• Tidak ada hasil yang ditemukan

Standar Kompetensi Guru Dalam Penilaian Pembelajaran

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Standar Kompetensi Guru Dalam Penilaian Pembelajaran"

Copied!
40
0
0

Teks penuh

(1)

(

Studi tahun 2012,2013,2014, dan tahun 2015)

Oleh :

Ana Ratna Wulan; Hendriastuti;

Tri Wibowo; Bakir Haryanto

Studi Pengembangan

Studi Pengembangan

Standar Kompetensi Guru Dalam Penilaian

Pembelajaran

Standar Kompetensi Guru Dalam Penilaian

Pembelajaran

Pusat Penilaian Pendidikan Balitbang Kemdikbud,

bekerja sama dengan

(2)

UU No. 20 Th 2003 pasal 58: penilaian oleh

pendidik (memantau proses belajar siswa,

kemajuan belajar siswa, serta perbaikan hasil

belajar)

Hasil studi (Gabel, 1994; Corebima, 1999; Morgan,

2004; Wulan, 2007; Wulan

et al.

, 2011, Wulan

et

al.

,

2012) menunjukkan kesulitan yang dihadapi oleh

guru dalam merencanakan dan melaksanakan

penilaian

(3)

Program-program pembinaan guru

seringkali menjadi kurang sesuai dengan

kebutuhan serta level kemampuan guru

dalam penilaian

Belum ada standar yang mengatur

kompetensi guru dalam penilaian untuk

setiap jenjang jabatan

(4)

Indonesia belum memiliki :

existing standard

yang dipetakan berdasarkan

kondisi

riil

di lapangan

(Masalah penelitian tahun 2012 &2013)

standar literasi asesmen yang dipetakan

dengan bertolak dari

existing standard

tersebut

(Masalah penelitian tahun 2014)

standar literasi asesmen yang valid, baik

secara logis, maupun empiris

(Masalah penelitian tahun 2015)

(5)

Menghasilkan standar kemampuan guru

dalam menilai pembelajaran untuk guru

pemula, madya, profesional

Tujuan Rangkaian PenelitiaN

TAHUN 2012-2014

(6)

Menghasilkan standar kemampuan guru

dalam menilai pembelajaran untuk guru

dalam jabatan:

Guru pertama, guru muda, guru madya,

dan guru utama

Fokus Tujuan Penelitian

TAHUN 2015

(7)

JENJANG JABATAN GURU DI

INDONESIA

BERDASARKAN PERATURAN

(8)

1. Guru pertama

2. Guru muda

3. Guru madya

4. Guru utama

(9)

1. Penata Muda, Golongan ruang III/a;

2. Penata Muda Tingkat I, golongan

ruang III/b

(10)

1. Penata, golongan ruang III/c;

2. Penata Tingkat I, golongan ruang

III/d

(11)

1. Pembina, golongan ruang IV/a

2. Pembina Tingkat I, golongan ruang

IV/b;

3. Pembina Utama Muda, golongan

ruang IV/c

(12)

1. Pembina Utama Madya, golongan

ruang IV/d;

2. Pembina Utama, golongan ruang IV e

(13)

PENENTUAN JABATAN GURU

Jenjang pangkat untuk masing-masing

jabatan fungsional guru didasarkan jumlah

angka kredit yang dimiliki masing-masing

jenjang jabatan

(14)

Metode dan Desain

Penelitian

(15)

Konstruk Standar Ideal Kompetensi

Guru dalam Penilaian

1) Memilih metode penilaian

2) Mengembangkan metode-metode penilaian

3) Menyelenggarakan, memberikan skor, dan

menafsirkan penilaian

4) Menggunakan hasil penilaian untuk mengambil

keputusan

5) Menggunakan asesmen dalam penilaian

(grading)

6) Mengkomunikasikan hasil penilaian

7) mengenali praktik-praktik penilaian yang tidak etis

Benchmarking

Standar Literasi Asesmen Guru (Airasian,

2001) ;

