• Tidak ada hasil yang ditemukan

KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS III BENGKULU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS III BENGKULU"

Copied!
68
0
0

Teks penuh

(1)

TAHUN ANGGARAN 2021

KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS III BENGKULU

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH

KEMENTERIAN KESEHATAN RI

DIREKTORAT JENDERAL PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT

(2)

ii Lampiran : Satu Berkas

Hal : Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) KKP Kelas III Bengkulu Tahun 2021

Yang terhormat,

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI

Jl. H.R. Rasuna Said Blok X 5 Kav. 4-9, Jakarta Selatan.

Bersama ini Kami sampaikan Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (LAKIP) Satuan Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2021.

Demikan disampaikan, atas perhatian dan berkenan Bapak kami ucapkan terima kasih.

Kepala Kantor

Rosyid Ridlo Prayogo, SE. MKM.

NIP 196704221988031002

Tembusan

1. Sekretaris Jenderal Up. Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kemenkes RI 2. Kabag Hukum dan Organisasi Setditjen P2P Kemenkes RI

3. Kabag Program dan Informasi Setditjen P2P Kemenkes RI

(3)

PERNYATAAN TELAH DIREVIU

KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS III BENGKULU TAHUN ANGGARAN 2021

Kami telah mereviu Laporan Kinerja Akuntabilitas Instansi Pemerintah (LAKIP) Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu untuk tahun anggaran 2021 sesuai pedoman reviu atas Laporan Kinerja Akuntabilitas Instansi Pemerintah.

Substansi informasi yang dimuat dalam laporan kinerja tersebut menjadi tanggung jawab manajemen Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu.

Reviu bertujuan untuk memberikan keyakinan terbatas Laporan Kinerja Akuntabilitas Instansi Pemerintah dan telah disajikan secara akurat, andal, dan valid.

Berdasarkan reviu kami, tidak terdapat kondisi atau hal-hal yang menimbulkan perbedaan dalam meyakini keandalan informasi yang disajikan di dalam laporan kinerja ini.

Bengkulu, Januari 2022 Kepala KKP Kelas III Bengkulu,

Rosyid Ridlo Prayogo, SE, MKM NIP. 196704221988031002

(4)

iv KATA PENGANTAR

Puji Syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan Taufik, Hidayah serta Inayahnya. Sehingga Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (LAKIP) Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tahun 2021 ini dapat diselesaikan. Laporan Akuntabilitas ini disusun sebagai pertanggungjawaban Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya selama 1 (satu) tahun dibidang pengelolaan keuangan, manajerial dan program kepada tingkatan administrasi yang lebih tinggi. Disamping itu, laporan ini merupakan evaluasi kinerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu pada tahun 2021 yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dan rujukan dalam menyusun rencana kerja berikutnya.

LAKIP ini merupakan gambaran tentang Pelaksanaan Program dan Kegiatan serta hambatan yang ditemui selama tahun 2021 di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu. Pelaksanaan kegiatan tahun 2021 merupakan kegiatan yang bertahap dan berkesinambungan dari tahun sebelumnya dan juga terus dilanjutkan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta tantangan yang dihadapi oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu ke depannya. Keberhasilan dalam pelaksanaan tugas di lingkungan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tidak terlepas dari hasil kerja keras seluruh pegawai, unit-unit lintas program dan lintas sektor terkait.

Semoga Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (LAKIP) ini dapat bermanfaat sebagai bahan Informasi dan Evaluasi, untuk itu kami sangat mengharapkan saran dan masukan yang positif guna penyempurnaan kinerja bagi karyawan KKP Kelas III Bengkulu di masa mendatang.

Bengkulu, Januari 2022

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu

Rosyid Ridlo Prayogo, SE, MKM NIP. 196704221988031002

(5)

RINGKASAN EKSEKUTIF

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP) KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS III BENGKULU

Laporan Akuntabilitas Kinerja Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Bengkulu tahun 2021, disusun berdasarkan Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2020 s.d 2024 yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan melalui Peraturan Menteri Kesehatan nomor 21 tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan tahun 2021 s.d. 2024.

Rencana strategis Kementerian Kesehatan berisi upaya-upaya pembangunan bidang kesehatan yang disusun dan dijabarkan dalam bentuk program, kegiatan, target, indikator termasuk kerangka regulasi dan kerangka pendanaannya. Upaya-upaya tersebut menjadi pedoman sekaligus arah bagi seluruh Unit Utama dilingkungan Kementerian Kesehatan dalam melaksanakan pembangunan kesehatan untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

Upaya dalam bidang pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan merupakan upaya yang menjadi tanggung jawab Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, upaya tersebut telah digariskan dalam Renstra melalui penetapan target indikator yang harus dicapai dalam kurun waktu 5 tahun mendatang (2020-2024).

Untuk dapat mencapai target indikator yang telah ditetapkan dan sesuai dengan kebijakan Menteri Kesehatan maka disusun Rencana Aksi Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit tahun 2020 s.d. 2024 yang merupakan penjabaran dari Renstra Kemenkes yang akan memberikan pedoman dan arah bagi seluruh pemangku program pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan dari tingkat pusat sampai daerah.

Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 77 tahun 2020 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) disebutkan bahwa KKP merupakan salah satu Unit Pelaksanaan Teknis di Lingkungan Kementerian Kesehatan yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Pemberantasan Penyakit dan Penyegahan Lingkungan. KKP mempunyai tugas melaksanakan pencegahan masuk dan keluarnya penyakit karantina dan penyakit menular potensial wabah, kekarantinaan, pelayanan kesehatan terbatas di wilayah kerja pelabuhan dan lintas batas darat, serta pengendalian dampak kesehatan lingkungan. Upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petugas melalui penyertaan dalam berbagai macam pelatihan teknis, administrasi, prinsip sistem perencanaan yang sesuai, monev secara teratur, koordinasi rutin, jejaring kerja dengan lintas program dan lintas sektor perlu dipertahankan serta selalu mencari alternatif lain yang dapat menunjang upaya tersebut.

Kinerja program diukur dengan realisasi anggaran dan output pelaksanaan kegiatan menurut indikator yang telah ditetapkan sebelumnya. Secara umum, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu telah berusaha menyikapi pengelolaan anggaran pada tahun 2021 dengan anggaran semula sebesar Rp10.971.727.000, sebagaimana yang tercantum dalam Rencana Anggaran Kegiatan Kementerian/Lembaga (RKA/KL) dan dokumen DIPA dengan nomor SP DIPA- 024.05.2.513096/2020, yang kemudian di revisi menjadi sebesar Rp14.854.617.000, dimana adanya penambahan anggaran terkait belanja modal (PEN) dan Vaksinasi Covid.

