KEPUTUSAN MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA TAHUN 2019

74  Download (0)

Teks penuh

(1)
(2)

KEPUTUSAN

MUSYAWARAH DAERAH II

GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA

TAHUN 2019

(3)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karna atas RahmatNya Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Tahun 2019 (MUSDA 2019) tanggal 20-22 Desember 2019 di Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara dapat terselenggara dengan baik.

Tujuan Musda 2019 ini sebagaimana diamanatkan dalam Undang – Undang RI Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, Anggaran Dasar Gerakan Pramuka dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka.

Musda 2019 telah menghasilkan keputusan-keputusan, sebagai amanat untuk dipedomani dan diimplementasikan baik oleh kepengurusan Kwarti Daerah Gerakan Pramuka masa bakti 2019-2024 maupun oleh kepengurusan Kwartir Cabang, Kwartir Ranting dan Gugus Depan yang berada di jajaran Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Kalimantan Utara.

Pada kesempatan ini pula kami sampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Panitia Pengarah (SC) dan Panitia Pelaksana (OC) Musda 2019 serta semua pihak yang telah membantu sehingga penyelenggaraan Musda 2019 ini dapat terlaksana dengan baik, tertib dan lancar, serta tidak lupa pula kami sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kekhilafan dan kekurangan dalam penyampaian hasil Musda 2019 ini belum adanya kesempurnaan sebagaimna yang kita harapkan bersama.

Akhir kata, semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan keberkahan dan kemudahan derap langkah dalam melaksanakan amanah dari keputusan-keputusan Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 tersebut. Aamiin…..

Demikian, atas perhatian dan kerjasama yang baik, kami ucapkan terimakasih.

Tanjung Selor, 23 Desember 2019

Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Ketua,

DR. H. SURIANSYAH, MAP

i

Keputusan Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019

(4)

KITA SATU

UNTUK PRAMUKA KALTARA

TERDEPAN

(5)

iii

Keputusan Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019

DAFTAR ISI

Halaman

1 Kata Pengantar ……….. i

2 Daftar Isi ……… iii

3 Keputusan MUSDA II Gerakan Pramuka tahun 2019 Nomor 01/MUSDA/2019, tentang

Kuorum Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 ……….. 1 4 Keputusan MUSDA II Gerakan Pramuka tahun 2019 Nomor 02/MUSDA/2019, tentang

Agenda Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 ……… 3 5 Keputusan MUSDA II Gerakan Pramuka tahun 2019 Nomor 03/MUSDA/2019, tentang Tata

Tertib Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 ……… 6 6 Keputusan MUSDA II Gerakan Pramuka tahun 2019 Nomor 04/MUSDA/2019, tentang

Presidium Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 ……… 12 7 Keputusan MUSDA II Gerakan Pramuka tahun 2019 Nomor 05/MUSDA/2019, tentang

Laporan Pertanggungjawaban Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa

bakti 2014-2019 ………. 13 8 Keputusan MUSDA II Gerakan Pramuka tahun 2019 Nomor 06/MUSDA/2019, tentang

Pengelompokan Sidang Komisi Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara

Tahun 2019 ……… 17

9 Keputusan MUSDA II Gerakan Pramuka tahun 2019 Nomor 07/MUSDA/2019, tentang Rekomendasi Organisasi Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Masa Bakti

2019-2024 ………. 21

10 Keputusan MUSDA II Gerakan Pramuka tahun 2019 Nomor 08/MUSDA/2019, tentang

Rencana Kerja Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Masa Bakti 2019 -2024 … 27 11 Keputusan MUSDA II Gerakan Pramuka tahun 2019 Nomor 09/MUSDA/2019, tentang

Persyaratan, Tata Cara, Dan Mekanisme Pemilihan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara 2019 – 2024, Tim Formatur Musda II – 2019, Dan Lembaga Pemeriksa

Keuangan Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara 2019 – 2024 ……….. 49 12 Keputusan MUSDA II Gerakan Pramuka tahun 2019 Nomor 10/MUSDA/2019, tentang Calon

Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Masa Bakti 2019 – 2024 ………….. 54 13 Keputusan MUSDA II Gerakan Pramuka tahun 2019 Nomor 11/MUSDA/2019, tentang Ketua

Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Masa Bakti 2019 – 2024 ……… 55 14 Keputusan MUSDA II Gerakan Pramuka tahun 2019 Nomor 12/MUSDA/2019, tentang TIM

FORMATUR MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA TAHUN

2019 ……….. 57

15 Keputusan MUSDA II Gerakan Pramuka tahun 2019 Nomor 13/MUSDA/2019, tentang Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Masa

Bakti 2019 – 2024 ………. 58 16 Keputusan MUSDA II Gerakan Pramuka tahun 2019 Nomor 14/MUSDA/2019, tentang

Jambore Daerah I Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2020 ……… 60 17 Keputusan MUSDA II Gerakan Pramuka tahun 2019 Nomor 15/MUSDA/2019, tentang

Raimuna Daerah I Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2020 ……… 61 18 Keputusan MUSDA II Gerakan Pramuka tahun 2019 Nomor 16/MUSDA/2019, tentang

Lomba Tingkat IV Pramuka Penggalang Kwartir Daerah Kalimantan Utara Tahun 2021 ……… 62 19 Keputusan MUSDA II Gerakan Pramuka tahun 2019 Nomor 17/MUSDA/2019, tentang

Karang Pamitran Daerah Tahun 2023 ………. 63 20 Keputusan MUSDA II Gerakan Pramuka tahun 2019 Nomor 18/MUSDA/2019, tentang

Perkemahan Wirakarya Tingkat Daerah Tahun 2022 ………. 64 21 Keputusan MUSDA II Gerakan Pramuka tahun 2019 Nomor 19/MUSDA/2019, tentang

Musyawarah Daerah III Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2024 ……… 65 22 Keputusan MUSDA II Gerakan Pramuka tahun 2019 Nomor 20/MUSDA/2019, tentang

Tuan Rumah Penyelenggaraan Hari Pramuka Tingkat Provinsi Kalimantan Utara ………. 66 23 Keputusan MUSDA II Gerakan Pramuka tahun 2019 Nomor 21/MUSDA/2019, tentang Tuan

Rumah Penyelenggaraan Rapat Kerja Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara ……… 67

(6)

KITA SATU

UNTUK PRAMUKA KALTARA

TERDEPAN

(7)

Keputusan Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019

(8)

KITA SATU

UNTUK PRAMUKA KALTARA

TERDEPAN

(9)

3 KEPUTUSAN

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA 2019 NOMOR : 02 / MUSDA / 2019

TENTANG

AGENDA MUSYAWARAH DAERAH II

GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA TAHUN 2019

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa,

Menimbang : a. bahwa Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 (Musda II - 2019) merupakan forum tertinggi Gerakan Pramuka Kalimantan Utara, diselenggarakan di Tanjung Selor Kabupaten Bulungan pada tanggal 20 – 22 Desember 2019;

b. bahwa agar penyelenggaraan Musda II - 2019 berjalan dengan baik, tertib, lancar dan terarah, perlu adanya agenda musyawarah;

c. bahwa sehubungan dengan itu perlu ditetapkan pengesahannya, yang dituangkan dalam Keputusan Musda II - 2019;

Mengingat : 1. Undang – Undang RI Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka;

2. Anggaran Dasar Gerakan Pramuka.

3. Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka.

4. Keputusan Musda II - 2019 Nomor 01/MUSDA/2019 tentang Kourum Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Uta ra Tahun 2019.

Memperhatikan : Hasil Sidang Pendahuluan Musda II - 2019 M E M U T U S K A N Menetapkan :

Pertama : Agenda Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini.

Kedua : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di : Tanjung Selor Pada tanggal : 21 Desember 2019

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA TAHUN 2019

Pimpinan Sidang Pendahuluan,

Drs. H. BADRUN, M.Si Ketua Kwarda Kaltara 2014 -2019

Keputusan Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019

(10)
(11)

3 Hari III, Minggu 22 Desember 2019

Sidang Pleno II dipimpin oleh Presedium Musda

08.30 – 10.00 Wita : Penyampaian Hasil Sidang Komisi A,B,C.

