• Tidak ada hasil yang ditemukan

STRATEGI PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN BIJB SUD (2)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "STRATEGI PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN BIJB SUD (2)"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

STRATEGI PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN BIJB, SUDAH TEPATKAH ? Saat ini tingkat mobilitas penduduk di Tanah Air sangatlah tinggi, sehingga sudah tidak dapat dielakkan lagi bahwa kebutuhan akan infrastruktur penunjang mobilitas tersebut sangat dibutuhkan. Infrastruktur penunjang mobilitas yang dimaksud selain jalan umum adalah seperti Jalan Tol, Bandara, Terminal, dan lain-lain. Infrastruktur seperti yang disebutkan diatas dapat disebut sebagai Toll pembiayaan. Dan pada dasarnya untuk pembangunan suatu infrastruktur yang dapat digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, dalam penyediaannya merupakan tanggung jawab Pemerintah Pusat. Namun karena keterbatasan APBN maupun APBD, maka diperlukan kerjasama dengan mitra swasta dalam hal investasi pendanaannya. Kerjasama antara Pemerintah dengan Mitra Swasta biasa dikenal dengan sistem KPS. Jadi alternatif sumber pembiayaannya yaitu melalui strategi pembiayaan non konvensional dalam bentuk Kerjasama Pemerintah dan Swasta (KPS) yang dilakukan berdasarkan kontrak kerja atau perjanjian kerjasama selama jangka waktu tertentu. Kerjasama antara Pemerintah dengan Swasta terdiri dari beberapa prinsip yaitu Prinsip Operation, Maintenance and Service Contract; Prinsip BOT; Prinsip Concesion; Prinsip Joint Venture dan Prinsip Community-Based Provision.

(2)

Pembangunan BIJB Kertajati merupakan salah satu proyek nasional yang sudah masuk dalam pelaksanaan program Master plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Rencana awal, proyek pembangunan bandara dan “Aerocity” akan dibangun di atas lahan seluas lima ribu hektare, dengan rincian 3.200 hektare untuk “Aerocity” sementara 1.800 untuk bandara. Pembangunan BIJB dititikberatkan pada pembangunan dan tata ruang “Aerocity” yang diharapkan di sekeliling bandara akan ada kota yang mendukung semua sarana dan prasarananya.

Dalam pembangunan BIJB Kertajati ini selalu menuai kendala, seperti persoalan pembebasan lahan, pengukuran lahan dan soal pendanaan. September 2016 yang lalu dikabarkan bahwa pembiayaan pembangunan BIJB ini tidak lagi menggunakan APBN, Pemerintah Pusat dikabarkan urung untuk mengambil alih pembangunan ini. Padahal awalnya ada keinginan dari Pemerintah Pusat untuk mengambil alih pembangunan ini melalui APBN, namun ternyata kabar itu tidak ada kelanjutannya. Selain itu, melihat kondisi keuangan negara yang sedang kurang stabil, maka keputusannya kembali ke skenario landasan terlebar di dunia. Adapun, Kemenhub telah mengucurkan dana Rp 375 miliar untuk pembangunan sisi udara Kertajati pada kurun 2013-2015.

(3)

untuk penyertaan modal ke BUMD milik pemprov, termasuk di antaranya ke PT BIJB guna pelaksanaan pembangunan BIJB.

Kendala lain yang terjadi adalah penolakan pembebasan lahan oleh sebagian warga dengna alasan harga yang tidak sesuai. Dan beberapa akhir ini terjadi pula penolakan saat pengukuran lahan, khususnya di Desa Sukamulya. Sejauh ini sudah 318 titik lahan yang sudah dibebaskan.

Sistem pembiayaan pembangunan yang digunakan dalam Pembangunan BIJB ini sebenarnya sudah sangat benar, karena menggunakan sistem KPS dengan prinsip joint venture ini akan sangat membantu pemerintah dengan kondisi keuangan yang saat ini sedang tidak stabil. Namun sangat disayangkan bahwa pembangunan BIJB ini tidak melalui APBN. Padahal BIJB ini merupakan infrastruktur yang masuk ke dalam pelaksanaan program Master plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), sehingga seharusnya proyek ini diurus langsung oleh pemerintah pusat. Dengan tidak adanya asupan dana dari APBN, berarti seluruh pembiayaannya akan ditanggung oleh pemprov. Hal ini jelas akan mempengaruhi kekuatan fiskal pemprov dalam membiayai program-program dan kegiatan pembangunan lain dalam rangka pencapaian target-target yang sudah tertuang dalam dokumen perencanaan. Dan sebenarnya walaupun tidak dibiayai oleh pemerintah pusat secara langsung melalui APBN, bukan berarti proyek pembangunan ini tidak benar-benar dilepas tangankan oleh pemerintah pusat. Karena menurut saya, jika BUMN BPJS jadi berinvestasi untuk pembangunan ini maka secara tidak langsung berarti pembangunan ini mendapat biaya dari pemerintah pusat. Karena BUMN notabenenya mendapat kucuran dari APBN.

