• Tidak ada hasil yang ditemukan

INTEGRASI XML DAN ADOBE FLASH DALAM PEMBUATAN MEDIA PROMOSI BERBASIS MULTIMEDIA PADA LEMBAGA PENDIDIKAN BIAS ( BINA ANAK SHOLEH ) YOGYAKARTA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "INTEGRASI XML DAN ADOBE FLASH DALAM PEMBUATAN MEDIA PROMOSI BERBASIS MULTIMEDIA PADA LEMBAGA PENDIDIKAN BIAS ( BINA ANAK SHOLEH ) YOGYAKARTA"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

INTEGRASI XML DAN ADOBE FLASH DALAM PEMBUATAN MEDIA

PROMOSI BERBASIS MULTIMEDIA PADA LEMBAGA PENDIDIKAN

BIAS ( BINA ANAK SHOLEH )

YOGYAKARTA

Naskah Publikasi

diajukan oleh

Dwi Wahyono

09.21.0450

kepada

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

AMIKOM

YOGYAKARTA

2010

(2)
(3)

XML INTEGRATION AND IN THE MANUFACTURE ADOBE FLASH MEDIA-BASED LEARNING AND THE PROMOTION OF MULTIMEDIA IN EDUCATIONAL

INSTITUTIONS BIAS YOGYAKARTA

INTEGRASI XML DAN ADOBE FLASH DALAM PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN DAN PROMOSI BERBASIS MULTIMEDIA PADA LEMBAGA

PENDIDIKAN BIAS YOGYAKARTA Dwi Wahyono

Jurusan Teknik Informatika STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

ABSTRACT

Thesis made under the title "XML INTEGRATION AND ADOBE FLASH

IN THE MAKING MEDIAPEMBELAJARAN AND PROMOTION OF

EDUCATION INSTITUTIONS BASED MULTIMEDIA BIAS IN YOGYAKARTA"

The background will be the growing demands of information technology will be

effective and efficient in delivering information that is in this case as a media

information campaign using multimedia applications to be more attractive and

interactive.

XML (Extensible Markup Language). Xml document is the systematic

collection of containers (elements), which consists of the prologue, the root

element, and an epilogue. Xml on one side used as a data storage format. The

advantages of XML include: Writing tags are very flexible compiler, a free XML,

XML could be used in a variety platfrom / operating system, XML is easy to

understand, and writing tags that can be customized with our language, apart

from that XML can be created with a text editor ordinary (Notepad).

These applications include the integration of video, image or photo, sound

(voice), or other information (text) that can be easily managed by a user (admin).

This multimedia-based applications can run on windows operating system.

Keywords: Integration of XML, Dynamic Flash, Multimedia Information, Media

Promotions Applications BIAS

(4)

1. Pendahuluan

Di era informasi pada saat ini sejalan dengan terus berkembangnya pembangunan khususnya sektor pendidikan nampak pada setiap perkembangan informasi yang dilaksanakan oleh pemerintah ataupun oleh perusahaan-perusahaan swasta.

Perkembangan teknologi khususnya pada teknologi komputerisasi yang semakin hari semakin meningkat sejalan dengan kebutuhan pasar yang terus menuntut keefektifan, kemudahan, kecepatan sampai dengan keringanan pembiayaan untuk mendapatkan hasil dan kepuasan yang diinginkan.

Melihat dari begitu pesatnya dunia teknologi khususnya dibidang komputerisasi maka sudah selayaknya hal ini menjadi satu dari sekian alternatif untuk mendapatkan kemudahan yang ditawarkan diatas dalam meningkatkan promosi suatu institusi pendidikan yang tentunya dipengaruhi oleh teknologi komputer.

Dengan perpaduan teknologi pada pembahasan tersebut, kita akan menspesifikasikan pengintegrasian xml dengan adobe flash dalam pembuatan media promosi pada lembaga pendidikan BIAS Yogyakarta.

2. Landasan Teori 2.1 Konsep Dasar Sistem

Sistem adalah merupakan metode atau cara yang teratur (untuk melakukan sesuatu, dari prosedur-prosedur yang saling behubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu tujuan. Kumpulan dari elemen-elemen yang berineraksi untuk mencapai tujan tertentu.