Permendiknas Nomor 20 tahun 2007, dan Permendikbud

Nomor 66 Tahun 2013

(16)

Studi

Tahun

2012

Studi

Tahun

2013

Existing

Standard

Studi

Tahun

2014

Draf

Standar

Studi

Tahun

2015

Studi

Validasi

Standar

Revised

Standard

Standar

Final untuk Indonesia

Studi pengembangan standar

Ideal

Standard

Desain Penelitian

tahun 2012-2015

(17)

SAMPEL PENELITIAN

Tahun 2012

(18)

SAMPEL PENELITIAN

Tahun 2013

Provinsi

SD

SMP

SMA

Bengkulu

40

131

149

Riau

92

159

140

DI Yogyakarta

86

149

138

Sulawesi Selatan

79

119

131

Kalimantan Timur

71

134

110

Banten

84

142

87

Total

452

833

755

(19)

SAMPEL PENELITIAN

Tahun 2014

• Tempat dan Sampel

UJI COBA

(20)

Instrumen Penelitian

Tes

Objective

(Pilihan Ganda)

Analisis Butir >>

Rasch Model

(Quest Software)

Kuesioner Validasi Standar: 4 Level

standar

(21)

RESPONDEN PENELITIAN

Tahun 2015

Responden 20 orang: 2 orang dari LPMP, 2

orang LPTK, 2 orang dari Dinas Provinsi, 2

orang dari Dinas Kota, 3 orang guru pertama,

3 orang guru muda, 3 orang guru madya, 3

orang guru utama.

Responden berasal dari Makasar, Bandung,

Bali, Banten, Yogyakarta, dan Maluku Utara.

Total Responden 120 orang.

(22)

TEKNIK ANALISIS DATA

YANG TELAH DILAKUKAN

MENGGABUNGKAN DATA TES TAHUN 2014 DAN DATA

TES SEBELUMNYA DALAM SATU SKALA PENGUKURAN

Concurrent Calibration data th 2012, 2013 dan 2014

(sofware Quest)

Memetakan tingkat kemampuan subjek/sampel

penelitian

Nilai persentil > 70% = kelompok kemampuan tinggi

(guru profesional)

Nilai persentil antara 30 – 70% = kelompok kemampuan

sedang (guru madya)

Nilai persentil < 30% = kelompok kemampuan rendah

(guru pemula)

(23)

Mengelompokan capaian subjek pada setiap tingkat

kemampuan berdasarkan indikator instrumen

Soal dijawab benar oleh > 80% subjek = ketercapaian

sangat tinggi

Soal dijawab benar oleh 60- 80% subjek = ketercapaian

tinggi

Soal dijawab benar oleh 40- 60% subjek = ketercapaian

sedang

Soal dijawab benar oleh < 40% subjek = ketercapaian

rendah

Menyusun

existing standard

berdasarkan pemetaan

ketercapaian indikator dan sub indikator untuk setiap

standar

Melakukan professional judgement

untuk menyusun

(24)

MEMPERSIAPKAN ANALISIS DATA UNTUK

STUDI TAHUN 2015

Memetakan indikator yang perlu divalidasi secara

logis pada recommended standard.

(indikator yang perlu divalidasi ditanyakan pada

kuesioner dan didiskusikan pada FGD stakeholders)

MENGANALISIS DATA UNTUK STUDI TAHUN 2015

Merekap dan menganalisis data kuantitatif dan

kualitatif hasil validasi untuk menentukan

revised

standard

(25)

HASIL DAN PEMBAHASAN

Standar

Komptenesi Indikator

Persen Ketercapaian (%)

