• Tidak ada hasil yang ditemukan

TK DHARMA WANITA NGRAMBE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TK DHARMA WANITA NGRAMBE"

Copied!
35
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN

PENERAPAN MODEL TASK BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF DENGAN

MENGGUNAKAN APLIKASI ALFABET PADA KELOMPOK A TK DHARMA WANITA NGRAMBE 1

DYAH AYU PUJI LESTARI [email protected]

TK DHARMA WANITA NGRAMBE 1 2021

(2)

ii Kata pengantar

Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas karunia-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan laporan implementasi model yang berjudul “ Penerapan Model pembelajaran kelompok dengan memanfaatkan M-Edukasi” ini dapat selesai tepat waktu.

Penyusunan karya ilmiah ini diajukan untuk memenuhi salah satu tugas dari Sekolah Inovatif Digital.Dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini penulis mendapat bimbingan dan arahan dari berbagai pihak baik. Ucapan terima kasih saya haturkan kepada semua pihak yang ikut membantu dalam proses penyusunan karya tulis ilmah ini.

Sebagai penyusun, kami menyadari bahwa masih terdapat kekurangan baik dari penyusunan hingga tata bahasa penyampaian karya tulis ini.Oleh karena itu, penulis mengharap saran dan kritik yang bersifat membangun demi perbaikan dan kesempurnaan karya tulis ini.

Kami berharap semoga karya tulis yang kami susun ini dapar bermanfaat bagi kita semua khusunya pembaca.

Ngawi, 12 September 2021

DYAH AYU PUJI LESTARI, S.Pd

(3)

iii Pengesahan

Laporan implementasi model Penerapan Model Task Base learning untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf dengan menggunakan aplikasi alphabet pada kelompok A TK Dharma Wanita Ngrambe 1, telah selesai disusun pada tanggal 12 September 2021

Ngawi, 12 September 2021 Kepala Sekolah

VIDI ANGGRAENA, S.Pd

(4)

iv DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL………. i

KATA PENGANTAR……….. ii

PENGESAHAN……… iii

DAFTAR ISI ……… iv

RESUME……… v

BAB I PENDAHULUAN ……… 1

A. .Latar Belakang………. 1

B. Tujuan……… 2

C. Manfaat……….. 2

BAB II LANDASAN TEORI……… 4

BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN ………... 11

A. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran………... 11

B. Implementasi Model Pembelajaran……… 11

C. Hasil pelaksanaan Pembelajaran……… 13

D. Pembahasan………... 13

BAB IV PENUTUP……….. 14

A. Simpulan ………... 14

B. Rekomendasi ………. 14

DAFTAR PUSTAKA ………... 15

LAMPIRAN RPP ……….. 16

LAMPIRAN LEMBAR KEGIATAN ……… 25

LAMPIRAN FOTO DOKUMEN ……… 28

(5)

v RESUME

Tujuan dari penerapan model pembelajaran task based learning dengan memanfaatkan alphabet adalah untuk mengetahui peranan aplikasi alphabet untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak kelompok A melalui penugasan yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan aplikasi alphabet tersebut melalui tugas- tugas yang diberikan dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang alphabet. Dengan menggunakan aplikasi alphabet anak lebih mudah memahami dan mengenal huruf .

Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah adanya pemahaman dan peningkatan pengenalan huruf pada anak kelompok A dengan memanfaatkan media alphabet. Anak lebih mudah mengenal huruf abjad dengan bermain dan mengeja huruf dan kata. Pada pertemuan ke 1 hanya 50% anak atau 7 dari 14 anak yang mampu mengenal huruf abjad. Pada pertemuan ke 2 kemampuan anak meningkat menjadi 80% atau 12 dari 14 anak.

Guru harus bisa mencari media dan sumber belajar yang kreatif, inovatif sehingga akan ada peningkatan mutu dan kualitas hasil belajar siswa. Salah satu media pembelajaran digital yang bisa digunakan dalam proses belajar siswa adalah aplikasi m-edukasi yang dikembangkan oleh BPMPK yang mempunyai banyak aplikasi digital yang bisa mendukung pembelajaran yang inovatif, kreatif dan digitalis. Selain aplikasi digital guru bisa memanfaatkan media pembelajaran dari internet untuk menunjang proses pembelajaran yang dilaksanakan. Dengan media atau sumber belajar yang inovatif diharapkan mampu

meningkatkan mutu dan kualitas hasil belajar siswa.

Kata kunci : Tas Based Learning, Mengenal Huruf, Aplikasi Alfabet

(6)

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Di era globalisasi seperti saat ini pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia.Pendidikan adalah bagian dari upaya untuk membantu manusia memperoleh kehidupan yang lebih baik, baik secara individu maupun kelompok.Pendidikan juga merupakan faktor utama dalam pembentukan pribadi manusia.

Masalah pendidikan dan pembelajaran merupakan masalah yang perlu diperhatikan., banyak faktor yang mempengaruhi pembelajaran, salah satunya adalah guru. Guru memegang peranan penting dalam keberhasilan proses pembelajaran karena keberhasilan proses belajar mengajar sangat ditentukan oleh faktor guru. Selain faktor guru proses belajar juga dipengaruhi oleh metode dan media belajar yang digunakan.

Sebagaimana diketahui bahwa dalam metodologi pembelajaran ada dua aspek yang paling penting, yaitu metode mengajar dan media pembelajaran sebagai alat bantu mengajar bagi guru. Peran media pembelajaran dalam proses belajar siswa diharapkan mampu mempertinggi hasil belajar siswa (Basyirudin dan Asnawir, 2002:9)

Media pembelajaran adalah segala jenis media yang digunakan dalam proses pembelajaran (Thoha, 2004:130). Media pembelajaran merupakan bagian dari proses pembelajaran, karena media pembelajaran berhubungan langsung dengan pemberian materi pelajaran dalam rangka meningkatkan hasil belajar siswa.

Untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan maka guru dituntut mampu menggunakan alat belajar dan mengembangkan media pembelajaran yang digunakan selama proses pembelajaran. Media pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses belajar mengajar banyak sekali, antara lain sebagai berikut : video, audio, gambar, rekaman, aplikasi multimedia yang mendukung proses belajar di jenjang paud.

Media tersebut mempunyai karakteristik tersendiri, sehingga dapat memudahkan dalam mempelajari materi yang akan dipelajari.

Dengan media yang menampilkan gambar yang menarik dan kreatif diharapkan mampu membuat anak- anak usia dini lebih mudah memahami materi yang disampaikan dan dipelajari. Media belajar yang mampilkan gambar kreatif akan membuat anak antusias dalam mengikuti kegiatan belajar dan membuat anak tidak bosan dalam mengikuti proses pembelajaran, sehingga akan menciptakan suasana belajar yang

(7)

2 menyenangkan bagi anak usia dini. Pada intinya proses belajar pada anak usia dini harus menyenangkan, kreatif dan inovatif. Apabila guru selalu menggunakan media pembelajaran yang sama setiap harinya maka mungkin terjadi rasa bosan pada anak ketika mengikuti kegiatan belajar.

Model pembelajaran adalah semua rangkaian penyajian materi yang akan diajarkan yang meliputi semua aspek sebelum, sedang dan sesudah pembelajaran yang dilakukan oleh guru serta semua fasiitas yang digunakan pada proses pembelajaran.

Untuk itu, guru diharapkan dapat mencari metode dan media belajar yang kreatif, inovatif dan menyenangkan, sehingga mampu membuat anak didik menjadi lebih mudah memahami materi yang akan disampaikan oleh guru.

Pengenalan hurufpada anak usia dini sangat diperlukan untuk mempersiapkan siswa dalam belajar membaca dan menulis pada jenjang sekolah yang lebih tinggi. Untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak usia 4-5 tahun di TK Dharma Wanita Ngrambe 1 maka proses pembelajaran menggunakan media mobile edukasi dari BPMPK.

Dari latar belakang tersebut, maka penulis merasa terdorong untuk melihat perkembangan mengenal huruf pada anak dengan mengambil judul “Penerapan Model Task Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Dengan Menggunakan Aplikasi Alfabet Pada kelompok A TK Dharma Wanita Ngrambe 1”

B. Tujuan

Berdasarkan latar belakang di atas maka tujuan yang ingin dicapai adalah sebagai berikut : untuk mengetahui pengaruh media edukasi alphabet dalam meninkatkan kemampuan mengenal huruf pada kelompok A TK Dharma Wanita Ngrambe 1

C. Manfaat

Berdasarkan dari tujuan di atas diharapkan penelitian ini memberikan manfaat bagi sekolah, guru dan siswa diantaranya :

1. Bagi sekolah

Sekolah mengetahui pengaruh media pembelajaran yang kreatif, inovatif dan digital dalam pengenalan huruf pada anak

(8)

3 2. Bagi guru

Guru mengetahui media pembelajaran yang kreatif dan inovatif dan mampu mengembangkan media atau sumber belajar yang akan digunakan dalam proses pembelajaran.

3. Bagi siswa

Diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan penerapan media edukasi dalam pengenalan huruf

(9)

4 BAB II

LANDASAN TEORI

A. Huruf

1. Pengertian Huruf

Huruf merupakan satuan terkecil yang berupa bentuk atau lambang dari suatu tulisan. Huruf yang dipakai dalam bahasa Indonesia ada 26 huruf dalam alphabet latin modern.

Huruf adalah simbol- simbol dalam anggota abjad yang melambangkan bunyi.

Berdasarkan Peraturan Mentri Nomor 137 Tahun 2014 Tentang standard Nasional pendidikan Anak Usia Dini. Perkembangan mengenal huruf pada anak usia dini merupakan bagian dari lingkup perkembangan bahasa anak, dengan tingkat pencapaian perkembangan anak sebagai berikut : menyebutkan huruf yang dikenal, mengenal suara huruf awal dari nama- nama benda yang ada disekitar, menyebutkan kelompok gambar yang mempunyai bunyi huruf awal yang sama, serta memahami hubungan antara bunyi dan bentuk huruf.

Menurut Soenjono Darjowidjojo dalam penelitian Trisniwati 2014:13

“kemampuan mengenal huruf yaitu tahap perkembangan anak dari belum tahu menjadi tahu mengenai keterkaitan bentuk dan bunyi huruf, sehingga anak dapat mengetahui bentuk huruf dan maknanya”.

Dari pengertian di atas maka dapat disimpulkan bahwa huruf adalah lambang atau simbol terkecil dari suatu tulisan.

2. Fungsi Huruf

Huruf dapat digunakan untuk membentuk kata yang memiliki arti dan dapat mewakili sesuatu yang ingin disampaikan oleh seseorang. Sehingga, dapat dikatakan bahwa huruf merupakan komponen yang membantu manusia untuk berkomunikasi dengan orang lain.