(6)

vi Tabel.1

Alokasi dan Realisasi Anggaran di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Bulan Desember Tahun 2021

No Uraian Perjanjian Kinerja Alokasi Realisasi Persentase 1 Dukungan Manajemen dan

Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya 12.389.064.000 11.946.585.570 96.43%

2 Dukungan Pelayanan Kekarantinaan

di Pintu Masuk Negara dan Wilayah. 2.465.553.000 2.308.486.675 93.63%

Jumlah 14.854.617.000 14.255.072.245 95.96 %

Dari uraian tabel.1 diatas dapat diketahui bahwa realisasi anggaran di KKP Kelas III Bengkulu tahun 2021 adalah sebagai berikut :

a. Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya dengan alokasi anggaran senilai yaitu senilai Rp.12.389.064.000 dengan realisasi anggaran senilai Rp.11.955.107.191 atau sebesar 96,60%.

b. Dukungan Pelayanan Kekarantinaan di Pintu Masuk Negara dan Wilayah dengan alokasi anggaran senilai yaitu senilai Rp.2.465.553.000 dengan realisasi anggaran senilai Rp.2.308.486.675 atau sebesar 93,63%.

c. Alokasi anggaran KKP Kelas III Bengkulu tahun 2021 senilai Rp.14.854.617.000 dengan realisasi anggaran senilai Rp.14.263.593.866 atau sebesar 95.96 %

Tabel.2

Perjanjian Kinerja Revisi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2021

NO SASARAN NO INDIKATOR TARGET

1 Meningkatnya Pelayanan

Kekarantinaan di Pintu Masuk Negara dan Wilayah

1 Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut,

barang dan lingkungan 300.685

2 Persentase faktor risiko yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan

95%

3 Indeks pengendalian faktor risiko di pintu masuk negara

90%

2 Meningkatnya dukungan manajemen dan

pelaksanaan tugas teknis lainnya pada Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

4 Nilai kinerja anggaran 83

5 Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran

93

6 Kinerja implementasi WBK satker 75

7 Persentase Peningkatan kapasitas ASN sebanyak 20 JPL

40%

(7)

Pada tabel.2 diatas diketahui bahwa setelah dilakukan revisi target kinerja pada Bulan September tahun 2021 dengan capaian akhir Bulan Desember tahun 2021 adalah sebagai berikut:

a. Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan adalah sebanyak 15.359 menjadi 300.685 sertifikat. Hal ini dikarenakan adanya lonjakan penggunaan document E HAC.

b. Persentase faktor risko yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan adalah mencakup 95%.

c. Indeks Pengendalian faktor risiko di pintu masuk negara adalah sebanyak 90 %.

d. Nilai kinerja anggaran adalah 83.

e. Nilai indikator kinerja pelaksanaan anggaran adalah 93.

f. Kinerja implementasi WBK Satker adalah dari target 72 menjadi 75. Hal ini dikarenakan mengikuti target dari Kemenpan RB.

g. Persentase peningkatan kapasitas ASN sebanyak 20 JPL dari 80% menjadi 40%. Hal ini dikarenakan adanya efisiensi anggaran dan rendahnya capaian target PNBP.

(8)

viii DAFTAR ISI

PERNYATAAN TELAH DIREVIU ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

RINGKASAN EKSEKUTIF... v

DAFTAR ISI ... viii

DAFTAR TABEL ... x

DAFTAR GAMBAR DAN GRAFIK ... xi

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. VISI DAN MISI ... 1

B. LATAR BELAKANG ... 2

C. TUGAS POKOK DAN FUNGSI. ... 4

1. Tugas Pokok Kantor Kesehatan Pelabuhan ... 4

2. Fungsi Kantor Kesehatan Pelabuhan ... 4

D. STRUKTUR ORGANISASI ... 5

E. ISU STRATEGIS. ... 6

F. SUMBER DAYA MANUSIA ... 7

1. Jumlah Pegawai KKP Kelas III Bengkulu Berdasarkan Jenis Kelamin ... 7

2. Jumlah Pegawai KKP Kelas III Bengkulu Berdasarkan Pendidikan ... 8

3. Jumlah Pegawai KKP Kelas III Bengkulu Berdasarkan Jabatan tahun 2021. ... 8

4. Jumlah pegawai KKP Kelas III Bengkulu berdasarkan golongan tahun 2021 ... 9

G. SISTEMATIKA PENULISAN ... 9

BAB II PERENCANAAN KINERJA ... 11

A. PERENCANAAN KINERJA ... 11

1. Rencana Aksi Kegiatan Tahun 2020 s.d. 2024 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu. ... 11

2. Rencana Kegiatan Tahunan KKP Kelas III Bengkulu Tahun 2021. ... 12

A. PERJANJIAN KINERJA ... 12

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA ... 18

A. CAPAIAN KINERJA ... 18

1. Jumlah Pemeriksaan Orang, Alat Angkut, Barang Dan Lingkungan ... 20

2. Persentase Faktor Risiko Yang Dikendalikan Pada Orang, Alat Angkut, Barang Dan Lingkungan ... 25

3. Indeks Pengendalian Faktor Risiko Di Pintu Masuk Negara ... 30

4. Nilai Kinerja Anggaran. ... 35

5. Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran ... 38

6. Kinerja implementasi WBK Satker. ... 43

7. Persentase Peningkatan Kapasitas ASN Sebanyak 20 JPL. ... 46

(9)

B. REALISASI ANGGARAN. ... 50

BAB IV PENUTUP ... 55

A. KESIMPULAN. ... 55

B. TINDAK LANJUT. ... 55

(10)

x DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 - Rencana Aksi Kegiatan Revisi Tahun 2020 s.d 2024 di KKP

Kelas III Bengkulu ... 11 Tabel 2.2 - Rencana Kegiatan Tahunan KKP Kelas III Bengkulu di KKP Kelas III

Bengkulu Tahun 2021 ... 12 Tabel 2.3 - Perjanjian Kinerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu

Tahun 2021 ... 13 Tabel 2.4 - Perjanjian Kinerja Revisi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu

Tahun 2021 ... 14 Tabel 2.5 - Alokasi Anggaran Awal Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu

Tahun 2021 ... 15 Tabel 2.6 - Alokasi Anggaran Revisi 1 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu

Tahun 2021 ... 15 Tabel 2.7 - Alokasi Anggaran Revisi 2 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu

Tahun 2021 ... 16 Tabel 2.8 - Alokasi Anggaran Revisi 3 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu

Tahun 2021 ... 16 Tabel 2.9 - Alokasi Anggaran Revisi 4 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu

Tahun 2021 ... 17 Tabel 3.1 - Capaian Kinerja KKP Kelas III Bengkulu Tahun 2021 ... 19 Tabel 3.2 - Jumlah Pemeriksaan Orang, Alat Angkut, Barang Dan Lingkungan Di Kantor

Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2021 ... 20 Tabel 3.3 - Persentase Faktor Risiko Yang Dikendalikan Pada Orang, Alat Angkut,

Barang Dan Lingkungan Di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu

Tahun 2021 ... 26 Tabel 3.4 - Indeks Pengendalian Faktor Risiko Di Pintu Masuk Di Kantor Kesehatan

Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2021 ... 31 Tabel 3.5 - Nilai Kinerja Anggaran KKP Kelas III Bengkulu Tahun 2021 ... 35 Tabel 3.6 - Nilai Indikator Kinerja Pelaksaaan Anggaran (IKPA) KKP Kelas III Bengkulu

Tahun 2021 ... 40 Tabel 3.7 - Nilai Self Assesment Indikator Kinerja Implementasi WBK Satker KKP

Kelas III Bengkulu Tahun 2021 ... 44 Tabel 3.8 - Persentase Peningkatan Kapasitas ASN Sebanyak 20 JPL Di KKP Kelas III

Bengkulu Tahun 2021 ... 47 Tabel 3.9 - Alokasi Anggaran Berdasarkan Komponen Kegiatan Di Kantor Kesehatan

Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2021 ... 51 Tabel 3.10 - Alokasi dan Realisasi Anggaran Berdasarkan Akun Belanja Di Kantor

Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2021 ... 53 Tabel 3.11 - Alokasi dan Realisasi Anggaran Berdasarkan Perjanjian Kinerja Di Kantor

Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2021 ... 53

(11)

DAFTAR GAMBAR DAN GRAFIK

Gambar 1.1 - Struktur Organisasi KKP Kelas III Bengkulu ... 6 Grafik 1.1 - Jumlah Pegawai KKP Kelas III Bengkulu Berdasarkan Jenis Kelamin

Tahun 2021 ... 7 Grafik 1.2 - Jumlah Pegawai KKP Kelas III Bengkulu Berdasarkan Pendidikan

