Modul Pembelian
Sekarang saatnya kita masuk ke modul pembelian.
Menu pembelian dapat diakses dari menu utama Data Entry [Aktifitas] | Purchase [Pembelian]
atau langsung dari menu Navigator [Navigasi].
Siklus pembelian
Terdiri dari 5 form yang saling berkaitan:
1.
Purchase order [Pesanan Pembelian] untuk mencatat pesanan pembelian kepada pihak vendor,2.
Receive item [Penerimaan Barang] untuk mencatat penerimaan barang yang dibeli,3.
Purchase invoice [Faktur Pembelian] untuk mencatat hutang dagang dan penerimaan barang4.
Purchase return [Retur Pembelian] untuk mencatat pengembalian barang yang telah dibeli5.
Vendor payment [Pembayaran Pemasok]untuk mencatat pembayaran atas hutang dagang
PURCHASE ORDER [Pesanan Pembelian]
Buat form Purchase oder baru dengan salah satu cara:
1.
Pull down menu: Data Entry [Aktifitas] | Purchase [Pembelian] | Purchase Order [Pesanan Pembelian]2.
Pull down menu: Transaction List [ Daftar Transaksi] | Purchase [Pembelian] | Purchase Order [Pesanan Pembelian] lalu klik New [Baru]3.
Menu Navigator: Purchase [Pembelian] | Purchase Order [Pesanan Pembelian]Cara pengisian
Menu Utama
Menu Navigator
1 6 7
32
3 3
HEADER
1.
Cari nama Vendor [Pemasok] di drop down list vendor. Anda dapat langsung membuat vendor baru jika ini merupakan pesanan pertama kepada vendor tersebut. Alamat vendor otomatis diisi sesuai alamat vendor yang sudah diisi di list vendor.2.
Anda diminta untuk mengisi Rate [Nilai Tukar] jika memilih vendor dengan mata uang asing3.
Ship to [Kirim ke] diisi dengan alamat pengiriman barang yang anda pesan. Secara otomatis diisi dengan alamat perusahaan yang sama dengan di company info namun dapat diubah4.
PO No [No PO] digunakan untuk mengisi nomor pesanan pembelian. Maksimal 20 digit alfanumerik.5.
PO date [Tgl PO] isi dengan tanggal pesanan6.
Vendor is taxable [Kena Pajak] dicentang jika pemasok adalah PKP [Pengusaha Kena Pajak]. Otomatis akan tercentang jika vendor sudah diisi kode pajaknya di Esential Data [Persiapan] | Vendor [Pemasok] Klik dua kali Nama vendor lalu pilih Tab Terms [Termin], dll| Taxes [Pajak]7.
Inclusive tax [Termasuk Pajak], centang untuk mengaktifkan harga sudah termasuk PPN. Hanya bisa dicentang jika vendor is taxable diaktifkan8.
FOB [Freight On Board] atau cara pengiriman. Pilih apakah FOB destination atau shipping point.9.
Term [Syarat Pembayaran] isi dengan termin pembelian sesuai yang tertera di order.10.
Rate [Nilai Tukar] telah diisi dengan rate yang berlaku pada waktu pemesanan. Angka satu [1] untuk vendor dengan mata uang Rupiah dan vendor dengan mata uang asing akan terisi nilai tukar sesuai yang Anda isi pada langkah ke-2. Anda dapat mengedit rate yang telah diisi di langkah 2 pada kolom ini.11.
Expected date diisi dengan tanggal diharapkannya pesanan ini datang.12.
Ship via [Pengirim] isi dengan metode pengiriman barang yang dipesanDETAIL
13.
Item [Barang] Isi dengan nomor item, klik dua kali pada field dan akan muncul daftar barang. Pilih barang yang akan dipesan. Jika tidak ada, berarti barang ini sebelumnya belum pernah ada. Anda harus membuat item baru dulu di ESSENTIAL DATA [Persiapan] | ITEM [Barang & Jasa]| NEW [Baru], baru kemudian memilih dari field ini.14.
Description [Keterangan] otomatis akan diisi dengan nama barang sesuai nomor itemnya. Anda masih dapat mengedit nama barang di sini sehingga tampilan di form berbeda dengan nama barang di list item.15.
Qty [Kts] isi dengan jumlah barang yang anda pesan16.
Unit otomatis akan diisi dengan unit barang seperti yang sebelumnya sudah anda isi Essential Data | Item.17.
