• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR ISI. 1.1 Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuan Luaran Kegunaan Program...7

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "DAFTAR ISI. 1.1 Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuan Luaran Kegunaan Program...7"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

Bab 1. Pendahuluan ...4

1.1 Latar Belakang ...6

1.2 Rumusan Masalah ...6

1.3 Potret,Profil,Dan Kondisi Khalayak Sasaran ...6

1.4 Tujuan ...6

1.5 Luaran ...6

1.6 Kegunaan Program ...7

Bab 2. Gambaran Umum Masyarakat Mitra ...8

Bab 3. Metode Pelaksanaan ...10

Bab 4. Biaya dan Jadwal Kegiatan ...12

4.1 Biaya ...12

4.2 Jadwal Kegiatan ...12

Daftar Pustaka ... 13

Lampiran ... 14 Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota, Biodata Dosen Pendamping ...

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan ...

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan Dan Pembagian Tugas ...

Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Pelaksana ...

Lampiran 5. Surat Pernyataan Kesediaan Dari Mitra ...

Lampiran 6. Denah Detail Lokasi Mitra ...

(2)

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Belakangan ini banyak para orang tua meragukan motorik anak terhadap hobi skateboard. Hobi skateboard seringkali dianggap hobi yang ekstrim dan tidak disarankan para orang tua untuk membekali anaknya hobi tersebut. Melihat perkembangan atletik skateboard atau skateboarder terutama di Surabaya ini seperti tidak ada penerusnya, tidak seperti ramainya di Bali dan Jakarta. Sedangkan saya melihat di Surabaya ini ada potensi dari para senior skateboarder untuk mengajarkan terhadap anak – anak dini untuk meneruskan di Surabaya.

Maka dari itu saya dan para anggota siap untuk mengenalkan hobi ini dan setidaknya bisa menarik para anak – anak dini untuk meneruskan skateboarder di Surabaya yang sudah tidak ramai lagi. Hal ini juga bisa meminimalisir anak – anak untuk tidak bermain gadget. Dan alangkah baiknya lagi jika ini bisa mendidik motorik anak hingga dewasa, menambah relasi, dan memenangkan perlombaan hingga internasional dan positifnya bisa mendapatkan sponsor sambil menjalankan hobi sesuai passion.

1.2 Rumusan Masalah

Rumusan masalah yang akan di pecahkan melalui program ini pada dasarnya yaitu:

1. Melatih motorik anak dengan pembelajaran bermain skateboard.

2. Melatih Kepercayaan diri dan mental anak melewati bermain skateboard 3. Melatih ketekunan dan kesabaran saat belajar bermain skateboard 1.3 Profil dan Kondisi Khalayak Sasaran

Kondisi di lingkungan Lembaga SD-SMA Muhammadiyah yang membutuhkan hobi atau motorik pada tahun 2021-2022 saya telah melihat adanya potensi dikarenakan teman atau saya ada di tempat tersebut, tetapi masalah yang dihadapi tidak ada pengajaran atau ekstrakulikuler bermain skateboard meskipun disana telah ada beberapa anak yang bermain skateboard. Disanalah motivasi saya untuk membantu anak – anak tersebut. Sasaran kegiatan ini ialah membantu anak – anak Lembaga tersebut dengan pengenalan belajar bermain skateboard untuk meningkatkan motorik atau potensi skateboarder di Surabaya.

(3)

1.4 Tujuan

Meski olahraga ini tergolong ekstrim dan banyak resiko ada banyak cara meminimalisir hal tersebut dan tujuan dari mengajari skateboard dikalangan usia dini adalah :

1. Kesehatan Motorik

Saat berlatih, anak melakukannya dengan seluruh energi sehingga tubuh memaksimalkan gerak otot, badan, dan tulang. Dari melatih otot kaki, hingga lengan untuk menyeimbangkan.

2. Kepercayaan Diri

Bagi anak yang susah untuk terbuka dengan orang lain atau sulit membaur, melalui skateboard bisa menjadi Latihan anak untuk meningkatkan kepercayaan diri.

3. Kesabaran dan Ketekunan

Ketika berlatih hingga anak terjatuh dan gagal, anak – anak akan berlatih kesabaran dan ketekunan bahwa sesuatu progress bermain skateboard tidak segampang yang dibayangkan dari situ tahap dimana, bermain skateboard melatih mental sejak kecil.

4. Tidak Judgemental

Yaitu mengajarkan para anak kecil sejak dini bahwa tampilan tidak boleh dihakimi, karena banyak orang menggiring opini bahwa bermain skateboard adalah relasi yang nakal karena dari gaya berpakaian skateboarder. Namun dibalik itu terdapat ikatan persaudaraan yang kuat karena jika ada yang terjatuh mereka akan saling membantu untuk berdiri lagi.

