• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR. Laporan Kinerja Pusat PVTPP TA. 2021

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KATA PENGANTAR. Laporan Kinerja Pusat PVTPP TA. 2021"

Copied!
65
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

KATA PENGANTAR

Tahun 2021 adalah tahun kedua pelaksanaan pembangunan pertanian sesuai Rencana Strategis Kementerian Pertanian Tahun 2020-2024. Sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan pembangunan pertanian, tata kelola manajemen, dan sistem akuntabilitas kinerja pemerintah yang berbasis kinerja yang baik serta pengelolaan anggaran dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, maka Laporan Kinerja Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Tahun 2021 ini disusun.

Dalam laporan kinerja ini tertuang capaian kinerja terhadap target yang telah ditetapkan pada tahun 2021, perkembangan realisasi kinerja terhadap tahun sebelumnya, serta capaian kinerja terhadap target Rencana Strategis Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Tahun 2021.

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penyusunan laporan ini. Besar harapan kami Laporan Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Tahun 2021 ini dapat memberikan gambaran kinerja dan dapat memberikan manfaat, terutama sebagai umpan balik perbaikan proses perencanaan selanjutnya sebagai bahan informasi kepada manajemen dalam pengambilan keputusan dalam usaha untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Jakarta, Januari 2022 Kepala Pusat,

Prof.Dr.Ir. Erizal Jamal, M.Si NIP.196303011989031002

(4)

RINGKASAN EKSEKUTIF

Sejalan dengan Peraturan Presiden RI Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang pentunjuk teknis perjanjian kinerja, dan tata cara reviu atas laporan kinerja instansi pemerintah, maka hasil capaian kinerja pembangunan pertanian sepatutnya dipertanggungjawabkan sepenuhnya kepada publik melalui laporan kinerja.

Penyusunan laporan kinerja Pusat PVTPP tahun 2021 diharapkan dapat memberikan stimulasi bagi pelayanan yang telah dicapai oleh Pusat PVTPP sebagai bentuk pertanggungjawaban secara profesional serta terus berusaha menyempurnakan praktek-praktek penyelenggaraan pemerintahan yang baik berdasarkan prinsip-prinsip Good Governance dan fungsi-fungsi manajemen yang berbasis kinerja secara azas dan berkelanjutan. Sesuai dengan visi dan misi serta tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan di dalam Rencana Kinerja Pusat PVTPP tahun 2021 dan sebagai umpan balik untuk perbaikan kinerja Pusat PVTPP pada tahun yang akan datang. Penyusunan laporan kinerja ini dimaksudkan sebagai pencapaian kinerja Pusat PVTPP dalam satu tahun anggaran kepada Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian dan pihak yang berkepentingan lainnya.

Pusat PVTPP telah menetapkan standar kinerja dalam dokumen Perjanjian Kinerja tahun 2021.

Standar kinerja ini juga merupakan Perjanjian Kinerja Kepala Pusat PVTPP kepada Sekretaris Jenderal atas target kinerja Pusat PVTPP dalam mendukung pencapaian kinerja Sekretaris Jenderal tahun 2021. Sasaran strategis Pusat PVTPP tahun 2021 yang tertuang dalam Penetapan Kinerja yaitu meningkatnya kualitas layanan Pusat PVTPP, dengan 2 indikator kinerja yaitu: (1) Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap layanan Pusat PVTPP; dan (2) Tingkat kepuasan unit kerja terkait di lingkup Kementerian Pertanian terhadap layanan Pusat PVTPP.

Berdasarkan hasil evaluasi indikator kinerja terhadap 2 indikator kinerja maka dapat disampaikan nilai capaianya, yaitu Indikator Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap layanan Pusat PVTPP dengan capaian kinerja 99,08% (Berhasil), dan Indikator Nilai Tingkat Kepuasan unit kerja terkait lingkup Kementerian Pertanian terhadap layanan Pusat PVTPP dengan capaian kinerja 100,3% (Sangat Berhasil). Pada tahun 2021, Pusat PVTPP mendapatkan alokasi anggaran Rp25.407.227.000,- yang bersumber dari Anggaran

(5)

Pembangunan Belanja Negara (APBN) dengan realisasi anggaran mencapai Rp.24.708.293.424,- atau 97,25%.

Pusat PVTPP merupakan salah satu unit kerja pelayanan publik di Kementerian Pertanian tentu dalam mencapai target yang telah ditetapkan terdapat kendala/permasalahan yang dihadapi.

Untuk menghadapi berbagai kendala sekaligus upaya percepatan dan profesionalisme serta mengantisipasi tantangan yang dihadapi, Pusat PVTPP terus berupaya meningkatkan kemampuan unit kerja melalui pelaksanaan perkembangan dan perbaikan sistem pelayanan Pusat PVTPP serta budaya kerja pegawai melalui ISO 9001:2015. Untuk menjaga trust dari pengguna layanan, sebagai unit layanan publik yang riskan dengan penyuapan, maka Pusat PVTPP juga mengimplemantasikan ISO 37001:2016 yaitu Sistem Manajemen Anti Penyuapan dalam proses pelayanan. Tertib administrasi terus diupayakan, dan efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran menjadi pedoman utama dalam penyusunan dan penggunaan anggaran yang ada. Berbagai temuan dan saran perbaikan dari instansi pengawasan akan menjadi titik tolak dalam melakukan berbagai perbaikan. Hakekat transformasi penerapan sistem pelayanan pada Pusat PVTPP melalui teknologi informasi dari manual ke online merupakan strategi dan sekaligus implementasi yang bertujuan untuk membawa unit kerja ke bentuk dan sistem yang baru yang selaras dengan visi, misi dan strategi unit kerja. Tentu hal tersebut akan menciptakan sistem permohonan hak PVT, pendaftaran varietas dan perizinan pertanian yang berkualitas, cepat, tepat akurat dan akuntabel guna mendukung terwujudnya pertanian tangguh dan dinamis. Dalam mencapai itu semua dibutuhkan dukungan prasarana dan sarana yang memadai guna terwujudnya pelayanan Pusat PVTPP yang Profesional, Responsive, berIntegritas, Maksimal dan Antisipatif (PRIMA).

(6)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR... i

RINGKASAN EKSEKUTIF... ii

DAFTAR ISI ...……... iv

DAFTAR TABEL... v

DAFTAR GRAFIK... vi

DAFTAR GAMBAR... vii

I PENDAHULUAN …... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Organisasi dan Fungsi ... 1

1.3 Sumberdaya Manusia Pusat PVTPP ... 3

1.4 Dukungan Anggaran... 4

II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA ... 5

2.1 Rencana Strategi ... 5

2.1.1 Visi ... 5

2.1.2 Misi ... 5

2.1.3 Tujuan ... 6

2.1.4 Sasaran ... 6

2.1.5 Kebijakan ... 6

2.1.6 Strategi ... 7

2.2. Perjanjian Kinerja... 7

III AKUNTABILITAS KINERJA PUSAT PVTPP ... 9

3.1 Kriteria Ukuran Keberhasilan ... 9

3.2 Pencapaian Kinerja Tahun 2020... 9

3.3 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja……… 11

3.3.1 Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap Layanan Pusat PVTPP... 11

3.3.2 Tingkat Kepuasan Unit Kerja Terkait di Lingkup Kementeran Pertanian Terhadap Layanan Pusat PVTPP...27

3.4 Akuntabilitas Keuangan ... ……… 38

3.5 Analisis Efisiensi Pemanfatan Sumber Daya... 39

3.6 Rencana Aksi Perbaikan ... 41

IV PENUTUP ... 43 LAMPIRAN

(7)

DAFTAR TABEL

Tabel Hal

1. Data Pegawai Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Tahun 2021 Berdasarkan Fungsi, Golongan dan Pendidikan...

