PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DIRECTED READING ACTIVITY TERHADAP KEMAMPUAN MEMAHAMI TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS X SMA SWASTA METHODIST 1 MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014.

Teks penuh

(1)

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DIRECTED

READING ACTIVITY TERHADAP KEMAMPUAN

MEMAHAMI TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS X

SMA SWASTA METHODIST 1 MEDAN

TAHUN PEMBELAJARAN

2013/2014

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Oleh

ITJE JUNITA REGINA HUTAHAEAN

NIM 2103111031

JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

FAKULTAS BAHASA DAN SENI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan anugerahnya penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik.

Skripsi ini berjudul “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah

Terhadap Kemampuan Menulis Teks Eksplanasi Siswa Kelas VII SMP Santo

Ignasius Medan Tahun Pembelajaran 2013/2014”. Penulisan skripsi ini disusun

untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada program studi pendidikan bahasa Indonesia di Universitas Negeri Medan.

Dalam menyelesaikan skripsi ini, penulis menerima berbagai masukan dan dukungan dari berbagai pihak, baik dari segi material maupun spiritual. Oleh karena itu, rasa hormat dan ucapan terimakasih penulis sampaikan kepada:

1. Prof. Dr. Ibnu Hajar Damanik, M.Si. selaku Rektor Universitas Negeri Medan

2. Dr. Isda Pramuniati, M.Hum. selaku Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

3. Drs. Syamsul Arif, M.Pd. selaku Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan sekaligus sebagai Dosen Penguji

4. Drs. Sanggup Barus, M.Pd. selaku Sekretaris Jurusan Bahasa dan

7. Drs. H. Sigalingging, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Akademik 8. M. Surip, S.Pd, M.Si. selaku Dosen Penguji

9. seluruh Bapak/Ibu Dosen serta Staf Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia

(7)

11.siswa Kelas X SMA Swasta Methodist 1 Medan yang memiliki semangat dan antusias belajar yang tinggi

12.kedua orangtuaku B. Hutahaean dan E. Tamba yang telah membimbing serta mendoakanku.

Terima kasih atas dukungan doa dan motivasinya. Penulis tidak dapat membalas semua jasa, bantuan, kebaikan, dan pengorbanan yang diberikan kepada penulis, kiranya Tuhan Yang Mahakuasa membalas semuanya. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih belum sempurna. Oleh sebab itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi penyempurnaannya. Semoga skripsi ini memberikan manfaat bagi perkembangan dan kemajuan dunia pendidikan di Indonesia.

Medan, Juli 2014 Penulis,

(8)

ABSTRAK

Itje Junita Regina Hutahaean, NIM 2103111031. Pengaruh Strategi Pembelajaran Directed Reading Activity terhadap Kemampuan Memahami Teks Eksposisi Siswa Kelas X SMA Swasta Methodist 1 Medan Tahun Pembelajaran 2013/2014, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia/S-1, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi directed

reading activity terhadap kemampuan memahami teks eksposisi siswa kelas X

SMA Swasta Methodist 1 Medan tahun pembelajaran 2013/2014 yang berjumlah 35 orang. Sampel penelitian ini adalah sampel yang ditetapkan dari sebagian jumlah populasi yang ada yaitu sebanyak 132 orang siswa.

Penelitian ini bersifat eksperimen dengan model only post-test design. Dari pengolahan data diperoleh hasil kelas eksperimen dengan rata-rata 80,14, standar deviasi 9,75, dengan berkategori sangat baik 37,2 %, dan berkategori baik 51,4%, berkategori cukup 11,4%, Sedangkan hasil kelas kontrol diperoleh rata-rata 66,71, standar deviasi 10,55, dengan berkategori sangat baik 11,4.%, berkategori baik 31,4%, berkategori cukup 42,8%, dan berkategori kurang 14,4%. Dari uji homogenitas didapat bahwa sampel penelitian ini berasal dari populasi yang homogen. Setelah uji normalitas dan homogenitas, didapatlah to sebesar 5,46;

setelah to diketahui, kemudian dikonsultasikan dengan ttabel pada taraf signifikasi

5% dengan df = N-1 = 35 – 1 = 34, dari df 34 diperoleh taraf signifikan 5% = 2.03. karena to yang diperoleh lebih besar dari ttabel yaitu 5,46 > 2.03, hipotesis

alternatif (Ha) diterima.