1.5 Luaran

Luaran yang diharapkan dari program ini adalah :

a. Adanya penerus skateboarder di Surabaya yang sudah tidak ramai lagi.

b. Menambah relasi di dunia skateboarder hingga Internasional.

c. Melatih motorik anak terhadap bermain skateboard.

d. Melatih kepercayaan diri dan Mental saat dihadapkan dengan perlombaan.

e. Menjadi passion sehingga mendapat sponsor dan bisa meneruskan hobi.

1.6 Kegunaan Program 1. Melatih keseimbangan

Tidak semua orang bisa langsung andal bermain skateboarding. Sebab, harus bisa benar-benar menjaga keseimbangan dan koordinasi. Utamanya, mengandalkan kekuatan otot punggung bagian bawah dan juga perut. Ini penting demi bisa melakukan gerakan maju dan mundur.Selain itu, skateboarding mengharuskan Anda untuk tetap aktif menggunakan otot core. Ini penting agar postur tubuh bisa tetap tegak sekaligus seimbang.

(4)

2. Menjaga kesehatan jantung

Menariknya, skateboarding adalah olahraga yang termasuk dalam aerobik.

Rata-rata detak jantung pemain skateboard akan meningkat hingga 140-160 kali per menitnya. Bahkan, bisa lebih tinggi lagi tergantung pada intensitas olahraga yang dilakukan.

3. Menjaga kadar gula darah

Bagi yang ingin menjaga kadar gula darah dengan aktivitas fisik, skateboarding bisa jadi pilihan. Sebab,olahraga termasuk skateboarding direkomendasikan untuk mengendalikan sekaligus mencegah terserang diabetes.

4. Melatih kekuatan

Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa skateboarding adalah strength training, artinya dapat mengurangi lemak tubuh. Selain itu, tentu saja seluruh gerakan dalam olahraga skateboard akan membangun kekuatan sekaligus membentuk otot.Skateboarding juga akan melatih kekuatan otot di kaki dan bokong ketika memberikan kekuatan pada tiap teknik.

5. Baik untuk persedian

Tidak seperti berlari atau berjalan yang bagi sebagian orang bisa menimbulkan tekanan pada persendian, skateboarding tidak. Ada gerakan yang fluid dan tidak bersifat jerky. Dengan demikian, risiko mengalami cedera persendian berkurang.

6. Membakar kalori

Sebagian besar orang melakukan aktivitas fisik untuk membakar kalori. Skateboarding bisa jadi salah satu pilihannya. Makin tinggi berat badan seseorang, jumlah kalori yang dibakar tentu kian banyak. Rata-rata seseorang akan membakar 150-500 kalori setiap jamnya.

7. Melatih presisi

Demi bisa menaklukkan sebuah trik, tentu perlu ada berbagai gerakan demi bisa bergerak secara sempurna. Hanya saja, pada tiap percobaan maka presisi akan meningkat.Contohnya dengan sedikit menggeser posisi kaki, mengubah tekanan dan kecepatan, hingga mencoba teknik pendaratan berbeda. Di sinilah peran skateboarding dalam melatih presisi.

8. Mengasah kesabaran

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, skateboarding juga mengasah kesabaran. Sebab, olahraga ini memberikan peluang sempurna bagi seseorang untuk menghitung risiko yang mungkin terjadi. Selain itu, tentu saja perlu waktu dan konsistensi demi dapat menguasai gerakan dan teknik skateboarding.

9. Pereda stres

Skateboarding akan membuat Anda bisa melupakan sejenak apa saja yang menjadi pemicu stres. menempatkan berbagai hal sesuai perspektif dan membuat Anda merasa lebih terkendali dalam berbagai aspek kehidupan.

(5)

BAB 2

GAMBARAN UMUM MASYARAKAT MITRA

Kondisi di lingkungan Lembaga SD-SMA Muhammadiyah yang membutuhkan hobi atau motorik pada tahun 2021-2022 saya telah melihat adanya potensi dikarenakan teman atau saya ada di tempat tersebut, tetapi masalah yang dihadapi tidak ada pengajaran atau ekstrakulikuler bermain skateboard meskipun disana telah ada beberapa anak yang bermain skateboard. Disanalah motivasi saya untuk membantu anak – anak tersebut. Sasaran kegiatan ini ialah membantu anak – anak Lembaga tersebut dengan pengenalan belajar bermain skateboard untuk meningkatkan motorik atau potensi skateboarder di Surabaya.

Dan kebetulan saya disana melihat adanya teman saya salah satunya bermain skateboard disana saya melihat teman – temannya juga ingin belajar tetapi tidak ada pembimbing dan teman saya disana bisa membantu saya melancarkan program ini.