3

2. Alokasi Pagu Awal, Revisi dan Realisasi Anggaran Pusat Tahun 2021.... 4

3. Perjanjian Kinerja Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Tahun 2021... 8

4. Capaian Kinerja Kegiatan Pusat PVTPP Tahun 2021... 10

5. Jumlah Responden Survei Kepuasan Masyarakat Tahun 2021…………. 13

6. Hasil Pengukuran IKM Pusat PVTPP Tahun 2021...…. 14

7. Komposisi UMKU Non Transaksional Pasca Pemecahan UMKU BKP dan Perkebunan……….. 19

8. Webinar Perlindungan Varietas Tanaman Tahun 2021……… 23

9. Webinar Brainstorming Kebijakan Varietas Lokal Tahun 2021………. 24

10. Pengelolaan Pelayanan Publik Pusat PVTPP Tahun 2021………. 25

11. Penyebaran Informasi Pusat PVTPP Tahun 2021……… 26

12 Hasil Pengukuran Tingkat Kepuasan Layanan Unit kerja Terkait Lingkup Kementerian Pertanian Terhadap Layanan Pusat PVTPP Tahun 2021… 29 13. Interaksi Sub Bagian di Pusat PVTPP………..………... 31

14. Forum Pendidikan dan Pelatihan SDM Pusat PVTPP TA. 2021…………. 36

15. Kerjasama Luar Negeri Pusat PVTPP Tahun 2021……….. 36

16. Rencana Aksi Perbaikan Tahun 2022 41

(8)

DAFTAR GRAFIK

Grafik Hal

1 Target dan Realisasi IKM Pusat PVTPP Tahun 2019-2020……… 14 2 Perbandingan Target dan Capaian Tingkat Kepuasan Unit Kerja Terkait

Lingkup Kementan Terhadap Layanan Pusat PVTPP Tahun 2020 dan 2021.

30

(9)

DAFTAR GAMBAR

Gambar Hal

1 Peresmian Kebun Pemeriksaan Substantif PVT Dataran Rendah Majosari oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian………..

17

2 Tampilan Aplikasi Permohonan Hak PVT Online……….. 17

3 Tampilan Aplikasi Pendaftaran Varietas Lokal dan Hasil Pemuliaan Online 18 4 Tampilan Platform Aplikasi Pertanian Berbasis Resiko Terintegrasi……….. 20

5 Kegiatan Coaching Clinic dan Sosialisasi Integrasi PB UMKU……… 22

6 Pembukaan Pekan PVT dan Perizinan Pertanian Oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian………... 23

7 Koordinasi Teknis Pendaftaran Varietas Tanaman Pakan Ternak dan Tanaman Biofarmaka………. 33

8 Diskusi Publik Pengawasan Peredaran Varietas……….. 34

9 Farmer Field Day di Sumatera Barat……… 35

10 Nilai IKPA Pusat PVTPP Tahun 2021………. 39

11 Analisis Efisiensi Sumber Daya Anggaran Pusat PVTPP Tahun 2021…….. 40

(10)
(11)

1.1 Latar Belakang

Dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel maka pelaksanaan pembangunan pertanian, tata kelola manajemen dan sistem akuntabilitas kinerja pemerintah yang berbasis kinerja harus dilaksanakan secara konsisten dan penuh tanggungjawab sesuai dengan tugas dan fungsi Kementerian Pertanian.

Sejalan dengan Peraturan Presiden RI Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang pentunjuk teknis perjanjian kinerja, dan tata cara reviu atas laporan kinerja instansi pemerintah, maka hasil capaian kinerja pembangunan pertanian sepatutnya dipertanggungjawabkan sepenuhnya kepada publik melalui laporan kinerja.

Penyusunan laporan kinerja Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (Pusat PVTPP) tahun 2021 diharapkan dapat memberikan stimulasi bagi pelayanan yang telah dicapai oleh Pusat PVTPP sebagai bentuk pertanggungjawaban secara profesional serta terus berusaha menyempurnakan praktek-praktek penyelenggaraan pemerintahan yang baik berdasarkan prinsip-prinsip good governance dan fungsi-fungsi manajemen yang berbasis kinerja secara azas dan berkelanjutan. Sesuai dengan visi dan misi serta tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan di dalam Rencana Kinerja Pusat PVTPP tahun 2021 dan sebagai umpan balik untuk perbaikan kinerja Pusat PVTPP pada tahun yang akan datang. Penyusunan laporan kinerja ini dimaksudkan sebagai pencapaian kinerja dalam satu tahun anggaran kepada Sekretariat Jenderal dan pihak yang berkepentingan lainnya.

1.2 Organisasi dan Fungsi

Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 40 Tahun 2020 tanggal 23 Desember 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pertanian, Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian adalah unsur pendukung Kementerian Pertanian yang berada dibawah dan

BAB I PENDAHULUAN

(12)

bertanggungjawab kepada Menteri Pertanian melalui Sekretaris Jenderal.

Pusat PVTPP mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan perlindungan dan pendaftaran varietas tanaman, serta pelayanan perizinan dan rekomendasi teknis pertanian. Dalam melaksanakan tugasnya, Pusat PVTPP menyelenggarakan fungsi yaitu:

1. Penyusunan program, rencana kegiatan dan anggaran;

2. Pelaksanaan kerja sama dan publikasi;

3. Pemberian pelayanan hukum perlindungan varietas tanaman dan perizinan pertanian;

4. Pelaksanaan pemeriksaan perlindungan varietas tanaman;

5. Pemberian pelayanan perlindungan varietas tanaman;

6. Pemantauan dan evaluasi hak dan kewajiban pemegang Hak Perlindungan Varietas Tanaman;

7. Pemberian pelayanan pendaftaran varietas tanaman lokal dan varietas hasil pemuliaan serta pelayanan pendaftaran peredaran varietas tanaman;

8. Penerimaan, analisis persyaratan, fasilitasi proses teknis penolakan atau pemberian izin dan rekomendasi teknis dan pendaftaran di bidang pertanian;

9. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian

Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian terdiri atas:

1. Bagian Umum; dan

2. Kelompok Jabatan Fungsional

Bagian Umum

Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan melaksanakan penyusunan program, rencana kegiatan, anggaran, evaluasi dan pelaporan, kerja sama dan publikasi, pelayanan hukum perlindungan varietas tanaman dan perizinan, serta urusan tata usaha, rumah tangga, dan penatausahaan barang milik negara Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian.

(13)

1.3 Sumberdaya Manusia Pusat PVTPP

Berdasarkan data SIM ASN Pusat PVTPP sampai dengan bulan Desember 2021, jumlah SDM Pusat PVTPP sebanyak 109 orang, yang terdiri dari 76 orang pegawai negeri sipil dan 33 tenaga honorer. Jumlah pegawai tersebut tersebar di Bagian dan Kelompok Substansi Lingkup Pusat PVTPP. Jumlah pegawai Bagian Umum sebanyak 29 orang, Kelompok Perlindungan Varietas Tanaman berjumlah 23 orang, Kelompok Pendaftaran Varietas berjumlah 8 orang, dan Kelompok Pelayanan Perizinan berjumlah 16 orang. Jumlah pegawai Pusat PVTPP tahun 2021 mengalami penurunan sebanyak 5 orang (4,4%) jika dibandingkan dengan tahun 2020 yang berjumlah 114 orang. Hal ini dikarenakan tahun 2021 Pusat PVTPP terdapat 3 orang pegawai yang memasuki masa pensiun dan 2 orang pegawai yang meninggal dunia. Dalam pelaksanan tugas dan fungsinya Pusat PVTPP juga didukung oleh SDM lainnya yang diangkat berdasarkan SK Menteri Pertanian yaitu Komisi PVT, Komisi Banding, serta Konsultan PVT. Berikut rincian tenaga SDM Pusat PVTPP tahun 2021.

Tabel 1. Data Pegawai Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan PertanianTahun 2021 Berdasarkan Fungsi, Golongan dan Pendidikan

No Uraian Jumlah Pegawai Keterangan

A Berdasarkan Jabatan dan Fungsi 1 PNS

- Eselon II - Eselon III - Pemeriksa PVT

- Pengawas Benih Tanaman - Analis Pengelolaan APBN - Analis Kebijakan - Pranata Humas - Pranata Komputer - Arsiparis - Perancang UU - Fungsional Umum

1 1 15

3 1 3 1 2 1 1 48

SK Menteri Pertanian SK Menteri Pertanian SK Menteri Pertanian SK Menteri Pertanian SK Menteri Pertanian SK Menteri Pertanian SK Menteri Pertanian SK Menteri Pertanian SK Menteri Pertanian SK Menteri Pertanian SK Kepala Pusat PVTPP

2 Tenaga Honorer 33 SK Kepala Pusat PVTPP

B Berdasarkan Golongan

1 Golongan II 4

2 Golongan III 53

3 Golongan IV 19

C Berdasarkan Pendidikan

1 SMA 7

2 Diploma 5

3 Strata I 29

4 Strata II 33

5 Strata III 2

(14)

1.4 Dukungan Anggaran

Penetapan Kinerja Pusat PVTPP pada Tahun Anggaran 2021 didukung dengan pagu anggaran sebesar Rp.32.049.488.000,-. Yang terdiri dari: (1) belanja pegawai sebesar Rp.6.465.000.000-; (2) belanja barang Rp.22.584.488.000,- dan (3) belanja modal sebesar Rp.3.000.000.000,-.