Berdasarkan analisis data di atas dapat disimpulkan bahwa strategi

directed reading activity berpengaruh secara posistif terhadap kemampuan

(9)

DAFTAR ISI

BAB II KERANGKA TEORETIS, KERANGKA KONSEPTUAL, DAN HIPOTESIS PENELITIAN ... 8

A. Kerangka Teoretis ... 8

1. Strategi Pembelajaran Directed Reading Activity ... 8

a. Pengertian Strategi Pembelajaran Directed Reading Activity ... 8

b. Langkah-langkah Strategi Pembelajaran Directed Reading Activity ... 9

c. Keunggulan dan Kelemahan Strategi Pembelajaran Directed Reading Activity ... 10

2. Strategi Pembelajaran Ekspositori ... 11

a. Pengertian Pembelajaran Ekspositori ... 11

b. Keunggulan dan Kelemahan Strategi Pembelajaran ... 13

3. Hakikat Kemampuan Memahami Teks Eksposisi ... 13

a. Pengertian Teks Eksposisi ... 13

(10)

c. Pengertian Kemampuan Memahami Teks Eksposisi ... 16

4. Mengukur Tingkat Keterbacaan Menggunakan Grafik Fry ... 17

5. Penilaian Kemapuan Memahami Teks ... 18

C.Defenisi Operasional Variabel Penelitian ... 25

D.Metode Penelitian ... 26

1. Kemampuan Siswa dalam Memahami Teks Eksposisi Menggunakan Strategi Pembelajaran Directed Reading Activity pada Kelas Eksperimen ... 39

2. Kemampuan Siswa dalam Memahami Teks Eksposisi Menggunakan Strategi Pembelajara Ekspositori pada Kelas Kontrol ... 41

3. Pengujian Hipotesis ... 42

a. Uji Normalitas Hasil Kelompok Eksperimen ... 43

b. Uji Normalitas Hasil Kelompok Kontrol ... 45

(11)

d. Uji Hipotesis ... 47

4. Pembahasan Hasil Penelitian ... 49

BAB V SIMPULAN DAN SARAN ... 54

A. Simpulan ... 54

B. Saran ... 54

DAFTAR PUSTAKA ... 56

(12)

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1 Struktur Teks Eksposisi ... 16

Tabel 3.1 Populasi Siswa Kelas X SMA Swasta Methodist 1 Medan Tahun Pembelajaran 2013/2014 ... 24

Tabel 3.2 Desain Eksperimen ... 27

Tabel 3.3 Jalannya Pembelajaran Memahami Teks Eksposisi dengan Menggunakan Strategi Pembelajaran Directed Reading Activity pada Kelas Eksperimen ... 28

Tabel 3.4 Jalannya Pembelajaran Memahami Teks Eksposisi dengan Menggunakan Strategi Pembelajaran Ekspositori pada Kelas Kontrol ... 29

Tabel 3.5 Kisi-kisi Soal Memahami Teks Eksposisi ... 30

Tabel 3.6 Kategori Penilaian ... 31

Tabel 4.1 Data Nilai Kemampuan Memahami Teks Eksposisi dengan Menggunakan Strategi Pembelajaran Directed Reading Activity Kelas Eksperimen(X) ... 39

Tabel 4.2 Kategori Penilaian Kelas Eksperimen ... 40

Tabel 4.3 Data Nilai Kemampuan Memahami Teks Eksposisi dengan Menggunakan Strategi Pembelajaran Ekspositori Kelas Kontrol (Y) ... 41

Tabel 4.4 Kategori Penilaian Kelas Eksperimen ... 42

Tabel 4.5 Uji Normalitas Data Kelas Eksperimen (X) ... 43

Tabel 4.6 Uji Normalitas Data Kelas ... 45

(13)

i

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1 Silabus Pembelajaran ... 57