Pemula Madya Profesional

1. M em ili h m et od e pe ni la ia n

1.1 Memilih metode asesmen yang berguna/bermanfaat bagi pengambilan keputusan pembelajaran yang akan dilaksanakan

59.56 70.74 82.95

1.2 Mengidentifikasi metode penilaian

tertentu 39.71 58.25 74.13 1.3 Menentukan metode penilaian

berdasarkan kekuatan dan

kelemahan metode-metode penilaian

28.81 38.10 45.51 1.4 Menjelaskan kekuatan dan

kelemahan tes 36.36 45.39 56.91 1.5 Menentukan metode penilaian sesuai

dengan pengalaman belajar siswa. 25.79 35.70 49.75 1.6 Merencanakan penilaian untuk

melihat kemajuan dan pencapaian belajar siswa

9.30 21.21 44.65 1.7 Menjelaskan tujuan penilaian 75.40 86.18 90.77

2. M en ge m ba ng ka n m et od e-m et od e pe ni la ia n

2.1 Merumuskan indikator yang tepat

untuk menilai kompetensi tertentu 51.37 63.40 75.45 2.2 Menguraikan kriteria tugas kinerja

yang baik 65.95 80.75 89.29 2.3 Menjelaskan strategi penyusunan

rubrik penilaian 44.71 63.92 76.40 2.4 Menerapkan strategi penilaian non

tes (kinerja) 55.47 74.40 85.93 2.5 Menyusun perangkat penilaian yang

tepat untuk mengukur kemampuan tertentu.

39.81 56.24 71.32

Contoh pemetaan

existing standard

(26)

Standar

Komptenesi Indikator

Persen Ketercapaian (%)

Pemula Madya Profesional

4. M en gg un ak an h as il pe ni la ia n un tu k pe ng am bi la n ke pu tu sa n

4.1 Mengidentifikasi dasar pengambilan keputusan dalam penilaian berbasis kelas

57.81 66.90 76.03

4.2 Menjelaskan implikasi dari pencapaian

KKM siswa 56.89 78.52 88.31 4.3 Menjelaskan cara pelaksanaan

remedial berdasarkan hasil penilaian 56.17 76.38 87.36 4.4 Menggunakan informasi hasil asesmen

untuk menyusun rencana 59.05 83.65 94.99 4.5 Menggunakan hasil asesmen untuk

mengidentifikasi masalah pembelajaran 23.85 37.97 52.13 5. M en gg un ak an a se sm en d al am pe ni la ia n (g ra di ng )

5.1 Menentukan dasar pembobotan yang

fair pada penilaian tugas 68.48 85.58 95.24 5.3 Menggunakan dasar pembobotan

penilaian 14.84 23.48 35.76 5.4 Menjelaskan dasar penentuan nilai

siswa kepada orangtua secara otentik 69.58 85.05 92.83 5.5 Menghindari kesalahan prosedur dalam

penilaian seperti menggunakan penilaian sebagai hukuman

50.21 53.31 58.35 5.6 Mengambil keputusan tentang siswa

melalui informasi hasil penilaian kelas melalui beragam informasi

(27)

CONTOH DRAFT

EXISTING STANDARD

berdasarkan Studi tahun 2012-2013

Standar Komptenesi

Indikator pada Setiap Kelompok Guru

Pemula Madya Profesional 1.Memilih

metode penilaian

1.7 Menjelaskan tujuan penilaian 1.1 Memilih metode asesmen yang berguna/bermanfaat bagi pengambilan keputusan pembelajaran yang akan dilaksanakan

1.7 Menjelaskan tujuan penilaian

1.1 Memilih metode

asesmen yang berguna/ bermanfaat bagi

pengambilan keputusan pembelajaran yang akan dilaksanakan 1.2 Mengidentifikasi metode penilaian tertentu 1.7 Menjelaskan tujuan penilaian 2.Mengemba ngkan metode-metode penilaian

2.2 Menguraikan kriteria tugas kinerja yang baik

2.1 Merumuskan indikator yang tepat untuk menilai kompetensi tertentu

2.2 Menguraikan kriteria tugas kinerja yang baik

2.3 Menjelaskan strategi penyusunan rubrik penilaian 2.4 Menerapkan strategi penilaian

non tes (kinerja)