Unit Price [Harga Satuan] diisi dengan harga pembelian sesuai kesepakatan dengan pemasok. Dapat dikosongkan.18.
Disc % [% Diskon] isi dengan diskon item barang jika ada19.
Tax [Pajak] diisi dengan kode pajak untuk pembelian atas barang ini. Kode harus sesuai dengan kode di Essential Data [Persiapan] | Tax Code [Kode Pajak]20.
Amount [Jumlah] Otomotis diisi dengan perkalian unit dengan unit price21.
Department [Departemen] pilih departemen yang membuat pesanan ini jika Anda menggunakan FINA Cost Center.22.
Project [Proyek] pilih project yang membuat pesanan ini jika Anda menggunakan FINA Cost Center.23.
Received [Terima] akan diisi otomatis setelah pesanan ini diterima yaitu setelah anda membuat receive item atau purchase invoice24.
Closed [Tutup] akan dicentang secara otomatis jika pesanan sudah diterima semua berdasarkan receive item atau purchase yang anda buat. Dapat juga dicentang secara manual jika pesanan ini dibatalkan.FOOTER
25.
Sub total [Total Sub] otomatis diisi dengan perhitungan jumlah pesanan setelah dikurangi diskon item26.
Discount [Diskon invoice] dapat diisi dengan persentasi atau langsung diisi dengan angkanya.27.
PPN otomatis diisi dengan total PPN dari semua item di PO ini.28.
Est. Freight [Biaya antar taksiran] diisi dengan perkiraan biaya angkut.29.
Total [Total Pesan] akan dihitung otomatis yaitu sub total dikurangi dengan diskon ditambah est freight.30.
Description [Keterangan] dapat diisi dengan keterangan sebanyak 240 karakter.31.
Template [ Formulir] pilih dengan template yang Anda inginkan32.
Closed [Tutup] akan dicentang secara otomatis jika pesanan sudah diterima semua berdasarkan receive item atau purchase yang anda buat. Dapat juga dicentang secara manual jika pesanan ini dibatalkan.33.
Down Payment [Uang Muka] berguna untuk Pengisian uang muka. Untuk mencatat pembayaran uang muka akan dibukakan form Vendor Payment.PANEL BUTTON
Cara mencatat pembayaran Uang muka dengan Vendor Payment [Pembayaran kepada Pemasok]
Hampir semua field telah terisi otomatis dengan informasi yang sama dengan PO yang sebelumnya telah Anda isi. Anda cukup mengisi informasi berikut ini saja:
1.
Menentukan nama account Bank sumber pengeluaran uang untuk pembayaran uang muka ini.2.
Menentukan Payment Date sebagai tanggal pengeluaran uang untuk pembayaran uang muka ini.Secara otomatis telah terisi dengan tanggal yang sama dengan tanggal PO.
3.
Menentukan jumlah pembayaran di Payment amount [Jumlah Pembayaran]4.
Lakukan penyimpanan dengan mengklik icon.5. Anda dapat mengosongkan kembali form vendor payment dengan mengklik icon
6.
Setelah Anda save form vendor payment ini, Anda akan kembali ke form Purchase Order.Icon Keterangan Short Cut
Save then go to next record
[Menyimpan dan maju ke form berikutnya] CTRL + W Save then go to Previous record
[Menyimpan dan mundur ke form sebelumnya] CTRL + Q Save then create New [Menyimpan dan
membuat form yang baru] CTRL + D
Save then Close this form [Menyimpan dan
menutup form ini] CTRL + S
Cancel any changes has been made
[Membatalkan perubahan] CTRL + Z
Print this form [Mencetak form ini] baik Preview
[cetak layar] maupun print [cetak ke printer] CTRL + P Down Payment [Mencatat Uang muka]
2
3 1
4
5
For Advance User Jurnal Received Item:
Inventory XXX
Unbilled Received Item XXX
Sebesar nilai yang terdapat pada PO RECEIVE ITEM [Penerimaan Barang]
Apabila barang yang dipesan kemudian diterima dari vendor dan tidak disertai tagihan, maka Anda mencatat penerimaan barang atas pesanan tersebut dengan form Receive Item.
Dengan diterimanya barang maka berarti inventory telah bertambah, sedangkan Hutang [Account Payable] terhadap vendor belum bertambah karena vendor anda belum
mencantumkan harga barang yang dikirimkan. Berapa hutang yang harus diakui baru akan diketahui jika tagihan dari vendor diterima.