Lampiran 2 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Eksperimen ... 60

Lampiran 3 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)Kontrol .. 68

Lampiran 4 Soal Tes Kemampuan Memahami Teks Eksposisi ... 75

Lampiran 5 Kunci Jawaban ... 84

Lampiran 6 Perhitungan Uji Validitas Tes ... 85

Lampiran 7 Perhitungan Reliabilitas Tes ... 86

Lampiran 8 Uji Validitas dan Reliabilitas ... 87

Lampiran 9 Indeks Kesukaran ... 90

Lampiran 10 Perhitungan Uji Normalitas Kelompok Eksperimen . 91 Lampiran 11 Perhitungan Uji Normalitas Kelompok Kontrol ... 92

Lampiran 12 Daftar Nilai Persentil Untuk Distribusi t ... 93

Lampiran 13 Daftar Harga Kritik dari r Product Moment ... 94

Lampiran 14 Daftar Nilai Kritis Untuk Uji Lilliefors ... 95

Lampiran 15 Daftar Nilai Persentil Untuk Distribusi F ... 96

(14)

BAB I

PENDAHULUAN

A.Latar Belakang Masalah

Bahasa merupakan alat komunikasi, baik komunikasi secara lisan maupun

tertulis. Adapun pengertian bahasa menurut Gorys Keraf (dalam Siregar, 2007:5)

adalah alat komunikasi anggota masyarakat berupa lambang bunyi bahasa yang

dihasilkan oleh alat ucap manusia. Suatu komunikasi dikatakan berhasil kalau

pesan yang disampaikan pembicara atau penulis dapat dipahami penyimak atau

pembaca persis sama seperti yang dimaksudkan pembicara atau penulis tersebut.

Pengajaran bahasa tentunya harus dapat mengembangkan keterampilan berbahasa

siswa. Keterampilan berbahasa pada dasarnya merupakan satu kesatuan.

Keterampilan berbahasa mencakup empat jenis yaitu keterampilan menyimak

(listening skill), keterampilan berbicara (speaking skill), keterampilan membaca

(reading skill), dan keterampilan menulis (writing skill). Keempat keterampilan

tersebut saling terkait antara satu dengan yang lain (Tarigan, 2008:1). Salah satu

keempat keterampilan berbahasa tersebut yang menarik untuk diteliti adalah

keterampilan membaca.

Keberhasilan anak didik dalam mengikuti kegiatan belajar-mengajar di

sekolah banyak ditentukan kemampuannya dalam membaca. Sebagaimana

diketahui bahwa sebagian besar pengetahuan disajikan dalam bentuk bahasa tulis

sehingga menuntut anak harus melakukan aktivitas membaca guna memperoleh

(15)

tetapi melalui proses pembelajaran yang sebagian merupakan tanggung jawab

guru. Dengan demikian, guru dituntut untuk dapat membantu siswa dalam

mengembangkan kemampuan membacanya.

Penelitian yang dilakukan Tim Program of International Student

Assessment (PISA) Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan

Nasional RI menunjukkan bahwa kemahiran membaca anak di Indonesia sangat

memprihatinkan. Sekitar 37,6% dari mereka hanya bisa membaca tanpa bisa

menangkap maknanya, dan sebanyak 24,8% hanya bisa mengaitkan teks yang

dibaca dengan satu informasi pengetahuan Kompas, 2 Juli 2003 dalam (Septiana

Runikasari, 2008: 2). Hal tersebut berarti masih sangat banyak anak Indonesia

yang mengalami kesulitan untuk benar-benar memahami materi bacaannya.

Sejalan dengan itu, guru bahasa Indonesia SMA Swasta Methodist 1

Medan menyatakan bahwa banyak siswa masih memiliki kemampuan membaca

yang tergolong rendah. Siswa hanya mampu memahami 1 atau 2 informasi yang

ada dalam bacaan dan belum mampu menghubungkan isi teks dengan situasi

diluar pengalamannya.

