PERANCANGAN INTERIOR PADA AIRSOFT PLAYING AREA
Astrid Queentaria D. P.
Universitas Bina Nusantara [email protected]
(Astrid Queentaria D.P., Sri Rachmayanti S.Sn. M.Des., Adrianus Kristianto S.Sn.)
ABSTRAK
Area bermain merupakan area yang dibutuhkan pada era globalisasi ini, sebagai tempat yang membangun kerjasama dan sportifitas dalam bersosialisasi. Area bermain airsoft sangat penting keberadaanya, tujuannya ialah dengan adanya area bermain airsoft, pemain dapat bermain pada tempat yang disediakan dan mengurangi penyalahgunaan dalam pemakaian airsoft gun. Hasil observasi pada area bermain ialah bahwa banyak area bermain airsoft yang ditutup. Menurut para pemain, area bermain terlalu monoton dan kurangnya fasilitas untuk menunjang permainan, sehingga dibutuhkan area bermain yang melahirkan ide baru dalam bermain airsoft. Untuk itu didirikan area bermain airsoft dengan menggunakan konsep desain tematik yang menyediakan fasilitas yang memadai untuk para penggunanya.(AQ)
Kata Kunci : Area, Bermain, Airsoft, Jakarta
ABSTRACT
Area bermain merupakan area yang dibutuhkan pada era globalisasi ini, sebagai tempat yang membangun kerjasama dan sportifitas dalam bersosialisasi. Area bermain airsoft sangat penting keberadaanya, tujuannya ialah dengan adanya area bermain airsoft, pemain dapat bermain pada tempat yang disediakan dan mengurangi penyalahgunaan dalam pemakaian airsoft gun. Hasil observasi pada area bermain ialah bahwa banyak area bermain airsoft yang ditutup. Menurut para pemain, area bermain terlalu monoton dan kurangnya fasilitas untuk menunjang permainan, sehingga dibutuhkan area bermain yang melahirkan ide baru dalam bermain airsoft. Untuk itu didirikan area bermain airsoft dengan menggunakan konsep desain tematik yang menyediakan fasilitas yang memadai untuk para penggunanya.(AQ)
Kata Kunci : Area, Bermain, Airsoft, Jakarta
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Bermain merupakan kegiatan yang paling menarik untuk dilakukan. Banyak sekali kegiatan yang bisa dijadikan permainan. Mulai dari permainan yang dilakukan didalam ruangan maupun luar ruangan, untuk anak – anak sampai orang dewasa, permainan ekstrim, permainan simulasi dan yang
berhubungan dengan olahraga, serta masih banyak lagi. Diantara banyaknya tipe permainan, dibutuhkan area untuk bermain. Di Jakarta, banyak area bermain seperti area bermain laser, airsoft, paintball, hingga area bermain Dunia Fantasi. Penulis akan membahas salah satu tipe permainan yaitu airsoft yang nantinya akan dilakukan perancangan area bermain airsoft.
Airsoft merupakan permainan yang mensimulasikan kegiatan militer atau kepolisian dengan menggunakan replika senjata api yang disebut Airsoft Gun. Peluru yang ditembakan dari Airsoft Gun tersebut bisa membuat luka ringan pada sasarannya, sehingga pada saat bermain airsoft, para pemain harus menggunakan goggle (masker pengaman) dan pengaman lainnya, serta memiliki jarak batas menembak yaitu sekitar 3 meter, sehingga terciptanya keamanan bagi para penikmat hobi airsoft ini.
Maka dari itu, dalam permainan airsoft membutuhkan lapangan khusus untuk bermain Airsoft, atau biasa disebut Airsoft Playing Area. Fungsi Airsoft Playing Area selain sebagai sarana bermain ialah untuk menghindari penyalahgunaan dalam bermain Airsoft, sehingga tidak ada kecelakan yang terjadi dalam permainan ini.
Di Jakarta, terdapat beberapa Airsoft Playing Area, mulai dari area indoor sampai outdoor.
Untuk Airsoft Playing Area outdoor antara lain, Patriot, Halios, Ground Zero dan masih banyak lagi, sedangkan untuk indoor adalah Area81. Namun dengan berjalannya waktu, permainan airsoft sudah mulai langka sehingga banyak Airsoft Playing Area yang memutuskan untuk gulung tikar. Rata – rata, area bermain menggunakan satu ruangan yang hanya mengangkat tema itu – itu saja seperti tema militer. Ruang tersebut hanya diberi partisi dan beberapa dekorasi. Menurunnya peminat airsoft bisa saja dikarenakan area bermain yang disediakan terlihat monoton dan tidak berkonsep.
Maka dari itu, penulis memutuskan untuk merancang interior pada Airsoft Playing Area didalam ruangan dan mengangkat judul “Perancangan Interior pada Airsoft Playing Area” yaitu tempat bermain airsoft dengan menggunakan konsep tematik desain yang diambil dari tokoh Super Hero MARVEL (The Avengers, Wolverine, dan Spiderman) sehingga tidak monoton dan lebih terlihat bersemangat dalam menjalankan misi, serta menciptakan tempat bermain airsoft baru dan fresh dengan desain yang memiliki ruangan sesuai kebutuhan.
Rumusan Masalah
1. Bagaimana merancang interior dengan menciptakan ruang bermain dengan tematik desain yang menarik disetiap area?
2. Bagaimana merancang interior dengan sirkulasi yang harmonis dan desain furnitur yang ergonomis sehingga tidak menggangu pemain dalam beraktifitas?
3. Bagaimana menerapkan material yang baik sehingga aman terhadap aktifitas pemain?
4. Bagaimana menciptakan ruang sesuai kebutuhan aktifitas pengguna?
5. Bagaimana memanfaatkan ruang untuk para tamu yang menunggu sehingga tidak menimbulkan kejenuhan?
Tujuan & Manfaat Penelitian
1. Bertujuan sebagai sarana bermain dan penyaluran hobi 2. Memiliki ruang sesuai kebutuhan
3. Memberi keamanan bermain
4. Memberi kenyamanan bagi pengunjung yang menunggu 5. Menjadikan ikon gamers
6. Tercapainya suasana lingkungan yang mendukung dengan desain tata ruang yang baik sesuai konsep dan image permainan airsoft tanpa merubah standarisasi dalam interior
7. Respon positif dari peminat hobi airsoft
8. Dapat mendukung aktifitas pengguna didalamnya, sehingga interaksi yang terjadi antara pengguna dan ruang serta isinya dapat saling mendukung satu sama lain.
METODE PENELITIAN
Di dalam penulisan skripsi ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu
bertujuan untuk mengerti dan memahami permasalahan yang diteliti pada objek studi yang bersifat deskripsi proyek berupa sebuah laporan perancangan.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penulisan skripsi ini ialah sebagai berikut : 1. Wawancara Mendalam (in-depth interview)
Wawancara merupakan alat re-cheking atau pembuktian terhadap informasi atau keterangan yang diperoleh sebelumnya. Tehnik wawancara yang digunakan dalam penelitian kualitatif adalah wawancara mendalam. Wawancara mendalam (in–depth interview) adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara pewawancara dengan informan atau orang yang diwawancarai.
2. Observasi (Observation)
Beberapa informasi yang diperoleh dari hasil observasi adalah ruang (tempat), pelaku, kegiatan, objek, perbuatan, kejadian atau peristiwa, waktu, dan perasaan. Alasan peneliti melakukan observasi adalah untuk menyajikan gambaran realistik perilaku atau kejadian, untuk menjawab pertanyaan, untuk membantu mengerti perilaku manusia, dan untuk evaluasi yaitu melakukan pengukuran terhadap aspek tertentu melakukan umpan balik terhadap pengukuran tersebut.
3. Studi Dokumen (Dokumen Review)
Sejumlah besar fakta dan data tersimpan dalam bahan yang berbentuk dokumentasi. Sebagian besar data yang tersedia adalah berbentuk surat-surat, foto, dan sebagainya. Sifat utama data ini tak terbatas pada ruang dan waktu sehingga memberi peluang kepada peneliti untuk mengetahui hal-hal yang pernah terjadi diwaktu silam. Secara detail bahan dokumenter terbagi beberapa macam, yaitu otobiografi, surat-surat pribadi, buku atau catatan harian, memorial, klipping, dokumen pemerintah atau swasta, data di server dan flashdisk, data tersimpan di website, dan lain-lain.
HASIL DAN BAHASAN
Merancang interior area bermain yang berlokasi di Kemang, Jakarta Selatan yang merupakan kawasan pusat hiburan dan gaya hidup dengan segmentasi remaja kalangan atas, yang memiliki karakteristik gaya hidup modern & mewah, dan menginginkan fasilitas bermain yang memiliki ide baru. Maka airsoft playing area ini akan menyediakan fasilitas dan jalan cerita yang menarik seperti area target shooting yang menggunakan mini train, area war game yang bertema dan memiliki special effects dan area virtual game yang khusus diperuntukan untuk anak dibawah umur. Perancangan interior area bermain ini menggunakan gaya futuristik dengan mengaplikasikan karakteristik tokoh Marvel dan beberapa elemen material yang ramah lingkungan.
Analisa Aspek Lingkungan
Bangunan terletak di Jalan Kemang Raya No. 10 A, Jakarta Selatan 12730. Lokasi bangunan yang dinamakan gedung Saberro House ini dikelilingi oleh kawasan pemukiman, pertokoan, hiburan, dan kuliner. Lokasi Saberro House yang strategis membuat penulis memilih gedung tersebut untuk dijadikan area bermain airsoft. Kemang merupakan lokasi entertaint dimana berkumpulnya restoran, kafe, hotel, kantor, sekolah, perumahan, tempat karaoke, klub, area olahraga dan juga terdapat area bermain laser game. Lokasi tersebut dapat ditempuh dengan hanya berjalan kaki sekitar 3 menit perlokasinya. Daerah Kemang adalah daerah yang biasa dikunjungi masyarakat menengah keatas, sehingga sangat memungkinkan untuk menikmati falisitas area bermain airsoft yang target pasarnya ialah masyarakat menengah keatas. Rujukan rumah sakit terdekat adalah klinik Esti dan Kemang Medical Care, rujukan rumah sakit tersebut dapat berguna ketika pengguna fasilitas mengalami kecelakaan dalam bermain. Dengan lokasi tersebut, sangat memungkinkan didirikannya area bermain airsoft.
Pencapaian
Karena letaknya berada di tengah kota dan mudah dijangkau, maka mudah untuk mencapai lokasi gedung Saberro House. Akses transportasi di Kemang ialah dengan menggunakan transportasi umum (taksi) dan pribadi. Lahan parkir di Kemang memang sangat terbatas, namun gedung Saberro House menyediakan lahan parker yang cukup luas untuk sebuah area bermain.
Lingkungan Sosial
Sejalan dengan perkembangan kota, Kemang kini lebih dikenal sebagai suatu kawasan elit yang dihuni para ekspatriat. Wilayah ini semula diperuntukkan sebagai kawasan hunian, seperti juga kawasan Menteng di Jakarta Pusat. Namun pada masa kepemimpinan Gubernur Sutiyoso, kawasan Kemang diubah peruntukkannya menjadi kawasan perumahan, bisnis, dan bisnis hiburan malam. Dari penjelasan-penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa lokasi ini cocok untuk dibangun area bermain, dimana lokasi tersebut sesuai dengan kriteria dari Airsoft playing area. Lokasinya yang berada di kawasan elit yang merupakan kawasan perumahan dan bisnis, serta berada di jalan raya utama, maka dapat disimpulkan bahwa target pasar pengunjung adalah kalangan menengah keatas.
Analisa Aspek Bangunan
Bangunan gedung Saberro House merupakan bangunan bergaya minimalis dengan bentuk dasar geometris yang berkesan simpel. Eksterior bangunan berwarna krem mendukung kesan minimalis dari bangunan tersebut. Bangunan ini terdiri dari lima lantai dan basement, akses masuk ke bangunan melewati pintu masuk utama dan terdapat pintu khusus karyawan/servis. Pintu masuk utama ditujukan untuk pengunjung dan pengelola. Akses ke lantai dua dapat melalui lift dan tangga darurat. Bagian depan bangunan terdapat lahan parkir yang cukup luas, disediakan untuk pengunjung yang datang.
Gedung ini menghadap kearah timur sehingga mendapat sinar matahari pagi. Penghawaan pada gedung ini ialah penghawaan buatan yang dipertimbangkan dengan tingginya tingkat kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut yang menyebabkan terkontaminasinya penghawaan alami oleh polusi kendaraan.
Analisa Aspek Manusia
Pengunjung yang datang ke area bermain ini ialah remaja, sebagian besar ialah remaja laki - laki.
Rentang usia pengunjung 12 - 16 tahun diperkirakan sebanyak 15%, usia 16 – 25 tahun diperkirakan sebanyak 50%, dan usia 25 keatas diperkirakan sebanyak 35%. Pengunjung biasanya ialah komunitas airsoft dan pecinta tokoh Marvel. Berdasarkan lokasi dari area bermain yang berada di daerah Kemang, Jakarta Selatan, yang merupakan kawasan pusat hiburan dan tempat tinggal kalangan atas, menjadikan target pasar pada airsoft playing area ini ialah konsumen dengan tingkat sosial ekonomi yang tinggi.
Layout
Gambar 1 Layout Lantai 2
7500
1200 1150 35000
DENAH LT. 2
SKALA 1 :20 0 47 5 950
450
475
DAK BETON 7500
KANOPI 3600 1800 900
DAK BETON
1420
1570
2300
1175
1100
2500
2150
LIFT
SHAFT
200 2500
SHAFT 11002100
3200
1450 7500
1350
2030 1500 1730
T 1280 200
2700
1500
1660 1500
200 200 N
450
1660
2700
900 5000
1650 1890
260 0 7500
150
150
800 +4,78
DOOR ROLL UP 1 200
N T +4,75
Gambar 2 Layout Lantai 3
Pembagian area bermain ini disesuaikan dengan aktifitas pengguna serta fungsinya. Pada lantai 1 terdapat area resepsionis, area tunggu, coffee shop, ruang perlengkapan main, toko airsoft, area target shooting, area virtual game, kantor, musholla, servis, ruang loker dan area mandi. Pada lantai 2 merupakan area war game dan area briefing. Pembagian area tersebut juga diperhitungkan baik secara teknis dan estetis interior.
Konsep Tema
Desain tematik pada Airsoft Playing Area ini diambil dari tokoh The Avengers, Spiderman, dan beberapa superhero lainnya yang nantinya akan diaplikasikan pada interior dan furnitur di Airsoft Playing Area. Dalam perancangan interior area bermain ini akan menggunakan aplikasi warna dari tokoh tersebut yang dipadukan dengan warna netral dan natural seperti hitam, putih, abu – abu, krem, dan sebagainya, serta menggunakan material dan finishing yang bertekstur glossy dan mengkilap yang mencerminkan gaya futuristik.