Dalam perkembangannya, tahun 2021 terjadi gelombang kedua pandemi Covid-19 sehingga anggaran Pusat PVTPP mengalami beberapa kali revisi Dipa dan POK untuk refocusing anggaran penanganan pandemi Covid-19 sehingga anggaran Pusat PVTPP Tahun 2021 turun menjadi Rp.25.407.227.000,- dengan rincian: (1) belanja pegawai sebesar Rp.6.115.000.000,- 2) belanja barang Rp.17.275.577.000,- dan (3) belanja modal sebesar Rp.2.016.650.000,-. Alokasi anggaran Pusat PVTPP, sampai dengan posisi 31 Desember 2021 telah terealisasi sebesar Rp.24.708.193.424,- atau 97,25%. Rincian disajikan pada Tabel 2.

Tabel 2. Alokasi Pagu Awal, Revisi dan Realisasi Anggaran Tahun 2021

Jenis Belanja PAGU ANGGARAN Realisasi

Anggaran % Awal Setelah Revisi

Belanja Pegawai 6.465.000.000 6.115.000.000 5.956.410.973 97,41 Belanja Barang 22.584.488.000 17.275.577.000 16.769.173.701 97,07 Belanja Modal 3.000.000.000 2.016.650.000 1.982.608.750 98,31 JUMLAH 32.049.488.000 25.407.227.000 24.708.193.424 97,25

(15)

BAB II

PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

2.1 Rencana Strategis 2.1.1 VISI

“Menjadi Institusi Pelayanan Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian yang Profesional, Responsive, berIntegritas, Maksimal dan Antisipatif (PRIMA)” Guna Mewujudkan Pertanian Yang Maju, Mandiri Dan Modern”.

Profesional mengandung pengertian bahwa Pusat PVTPP dalam menjalankan tugas dan fungsinya didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten, menguasai bidangnya, dengan pelayanan yang ramah, mudah, cepat, tepat, dan akurat.

Responsif berarti bahwa Pusat PVTPP dalam menjalankan tugas dan fungsinya selalu berorientasi pada peningkatan mutu dan kepuasan pengguna layanan.

Integritas berarti bahwa Pusat PVTPP menjalankan tugas dan fungsinya dalam melakukan pelayanan ke masyarakat berdasarkan peraturan yang berlaku, bebas dari Korupsi, Kolusi, Nepotisme dan gratifikasi sehingga dapat dipertangunggajwabkan kepada publik sesuai asas keterbukaan.

Maksimal berarti bahwa Pusat PVTPP dalam menjalankan tugas dan fungsinya dilakukan secara optimal untuk mencapai target pelayanan publik dalam mendukung kemajuan pertanian Indonesia.

Antisipatif berarti bahwa Pusat PVTPP dalam menjalankan tugas dan fungsinya selalu mengikuti dinamika perubahan lingkungan strategis dan teknologi informasi.

2.1.2 Misi

Dalam mewujudkan visi tersebut, misi yang diemban Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian adalah:

(16)

1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Pusat PVTPP yang profesional dan berintegritas;

2. Mengembangkan sarana dan prasana pada Pusat PVTPP menuju standar nasional/internasional;

3. Mengembangkan prosedur pelayanan perlindungan varietas tanaman dan perizinan pertanian untuk memberikan layanan Maksimal;

4. Mengimplementasikan manajemen pelayanan publik yang responsif dan antisipatif berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

2.1.3 Tujuan

Dalam melakukan kegiatan kerjanya, Pusat PVTPP mempunyai tujuan yaitu: terwujudnya layanan pengelolaan perlindungan dan pendaftaran varietas tanaman serta pelayanan perizinan pertanian dan rekomendasi teknis pertanian yang optimal.

1.1.4 Sasaran

Sasaran kinerja Pusat PVTPP pada tahun 2020 s.d 2024 direncanakan adalah: Meningkatkan kualitas layanan Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian.

Dalam rangka pencapaian tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, dengan memperhatikan sumberdaya yang dimiliki Pusat PVTPP serta kondisi lingkungan strategis yang terjadi, maka ditetapkan strategi pencapaian tujuan dan sasaran yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk program dan kegiatan.

2.1.5 Kebijakan

Dalam rangka pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, dengan memperhatikan sumberdaya yang dimiliki Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian, maka ditetapkan arah kebijakan yang berikut:

1. Pelayanan perlindungan dan pendaftaran varietas tanaman serta perizinan pertanian diselenggarakan secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel secara elektronik dan terpadu;

(17)

2. Perlindungan hukum atas kekayaan intelektual dalam menghasilkan varietas tanaman yang baru, unik, seragam dan stabil;

3. Pelestarian dan pemanfaatan varietas lokal serta pendataan varietas hasil pemuliaan melalui pendaftaran varietas tanaman;

4. Melindungi konsumen/petani untuk memperoleh benih tanaman yang unggul melalui pendaftaran/pelepasan varietas;

5. Peningkatan kapasitas dan kualitas SDM Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian.

1.1.6 Strategi

Berdasarkan arah kebijakan Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian maka strategi implementasi kebijakan yang dilakukan adalah:

1. Optimalisasi sosialisasi dan koordinasi teknis Perlindungan Varietas Tanaman, pendaftaran varietas tanaman, dan perizinan pertanian kepada pemangku kepentingan terkait;

2. Pemanfaatan teknologi informasi dalam rangka optimalisasi pelayanan perliindungan dan pendaftaran varietas tanaman, serta perizinan pertanian;

3. Peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM Pusat PVTPP melalui Pendidikan dan pelatihan;

4. Peningkatan sarana dan prasarana sesuai kebutuhan.

2.2 Perjanjian Kinerja

Perjanjian kinerja merupakan suatu dokumen yang berisikan pernyataan kinerja/kesepakatan kinerja/perjanjian kinerja antara atasan dan bawahan untuk mewujudkan target kinerja tertentu berdasarkan pada sumberdaya yang dimiliki suatu instansi. Terkait dengan hal tersebut dan dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel dan berorientasi kepada hasil. Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian menetapkan kinerja yang akan dicapai pada tahun 2021. Perjanjian kinerja ini merupakan tolok ukur keberhasilan organisasi yang akan menjadi penilaian dalam evaluasi akuntabilitas kinerja pada akhir tahun 2021.

(18)

Pada Tahun 2021, Pusat PVTPP menetapkan satu sasaran kegiatan dengan dua indikator kinerja kegiatan. Sasaran kegiatan yang dimaksud adalah: Meningkatkan kualitas layanan Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian. Pusat PVTPP telah menetapkan target kinerja dan kegiatan dalam dokumen Perjanjian Kinerja (PK) Tahun 2021 yang telah ditandatangani oleh pejabat Eselon II dengan pejabat Eselon I.

Perjanjian Kinerja Pusat PVTPP Tahun 2021 adalah sebagaimana Tabel 3 berikut:

Tabel 3. Perjanjian Kinerja Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Tahun 2021

Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Sasaran

Kegiatan Satuan Target

SS 1 Meningkatkan kualitas layanan Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian

IK 1 Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap Layanan Pusat PVTPP

Skala Likert

(1-4) 3,25 IK 2 Tingkat Kepuasan Unit Kerja

terkait di lingkup Kementerian Pertanian terhadap Layanan Pusat PVTPP

Skala Likert

(1-4) 3,21

(19)

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA PUSAT PVTPP

3.1 KRITERIA UKURAN KEBERHASILAN

Gambaran kinerja Pusat PVTPP Tahun 2021 dapat diketahui dari hasil pengukuran kinerja sesuai dengan Perjanjian Kinerja (PK) yaitu dengan membandingkan antara realisasi dengan target yang ditentukan di awal tahun. Kriteria ukuran keberhasilan pencapaian kinerja tahun 2021 tersebut, maka ditetapkan berdasarkan penilaian capaian melalui metode scoring, yaitu:

1) Sangat berhasil (capaian kinerja > 100%) 2) Berhasil (capaian kinerja 80-100%);

3) Cukup berhasil (capaian kinerja 60-79%);

4) Kurang berhasil (capaian kinerja < 60%) terhadap target yang telah ditetapkan.