3. Jenis Huruf

Huruf dapat diklasifikasikan berdasarkan bentuk dan bunyinya, antara lain : 1) Jenis huruf berdasarkan bentuknya

a. Huruf Fenomis adalah huruf yang melambangkan satu bunyi seperti huruf latin

(10)

5 b. Huruf Silabis adalah huruf yang melambangkan satu suku kata seperti huruf

jepang atau aksara jawa

c. Huruf Logograf atau idiograf adalah huruf yang melambangkan bunyi satu kata seperti huruf cina

d. Huruf Piktograf adalah bunyi hruf yang dilambangkan dalam bentuk gambar atau lukisan peristiwa seperti relief manusia prasejarah.

2) Jenis huruf berdasarkkan bunyinya a. Huruf Vokal

Huruf vocal adalah bunyi yang tidak disertai hambatan pada alat bicara, hambatan hanya terdapat pada pita suara, jadi udara yang keluar dari paru- paru melewati pita suara dan tidak ada articulator atau alat ucap yang menghambat seperti bibir, gigi atau lidah. Huruf vocal terdiri dari huruf a, i, u, e, o.

b. Huruf Konsonan

Huruf konsonan adalah bunyi yang dibentuk dengan menghambat arus udara yang keluar dari paru- paru. Hambatan dapat terjadi pada sebagianalat bicara, seperti pada dua bibir pada bunyi huruf B, hambatan pada ujung lidah dengan menyentuh belakang gigi depan atas pada bunyi huruf T. huruf konsonan terdiri dari huruf b, c, d, f, g, h, j, k, l, m, n, p, q, r, s, t, v, w, x, y, z.

c. Huruf Semivokal

Huruf semivokal adalah bunyi huruf antara huruf vocal dan huruf konsonan.Dalam kamus besar bahasa Indonesia, huruf semivokal didefinisikan sebagai bunyi bahasa yang mempunyai ciri vocal atau konsonan.Bunyi ini memiliki sedikit geseran dan tidak muncul sebagai inti suku kata.Huruf yang termasuk huruf semivokal adalah bunyi y dan w.

4. Manfaat mengenal huruf bagi anak usia dini

Pengenalan huruf pada anak sejak dini sangat penting dilakuakan supaya anak dapat mengenal huruf- huruf untuk persiapan membaca dan menulis. Menurut Bond dan Dykstra dalam Slamet Suyanto 2005:165 anak yang dapat mengenal huruf dengan baik cenderung memiliki kemampuan membaca dengan lebih baik.

Menurut MaimunahHasan 2009:314 “ pengenalan huruf sejak usia dini yang penting adalah metode pengajarannya melalui proses sosialisasi dan metode pengajaran membaca tanpa membebani dengan kegiatan belajar yang menyenangkan.

(11)

6 Dari pendapat di atas maka dapat disimpulkan bahwa mengenal huruf pada anak usia dini dapat mempesiapkan diri anak dalam belajar membaca dan menulis dengan baik ketika anak memasuki sekolah jenjang berikutnya.

B. Media Pembelajaran

1. Pengertian Media Pembelajaran

Media pembelajaran adalah alat bantu dalam proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang dapat digunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau ketrampilan belajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar.

Media pembelajaran menurut Briggs adalah sarana untuk memberikan perangsang bagi pelajar supaya proses belajar terjadi. Dalam lingkup pendidikan media adalah salah satu benda yang dapat dimanipulasikan, dilihat, didengar berserta instrument yang dipergunakan untuk kegiatan pendidikan.

Adapun nilai- nilai media pembelajaran, diantaranya : 1) Mengkongkretkan konsep yang abstrak

Konsep- konsep yang dirasa bersifat sulit dijelaskan secara langsung kepada anak TK bisa disederhanakan melalui pemanfaatan media pembelajaran. Misalnya, untuk menjelaskan proses perkembangbiakan burung bisa menggunakan gambar sederhana.

2) Menghadirkan objek- objek yang berbahaya atau sulit didapat dalam lingkungan belajar. Misalnya, guru menjelaskan kepada anak TK dengan gambar atau video tentang binatang buas

3) Menampilkan objek yang terlalu besar atau kecil

Melalui media, guru dapat menyampaikan gambaran mengenai objek- objek yang terlalu besar, seperti : sebuah kapal laut, pesawat, pasar, candid an sebagainya di depan kelas. Demikian juga dengan objek yang terlalu kecil, seperti : semut, nyamuk dan sebagainya.

Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah suatu benda atau alat yang dapat digunakan untuk menunjang proses pembelajaran yang dapat dilihat, didengar maupun dibaca oleh pendidik maupun peserta didik agar tercapai tujuan pembelajaran yaitu terjadinya interaksi anata pendidik dan peserta didik.

(12)

7 2. Klasifikasi Media Pembelajaran

Klasifikasi media pembelajaran menurut jenisnya antara lain : a. Media audio

Media audio adalah media yang hanya mengandalkan suara saja, seperti radio dan rekaman

b. Media Visual

Media visual adalah media yang hanya dapat dilihat saja.Media ini menampilkan gambar dia amuapun gambar bergerak. Media visual terdiri dari :

a) Media yang diproyeksikan

Yaitu merupakan media yang menggunakan alat proyeksi (proyektor) untuk menayangkan gambar atau tulisan yang akan tampak pada layar. Media proyeksi ini bisa berbentuk media proyeksi diam (gambar diam) atau media proyeksi gerak (gambar gerak)

b) Media yang tidak diproyeksikan Media ini terdiri atas :

(1) Media gambar diam/ mati, yaitu gambar- gambar yang disajikan secara fotografi, misalnya gambar tentang manusia, binatang atau objek lain.

(2) Media grafis, yaitu media pandang dua dimensi yang dirancang secara khusus untuk mengkomunikasikan pesan- pesan pembelajaran.

(3) Media model, yaitu media tiga dimensi yang merupakan tiruan dari beberapa objek nyata.