Sistem memiliki karakteristik atau sifat tertentu yaitu komponen (component), batas siste (boundary), lingkungan (environment), penghubung (interface), masukan (input), keluaran (output), dan sasaran (objectives) atu tujuan (goals).

Sistem dapat diklasifikasikan sebagai berikut : 1. Sebagai sistem abstrak dan sistem fisik. 2. Sebagai alamiah dan sistem buatan manusia 3. Sebagai sistem tertentu dan sistem tak tentu. 4. Sebagai sistem tertutup dan sistem terbuka. 2.2 Konsep Informasi

Informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerima. Adapun siklus informasi dapat dilihat pada gambar berikut ini.

(5)

Gambar 2.1 Konsep Dasar Informasi (Sumber : Jogiyanto HM, 1996. Hal 9)

Kualitas dari informasi secara singkat terdiri dari tiga hal yaitu : 1. Informasi harus akurat

Informasi harus bebas dari kesalahan atau kekeliruan dan tidak menyesatkan serta dapat dipertanggung jawabkan sampai ketangan penerima. Akurat juga berarti informasi harus jelas dan mencerminkan makna atau maksud dari data pendukungnya.

2. Tepat pada waktunya

Informasi harus tersedia tepat pada waktu saat dibutuhkan. Suatu informasi yang sudah usang tidak diperlukan lagi, untuk itu diperlukan informasi yang tepat dan cepat, karena informasi merupakan faktor pendukung di dalam pengambilan keputusan. Bila pengambilan keputusan terlambat maka dapat berakibat fatal pada suau organisasi.

3. Relevan

Dalam suatu organisasi, informasi yang diperlukan adalah bersifat relevan dengan masalah yang dihadapi. Informasi yang disampaikan mempunyai keterkaitan atau hubungan dengan masalah yang akan digunakan bersama informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Kebutuhan informasi tiap orang berbeda-beda, maka relevansi informasi untuk tiap-tiap orang berbeda-beda pula.

2.3 Pengertian Multimedia

Dalam industri elektronika Multimedia adalah kombinasi dari komputer dan video (Rosch, 1996) atau Multimedia secara umum merupakan kombinasi tiga elemen, yaitu suara, gambar, dan teks (McCornick, 1996) atau Multimedia adalah kombinasi dari paling sedikit dua media input dan output dari data, media ini dapat audio (suara atau musik),

Proses (Model) Output (Informatio n) Penerima Keputusan / Tindakan Input Data (ditangkap) Hasil Tindakan Das ar

(6)

animasi, video, teks, grafik dan gambar (Turban dkk, 2002) atau Multimedia merupakan alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, grafik animasi audio dan gambar video (Robin dan Linda, 2001).

2.3.1 Elemen-elemen Multimedia

Multimedia dapat menyampaikan dan menyebarkan informasi dengan cara baru yang informatif dan efisien. Menurut James A Senn. Multimedia terdiri dari beberapa unsur program yang masing-masing unsur menyediakan fasilitas bagi penggunanya, yaitu:

 Teks

Bagian multimedia ini menayangkan tulisan di layar. Teks merupakan cara yang cepat untuk menyampaikan dan menyebarkan informasi, sedangkan teks akan selalu digunakan dalam setiap program.

 Gambar

Gambar yang digunakan dalam produksi-produksi multimedia berkisar dari klip art sederhana sampai fotografi. Dengan melihat gambar, akan menghasilkan pengaruh yang kuat dibandingkan hanya sekedar membacanya saja.

 Film

Dengan suatu bagian atau program multimedia, komputer dapat berubah menjadi seperangkat televisi, memungkinkan untuk menghadirkan atau menyaksikan suatu film yang diputar berulang-ulang.

 Animasi

Pada dasarnya, animasi adalah menayangkan gambar-gambar secara bargantian, hingga mata kita menangkap pergantian gambar-gambat sebagai sebuah pergerakan. Kadang-kadang animasi dapat mengekspresikan suatu unsur yang lebih mengena karakteristiknya dibandingkan film.