3.2 PENCAPAIAN KINERJA TAHUN 2021

Pencapaian kinerja Pusat PVTPP tahun 2021 dapat dijabarkan pada Pusat PVTPP telah menetapkan standar kinerja yang terdiri dari sasaran kegiatan, indikator sasaran kegiatan serta target yang ingin dicapai tahun 2021. Standar kinerja ini juga merupakan Perjanjian Kinerja Kepala Pusat PVTPP kepada Sekretaris Jenderal atas target kinerja Pusat PVTPP dalam mendukung pencapaian kinerja Sekretaris Jenderal tahun 2021.

Evaluasi kinerja Pusat PVTPP tidak hanya menganalisis perbandingkan antara target dengan realisasi kinerja, namun secara sistematis juga mencari akar permasalahan atas pencapaian kinerja yang belum memenuhi harapan, mengkaitkan satu pencapaian kinerja dengan pencapaian kinerja lainnya (cross-section) serta membandingkan pencapaian kinerja tahun 2021 dengan kinerja beberapa tahun sebelumnya. Hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya perbaikan kinerja Pusat PVTPP sehingga peningkatan kinerja secara berkesinambungan (continuous improvement) dapat terwujud. Capaian kinerja kegiatan Pusat PVTPP tahun 2021 disajikan pada Tabel 4 berikut ini.

(20)

Tabel 4. Capaian Kinerja Kegiatan Pusat PVTPP Tahun 2021 Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja

Sasaran Kegiatan Target Realisasi % Kategori SS Meningkatkan

kualitas layanan Pusat

Perlindungan Varietas

Tanaman dan Perizinan

Pertanian

IK 1 Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap layanan Pusat PVTPP

3,25 Skala Likert

3,22 99,08 Berhasil

IK 2 Tingkat kepuasan unit kerja terkait di lingkup

Kementerian Pertanian terhadap layanan Pusat PVTPP

3,21 Skala Likert

3,22 100,3 Sangat Berhasil

Pusat PVTPP telah menetapkan satu sasaran kegiatan yang merupakan standar kinerja di tahun 2021, untuk mencapai sasaran kegiatan tersebut, maka Pusat PVTPP merealisasikan ke dalam dua indikator kinerja sasaran kegiatan beserta anggarannya yang dilakukan pada tahun 2021, yaitu:

1) Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap Layanan Pusat PVTPP, dengan pagu anggaran Rp.10.353.479.000,-

2) Tingkat Kepuasan Unit Kerja terkait di lingkup Kementerian Pertanian terhadap layanan Pusat PVTPP, dengan pagu anggaran Rp.15.053.748.000,-

Secara umum, pencapaian kinerja Pusat PVTPP Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian dapat dikatakan baik. Total pagu anggaran untuk mencapai kinerja tahun 2021 tersebut sebesar Rp25.407.227.000,-.

Realisasi anggaran Pusat PVTPP tahun 2021 sebesar Rp.24.708.193.424,- atau 97,25%. Pencapaian kinerja masing-masing indikator kinerja kegiatan dan detail dari serapan masing masing kegiatan dibahas pada sub bab berikut:

(21)

3.3 EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA

Evaluasi akuntabilitas kinerja dilakukan terhadap hasil pengukuran kinerja masing-masing indikator kinerja yang terdapat dalam sasaran strategis Pusat PVTPP tahun 2021. Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja dari masing- masing indikator kinerja tersebut dapat diuraikan sebagai berikut:

3.3.1 Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap Layanan Pusat PVTPP Seiring kemajuan teknologi dan tuntutan masyarakat dalam hal pelayanan publik, unit penyelenggara pelayanan publik dituntut untuk memenuhi harapan masyarakat dalam melakukan perbaikan pelayanan.

Saat ini, pelayanan publik yang diselenggarakan oleh aparatur pemerintah dinilai masih belum memenuhi harapan masyarakat dan masih memiliki banyak kelemahan serta kekurangan. Hal ini terlihat dari berbagai keluhan dan pengaduan masyarakat yang disampaikan melalui media massa serta jejaring sosial sehingga memberikan citra yang kurang baik terhadap aparatur pemerintah, yang dapat menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat. Dengan demikian, pemerintah perlu terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan.

Untuk itu Pusat PVTPP menetapkan indikator kinerja sasaran kegiatan yang pertama adalah: Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap Layanan Pusat PVTPP, dengan target 3,25 Skala Likert.

Indikator kinerja nilai kualitas pelayanan publik yang diukur melalui Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) merupakan indikator yang mengukur tingkat kepuasan masyarakat atas layanan yang diberikan Pusat PVTPP.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) nomor 14 tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik, survei kepuasan masyarakat adalah pengukuran secara komprehensif kegiatan tentang tingkat kepuasan masyarakat yang diperoleh dari hasil pengukuran atas pendapat masyarakat dalam memperoleh pelayanan dari penyelenggara pelayanan publik. IKM merupakan bentuk persepsi kepuasan masyarakat atas layanan publik yang diberikan oleh Pusat PVTPP. Masyarakat sebagai pelanggan Pusat PVTPP akan menilai sejauh mana kualitas dan manfaat layanan publik

(22)

yang mereka terima (perceived benefit) atas layanan publik yang dihasilkan Pusat PVTPP.

PELAKSANAAN SURVEI

a. Responden: Penerima pelayanan Pusat PVTPP yaitu badan usaha/badan hukum, perorangan, kementerian/lembaga yang menerima jenis pelayanan Perlindungan Varietas Tanaman, Pendaftaran Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian.

b. Survei dilaksanakan secara online melalui link http://ikm.pertanian.go.id. Penyebaran survei dilakukan dengan 2 cara yaitu:

1. Pengunjung yang datang ke Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PADU SATU) untuk berpartisipasi memberikan penilaian/survei secara online.

2. Menyebarkan link url kuesioner http://ikm.pertanian.go.id kepada responden melalui media social ataupun broadcast Whatsapp.

c. Waktu Survei. Pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat mengacu pada Permentan No 19 Tahun 2018 dengan memberikan penilaian terhadap 9 unsur. Survei Kepuasan Masyarakat pada Pusat PVTPP dilaksanakan dalam dua tahap yaitu semester I Januari s.d Juni 2021, dan semester II Juli s.d 20 Desember 2021 terhadap 15 jenis layanan yang terdapat di Pusat PVTPP.

d. Kuesioner. Kuesioner survei kepuasan masyarakat pada unit pelayanan publik di Pusat PVTPP disusun berdasarkan prinsip pelayanan sebagaimana telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik, yang terdiri dari 9 (sembilan) pertanyaan terkait unsur pelayanan.

Unsur-unsur pengukuran IKM tersebut adalah 1) Persyaratan; 2) Sistem, mekanisme, dan prosedur, 3) Waktu penyelesaian; 4) Biaya/tarif’; 5) Produk spesifikasi jenis pelayanan, 6) Kompetensi pelaksana; 7) Perilaku pelaksana; 8) Penanganan pengaduan, saran, dan masukan; dan 9) Sarana dan prasarana.

(23)

HASIL SURVEI

Metode Survei Kepuasan Masyarakat terhadap layanan Pusat PVTPP menggunakan pendekatan metode kualitatif dengan pengukuran skala likert. Responden diminta untuk menentukan tingkat kepuasan mereka terhadap sesuatu pernyataan dengan memilih salah satu dari pilihan yang tersedia (metode skala likert). Hasil Survei dapat dijelaskan sebagai berikut:

a. Karakteristik Responden

Berdasarkan hasil pengelolaan survei kepuasan masyarakat dari 1 Januari sampai dengan 20 Desember 2021 diperoleh jumlah responden sebanyak 254 responden yang terdiri dari 96 responden pada semester I dan 156 responden pada semester II. Jumlah responden per jenis layanan pada tahun 2021 dapat dilihat pada Tabel 5.

