350 25,000 7,500

Pendapatan

(34)

e.

e. Beban yang harus dibayar PT.Berkah: upah Beban yang harus dibayar PT.Berkah: upah

karywn Rp 2,125,000; sewa kantor Rp 800,000;

karywn Rp 2,125,000; sewa kantor Rp 800,000;

listrik-telepon Rp 450,000;lain-lain Rp 275,000.

listrik-telepon Rp 450,000;lain-lain Rp 275,000. e.

e. Beban yang harus dibayar PT.Berkah: upah Beban yang harus dibayar PT.Berkah: upah

karywn Rp 2,125,000; sewa kantor Rp 800,000;

karywn Rp 2,125,000; sewa kantor Rp 800,000;

listrik-telepon Rp 450,000;lain-lain Rp 275,000.

listrik-telepon Rp 450,000;lain-lain Rp 275,000.

Bal. 12,500 1,350 20,000 1,350 25,000 7,500

Assets Owners’ Liab . + Equity

Hutang Modal Laba yg Kas + Perlengkapan+ Tanah Dagang+Saham+ Ditahan

e. – 3,650 –2,125

– 800 – 450 – 275

=

Bal. 8,850 1,350 20,000 1,350 25,000 3,850 =

Biaya

Biaya

(35)

f. PT.Berkah membayar kepada

f. PT.Berkah membayar kepada

kreditur sejumlah Rp 950,000

kreditur sejumlah Rp 950,000

atas hutang yg telah jatuh tempo

atas hutang yg telah jatuh tempo f. PT.Berkah membayar kepada

f. PT.Berkah membayar kepada

kreditur sejumlah Rp 950,000

kreditur sejumlah Rp 950,000

atas hutang yg telah jatuh tempo

atas hutang yg telah jatuh tempo

Assets Owners’ Liab . + Equity

Hutang Modal Laba yg Kas +Perlengkapan+ Tanah Dagang + Saham + Ditahan

Bal. 8,850 1,350 20,000 1,350 25,000 3,850

=

=

f. – 950 – 950

Bal. 7,900 1,350 20,000 400 25,000 3,850

(36)

g. Sisa perlengkapan pada akhir bulan sejumlah

g. Sisa perlengkapan pada akhir bulan sejumlah

Rp 550,000 : sejumlah Rp 800,000 telah

Rp 550,000 : sejumlah Rp 800,000 telah

dipakai.

dipakai.

g. Sisa perlengkapan pada akhir bulan sejumlah

g. Sisa perlengkapan pada akhir bulan sejumlah

Rp 550,000 : sejumlah Rp 800,000 telah

Rp 550,000 : sejumlah Rp 800,000 telah

dipakai.

dipakai.

Assets Owners’ Liab . + Equity

Hutang Modal Laba yg Kas + Perlengkapan + Tanah Dagang+ Stock + Ditahan

=

=

Bal. 7,900 1,350 20,000 400 25,000 3,850

g. – 800 – 800

Bal. 7,900 550 20,000 400 25,000 3,050

Pemakaian

Pemakaian

Perlengkapan

Perlengkapan

(37)

h. Membagi deviden pada akhir bulan

h. Membagi deviden pada akhir bulan

senilai Rp 2,000,000 kepada para

senilai Rp 2,000,000 kepada para

pemegang saham.

pemegang saham.

h. Membagi deviden pada akhir bulan

h. Membagi deviden pada akhir bulan

senilai Rp 2,000,000 kepada para

senilai Rp 2,000,000 kepada para

pemegang saham.

pemegang saham.

Assets Owners’ Liab . + Equity

Hutang Modal Laba yg Kas + Perlengkapan + Tanah Dagang + Saham + Ditahan

=

Bal. 7,900 550 20,000 400 25,000 3,050

h. –2,000 –2,000

Bal. 5,900 550 20,000 400 25,000 1,050

=

=

Dividen

Dividen

(38)

Meningkat dengan cara:

Meningkat dengan cara:

Modal Saham

Efek transaksi terhadap modal pemilik

Efek transaksi terhadap modal pemilik Efek transaksi terhadap modal pemilik

Efek transaksi terhadap modal pemilik

Tambahan Investasi dari

Tambahan Investasi dari

para pemegang saham

para pemegang saham

(39)

Menurunkan

Menurunkan

Meningkatkan

Meningkatkan

Retained Earnings/Laba yang ditahan

Efek transaksi terhadap modal pemilik

Efek transaksi terhadap modal pemilik Efek transaksi terhadap modal pemilik

Efek transaksi terhadap modal pemilik

Revenues/

Revenues/

Pendapatan

Pendapatan

+

Expenses/

Expenses/

Biaya

Biaya

Menurunkan

Menurunkan

Dividends

Dividends

(40)

Laporan Akuntansi disebut juga financial statements

(laporan keuangan)

Laporan Akuntansi disebut juga financial statements

(41)

Laporan Keuangan

Laporan Keuangan

Laporan Keuangan

Laporan Keuangan

Income statement/Laporan Laba Rugi —Ringkasan pendapatan dan beban yg terjadi selama periode waktu pelaporan tertentu