(4)

Referensi

Dokumen terkait

Pada Tugas Akhir ini penulis mengangkat topik Pembangunan Sistem Informasi Berbasis Web Pembiayaan Pembelian Aset pada Bank dengan Perantaraan Perusahaan Multifinance agar

Di masa lalu, sebenarnya sudah ada perhatian terhadap pendekatan sistem dalam pembangunan peternakan, antaralain memalui pengenalan konsep “Farming System.” Akan

Berdasarkan hasil penelitian pembangunan infrastruktur Kawasan Mandalika oleh Badan Usaha Milik Negara (Persero) sudah memenuhi prinsip kepentingan umum yaitu pembangunan

Sentra kelautan dan perikanan terpadu SKPT merupakan konsep pembangunan kelautan dan perikanan berbasis wilayah dengan pendekatan dan sistem manajemen kawasan dengan prinsip integrasi,

562 beliau pembangunan Desa sudah cukup bagus karena tim pelaksana program sangat terbuka dengan penggunaan Dana Desa serta warga juga dilibatkan dalam hal memutuskan tahap- tahap

Mesin Es Balok: Inovasi Pendinginan untuk Industri Modern Mesin es balok adalah salah satu peralatan penting dalam industri yang membutuhkan solusi pendinginan skala besar. Mesin ini berfungsi untuk memproduksi es berbentuk balok yang kuat, tahan lama, dan ideal untuk digunakan dalam berbagai sektor, seperti perikanan, logistik, dan pengolahan makanan. Keunggulan Mesin Es Balok Mesin es balok memiliki banyak keunggulan yang menjadikannya pilihan utama bagi pelaku usaha: Daya Tahan Es yang Lama Es balok memiliki kepadatan tinggi, sehingga mencair lebih lambat dibandingkan bentuk es lainnya. Hal ini menjadikannya sangat efisien untuk menjaga kesegaran bahan seperti ikan atau daging selama transportasi jarak jauh. Kapasitas Produksi Besar Mesin ini tersedia dalam berbagai kapasitas, mulai dari produksi harian 1 ton hingga 100 ton. Kapasitas ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan usaha Anda. Hemat Energi Mesin modern dirancang untuk efisiensi energi, menggunakan teknologi canggih yang mengurangi konsumsi daya tanpa mengurangi kualitas es yang dihasilkan. Material Tahan Lama Sebagian besar mesin es balok dibuat dari stainless steel yang tahan karat dan higienis, memastikan produk es tetap bersih dan aman untuk digunakan. Cara Kerja Mesin Es Balok Mesin es balok bekerja dengan prinsip pembekuan air dalam cetakan khusus. Berikut adalah langkah-langkah utama prosesnya: Pengisian Air Air dimasukkan ke dalam cetakan logam yang sudah disiapkan. Proses Pembekuan Cetakan dimasukkan ke dalam tangki yang berisi larutan garam (brine solution) yang didinginkan oleh sistem pendingin. Suhu larutan ini sangat rendah sehingga dapat membekukan air dalam cetakan dengan cepat. Pelepasan Es Setelah es terbentuk, cetakan dipanaskan menggunakan uap atau air hangat untuk melepaskan balok es dari cetakan. Penyimpanan dan Distribusi Es balok yang dihasilkan dapat langsung digunakan atau disimpan dalam ruang pendingin khusus sebelum didistribusikan. Aplikasi Mesin Es Balok Mesin es balok digunakan dalam berbagai bidang, antara lain: Industri Perikanan Es balok digunakan untuk menjaga kesegaran hasil tangkapan seperti ikan dan udang selama penyimpanan dan transportasi. Pengolahan Makanan Digunakan untuk menjaga bahan baku seperti daging, buah, atau sayuran tetap segar selama proses produksi. Penyelenggaraan Acara dan Festival Es balok sering digunakan untuk pendinginan skala besar, seperti untuk minuman atau menjaga makanan tetap segar di acara