Tahun 2021 ... 8 Grafik 1.3 - Jumlah Pegawai KKP Kelas III Bengkulu Berdasarkan Jabatan Tahun 2021 ... 8 Grafik 1.4 - Jumlah Pegawai KKP Kelas III Bengkulu Berdasarkan Golongan ... 9 Grafik 3.1 - Perbandingan target dengan capaian pada indikator kinerja Jumlah pemeriksaan

orang, alat angkut, barang dan lingkungan di Kantor Kesehatan Pelabuhan

Kelas III Bengkulu tahun 2021 ... 21 Grafik 3.2 - Perbandingan capaian tahun 2021 dengan capaian tahun 2020 pada indikator

kinerja Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan di

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tahun 2021 ... 21 Grafik 3.3 - Perbandingan antara capaian KKP Kelas III Bengkulu dengan target RAP P2P

pada indikator kinerja Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan

lingkungan di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tahun 2021 ... 22 Grafik 3.4 - Perbandingan capaian kinerja pada indikator kinerja Jumlah pemeriksaan orang,

alat angkut, barang dan lingkungan antara KKP Kelas III Bengkulu tahun 2021 dengan capaian kinerja KKP Kelas III Sabang tahun 2021 ... 23 Grafik 3.5 - Perbandingan target dengan capaian pada indikator kinerja persentase faktor

risiko yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan di

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tahun 2021 ... 26 Grafik 3.6 - Perbandingan capaian tahun 2021 dengan capaian tahun 2020 pada indikator

kinerja persentase faktor risiko yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu

tahun 2021 ... 27 Grafik 3.7 - Perbandingan antara capaian KKP Kelas III Bengkulu tahun 2021 dengan target

RAP P2P pada indikator kinerja persentase faktor risiko yang dikendalikan pada orang,alat angkut, barang dan lingkungan di Kantor Kesehatan Pelabuhan

Kelas III Bengkulu tahun 2021 ... 27 Grafik 3.8 - Perbandingan capaian kinerja pada indikator kinerja persentase faktor risiko

yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan antara KKP Kelas III Bengkulu tahun 2021 dengan capaian kinerja KKP Kelas III

Sabang tahun 2021 ... 28 Grafik 3.9 - Perbandingan target dengan capaian pada indikator indeks pengendalian faktor

risiko di pintu masuk negara di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III

Bengkulu tahun 2021 ... 31 Grafik 3.10 - Perbandingan capaian tahun 2021 dengan capaian tahun 2020 pada indikator

kinerja indeks pengendalian faktor risiko di pintu masuk negara di Kantor

Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tahun 2021 ... 32 Grafik 3.11 - Perbandingan antara capaian KKP Kelas III Bengkulu tahun 2021 dengan

target RAP P2P pada indikator kinerja indeks pengendalian faktor risiko di pintu masuk negara di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu

tahun 2021 ... 33 Grafik 3.12 - Perbandingan capaian kinerja pada indikator kinerja indeks pengendalian

faktor risiko di pintu masuk negara antara KKP Kelas III Bengkulu

tahun 2021 dengan capaian kinerja KKP Kelas III Sabang tahun 2021 ... 33

(12)

xii Grafik 3.13 - Perbandingan target dengan capaian pada indikator nilai kinerja anggaran

di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tahun 2021 ... 36 Grafik 3.14 - Perbandingan capaian tahun 2021 dengan capaian tahun 2020 pada indikator

kinerja nilai kinerja anggaran di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III

Bengkulu tahun 2021 ... 36 Grafik 3.15 - Perbandingan antara capaian KKP Kelas III Bengkulu tahun 2021 dengan

target RAP P2P pada indikator kinerja nilai kinerja anggaran di Kantor

Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tahun 2021 ... 37 Grafik 3.16 - Perbandingan capaian kinerja pada indikator kinerja nilai kinerja anggaran

antara KKP Kelas III Bengkulu tahun 2021 dengan capaian kinerja KKPKelas III Sabang tahun 2021 ... 37 Grafik 3.17 - Perbandingan target dengan capaian pada indikator IKPA di Kantor

Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tahun 2021 ... 41 Grafik 3.18 - Perbandingan capaian tahun 2021 dengan capaian tahun 2020 pada indikator

IKPA di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tahun 2021 ... 41 Grafik 3.19 - Perbandingan antara capaian KKP Kelas III Bengkulu tahun 2021 dengan

target RAP P2P pada indikator IKPA di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tahun 2021 ... 42 Grafik 3.20 - Perbandingan capaian kinerja pada indikator IKPA antara KKP Kelas III

Bengkulu tahun 2021 dengan capaian kinerja KKP Kelas III Sabang

tahun 2021 ... 42 Grafik 3.21 - Perbandingan target dengan capaian pada indikator Implementasi WBK Satker

di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tahun 2021 ... 44 Grafik 3.22 - Perbandingan capaian tahun 2021 dengan capaian tahun 2020 pada indikator

Implementasi WBK Satker di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tahun 2021 ... 45 Grafik 3.23 - Perbandingan antara capaian KKP Kelas III Bengkulu tahun 2021 dengan

target RAP P2P pada indikator Implementasi WBK Satker di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tahun 2021 ... 45 Grafik 3.24 - Perbandingan capaian kinerja pada indikator Implementasi WBK Satker

antara KKP Kelas III Bengkulu dengan KKP Kelas III Sabang tahun 2021 ... 46 Grafik 3.25 - Perbandingan target dengan capaian pada indikator Persentase Peningkatan

Kapasitas ASN Sebanyak 20 JPL di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III

Bengkulu tahun 2021 ... 48 Grafik 3.26 - Perbandingan capaian tahun 2021 dengan capaian tahun 2020 pada indikator

Persentase Peningkatan Kapasitas ASN Sebanyak 20 JPL di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tahun 2021 ... 48 Grafik 3.27 - Perbandingan antara capaian KKP Kelas III Bengkulu tahun 2021 dengan

target RAP P2P pada indikator Persentase Peningkatan Kapasitas ASN Sebanyak 20 JPL di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu

tahun 2021 ... 49 Grafik 3.28 - Perbandingan capaian kinerja pada indikator Persentase Peningkatan Kapasitas

ASN Sebanyak 20 JPL antara KKP Kelas III Bengkulu dengan KKP Kelas III Sabang tahun 2021 ... 49

(13)

BAB I PENDAHULUAN

A. VISI DAN MISI Visi

“Menciptakan manusia yang sehat, produktif, mandiri, dan berkeadilan”.

Misi

Upaya untuk mewujudkan visi ini adalah melalui 4 misi Kementerian Kesehatan yaitu:

1. Menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

Angka kematian ibu (maternal mortality rate) dan angka kematian bayi (infant mortality rate) merupakan indikator sensitif untuk mengukur keberhasilan pencapaian pembangunan kesehatan, dan juga sekaligus mengukur pencapaian indeks modal manusia. Pemerintah telah menetapkan penurunan angka kematian ibu sebagai major project, yang harus digarap dengan langkah-langkah strategis, efektif dan efisien.

2. Menurunkan angka stunting pada balita.

Proporsi balita stunting sangat penting sebagai parameter pembangunan modal manusia. Seperti halnya penurunan angka kematian ibu, pemerintah juga telah menetapkan percepatan penurunan stunting sebagai major project yang harus digarap dengan langkah-langkah strategis, efektif dan efisien.

3. Memperbaiki pengelolaan Jaminan Kesehatan Nasional.

Sebagaimana diketahui bersama, program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah mampu memperbaiki akses pelayanan kesehatan baik ke FKTP maupun FKRTL dan juga telah memperbaiki keadilan (ekualitas) pelayanan kesehatan antar kelompok masyarakat. Namun demikian, pembiayaan JKN selama lima tahun terakhir telah mengalami ketidakseimbangan antara pengeluaran dan pemasukan. Dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi JKN, Kementerian Kesehatan memiliki peran sentral dalam kendali mutu dan kendali biaya (cost containment).