Tabel 5. Jumlah Responden Survei Kepuasan Masyarakat Tahun 2021

No Jenis Layanan

Responden

Semester I Semester II Tahun 2021

1 Perlindungan Varietas Tanaman 9 52 61

2 Pendaftaran Peredaran Varietas

Tanaman 6 39 45

3 Pendaftaran Varietas Hortikultura 4 22 26

4 Pemasukan Pemasukan Pengeluaran Benih Tanaman Hortikultura, Perkebunan dan TP

16 8 24

5 Pemasukan Pengeluaran SDG 7 1 8

6 Pemasukan Pengeluaran Benih

Ternak 4 4 8

7 Izin Usaha Obat Hewan 4 3 7

8 Pendaftaran Pakan Ternak 5 1 6

9 Pendaftaran Pestisida 23 5 28

10 Pendaftaran Pupuk 11 4 15

11 RIPH 2 3 5

12 Pemasukan KDJO 2 10 12

13 Pemasukan Pengeluaran BPAH 1 2 3

14 Pemasukan Ternak Ruminansia Besar 1 1 2

15 Pemasukan Pengeluaran Hijauan

Pakan Ternak 1 1 2

b. Hasil Penilaian Survei

Berdasarkan pengolahan data dari hasil survei kepuasan masyarakat dari 254 responden pada 15 jenis layanan di Pusat PVTPP tahun 2021 diperoleh nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap penyelenggaraan pelayanan publik sebesar 80,65 dengan nilai indeks 3,22. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan mutu pelayanan Pusat PVTPP mendapatkan kategori B yaitu persepsi kinerja unit pelayanan Baik.Hal ini berarti capaian kinerja Indeks

(24)

Kepuasan Masyarakat terhadap Layanan Pusat PVTPP sebesar 99,08% dari target yang ditetapkan sehingga dikategorikan Berhasil. Rincian hasil penilaian Nilai Indikator Kepuasan Pelayanan Publik Pusat PVTPP Tahun 2021 disajikan pada Tabel 6.

Tabel 6. Hasil Pengukuran IKM Pusat PVTPP Tahun 2021

Unsur Pelayanan Nilai IKM

Smtr I Nilai IKM

Smtr II Nilai IKM

2021 Mutu

U1 Persyaratan 3,1 3,2 3,2 B

U2 Sistem, Mekanisme, dan Prosedur 2,8 3,2 3,1 B

U3 Waktu Penyelesaian 2,9 3,0 2,9 Kurang Baik

U4 Biaya/tarif 3,2 3,3 3,3 B

U5 Produk Spesifikasi jenis layanan 3,0 3,2 3,1 B

U6 Kompetensi Pelaksana 3,1 3,2 3,2 B

U7 Perilaku Pelaksana 3,2 3,2 3,2 B

U8 Penanganan Pengaduan, Saran,

dan Masukan 3,5 3,6 3,6 B

U9 Sarana dan Prasarana 3,0 3,1 3,1 B

Total Nilai Unsur 3,1 3,28 3,22 BAIK

Nilai IKM konversi 78,3 82,09 80,65 BAIK

Tren pencapaian indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan oleh Pusat PVTPP selama tahun 2020 dan 2021 stabil pada niai yang sama yaitu 3,22 skala likert dengan posisi kategori persepsi Baik.

Grafik 1. Target dan Realisasi IKM Pusat PVTPP Tahun 2019-2021

Berdasarkan Tabel 6, pada tahun 2021 terdapat empat unsur pelayanan yang mendapatkan nilai terendah, yaitu waktu penyelesaian, sistem, mekanisme dan prosedur, produk spesifikasi jenis layanan, serta sarana

(25)

dan prasarana. Apabila dibandingkan hasil semester 1 dan semester 2, nilai yang diperoleh oleh ke empat unsur tersebut mengalami peningkatan pada semester 2. Beberapa upaya tindak lanjut untuk meningkatkan nilai IKM yang dilakukan Pusat PVTPP pada semester 1 dapat meningkatkan hasil pada semester 2. Namun untuk hasil IKM dalam kurun waktu 1 tahun nilai tersebut masih belum mencapai target.

Sedangkan nilai IKM yang tertinggi terdapat pada unsur penanganan pengaduan, hal ini karena upaya Pusat PVTPP menyediakan beberapa media pengaduan dan konsultasi yaitu melalui email : [email protected], WA Center : 081281068805 dan link pengaduan

http://pvtpp.setjen.pertanian.go.id/cms2017/pengaduan/. Agar pengaduan dan konsultasi masyarakat berjalan lancar Pusat PVTPP

juga membuat WA group sebagai sarana untuk membahas pertanyaan konsultasi yang masuk ke Pusat PVTPP.

Hasil penilaian tahun 2021 menunjukkan tiga unsur dengan penilaian terendah dari masyarakat terhadap layanan Pusat PVTPP adalah waktu penyelesaian; sistem, mekanisme dan prosedur; dan produk spesfifikasi jenis layanan. Hal ini mengerucut pada satu persoalan, yaitu terkait seberapa lama waktu penyelesaian pelayanan, dari mulai pengguna layanan mengajukan permohonan hingga mereka memperoleh produk perizinan yang diurusnya. Pusat PVTPP yang bertugas dalam proses verifikasi administrasi permohonan perizinan pertanian bekerja sama dengan eselon 1 teknis terkait dengan verifikasi teknis.

Beberapa faktor yang mempengaruhi unsur layanan mendapat nilai terendah yaitu:

1) Adanya kebijakan perizinan yang mengharuskan pendaftaran perizinan dengan NIB yang diperoleh melalui sistem OSS yang dikelola oleh BKPM. Banyak pemohon yang belum memahami prosedur tersebut sehingga dianggap menyulitkan proses perizinan.

2) Minimnya informasi yang diperoleh pengguna layanan terhadap ketersediaan alur, panduan online, syarat dan lain-lain pada aplikasi.

3) Kesesuaian aplikasi yang disediakan oleh pemberi layanan yang belum sesuai dengan peraturan yaitu login menggunakan NIB.

(26)

4) Selain itu dapat diasumsikan bahwa proses pelayanan serta perhitungan waktu layanan kurang tersosialisasi dengan baik sehingga masih diasumsikan prosedur sulit dan tidak sesuai.

UPAYA PENINGKATAN INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT

Pusat PVTPP selalu optimis, tidak pernah berhenti berinovasi dan akan senantiasa terus berupaya meningkatkan kualitas layanannya. Dalam rangka meningkatkan nilai IKM Pusat PVTPP tahun 2021 telah dilakukan berbagai pengadaan, perbaikan sarana dan prasarana, bimbingan teknis, edukasi masyarakat dan pelaksanan kegiatan yaitu:

A. PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA PELAYANAN PVTPP 1) Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PADU SATU)

Pada periode Januari hingga bulan September 2021, pelayanan di PADU-SATU Kementerian Pertanian dilakukan secara online.

Konsultasi layanan dilakukan melalui media elektronik yang telah disediakan seperti SMS center (081281068805), email ([email protected]), live chat (http://simpel.pertanian.go.id), dan nomor kontak masing-masing verifikator Pusat PVTPP melalui media Whatsapp. Seiring dengan dinamika dalam tatanan normal baru produktif mulai tanggal 1 Oktober 2021, PADU-SATU Kementerian Pertanian dibuka kembali seminggu tiga kali yaitu Senin, Rabu, dan Jumat mulai jam 09.00 -14.00 Wib dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan pengunjung wajib menunjukkan surat vaksin minimal dosis pertama, dan mengisi daftar hadir dengan cara scan barcode atau melalui link tinyurl.com/Daftar-Hadir-Padu-Satu.

2) Implementasi ISO 9001:2015 dan ISO 37001:2016 pada Pelayanan PVTPP.