Secara akuntansi, untuk mencatat bertambahnya hutang yang belum diketahui secara pasti jumlahnya, maka harga yang terdapat pada PO akan dijadikan patokan sementara untuk menghitung nilai inventory yang bertambah dan sebagai lawannya akan diakui hutang sementara/barang belum ditagih [Unbilled Received Item].
Membuat Receive Item baru
Anda dapat membuat Receive Item baru dengan 3 cara:
1.
Pull down menu: Data Entry [Aktifitas] | Purchase [Pembelian] | Receive Item [Penerimaan Barang]2.
Pull down menu: Transaction List [Daftar Transaksi] | Purchase [Pembelian] | Receive Item [Penerimaan Barang] lalu klik New [Baru]3.
Menu Navigator: Purchase [Pembelian] | Receive Item [Penerimaan Barang]Ada 2 kondisi yang mungkin terjadi pada waktu menerima barang:
1. Menerima seluruh pesanan
2.
Menerima sebagian pesananSelain itu Receive Item dapat dibuat dari Purchase Order yang sebelumnya sudah dibuat [select PO] atau tanpa PO.
Cara pengisian Receive Item HEADER
1.
Pilih nama Vendor [Pemasok]2.
Isi Receive No [Nomor Terima] sesuai nomor formulir penerimaan barang yang diterima dari vendor [surat jalan]3.
Isi Receive Date [Tanggal Terima] dengan tanggal diterimanya barang pesanan4.
Pilih FOB dengan pilihan yang tersedia yaitu FOB Destination atau Shipping Point5.
Ship date [Tanggal Kirim] isi dengan tanggal dikirimkannya barang6.
Ship Via [Pengirim] isi dengan cara pengiriman barang DETAIL7.
Klik icon Select PO jika barang yang diterima ini berasal dari PO yang sudah dibuat, kemudian pilih Nomor PO- nya lalu klik PO. Anda dapat memilih lebih dari 1 PO. Anda juga dapat mengedit jumlah barang [quantity] jika barang yang diterima hanya sebagian dari PO.8.
Jika barang yang diterima belum pernah dibuatkan PO-nya, maka Anda harus mengisi sendiri bagian detailnya secara lengkap dengan No item [Barang], Description [Keterangan], Qty [Kts] dengan jumlahnya, serta nama department dan projectnya.9.
Isi Description [Keterangan] dengan keterangan tentang Receive Item ini.10.
Tentukan nama Template [Rancangan Formulir]11.
Tentukan Warehouse [Gudang] di mana persediaan ini akan dimasukkan.12. Jika ada salah mengisi detail form atau salah memilih no PO, anda tidak tidak perlu menghapus detail item satu per satu. Cukup tekan tombol CLEAR PO
13.
Setelah semua informasi diisi jangan lupa untuk lakukan penyimpananPURCHASE INVOICE [Faktur Pembelian]
Purchase invoice adalah tagihan yang dikirimkan vendor kepada perusahaan Anda.
Dengan membuat Purchase Invoce maka persediaan di gudang bertambah, demikian pula dengan Hutang Dagang [Account Payable] bertambah pula.
Purchase Invoice dapat berasal dari:
1. Transaksi pesanan pembelian yang sebelumnya sudah dicatat di Purchase Order.
Untuk Purchase Invoice ini Anda dapat langsung memilih dari Select PO.
Untuk transaksi ini, jurnal yang terjadi secara otomatis adalah:
Inventory XXX
Account Payable XXX
2. Transaksi Penerimaan Barang yang sebelumnya sudah dicatat di Receive Item. Untuk Purchase Invoice ini Anda dapat langsung memilih dari Select RI.
Untuk transaksi ini, jurnal yang terjadi secara otomatis adalah:
Unbilled Received Item XXX
Account Payable XXX
3. Pembelian tanpa pesanan [PO] maupun penerimaan barang [RI]
Untuk transaksi ini, jurnal yang terjadi secara otomatis adalah:
Inventory XXX
Account Payable XXX
Form Purchase Invoice yang baru dapat dibuka dengan salah satu cara:
•
Pull down menu: Data Entry [Aktifitas] | Purchase [Pembelian] | Purchase Invoice [Faktur Pembelian]•
Pull down menu: Transaction List [Daftar Transaksi] | Purchase [Pembelian] | Purchase Invoice [Faktur Pembelian] lalu klik New [Baru]•
Menu Navigator: Purchase [Pembelian] | Purchase Invoice [Faktur Pembelian]Cara mengisi form Purchase Invoice:
HEADER
1.