4. Meningkatkan kemandirian dan penggunaan produk farmasi dan alat kesehatan dalam negeri.

Sesuai dengan peta jalan kemandirian farmasi dan alat kesehatan, pemerintah telah bertekad untuk meningkatkan industri bahan baku obat dan juga peningkatan produksi alat kesehatan dalam negeri. Agar produksi dalam negeri ini dapat diserap oleh pasar, pemerintah harus melakukan langkah-langkah strategis untuk mendorong penggunaan obat dan alat kesehatan produksi dalam negeri.

Selanjutnya guna mewujudkan Visi dan Misi Presiden di bidang kesehatan tahun 2021 s.d 2024, Kementerian Kesehatan telah menetapkan 5 (lima) Tujuan Strategis, yaitu:

1. Peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui pendekatan siklus hidup.

2. Penguatan pelayanan kesehatan dasar dan rujukan.

3. Peningkatan pencegahan dan pengendalian penyakit dan pengelolaan kedaruratan kesehatan masyarakat.

(14)

4. Peningkatan sumber daya kesehatan.

5. Peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan inovatif.

Dalam rangka mencapai 5 (lima) Tujuan Strategis Kementerian Kesehatan tersebut di atas, ditetapkan 8 (delapan) Sasaran Strategis sebagai berikut:

1. Meningkatnya kesehatan ibu, anak dan gizi masyarakat.

2. Meningkatnya ketersediaan dan mutu fasyankes dasar dan rujukan.

3. Meningkatnya pencegahan dan pengendalian penyakit serta pengelolaan kedaruratan kesehatan masyarakat.

4. Meningkatnya akses, kemandirian dan mutu kefarmasian dan alat kesehatan.

5. Meningkatnya pemenuhan SDM Kesehatan dan kompetensi sesuai standar.

6. Terjaminnya pembiayaan kesehatan.

7. Meningatnya sinergisme pusat dan daerah serta meningkatnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

8. Meningkatnya efektivitas pengelolaan litbangkes dan sistem informasi kesehatan untuk pengambilan keputusan.

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu mempunyai peran dan berkontribusi dalam tercapainya seluruh Visi dan Misi Presiden yang ditetapkan dalam arah Tujuan dan Sasaran Strategis Kementerian Kesehatan terutama dalam meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui upaya preventif dan promotif sebagaimana tertuang dalam tugas pokok Kantor Kesehatan Pelabuhan yaitu melaksanakan pencegahan masuk dan keluarnya penyakit, penyakit potensial wabah, surveilans epidemiologi, kekarantinaan, pengendalian dampak kesehatan lingkungan, pelayanan kesehatan, pengawasan OMKABA serta pengamanan terhadap penyakit baru dan penyakit yang muncul kembali, bioterorisme, unsur biologi, kimia dan pengamanan radiasi di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat Negara.

B. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen Bangsa Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis. Keberhasilan pembangunan kesehatan sangat ditentukan oleh kesinambungan antar upaya program dan sektor, serta kesinambungan dengan upaya-upaya yang telah dilaksanakan oleh periode sebelumnya.

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004, tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) mengamanatkan bahwa setiap kementerian perlu menyusun Rencana Strategis (Renstra) yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Selanjutnya Menteri Kesehatan mengamanatkan bahwa Renstra Kementerian Kesehatan harus dijabarkan dalam Rencana Aksi Program Unit Eselon I.

(15)

Rencana Aksi Program Pengendalian Penyakit akan dijabarkan menjadi Rencana Aksi Kegiatan pada masing-masing satuan kerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Rencana Aksi tersebut akan memberikan panduan dalam penyusunan rencana kerja tahunan masing-masing Satker sekaligus menjadi salah satu dokumen sumber dalam pelaksanaan penilaian Akuntabilitas Kinerja masing-masing satuan kerja.

Sebagai aturan pelaksanaan dari Ketetapan MPR dan Undang-Undang Nomor 28 tahun 1999, ditetapkanlah Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 7 tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. INPRES ini menampung amanat rakyat yang mewajibkan setiap Instansi Pemerintah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan negara mulai dari Pejabat Eselon III keatas untuk menyampaikan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP). Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah merupakan bukti tertulis serta wujud pertanggungjawaban pelaksanaan tugas pokok dan fungsi serta kewenangan pengelolaan sumber daya yang dimiliki para Penyelenggara Negara kepada seluruh rakyat Indonesia berdasarkan rencana strategis atau rencana kerja unit organisasi.

Sebagai instansi pemerintahan di bawah Kementerian Kesehatan, maka KKP Kelas III Bengkulu berkewajiban menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah tahun 2021 yang bertujuan untuk memberikan gambaran pencapaian secara menyeluruh tentang pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu ini, selain mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 77 tahun 2021 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), disusun juga berdasarkan Undang- Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah, Instruksi Presiden RI No. 7 tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi.

Pemerintah, Instruksi Presiden RI No. 9 tahun 1998 tentang Penyelenggaraan Pendayagunaan Aparatur Negara, UU No. 28 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara No. 239/IX/6/8/2004 tentang Perbaikan Pedoman Penyusunan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, Permenkes nomor 787/Menkes/Per/VII/2007 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyusunan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja dan Penetapan Kinerja Unit Pelaksana Teknis Dinas di lingkungan Kementerian Kesehatan, Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia No. 53 tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

(16)

C. TUGAS POKOK DAN FUNGSI.

1. Tugas Pokok Kantor Kesehatan Pelabuhan

KKP mempunyai tugas melaksanakan pencegahan masuk dan keluarnya penyakit, penyakit potensial wabah, surveilans epidemiologi, kekarantinaan, pengendalian dampak kesehatan lingkungan, pelayanan kesehatan, pengawasan OMKABA serta pengamanan terhadap penyakit baru dan penyakit yang muncul kembali, bioterorisme, unsur biologi, kimia dan pengamanan radiasi di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat Negara.

2. Fungsi Kantor Kesehatan Pelabuhan

Dalam melaksanakan tugas dan fungsi KKP Kelas III Bengkulu berpedoman kepada Permenkes No. 77 Tahun 2021 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan, antara lain:

1. Pelaksanaan kekarantinaan;

2. Pelaksanaan pelayanan kesehatan;

3. Pelaksanaan pengendalian risiko lingkungan di bandara pelabuhan, dan lintas batas darat negara;

4. Pelaksanaan pengamatan penyakit, penyakit potensial wabah, penyakit baru, dan penyakit yang muncul kembali;

5. Pelaksanaan pengamanan radiasi pengion dan non pengion, biologi, dan kimia;

6. Pelaksanaan sentra/simpul jejaring surveilans epidemiologi sesuai penyakit yang berkaitan dengan lalu lintas nasional, regional, dan internasional;

7. Pelaksanaan, fasilitasi dan advokasi kesiapsiagaan dan penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan bencana bidang kesehatan, serta kesehatan matra termasuk penyelenggaraan kesehatan haji dan perpindahan penduduk;

8. Pelaksanaan, fasilitasi, dan advokasi kesehatan kerja di lingkungan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara;

9. Pelaksanaan pemberian sertifikat kesehatan obat, makanan, kosmetika dan alat kesehatan serta bahan adiktif (OMKABA) ekspor dan mengawasi persyaratan dokumen kesehatan OMKABA impor.