2.1 Merumuskan indikator yang tepat untuk menilai kompetensi tertentu 2.2 Menguraikan kriteria

tugas kinerja yang baik 2.3 Menjelaskan strategi

penyusunan rubrik penilaian

2.4 Menerapkan strategi penilaian non tes (kinerja)

2.5 Menyusun perangkat penilaian yang tepat untuk mengukur kemampuan tertentu.

(28)

Standar Komptenesi

Indikator pada Setiap Kelompok Guru

Pemula Madya Profesional

4.Menggunakan hasil penilaian untuk pengambilan keputusan 4.1 Mengidentifikasi dasar pengambilan keputusan dalam penilaian berbasis kelas

4.2 Menjelaskan implikasi dari pencapaian KKM siswa 4.3 Menjelaskan cara

pelaksanaan remedial berdasarkan hasil penilaian 4.4 Menggunakan informasi

hasil asesmen untuk menyusun rencana 4.1 Mengidentifikasi dasar pengambilan keputusan dalam penilaian berbasis kelas 4.2 Menjelaskan implikasi dari pencapaian KKM siswa 4.3 Menjelaskan cara pelaksanaan remedial berdasarkan hasil penilaian 4.4 Menggunakan informasi hasil asesmen untuk menyusun rencana 5.Menggunakan asesmen dalam penilaian (grading) 5.1 Menentukan dasar pembobotan yang fair pada penilaian tugas 5.4 Menjelaskan dasar

penentuan nilai siswa kepada orangtua secara otentik

5.1 Menentukan dasar

pembobotan yang fair pada penilaian tugas

5.4 Menjelaskan dasar

penentuan nilai siswa kepada orangtua secara otentik

5.1 Menentukan dasar pembobotan yang fair pada penilaian tugas 5.4 Menjelaskan dasar

penentuan nilai siswa kepada orangtua secara otentik

(29)

Simpulan Hasil Pemetaan Existing

Standard tahun 2012-2013

Standard kemampuan guru dalam

melaksanakan penilaian proses dan hasil

belajar belum terpetakan dengan baik

Existing standard

untuk beberapa

kemampuan belum terisi untuk setiap

jenjang kemampuan guru

Diperlukan studi lanjutan tahun 2014 untuk

melengkapi

existing standard

(30)

Standar Kompetensi Indikator Sub. Indikator Pemula Madya Profesional 1. M em ili h m et od e pe ni la ia n 1.1 Memilih metode asesmen yang berguna/bermanfaat bagi pengambilan keputusan pembelajaran yang akan dilaksanakan Menjelaskan hubungan antara penilaian hasil belajar dan proses pembelajaran 28.95 43.43 61.18 1.3 Menentukan metode penilaian berdasarkan kekuatan dan kelemahan metode-metode penilaian Menentukan dasar pertimbangan utama dalam memiliki metode penilaian yang sesuai

23.81 41.71 58.79 Menentukan metode

penilaian yang sesuai untuk menilai

kompetensi

pengetahuan tertentu 26.19 37.68 54.47 Menentukan metode

penilaian yang sesuai untuk menilai

kompetensi sikap

tertentu 46.87 66.58 74.60

Memilih strategi penilaian yang relevan dengan tujuan

penilaian 53.13 73.56 88.02

Tabel 5. Cuplikan pemetaan existing standard pasca survey

tahun 2014

(31)

Simpulan Hasil Pemetaan Existing

Standard tahun 2014

Existing standard

untuk beberapa kemampuan

telah terisi untuk setiap jenjang kemampuan

guru

Berdasarkan

existing standard

yang diperoleh

dari rangkaian studi tahun 2012-2014 dapat

disusun suatu

recommended standard

Recommended standard

perlu divalidasi pada

studi tahun 2015 baik secara logis maupun

(32)

Standar Pemula Madya Profesional 1. Memilih

metode penilaian

1.1 Memilih metode asesmen yang berguna/bermanfaat bagi pengambilan keputusan pembelajaran yang akan dilaksanakan

Menentukan dasar utama pemilihan metode asesmen yang bermanfaat bagi pengambilan keputusan 