(4) Media realita, yaitu alat bantu visual dalam pembelajaran yang berfungsi memberikan pengalaman langsung kepada anak. ( Badru Zaman dkk, 2008 : 4.9- 4.20)

c. Media audio Visual

Media audio visual adalah media yang dapat dilihat dan didengar, media ini mempunyai dua unsur yaitu unsur suara dan gambar.Media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik karena bisa menghsasilkan suara dan gambar.

Berdasarkan keterangan tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa jenis-jenis dan karakteristik media pembelajaran di TK ada tiga jenis, yaitu : media visual, media audio dan media audiovisual.

(13)

8 3. Fungsi Media pembelajaran

Secara garis besar fungsi media pembelajaran adalah sebagai berikut : a. Fungsi Umum

Media sebagai pembawa materi dari guru kepada peserta didik dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran.

b. Fungsi Khusus

1. Untuk menarik perhatian murid

2. Untuk memperjelas dalam penyampaian materi 3. Untuk mempermudah dalam penyampaian materi

4. Manfaat Media pembelajaran

Dalam proses pembelajaran penggunaan media yang inovatif akan meningkatkan semangat belajar pada siswa. Adapun manfaat media pembelajaran dalam proses pembelajaran adalah sebagai berikut:

1) Media pembelajaran dapat memperjelas penyajian informasi sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa

2) Media pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar siswa

3) Media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan indera, ruang dan waktu

4) Media pembelajaran dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa tentang peristiwa atau kejadian dilingkungan siswa, serta memungkinkan terjadinya interaksi langsung dengan guru.

C. M-Edukasi ( Mobile Edukasi ) 1. Pengertian M-edukasi

Aplikasi atau portal rumah belajar adalah portal pembelajaran resmi kementrian pendidikan dan kebudayaan yang dikembangkan oleh pusat teknologi informasi dan komunikasi pendidikan dan kebudayaan (pustekkom kemendikbud) sejak tahun 2011 dengan alamat url https://belajar.kemdikbud.go.id.

Portal rumah belajar menyediakan fitur- fitur utama dan pendukung. Rumah belajar juga berhubungan dengan link seperti : tv edukasi, suara edukasi, radio edukasi, m- edukasi.

Dapat dikatakan m-edukasi adalah media aplikasi yang berupa fitur- fitur yang dapat mempermudah guru dalam menyampaiakn materi pembelajaran kepada siswa secara online.M.edukasi dapat diakses dan dimanfaatkan oleh guru, siswa dan masyarakat.

(14)

9 2. Fitur- fitur M-edukasi

1. Sumber belajar merupakan salah satu layanan penyedia aneka sumber belajar digital untuk jenjang PAUD, SD/ MI, SMP/ MTs, SMA/ MA, dan SMK

2. Buku Sekolah Elektronik (BSE) merupakan layanan penyedia buku mata pelajaran digital sesuai dengan kurikulum 2013

3. Laboraturium Maya merupakan layanan laboraturium yang menjelaskan simulasi mata pelajaran terkait dengan sain

4. Wahana Jelajah Angkasa merupakan layanan penyediaan informasi tentang ruang angkasa yang bisa diakses sesuai format yang berlaku

5. Kelas Maya adalah layanan penyediaan fasilitas e-learning untuk sekolah

3. Manfaat M-edukasi

Dalam proses belajar mengajar dengan menggunakan M-edukasi mempunyai manfaat yaitu :

1. Adanya banyak fitur yang tersedia mempermudah guru dalam penyampaian materi yang iningn diajarkan melalui visual ataupun audiovisual kepada siswa

2. Dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja sepanjang terhubung dengan akses internet

4. Cara Mengakses M-Edukasi (Edustrore)

Untuk mendapatkan atau mengunduh konten atau fitur dari M-edukasi ( edustore) dari perangkat handphone dengan cara :

1. Mengunduh melalui website https://edustore-medukasi.kemdikbud.go.id, setelah membuka website maka kita cari konten yang ingin di unduh. Di dalam edustore terdapat konten sesuai jenjang sekolah mulai dari PAUD, TK, SD, SMP dan SMA.

Tampilan edustore dari m-edukasi

(15)

10 5. Aplikasi Alfabet

Aplikasi alphabet adalah sebuah aplikasi atau fitur yang menyajikan pengenalah huruf abjad dengan cara bermain, menyanyi, menirukan dan mengeja kata. Di dalam aplikasi ini anak bisa belajar mengucapkan huruf abjad, mengeja kata, menyusun huruf menjadi kata, sehingga memudahkan anak dalam mengenal huruf- huruf abjad.

Aplikasi alphabet adalah salah satu aplikasi yang dikembangkan oleh BPMPK untuk membantu guru dalam menyampaikan materi yang ingin diajarkan.

Tampilan aplikasi alphabet

D. Model Pembelajaran Task Based Learning

Model pembelajaran Tas Based learning adalah sebuah metode pembelajaran bahasa dengan menggunakan tugas sebagai faktor utama dalam pembelajaran. Pada model pembelajaran ini siswa diharuskan untuk mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru dan setelah tugas selesai dikerjakan, guru akan membahas atau mengulas mengenai bahasa yang digunakan, kemudian guru membuat koreksi apabila ada kesalahan dan kemudian menilai hasil kegiatan siswa melalui tugas yang diberikan serta meluruskan apabila terjadi kesalahpahaman dalam proses pembelajaran (Hamer, 2002, hlm.87)

Adapaun tahapan dalam pembelajaran dengan menggunakan model Task Based Learning adalah :

1. Pre- task, di dalam pre- task akan dijelaskan pengenalan topic atau materi yang akan dipelajari dan tugas yang akan diberikan.