10. Pelaksanaan pengawasan kesehatan alat angkut dan muatannya;

11. Pelaksanaan pemberian pelayanan kesehatan di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara;

12. Pelaksanaan jejaring informasi dan teknologi bidang kesehatan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara;

13. Pelaksanaan jejaring kerja dan kemitraan bidang kesehatan di bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara;

14. Pelaksanaan kajian kekarantinaan, pengendalian risiko lingkungan, dan surveilans kesehatan pelabuhan;

15. Pelaksanaan pelatihan teknis bidang kesehatan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara;

16. Pelaksanaan ketatausahaan dan kerumahtanggaan Kantor Kesehatan Pelabuhan.

(17)

D. STRUKTUR ORGANISASI

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 77 tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan, Struktur Organisasi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu yang dipimpin oleh seorang kepala dengan struktur organisasi yang terdiri dari :

a. subbagian administrasi umum;

b. instalasi;

c. wilayah kerja; dan

d. kelompok jabatan fungsional

Penjabaran Struktur Organisasi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu, sebagai berikut;

1. Subbagian Administrasi Umum, mempunyai tugas melakukan koordinasi dan penyusunan program, pengelolaan informasi, evaluasi, dan laporan, urusan tata usaha, keuangan, kepegawaian, penyelenggaraan pelatihan, serta perlengkapan dan rumah tangga.

2. Substansi Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi, mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perencanaan, pemantauan, evaluasi, penyusunan laporan dan koordinasi pelaksanaan kekarantinaan dan surveilans epidemiologi penyakit, penyakit potensial wabah, penyakit baru, dan penyakit yang muncul kembali, pengawasan alat angkut dan muatannya, lalu lintas OMKABA, jejaring kerja, kemitraan kajian, serta pengembangan teknologi, dan pelatihan teknis bidang kekarantinaan dan surveilans epidemiologi di wilayah bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara.

3. Substansi Pengendalian Risiko Lingkungan dan Kesehatan Lintas Wilayah, mempunyai tugas mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perencanaan, pemantauan, evaluasi, penyusunan laporan dan koordinasi pengendalian vektor dan binatang penular penyakit, pembinaan sanitasi lingkungan, kesehatan terbatas, kesehatan kerja, kesehatan matra, kesehatan haji, perpindahan penduduk, penanggulangan bencana, vaksinasi internasional, jejaring kerja, kemitraan, kajian dan pengembangan teknologi serta pelatihan teknis bidang pengendalian risiko lingkungan dan upaya kesehatan di wilayah bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara.

4. Instalasi, merupakan fasilitas penunjang penyelenggaraan operasional KKP dan penunjang administrasi.

5. Wilayah Kerja, merupakan unit kerja fungsional di lingkungan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara, yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada kepala KKP terdiri dari 5 wilayah kerja, yakni.

a. Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Pulau Baai yang berada di Kota Bengkulu.

b. Wilayah Kerja Bandar Udara Fatmawati Soekarno yang berada di Kota Bengkulu.

c. Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Mukomuko, yang beradaa di Kabupaten Mukomuko.

d. Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Linau, berada di Kabupaten Kaur.

(18)

e. Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Malakoni Pulau Enggano yang berada di Kabupaten Bengkulu Utara.

6. Kelompok Jabatan Fungsional, mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Berikut ini adalah bagan dari struktur organisasi KKP Kelas III Bengkulu Tahun 2021 berdasarkan Permenkes No.77 Tahun 2021 tentang Struktur Organisasi Kantor Kesehatan Pelabuhan

Gambar 1.1. Struktur Organisasi KKP Kelas III Bengkulu.

E. ISU STRATEGIS.

Dalam pelaksanaan tugasnya Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu pada Tahun 2021 mengangkat isu strategis antara lain:

1. Kewaspadaan dini terhadap masuknya new emerging diseases dan re-emerging diseases serta masalah-masalah kesehatan lainnya yang dapat mengakibatkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (KKMMD) terutama

(19)

29

25

11

5 0

5 10 15 20 25 30 35

Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan

ASN Non ASN

kondisi saat ini yang telah dinyatakan bahwa Covid19 merupakan KKMMD yang merupakan wabah pandemi, dan telah dinyatakan KKMMD untuk wilyah Indonesia, yang semula berawal ditemukannya Ncov di Wuhan China akhir tahun 2019, begitu juga kondisi penyakit lain yang tidak diabaikan seperti Ebola, Zika, H1N1, Hanta virus, Mers-CoV, Yellow Fever, Lassa Fever dan Nipah Virus. Pada tahun 2019 tercatat pernah terjadi kasus meningitis pada jemaah haji jalur ONH plus, outbreak polio dari Philipina (serotipe V1) dan Malaysia (serotipe V1 dan V2). Dalam rangka cegah tangkal masuk dan keluarnya penyakit-penyakit tersebut, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu telah melakukan langkah-langkah strategis yaitu dengan melaksanakan surveilans epidemiologi rutin dalam rangka peningkatan sistem kewaspadaan dini terhadap kemungkinan masuk/keluarnya KKMMD.

2. Penguatan sistem kekarantinaan kesehatan terkait dengan diterbitkannya Undang- Undang Nomor 6 Tahun 2019 tentang Karantina Kesehatan. Langkah-langkah yang dilakukan dengan melakukan penguatan jejaring kemitraan guna memperkuat sistem kekarantinaan kesehatan di seluruh wilayah kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu.

F. SUMBER DAYA MANUSIA

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2021 pegawai Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) berjumlah 54 orang, sedangkan pegawai Non ASN berjumlah 16 orang. Gambaran pegawai Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tahun 2021 dapat dilihat pada uraian dibawah ini :

1. Jumlah Pegawai KKP Kelas III Bengkulu Berdasarkan Jenis Kelamin

Grafik 1.1. Jumlah Pegawai KKP Kelas III Bengkulu Berdasarkan Jenis Kelamin Tahun 2021.

Berdasarkan grafik 1.1 diatas diketahui sebagain besar jenis kelamis pegawai Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu adalah laki-laki ASN berjumlah 29 orang dan Non ASN berjumlah 11 orang.

(20)

2

27 25

0 5 10 15 20 25 30

Struktural JFT JFU

11

30 13

9 3

4

0 5 10 15 20 25 30 35

D III S1 S2 SMU/Sederajat DIII S1

ASNNon ASN

2. Jumlah Pegawai KKP Kelas III Bengkulu Berdasarkan Pendidikan

Grafik 1.2. Jumlah Pegawai KKP Kelas III Bengkulu Berdasarkan Pendidikan Tahun 2021

Berdasarkan grafik 1.2 diatas diketahui Pendidikan terakhir pegawai Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu untuk ASN sebagian besar berpendidikan S1 sebanyak 30 orang, sedangkan yang Non ASN sebgaian besar berpendidikan SMA sebanyak 9 orang.

3. Jumlah Pegawai KKP Kelas III Bengkulu Berdasarkan Jabatan tahun 2021.

Grafik 1.3 Jumlah Pegawai KKP Kelas III Bengkulu Berdasarkan Jabatan Tahun 2021.

Dari grafik 1.3 di atas dapat dilihat bahwa jumlah pegawai ASN Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Sebagian besar jabatan fungsional tertentu sebanyak 27 orang, sedangkan jabatan Struktural untuk Kepala Kantor dan Kasubbag Umum.

(21)

0 5 10 15 20 25 30 35 40 45

Gol.II Gol. III Gol. IV

5

44

5

4. Jumlah pegawai KKP Kelas III Bengkulu berdasarkan golongan tahun 2021 Grafik 1.4 Jumlah Pegawai KKP Kelas III Bengkulu Berdasarkan Golongan

Dari grafik 1.4 di atas dapat dilihat jumlah pegawai ASN Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tahun 2021 sebagaian besar Golongan III sebanyak 44 orang, sedangkan Golongan II dan IV masing-masing 5 orang.