1.1 Memilih metode

asesmen yang berguna/ bermanfaat bagi

pengambilan keputusan pembelajaran yang akan dilaksanakan

Menentukan dasar utama pemilihan metode asesmen yang bermanfaat bagi pengambilan

keputusan 

1.1 Memilih metode

asesmen yang berguna/ bermanfaat bagi

pengambilan keputusan pembelajaran yang akan dilaksanakan

Menentukan dasar utama pemilihan metode asesmen yang bermanfaat bagi pengambilan

keputusan Menjelaskan hubungan antara penilaian hasil belajar dan proses

pembelajaran 

Tabel 6. Cuplikan Existing standard berdasarkan Capaian kemampuan

asesmen menurut survey tahun 2012, 2013, 2014

(33)

Pemula Madya Profesional 1.1 Memilih metode asesmen yang

berguna/bermanfaat bagi pengambilan keputusan

pembelajaran yang akan dilaksanakan

Menjelaskan hubungan antara

penilaian hasil belajar dan

proses pembelajaran

Menentukan dasar utama

pemilihan metode asesmen yang bermanfaat bagi pengambilan keputusan

1.1 Memilih metode asesmen yang berguna/bermanfaat bagi pengambilan keputusan pembelajaran yang akan dilaksanakan

Menjelaskan hubungan antara

penilaian hasil belajar dan proses

pembelajaran

Menentukan dasar utama pemilihan metode asesmen yang bermanfaat bagi pengambilan keputusan Memilih metode asesmen yang paling sesuai untuk pengambilan keputusan tertentu

1.1 Memilih metode asesmen yang berguna/bermanfaat bagi pengambilan keputusan pembelajaran yang akan dilaksanakan

Menjelaskan hubungan antara penilaian hasil belajar dan proses pembelajaran

Menentukan dasar utama pemilihan metode asesmen yang bermanfaat bagi pengambilan keputusan Memilih metode asesmen yang paling sesuai untuk pengambilan keputusan tertentu

Mempertimbangkan metode asesmen yang paling efektif bagi pengembilan keputusan

1.5. Menentukan metode penilaian sesuai dengan pengalaman belajar siswa.

Memilih strategi penilaian yang

sesuai dengan pengalaman

belajar siswa

1.5 Menentukan metode penilaian sesuai dengan pengalaman belajar siswa.

Memilih strategi penilaian yang

sesuai dengan pengalaman belajar

siswa

Menentukan metode penilaian yang paling sesuai dengan pengalaman belajar siswa

1.5 Menentukan metode penilaian sesuai dengan pengalaman belajar siswa.

Memilih strategi penilaian yang

sesuai dengan pengalaman belajar

siswa

Menentukan metode penilaian yang paling sesuai dengan pengalaman belajar siswa

Memilih metode penilaian terbaik berdasarkan hasil analisis terhadap 

Tabel 8. Contoh Recommended Standard: Standar 1 Memilih

Metode Penilaian

(34)

Pemula Madya Profesional

4.1 Mengidentifikasi dasar pengambilan keputusan dalam penilaian berbasis kelas

Mengidentifikasi dasar

pengambilan keputusan

keberhasilan belajar siswa

dalam penilaian berbasis

kelas

4.1 Mengidentifikasi dasar pengambilan keputusan dalam penilaian berbasis kelas

Mengidentifikasi dasar pengambilan keputusan keberhasilan belajar siswa dalam penilaian berbasis kelas

Menentukan dasar pengambilan keputusan dalam penilaian berbasis kelas

4.1 Mengidentifikasi dasar pengambilan keputusan dalam penilaian berbasis kelas

Mengidentifikasi dasar pengambilan keputusan keberhasilan belajar siswa dalam penilaian berbasis kelas Menentukan dasar pengambilan keputusan dalam penilaian berbasis kelas