10.00 – 10.15 Wita : Rehat

10.15 – 12.00 Wita : 1. Penetapan Calon Ketua Kwarda

2. Penyampaian Gagasan dan Rencana Kerja Calon Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kaltara masa bakti 2019 – 2024

3. Pemilihan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kaltara 2019 – 2024 dengan mengutamakan musyawarah mufakat

4. Pengesahan Ketua Kwarda Terpilih

5. Pelantikan Ketua Kwarda masa bakti 2019 – 2024 oleh Presedium Musda

12.00 – 13.30 Wita : Ishoma

13.30 – 15.30 Wita : 1. Pemilihan dan Pengesahan Tim Formatur

2. Pemilihan dan Pengesahan Anggota LPK masa Bakti 2019 – 2024

15.30 – 16.00 Wita : Rehat

16.00 – 17.00 Wita : Penutupan Musda II Gerakan Pramuka Kaltara 2019 oleh Ketua Kwarda

Ditetapkan di : Tanjung Selor Pada tanggal : 21 Desember 2019

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA TAHUN 2019

Pimpinan Sidang Pendahuluan,

Drs. H. BADRUN, M.Si Ketua Kwarda Kaltara 2014 -2019

5

Keputusan Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019

(12)

KEPUTUSAN

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA 2019 NOMOR : 03 / MUSDA / 2019

TENTANG

TATA TERTIB MUSYAWARAH DAERAH II

GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA TAHUN 2019

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa,

Menimbang : a. bahwa Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 (Musda II - 2019) merupakan forum tertinggi Gerakan Pramuka Kalimantan Utara, diselenggarakan di Tanjung Selor Kabupaten Bulungan pada tanggal 20 – 22 Desember 2019;

b. bahwa agar penyelenggaraan Musda II - 2019 berjalan dengan baik, tertib, lancar dan terarah, perlu adanya Tata Tertib musyawarah;

c. bahwa sehubungan dengan itu perlu ditetapkan pengesahannya, yang dituangkan dalam Keputusan Musda II - 2019 ;

Mengingat : 1. Undang – Undang RI Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka;

2. Anggaran Dasar Gerakan Pramuka

3. Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka

4. Keputusan Musda II - 2019 Nomor 01/MUSDA/2019 tentang Kourum Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 5. Keputusan Musda II - 2019 Nomor 02/MUSDA/2019 tentang Agenda

Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019.

Memperhatikan : Hasil Sidang Pendahuluan Musda II – 2019.

M E M U T U S K A N Menetapkan :

Pertama : Tata Tertib Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini

Kedua : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di : Tanjung Selor Pada tanggal : 21 Desember 2019

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA TAHUN 2019

Pimpinan Sidang Pendahuluan,

Drs. H. BADRUN, M.Si Ketua Kwarda Kaltara 2014 -2019

(13)

10 LAMPIRAN

KEPUTUSAN MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA 2019

NOMOR : 03/MUSDA/2019 TATA TERTIB MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA 2019

BAB I

UMUM, DASAR, , WAKTU, TEMPAT, TUGAS DAN KOURUM Pasal 1

UMUM

1. Musyawarah Daerah Adalah Forum Tertinggi dalam Gerakan Pramuka tingkat Daerah 2. Musyawarah Daerah diadakan 5 (lima) Tahun

3. Musyawah Daerah dinyatakan sah jika dihadiri sekurang – kurangnya oleh dua pertiga jumlah kwartir cabang.

4. Tata tertib ini merupakan pedoman bagi seluruh peserta Musda II – 2019, agar seluruh acara dan persidangan dapat terlaksana dengan lancar, aman, tertib dan sukses

Pasal 2 DASAR

1. Undang – Undang RI Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka Pasal 30 Ayat 6 2. Anggaran Dasar Gerakan Pramuka Pasal 46 Ayat 3

3. Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka Pasal 79

4. Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor ... Tahun 2014 tentang Pengurus Kwarda

Pasal 3

WAKTU DAN TEMPAT

Musyawarah Daerah II Gerakan P ramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 selanjutnya disingkat Musda II – 2019 diselenggarakan pada tanggal 20 – 22 Desember 2019 di Hotel Grand Anugerah Jalan Sabanar Baru Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara.

Pasal 4 T U G A S Tugas Pokok Musda II - 2019 adalah :

1. Menilai dan mengesahkan Laporan Pertanggungjawaban Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2014 – 2019 termasuk pertanggungjawaban keuangan.

2. Penyampaian hasil pemeriksaan keuangan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara oleh Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwarda.

3. Membahas dan mengesahkan Rencana Kerja Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019 – 2024.

4. Memilih dan mengesahkan Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019 - 2024.

7 011 2015

Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2014 - 2019

Keputusan Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019

(14)

5. Memilih dan mengesahkan Tim Formatur untuk menyusun Pengurus Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019 – 2024.

6. Memilih dan mengesahkan Ketua dan anggota Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019 – 2024.

Pasal 5 QUORUM

1. Sidang Pendahuluan, Sidang Pleno dan Sidang Komisi dianggap memenuhi kuorum apabila dihadiri oleh dua pertiga jumlah Kwartir Cabang.

2. Apabila kuorom belum terpenuhi, maka sidang ditunda selama 2 x 10 menit,

3. Apabila ditunggu 2 x 10 menit, tetapi kuorum belum terpenuhi maka persidangan dapat dilanjutkan dan hasil sidang dinyatakan sah.

BAB II

PESERTA DAN PENINJAU Pasal 6

P E S E R T A

1. Peserta MUSDA II - 2019 terdiri dari Utusan Daerah dan Utusan Cabang yang diberi kuasa oleh Ketua Kwartir bersangkutan.

2. Utusan Kwarda berjumlah 8 (delapan) orang terdiri dari unsur Ketua Kwarda, Andalan Daerah, Pusdiklatda dan Dewan Kerja Daerah.

3. Utusan Kwarcab berjumlah 5 (lima) orang terdiri dari unsur Ketua Kwarcab, Andalan Cabang, Pusdiklatcab dan Dewan Kerja Cabang.

Pasal 7 P E N I N J A U

MUSDA II - 2019 akan membahas masalah – masalah Internal Gerakan Pramuka Kalimantan Utara dalam sidang – sidang terbatas ( Konfidensial ). Pada MUSDA II - 2019 terbuka kesempatan untuk menyertakan peninjau – peninjau, baik dari Daerah maupun dari Cabang.

a. Peninjau Daerah

Peninjau dari Daerah adalah berasal dari Anggota Mabida, Andalan Daerah, Pimpinan Saka, Anggota Dewan Kerja Daerah dan para pecinta Gerakan Pramuka yang masing – masing telah terdaftar dan ditetapkan oleh Panitia Pelaksana.

b. Peninjau Cabang

Peninjau dari Cabang adalah para Anggota Mabicab, Andalan Cabang, Dewan Kerja Cabang yang telah terdaftar dan ditetapkan Panitia Pelaksana.

BAB III

PELAKSANAAN SIDANG MUSDA II - 2019

Pasal 8 JENIS SIDANG 1. Sidang MUSDA II - 2019 terdiri dari :

a. Sidang Pendahuluan b. Sidang Pleno c. Sidang Komisi

2. Sidang dihadiri oleh peserta dan peninjau dari Daerah dan Cabang

(15)

10 3. Sidang Komisi terdiri dari :

a. Komisi A = Pembahasan dan Penetapan Rekomendasi Organisasi

b. Komisi B = Pembahasan Rencana Kerja Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019 – 2024

c. Komisi C = Pembahasan dan Penetapan Mekanisme Pemilihan serta syarat sah calon Ketua Kwarda, Tim Formatur, dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019 – 2024

4. Keanggotaan Komisi A dan B ditentukan oleh masing – masing Kwarcab dan Kwarda dengan jumlah yang seiimbang.

5. Keanggotaaan Komisi C terdiri dari Kwarda ( Andalan Daerah dan Pusdiklatda ) dan Kwarcab ( Ketua Kwarcab dan seorang yang ditunjuk oleh Ketua Kwarcab secara tertulis ), dan apabila diwakilkan harus menunjukan surat mandat khusus dari Ketua Kwarcab

Pasal 9

HAK SUARA DAN HAK BICARA 1. Utusan Daerah memiliki 1 ( satu ) hak suara.

2. Utusan Cabang memiliki 1 ( satu ) hak suara.

3. Peninjau Daerah dan Cabang dalam Sidang Pleno maupun Sidang Komisi tidak mempunyai hak suara tapi mempunyai hak bicara dengan siijin Ketua Sidang.

4. Juru bicara utusan diatur oleh ketua utusan.

Pasal 10

PENGAMBILAN KEPUTUSAN

1. Sesuai dengan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka pasal 87 ayat (1), (2) dan (3), untuk mengambil keputusan – keputusan MUSDA II - 2019 ditentukan sebagai berikut :

a. Diusahakan agar dapat dicapai atas dasar musyawarah untuk mufakat.

b. Jika tidak tercapai mufakat, maka MUSDA II - 2019 mengambil keputusan dengan cara pemungutan suara dan keputusan adalah sah apabila memperoleh lebih dari setengah jumlah suara yang hadir.