2. Task- cycle, terdiri atas pemberian tugas, perencanaan pengerjakan tugas serta pelaporan tugas.

3. Language Focus, yaitu menganalisa dan mempraktekkan.

(16)

11 BAB III

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Pembelajaran direncanakan dalam 2 kali pertemuan. Pertemuan pertama dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus 2021 dan pertemuan kedua dilaksanakan pada tanggal 7 September 2021. Dengan menggunakan Aplikasi Pengenalan Huruf Alfabet diharapkan dapat meningkatkan kemampuan anak kelompok A TK Dharma Wanita Ngrambe 1 dalam mengenal huruf. Model pembelajaran yang di gunakan adalah Task Based Learning. Dalam proses pembelajaran guru menyampaikan materi yang akan dipelajari melalui video pembelajaran yang dikirim melalui WA Grup walimurid kelompok A. Untuk penilaian hasil pembelajaran, walimurid mengirimkan foto dan video hasil belajar anak melalui WA Grup.

B. Implementasi Pembelajaran Pertemuan Pertama

Tujuan kegiatan pembelajaran pada pertemuan pertama ini adalah untuk mengenalkan anak-anak dengan huruf Alfabet dengan media dari Edustore. Adapun langkah-langkah yang di lakukan oleh guru sebagai berikut :

1. Kegiatan Awal

Kegiatan awal sebelum kegiatan pembelajaran dimulai, guru menyampaikan materi atau tema yang akan dipelajari siswa melalui video pembelajaran yang disampaikan melalui group wa kelas. Di dalam video guru melakukan Tanya jawab tentang materi yang akan dipelajari kemudian guru menjelaskan topik dan kegiatan yang akan dipelajari pada hari itu.

2. Kegiatan inti

Dengan bantuan walimurid, anak-anak membuka Aplikasi Alfabet dan menirukan menyusun huruf menjadi kata AYAM.

(17)

12 Setelah selesai dengan menyusun huruf anak membuka aplikasi Mengenal Hewan. Setelah membuka dan melihat tentang hewan-hewan yang telah dijelaskan oleh guru, kemudian anak mengerjakan kegiatan-kegiatan yang di berikan oleh guru yaitu,

- Mengerjakan buku tema halaman 11 - Menghitung jumlah bagian tubuh ayam - Membuat boneka dari telur ayam 3. Kegiatan Penutup

Guru menanyakan kembali materi apa saja yang sudah dipelajari hari ini.

Kemudian siswa diminta untuk mengirimkan hasil kegiatan belajar berupa foto dan video melalui wa group kelas.

Pertemuan Kedua

Kegiatan pembelajaran pada pertemuan kedua dilakukan karena hampir 50% anak belum mampu menggunakan media Aplikasi Alfabet yang di berikan oleh guru. Adapun langkah-langkah yang di lakukan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal huruf dalam pertemuan kedua ini adalah sebagai berikut :

1. Kegiatan Awal

Guru menyampaikan materi atau tema yang akan dipelajari siswa melalui video pembelajaran. Jika dalam pertemuan pertama guru hanya menjelaskan tentang Tema dan Subtema secara lisan, untuk vidio pembelajaran pertemuan kedua ini, ketika guru menjelaskan disertai dengan gambar-gambar yang menarik anak, guru juga memberikan contoh cara membuka aplikasi dan cara penggunaannya. Guru juga memberikan tambahan media pembelajaran yaitu Aplikasi Mengenal Hewan dari Edustore.

2. Kegiatan inti

Dengan bantuan walimurid, anak-anak membuka Aplikasi Alfabet dan menirukan menyusun huruf menjadi kata ELANG.

(18)

13 Setelah selesai dengan menyusun huruf anak membuka aplikasi Mengenal Hewan. Setelah membuka dan melihat tentang hewan-hewan yang telah dijelaskan oleh guru, kemudian anak mengerjakan kegiatan-kegiatan yang di berikan oleh guru yaitu,

- menghitung jumlah gambar burung elang - menjiplak gambar burung elang

- membuat gambar topeng bentuk burung elang 3. Kegiatan Penutup

Guru menanyakan kembali materi apa saja yang sudah dipelajari hari ini.

Kemudian siswa diminta untuk mengirimkan hasil kegiatan belajar berupa foto dan video melalui wa group kelas.

C. Hasil Pelaksanaan Pembelajaran

Setelah melakukan dua kali pertemuan dengan menggunakan Aplikasi Alfabet yang diberikan, kemampuan anak-anak dalam mengenal huruf meningkat. Pada pertemuan pertama hanya 50% anak atau 7 dari 14 anakyang mampu mengenal dan menyusun huruf menjadi kata. Dan setelah di adakan lagi pertemuan ke dua kemampuan anak dalam mengenal dan menyusun angka meningkat menjadi 80% atau 12 anak dari 14 anak didik. Anak juga merasa senang dan semangat dalam mengikuti kegiatan yang diberikan oleh guru. Hal tersebut tidak luput dari penerapan media dan sumber belajar yang inovatif melalui aplikasi yang mendukung kegiatan pembelajaran.

Penerapan m-edukasi pada proses pembelajaran sangat membantu untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada siswa kelompok A di TK Dharma Wanita Ngrambe 1. Anak-anak lebih tertarik dan mudah memahami materi yang diajarkan dan mampu mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

D. Pembahasan

Dengan menerapkan model Task Based Learning, 80% dari siswa kami mampu menyimpulkan tugas yang diberikan oleh guru dalam kegiatan pembelajaran. Proses pembelajaran dengan memanfaatkan media aplikasi Alfabet sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan anak untuk mengenal huruf dengan benyanyi, belajar menyusun huruf menjadi kata dan mengeja kata. Pembelajaran dengan memanfaatkan m- edukasi berlangsung sesuai perencanaan dan mencapai indikator keberhasilan. Hal itu dapat dilihat dari pencapaian hasil belajar siswa.