Dari penelitian di atas peneliti menduga selain kemampuan membaca

siswa tergolong rendah, kemampuan memahami teks bacaan yang dipengaruhi

minat membaca juga masih tergolong rendah.

Dalam kurikulum 2013 dijelaskan bahwa seluruh pembelajaran Bahasa

Indonesia telah berbentuk teks. Teks adalah satuan lingual yang dimediakan

secara tulis atau lisan dengan tata organisasi tertentu untuk mengungkapkan

(16)

satuan bahasa yang mengungkapkan makna secara kontekstual. Dalam

pembelajaran berbasis teks, Bahasa Indonesia diajarkan bukan sekadar sebagai

pengetahuan bahasa, melainkan sebagai teks yang mengemban fungsi untuk

menjadi sumber aktualisasi diri. Salah satu teks tersebut adalah teks eksposisi.

Teks eksposisi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam penulisan

yang di mana isinya ditulis dengan tujuan untuk menjelaskan atau memberikan

pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, akurat, dan padat.

Pada dasarnya pengajaran bahasa Indonesia mengarahkan siswa untuk

menguasai bahasa Indonesia dengan baik ternyata pada pembelajaran di sekolah

guru masih memosisikan diri sebagai satu-satunya sumber pembelajaran

sedangkan siswa masih tetap hanya sebagai pendengar yang pasif menerima

pelajaran yang diberikan sehingga masih banyak siswa yang kurang memahami

pembelajaran atau dengan kata lain, tujuan pembelajaran belum sesuai seperti

yang diharapkan misalnya dalam kegiatan membaca. Dengan keadaan yang

seperti itu akan menghambat tumbuhnya kreativitas siswa dan menciptakan

suasana belajar yang menjenuhkan terutama dalam kegiatan membaca. Dari

pernyataan di atas dapat disimpulkan strategi pembelajaran yang digunakan oleh

guru kurang relevan, bersifat monoton dan tidak adanya motivasi yang diberikan

oleh guru untuk membangkitkan semangat siswa. Untuk itu, diperlukan upaya

penerapan strategi pembelajaran lain yang sifatnya mampu membangitkan

motivasi belajar dan kreatifitas siswa dalam belajar, tanpa terkecuali dalam

(17)

Salah satu strategi pembelajaran yang ingin diujicobakan adalah strategi

pembelajaran directed reading activity, yaitu strategi pembelajaran ini sebagai

kerangka berpikir untuk merencanakan pembelajaran membaca suatu mata

pelajaran yang menekankan membaca sebagai media pengajaran dan

kemahiraksaan sebagai alat belajar. Strategi pembelajaran ini memiliki asumsi

utama yaitu pemahaman bisa ditingkatkan dengan membangun latar belakang

pengetahuan, menyusun tujuan khusus membaca, mendiskusikan dan

mengembangkan permasalahan setelah membaca. Kelebihan dari strategi

pembelajaran directed reading activity adalah siswa tidak hanya tahu isi teks

tersebut, melainkan mampu memahami dan menerapkan hakikat dari isi teks yang

dibacanya. Selain itu siswa semakin termotivasi untuk menanggapi isi materi

bacaan sehingga siswa benar-benar memahaminya.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Isnaini (2009) tentang “ Upaya

Peningkatan Kemampuan Membaca Wacana dengan Menggunakan Strategi

Pembelajaran Directed Reading Activity (DRA) oleh Siswa Kelas VIII SMP

Negeri 1 Talawi Tahun Pembelajaran 2008/2009” menyimpulkan bahwa adanya

peningkatan kemampuan membaca wacana setelah dilakukan strategi

pembelajaran pembelajaran DRA. Sehubungan dengan itu yang menjadi

permasalahan adalah apakah kemampuan siswa membaca teks eksposisi juga

dapat ditingkatkan dengan menggunakan strategi pembelajaran directed reading

activity. Berdasarkan uraian di atas, penulis tertarik mengangkat masalah ini

sebagai topik penelitian dengan judul “Pengaruh Strategi Pembelajaran

(18)

Siswa Kelas X SMA Swasta Methodist 1 Medan Tahun Pembelajaran 2013/2014.”