2. Pemungutan suara dilaksanakan secara langsung, kecuali :

a. Jika Pimpinan Sidang menganggap perlu, pemungutan suara dilakukan secara tidak langsung dan bersifat rahasia.

b. Pemungutan suara tentang hal – hal yang menyangkut pribadi seseorang di laksanakan secara tertulis dan rahasia.

Pasal 11 KETENTUAN SIDANG

1. Pandangan Umum meliputi masalah yang tercantum di dalam bahan – bahan materi yang disajikan dan hal – hal lain yang masih dianggap perlu.

2. Pandangan Umum dalam sidang Pleno dilakukan dalam 1 (Satu) babak dan waktu bagi masing – masing pembicara ditentukan oleh Ketua Sidang Pleno sesuai waktu yang tersedia.

3. Penilaian terhadap Laporan Pertanggungjawaban Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2014 – 2019 disampaikan melalui pandangan umum dalam sidang Pleno.

4. Sidang – sidang komisi membahas materi yang telah dibicarakan dalam sidang Pleno dan pandangan umum. Hasil sidang komisi dirumuskan oleh Tim Perumus, diajukan dan disahkan dalam sidang Pleno menjadi Keputusan MUSDA II - 2019.

5. Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2014 – 2019 mempunyai hak jawab atas pandangan umum.

6. Pengesahan Laporan Pertanggungjawaban Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2014– 2019 setelah melalui pandangan umum.

9

Keputusan Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019

(16)

7. Setelah Pengesahan pertanggungjawaban, maka kepengurusan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2014 – 2019 dinyatakan demisioner.

Pasal 12 PIMPINAN SIDANG

1. Ketua Kwarda memimpin Sidang Pendahuluan MUSDA II - 2019 sebelum terbentuk Presidium.

2. MUSDA II - 2019 dipimpin oleh suatu Presedium yang dipilih dari peserta utusan Daerah dan Cabang.

3. Presedium terdiri dari 3 ( tiga ) orang yang dipilih dari dan oleh peserta MUSDA II – 2019 yaitu : a. 1 ( satu ) orang Unsur Utusan Daerah

b. 2 ( dua ) orang Unsur Utusan Cabang yang berbeda ( mewakili wilayah daratan dan pulau ) 4. SIDANG PLENO

Presedium berwenang memimpin dan mengatur jalannya Sidang Pleno, dengan tidak menyimpang dari ketentuan – ketentuan dan peraturan Tata Tertib MUSDA II - 2019.

5. SIDANG KOMISI

a. Komisi menentukan Ketua, Sekretaris, dan Pelapor yang dipilih dari anggota komisi b. Sidang – sidang Komisi dipimpin oleh Ketua Komisi

c. Masing – masing Ketua Komisi berwenang mengatur jalannya sidang komisi yang bersangkutan dengan berpedoman pada tata tertib MUSDA II - 2019. Jika dianggap perlu, maka ketua komisi dapat meminta bantuan pimpinan MUSDA II - 2019 untuk memberikan penjelasan mengenai masalah yang dibahas oleh komisi yang bersangkutan.

BAB IV

TATA CARA PEMILIHAN KETUA KWARDA, FORMATUR DAN LEMBAGA PEMERIKSA KEUANGAN

Pasal 13

SYARAT & KETENTUAN CALON KETUA KWARDA Calon Ka. Kwarda harus memenuhi syarat dan ketentuan sebagai berikut : 1. Sehat Jasmani dan Rohani

2. Berperilaku sesuai dengan Satya dan Dharma Pramuka.

3. Calon Ketua Kwarda dalam 5 (lima) tahun terakhir aktif dalam Gerakan Pramuka

4. Menyatakan kesediaanya secara tertulis diatas kertas bermaterai untuk dicalonkan sebagai Ketua Kwarda dan disampaikan pada saat Musda II – 2019 dimulai dan setelah itu tidak ada pencalonan lagi.

5. Calon Ketua Kwarda wajib hadir saat pemilihan 6. Berdomisili di Ibukota Kalimantan Utara.

7. Menyampaikan Gagasan dan Rencana Kerja Calon Ketua Kwarda dalam Musda II – 2019 dalam bentuk paparan dan cetak.

Pasal 14

TATA CARA PEMILIHAN KETUA KWARDA

1. Komisi C menetapkan keabsahan dan mekanisme pemilihan calon Ketua Kwarda

2. Apabila di dalam Pandangan Umum dari utusan cabang menyebutkan salah satu nama calon dan memenuhi suara 50%+1 maka calon tersebut secara aklamasi sebagai ketua terpilih.

3. Jika hanya terdapat 1 (satu) calon saja maka calon tersebut langsung disahkan sebagai Ketua Kwarda.

(17)

11 4. Apabila calon lebih dari 1 (satu), maka ketentuan pemilihan sebagai berikut :

a. Dilakukan secara musyawarah untuk mufakat dan apabila tidak mencapai mufakat dilakukan pemungutan suara secara tertulis dan rahasia

b. Calon Ketua dinyatakan sah sebagai Ketua Kwarda masa bakti 2019 – 2024 apabila memperoleh lebih dari seperdua jumlah suara yang hadir.

5. Apabila dalam pemilihan Ketua Kwarda tidak satupun calon ketua memperoleh lebih dari seperdua jumlah suara yang hadir, maka pemilihan ketua diulang dan hanya 2 ( dua ) calon ketua yang memperoleh suara terbanyak yang mengikuti pemilihan, dan calon yang mendapatkan suara terbanyak menjadi Ketua Terpilih.

Pasal 15 TIM FORMATUR

1. Tim Formatur diketuai oleh Ketua Kwarda terpilih dan 4 (empat) orang anggota yang terdiri dari :

a. 1 (satu) orang Wakil Pengurus Lama yang ditunjuk oleh Ketua Kwarda Terpilih b. 1 (satu) orang Wakil Mabida yang ditunjuk oleh Ketua Mabida

c. 2 (dua) orang Wakil Kwartir Cabang yang berbeda.

2. Anggota formatur dipilih secara langsung dalam Musda II – 2019

3. Tim Formatur selambat – lambatnya 1 (satu) bulan bertugas menyusun Pengurus Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019 – 2024 dan menyusun pengurus Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019 – 2024.

Pasal 16

LEMBAGA PEMERIKSA KEUANGAN

1. Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara terdiri dari 5 (lima) orang yang berasal dari Kwarcab yang berbeda dan dipilih dalam Sidang Pleno.

2. Pengurus Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara terdiri atas Ketua, Wakil Ketua dan Tiga orang anggota dari Kwarcab yang berbeda.

3. Pemilihan dilakukan secara langsung oleh peserta Musda II – 2019

BAB IV L A I N - L A I N

Pasal 17 KETENTUAN LAIN

Hal – hal yang belum tercantum dalam Tata Tertib MUSDA II - 2019 ini, akan ditentukan dan ditetapkan oleh Pimpinan Sidang MUSDA II - 2019 dengan persetujuan peserta sidang.

Ditetapkan di : Tanjung Selor Pada tanggal : 21 Desember 2019

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA TAHUN 2019

Pimpinan Sidang Pendahuluan,

Drs. H. BADRUN, M.Si Ketua Kwarda Kaltara 2014 -2019

Keputusan Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019

(18)

KEPUTUSAN

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA 2019 NOMOR : 04 / MUSDA / 2019

TENTANG

PRESIDIUM MUSYAWARAH DAERAH II

GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA TAHUN 2019

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa,

Menimbang : a. bahwa Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 (Musda II - 2019) merupakan forum tertinggi Gerakan Pramuka Kalimantan Utara, dipimpin oleh suatu presidium yang dipilih oleh dari peserta musyawarah;

b. bahwa Presidium Musda II - 2019 beranggotakan 3 (tiga) orang terdiri dari 1 (satu) orang unsur Kwarda dan 2 (dua) orang unsur kwarcab yang berbeda c. bahwa sehubungan dengan itu perlu ditetapkan pengesahannya, yang

dituangkan dalam Keputusan Musda II - 2019 ;

Mengingat : 1. Undang – Undang RI Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka;

2. Anggaran Dasar Gerakan Pramuka

3. Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka

4. Keputusan Musda II - 2019 Nomor 03/MUSDA/2019 tentang Tata Tertib Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimanta n Utara Tahun 2019 Memperhatikan : Hasil Sidang Pendahuluan Musda II - 2019