(6)

BAB 3

METODE PELAKSANAAN

1. Observasi dan Survey Tempat

Kegiatan ini dilaksanakan di Kota Surabaya Yaitu Skatepark Surabaya di dekat monkasel depan grand city, Gunanya untu kenyamanan menggunakan arena yang tepat secara langsung

2. Perencanaan Konsep Kegiatan

Pada kegiatan ini dilakukan dengan diadakannya rapat atau sesi wawancara dengan mitra mengenai kegiatan pengenalan motoric anak dengan pembelajaran skateboard. Sesi wawancara pun dilakukan secara blended Offline dan Online Bersama mitra.

3. Perizinan Ketua Lembaga

Kami tim pelaksana berangkat ke tempat mitra dan setelah melakukan kegiatan Observasi dan Survey kepada objek sasaran, dilakukan persiapan administrasi yakni pembuatan surat perizinan kerjasama dalam kegiatan PKM – PM dengan mitra.

4. Pelaksanaan program

Kami lakukan selama empat bulan, meliputi observasi dan survey pada bulan pertama, perencanaan konsep dilakukan pada minggu kedua dibulan pertama. Minggu ketiga bulan pertama ialah meminta perizinan Kerjasama kepada ketua mitra. pelaksanaan programnya dilakukan secara offline dimulai dengan cara pendekatan terlebih dahulu kepada anak anak layaknya teman. Tentu menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan cara mencuci tangan dengan sabun cuci tangan, kemudian menggunakan hand sanitizer, tak lupa juga memakai masker dan menjaga jarak.

5. Evaluasi

Dibagian evaluasi ini bertujuan untuk mencari informasi informasi mengenai kekurangan terkait jasa program yang tim pelaksana sudah lakukan dan juga dapat mengontrol jalannya kegiatan agar dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

(7)

BAB 4

BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN 4.1 Biaya

NO. Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)

1. Bahan / Perlengkapan Habis Pakai Rp. 4.570.000

2. Paket Data Rp. 840.000

3. Penyimpanan Data Rp. 100.000

4. Lain - lain Rp. 990.000

TOTAL Rp. 6.500.000

4.2 Jadwal Kegiatan

Kegiatan ini dilaksanakan secara luring yang akan diaksanakan setiap hari Jumat – Minggu. mengingat adanya pandemic jadwal kegiatan luring ini hanya berlangsung selama 2 jam.

NO. Jenis Kegiatan

Bulan 1 Bulan 2 Bulan 3 Bulan 4 Person Penanggung

Jawab 1. Observasi

dan Survey Tempat

Minggu pertama dan kedua

Balqis Zahiyah

2. Perencanaan Konsep Kegiatan

Minggu Kedua

Balqis Zahiyah

3. Perizinan Ketua Lembaga

Minggu Ketiga

Balqis Zahiyah

4. Pelaksanaan Program

FULL FULL FULL Balqis Zahiyah

5. Evaluasi Minggu

ke Empat

Minggu ke Empat

Minggu ke Empat

Balqis Zahiyah

(8)

Daftar Pustaka

Trifiana, A. (30 Agustus 2021).

Harmonis, H. D. (16 November 2021).

staycool. (13 APRIL 2021). SKATEBOARD DAN ANAK MEMBANGUN MENTAL DNGAN CARA MENYENANGKAN. STAYCOOL.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian diketahui secara parsial maupun simultan ternyata reward dan punishment memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap keberhasilan toilet training pada anak autis di Pusat Layanan Autis Kota

Kode rantai seperti pada gambar 1 sering digunakan untuk mengidentifikasi bentuk (contour) suatu citra.. Kode ini terbagi menjadi 8 arah dimana urutan pembacaan arah dari satu

Djambek dalam buku Arah Qiblat ini adalah : Pertama, Saadoeddin Djambek masih menggunakan perhitungan manual dengan menggunakan tabel logaritma dalam perhitungan

Sikap afektif konsumen mempengaruhi niat beli konsumen, Hasil penelitian ini sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Peter & Olson, (2007:146) yang

Berdasarkan studi observasi, wawancara dan dokumentasi dengan kepala sekolah (MC), Koordinator inklusi (ADM), ketua inklusi (GR) dan Guru pedidik khusus kelas 7 (PPT),

Fungsi manajemen yang dapat diterapkan di dalam pengelolaan perpustakaan madrasah salah satunya adalah fungsi yang dikemukakan oleh Iskandar (2016:11-39)

Berdasarkan hasil penelitian promosi jabatan yang ada di Giant Ekstra nangka Pekanbaru tergolong dalam kategori baik, namun begitu kesempatan promosi jabatan yang