B.Identifikasi Masalah

Berdasarkan pembahasan latar belakang masalah di atas, maka identifikasi

masalah dalam penelitian ini diuraikan sebagai berikut.

1. Rendahnya minat membaca siswa.

2. Kemampuan memahami teks bacaan tergolong rendah.

3. Strategi pengajaran yang digunakan guru kurang relevan dan

monoton.

4. Motivasi siswa dalam memahami teks bacaan perlu ditingkatkan.

C.Pembatasan Masalah

Batasan masalah perlu dilakukan dalam suatu penelitian untuk

menciptakan hasil yang lebih baik dan terperinci serta dapat

dipertanggungjawabkan. Pada penelitian ini penulis membatasi dan

memfokuskan masalah pada point 2 dan 3 maka untuk mengatasi masalah

tersebut penulis menawarkan strategi pembelajaran directed reading activity

karena secara teoretis strategi ini dapat memacu peran aktif siswa dalam

kegiatan membaca sehingga siswa tidak hanya tahu isi teks tersebut, melainkan

mampu memahami dan menerapkan hakikat dari isi teks yang dibacanya

D.Rumusan Masalah

Dari identifikasi dan pembatasan masalah yang dikemukakan di atas

(19)

1. Bagaimanakah kemampuan memahami teks eksposisi siswa kelas X

SMA Methodist 1 Medan Tahun Pembelajaran 2013/2014 dengan

menggunakan strategi pembelajaran directed reading activity?

2. Bagaimanakah kemampuan memahami teks eksposisi siswa kelas X

SMA Methodist 1 Medan Tahun Pembelajaran 2013/2014 dengan

menggunakan strategi pembelajaran ekspositori?

3. Apakah strategi pembelajaran directed reading activity berpengaruh

terhadap kemampuan memahami teks eksposisi siswa kelas X SMA

Methodist 1 Medan Tahun Pembelajaran 2013/2014?

E.Tujuan Penelitian

Sejalan dengan rumusan masalah di atas maka penelitian ini dilakukan

dengan tujuan sebagai berikut :

1. untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran directed reading

activity terhadap kemampuan memahami teks eksposisi siswa kelas X

SMA Swasta Methodist 1 Medan tahun pembelajaran 2013/2014;

2. untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran ekspositori terhadap

kemampuan memahami teks eksposisi siswa kelas X SMA Swasta

Methodist 1 Medan Tahun Pembelajaran 2013/2014;

3. untuk mengetahui seberapa besar pengaruh strategi pembelajaran directed

reading activity terhadap kemampuan memahami teks eksposisi siswa

kelas X SMA Swasta Methodist 1 Medan Tahun Pembelajaran

(20)

F. Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian ini mencakup manfaat teoretis dan manfaat praktis.

Kedua hal di atas dijelaskan lebih lanjut.

1. Manfaat Teoretis

Penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi pengembangan ilmu yang

terfokus pada pembelajaran Bahasa Indonesia.

2. Manfaat Praktis

Bagi siswa

Melalui penelitian ini diharapkan siswa lebih termotivasi untuk

meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami teks eksposisi.

Bagi guru

Sebagai bahan informasi guru bidang studi bahasa Indonesia khususnya

yang mengajar di kelas X SMA Swasta Methodist 1 Medan tentang

pengaruh strategi pembelajaran directed reading activity terhadap

kemampuan memahami teks eksposisi.

Bagi Sekolah

Sebagai masukan kepada pihak sekolash yang diteliti untuk memacu siswa

(21)

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

A.Simpulan

Berdasarkan hasil analisis data penelitian dan pengujian hipotesis tentang

pengaruh strategi pembelajaran directed reading activity terhadap kemampuan

memahami teks eksposisi siswa kelas X SMA Swasta Methodist 1 Medan, maka

berdasarkan data tersebut dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

a. Kemampuan memahami teks eksposisi siswa kelas X SMA Swasta

Methodist 1 Medan dengan strategi pembelajaran directed reading activity

tergolong dalam kategori baik dengan nilai rata-rata 80,14.