 Suara

Dengan suara, sebuah animasi akan terasa lebih indah karena suara akan menciptakan suasana yang lebih hidup, menghilangkan rasa jenuh dan menjadi sebuah daya tarik tersendiri bagi pemakai aplikasi tersebut

.

2.4 Perangkat Lunak yang digunakan 2.4.1. Adobe Photoshop CS 2

Photoshop merupakan software perangkat lunak yang canggih yang dapat

digunakan untuk pembuatan atau penyutingan, dan efek manipulasi tampilan termasuk koreksi warna dan pemberian efek tampilan dan sebagainya.

a. Photoshop Document (.psd) Merupakan format asli photoshop.

(7)

Merupakan format image standar Windows pada komputer yang kompatible.

c. Join Photographic Expert Group (.Jpg)

Merupakan format yang mampu mengompres obyek dengan tingkat kualitas sesuai pilihan.

d. Graphics Interchange Format (.gif)

Merupakan file yang umum digunakan untuk grafik warna – warna terindeks dan image pada dokumen.

e. Portable Network Graphic (.png)

Merupakan format file yang digunakan untuk kompresi kecil yang mampu menampilkan sampai 24 bit dan menampilkan image pada WWW.

2.4.2. Adobe Flash CS4

Animasi yang dihasilkan macromedia flash adalah animasi berupa file movie. Movie yang dihasilkan dapat berupa grafik atau teks. Grafik yang dimaksud di sini adalah grafik yang berbasis vector. Jadi, ketika anda mengakses melalui media internet, animasi yang akan ditampilkan lebih cepat dan terlihat halus. Selain itu, macromedia flash juga memiliki kemampuan untuk mengimport file suara, video, maupun file gambar dari aplikasi lain.

Di samping digunakan untuk keperluan pembuatan animasi situs web, macromedia flash juga dapat digunakan untuk membuat game, presentasi, dan animasi kartun. Kreatifitas dan imajinasi yang anda miliki memungkinkan anda untuk menghasilkan karya animasi web yang interaktif dan fantastis. Selain untukl keperluan pembuatan situs web, macromedia flash juga digunakan untuk menyajikan presentasi dalam bentuk CD yang dapat dijalankan mengunakan system Windows atau Machintos.

2.4.3

Corel Draw X3

Corel draw merupakan suatu program membuat desain grafis yang di lengkapi dengan tool-tool sesuai kebutuhan untuk membuat suatu desain grafis. Corel draw X3 merupakan pengembangan dari software corel yang sebelumnya dan memiliki keunggulan dari tersendiri dari versi yang sebelumnya. Software ini juga sering di pakai oleh para desain grafis untuk mendesain karena lebih mudah di gunakan dan user friendly.

Format yang dihasilkan pada corel draw X3 yaitu format default coreldraw X3 .CDR (Corel Draw). Pada coreldraw X3 ini juga bisa menyimpan dengan format lain yaitu .PAT (Pattern File), .CDT (Corel Draw Tempalte), .DES ( Corel Designer), .WPG (Corel Word Perfect Graphic) dan lain-lain. Corel draw juga mendukung file-file yang lain seperti JPG,

(8)

PNG ,JPEG dan lain-lain yang berhubungan dengan grafik yang dapat di import ke corel draw.

2.4.4 Adobe Premiere Pro

Adobe Premiere merupakan program aplikasi video editing yang sangat terkenal dan banyak digunakan untuk video editing. Premiere telah menjadi standar program aplikasi video editing, karena kemampuannya yang baik dan lengkap untuk mengedit, memberi transisi, memberi efek dan lain-lain pada klip video.

2.4.5 Notepad++

Sebuah program berlisensi GPL ( General Public License ) yang bisa dijalankan di dalam lingkungan Windows. Notepad++ (baca: Notepad Plusplus) yang berlisensi GPL tersebut berukuran cukup kecil, memiliki berbagai fitur yang juga berguna bagi para developer yang menggunakan berbagai bahasa pemrograman. Di antaranya adalah : ADA, ASP, Assembler, C/C++, C#, Java, JavaScript, LISP, LUA, file .INI milik Windows®, file .BAT, CSS, HTML, PHP, PERL, Pascal, Python, Ruby, SQL, Scheme, XML, dan masih banyak lagi 13).