Konsep Gaya
Pada perancangan interior area bermain ini, gaya yang digunakan ialah Thematic Futuristic yaitu perpaduan antara tematik dan futuristik. Tematik yang menonjolkan tokoh MARVEL dan futuristik yang digambarkan oleh superhero dimasa depan. Gaya tersebut dapat ditunjukan dengan kecanggihan teknologi masa kini seperti papan skor yang menggunakan iPad, papan Dart yang menggunakan sesor, dan sebagainya. Lampu LED juga mendukung gaya tersebut.
Green Design
Green design dapat berupa elemen dekoratif dan material – material pada area bermain ini. Namun tidak semua bisa diaplikasikan dengan material ramah lingkungan. Material elemen dekorasi biasanya menggunakan material daur ulang dan material bekas yang dapat digunakan kembali. Penggunaan material kayu sangat diminimalisir pada pembangunan airsoft playing area tersebut.
Citra Ruang
Citra ruang yang ingin ditampilkan pada keseluruhan interior airsoft playing area adalah kesan ruang yang energik dan bersemangat yang dipadukan dengan tema superhero Marvel dan warna – warna yang mendukung kesan yang bersemangat dan energik tersebut.
5000150043005000500015003500
7500 35000
950 475
450
47 5
DENAH LT. 3
SKALA 1:200 --
7500
950 47 5
1000
475
450
3600 A2A1
900 A
2700
2700
SHAFT
1100
2500
2150
1280
1420
2300
LIFT
1570SHAFT
200
2300 1660T
450
N 1660 7500
B
900
1500
2030
1500 1650
1500 18 90
1730
5000
C D F
2600 7500 E
+8,35 T
G
+1.2 +0.15+0.3+0.45
+0.6
+0.75
+0.9
Konsep Bentuk
Bentuk – bentuk yang diterapkan dalam perancangan interior pada airsoft playing area ini mengambil bentuk dari karakteristik superhero, yaitu bentuk geometris, bentuk non – geometris dan asimetris.
Bentuk geometris cenderung berkesan tegas dan kaku. Namun bentuk geometris tersebut akan disempurnakan lagi dengan tidak adanya penggunaan sudut-sudut yang tajam demi keamanan para pemain. Bentuk non – geometris diaplikasikan dari lambang – lambang atau logo superhero tersebut.
Desain futuristik terliat dari bentuk asimetris yang diaplikasikan di area bermain ini.
Skema Warna
Pemilihan warna diperancangan ini ialah menggunakan warna – warna yang dapat menimbulkan kesan energik dan semangat.Warna pada dasarnya menggunakan warna – warna yang digunakan oleh tokoh Marvel. Warna natural dan warna hitam putih juga diaplikasikan. Warna yang mendominasi airsoft playing area ini ialah warna merah, hijau, kuning, hitam, putih, dan abu – abu atau silver.
Pemilihan Furnitur
Pemilihan furnitur pada area bermain khususnya area war game banyak menggunakan furnitur yang berbahan dasar lunak, sehingga menghindari luka yang diakibatkan benturan pada saat proses bermain berjalan dan juga bentuk yang diambil disesuaikan dengan aktifitas pengunjung pada area-area tertentu. Pada area tunggu menggunakan furnitur yang dapat memberi perasaan nyaman dan relaks bagi pengunjung. Furniture yang akan digunakan pada Klinik Dermatologi ini ialah furniture customize. Furniture customize yang pada umumnya disesuaikan dengan ukuran ruangan, bentuk desain yang diinginkan. Contoh furnitur customize yaitu, tempat duduk yang mengaplikasikan lambang The Avengers, coffee counter yang dibuat menyerupai hulk, dan sebagainya. Namun furnitur yang digunakan juga haruslah eksklusif secara desain.
Elemen Interior
1. Lantai
Pada lantai akan menggunakan beberapa material yang berbeda, contohnya pada ruang tunggu menggunakan vinyl yang dipadukan dengan kaca sebagai penutup lampu LED, sampai ke material non finishing seperti lantai semen seperti pada area bermain dikarenakan banyaknya benturan yang terjadi saat bermain makan dibutuhkan material lantai yang murah dan mudah perawatannya. Pada area servis hanya menggunakan material keramik.
2. Dinding
Konsep material dinding ditentukan berdasarkan fungsi dan gaya interior ruangannya. Pada setiap ruangan memiliki tema sendiri, misalnya pada ruangan resepsionis menggunakan tema yang mengaplikasikan elemen pada tokoh Captain America, karena Captain America merupakan first avengers maka diaplikasikan diruangan yang pertama kali didatangi oleh para pengunjung. Untuk area-area tertentu dimana memiliki tingkat kebisingan tinggi diperlukan adanya dinding akustik sebagai peredam suara. Material pelapis dinding berupa cat, HPL, wallsticker, dan bahan elemen dekoratif dinding.
3. Plafon
Material plafon menggunakan gysum yang menutupi rangka hollow. Namun pada area target shooting dan war game menggunakan exposed ceiling. Pada area coffee shop, plafon menggunakan padded ceiling untuk mengaplikasikan bentuk otot pada tokoh Hulk, sedangkan plafon pada area virtual game menggunakan indirect light.
4. Dekorasi
Bahan material untuk elemen dekorasi biasanya diambil dari bahan yang lunak seperti busa dan sterofom sehingga menghindari luka jika terjadi benturan. Bahan daur ulang juga dibutuhkan untuk membuat dekorasi di area bermain. Karena hanya sebuah dekorasi, makan material yang digunakan dapat berupa modul copot pasang yang dapat dimodifikasi kembali pada saat pergantian tema pada area bermain.
Sistem Pencahayaan
menghasilkan cahaya yang untuk ruangan tersebut. “Lamp Life and Efficiency : The average rated life of a bulb or lamp, which is usually printed on the package, indicates the number of hours which 50 % of bulb burned out. Using the proper bulb for the fixture or luminaire will lengthen the bulb life.
Incandescent bulbs can be easily dimmed, which lengthens their life.” (Sumber : Lighting Your Home, 1996:16)
Banyak aspek yang harus dipertimbangkan seperti fungsi, daya, warna cahaya, jenis lampu, dan peletakannya.Pencahayaan digunakan selain bersifat fungsional namun dapat juga bersifat dekoratif.
Selain memanfaatkan pencahayaan alami yang masuk melalui jendela-jendala pada area publik, pencahayaan utama yang digunakan adalah pencahayaan buatan yang dapat memberi intensitas dan efek cahaya yang diinginkan. Menggunakan downlight dengan jenis lampu LED sebagai pencahayaan utama di setiap area. Terdapat hidden lamp pada ruang-ruang perawatan dengan cahaya kekuningan yang akan memberi kesan rileks dan hangat pada ruangan. Pada area publik seperti ruang tunggu terdapat lampu-lampu yang juga dapat dijadikan sebagai elemen dekoratif pada ruang seperti lampu gantung dan lampu berdiri. Serta menggunakan pencahayaan aksen berupa lampu sorot yang diarahkan ke panel-panel kayu yang dapat memberikan kesan pada ruang.
Penataan cahaya menggunakan dimmer pada ruangan tertentu sehingga dapat diatur sesuai kebutuhannya, seperti pada ruangan penonton yang menyaksikan layar CCTV, sehingga cahaya yang dihasilkan tidak terlalu terang dan tidak terlalu redup. Beberapa pencahayaan juga akan disembunyikan (hidden lamp) dengan warna – warna yang menyesuaikan konsep seperti warna pada karakteristik superhero, pencahayaan tersebut akan memberi kesan glowing. Warna cahaya pada lampu aksen adalah warna yang diambil dari konsep warna, akan tetapi harus berhati – hati dalam memadukan warna – warna dalam pencahayaan. Menurut buku Fisika Bangunan 1, “Untuk cahaya, pencampuran warna akan bersifat aditif, sehingga warna cahaya merah, hijau dan biru akan menjadi putih.” (Sumber : Fisika Bangunan 1, 2004:88)
Sistem Penghawaan
Dalam permainan airsoft didalam ruangan tidak memungkinkan untuk menggunakan penghawaan alami, karena aktifitas bermain yang dapat mengakibatkan kepengapan dan menggangu jalannya proses bermain. Maka dalam penghawaan buatan di Airsoft Playing Area menggunakan sistem AC (Air Conditioning). Pengaturan suhu juga dapat disesuaikan dengan ruangan.
Sistem Akustik
Area bermain tentu memerlukan perhatian dalam perancangan akustik ruang. Speaker pada ruang bermain sangat dibutuhkan untuk pemberitahuan pengumuman. Pada area lain, speaker berguna untuk memutar lagu untuk memberi kesan nyaman. Untuk sistem peredaman tidak terlalu dibutuhkan pada area bermain ini, karena bunyi yang dihasilkan oleh senjata justru membuat ketertarikan tersendiri pada penggemar permainan tersebut.
Sistem Keamanan dan Signage
Perancangan pada area bermain tentu membutuhkan keamanan, karena emosi para pemain belum tentu dapat diatasi dengan diri sendiri, sehingga sangat penting adanya satpam atau security untuk dapat menjadi mediasi jika terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti perkelahian dan pencurian pada toko penjualan senjata. Satpam atau security tentu dibantu dengan adanya CCTV yang berfungsi memantau aktifitas yang terjadi di area bermain serta sensor gate yang diletakkan pada setiap akses keluar. Sistem pemadam kebakaran juga dibutuhkan untuk keselamatan penggunanya, maka dibutuhkan smoke detector, sprinkler, fire extinguish, dan emergency alarm. Selain itu, ID Card juga diberikan kepada pemain, sehingga jika ada penambahan peluru, pembelian minum dan lain sebagainya, dapat dicatat pada ID Card tersebut yang akan dibayar pada akhir permainan. Sistem keamanan tersebut juga didukung dengan sistem keselamatan pada penggunanya, sehingga terdapat kotak p3k untuk mengobati jika terjadi luka ringan. Namun jika luka yang dialami adalah luka serius, maka terdapat rumah sakit atau klinik rujukan disekitar Airsoft Playing Area seperti klinik Esti dan Kemang Medical Care. Pada gedung Saberro House terdapat fire exit yang tidak terhalang oleh tembok sehingga dapat diakses dengan mudah. Dilengkapi juga dengan signage sehingga dengan mudah mengakses fire exit. Konsep signage adalah menggunakan LED. Signage digunakan sebagai sistem wayfinding untuk mengarahkan aktifitas pengunjung. Sistem wayfinding dapat mempermudah pengunjung mencapai area yang dituju.
Sistem Komunikasi & Teknologi
Digital scoring system menunjukkan nomor skor pada area bermain dengan menggunakan wireless dan iPad. CCTV yang ditampilkan pada TV LCD di ruang penonton sehingga dengan mudah melihat proses bermain.
SIMPULAN DAN SARAN
Diakhir penyusunan laporan Tugas Akhir yang berjudul Perancangan Interior Pada Airsoft Playing Area dapat diambil kesimpulan :
1. Dalam merancang sebuah area permainan khusus (seperti permainan airsoft) dengan tematik desain yang tergolong menggunakan desain yang baru dari desain – desain sebelumnya, merupakan suatu tantangan.
2. Perancangan ini memperhatikan bagaimana cara menanggulangi area bermain tanpa harus merasa bosan, karena banyak sekali permainan airsoft yang ditutup yang diakibatkan menurunnya jumlah peminat.
3. Konsep yang diterapkan ialah superhero, dimana memiliki alur cerita perang yang sama dengan kegiatan permainan airsoft.