M E M U T U S K A N Menetapkan :

Pertama : Presedium Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 di singkat Presedium Musda II – 2019 dengan susunan personalia sebagai berikut :

1. Ramli, SE Kwarda Ketua

2. H. Trisno Hadi, SKM, M.Si Kwarcab Nunukan Sekretaris

3. Arman, S.Pd Kwarcab KTT Anggota

Kedua : Presidium Musda II - 2019 bertugas memimpin jalannya Sidang Paripurna Musda II - 2019 agar berjalan dengan baik, tertib, dan lancar

Ketiga : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di : Tanjung Selor Pada tanggal : 21 Desember 2019

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA TAHUN 2019

Pimpinan Sidang Pendahuluan,

Drs. H. BADRUN, M.Si Ketua Kwarda Kaltara 2014 -2019

(19)

13 KEPUTUSAN

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA 2019 NOMOR : 05 /MUSDA/2019

TENTANG

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN

KWARTIR DAERAH GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA MASA BAKTI 2014 -2019

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa,

Menimbang : a. bahwa dalam pelaksanaan Musda II - 2019 , Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara berkewajiban menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban pelaksanaan program kerja dan keuangan masa bakti 2014 – 2019 kepada Musda II - 2019 sebagai pemegang kekuasaan tertinggi organisasi.

b. bahwa Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2014 – 2019 telah menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada Musda II - 2019 atas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang diembannya.

c. bahwa untuk itu perlu ditetapkan keputusan Musda II - 2019 tentang pengesahan laporan pertanggungjawaban Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2014 – 2019.

Mengingat : 1. Undang – Undang RI Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka;

2. Anggaran Dasar Gerakan Pramuka

3. Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka

4. Keputusan Musda II - 2019 Nomor 03/MUSDA/2019 tentang Tata Tertib Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 5. Keputusan Musda II - 2019 Nomor 04/MUSDA/2019 tentang Presidium

Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019

Memperhatikan : 1. Laporan pertanggungjawaban Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2014 – 2019 termasuk laporan pertanggungjawaban keuangan.

2. Pandangan Umum Kwarcab atas Laporan Pertanggungjawaban Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2014 – 2019 yang disampaikan pada Musda II - 2019

M E M U T U S K A N Menetapkan :

Pertama : Menerima dan menyetujui Laporan Pertanggungjawaban Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara termasuk laporan pertanggungjawaban keuangan masa bakti 2014 – 2019 dengan memperhatikan catatan/pandangan umum peserta Sidang Paripurna Musda II - 2019 sebagaimana terlampir yang merupakan bagian tak terpisahkan dari keputusan ini.

13

Keputusan Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019

(20)

Kedua : Dengan diterimanya laporan pertanggungjawaban tersebut maka kepengurusan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2014 – 2019 dinyatakan demisioner.

Ketiga : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di : Tanjung Selor Pada tanggal : 21 Desember 2019

Presedium Musda II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 Ramli, SE

H. Trisno Hadi, SKM, M.Si Arman, S.Pd

Kwarda

Kwarcab Nunukan Kwarcab Tana Tidung

Ketua Sekretaris Anggota

(21)

LAMPIRAN KEPUTUSAN

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA 2019 NOMOR : 05 /MUSDA/2019

CATATAN PANDANGAN UMUM

ATAS LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN

KWARTIR DAERAH GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA MASA BAKTI 2014 -2019

Secara umum Laporan Pertanggungjawaban Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019 – 2024 dapat diterima, namun ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan dan catatan yang disampaikan oleh Peserta Musda II - 2019 sebagai berikut :

1. Laporan Pertanggungjawaban harus disampaikan kepada peserta Musda II - 2019 lebih awal.

2. Pengurus Kwarda Kaltara Masa Bakti 2014 – 2019 terlalu gemuk, jumlah pengurusnya 103 orang tetapi yang aktif hanya orang – orang tertentu saja.

3. Anggaran Kwarda Kaltara 2015 sangat disayangkan ada pengembalian, kenapa tidak diberikan saja ke cabang – cabang.

4. Dalan laporan pertanggungjawaban keuangan kwarda kaltara untuk Anggaran 2016 dan 2017 tidak realistis, karena antara posisi penerimaan dan pengeluaran tidak semestinya saldonya nol rupiah, pasti ada sisa atau bahkan depisit.

5. Kwarcab Bulungan menerima LPJ Kwarda Kaltara masa bakti 2014 – 2019 dengan beberapa catatan.

6. Mengapresiasi Ketua Kwarda atas beberapa kegiatan yang dapat dilaksanakan demi mendorong kegiatan positif dan bertambahnya jumlah pembina yang mengikuti diklat kepramukaan.

7. Berharap kepengurusan akan datang, agar dapat membuat perencanaan yang lebih baik lagi sehingga seluruh aktifitas yang telah diprogramkan dapat diaktualisasikan secara baik.

8. Kwarcab Tarakan menerima LPJ Kwarda Kaltara masa bakti 2014 – 2019

9. Mempertanyakan kepengurusan Kwarda Kaltara masa bakti 2014 – 2019 yang ditahu hanya 1 orang saja.

10. LPJ yang disampaikan belum mengarahkan ke anggaran yang dilaksanakan 11. Kwarda dapat menyerahkan rincian penggunaan anggaran setiap tahunnya 12. Setiap Pengeluaragan dana harus jelas dan transparan

13. Dana yang dikembalikan ke kas daerah agar melampirkan bukti setoran dari bank 14. Mohon LPJ Kwarda dirapikan dan disesuaikan dengan penggunaan anggaran tersebut.

15. Dalam Laporan Keuangan Kwarda 2014 – 2019 agar mencantumkan penggunaan SPPD setiap orang.

Keputusan Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 15

(22)

16. Gaung Musda 2019 tidak terpublikasi dengan baik, biasanya di sepanjang jalan menuju ke tempat musda ada di pasang bendera atau umbul – umbul, tetapi satu benderapun tidak ada kelihatan.

17. Semoga Pengurus Kwarda Kaltara yang akan datang, dapat memberikan suntikan dana kepada Kwarcab

18. Kwarcab Nunukan dapat menerima LPJ Kwarda Kaltara masa bakti 2014 – 2019 19. Program kerja ada yang belum terlaksana, tetapi ada dana yang dikembalikan

20. Sumber Daya Manusia (SDM) Pengurus Kwarda tidak diberdayakan dengan maksimal 21. Kwarcab Tana Tidung pa da prinsipnya menerima LPJ Kwarda masa bakti 2014 – 2019.

22. Semoga Kedepan, Kwarda Kaltara lebih memperhatikan lagi tata kelola administrasi.

23. Jika Kemampuan tenaga Administrasi sangat terbatas, sebaiknya diberikan pelatihan Sistim Administrasi Kwartir (Sismintir)

Tanjung Selor, 21 Desember 2019

Presedium Musda II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara 2019

Ramli, SE

H. Trisno Hadi, SKM, M.Si Arman, S.Pd

Kwarda

Kwarcab Nunukan Kwarcab Tana Tidung

Ketua Sekretaris Anggota

(23)

KEPUTUSAN

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA 2019 NOMOR : 06 / MUSDA / 2019

TENTANG

PENGELOMPOKAN SIDANG KOMISI

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA TAHUN 2019 Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa,

Menimbang : a. bahwa Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 (Musda II - 2019) merupakan forum tertinggi Gerakan Pramuka Kalimantan Utara, akan menghasilkan keputusan yang akan menjadi pedoman pelaksanaan program dan kegiatan Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara;

b. bahwa pembahasan pada Sidang Komisi Musda II - 2019 akan membahas Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara akan membahas 3 (tiga) materi utama sehingga dipandang perlu untuk dibentuk kelompok sidang komisi;

c. bahwa sehubungan dengan itu perlu ditetapkan pengesahannya, yang dituangkan dalam Keputusan Musda II - 2019 ;

Mengingat : 1. Undang – Undang RI Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka;

2. Anggaran Dasar Gerakan Pramuka

3. Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka

4. Keputusan Musda II - 2019 Nomor 03/MUSDA/2019 tentang Tata Tertib Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 5. Keputusan Musda II - 2019 Nomor 04/MUSDA/2019 tentang Presidium

Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 Memperhatikan : Saran dan masukan peserta Sidang Paripurna Musda II - 2019

M E M U T U S K A N Menetapkan :

Pertama : Membentuk Pengelompokan Sidang Komisi Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 menjadi 3 (tiga) komisi sebagai berikut :

1. Komisi A : Rekomendasi Organisasi

2. Komisi B : Rencana Kerja Kwarda 2019 – 2024

3. Komisi C : Khusus yaitu persyaratan dan mekanisme pemilihan Ketua Kwarda masa bakti 2019 – 2024, Tim Formatur Musda II - 2019 dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwarda Kaltara.