b. Kemampuan memahami teks eksposisi siswa kelas X SMA Swasta

Methodist 1 Medan dengan strategi pembelajaran ekspositori tergolong

dalam kategori cukup dengan nilai rata-rata 66,71.

c. Strategi pembelajaran directed reading activity mempunyai pengaruh yang

positif terhadap kemampuan memahami teks eksposisi siswa kelas X SMA

Swasta Methodist 1 Medan Tahun Pembelajaran 2013/2014. Berdasarkan

nilai to dan ttabel yang diperoleh, maka dapat diketahui bahwa to > ttabel

yakni 5,46 > 2,03. Dengan demikian, Ha diterima.

B.Saran

Berdasarkan hasi penelitian pada siswa kelas X SMA Swasta Methodist 1

Medan, maka dapat diberikan saran-saran seperti di bawah ini:

a. Hasil belajar siswa menggunakan strategi pembelajaran directed reading

(22)

guru bidang studi Bahasa Indonesia disarankan untuk menggunakan

strategi pembelajaran tersebut demi meningkatkan kemampuan memahami

teks eksposisi.

b. Siswa masih membutuhkan motivasi dari lingkungan untuk meningkatkan

kemampuan memahami teks eksposisi, sebab motivasi adalah tenaga

penggerak yang menimbulkan upaya keras untuk melakukan sesuatu.

Semakin siswa merasa tertarik terhadap suatu materi pelajaran, semakin

mudah ia akan menguasainya.

c. Perlu dilakukan penelitian lanjutan oleh peneliti lain guna memberi

masukan yang konstruktif bagi dunia pendidikan khususnya dalam

(23)

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, 2006.Manajemen penelitian. Jakarta: Rineka Cipta

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Depdiknas. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Isnaini, Nur. 2008. Upaya Peningkatan Kemampuan Membaca Wacana Dengan

Menggunakan Pembelajaran Directed Reading Activity Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Talawi Tahun Pembelajaran 2008/2009. Medan: Skripsi

UMSU

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013. Buku Guru Bahasa Indonesia

Ekspresi Diri dan Akademik. Jakarta: Politeknik Negeri Media Kreatif

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013. Buku Siswa Bahasa Indonesia

Ekspresi Diri dan Akademik. Jakarta: Politeknik Negeri Media Kreatif

Keraf, Gorys. 1980. Eksposisi dan Deskripsi. Jakarta: Nusa Indah Gorys, Keraf. 1994. Komposisi. Jakarta : Penerbit Nusa Indah

Nurgiantoro, B. 2009. Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra. Yogyakarta:BPFE

Rahim, Faridah. 2007. Pengajaran Membaca Di Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara Runikasari, S. 2008. Peningkatan Pembelajaran Membaca Pemahaman Dengan

Strategi Membaca Terbimbing di Kelas VII SMP, Jurnal Pendidikan Inovatif. http://jurnaljpi.wordpress.com/jpi-volume

-4/nomor-2/runikasari-septiana/. Diakses apada tanggal 25 Januari 2014

Sanjaya, Wina. 2006. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses

Pendidikan. Jakarta : Remaja Rosdakarya

Sigalingging. 2013. Teori Dan Praktik Dalam Membaca. Medan: FBS UNIMED Sudijono, Anas. 2007. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT. Raja

Grafindo Persada

Sudjana. 2005. Metoda Statistika. Bandung. Tarsito

Tampubolon, DP. 1997. Kemampuan Membaca. Bandung: Angkasa

(24)

Siregar, N. 2009. Teaching Reading Coprehension By Using Word Splash

Strategy Combined With Directed Reading Activity (DRA) Strategy At Junior High School. Jurnal Penelitian Bahasa. vol.1, no.1 dari

http://library.stkip.ac.id/index.php/

Yuliani, Eka. 2013. Efektivitas Strategi Directed Reading Activity Dalam

Pembelajaran Membaca Pemahaman Pada Siswa Kelas VII Mts SA PP Hidayatul Qur’an Demak Tahun Pembelajaran 2012/2013. Semarang:

Skripsi IKIP PGRI

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...