Keunggulan Notepad ++ dibanding Notepad bawaan Windows adalah :

1. Pada Notepad ++ kita dapat mengerjakan dan membuka berbagai format dokumen dan cukup satu window saja yang dibuka, sedangkan notepad bawaan windows tidak bisa melakukannya.

2. Tampilan pada Notepad++ cukup bagus dan menarik tidak seperti notepad bawaan Windows yang tampilan sangat monoton.

3. Notepad ++ terdapat plugins yang dapat di download secara manual atau me install notepad++ dan pilih sesuai keinginan kita.

4. Notepad++ bersifat Open source sehingga kita dapat melihat source kodenya dan notepad++ juga sudah mendukung bahasa indonesia. 3. Analisis

3.1 Analisis PIECES

Panduan dalam mengidentifikasi suatu masalah dikenal dengan PIECES Analysis (Performance, Information, Economic, Control, Efficiency, Services).

3.1.1 Analisis Kinerja (Performance)

Peranan dalam kinerja sangat penting dalam mencapai sasaran atau tujuan suatu instansi/perusahaan. Kinerja berhubungan erat daengan SDM (sumber daya manusia) yang dimiliki oleh suatu instansi/perusahaan.

Tabel 3.1. Analisis Performance

Parameter Hasil Analisis Sistem Lama

(9)

 Response time

didik calon murid, informasi sampai ke konsumen masih menggunakan metode tradisional, yaitu speak by speak.

 Dalam penyampaian informasi mengenai produk masih secara manual, maka memperlambat konsumen mendapatkan informasi.

3.1.2 Analisis Informasi (Information)

Analisis informasi menyangkut keakuratan informasi yang dihasilkan pada sistem lama LPIT BIAS Yogyakarta, penyampaian informasi (promosi) yang kurang efektif maupun menarik mengakibatkan informasi yang dihasilkan kurang efisien.

Tabel 3.2. Analisis Informasi

Parameter Hasil Analisis Sistem Lama  Relevan

 Akurat

 Tepat Waktu

 Informasi mengenai produk ditujukan berbagai kalangan, sehingga kurang relevan.

 Informasi yang disajikan dapat dipertanggung jawabkan.

 Informasi yang disajikan sesuai.

3.1.3 Analisis Ekonomi (Economic)

Ekonomi merupakan landasan untuk menentukan tujuan instansibbaik jangka pendek maupun jangka panjang. Masalah pada promosi terletak pada pembiayaan untuk pembuatan atau pencetakan brosur maupun majalah.

Tabel 3.3. Analisis Ekonomi

Parameter Hasil Anlisis Sistem Lama  Biaya  Dari penyampaian informasi

yang secara manual mebutuhkan biaya yang banyak dan mengurangi keuntungan perusahaan.

(10)

3.1.4 Analisis Pengendalian (Control)

Masalah pengendalian sangat penting dalam menjaga kinerja sistem agar selalu terkontrol. Hal ini sebagai pencegahan dalam penyalahgunaan atau kesalahan sistem, dan menjamin keamanan data, informasi. Data dan informasi adalah sumber yang sangat penting. Masalah kesalahan dalam memberikan (penulisan) informasi menjadi salah satu yang dapat menyebabkan kerugian pada lembaga/instansi.

Tabel 3.4. Analisis Pengendalian

Parameter Hasil Analisis Sistem Lama  Keamanan (security)  Data dan Informasi menjadi

sumber yang penting. Masalah kesalahan penulisan pada media promosi menjadi salah satu kendala.

 Diharapkan Sistem Baru dapat mengurangi dari segi keamanan proses meng-update informasi karena hanya dapat dilakukan oleh admin .

3.1.5 Analisis Efisiensi (Efficiency)

Efisiensi sering disamaartikan dengan ekonomis yang sebenarnya berbeda. Ekonomis berkaitan dengan jumlah sumber daya yang digunakan, sedangkan efisiensi berhubungan dengan bagaimana sumber daya tersebut digunakan dengan pemborosan yang minimal.