Kedua : Keanggotaan Komisi A, Komisi B dan Komisi C adalah peserta Musda II - 2019 sebagaimana pada lampiran surat keputusan ini.

Ketiga : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di : Tanjung Selor Pada tanggal : 21 Desember 2019

Presedium Musda II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 Ramli, SE

H. Trisno Hadi, SKM, M.Si Arman, S.Pd

Kwarda

Kwarcab Nunukan Kwarcab Tana Tidung

Ketua Sekretaris Anggota

Keputusan Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 17

(24)

LAMPIRAN 1 KEPUTUSAN

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA 2019 NOMOR : 06 / MUSDA / 2019

TENTANG

PENGELOMPOKAN SIDANG KOMISI

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA TAHUN 2019

SUSUNAN KOMISI A

BIDANG REKOMENDASI ORGANISASI

Ketua Wakil Ketua Sekretaris Anggota

: : : :

Drs. Subroto Subagiyo H. Dadang WS, SE, MAP Sabri

1. Saiful Anwar, SE 2. Muyasaroh 3. Fitriansyah 4. Yuniardi 5. Riski Rikarna 6. Sahril

7. Dwi Reski Aditya

Kwarcab Tarakan Kwarcab Bulungan Kwarcab Nunukan Kwarda

Kwarda

Kawrcab Malinau Kwarcab Tana Tidung Kwarcab Tana Tidung Kwarcab Nunukan Kwarcab Nunukan

Ditetapkan di : Tanjung Selor Pada tanggal : 21 Desember 2019

Presedium Musda II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 Ramli, SE

H. Trisno Hadi, SKM, M.Si Arman, S.Pd

Kwarda

Kwarcab Nunukan Kwarcab Tana Tidung

Ketua Sekretaris Anggota

(25)

LAMPIRAN 2 KEPUTUSAN

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA 2019 NOMOR : 06 / MUSDA / 2019

TENTANG

PENGELOMPOKAN SIDANG KOMISI

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA TAHUN 2019

SUSUNAN KOMISI B

BIDANG RENCANA KERJA KWARDA 2019-2024

Ketua Wakil Ketua Sekretaris Anggota

: : : :

Thadjuddin Noor, M.Pd M. Makmur. MS Hari Prasetyo, SE 1. Djawadi 2. Dewiani

3. Dwi Nurwahjudi, S.Pd 4. Riza Rama Dhani 5. Dina Ariyati Fatika 6. Ahmad Abdullah 7. Ardiansyah, SE 8. Ibrahim 9. Hj. Asriani, ST 10. Nico Ruru, SP

Kwarcab Tarakan Kwarda

Kwarcab Tarakan Kwarcab Bulungan Kwarcab Bulungan Kawrcab Malinau Kwarcab Malinau Kwarcab Tana Tidung Kwarcab Nunukan Kwarcab Nunukan DKD

Kwarcab Tana Tidung Kwarcab Nunukan

Ditetapkan di : Tanjung Selor Pada tanggal : 21 Desember 2019

Presedium Musda II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 Ramli, SE

H. Trisno Hadi, SKM, M.Si Arman, S.Pd

Kwarda

Kwarcab Nunukan Kwarcab Tana Tidung

Ketua Sekretaris Anggota

Keputusan Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 19

(26)

LAMPIRAN 3 KEPUTUSAN

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA 2019 NOMOR : 06 / MUSDA / 2019

TENTANG

PENGELOMPOKAN SIDANG KOMISI

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA TAHUN 2019

SUSUNAN KOMISI C KOMISI KHUSUS

Ketua Wakil Ketua Sekretaris Anggota

: : : :

Drs. Firmannur, M.Si H. Trisno Hadi, SKM, M.Si Ismail Abubakar

1. Hj. Nurhasanah, M.Pd 2. H. Hermasyah R 3. Sarun, S.STP,MAP 4. Arman, S.Pd

5. Mas Aprian Noor, M.Pd 6. Alimuddin

Kwarcab Tarakan Kwarcab Nunukan Kwarcab Bulungan Kwarda

Kwarcab Nunukan Kwarcab Malinau Kawrcab Tana Tidung Kwarcab Tana Tidung Kwarcab Bulungan

Ditetapkan di : Tanjung Selor Pada tanggal : 21 Desember 2019

Presedium Musda II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 Ramli, SE

H. Trisno Hadi, SKM, M.Si Arman, S.Pd

Kwarda

Kwarcab Nunukan Kwarcab Tana Tidung

Ketua Sekretaris Anggota

(27)

KEPUTUSAN

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA 2019 NOMOR : 07/ MUSDA / 2019

TENTANG

REKOMENDASI ORGANISASI KWARTIR DAERAH

GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA MASA BAKTI 2019-2024

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa,

Menimbang : a. bahwa setelah memperhatikan hasil pembahasan komisi A Musda II - 2019, maka perlu menetapkan Rekomendasi Organisasi Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019-2024.

b. bahwa untuk itu perlu menetapkan dengan surat keputusan Musda II - 2019 . Mengingat : 1. Undang – Undang RI Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka;

2. Anggaran Dasar Gerakan Pramuka

3. Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka

4. Keputusan Musda II - 2019 Nomor 03/MUSDA/2019 tentang Tata Tertib Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 5. Keputusan Musda II - 2019 Nomor 04/MUSDA/2019 tentang Presidium

Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 Memperhatikan : Hasil sidang Komisi A Musda II – 2019.

M E M U T U S K A N Menetapkan :

Pertama : Rekomendasi Organisasi Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019-2024.

Kedua : Rekomendasi Organisasi Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019-2024 sebagaimana pada lampiran surat keputusan ini.

Ketiga : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di : Tanjung Selor Pada tanggal : 21 Desember 2019

Presedium Musda II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 Ramli, SE

H. Trisno Hadi, SKM, M.Si Arman, S.Pd

Kwarda

Kwarcab Nunukan Kwarcab Tana Tidung

Ketua Sekretaris Anggota

Keputusan Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 21

(28)

LAMPIRAN KEPUTUSAN

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA 2019 NOMOR : 07/ MUSDA / 2019

TENTANG

REKOMENDASI ORGANISASI

KWARTIR DAERAH GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA MASA BAKTI 2019 - 2024

A.

UMUM

a. Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019 – 2024 adalah lembaga kepemimpinan kolektif di tingkat Provinsi yang diketuai seorang Ketua, yang dalam menjalankan tugas dan kewajibannya bertanggungjawab kepada Musyawarah Daerah Gerakan Pramuka.

b. Pengurus Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019 – 2024 terdiri atas anggota dewasa putra dan putri serta ketua dan wakil ketua DKD secara ex – officio sebagai andalan daerah.

c. Organisasi Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019 – 2024 perlu disesuaikan dengan keperluan perkembangan Gerakan Pramuka di wilayah Propinsi Kalimantan Utara dan situasi kondisi, baik tenaga, sarana maupun luas wilayah kerja untuk melaksanakan fungsi kwarda yang efektif dan efisien.

d. Saat ini Kwartir Nasional Gerakan Pramuka masa bakti 2019 – 2023 mengalami perubahan struktur organisasi sesuai dengan Surat Keputusan Nomor 130 Tahun 2019 sehingga perlu dipertimbangkan penyesuaian struktur organisasi Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019 – 2024 untuk memudahkan koordinasi dan konsultasi antar bagian.

B.

DASAR

a. Undang – Undang RI Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka b. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka

c. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 222 Tahun 2007 tentang Petunjuk Penyelenggaran Organisasi dan Tata Kerja Kwartir Daerah Gerakan Pramuka

d. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 130 Tahun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kwartir Nasional Gerakan Pramuka 2019 - 2023

C.