G. SISTEMATIKA PENULISAN

Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu ditulis dengan Sistematika sebagai berikut:

KATA PENGANTAR RINGKASAN EKSEKUTIF DAFTAR ISI

DAFTAR TABEL DAFTAR GRAFIK DAFTAR SINGKATAN BAB I PENDAHULUAN

A. Visi dan Misi B. Latar Belakang

C. Tugas Pokok dan Fungsi D. Struktur Organisasi E. Sumber Daya Manusia F. Sistematika Penulisan

BAB II PERENCANAAN KINERJA A. Perencanaan Kinerja

1. Rencana Aksi Kegiatan 2. Rencana Kinerja Tahunan

B. Perjanjian Kinerja (Penetapan Kinerja)

(22)

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA A. Capaian Kinerja

B. Realisasi Anggaran BAB IV PENUTUP

A. Kesimpulan B. Tindak Lanjut LAMPIRAN – LAMPIRAN

1. Rencana Aksi Kegiatan Tahun 2021 – 2024 KKP Kelas III Bengkulu.

2. Rencana Kinerja Tahunan KKP Kelas III Bengkulu Tahun 2021.

3. Perjanjian Kinerja KKP Kelas III Bengkulu Tahun 2021.

4. Perjanjian Kinerja Turunan/ Perjanjian Kinerja Koordinator Substansi dan Kepala Sub Bagian ADUM Tahun 2021.

5. Kertas Kerja Perhitungan Indikator PK tahun 2021 6. Tabel Data Indikator PK tahun 2021

(23)

BAB II

PERENCANAAN KINERJA

A. PERENCANAAN KINERJA

Perencanaan kinerja merupakan proses penetapan kegiatan tahunan dan indikator kinerja berdasarkan program, kebijakan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam sasaran strategis. Perencanaan kinerja yang ditetapkan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu berpedoman pada Rencana Aksi Program (RAP) Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dan guna tercapainya target kinerja sesuai dengan Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Kesehatan RI.

Renstra Kementerian Kesehatan dan Rencana Aksi Program Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 21 tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2020 s.d 2024.

Sejalan dengan Renstra Kementerian Kesehatan dan Rencana Aksi Program Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, maka ditetapkan Rencana Aksi Kegiatan (RAK) Tahun 2020 s.d. 2024 dan Rencana Kegiatan Tahun (RKT) 2021 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu, dengan penjelasan sebagai berikut:

1. Rencana Aksi Kegiatan Tahun 2020 s.d. 2024 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu.

Rencana Aksi Kegiatan (RAK) tahun 2020 s.d. 2024 yang telah ditetapkan guna mendukung Rencana Aksi Program Ditjen P2P maupun Renstra Kementerian Kesehatan. Pada tahun 2021 telah dilakukan reviu RAK 2020-2024 di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu untuk perubahan target pada Indikator yang nantinya akan dcantumkan dalam Perjanjian Kenierja setiap tahunnya.

Tabel 2.1

Rencana Aksi Kegiatan Revisi Tahun 2020 s.d 2024 di KKP Kelas III Bengkulu

No Indikator Kinerja

Target

2020 2021 2022 2023 2024

1 Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, Barang dan

lingkungan. 15.359 300.685 360.685 365.000 370.000

2 Persentase faktor risiko yang dikendalikan pada orang, alat

angkut, barang dan lingkungan. 90 % 95 % 95 % 95 % 100 %

3 Indeks Pengendalian Faktor risiko di pintu masuk negara 80 % 90 % 90 % 90 % 100 %

4 Nilai Kerja Anggaran 80 % 83 % 83 % 83 % 100 %

5 Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran 80 % 93 % 93 % 93 % 100 %

6 Kinerja implementasi WBK satker 70 % 75 % 75 % 75 % 100 %

7 Persentase peningkatan kapasitas ASN sebanyak 20 JPL 40 % 40 % 80 % 80 % 100 %

(24)

2. Rencana Kegiatan Tahunan KKP Kelas III Bengkulu Tahun 2021.

Rencana Kegiatan Tahunan (RKT) tahun 2021 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu merupakan acuan dalam menjalankan kegiatan yang disusun selama 1 (satu) tahun. Acuan ini terdiri atas sasaran kegiatan/output, indikator kinerja kegiatan, target pencapaian serta alokasi anggaran dalam 1 (satu) tahun. Adapun Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu sebagai berikut:

Tabel 2.2.

Rencana Kegiatan Tahunan KKP Kelas III Bengkulu di KKP Kelas III Bengkulu Tahun 2021.

NO SASARAN URUTAN INDIKATOR DEFINISI OPERASIONAL TARGET

I Meningkatnya Pelayanan Kekarantinaan di Pintu Masuk Negara dan Wilayah

1

Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan sesuai standar kekarantinaan kesehatan

Jumlah pemeriksaan penapisan orang, alat angkut, barang dan lingkungan yang dilakukan selama tahun 2021

300.685

2

Persentase faktor risiko penyakit dipintu masuk yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan

Jumlah faktor risiko yang dilakukan pengendalian dengan melaksanakan pemeriksaaan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan di dalam periode satu tahun.

95%

3

Indeks Pengendalian Faktor Risiko di Pintu Masuk Negara

Jumlah indeks kegiatan pengendalian faktor risiko di pintu masuk Negara yang dilaksanakan KKP Kelas III Bengkulu dalam periode satu tahun

90%

II Meningkatnya Dukman dan Pelaksanaan Tugas Teknis lainnya pada Program P2P

4 Nilai Kinerja Anggaran

Jumlah penilaian atas kinerja anggaran yang dilakukan oleh KKP kelas III Bengkulu dalam periode 1 tahun

83%

5 Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran

Penilaian dari aplikasi OM SPAN terhadap indikator kinerja pelaksanaan anggaran dimulai dari perencanaan anggaran sampai dengan realisasi anggaran

93%

6 Kinerja Implementasi WBK Satker

Nilai hasil Self Assesment dari Tim Penilai Internal Kementerian Kesehatan terhadap pengimplementasian indikator Wilayah Bebas Korupsi pada satuan kerja.

75%

7

Persentase Peningkatan Kapasitas ASN sebanyak 20 JPL (40% dari ASN)

Kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia minimal 20 JPL yang dilakukan oleh sumber daya manusia KKP Kelas III Bengkulu pada tahun 2021

40%

A. PERJANJIAN KINERJA

Penetapan kinerja merupakan tekad dan janji rencana kinerja tahunan yang akan dicapai antara pimpinan instansi pemerintah/unit kerja yang menerima tanggungjawab dengan pihak yang memberi tanggungjawab. Dengan demikian, penetapan kinerja ini merupakan suatu janji kinerja yang akan diwujudkan oleh seorang pejabat penerima amanah kepada atasan langsungnya.

(25)

Pernyataan penetapan kinerja merupakan suatu pernyataan kesanggupan dari pimpinan instansi/unit kerja penerima amanah kepada atasan langsungnya untuk mewujudkan suatu target kinerja tertentu. Pernyataan ini ditandatangani oleh penerima amanah sebagai tanda suatu kesanggupan untuk mencapai target kinerja yang telah ditetapkan, dan pemberi amanah atau atasan langsungnya sebagai persetujuan atas target kinerja yang ditetapkan tersebut. Dalam hal atasan langsung tidak sependapat dengan target kinerja yang diajukan tersebut, maka pernyataan ini harus diperbaiki hingga kedua belah pihak sepakat atas materi dan target kinerja yang telah ditetapkan. Isi perjanjian kinerja berupa RKT tahun anggaran 2021 terangkum dalam Dokumen perjanjian kinerja (Penetapan Kinerja) Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2021 sebagai berikut :

Tabel 2.3.