Tabel 3.5. Analisis Efisiensi

Parameter Hasil Analisis Sistem Lama

 Sumber daya keuangan  Pemborosan sumber daya keuangan yang di gunakan untuk keperluan iklan seharusnya bisa ditekankan dan dialokasikan untuk keperluan lain sehingga tidak terjadi pemborosan.

(11)

3.1.6 Analisis Pelayanan (Services)

Fokus analisis ini pada tinjauan adalah sejauh mana kemudahan yang diberikan oleh system yang diterapkan untuk menyelesaikan pekerjaan (memberikan informasi), serta kemudahan bagi user untuk memperoleh informasi.

Tabel 3.6. Analisis Pelayanan

Parameter Hasil Analisis Sistem Lama

 Pelayanan  Pelayanan yang ada di LPIT BIAS kurang, karena kurang tersedianya jumlah SDM dalam menangani hal ini. Diharapkan dengan Sistem baru ini pelayanan lebih optimal karena :  Pengguna/ user dapat leluasa

mencari informasi sesuai yang dibutuhkan dengan memilih tombol/button yang tersedia.

 Bagi Admin lebih mudah melakukan

update informasi kedalam sistem

(aplikasi).

4. Hasil Penelitian dan Pembahasan 4.1 Hasil Penelitian

Hasil dari penelitian ini yaitu diperoleh suatu sistem aplikasi berbasis multimedia yang terintegrasi antara file document XML dengan Adobe Flash yang bertujuan sebagai media promosi Lembaga Pendidikan Islam Terpadu BIAS (Bina Anak Sholeh) Yogyakarta untuk meningkatkan kepercayaan kepada masyarakat umum khususnya para Orang tua guna memberikan tempat pendidikan putra-putrinya di lembaga pendidikan tersebut sehingga visi dan misi generasi emas 2030 LPIT BIAS Yogyakarta dapat tercapai yaitu generasi emas generasi anak sholeh.

Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara dengan pengguna selama pengujian sistem, terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan dari Aplikasi ini.

Adapun kelebihan dan kekurangan dari sistem ini adalah: a. Kelebihan Program

1. Program yang sederhana dan mudah dimengerti dan dipahami sekalipun oleh anak-anak usia 8 tahun keatas (dapat membaca), karena navigasi dari struktur aplikasi yang berurutan dan mudah diikuti.

(12)

2. Tampilan aplikasi / desain yang dibuat dapat menarik minat untuk membaca atau mencari informasi lebih jauh.

3. Efek suara atau backsound yang enak di dengar. b. Kekurangan Program

1. Manajemen File source yang kurang rapi atau terorganisai.

2. Penggunaan variasi animasi sedikit, yang dikarenakan jika dimasukkan akan memperlambat kerja sistem dan serta apabila terlalu ramai dapat mengganggu pengguna dalam mendapatkan informasi.

3. Untuk meload suatu gambar atau file terkadang masih lambat dan berat.

5. Kesimpulan dan Saran 5.1 Kesimpulan

Dari penjelasan dan penguraian pada bab – bab sebelumnya hingga akhir, mulai dari analisis dan perancangan sistem informasi multimedia interaktif pada LPIT BIAS Yogyakarta, maka apikasi sistem informasi berbasis multimedia ini dapat kami simpulkan bahwa antara lain :

1. Aplikasi Sistem Informasi Multimedia membantu perusahaan dalam berpresentasi (meningkatkan promosi) sekaligus dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat (konsumen) yang ingin mengetahui informasi tentang LPIT BIAS.

2. Dengan adanya Aplikasi ini dapat meringankan pekerjaan staff karyawan pada bagian promosi, karena lebih efektif dan efisien.

3. Movie flash yang ada pada aplikasi ini dikombinasikan menggunakan actionscript dan xml, sehingga tercipta suatu perangkat lunak (sistem informasi multimedia interaktif) yang menarik dan user friendly.

5.2 Saran

Setelah melakukan pembuatan dan pengujian terhadap sistem aplikasi ini, maka untuk pengembang sistem berikutnya ada beberapa saran yang mungkin bermanfaat bagi sistem yang akan datang, antara lain:

1. Dapat mengatasi atau memperbaiki kekurangan dari sistem ini.

2. Perlu upaya penambahan fitur dengan adanya penggantian image/gambar background (themes).

3.