Pusat PVTPP mengikuti audit surveillance SNI ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen Mutu dan SNI ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) oleh Badan Sertifikasi dan berhasil mendapatkan rekomendasi bahwa sertifikat yang telah diraih masih relevan dengan implementasi pada proses pelayanan Perlindungan varietas tanaman dan perizinan pertanian.

(27)

3) Peresmian Kebun Pemeriksaan Substantif Mojosari Oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian.

Tanggal 8 April 2021 Kebun Pemeriksaan Substantif PVT Dataran Rendah di Mojosari, Kabupaten Mojokerto Jawa Timur diresmikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Dr. Ir. Momon Rusmono, MS dan dihadiri oleh Bupati Mojokerto dr. Ikfina Fahmawati, M.Si. Kebun Pemeriksaan Substantif Mojosari merupakan sarana pengujian BUSS untuk tanaman dataran rendah, diharapkan dapat lebih meningkatkan pelayanan perlindungan varietas tanaman.

Gambar 1. Peresmian Kebun Pemeriksaan Substantif PVT Mojosari oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian

4) Permohonan Hak PVT Online

Dalam rangka mewujudkan proses pelayanan permohonan Hak PVT yang cepat, mudah, murah dan transparan, maka terhitung mulai tanggal 10 Mei 2021 pengajuan permohonan Hak PVT dilakukan secara online melalui http://simpel.pertanian.go.id.

Gambar 2. Tampilan Aplikasi Permohonan Hak PVT Online

(28)

5) Pendaftaran Varietas Lokal dan Hasil Pemuliaan Online Tahun 2021 terdapat transformasi Layanan Pendaftaran Varietas Lokal dan Hasil Pemuliaan dari manual menjadi online, melalui http://simpel.pertanian.go.id. Hal ini memberikan pengaruh positif terhadap layanan yaitu menjadi lebih cepat, mudah dan transparan.

Gambar 3. Tampilan Aplikasi Pendaftaran Varietas Lokal dan Hasil Pemuliaan

6) Implemantasi UMKU Di OSS RBA

Jumlah UMKU Non Transaksional Kementerian Pertanian sesuai PP No.5 adalah sebanyak 42 dimana dari hasil pemetaan dalam rangka implementasi UMKU pada OSS RBA telah dapat diidentifikasi yaitu 28 UMKU diimplementasikan via Integrasi dan 14 UMKU via Hak Akses di OSS.

Seiring dengan dilakukannya diskusi lanjutan dan ujicoba penerapan 14 UMKU via Hak Akses, ditemukan bahwa beberapa UMKU yang berada dalam unit BKP dan Perkebunan memiliki nomenklatur yang terlalu general. Untuk membantu Pelaku Usaha dan tim teknis dari Kementerian Pertanian serta dengan persetujuan BKPM, maka sebelumnya 14 UMKU via Hak Akses menjadi 25 UMKU. Sehingga komposisi jumlah UMKU Non Transaksional setelah ada pemecahan UMKU dari BKP dan Perkebunan menjadi beberapa UMKU terpisah sesuai sub perizinannya dapat dilihat pada Tabel berikut ini.

(29)

Tabel 7. Komposisi UMKU Non Transaksional Pasca Pemecahan UMKU dari BKP dan Perkebunan

7) Pembangunan Platform Aplikasi Perizinan Pertanian Berbasis Resiko Terintegrasi

Dengan adanya Peraturan Menteri Pertanian Nomor 43/Permentan/OT.010/8/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pertanian, Pusat PVTPP mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan perlindungan varietas tanaman serta pelayanan perizinan dan rekomendasi teknis pertanian. Dalam rangka pemenuhan tugas tersebut, kondisi saat ini sudah terdapat lebih dari 96 layanan UMKU yang terbagi ke lebih dari 20 aplikasi terpisah. Hal tersebut menjadikan aplikasi layanan perizinan UMKU terpisah menjadi beberapa cluster data serta memiliki system registrasi yang berbeda, sehingga menyebabkan adanya proses registrasi berulang yang dilakukan pelaku usaha untuk setiap melakukan perizinan UMKU yang berbeda.

Dengan pengembangan Website Portal SIMPEL PVTPP Kementerian Pertanian, layanan UMKU dapat memiliki gerbang masuk utama untuk menuju aplikasi-aplikasi layanan yang tersedia. Tersedianya modul SSO (Single Sign On) juga dapat memudahkan pelaku usaha dalam mengakses perizinan dengan berbasis NIB sebagai single identity. Diharapkan dengan adanya portal perizinan terpusat, segala informasi terkait layanan perizinan, artikel, pedoman, panduan hingga helpdesk live chat dapat disajikan di satu website portal terpadu sehingga memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi.

(30)

Gambar 4. Tampilan Platform Aplikasi Perizinan Pertanian Berbasis Resiko Terintegrasi

B. WORKSHOP DAN BIMBINGAN TEKNIS LAYANAN PVTPP

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pusat PVTPP dalam memberikan pelayanan prima kepada pengguna layanan. Tahun 2021 telah dilaksanakan kegiatan:

1) Workshop Pendaftaran Varietas Lokal dan Hasil Pemuliaan Sebagai upaya meningkatkan pelayanan pendaftaran varietas, workshop pendaftaran varietas lokal dan hasil pemuliaan secara online menjadi wadah pendampingan bagi para stakeholder. Pada Tahun 2021 workshop dilaksanakan sebanyak 2 kali yaitu :

a) Workshop Pendaftaran Varietas Lokal dilaksanakan pada tanggal 8 September 2021. Peserta online dan offline berjumlah 267 peserta yang terdiri dari Dinas Pertanian seluruh Indonesia, BPTP, BPSB, dan LIPI.

b) Workshop Pendaftaran Varietas Hasil Pemuliaan dilaksanakan pada tanggal 13 September 2021. Peserta

(31)

merupakan perwakilan dari penyelenggara pemuliaan baik perorangan, badan usaha, badan hukum, perguruan tinggi.

2) Pelatihan Penyusunan Deskripsi Varietas Tanaman

Untuk mengakomodir kebutuhan stakeholder akan pengetahuan penyusunan deskripsi varietas tanaman, dilaksanakan bimbingan teknis/pelatihan terkait petunjuk teknis pengamatan, penyusunan deskripsi, dan teknik pengambilan foto tanaman, dalam meningkatkan kompetensi peneliti dan pemulia sehingga dapat memahami teknis penyusunan deskripsi varietas tanaman. Pada tahun 2021 pelatihan dilaksanakan sebanyak 3 kali dengan spesifik tanaman yaitu:

a. Pelatihan penyusunan deskripsi tanaman ubi jalar dan kacang kacangan pada tanggal 23 Agustus 2021

b. Pelatihan penyusunan deskripsi tanaman talas dan nanas pada tanggal 30 Agustus 2021

c. Pelatihan penyusunan deskripsi tanaman ubi kayu dan kakao pada tanggal 6 September 2021

3) Sosialisasi dan Coaching Clinic PB UMKU Terintegrasi OSS Sebagai implementasi PP Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko telah ditetapkan Permentan Nomor 15 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Standar Produk Pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko Sektor Pertanian. Sosialisasi dan coaching clinic yang dilaksanakan tahun 2021 yaitu:

a) Coaching Clinic pendaftaran pupuk pestisida pada tanggal 2 Agustus 2021 dan 13 Agustus 2021.

b) Coaching Clinic perizinan benih tanaman pada tanggal 2 Agustus 2021 dan 18 Agustus 2021

c) Workshop PB UMKU pendaftaran pupuk dan pestisida pada tanggal 11 November 2021 di Hotel Savoy Bandung dan 18 November 2021 secara hybrid di Harris Hotel and Conventions, Malang

d) Sosialisasi Aplikasi Pendaftaran Peredaran Varietas Terintegritas secara hybrid pada tanggal 30 November 2021 bertempat di Hotel Golden Tulip Essential Tangerang.