Perjanjian Kinerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2021

NO SASARAN NO INDIKATOR TARGET

1 Meningkatnya Pelayanan Kekarantinaan di Pintu Masuk Negara dan Wilayah

1 Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang

dan lingkungan 15.359

2 Persentase faktor risiko yang dikendalikan pada

orang, alat angkut, barang dan lingkungan 95%

3 Indeks pengendalian faktor risiko di pintu masuk

negara 90%

4 Nilai kinerja anggaran 83%

5 Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran 93

6 Kinerja implementasi WBK satker 72

7 Persentase Peningkatan kapasitas ASN sebanyak

20 JPL 80%

Pada tabel 2.3 diatas diketahui bahwa target kinerja setiap indikator kinerja yang telah diperjanjikan pada awal tahun 2021 adalah sebagai berikut:

1. Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan adalah sebanyak 15.359 sertifikat.

2. Persentase faktor risko yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan adalah mencakup 95%.

3. Indeks Pengendalian faktor risiko di pintu masuk negara adalah sebanyak 90 %.

4. Nilai kinerja anggaran adalah 83%.

5. Nilai indikator kinerja pelaksanaan anggaran adalah 93%.

6. Kinerja implementasi WBK Satker adalah 72.

7. Persentase peningkatan kapasitas ASN sebanyak 20 JPL adalah 80%.

(26)

Tabel 2.4

Perjanjian Kinerja Revisi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2021

NO SASARAN NO INDIKATOR TARGET

1 Meningkatnya

Pelayanan Kekarantinaan di Pintu Masuk Negara dan Wilayah

1 Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang

dan lingkungan 300.685

2 Persentase faktor risiko yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan

95%

3 Indeks pengendalian faktor risiko di pintu masuk negara

90%

2 Meningkatnya dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya pada Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

4 Nilai kinerja anggaran 83

5 Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran 93

6 Kinerja implementasi WBK satker 75

7 Persentase Peningkatan kapasitas ASN sebanyak 20 JPL

40%

Pada tabel 2.4 diatas diketahui bahwa setelah dilakukan revisi target kinerja pada Bulan September tahun 2021 adalah sebagai berikut:

h. Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan adalah sebanyak 15.359 menjadi 300.685 sertifikat. Hal ini dikarenakan adanya lonjakan penggunaan document E HAC.

i. Persentase faktor risko yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan adalah mencakup 95%.

j. Indeks Pengendalian faktor risiko di pintu masuk negara adalah sebanyak 90

%.

k. Nilai kinerja anggaran adalah 83.

l. Nilai indikator kinerja pelaksanaan anggaran adalah 93.

m. Kinerja implementasi WBK Satker adalah dari target 72 menjadi 75. Hal ini dikarenakan mengikuti target dari Kemenpan RB.

n. Persentase peningkatan kapasitas ASN sebanyak 20 JPL dari 80% menjadi 40%. Hal ini dikarenakan adanya efisiensi anggaran dan rendahnya capaian target PNBP.

(27)

Guna pelaksanaan kegiatan pencapaian target kinerja tersebut di atas, maka KKP Kelas III Bengkulu mendapatkan alokasi anggaran dengan uraian sebagai berikut:

Tabel 2.5

Alokasi Anggaran Awal

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2021.

Tanggal

DIPA Kode Uraian Anggaran Keterangan

23 November

2021

4815

Dukungan Manajemen Pelaksanaan Program di Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

1.351.863.000 DIPA AWAL 4249 Dukungan Pelayanan Kekarantinaan di

Pintu Masuk Negara dan Wilayah

9.619.864.000

Jumlah 10.971.727.000

Pada tabel 2.5 diatas diketahui bahwa alokasi anggaran awal KKP Kelas III Bengkulu pada awal tahun 2021sebesar Rp.10.619.864.000,-

Tabel 2.6

Alokasi Anggaran Revisi 1

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2021

Tanggal

DIPA Kode Uraian Anggaran Keterangan

23 April 2021

4815

Dukungan Manajemen Pelaksanaan Program di Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

2.715.313.000

DIPA REVISI karena adanya penambahan anggaran Belanja Modal sebesar 4.611.450.000 4249 Dukungan Pelayanan Kekarantinaan di

Pintu Masuk Negara dan Wilayah

12.867.864.000

Jumlah 15.583.177.000

Pada tabel 2.6 diatas diketahui bahwa alokasi anggaran revisi 1 di KKP Kelas III Bengkulu pada tahun 2021mendapat tambahan belanja modal sebesar Rp.4.611.450.000,- sehingga anggaran KKP Kelas III Bengkulu menjadi Rp.15.583.177.000,-

(28)

Tabel 2.7

Alokasi Anggaran Revisi 2

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2021

Tanggal

DIPA Kode Uraian Anggaran Keterangan

28 Juni 2020

4815

Dukungan Manajemen Pelaksanaan Program di Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

3.147.313.000

DIPA REVISI karena adanya penambahan anggran Vaksinasi Covid 19 sebesar 432.000.000 4249 Dukungan Pelayanan Kekarantinaan di

Pintu Masuk Negara dan Wilayah

12.867.864.000

Jumlah 16.015.177.000

Pada tabel 2.7 diatas diketahui bahwa alokasi anggaran revisi 2 di KKP Kelas III Bengkulu pada tahun 2021mendapat tambahan untuk kegiatan mobile vaksin covid 19 sebesar Rp.432.000.000,- sehingga anggaran KKP Kelas III Bengkulu menjadi Rp.16.015.177.000,-

Tabel 2.8

Alokasi Anggaran Revisi 3

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2021

Tanggal

DIPA Kode Uraian Anggaran Keterangan

18 Oktober 2020

4815

Dukungan Manajemen Pelaksanaan Program di Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

3.147.313.000

DIPA REVISI karena adanya efisiensi anggaran Rupiah Murni sebesar 478.800.000 4249 Dukungan Pelayanan Kekarantinaan di

Pintu Masuk Negara dan Wilayah 12.389.064.000

Jumlah 15.536.377.000

Pada tabel 2.8 diatas diketahui bahwa alokasi anggaran revisi 3 di KKP Kelas III Bengkulu pada tahun 2021 terdapat efisiensi anggaran sebesar Rp.478.800.000,- sehingga anggaran KKP Kelas III Bengkulu menjadi Rp.15.536.377.000,-. Efisensi anggran rupiah murni ini terkait untuk peningkatan kapasitas ASN dikarenakan masih pandemic covid 19 sehingga banyak institusi yang belum membuka pelatihan secara tatap muka.

(29)

Tabel 2.9

Alokasi Anggaran Revisi 4

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2021

Tanggal

DIPA Kode Uraian Anggaran Keterangan

08 November

2020

4815

Dukungan Manajemen Pelaksanaan Program di Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

3.147.313.000

DIPA REVISI karena adanya efisiensi anggaran PNBP sebesar 618.760.000 4249 Dukungan Pelayanan Kekarantinaan di

Pintu Masuk Negara dan Wilayah 11.707.304.000 Jumlah 14.854.617.000

Pada tabel 2.9 diatas diketahui bahwa alokasi anggaran revisi 4 di KKP Kelas III Bengkulu pada tahun 2021 terdapat efisiensi anggaran PNBP sebesar Rp.618.760.000,- sehingga anggaran KKP Kelas III Bengkulu menjadi Rp.14.854.617.000,-. Efisensi anggaran PNBP ini dikarenakan masih pandemic covid 19 sehingga vaksinasi meningitis untuk Jamaah Umroh menurun yang berdampak rendahnya capaian target PNBP di KKP Kelas III bengkulu tahun 2021.