Aplikasi yang mendatang dapat mengorganisir/memanajemen file source yang rapi dan terorganisir.

(13)

Daftar Pustaka

Raymond Mc Leod. Sistem Informasi Manajemen II, PT. Prenhallindo, Jakarta, 1996

Tim. 2009. Pedoman Penyusunan Penulisan Proposal Penelitian dan Skripsi. Edisi 2009. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AMIKOM .Yogyakarta.

Jeriy Fitbesald, Adra F. Fitz Gerald, Waen D. Stalling , Jr. Fundamental of System Analysis (edisi kedua : New York : John Willey & Sons, 1981

Jogiyanto H.M. Analisis dan Desain Sistem Informasi Manajemen Pendekatan Terstruktur , ANDI offset . Yogyakarta, 1996

Suyanto, M. Multimedia Alat untuk Meningkatkan Keunggulan Bersaing, ANDI offset . Yogyakarta, 2005

Kamus lengkap Dunia Komputer. 2002. Semarang.Wahana Komputer kerjasama ANDI Yogyakarta

Vaughan, T. Multimedia : Maknig It Work edisi 6, ANDI offset, Yogyakarta. 2004.

Chandra, Hadi. Membuat Sendiri Animasi Profesional dengan 3D Studio Max 3.1, PT. Elex Media Komputindo . Kelompok Gramedia. Jakarta, 2000

Lemay, Laura, Duff, M. Jon, Mohler, L. James. Desain Grafik dan Halaman Web, PT. Elex Media Komputindo Jakarta, 1997

Suyanto, M. 2004. Analisis dan Desain Aplikasi Multimedia untuk Pemasaran, Yogyakarta : Andi Offset.

Ali Pangera, A. Dony Ariyus. 2005. Sistem Operasi. Yogyakarta : Andi Offset

http://id.shvoong.com/internet-and-technologies/software/163890-notepad-plus-sourceforge-net Diakses 12 Mei 2010

http://www.selcukartut.com Diakses 23 Juni 2010 http://www.xmlphotoalbum.com Diakses 25 Juni 2010

Gambar

Gambar 2.1 Konsep Dasar Informasi  (Sumber : Jogiyanto HM, 1996. Hal 9)
Tabel 3.2.  Analisis Informasi
Tabel 3.4.  Analisis Pengendalian
Tabel 3.6.  Analisis Pelayanan

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena itu, sumber-sumber tradisi hukum adat (kearifan lokal) masyarakat kita yang masih menjadi kesadaran hukum; dan sumber-sumber tradisi hukum yang

menurut informasi petugas penerima telepon kantor bapelkes salaman, Magelang, panitia pengadaan tidak ada di ruangan pada hari Senin, 18 Juli 2011 jam 09.50 WIB. Padahal ini

Diharapkan Rencana Kinerja Tahun 2015 ini dapat menjadi bahan dalam Penetapan Kinerja Tahun 2015, yang nantinya menjadi pedoman dalam penyusunan

penelitian ini adalah regresi linier sederhana. Hasil analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa 1) Leverage keuangan tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap dividen.

Hasil penelitian ini sesuai dengan hipotesis yang diajukan bahwa ada hubungan positif antara persepsi terhadap dukungan sosial dengan psychological well being pada mahasiswa

Pungli, Kebakaran Hutan dan lahan, Anggaran DPR 2018, Korupsi Dana Desa, Korupsi Proyek KTP-el, Nyonya Meneer Palit, Pembangunan Irigasi Terang di Manggarai Barat, Pembiayaan

pemahaman mengenai konsep kewirausahaan dan memberikan motivasi untuk menjadi wirausaha muda dan memberikan ketrampilan yang dapat digunakan sebagai modal untuk

Tujuan penelitian ini menitikberatkan pada determinan produksi petani kopi rakyat, pilihan untuk memanen sendiri atau sistem tebas, mengolah hasil panen lebih lanjut atau langsung