4. Sumber informasi untuk kebutuhan fasilitas yang paling kuat ialah dengan mengetahui aktifitas pengguna.
5. Masalah yang timbul dipecahkan dengan semaksimal mungkin dengan terlebih dahulu melakukan pengumpulan data, penelitian, sampai ke proses perancangan yang memperhatikan sirkulasi, kebutuhan ruang yang diperlukan, dan penggabungan yang harmonis antara konsep desain dengan elemen interior.
6. Khusus untuk Ruang bermain adalah area yang dapat mengaplikasikan bahan daur ulang untuk dekorasinya, jadi dapat dimanfaatkan untuk menerapkan material ramah lingkungan.
7. Ruangan diolah melalui citra desain yang dihadirkan sehingga dapat membangkitkan semangat para pengunjung.
8. Diharapkan Airsoft Playing Area ini dapat menjadi fasilitas yang menunjang bagi peminat permainan airsoft.
Dengan kesimpulan diatas ini diharapkan masalah yang timbul pada Airsoft Playing Area dapat diatasi dan berkembang dengan baik didaerah Kemang, Jakarta. Saran dari penulis yang ditujukan untuk para pemilik area bermain airsoft ialah cara mendesain area bermain airsoft tidak harus terpaku dengan keseragaman yang berlaku, seperti persamaan tema pada interiornya, hal tersebut yang membuat area bermain airsoft terlihat tidak ada bedanya. Peranan interior sangat berpengaruh untuk menarik perhatian pengunjung, dan jika fasilitas tersedia dengan pengaplikasian yang baik dan nyaman, tentunya pengunjung akan kembali untuk bermain.
REFERENSI
Panero, Julius. (2003) DIMENSI MANUSIA & RUANG INTERIOR. Jakarta: Erlangga.
Akmal, Imelda (2013) EKSPLORASI DESAIN RUMAH HIJAU. Jakarta: Imaji Media Pustaka.
White, Edward T. (1983) SITE ANALYSIS. United States of America: ARCHITECTURAL MEDIA.
Cornell, Jane (1996) LIGHTING YOUR HOME Inside and Out. Upper Saddie River: CREATIVE HOMEOWNER PRESS.
Soetiadji S., Setyo., Ir. (1986) ANATOMI DENAH. Jakarta: Djambatan.
Satwiko, Prasasto (2004) FISIKA BANGUNAN 1 – Edisi 1. Yogyakarta: ANDI.
Satwiko, Prasasto (2004) FISIKA BANGUNAN 2 – Edisi 1. Yogyakarta: ANDI.
Serrats, Marta (2012) 1000 TIPS by 100 ECO ARCHITECTS. Barcelona: LOFT Publication S.L.
(ISBN: 978-981-428-604-6)
Sanchez, Alex Vidiella. (2009) GREEN LIVING. Belgium: booQs publishers bvba. (ISBN: 978-94- 60650-08-6)
Williamson, Sunny. 2014.TAC CITY AIRSOFT. Diperoleh (12-03-2014) dari http://www.airsoftplayground.com
2013. Airsoft. Diperoleh (12-03-2014) dari http://id.wikipedia.org/wiki/Airsoft
2014. Playground. Diperoleh (12-03-2014) dari http://en.wikipedia.org/wiki/Playground http://www.qboet.com/newsdetail.php?i=57
http://repository.unhas.ac.id/bitstream/handle/123456789/1752/SKRIPSI%20LENGKAP%20FEB%2 0MANAJEMEN%20-%20ADWIN%20PRATAMA%20ANAS.pdf?sequence=1
http://www.google.com
RIWAYAT PENULIS
Astrid Queentaria Djatmiko Putri lahir di kota Jakarta pada tanggal 14 Januari 1992. Penulis menamatkan pendidikan S1 di Universitas Bina Nusantara dalam bidang Desain Interior pada tahun 2014. Saat ini bekerja secara freelance di bidang Desain Interior.