Mengidentifikasi keputusan yang paling tepat dan akuntabel tentang keberhasilan belajar siswa dalam penilaian berbasis kelas

4.2 Menjelaskan implikasi dari pencapaian KKM siswa Menjelaskan kriteria KKM siswa Menjelaskan pentingnya pencapaian KKM siswa  

4.2 Menjelaskan implikasi dari pencapaian KKM siswa

Menjelaskan kriteria KKM siswa

Menjelaskan pentingnya pencapaian KKM siswa Menjelaskan implikasi dari pencapaian KKM siswa 

 

4.2 Menjelaskan implikasi dari pencapaian KKM siswa

Menjelaskan kriteria KKM siswa Menjelaskan pentingnya

pencapaian KKM siswa Menjelaskan implikasi dari pencapaian KKM siswa

Menjelaskan faktor-faktor yang terkait dengan pencapaian KKM siswa berdasarkan data

   

Tabel 9. Contoh Recommended Standard: Standar 4 Memilih

Metode Penilaian

(35)

Tabel 10. Contoh

Recommended Standard yang telah direvisi tahun

2015:

Standar 1

Merencanakan penilaian untuk melihat kemajuan dan

pencapaian belajar siswa

Guru Pertama Guru Muda Guru Madya Guru Utama

1.6 Merencanakan penilaian untuk melihat kemajuan dan pencapaian belajar siswa

Merencanakan penilaian yang sesuai dengan target

kompetensi yang akan dinilai Merencanakan penilaian yang sesuai untuk metode penilaian tertentu

1. 2.

1.6 Merencanakan penilaian untuk melihat kemajuan dan pencapaian belajar siswa

Merencanakan penilaian yang sesuai dengan target

kompetensi yang akan dinilai Merencanakan penilaian yang sesuai untuk metode

penilaian tertentu Merencanakan strategi penilaian berdasarkan kompetensi yang dinilai dan pengalaman belajar peserta didik

1. 2. 3.

1.6 Merencanakan penilaian untuk melihat kemajuan dan pencapaian belajar siswa

Merencanakan penilaian yang sesuai dengan target

kompetensi yang akan dinilai Merencanakan penilaian yang sesuai untuk metode

penilaian tertentu Merencanakan strategi penilaian berdasarkan kompetensi yang dinilai dan pengalaman belajar peserta didik

1. 2. 3.

1.6 Merencanakan penilaian untuk melihat kemajuan dan pencapaian belajar siswa

Merencanakan penilaian yang sesuai dengan target

kompetensi yang akan dinilai Merencanakan penilaian yang sesuai untuk metode

penilaian tertentu Merencanakan strategi penilaian berdasarkan kompetensi yang dinilai dan pengalaman belajar peserta didik

Merencanakan strategi penilaian terbaik

berdasarkan hasil analisis kompetensi yang dinilai dan pengalaman belajar peserta didik

1. 2. 3.

(36)

Standar 4 Mengidentifikasi dasar pengambilan keputusan dalam penilaian

berbasis kelas

Guru Pertama Guru Muda Guru Madya Guru Utama

4.1 Mengidentifikasi dasar pengambilan keputusan dalam penilaian berbasis kelas

Mengidentifikasi dasar pengambilan keputusan keberhasilan belajar siswa dalam penilaian berbasis kelas

1.

4.1 Mengidentifikasi dasar pengambilan keputusan dalam penilaian berbasis kelas

Mengidentifikasi dasar pengambilan keputusan keberhasilan belajar siswa dalam penilaian berbasis kelas

Menentukan dasar pengambilan keputusan dalam penilaian berbasis kelas

1.

2.

4.1 Mengidentifikasi dasar pengambilan keputusan dalam penilaian berbasis kelas

Mengidentifikasi dasar pengambilan keputusan keberhasilan belajar siswa dalam penilaian berbasis kelas

Menentukan dasar pengambilan keputusan dalam penilaian berbasis kelas

Mengidentifikasi keputusan yang paling tepat dan akuntabel tentang

keberhasilan belajar siswa dalam penilaian berbasis kelas

1.