(19)

14 BAB IV

PENUTUP

A. Simpulan

Berdasarkan hasil penerapan model pembelajaran dengan memanfaatkan m- edukasi, dapat disimpulkan bahwa :

Keberhasilan pencapaian hasil belajar siswa dipengaruhi oleh model pembelajaran dan media pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran.

Media pembelajaran sangat berperan penting dalam tercapainya tujuan pembelajaran yang diharapkan. Dengan media pembelajaran yang inovatif akan membantu guru dan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

B. Rekomendasi

Untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan sebaiknya guru menggunakan media pembelajaran yang inovatif untuk memberikan proses pembelajaran yang menyenangkan bagi siiswa sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa

(20)

15 Daftar Pustaka

Gamal Thabroni. 2020. Model Pembelajaran : Pengertian, ciri, jenis & macam contoh.

https://Seupa.id. Diakses pada tanggal 09 September pukul 21.45

Idhamarvio. 2021. Rencana pelaksanaan pembelajaran

https://id.m.wikipedia.org diakses pada tanggal 10 September 2021 pukul 20.10

paud Jateng, 2015. Definisi Media Pembelajaran Anak Usia Dini (PAUD) https://www.paud.id diakses pada tanggal 08 september 2021

https://m-edukasi.kemdikbud.go.id

(21)

16 Lampiran RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN HARIAN (RPPH) TK DHARMA WANITA NGRAMBE 1

Semester/Bulan/Minggu : 1 / 10 / 7

Hari, Tanggal : Senin, 6 September 2021 Kelompok Usia : A ( usia 4 – 5 tahun )

Tema/Sub/Sub-sub Tema : Binatang / Buas/ Burung Elang

KD : 1.1, 2.8, 3.12, 4.12, 3.6, 4.6, 3.3, 4.3, 3.15, 4.15

Tujuan Pembelajaran :

1. Siswa mampu menyebutkan ciri burung elang 2. Siswa mampu menyebutkan makanan binatang buas

3. Siswa mampu mengetahui cara berkembangbiak burung elang

Pokok- Pokok Materi

1. Ciri burung elang 2. Makanan burung elang

3. Cara berkembangbiak burung elang

Model pembelajaran : Task Based Learning

Metode Pembelajaran : 1. Pemberian tugas

Langkah pembelajaran :

♦ Pembukaan

1. Guru menginformasikan materi yang akan dipelajari melalui wa group 2. Guru memberikan penjelasan tentang materi yang akan dipelajari

3. Guru memberikan pertanyaan tentang materi tema binatang buas, bagian tubuh dan ciri- cirinya

4. Siswa membuka materi atau sumber belajar tentang binatang buas (mengenal hewan) dari BPMPK

5. Apersepsi

(22)

17

♦ Kegiatan inti

Mengamati, Menanya, Mengumpulkan Informasi, Menalar, Mengkomunikasikan Siswa melakukan kegiatan dengan sumber belajar baik dari buku tema, lembar kegiatan dari internet dan aplikasi dari m.edukasi yang sudah terinstal.

Kegiatan 1 : Siswa menghitung jumlah gambar burung elang (kog) Kegiatan 2 :Siswa menjiplak gambar burung elang (fm)

Kegiatan 3 : Siswa menyusun huruf menjadi kata elang dan mengeja kata elang (bhs)

Kegiatan 4 : Siswa membuat topeng burung elang (seni)

♦ Penutup

1. Guru menanyakan kembali kegiatan apa yang dipelajari hari ini

2. Siswa mengirimkan hasil belajar kepada guru melalui whatapp berupa foto maupun video kegiatan anak.

Sumber belajar : 1. Buku tema binatang 2. Lembar kegiatan 3. Aplikasi dari m-edukasi Link :https://m-edukasi.kemdikbud.go.id

Media belajar : 1. kebun binatang dari edustore

Link :https://edustore-medukasi.kemdikbud.go.id/store/app/208 2. Alfabet

Link :https://edustore-medukasi.kemdikbud.go.id/store/app/88

Alat belajar : 1. Pensil warna/ Spidol, pensil 2. Lem dan buku

Penilaian :

Kognitif : 1. Membilang gambar burung elang 2. Menyebutkan nama binatang buas Afektif : 1. Kemandirian

2. Percaya diri 3. Kedisiplinan

Psikomotorik : 1. Membuat topeng burung elang 2. Menjiplak gambar burung elang

(23)

18 PENILAIAN

Aspek

Perkembangan STPPA KD Indikator

1. Nilai Agama dan Moral

Mempercayai adanya Tuhan melalui ciptaanNya

1.1 Anak mampu menyebutkan macam binatang buas ciptaan Tuhan

2. Sosial- Emosional

Memiliki perilaku yang mencerminkan kemandirian

2.8 Anak mampu mengerjakan kegiatan sendiri tanpa bantuan

3. Bahasa

Mengenal keaksaraan awal melalui bermain

3.12 4.12

Anak mampu menyusun huruf menjadi kata elang

4. Kognitif

Mengenal benda dengan mengelompokkan benda

3.6 4.6

Anak mampu menghitung jumlah gambar burung elang

5. Fisik- Motorik

Melatih kelenturan jari tangan melalui kegiatan motorik kasar

3.3 4.3

Anak mampu menjiplak gambar burung elang

6. Seni

Menampilkan karya seni sederhana di depan orang lain

3.15 4.15

Anak mampu membuat topeng burung elang

Ngawi, 6 September 2021

Kepala Sekolah Guru Kelas

Vidi Anggrarena,S.Pd Dyah Ayu Puji Lestari, S.Pd

(24)