Retained earnings statement/Laporan Laba yang ditahan —

Ringkasan laba yang ditahan perusahaan selama periode waktu pelaporan tertentu

Balance sheet/Neraca —

Sebuah daftar yang mencakup assets, liabilities, and

stockholders’ equity pada tanggal tertentu (biasanya akhir tahun buku)

(42)

Pendapatan Rp 7 500 00

Biaya Operasi:

Beban sewa

Rp 2 125 00 Upah Karyawan

800 00 Beban perlengkapan

450 00 Beban listrik dan telepon

275 00 Beban lain-lain

Total beban operasi 1 135 00

PT.Berkah

Laporan Laba Rugi

Untuk periode yang berakhir 30 November 2005 (dlm ribuan)

800 00

Laba Bersih Rp 3 050 00

Pindahkan jumlah

Pindahkan jumlah

ini ke laporan

ini ke laporan

Laba yang Laba yang Ditahan Ditahan Pindahkan jumlah Pindahkan jumlah

ini ke laporan

ini ke laporan

Laba yang

Laba yang

Ditahan

(43)

PT.Berkah

Laporan Laba yang Ditahan

Utk periode yg berakhir 30 November 2005 (dlm ribuan)

Dikurangi pembayaran dividend 2 000 00 Laba yang ditahan per 30 November 2005 Rp 1 050 00 Laba bersih bulan November Rp 3 050 00Dari Laporan Dari Laporan

Laba Rugi

Laba Rugi Dari Laporan

Dari Laporan

Laba Rugi

Laba Rugi

Pindahkan jumlah

Pindahkan jumlah

ini ke neraca

ini ke neraca Pindahkan jumlah

Pindahkan jumlah

ini ke neraca

(44)

Harta Kewajiban PT.Berkah

Neraca

Per 30 November 2005 (dalam ribuan)

Kas Rp 5 900 00 Hutang Dagang Rp 400 00 Perlengkapan 550 00 Modal Pemilik

Tanah 20 000 00 Modal Saham Rp25,000

Laba yg ditahan l,050 26 050 00 Total Kewajiban dan

Total assets Rp 26 450 00 Modal Rp 26 450 00

Dari Laporan

Dari Laporan

Laba yang

Laba yang

Ditahan

Ditahan Dari Laporan

Dari Laporan

Laba yang

Laba yang

Ditahan

Ditahan

(45)

Arus kas dari aktifitas operasi:

Kas dari pelanggan Rp 7 500 00 Dikurangi pembayaran beban dan

dan pembayaran ke kreditur 4 600 00

Arus kas bersih dari aktifitas operasi 2 900 00 Arus kas dari aktifitas investasi:

Pembayaran atas pembelian tanah (20 000 00 Arus kas dari aktifitas pembiayaan:

Tambahan investasi pemegang modal Rp 25 000 00 Dikurangi pengambilan pribadi 2 000 00

Arus kas bersih dari aktifitas pembiayaan 23 000 00

Arus kas bersih 30Nov.2005 Rp 5 900 00

PT.Berkah

Laporan Arus Kas

Untuk periode yg berakhir 30 November 2005 (dalam ribuan)

Harus sama dengan saldo kas pada neraca

Harus sama dengan saldo kas pada neraca Harus sama dengan saldo kas pada neraca

Harus sama dengan saldo kas pada neraca

(46)

Laporan Arus Kas

Laporan Arus Kas

Laporan Arus Kas

Laporan Arus Kas

Arus kas dari aktifitas Operasibagian ini melaporkan ringkasan penerimaan kas dan pembayaran kas atas

aktifitas operasi normal perusahaan.

Arus kas dari aktifitas Investasibagian ini mencakup transaksi kas terhadap perolehan dan penjualan terhadap asset tetap perusahaan.

(47)
(48)

Referensi

Dokumen terkait

Dalam konsep kesatuan usaha ini, perusahaan merupakan suatu kesatuan ekonomi yang terpisah dari pihak yang berkepentingan dengan sumber perusahaan.. Artinya keuangan

Kami bermaksud mengadakan kegiatan penelitian dengan judul “Persepsi Pedagang Kaki Lima Tentang Konsep Business Entity Ditinjau Dari Tingkat Pendidikan, Besarnya Modal Usaha dan

Jika dalam satu periode akuntansi, perusahaan memiliki pendapatan yang lebih besar dari beban, maka dikatakan perusahaan memperoleh laba bersih (net income) dan

Kami bermaksud mengadakan kegiatan penelitian dengan judul “Persepsi Pedagang Kaki Lima Tentang Konsep Business Entity Ditinjau Dari Tingkat Pendidikan, Besarnya Modal Usaha dan

22 paragraf 08 tahun 1999 : ”Penggabungan usaha (business combination) adalah pernyataan dua atau lebih perusahaan yang terpisah menjadi satu entitas ekonomi

Single Level Marketing: Melalui program pemasaran berbentuk satu tingkat, dimana direct sales (mitra usaha) mendapatkan komisi dan bonus penjualan dari hasil penjualan

adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya milik negara, yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkana. BUMN bergerak di sektor-sektor yang menguasai

Aset Kewajiban Ekuitas Analisis transaksi Ikhtisar transaksi Laporan laba- rugi Laporan laba ditahan Laporan posisi keuangan Laporan aliran kas?. Konsep Dasar dan