(32)

e) Sosialisasi PB UMKU pelepasan varietas di Bogor tanggal 5 Desember 2021

f) Coaching Clinic PB UMKU pelepasan/pendaftaran peredaran varietas tanaman di Balitjestro Malang pada tanggal 16 Desember 2022

Gambar 5. Kegiatan Coaching Clinic dan Sosialisasi Integrasi PB UMKU

C. EDUKASI MASYARAKAT TENTANG LAYANAN PVTPP 1) Pekan PVT dan Perizinan Pertanian

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengedukasi masyarakat umum tentang perizinan pertanian, perlindungan varietas tanaman dan pendaftaran varietas tanaman setelah diberlakukannya UU Cipta Kerja. Pekan PVT dan Perizinan Pertanian dilaksanakan pada tanggal 2-6 Agustus 2021 dengan tema “Merdeka Berusaha di Masa Pandemi”. Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementan, Dr.Ir. Kasdi Subagyono, M.Sc. yang dihadiri oleh pelaku usaha perizinan pertanian, perlindungan varietas tanaman dan pendaftaran varietas tanaman melalui zoom meeting dan 85 live straming Youtube.

Kementerian Pertanian sangat mendorong UMKM dan petani milenial dengan cara melakukan pendampingan dan pembinaan serta responsip terhadap keluhan pelaku usaha serta memberikan solusi-solusi yang terbaik agar Kemudahan dan Percepatan Pelaksanaan Perizinan Berusaha Di Sektor Pertanian Pasca Terbitnya Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) dapat dirasakan oleh pelaku usaha.

(33)

Gambar 6. Pembukaan Pekan PVT dan Perizinan Pertanian Oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian

2) Webinar Tentang Perlindungan Varietas Tanaman

Sebagai upaya dalam mengedukasi masayarakat tentang Perlindungan Varietas Tanaman, Pusat PVTPP telah menyelenggarakan berbagai Webinar melalui aplikasi Zoom Meeting sebanyak empat kali sebagai berikut:

Tabel 8. Webinar Perlindungan Varietas Tanaman Tahun 2021

No Pelaksanaan Webinar Pihak Terlibat Hasil

1 3 Agustus 2021

Zoom Meeting Eksklusivitas Perlindungan Varietas Tanaman Mendukung Pengembangan Pemuliaan Dan Industri Perbenihan

Peserta: 420 orang (peneliti perguruan tinggi, perusahaan benih, lembaga pemerintah, petani, perorangan) Narasumber:

1. Prof. Dr. Sobir, MSi.

2. Prof. Dr. M.

Syukur, SP, 3. Moh Aris, SP MSi

1. Perlu upaya meningkatkan inovasi varietas

2. Perlu sosialisasi lebih gencar tentang PVT terutama ke Pemulia Perguruan Tinggi dan Lembaga Penelitian 3. Untuk menjaring minat

perusahaan benih untuk memPVTkan varietas maka perlu wacana menggabungkan proses Pelepasan varietas dan Perlindungan Varietas Tanaman

2 3 Agustus 2021

Zoom Meeting Webinar: Tata Cara Pengisian Formulir Permohonan Hak PVT

Peserta: 150 orang (peneliti perguruan tinggi, perusahaan benih, lembaga pemerintah, petani, perorangan) Narasumber:

Subkoordinator Pelayanan Teknis (Winarno, SP., MM.)

Bimtek pengisian formulir permohonan hak PVT sesuai dengan Permentan nomor 25 Tahun 2021 Tentang Penerapan Permohonan Hak Perlindungan Varietas Tanaman lebih sederhana dibandingkan dengan formulir Permentan nomor 121 Tahun 2013 sehingga diharapkan pemohon tidak lagi kesulitan dalam pengisian formulir.

(34)

No Pelaksanaan Webinar Pihak Terlibat Hasil 3 6, 13, 21

Oktober 2021 Kupas Tuntas PVT Terbuka Untuk Umum Narasumber:

Kelompok Substansi PVT.

Materi :

1. Apa, Bagaimana dan manfaat PVT

2. Peraturan baru (UU, PP, Permentan terkait PVT 3. Prosedur permohonan

hak PVT online

Perlu bekerjasama dengan perguruan tinggi untuk mengadakan kuliah umum terkait Perlindungan Varietas Tanaman

 

3) Webinar Brainstroming Kebijakan Varietas Lokal

Tahun 2021 dimasa pandemic covid 19 telah dilakukan webinar Brainstroming Kebijakan Varietas Lokal sebanyak 3 kali, dengan pelaksanaan dapat dilihat pada Tabel 9.

Tabel 9. Webinar Brainstroming Kebijakan Varietas Lokal Tahun 2021 No Tanggal

Pelaksanaan Kegiatan Pihak Terlibat Hasil Kegiatan 1 4 Agustus 2021 Webinar :

Potensi dan Strategi

Pengembangan Tanaman Obat : Antara tradisi dan alternatif di masa pandemi

- Balai Besar Pengembangan dan Penelitian Tanaman Obat dan Obat Tradisional

- Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadyah Palangkarya - PT. Industri Jamu dan

Farmasi Sidomuncul, - PT Dexa Medica Tbk - PSEKP

- Teridentifikasinya potensi tanaman obat yang dibutuhkan untuk industri jamu dan industri obat - Teridentifikasinya

penelitian tanaman obat

2 5 Agustus 2021 Webinar : Pengembangan Varietas Lokal Sebagai Cikal Bakal Penumbuhan Ekonomi Masyarakat

- Kementerian Hukum dan HAM

- Bappeda Kabupaten Klaten

- Universitas Gadjah Mada

- PERIPI

- Succes Story pemanfaatan varietas lokal padi rojo lele dari Kabupaten Klaten

3 6 Agustus 2021 Webinar : Sorghum Pangan Alternatif Masa Depan

- Ditjen Tanaman Pangan - Yayasan KEHATI - Kompas Gramedia - PT. Sedana Agro

- Teridentifikasinya potensi sorghum sebagai pangan alternatif

- Terinventarisasinya masalah



(35)

4) Pembuatan Video Edukasi Masyarakat

Tahun 2021 Pusat PVTPP bekerjasama dengan Kompas Gramedia dan Yayasan KEHATI membuat literasi pangan lokal dalam bentuk video animasi. Target utamanya adalah memperkenalkan varietas local kepada publik khususnya generasi muda. Tahun 2021 telah dihasilkan 10 video animasi yang akan mempopulerkan varietas pangan local dengan judul antara lain:

1. Ragam Pangan Nusantara;

2. Sagu : Pangan Tertua Leluhur Kita;

3. Sorghum : Pangan Super Leluhur Kita;

4. Penjaga Keragaman Sumber Pangan Kita;

5. PVTPP : Mengapa Varietas Tanaman Indonesia Perlu di data dan didaftarkan;

6. Padi : Berapa jenis padi di Indonesia;

7. Umbi-umbian : Berapa banyak jenis umbi-umbian di Indonesia;

8. Pisang : Berapa banyak jenis pisang di Indonesia?;

9. Chef Ragil : Pengolah Bahan Pangan;

10. Pemanfaatan Varietas Pangan Lokal: Talas Beneng dari Padeglang.

D. PENGELOLAAN PELAYANAN PUBLIK

Pada tahun 2021, Pusat PVTPP menambah sarana konsultasi dalam bentuk live chat pada laman aplikasi SIMPEL (http://simpel.pertanian.go.id) dan sarana pengaduan (google form melalui scan barcode) di website Pusat PVTPP. Pengelolaan pelayanan public Pusat PVTPP tahun 2021 dapat dilihat pada Tabel 10 berikut.

Tabel 10. Pengelolaan Pelayanan Publik Pusat PVTPP Tahun 2021

No Kegiatan Output

1 Evaluasi Standard Operational Procedure (SOP)

Evaluasi SOP Layanan PVT dan Pendaftaran Varietas Tanaman (1 Makro Pengelolaan Varietas Tanaman dan 5 SOP Mikro: 2 untuk Pendaftaran Varietas Tanaman dan 3 untuk PVT)

2 Evaluasi Standar

Pelayanan Publik Evaluasi SPP Layanan Perizinan Pupuk dan Pestisida 3 Penanganan

Konsultasi dan Pengaduan Masyarakat

- 920 konsultasi melalui email

- 55 konsultasi melalui messaging Instagram - 367 konsultasi melalui SMS/WA Center

- 1 pengaduan masyarakat melalui aplikasi LAPOR - Penambahan sarana konsultasi berupa live chat di

laman SIMPEL per Juli 2021 (138 konsultasi)

(36)

No Kegiatan Output

- Sarana pengaduan masyarakat yang dapat diakses pada

website Pusat PVTPP (http://pvtpp.setjen.pertanian.go.id/cms2017/pengaduan/)

4 Penyusunan Frequently Asked Questions (FAQ) Pelayanan

Draft FAQ untuk Layanan Perizinan Benih dan Peternakan

E. PENYEBARAN INFORMASI PUBLIK

Tahun 2021 kegiatan penyebaran informasi yang dilaksanakan oleh Pusat PVTPP dilakukan secara massif melalui media cetak dan online.

Penyebaran informasi tersebut dengan mencetak leaflet, majalah info PVTPP dan multimedia. Keterbukaan informasi publik dilaksanakan melalui media website http://pvtpp.setjen.pertanian.go.id. Pusat PVTPP telah memanfaatkan 3 media social yaitu Instagram @pvtpp, twitter@pvtpp dan Facebook@pusatpvtpp sebagai media komunikasi kepada masyarakat. Penyebaran Informasi Pusat PVTPP tahun 2021 dapat dlilihat pada Tabel 11.

Tabel 11. Penyebaran Informasi Pusat PVTPP Tahun 2021

No. Media dan Kegiatan Output

Media Cetak

1 Info PVTPP 1 edisi INFO PVT&PP

2 Leaflet “Kajian Analisis BIaya dan Manfaat Keangggotaan Indonesia dalam UPOV”

Multimedia

1. Videografis

1. Video Animasi Varietas Lokal “Varie” tahap 1 (5 video pendek)

2. Video Animasi Varietas Lokal “Varie” tahap 2 (5 video pendek)

3. Video “Timeline Pelaksanaan Perizinan Berusaha Sektor Pertanian”

4. Video “Peresmian Kebun Pemeriksaan Substantif PVT Dataran Rendah”

Media Online

I. Website Pusat PVTPP

1. Update Berita kegiatan 28 Berita dan informasi kegiatan 2. Update Data Informasi

Pelayanan Pusat PVTPP 5 dokumen (pengumuman SK Pendaftaran Pestisida dan sarana pengaduan masyarakat)

3 Update data pada Menu

Informasi Publik - Kebijakan Anti Penyuapan, - Pedoman Pengelolaan Gratifikasi, - Formulir Pelaporan Penerimaan Gratifikasi, - Prosedur Pelaporan Penerimaan Gratifikasi, - Majalah INFO PVT & PP dua edisi tahun 2020,

(37)

No. Media dan Kegiatan Output - Buku Analisis Dampak Kebijakan, - Buku Panduan Penyusunan Regulasi

3 Update Peraturan - Standar Pelayanan Publik Pusat PVTPP Tahun 2020,

- Permentan Nomor 15 Tahun 2021, - Permentan Nomor 19 Tahun 2020, - Permentan Nomor 18 Tahun 2020, - Permentan Nomor 14 Tahun 2020, - Permentan Nomor 08 Tahun 2020,

- Surat Keputusan TIM Kerja Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK WBBM Tahun 2021, - Undang-undang Cipta Kerja

4 Update data SDM 1 kegiatan 5 Update Berita Resmi 394 Berita Resmi:

a. Pengumuman Permohonan Hak PVT: 55 b. Pemberian Hak PVT: 40

c. Penarikan Kembali Permohonan Hak PVT: 6 d. Penolakan Permohonan Hak PVT: 3 e. Pencabutan Hak PVT: 1

f. Pengalihan Hak PVT: 0

g. Berakhirnya Masa Pengumuman Permohonan Hak PVT: 58

h. Pendaftaran Varietas Lokal: 223 i. Pendaftaran Varietas Hasil Pemuliaan: 8 II. Media Sosial

1 Instagram 121 post

2 Twitter 121 post

3 Facebook 14 post

Dalam pelaksanaannya indikator Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap Layanan Pusat PVTPP ini memiliki pagu anggaran sebesar Rp.10.353.479.000,- dengan realisasi sampai dengan 31 Desember 2021 sebesar Rp10.107.190.504,- atau 97,62%.

3.3.2 Tingkat Kepuasan Unit Kerja Terkait Di Lingkup Kementerian Pertanian Terhadap Layanan Pusat PVTPP Dengan Target 3,21 Skala Likert

Pusat PVTPP merupakan pintu gerbang proses perizinan pertanian, sehingga indikator baik dan buruknya layanan perizinan pertanian di Kementerian Pertanian. Dalam melaksanakan tugasnya Pusat PVTPP berhubungan dengan unit eselon I teknis lingkup Kementerian Pertanian.

Layanan Pusat PVTPP yang terkait dengan unit kerja lain lingkup Kementerian Pertanian adalah layanan pendaftaran varietas tanaman hortikutura, layanan pelepasan varietas tanaman, layanan perizinan pertanian dan rekomendasi teknis pertanian.

(38)

Kepuasan kualitas pemberian layanan oleh Pusat PVTPP diukur melalui survey dengan model kualitas jasa Service Quality (Servqual) yaitu terdapat 5 dimensi penilaian diantaranya tangibles, reliability, responsiveness, assurance, emphaty. Model Servqual mengasumsikan bahwa konsumen membandingkan kinerja jasa pada atribut-atribut yang relevan dengan standar ideal/sempurna. Apabila kinerja jasa sesuai atau melebihi standar maka persepsi kualitas jasa secara keseluruhan akan positif begitupun sebaliknya. Jadi model Servqual menganalisis kesenjangan antara jasa yang diharapkan/ kepentingan dan jasa yang dipersepsikan/kepuasan (Imawati 2008).

Data yang digunakan dalam survei adalah data sekunder dan data primer.

Data sekunder berupa daftar verifikator teknis, sub koordinator dan koordinator yang berhubungan dengan pelayanan perizinan dari Unit Kerja terkait di Kementerian Pertanian 2021 serta daftar pegawai Pusat PVTPP tahun 2021 yang melakukan interaksi dengan sub-bagian/unit kerja di Pusat PVTPP selama 1 tahun terakhir. Data primer diperoleh dengan melakukan survei langsung kepada masing-masing unit kerja terkait di lingkup Kementerian Pertanian.

Survey tingkat kepuasan unit kerja terkait di lingkup Kementerian Pertanian terhadap layanan Pusat PVTPP tahun 2021 dilaksanakan pada tanggal 1 sampai 24 Desember 2021 melalui link http://bit.ly/IKMPVTPP2021, dengan total responden sebanyak 102 responden.

Gap Analysis

Pengukuran yang membandingkan antara rata-rata kepuasan dan kepentingan nilai kesenjangan dari kelima dimensi dari masing-masing pelayanan yang diberikan menghasilkan nilai gap negatif, akan tetapi menurut Parasuraman (1991) jika hasil kesenjangan <-1 bermakna kualitas pelayanan yang diberikan sudah baik, dan hasil >-1 bermakna kualitas pelayanan yang diberikan tidak baik.

Referensi

Dokumen terkait

Begitu juga metode pengolahan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebagai hasil dari SKM berpedoman pada cara menghitung nilai IKM sesuai PERMENPAN No: 14 tahun 2017

Halaman : IA.2 Indikator Kinerja Kegiatan 04 Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) atas layanan publik Pusat Penelitian dan Pengembangan. hortikultura beserta UPT di lingkup

Berdasarkan survei kepuasan masyarakat di Pengadilan Negeri Pontianak dan hasil analisis data yang telah dilakukan, diketahui bahwa Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pada

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pengguna layanan pengadilan di Pengadilan Negeri Ponorogo, berdasarkan peringkat ruang lingkupnya, diperoleh kepuasan responden

Berdasarkan hasil analisis data terhadap data survei ini, disimpulkan bahwa Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pengguna layanan pengadilan di Pengadilan Militer II-09

Berdasarkan hasil analisis data terhadap data survei ini, disimpulkan bahwa Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pengguna layanan pengadilan di Pengadilan Militer II-09

Begitu juga metode pengolahan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebagai hasil dari SKM berpedoman pada cara menghitung nilai IKM sesuai PERMENPAN No: 14 tahun 2017

Berdasarkan hasil penelitian tentang tingkat kepuasan masyarakat terhadap drive thru berdasarkan Indeks Kepuasan Masyarakat di Samsat Bantul diperoleh nilai IKM adalah