19 LEMBAR CATATAN PENILAIAN HARIAN

No Nama Anak

Indikator 1.1 2.8 3.12

4.12 3.6 4.6

3.3 4.3

3.15 4.15

Ket

1 Tegar BSH MB BSH MB MB BSH BSH

2 Shanum BSH BSH BSH BSH MB BSH BSH

3 Egi BSH BSH BSH BSH MB BSH BSH

4 Astrid BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH

5 Akbar BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH

6 Emildha BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH

7 Dita BSH BSH BSH MB MB MB BSH

8 Raihan BSH MB BSH MB MB BSH BSH

9 Reyhan BSH MB BSH BSH MB BSH BSH

10 Bilal BSH BSH BSH BSH MB MB BSH

11 Rosi MB MB MB MB MB MB MB

12 Kirana MB MB MB BB BB BB MB

13 Senna BSH BSH BSH MB BSH MB BSH

14 Yumna BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH

Keterangan nilai :

 BSB : Berkembang sangat baik (anak mampu mencapai indikator secaramandiri dansudah membantu temannya).

 BSH : Berkembang sesuai harapan ( bila anak sudah mampu mencapai indikator Sesuai dengan harapan guru).

 MB : Mulai berkembang

 BB : Belum berkembang

Ngawi, 6 September 2021

Kepala Sekolah Guru Kelas

Vidi Anggrarena,S.Pd Dyah Ayu Puji Lestari, S.Pd

(25)

20 PENILAIAN OBSERVASI

Kelompok A TK Dharma Wanita Ngrambe 1 Hari / Tanggal : Senin, 6 September 2021

Tema/ Sub Tema : Binatang / Buas

Kegiatan : Mengerjakan Kegiatan

KRITERIA PENILAIAN 1. Kedisiplinan

 BB : Anak tidak mengumpulkan kegiatan

 MB : Anak mengumpulkan kegiatan tidak tepat waktu

 BSH : Anak mampu mengumpulkan hasil kegiatan tepat waktu

 BSB : Anak mampu mengumpulkan hasil kegiatan tepat waktu dan tertib 2. Kemandirian

 BB : Anak tidak mau mengerjakan kegiatan

 MB : Anak mampu mengerjakan kegiatan dengan bantuan

 BSH : Anak mampu mengerjakan kegiatan secara mandiri dengan arahan

 BSB : Anak mampu mengerjakan kegiatan secara mandiri Mengetahui,

Kepala TK DW NGRAMBE 1 Guru Kelas

VIDI ANGGRARENA, S.Pd DYAH AYU PUJI L, S. Pd

NO NAMA ANAK

ASPEK YANG DINILAI

Kedisiplinan Kemandirian BB MB BSH BSB BB MB BSH BSB

1 Tegar - - ˅ - - - ˅ -

2 Shanum - - ˅ - - ˅ -

3 Egi - - ˅ - - - ˅ -

4 Astrid - - ˅ - - - ˅ -

5 Akbar - - ˅ - - - ˅ -

6 Emildha - - ˅ - - - ˅ -

7 Dita - - ˅ - - - ˅ -

8 Raihan - - ˅ - - - ˅ -

9 Reyhan - - ˅ - - - ˅ -

10 Bilal - - ˅ - - - ˅ -

11 Rosi - - ˅ - - - ˅

12 Kirana - - v - - ˅ - -

13 Senna - ˅ - - - - ˅ -

(26)

21 PENILAIAN UNJUK KERJA

Kelompok A TK Dharma Wanita Ngrambe 1 Hari / Tanggal : Senin, 6 September 2021

Tema/ Sub Tema : Binatang / Buas

Kegiatan : Menjiplak gambar burung elang

KRITERIA PENILAIAN 1. Ketepatan

 BB : Anak tidak mau menjiplak

 MB : Anak mulai mampu menjiplak namun belum sesuai gambar

 BSH : Anak mampu menjiplak sendiri

 BSB : Anak mampu menjiplak sendiri dengan hasil gambar yang sama 2. Kemandirian

 BB : Anak tidak mau menjiplak

 MB : Anak mulai mampu menjiplak dengan bantuan

 BSH : Anak mampu menjiplak secara mandiri dengan arahan

 BSB : Anak mampu meniplak secara mandiri Mengetahui,

Kepala TK DW NGRAMBE 1 Guru Kelas

VIDI ANGGRARENA, S.Pd DYAH AYU PUJI L, S. Pd

NO NAMA ANAK

ASPEK YANG DINILAI

Ketepatan Kemandirian BB MB BSH BSB BB MB BSH BSB

1 Tegar - v - - - - ˅ -

2 Shanum - - ˅ - - ˅ -

3 Egi - - ˅ - - - ˅ -

4 Astrid - - ˅ - - - ˅ -

5 Akbar - - ˅ - - - ˅ -

6 Emildha - - ˅ - - - ˅ -

7 Dita - - ˅ - - - ˅ -

8 Raihan - - v - - v - -

9 Reyhan - v - - - - ˅ -

10 Bilal - v - - - - ˅ -

11 Rosi - v - - - v -

12 Kirana - ˅ - - - ˅ - -

13 Senna - ˅ - - - v - -

(27)

22 PENILAIAN HASIL KARYA

Kelompok A TK Dharma Wanita Ngrambe 1 Hari / Tanggal : Senin, 6 September 2021

Tema/ Sub Tema : Binatang / Buas

Kegiatan : Membuat topeng burung elang

KRITERIA PENILAIAN 1. Ketepatan

 BB : Anak tidak mau membuat topeng

 MB : Anak mulai mampu membuat topeng namun belum sesuai

 BSH : Anak mampu membuat topeng

 BSB : Anak mampu membuat topeng dengan tepat dan rapi 2. Kerapian

 BB : Anak tidak mau membuat topeng

 MB : Anak mulai mampu membuat topeng namun belum rapi

 BSH : Anak mampu membuat topeng dengan rapi

 BSB : Anak mampu membuat topeng dengan rapid an tepat Mengetahui,

Kepala TK DW NGRAMBE 1 Guru Kelas

VIDI ANGGRARENA, S.Pd DYAH AYU PUJI L, S. Pd

NO NAMA ANAK

ASPEK YANG DINILAI

Ketepatan Kerapian

BB MB BSH BSB BB MB BSH BSB

1 Tegar - v - - - v - -

2 Shanum - - ˅ - - v - -

3 Egi - - ˅ - - - ˅ -

4 Astrid - - ˅ - - - ˅ -

5 Akbar - - ˅ - - - ˅ -

6 Emildha - - ˅ - - - ˅ -

7 Dita - - v - - v - -

8 Raihan - v - - - v - -

9 Reyhan - v - - - v - -

10 Bilal - - v - - - ˅ -

11 Rosi - v - - - v -

12 Kirana - ˅ - - - ˅ - -

13 Senna - ˅ - - - v - -

(28)

23 LEMBAR PORTOFOLIO

KD Indikator Kegiatan Hasil Pengamatan Capaian

Perkembangan NAM 1.1

Mempercayai adanya Tuhan melalui ciptaanNya

Ananda egi berkembang sesuai harapan dalam menyebutkan macam binatang buas dan cara berkemabngbiaknya

BSH

SOS 2.8 Memiliki perilaku yang mencerminkan kemandirian

Ananda bilal mulai berkembang mengerjakan kegiatan dan membutuhkan bantuan dalam mengerjakan

MB

BHS 3.12 4.12 Mengenal keaksaraan melalui bermain

Ananda tegar berkembang sesuai harapan dalam menyusun huruf menjadi kata

BSH

KOG 3.6 4.6 Mengenal benda di sekitar dan

mengelompokkannya

Ananda emildha berkembang sesuai dengan harapan, ananda mampu menghitung jumlah burung elang

BSH

FM 3.3 4.3 Mengenal anggota tubuh, fungsi dan gerakannya untuk pengembangan motorik kasar dan halus

Ananda reyhan mulai

berkembang dalam menjiplak gambar elang. gambar hasil menjiplak belum rapi

MB

(29)

24 SENI 3.15 4.15

Menunjukkan karya dan aktivitas seni dengan

menggunakan berbagai media

Ananda Reyhan berkembang sesuai harapan dalam

menampilkan hasil karyanya membuat topeng burung elang

BSH

Ngawi, 6 September 2021

Kepala Sekolah Guru Kelas

Vidi Anggrarena,S.Pd Dyah Ayu Puji Lestari, S.Pd

(30)

25 LAMPIRAN LEMBAR KEGIATAN

LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

TK DHARMA WANITA NGRAMBE 1

Alamat : RT 03 RW 05 Sanggrahan Ngrambe

Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi Jawa Timur Kode Pos:63263

Kegiatan hari : Senin, 6 September 2021

Tugas 1 : Menjiplak gambar burung elang

(31)

26 LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

TK DHARMA WANITA NGRAMBE 1

Alamat : RT 03 RW 05 Sanggrahan Ngrambe

Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi Jawa Timur Kode Pos:63263

Kegiatan hari : Senin, 6 September 2021

Tugas 3 : Membilang gambar burung elang

(32)

27 LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

TK DHARMA WANITA NGRAMBE 1

Alamat : RT 03 RW 05 Sanggrahan Ngrambe

Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi Jawa Timur Kode Pos:63263

Kegiatan hari : Senin, 6 September 2021 Tugas 2 : Membuat topeng burung elang

(33)

28 FOTO KEGIATAN ANAK

(34)

29

(35)

30

Referensi

Dokumen terkait

Dan Myers, Raymond H., Ilmu Peluang dan Statistika untuk Insinyur dan Ilmuwan y , Edisi 4, Bandung: g Penerbit ITB, 1995. • Walpole,

penerapan hakikat sains dalam pem- belajaran IPA adalah: (1) guru sudah memunculkan aspek-aspek hakikat sains di RPP yang telah disusun bersama pada forum MGMP;

Tujuan dilakukannya kerja praktek ini adalah untuk mempelajari proses produksi mie instan, mengetahui bahan dasar yang digunakan pada kemasan mie instan serta mengetahui

Hasil analisis pada Tabel 2 menya- takan bahwa semakin tinggi suhu dan sema- kin lama penyeduhan, maka kemampuan- nya dalam menangkap radikal bebas DPPH semakin efektif.

Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling mempengaruhi dan merupakan suatu sistem

Perawat adalah seseorang yang telah lulus pendidikan tinggi keperawatan baik.. didalam maupun diluar negeri yang diakui oleh pemerintah RI

Selain itu, dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Muaro Jambi 2006 - 2025 disebutkan bahwa salah satu misi pembangunan Kabupaten Muaro

7 Pembelajaran bahasa Asing (Bahasa Arab, Bahasa Prancis dan Bahasa Mandarin) pada sistem pendidikan Malaysia terdiri dari beberapa tujuan, diantaranya adalah untuk