REKOMENDASI ORGANISASI

A) KOMPOSISI PENGURUS KWARDA 2019 – 2024

a. Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019 – 2024 disusun dalam satu kepengurusan yang bersifat kolektif dan terdiri atas Andalan Daerah untuk masa bakti 5 (lima) tahun.

b. Memperhatikan Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 222 Tahun 2007 tentang Petunjuk Penyelenggaran Organisasi dan Tata Kerja Kwartir Daerah Gerakan Pramuka dan Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 130 Tahun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kwartir Nasional Gerakan Pramuka 2019 – 2023, maka untuk melaksanakan fungsi kwarda yang efektif dan efisien serta untuk mempermudah korespondensi dan koordinasi antara Kwarnas dan Kwarda maka disusun kepengurusan sebagai berikut :

(29)

1) Pimpinan Kwarda

a. 1 (Satu) orang Ketua Kwarda

b. 8 (delapan) orang Para Wakil Ketua Kwarda/Ketua Bidang : 1) Bidang Pembinaan Anggota Muda (Binamuda)

2) Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Binawasa) 3) Bidang Pembinaan Satuan & Bela Negara 4) Bidang Organisasi dan Hukum

5) Bidang Renbang & Keuangan

6) Bidang Aset, Sarana Prasarana dan Usaha 7) Bidang Kehumasan dan Informatika 8) Bidang Pengabdian Masyarakat c. 1 (satu) orang Sekretaris Kwarda d. 1 (satu) orang Bendahara

2) Andalan Daerah Urusan

Para Andalan Daerah lainnya memegang satu urusan tertentu sesuai dengan keahliannya yang dikelompokan dalam bidang – bidang yang diketuai oleh Wakil Ketua Kwarda, dengan komposisi urusan andalan daerah sebagai berikut :

a. Bidang Binamuda

1) Andalan Daerah Urusan Anggota Muda Putra = 3 (tiga) orang 2) Andalan Daerah Urusan Anggota Muda Putri = 3 (tiga) orang 3) Andalan Daerah Urusan Pramuka Berkebutuhan = 2 (dua) orang

Khusus

b. Bidang Binawasa

1) Andalan Daerah Urusan Anggota Dewasa Putra = 3 (tiga) orang 2) Andalan Daerah Urusan Anggota Dewasa Putri = 3 (tiga) orang 3) Andalan Daerah Urusan Rohani = 6 (enam) orang c. Bidang Bina Satuan dan Bela Negara

1) Andalan Daerah Urusan Penguatan Gudep = 2 (dua) orang 2) Andalan Daerah Urusan Penguatan Saka/Sako = 2 (dua) orang 3) Andalan Daerah Urusan Bela Negara = 2 (dua) orang d. Bidang Organisasi dan Hukum

1) Andalan Daerah Urusan Organisasi = 2 (dua) orang 2) Andalan Daerah Urusan Hukum & Kerjasama = 2 (dua) orang e. Bidang Renbang & Keuangan

1) Andalan Daerah Urusan Renbang = 2 (dua) orang 2) Andalan Daerah Urusan Keuangan = 2 (dua) orang f. Bidang Sarana Prasarana dan Usaha

1) Andalan Daerah Urusan Sarana Prasarana = 2 (dua) orang 2) Andalan Daerah Urusan Usaha = 2 (dua) orang g. Bidang Kehumasan dan Informatika

1) Andalan Daerah Urusan Humas & Dokumentasi = 2 (dua) orang 2) Andalan Daerah Urusan Kominfo = 2 (dua) orang h) Bidang Pengabdian Masyarakat

1) Andalan Daerah Urusan Sosial & Budaya = 2 (dua) orang 2) Andalan Daerah Urusan Lingkungan Hidup = 2 (dua) orang 3) Andalan Daerah Urusan Siaga Bencana = 2 (dua) orang Dari Susunan Kepengurusan diatas, perlu memaksimalkan peran Andalan sesuai urusan masing – masing sehingga dihindari kepengurusan yang gemuk bahkan mengakomodir kepentingan individu.

Komposisi Ideal Personalia kepengurusan Kwarda Kaltara 2019 – 2024 adalah : A. PIMPINAN KWARDA = 11 (Sebelas) orang

B. ANDALAN DAERAH URUSAN = 48 (empat puluh delapan) orang JUMLAH IDEAL ANDALAN DAERAH = 59 (lima puluh sembilan) orang

Keputusan Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 24

(30)

B) PENATAAN BADAN PELAKSANA KWARDA

Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019 – 2024 disusun Kwarda dalam melaksanakan tugas dan kegiatannya membentuk alat/badan pelaksana kwarda yang terdiri dari :

1) DEWAN KEHORMATAN DAERAH

a. Keanggotaan Dewan Kehormatan Daerah terdiri dari 5 (lima) orang dengan komposisi yang direkomendasikan :

1) 1 (satu) orang Unsur Mabida

2) 1 (satu) orang Unsur Andalan Daerah bidang Organisasi

3) 1 (satu) orang Unsur Andalan Daerah bidang binamuda/binawasa 4) 1 (satu) orang Unsur Pusdiklatda

5) 1 (satu) orang Anggota Kehormatan

b. Dewan Kehormatan Daerah dalam 5 tahun ke depan diharapkan selektif dalam mengeluarkan penghargaan bagi orang dewasa

2) PUSDIKLATDA

a. Mekanisme Penunjukan Kepala Pusdiklatda harus sesuai dengan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka Pasal 32 ayat (6) dan ayat (9).

b. Mengingat Esensi Kepramukaan adalah Pendidikan, maka dalam perencanaan anggaran setiap tahunnya perlu dialokasikan pos anggaran Peningkatan SDM Anggota Gerakan Pramuka melalui Diklat Kepramukaan dan Keterampilan.

3) DEWAN KERJA DAERAH

a. Peran Dewan Kerja Daerah dalam merencanakan dan menyelenggarakan temu giat dan diklat Penegak Pandega perlu dimaksimalkan dan diberikan alokasi anggaran khusus yang diposkan dan dikelola oleh DKD sendiri.

b. Komposisi Pengurus Dewan Kerja Daerah mengacu pada Jukran PPDK.

4) PINSAKA TINGKAT DAERAH

a. Keberadaan Pimpinan Saka Tingkat Daerah dalam 5 tahun ke depan perlu dimaksimalkan perannya dalam mengembangkan Sakanya, bukan sekedar sebagai alat kelengkapan kwarda tetapi bisa membangun komunikasi dan mempertajam program dengan Dinas Teknis yang mengampu saka.

b. Struktur Organisasi Pinsaka Daerah harus sesuai dengan Jukran yang ada.

5) STAF KWARDA

a. Staf Kwarda adalah pendukung teknis dan administratif tugas – tugas andalan daerah dalam menjalankan program kwarda, oleh karena itu tugas staf kwarda adalah menjalankan kebijakan pengurus kwarda, tidak sebaliknya.

b. Perlu dimaksimalkan manajemen pembinaan staf secara terstruktur.

c. Perlu diberdayakan Anggota Gerakan Pramuka yang punya kesempatan dan potensi kerja untuk diangkat sebagai staf kwarda untuk mengisi kebutuhan staf.

d. Perlu disusun Standar Operasional Pengelolaan Staf dan Sekretariat.

e. Memperhatikan kesejahtraan dari sisi kesejahtraan dan kesehatan sesuai aturan dan ketentuan masing-masing daerah.

f. Memberikan tanda penghargaan Gerakan Pramuka sesuai ketentuan.

C) REKOMENDASI MASA DEPAN

Dalam rangka upaya – upaya konsolidasi dan pengembangan Kwarda Kaltara di masa depan, beberapa hal yang direkomendasikan sebagai berikut :

1. Kepramukaan adalah Organisasi Pendidikan, oleh karena itu Kwarda Kaltara dalam merumuskan kebijakan mengutamakan Nilai – Nilai Pendidikan.

2. Merekomendir kepada pengurus yang baru untuk mencari sumber – sumber dana di luar anggaran APBD.

(31)

3. Agar pengurus kwarda yang baru diisi oleh orang – orang yang memiliki Pemahaman tentang Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan dan mewakili lima kwartir cabang se kaltara.

4. Penyusunan dan Penetapan Rencana Kerja dan Belanja Tahunan Kwarda telah melewati tahapan Rakerda dan dapat mengakomodir program di cabang.

5. Kepada pengurus yang baru harus segera mengusahakan pengadaan Kantor Kwarda yang ideal dan Bumi Perkemahan.

6. Mengkoordinasikan Kegiatan – Kegiatan Pendidikan Kepramukaan yang dilaksanakan oleh Lembaga/Instansi di Wilayah Kaltara agar dalam penatalaksanaan teknis kegiatannya melibatkan Kwarda, tidak hanya menjadi narasumber, akan tetapi dilibatkan dalam merumuskan ketercapaian tujuan kegiatan.

7. Agar Kwarda lebih proaktif dalam proses Pendidikan yang mengedepankan Kompetensi dan Karakter

8. Kwarda Kaltara hendaknya proaktif memikirkan penerimaan siswa baru di satuan pendidikan lewat jalur prestasi Kepramukaan.