(30)

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

A. CAPAIAN KINERJA

Tahun 2021 merupakan tahun kedua pelaksanaan dari Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Kesehatan Tahun 2020 s.d 2024. Adapun pengukuran kinerja yang dilakukan adalah dengan membandingkan realisasi capaian dengan rencana tingkat capaian (target) pada setiap indikator, sehingga diperoleh gambaran tingkat pencapaian masing-masing indikator. Berdasarkan pengukuran kinerja tersebut diperoleh informasi menyangkut masing-masing indikator, sehingga dapat ditindaklanjuti dalam perencanaan program/kegiatan di masa yang akan datang agar setiap program/kegiatan yang direncanakan dapat lebih berhasil guna dan berdaya guna.

Sesuai dengan dokumen Penetapan Kinerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2021, terdapat 7 (tujuh) indikator kinerja kegiatan. yaitu:

2. Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan.

3. Persentase faktor risko yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan.

4. Indeks Pengendalian faktor risiko di pintu masuk negara.

5. Nilai kinerja anggaran.

6. Nilai indikator kinerja pelaksanaan anggaran.

7. Kinerja implementasi WBK Satker.

8. Persentase peningkatan kapasitas ASN sebanyak 20 JPL.

Manfaat pengukuran kinerja antara lain untuk memberikan gambaran kepada pihak pihak internal dan eksternal tentang pelaksanaan misi organisasi dalam rangka mewujudkan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam dokumen Renstra dan Penetapan Kinerja. Sasaran merupakan hasil yang akan dicapai secara nyata oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu dalam rumusan yang lebih spesifik, terukur, dalam kurun waktu 1 (satu) tahun. Dalam rangka mencapai sasaran, perlu ditinjau indikator-indikator kinerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu yang telah ditetapkan.

Sasaran Strategis Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu adalah:

1. Meningkatnya Pelayanan Kekarantinaan di Pintu Masuk Negara dan Wilayah 2. Meningkatnya Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Pada

Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

Capaian Kinerja KKP Kelas III Bengkulu pada tahun 2021 seperti yang tercantum pada tabel 3.1 dibawah ini:

(31)

Tabel 3.1

Capaian Kinerja KKP Kelas III Bengkulu Tahun 2021.

No Indikator Kerja

Kegiatan Target Capaian Persentase

Kinerja 1 Jumlah pemeriksaan

orang, alat angkut, barang dan lingkungan.

300.685 Sertifikat 355.618 Sertifikat 118 %

2 Persentase faktor risko yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan.

95 Persen 97.50 Persen 103 %

3 Indeks Pengendalian faktor risiko di pintu masuk negara.

90 Persen 97.94 Persen 109 %

4 Nilai kinerja anggaran 83 Poin 80.83 Poin 97 %

5 Nilai indikator kinerja pelaksanaan anggaran.

93 Poin 94.84 Poin 102%

6 Kinerja

implementasi WBK Satker.

75 Poin 78.78 Poin 105%

7 Persentase peningkatan kapasitas ASN sebanyak 20 JPL

40 Persen 33.33 Persen 83%

Dari tabel diatas dapat diketahui pencapaian kinerja dari 7 (tujuh) Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) terdapat 2 (dua) Indikator Kinerja yang tidak mencapai target dan 5 (lima) Indikator Kinerja melebihi target yang ditetapkan, uraian pencapaian kinerja masing-masing Indikator Kinerja Kegiatan adalah sebagai berikut:

1. Indikator Kinerja yang belum mencapai taget yang ditetapkan, yaitu :

a. Indikator Kinerja Persentase peningkatan kapasitas ASN sebanyak 20 JPL dari target kinerja 45% baru mencapai 33,33%. Sedangkan persentase kinerja sudah mencapai 83%.

b. Nilai kinerja anggaran dari target 93% baru mencapai 80,83%. Sedangkan persentase kinerja sudah mencapai 97%.

2. Indikator Kinerja yang sudah mencapai taget yang ditetapkan, yaitu :

a. Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan dari target 300.685 sudah mencapai target sebesar 355.618. Sedangkan persentase kinerja sudah mencapai 118%.

b. Persentase faktor risko yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan dari target 95% sudah mencapai target sebesar 97,50%. Sedangkan persentase kinerja sudah mencapai 102%.

c. Indeks pengendalian faktor risiko di pintu masuk negara dari target 90% sudah mencapai target sebesar 97,94%. Sedangkan persentase kinerja sudah mencapai 110%.

(32)

d. Nilai indikator kinerja pelaksanaan anggaran dari target 83% sudah mencapai target sebesar 94,84%. Sedangkan persentase capaian sudah mencapai 102%.

e. Kinerja implementasi WBK, dari target 75% sudah mencapai target sebesar 78,78%. Sedangkan persentase kinerja sudah mencapai 105%.

Pencapaian Kinerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tahun 2021 akan diuraikan sebagai berikut :

1. Jumlah Pemeriksaan Orang, Alat Angkut, Barang Dan Lingkungan a. Defenisi Operasional

Jumlah pemeriksaan penapisan orang, alat angkut, barang dan lingkungan yang dilakukan selama tahun 2021.

b. Rumus/ Cara Penghitungan Rumus :

Tabel 3.2

Jumlah Pemeriksaan Orang, Alat Angkut, Barang Dan Lingkungan Di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2021

c. Capaian Indikator

1) Perbandingan antara target kinerja dengan capaian pada indikator kinerja jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tahun 2021 dapat dilihat pada grafik 3.1 sebagai berikut :

(33)

- 100.000 200.000 300.000 400.000

Capaian 2020 Capaian 2021

103.162

355.618 300.685

355.618

260.000 280.000 300.000 320.000 340.000 360.000

TARGET 2021 CAPAIAN

2021

Grafik 3.1 Perbandingan target dengan capaian pada indikator kinerja Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tahun 2021.

Dari grafik 3.1 diatas dapat diketahui bahwa pencapaian kinerja indikator Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan di KKP Kelas III Bengkulu tahun 2021 sebanyak 355.618 sertifikat melampaui target tahun 2021 sebanyak 300.685 sertifikat. Hal ini terjadi dikarenakan tahun 2021 masih dalam masa pandemic Covid 19 sehinga terjadi pelonjakan pemeriksaan/ penerbitan dokumen E HAC (Health Alert Card) yang merupakan salah satu syarat bagi pelaku perjalanan baik domestik maupun internasional, dimana sebelumnya E HAC hanya digunakan bagi pelaku perjalanan Internasional saja.

2) Perbandingan antara capaian tahun 2021 dengan capaian tahun 2020 pada indikator kinerja jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tahun 2021 dapat dilihat pada grafik 3.2 sebagai berikut :

Grafik 3.2 Perbandingan capaian tahun 2021 dengan capaian tahun 2020 pada indikator kinerja Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu tahun 2021.

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

11 Melihat data ini, maka dapat dikatakan bahwa sebagian besar pelaku tindak pidana melihat masa pandemic Covid-19 merupakan kesempatan atau peluang untuk meraih

Alasan Peneliti Menggunakan teknik wawancara ini ialah untuk menganalisis data mengenai Dukungan Sosial Keluarga Terhadap Efikasi Diri Tuna Netra Guna Mengembalikan

Dalam perjalanan kegiatan tahun 2020 mengalami efisiensi anggaran dikarenakan untuk penanganan pandemic covid-19, sehingga diadakan penyesuaian untuk target dan capaian

Jadi kesimpulannya, penggunaan media komunikasi daring google classroom dalam kegiatan perkuliahan selama masa pandemic covid-19 di Universitas Dehasen Bengkulu

Adendum Surat Edaran Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 18 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Corona

Bahwa Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 6 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan lnternasional Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019

Secara keseluruhan, capaian kinerja tahun 2021 menunjukkan bahwa Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Palembang dapat memenuhi sasaran yang telah ditetapkan dengan

Dengan berlakunya Surat Edaran ini, maka Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 22 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam