Indo Prem ie r Seku ritas | D ail y Rese ar ch | In do ne si a
Refer to Important disclosures on the last of this report
Global Market Wrap
Pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street kembali ditutup menguat mencatatkan rekor tertingginya di tengah penantian terhadap keputusan bank sentral Amerika terkait nasib program pembelian obligasi senilai US$120 miliar per bulan. Optimisme investor seiring solidnya laporan keuangan emiten di kuartal ketiga tahun ini masih menjadi sentimen positif utama yang mendorong penguatan tersebut.
Produsen obat Pfizer ditutup menguat +4.1% setelah melaporkan kinerja keuangannya di kuartal ketiga tahun ini yang lebih baik dari ekspektasi.
Perseroan juga menaikan proyeksi pendapatan dan laba bersih per sahamnya untuk keseluruhan tahun 2021. Under Armour naik signifikan hingga +16.4% seiring dinaikannya proyeksi tahun 2021 dan terungkapnya proses pemulihan brand image dari perseroan di bawah kepemimpinan CEO Patrik Frisk. Berdasarkan catatan dari FactSet dari semua emiten anggota indeks S&P 500 yang telah melaporkan kinerja keuangannya di kuartal ketiga tahun ini 83% di antaranya berhasil membukukan laba bersih yang lebih baik dari ekspektasi investor.
Sementara itu investor masih menunggu keputusan bank sentral Amerika yang diharapkan akan mengumumkan pengurangan program pembelian obligasi senilai US$120 miliar per bulan yang diluncurkan sejak adanya pandemi covid19 dengan tujuan untuk memberikan dukungan terhadap perekonomian Amerika.
Dow Jones menguat +139 poin (+0,39%) pada level 36,053
S&P 500 bertambah +17 poin (+0.37%) pada level 4,631
Nasdaq naik +54 poin (+0.34%) pada level 15,650
EIDO melemah -0.32 poin (-1.35%) pada level 23.31
Technical Ideas
Menguatnya indeks di bursa wall street seiring solidnya laporan keuangan emiten di 3Q21 diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu sikap hati-hati investor menunggu keputusan The Fed terkait tapering dan terkoreksinya mayoritas harga komoditas berpeluang menjadi sentimen negatif untuk indeks harga saham gabungan. IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan support di level 6,430 dan resistance di level 6,560.
Stocks
ICBP (Buy). Support: Rp8,775, Resist: Rp8,925
KLBF (Buy). Support: Rp1,590, Resist: Rp1,650
EXCL (Buy on Weakness). Support: Rp2,920, Resist: Rp3,000
JSMR (Buy on Weakness). Support: Rp4,090, Resist: Rp4,170 ETF
R-LQ45X (Sell). Support Rp989, Resist: Rp1,011
XILV (Sell). Support: Rp113, Resist: Rp115
XISR (Sell). Support: Rp378, Resist: Rp386
Items Avg 2020 Terakhir H-1
Nilai transaksi (Rp miliar) 8,849.9 16,441.6 18,145.5
Volume transaksi (jt shm) 7,609.8 9,911.8 9,606.3
Net asing (Rp miliar) -197.6 -146.1 89.0
Net asing (jt shm) -313.0 -15.3 -440.2
Kapitalisasi pasar (Rp tn) 6,071.3 6,234.4 6,291.7
Sektoral
Index Penutupan 1 year
return 1 day
return YTD return
Technology 9,151 N/A -1.0% N/A
Financials 1,511 N/A -0.7% N/A
Healthcare 1,400 N/A 0.1% N/A
Basic Material 1,182 N/A -0.9% N/A
Transportation & Log 1,224 N/A -1.6% N/A
Industrials 1,058 N/A -2.0% N/A
Infrastructur 968 N/A -1.2% N/A
Property 864 N/A -0.6% N/A
Energy 975 N/A -2.0% N/A
Consumer Cycl 855 N/A -0.9% N/A
Consumer Non-Cyclica 689 N/A -0.2% N/A
Index Negara Penutupan 1 year
return 1 day
return YTD return
JCI Indonesia 6,493 25.9% -0.9% 8.6%
FSSTI Singapura 3,232 29.4% 0.4% 13.7%
KLCI Malaysia 1,538 5.2% 0.4% -5.5%
SET Thailand 1,618 32.5% 0.3% 11.6%
KOSPI Korsel 3,013 28.6% 1.2% 4.4%
SENSEX India 60,029 49.1% -0.2% 25.7%
HSI Hongkong 25,100 0.6% -0.2% -7.8%
NKY Jepang 29,647 27.3% 2.6% 7.6%
AS30 Australia 7,647 22.1% -0.6% 13.1%
IBOV Brasil 105,551 12.3% 2.0% -11.3%
DJI Amerika 36,053 31.2% 0.4% 17.8%
SX5P Eropa 3,723 32.0% 0.4% 19.8%
UKX Inggris 7,275 25.7% -0.2% 12.6%
Closing
US$ +/- % chg
TLKM 25.33 1,804.5 -0.41 -1.59%
TINS 0.096 1,360.8 -0.02 -20.67%
*Rp/US$ 14,248
Items
Interest Inflation
Deposito IDR 3 bln 3.43%
Kredit Bank IDR 12.17%
BI 7-Days RR 3.50% 1.66%
Fed Funds Target 0.25% 5.40%
ECB Main Refinancing 0.00% 4.10%
Domestic Yen Interest Call -0.03% 0.20%
Penutupan Ret 1 year
(%) +/- Ret 1 day (%) Minyak WTI US$/ bbl 83.9 122.8% -0.1 -0.17%
CPO RM/ ton 5,400.0 65.4% 4.0 0.07%
Nikel US$/ ton 19,711 30.3% -113.0 -0.57%
Timah US$/ ton 37,887 113.2% -633.0 -1.64%
Emas US$/tr. oz 1,787.8 -6.4% -5.5 -0.31%
Batu Bara US$/ ton 140.9 135.2% -4.1 -2.83%
Tepung Terigu US$/ ton 146.5 -7.0% 8.1 5.84%
Jagung US$/bushel 5.3 37.0% 0.0 -0.19%
Kedelai US$/bushel 12.4 18.8% 0.2 1.59%
Tembaga US$/ton 9,770.5 44.7% -222.5 -2.23%
Sumber : Bloomberg
Latest
1.84%
-5.15%
-4.10%
-0.23%
Indeks Saham
Suku Bunga & Inflasi
Daily IDR
Harga Komoditas Dual Listing (US$)
Real interest rate
Indo Prem ie r Seku ritas | D ail y Rese ar ch | In do ne si a
Refer to Important disclosures on the last of this report
News Highlight
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), melalui anak usahanya yang tergabung dalam Grup Djarum, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), mengumumkan pembelian aset milik tiga anak perusahaan dengan total Rp 277,44 miliar.
Pembelian aset yang termasuk transaksi afiliasi ini dilakukan pada PT Iforte Solusi Infotek (Iforte), PT Komet Infra Nusantara (KIN) yang 100% sahamnya dimiliki oleh TOWR melalui Protelindo dan PT Quattro Internasional (Quattro) yang 99,99% sahamnya dimiliki oleh Iforte. Petrolindo sebagai pembeli melakukan perjanjian jual beli aset dan pengalihan hak sewa satu menara di Iforte senilai Rp 971,64 juta.
Sedangkan pada KIN, obyek transaksi yang dibeli oleh Protelindo merupakan 241 menara telekomunikasi senilai total Rp 262,01 miliar yang pembayarannya akan dilakukan dalam dua tahap, Rp 10 miliar dibayarkan pada saat transaksi dilaksanakan tanggal 28 Oktober 2021 lalu dan Rp 252,01 miliar sisanya akan dibayarkan 6 bulan setelah penandatanganan perjanjian tersebut.
Terakhir dari Quattro, Protelindo membeli 10 menara telekomunikasi senilai total Rp 14,46 miliar. Melalui penandatanganan perjanjian jual beli aset dan pengalihan hak sewa, maka anak perusahaan akan dapat meningkatkan efisiensi penerimaan arus kas. Hal tersebut secara konsolidasi dapat berdampak positif bagi kegiatan usaha perseroan.
PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) memberikan fasilitas pinjaman kepada anak usahanya, PT Semen Indonesia Aceh (SIA). Nilai transaksi yang diberikan sebesar Rp 2,96 miliar dan terkait dengan kebutuhan modal kerja.
Transaksi tersebut termasuk dalam transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020. Semen Indonesia Aceh merupakan anak perusahaan dari SMGR dan dikendalikan secara langsung oleh SMGR.
Dengan transaksi afiliasi ini diharapkan Semen Indonesia Aceh sebagai anak perusahaan SMGR dapat memaksimalkan kinerja usahanya. Pemberian pinjaman ini diharapkan dapat berkontribusi dan memberikan nilai tambah bagi SMGR sebagai pemegang saham SIA.
SMGR mencatatkan total volume penjualan (termasuk penjualan klinker domestik) sebesar 29,88 juta ton hingga akhir kuartal ketiga 2021. Angka ini naik 2,5% dari realisasi penjualan pada periode yang sama tahun lalu sebesar 29,15 juta ton
Meski mencatatkan kenaikan volume penjualan, pendapatan SMGR terpantau menurun. Per akhir September 2021, emiten produsen semen Gresik ini membukukan pendapatan senilai Rp 25,33 triliun atau menurun 1,13% dari pendapatan SMGR di tahun lalu sebesar Rp 25,62 triliun.
Indo Prem ie r Seku ritas | D ail y Rese ar ch | In do ne si a
Refer to Important disclosures on the last of this report
Bersamaan, laba bersih SMGR juga ikut tergerus. SMGR membukukan laba bersih senilai Rp 1.38 triliun per kuartal ketiga 2021. Jumlah ini menurun 9,9% dari laba bersih periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,54 triliun.
PT Siloam Internasional Hospitals Tbk (SILO) telah melakukan sekitar 5.800 tindakan operasi di bulan September 2021. Angka ini hanya lebih rendah 9% dari tindakan operasi yang dilakukan sebelum Covid-19 pada September 2019. Di sisi lain, SILO mencatat 215.000 kunjungan rawat jalan di bulan September 2021. Angka ini hanya menurun sekitar 7% dari masa sebelum Covid-19 pada bulan September 2019.
Pendapatan dan EBITDA bisnis base case Siloam tercatat paling tinggi pada bulan September dibandingkan bulan lainnya selama tahun 2021. Walau volume pasien rawat jalan menurun dibandingkan dengan masa sebelum Covid-19, namun konversi dari jumlah pasien rawat jalan ke tindakan operasi lebih tinggi apabila dibandingkan dengan level sebelum Covid-19.
SILO memiliki rumah sakit khusus yang diperuntukkan melayani pasien Covid-19 dan rumah sakit lainnya untuk pasien non-Covid. Hal ini membuat SILO dapat berkonsentrasi dalam penanganan Covid-19 dan memastikan bahwa SILO tetap terbuka untuk pelayanan kesehatan lainnya.
Sekadar informasi, SILO membukukan pertumbuhan operasional dan pemulihan bisnis base case di kuartal ketiga 2021. SILO mencatat ada 177.000 inpatient days atau meningkat 13,1% dibanding kuartal ketiga 2020. Sementara itu, kunjungan rawat jalan SILO tercatat 569.000, angka ini 11,2% dibanding periode yang sama tahun lalu.
PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP), anak usaha PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) terus mendorong penetrasi digitalisasi MotionBanking, aplikasi digital banking yang dimiliki BABP. Kali ini, BABP menggelontorkan dana channeling kepada P2P lending PT Kredit Pintar Indonesia (Kredit Pintar) dan PT Atome Finance Indonesia (Atome). Dengan tambahan kerja sama ini, MotionBanking semakin memperluas jangkauan layanan keuangan digital.
MNC Bank melalui MotionBanking bersama Kredit Pintar dan Atome akan fokus pada produk pembiayaan digital dan PayLater. Pembiayaan digital adalah program penyaluran dana yang dapat dipergunakan untuk kebutuhan konsumtif atau modal kerja dengan tenor hingga enam bulan.
Sedangkan PayLater adalah program aplikasi pembayaran digital yang memungkinkan nasabah untuk belanja tanpa harus khawatir memikirkan cara membayarnya.
MNC Bank melalui MotionBanking bersama Kredit Pintar dan Atome akan fokus pada produk pembiayaan digital dan PayLater. Pembiayaan digital adalah program penyaluran dana yang dapat dipergunakan untuk kebutuhan konsumtif atau modal kerja dengan tenor hingga enam bulan.
Sedangkan PayLater adalah program aplikasi pembayaran digital yang memungkinkan nasabah untuk belanja tanpa harus khawatir memikirkan cara membayarnya.
Indo Prem ie r Seku ritas | D ail y Rese ar ch | In do ne si a
Refer to Important disclosures on the last of this report
Atome Financial adalah perusahaan teknologi terkemuka yang mendobrak hambatan perbankan tradisional dan mempromosikan inklusivitas keuangan melalui teknologi AI. Terdiri dari dua lini bisnis utama: Atome, bermitra dengan merchant ritel untuk menawarkan opsi "Buy Now Pay Later" pada saat melakukan pembayaran, dan Kredit Pintar sebagai salah satu aplikasi pinjaman digital terbaik di Indonesia yang berlisensi OJK. Atome Financial berkantor pusat di Singapura dengan kantor perwakilan di Indonesia dan China.
PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) melakukan Penawaran Umum Terbatas I (PUT I) dalam rangka menerbitkan HMETD alias rights issue sebanyak 375.000.105 saham baru atau sebanyak 50 persen dari total modal ditempatkan atau disetor penuh dengan nilai nominal Rp100 setiap saham.
Harga Pelaksanaan sebesar Rp104 per saham. Sehingga jumlah dana yang diperoleh dari rights issue ini seluruhnya berjumlah sebesar Rp39.000.010.92.
Jika Saham Baru yang ditawarkan dalam PUT I tidak seluruhnya diambil bagian oleh Pemegang Saham atau Pemegang Bukti HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada Pemegang Saham HMETD Saham Tambahan secara proporsional berdasarkan hak yang telah dilaksanakan.
Para Pembeli Siaga wajib mengambil dan membeli sisa saham sebanyak- banyaknya 161.748.105 saham dengan jumlah sebanyak-banyaknya sebesar Rp16.821.802.920. Penyetoran modal Para Pembeli Siaga akan seluruhnya disetorkan dalam bentuk tunai. Setelah terlaksananya PUT I ini, tidak terdapat perubahan pemegang saham pengendali pada Perseroan.
Bersamaan dengan PUT I ini, Perseroan juga menerbitkan sebanyak 131.250.036 Waran Seri II atau sebesar 35% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh. Setiap 100 Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD tersebut melekat 35 Waran Seri II bagi pemegang HMETD yang melaksanakan haknya dengan Harga Pelaksanaan Waran Seri II Rp123 per saham, sehingga dana hasil pelaksanaan Waran Seri II adalah sebanyak- banyaknya Rp16.143.754.428.
Bila Waran Seri II tidak dilaksanakan sampai habis periode pelaksanaannya maka Waran Seri II tersebut menjadi kadaluarsa, tidak bernilai dan tidak berlaku. Saham hasil pelaksanaan HMETD dan hasil pelaksanaan Waran Seri II yang ditawarkan melalui PUT I ini seluruhnya merupakan saham yang akan dikeluarkan dari portepel Perseroan dan akan dicatatkan dan diperdagangkan di BEI.
Tanggal Rapat Umum Pemegang Saham : 1 September 2021. Efektif : 29 Oktober 2021, Periode Pelaksanaan HMETD: 12 – 18 November 2021.
Terakhir Pencatatan (Recording Date) untuk memperoleh HMETD: 10 November 2021. Periode Penyerahan Saham Baru Hasil Pelaksanaan HMETD: 16 – 22 November 2021.
Indo Prem ie r Seku ritas | D ail y Rese ar ch | In do ne si a
Refer to Important disclosures on the last of this report
PT INDO PREMIER SEKURITAS Pacific Century Place 16th Floor SCBD Lot 10 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta Selatan 12190 - Indonesia p +62 21 5088 7200
ANALYSTS CERTIFICATION
The views expressed in this research report accurately reflect the analyst’s personal views about any and all of the subject securities or issuers; and no part of the research analyst's compensation was, is, or will be, directly or indirectly, related to the specific recommendations or views expressed in the report.
DISCLAIMERS
This research is based on information obtained from sources believed to be reliable, but we do not make any representation or warranty nor accept any responsibility or liability as to its accuracy, completeness or correctness. Opinions expressed are subject to change without notice. This document is prepared for general circulation. Any recommendations contained in this document does not have regard to the specific investment objectives, financial situation and the particular needs of any specific addressee. This document is not and should not be construed as an offer or a solicitation of an offer to purchase or subscribe or sell any securities.
PT. Indo Premier Sekuritas or its affiliates may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this report.