9. Kwarda Kaltara wajib memberikan bantuan Operasional kepada Kwarcab se Kaltara sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

10. Informasi kegiatan maupun yang berkaitan dengan Gerakan Pramuka, harus melalui satu pintu, yaitu secretariat kwartir dimasing-masing wilayah.

11. Meminta rekomendasi dari ka.mabida yang diteruskan ke Ka.mabicab se kaltara terhadap kegiatan Gerakan Pramuka yang harus ditindaklanjuti agar mendapat dukungan financial dan lainnya.

12. Penerbitan KTA bagi anggota Gerakan Pramuka di semua jenjang.

D.

PENUTUP

Demikian Rekomendasi Organisasi ini disusun yang merupakan manifestasi dari komitmen dan tanggung jawab bersama demi kemajuan Pembinaan dan Pengembangan Kepramukaan di Kalimantan Utara.

Semoga upaya – upaya yang kita lakukan mendapat kemudahan dari Tuhan Yang Maha Esa.

Ditetapkan di : Tanjung Selor Pada tanggal : 21 Desember 2019

Presedium Musda II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 Ramli, SE

H. Trisno Hadi, SKM, M.Si Arman, S.Pd

Kwarda

Kwarcab Nunukan Kwarcab Tana Tidung

Ketua Sekretaris Anggota

Keputusan Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 26

(32)

KEPUTUSAN

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA 2019 NOMOR : 08/ MUSDA / 2019

TENTANG

RENCANA KERJA

KWARTIR DAERAH GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA MASA BAKTI 2019-2024

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa,

Menimbang : a. bahwa setelah memperhatikan hasil pembahasan komisi B Musda II - 2019, maka perlu menetapkan Rencana Kerja Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019-2024.

b. bahwa untuk itu perlu menetapkan dengan surat keputusan Musda II - 2019 . Mengingat : 1. Undang – Undang RI Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka;

2. Anggaran Dasar Gerakan Pramuka

3. Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka

4. Keputusan Musda II - 2019 Nomor 03/MUSDA/2019 tentang Tata Tertib Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 5. Keputusan Musda II - 2019 Nomor 04/MUSDA/2019 tentang Presidium

Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 Memperhatikan : Hasil sidang Komisi B Musda II – 2019.

M E M U T U S K A N Menetapkan :

Pertama : Rencana Kerja Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019-2024.

Kedua : Rencana Kerja Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019-2024 sebagaimana pada lampiran surat keputusan ini.

Ketiga : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di : Tanjung Selor Pada tanggal : 21 Desember 2019

Presedium Musda II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 Ramli, SE

H. Trisno Hadi, SKM, M.Si Arman, S.Pd

Kwarda

Kwarcab Nunukan Kwarcab Tana Tidung

Ketua Sekretaris Anggota

(33)

LAMPIRAN KEPUTUSAN

MUSYAWARAH DAERAH II GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA 2019 NOMOR : 08/ MUSDA / 2019

TENTANG

RENCANA KERJA

KWARTIR DAERAH GERAKAN PRAMUKA KALIMANTAN UTARA MASA BAKTI 2019-2024

BAB I PENDAHULUAN

A. Umum

Gerakan Pramuka yang awal kelahirannya disahkan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 238 tanggal 20 Mei 1961 merupakan fusi dari 60 organisasi kepanduan di Indonesia. Dengan demikian Gerakan Pramuka merupakan pengejawantahan tekad bersama persekutuan organisasi kepanduan yang ada di Indonesia. Berdasarkan fakta sejarah tersebut, Gerakan Pramuka juga sering disebut sebagai Alat Pemersatu Bangsa.

Dalam perjalanannya, legalitas Gerakan Pramuka makin diperkuat dengan lahirnya Undang Undang No. 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Selanjutnya Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan Peraturan Menteri Nomor 063 Tahun 2014 tentang Ekskul Wajib Pendidikan Kepramukaan untuk mendukung pelaksanaan Kurikulum 2013 dan Program Penguatan Pendidikan Karakter bagi siswa.

Kepramukaan adalah Gerakan Pendidikan Nonformal yang dirintis oleh Baden Powell pada tahun 1907. Ide tentang Metode Kepramukaan awalnya tergugah dari kondisi anak muda Inggris saat itu yang terlihat jauh dari nilai-nilai karakter yang baik. Berbekal pengalamannya sebagai perwira militer, dia mengajak berkemah anak -anak muda Inggris yang didalamnya diisi dengan berbagai kegiatan keterampilan dan petualangan di alam terbuka dan pada malam harinya ditutup dengan bercerita tentang nilai-nilai kehidupan di sekitar hangatnya api unggun (cerita unggun).

Gagasan ini ia tuangkan kedalam Buku ‘Scouting for Boys’ (Memandu untuk Putra) yang kemudian tersebar keseluruh dunia termasuk Indonesia yang dibawa oleh Belanda pada 1912.

Berdasarkan Undang Undang Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2010, Gerakan Pramuka mempunyai tugas pokok mendidik kaum muda Indonesia menjadi insan yang memiliki karakterbaik, beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, berkecakapan hidup, sehat jasmani dan rohani dan siap sedia membangun bangsa dan negara Indonesia.

Keputusan Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 28

(34)

Pelaksanaan Tugas Pokok Gerakan Pramuka tersebut dapat menjadi solusi atas fenomena global yang ditandai dengan pesatnya kemajuan teknologi yang dapat berdampak pada kondisi anak muda di Indonesia, agar mereka terhindar dari sikap individualis, menurunnya rasa gotong- royong, dan kurang mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Gerakan Pramuka dengan Janji (Trisatya) dan Ketentuan Moral (Dasadarma) harus siap menjadi garda terdepan dalam mempertahankan dan memelihara Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hymne Satya Darma Pramuka tegas menyebutkan bahwa Pramuka Indonesia adalah ‘Manusia Pancasila’ yang akan mendarmakan satyanya serta membaktikan darmanya untuk kejayaan Indonesia.

Penerapan nilai dan semangat kebangsaan tersebut di atas diberikan melalui Metode Kepramukaan. Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan merupakan ciri khas Gerakan Pramuka dalam memberikan penguatan karakter bagi seluruh anggotanya sehingga memiliki rasa kepedulian dan gotong-royong yang tinggi, cinta tanah air dan bangsa serta memiliki ketrampilan hidup menjadikannya insan yang kuat, mandiri dan bermanfaat untuk masyarakat.

Gerakan Pramuka Indonesia sebagai bagian dari Organisasi Kepanduan Dunia (World Organization of Scout Movement), juga berperan aktif dalam diplomasi dan kegiatan kepramukaan di tingkat dunia serta berkontribusi dalam mewujudkan visi dan misi Pramuka Dunia.

Keikutsertaan tersebut tercermin dalam keterlibatannya pada kepengurusan dan Tim Pelatih Pramuka Regional Asia-Pasifik, pengurus dan sekretariat tetap Asosiasi Pramuka ASEAN (ASARC) dan aktif dalam kegiatan dunia, regional Asia- Pasifik, sub regional ASEAN maupun bilateral.

Pendidikan kepramukaan tersebut diatas dilakukan secara bertahap, berjenjang, inovatif, dan berkelanjutan guna terwujudnya Pramuka yang relevan dengan kebutuhan anak muda untuk melakukan perubahan. Dalam rangka menjamin berkelanjutan pendidikan tersebut perlu disusun rencana strategis sebagai pedoman bagi Gerakan Pramuka dalam mengimplementasikan nilai dan keterampilan hidup sehingga Gerakan Pramuka menjadi pilihan utama bagi pembentukan karakter kaum muda dalam ikut serta memberikan kontribusi kepada pembangunan dan kemajuan bangsa Indonesia.

B. D a s a r

a. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

b. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

c. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka.

d. Keputusan Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka Tahun 2018 Nomor 07/Munas/2018 tentang Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka.

e. Keputusan Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka Tahun 2 018 Nomor 08/Munas/2018 tentang Perubahan Arah Kebijakan Gerakan Pramuka Tahun 2014-2034 menjadi 2014-2045.

f. Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 141 Tahun 1999 Tentang Sistem Perencanaan,

(35)

C. Maksud dan Tujuan

Maksud disusunnya Rencana Kerja Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan utara 2019 – 2024 adalah untuk memberikan arah, gambaran dan pemahaman kepada jajaran Gerakan Pramuka di Kalimantan Utara dalam rangka mempersiapkan kaum muda yang berwatak dan berkepribadian.