2.

3.

4.1 Mengidentifikasi dasar pengambilan keputusan dalam penilaian berbasis kelas

Mengidentifikasi dasar pengambilan keputusan keberhasilan belajar siswa dalam penilaian berbasis kelas

Menentukan dasar pengambilan keputusan dalam penilaian berbasis kelas

Mengidentifikasi keputusan yang paling tepat dan akuntabel tentang

keberhasilan belajar siswa dalam penilaian berbasis kelas 1. 2. 3.

a.

b.

c.

Keterangan :

Subindikator:

ditulis normal/biasa adalah yang telah terpetakan pada

existing standard

hasil survey.

dimiringkan adalah yang penting untuk dikuasai oleh level guru tersebut

digarisbawahi adalah yang ditambahkan dari

ideal standard

berdasarkan

benchmarking

dan

pertimbangan logis terhadap

existing standard

(37)

Simpulan Hasil Validasi

Stakeholders

tahun 2015

Recommended standard

berdasarkan

hasil studi tahun 2012-2014 diterima oleh

(38)

Simpulan Hasil FGD Pakar dan

Pemangku Kebijakan tahun 2015

Perlu keselarasan antara peraturan perundangan yang

berlaku di Indonesia dengan pemberlakuan standar yang

dihasilkan

Masih diperlukan adaptasi standar terhadap

peraturan-peraturan lainnya yang terkait.

Standar masih perlu pengkajian menyangkut empat

dimensi yaitu: dimensi pengetahuan, dimensi kemahiran,

dimensi pengalaman yang diperlukan, serta

role of

conduct.

Disarankan studi lanjutan bagi penyusunan

performance

(39)

REKOMENDASI KEBIJAKAN

1.

Standar digunakan untuk:

Paduan LPTK dalam menyiapkan lulusan

(Pendidikan guru pada

preservice level

)

2. Dasar penyusunan program bagi Institusi yang

terkait dengan pengembangan profesi guru

(pembinaan para guru pada

in service level

)

3. Acuan pengambilan kebijakan untuk sertifikasi

guru (masih perlu penyesuaian dengan aturan

yang berlaku)

4. Dipergunakan sebagai standar literasi asesmen

guru secara nasional

(40)

Gambar

Tabel 6. Cuplikan  Existing standard  berdasarkan Capaian kemampuan asesmen  menurut survey tahun 2012, 2013, 2014
Tabel 8. Contoh  Recommended Standard:   Standar 1  Memilih Metode Penilaian
Tabel 9. Contoh  Recommended Standard:   Standar 4  Memilih Metode Penilaian

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif dengan tahap-tahap sebagai berikut : (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) sajian data, (4)

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk menghasilkan video tutorial sebagai media pembelajaran Kompetensi Kejuruan pada standar kompetensi melakukan pekerjaan dengan

1) Nara sumber memberi informasi dan tanya jawab dengan contoh kontekstual tentang OJK dengan menggunakan contoh yang kontekstual. 4) Peserta diklat berdiskusi

Tetes mata adalah suatu sediaan steril yang mengandung air maupun minyak harus bebas dari partikel asing baik dalam bentuk alkali atau garamnya atau bahan lain, digunakan dengan

Secara manajerial pelaksanan manajemen Kompetensi guru rumpun Pendidikan Agama Islam dalam peningkatan mutu pembelajaran di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kabupaten Banyumas dengan

Setelah kita melakukan refleksi dan menemukan banyak permasalahan, tentunya guru harus memilih satu dari sekian banyak masalah yang menjadi fokusnya. Oleh karena itu

1) Untuk pendidik, diharapkan bermanfaat untuk mengembangkan potensinya dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran khususnya dengan menerapkan berbagai model

Pada siklus I tindakan diawali dengan perencanaan. Adapun kegiatan yang dilakukan pada tahap perencanaan adalah 1) menyiapkan percakapan awal (pre-conference) tentang