Tujuan Rencana Kerja Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara masa bakti 2019 - 2024 adalah untuk mewujudkan kondisi yang diinginkan agar secara bertahap Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara mampu melaksanakan kegiatan – kegiatan yang disusun dalam program tahunan secara terencana, terpadu dan berkesinambungan.

D. Alur Penyusunan

a. Penyusunan Renja Gerakan Pramuka Kalimantan Utara 2019 –2024 diawali dengan mengumpulkan berbagai kebijakan dan program yang terkait dengan pendidikan karakter, pendidikan sumberdaya manusia dan cinta tanah air dan bangsa.

b. Proses penyusunan dilakukan dengan cara mengambil intisari dari berbagai rujukan kebijakan dan program yang terkait dengan pendidikan generasi muda serta kontribusi Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter kaum muda Indonesia melalui pendidikan non formal. Rujukan Utama sebagai dasar penyusunan Renja Gerakan Pramuka Kalimantan Utara 2019 – 2024 adalah Arah Kebijakan Gerakan Pramuka 2014 – 2045 dan Rencana Strategis Gerakan Pramuka 2019 – 2024

c. Renja Gerakan Pramuka Kalimantan Utara 2019 – 2024 disusun dengan memperhatikan keadaan pembinaan dan pengembangan kepramukaan di Kalimantan Utara selama 5 tahun terakhir dan mempertimbangkan upaya – upaya akselarasi pembinaan dan pengembangan Kepramukaan di masa depan sehingga Gerakan Pramuka Kalimantan Utara mampu setara dengan daerah lain.

BAB II PENILAIAN KEADAAN

A. Kondisi Gerakan Pramuka a. Kekuatan

Secara umum masyarakat dan pemerintah masih menilai Gerakan Pramuka memiliki peran dan menjadi mitra strategis dalam ikut mendidik dan membina kaum muda Indonesia.

Perangkat yang menjadi kekuatan Gerakan Pramuka Kalimantan Utara dalam mengembangkan Kepramukaan adalah :

1) Regulasi Gerakan Pramuka:

a) Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka menjadi dasar yang kuat bagi Gerakan Pramuka dalam menjalankan fungsi dan perannya sebagai lembaga pendidikan nonformal, baik secara internal maupun eksternal.

Keputusan Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 30

(36)

b) Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka (AD dan ART).

AD dan ART Gerakan Pramuka yang berlaku sekarang adalah Keputusan Musyawarah Nasional X Gerakan Pramuka Tahun 2018 Nomor 07/Munas/2018.

c) Petunjuk Penyelenggaraan dan Pedoman/Panduan organisasi yang telah dimutakhirkan.

2) Permendiknas Nomor 63/2014 tentang Kegiatan Ekstra Kurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan bagi siswa di SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK.

3) Jumlah pembina, pelatih, andalan, dan staf kwartir serta majelis pembimbing tahun hingga tahun 2019 terus bertambah. Melalui beberapa kursus di Kwartir selama 2 tahun meningkat sehingga jumlah anggota dewasa menjadi bertambah.

4) Gugusdepan berbasis komunitas.

Ada beberapa komunitas yang telah mendirikan Satuan Komunitas Pramuka beserta dengan gugus depannya.

5) Banyak anggota Dewasa yang memiliki dedikasi tinggi pada Gerakan Pramuka.

Dari data di atas terbukti bahwa jumlah anggota dewasa yang berdedikasi membaktikan diri pada pembinaan anggota muda tetap tinggi.

6) Organisasi terstruktur dari tingkat gugus depan hingga tingkat Daerah.

Hingga saat ini Gerakan Pramuka Kalimantan Utara memiliki 5 kwartir cabang, memiliki kantor kwartir cabang pada setiap ibukota kabupaten

7) Anggota Gerakan Pramuka terlibat aktif di tingkat Nasional

8) Gerakan Pramuka telah memiliki Surat Hak Cipta (Surat Pendaftaran Ciptaan) yang berlaku selama 50 tahun sejak bulan April 2003 dengan jenis ciptaan Seni Logo ”TUNAS KELAPA” dan sertifikat merek yang berlaku selama 10 (sepuluh) tahun terhitung sejak bulan Januari/Februari 2014.

9) Program kegiatan dan pertemuan Pramuka di tingkat daerah , cabang, ranting dan gugus depan terus bergeliat

10) Telah berkembangnya kerjasama dengan berbagai organisasi dan instansi

b. Kelemahan

Ada beberapa kelemahan atau tantangan dalam Gerakan Pramuka yang telah diidentifikasi dan perlu segera ditindak-lanjuti, yaitu:

1) Sejumlah petunjuk penyelenggaran (jukran) yang diterbitkan Kwartir Nasional kontra dan sudah tidak sesuai dengan perkembangan situasi dan kondisi terakhir.

2) Sejumlah kecakapan umum dan khusus peserta didik perlu mendapatkan pengakuan dari lembaga sertifikasi profesi.

3) Masih ada gudep-gudep berbasis di satuan pendidikan belum berjalan optimal. Belum optimalnya gudep-gudep tersebut di atas adalah karena berbagai sebab:

a) Kurangnya keterlibatan pimpinan lembaga pendidikan, para guru, orangtua murid.

b) Kualitas dan kuantitas pembina belum memadai (terlebih pembina putri).

c) Sarana dan prasarana masih kurang.

(37)

4) Kualitas dan kuantitas Pelatih Pembina Pramuka.

Proses pendidikan kepramukaan yang baik sangat ditentukan oleh kualitas dan kuantitas Pembina Pramuka dan Pelatih Pembina Pramuka. Rasio pembina dan peserta didik yang ideal adalah 1 : 20. Saat ini masih lebih dari 1 : 40. Rasio yang masih rendah tersebut masih ditambah dengan sebaran yang tidak merata. Sehingga untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pembina diperlukan pelatih dengan jumlah dan mutu memadai.

Disamping itu pola berfikir pelatih dan pembina pramuka yang masih melihat Kepramukaan itu seperti zamannya dulu. Mereka masih mengembangkan Pendidikan dan Pelatihan kepramukaan dengan pola tradisional dan Konvensional.

5) Penguatan Majelis Pembimbing.

Sejumlah Majelis Pembimbing belum memberikan dukungan moril, material, finansial maupun organisatoris secara optimal. Untuk itu perlu upaya pendekatan dan koordinasi serta konsultasi secara terus menerus oleh pengurus kwartir.

6) Tenaga Pramuka Profesional (professional scouter).

Sejumlah tenaga profesional Pramuka sebagai pelaksana kebijakan (scout executive) operasional sehari-hari perlu diperkuat dan ditingkatkan profesionalitasnya.

7) Andalan kwartir.

Dibutuhkan Andalan Kwartir yang memiliki kecintaan dan komitmen tinggi untuk mendukung dan memajukan kepada Gerakan Pramuka. Sejumlah Andalan Kwartir belum cukup memiliki pengetahuan dan pengalaman kepramukaan

8) Implementasi materi pendidikan dan pelatihan.

Materi pendidikan dan pelatihan sudah dimutakhirkan, akan tetapi implementasi pendidikan dan pelatihan yang telah dimutakhirkan belum disosialisasikan dan dilaksanakan dengan baik hingga tingkat kwartir ranting.

9) Kuantitas dan kualitas buku-buku panduan kurang memadai. Buku-buku panduan dan penyebarannya masih terbatas.

10) Kegiatan Gerakan Pramuka perlu ditingkatkan dan dimutakhirkan terus-menerus agar tetap memiliki daya tarik bagi kaum muda.

Kurangnya kreatifitas pembina menyebabkan kegiatan di gugus depan kurang menarik.

Penurunan jumlah peserta didik secara signifikan terjadi pada tingkatan penegak dan pandega.

11) Sistem Informasi Manajemen Gerakan Pramuka belum optimal.

Salah satu syarat yang wajib dipenuhi oleh organisasi modern adalah adanya sistem informasi manajemen yang digunakan untuk menetapkan kebijakan organisasi. Sistim informasi dan manajemen belum dikelola dan dimanfaatkan secara optimal

12) Pendataan dan Pendaftaran Anggota Gerakan Pramuka.

Sistem pendataan dan pendaftaran anggota dengan program data dasar dan akreditasi gudep secara on-line sudah dibuat, namun masih perlu terus disosialisasikan dan dikampanyekan agar kesadaran anggota untuk mendaftarkan diri dapat tumbuh dan berkembang.

Keputusan Musyawarah Daerah II Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2019 32

Figur

Memperbarui...

Referensi

Related subjects :

Pindai kode QR dengan aplikasi 1PDF
untuk diunduh sekarang

Instal aplikasi 1PDF di