Pilih nama Vendor [Pemasok] dari tombol drop down7 13
12
2.
Anda dapat mengganti AP Account jika ada lebih dari 1 AP account dengan mata uang yang sama3.
Isi Invoice Number [Nomor Faktur]4.
Isi jumlah tagihan sesuai invoice yang anda terima dari vendor di Amount [Jumlah]5.
Isi Invoice Date [Tanggal Faktur]6.
Centang Vendor is Taxable [Kena Pajak] jika vendor adalah PKP7.
Centang Include Tax [Termasuk Pajak] jika harga sudah termasuk pajak.8.
Rate [Nilai tukar] isi dengan nilai tukarnya.9.
Fiscal Rate [Nilai tukar pajak] isi sesuai rate pajak pada minggu yang sama dengan invoice [jika pembelian barang dengan mata uang asing]. Kurs ini untuk menghitung pajak10.
Pilih FOB apakah shiping point atau destination11.
Pilih Term [Syarat Pembayaran] yang sesuai.12.
Isi Ship Date [Tanggal Kirim] dengan tanggal dikirimkannya barang yang dipesan13.
Isi Ship Via [Pengirim] dengan cara pengiriman barang yang dipesanDETAIL
14. Isi barang yang dibeli sesuai tagihan:
a) Purchase Invoice yang didahului Purchase Order
Setelah mengisi bagian Header, isi Detail dengan meng-klik Select PO b) Purchase Invoice yang didahului Receive Item
Setelah mengisi bagian Header, isi Detail dengan meng-klik select Receive Bill c) Purchase Invoice yang tidak didahului Purchase Order dan Receive Item
Langsung isikan item barang yang dibeli beserta biayanya di detail form FOOTER
15.
Jika ada, isi Discount dengan potongan yang diterima, Anda dapat mengisi diskon dalam persentasi ataupun absolut diskon dalam angka16.
Isi Freight dengan biaya angkut:a)
Isikan langsung biaya angkut pada kolom Biaya angkut jika akan dibebankan pada invoice kemudian tentukan ke akun mana biaya ini akan dicatat pada kolom Freight Accountb)
Klik Apply to Item jika Freight akan dibebankan secara proporsional ke harga pokok barang yang dibelic)
Jika Biaya angkut ini akan dibebankan kepada vendor lain, klik Apply to item kemudian aktifkan Charge to Other Vendor, kemudian pada Ship Via pilih nama vendornya.17.
Isikan Payment, jika ada pembayaran uang muka atau cash payment atas tagihan ini kemudian tentukan akunnya di Paid From.18.
Isi Description dengan keterangan yang berhubungan dengan tagihan ini.19.
Isi No faktur pajak pada Inv Tax No dan tentukan tanggalnya.20.
Klik icon Recalculate PI Amount agar secara otomatis angka di Total Invoice dipindahkan ke Amount. Error ini berarti Anda belum mengisi Amount atau angkanya tidak sama.PANEL BUTTON
21.
Simpan data yang anda input dengan mengklik icon di button panel [penjelasan icon lain dapat dilihat di halaman 34].Recalculate PI Amount
Select Purchase Order
Select Receive Item
VENDOR PAYMENT [Pembayaran Pemasok]
Form ini berguna untuk mencatat:
1.
Pengeluaran uang atas pembayaran tagihan atas hutang dari vendor.2.
Pembayaran down payment [uang muka], penjelasannya dapat dilihat pada halaman 34.Beberapa variasi transaksi yang dapat dicatat di Vendor Payment:
• Pembayaran dengan potongan
•
Pembayaran dengan melakukan setlement dari down payment Transaksi Vendor payment akan menghasilkan jurnal:Account Payable XXX
Cash/Bank XXX Form ini dapat diakses dari:
1.
Pull down menu: Data Entry [Aktifitas] | Purchase [Pembelian] | Vendor Payment [Pembayaran Pemasok]2.
Pull down menu: Transaction List [Daftar Transaksi] | Purchase [Pembelian] | Vendor Payment [Pembayaran Pemasok] lalu klik New [Baru]3.
Menu Navigator: Purchase [Pembelian] | Vendor Payment [Pembayaran Pemasok]Cara mencatat transaksi pada Vendor Payment:
HEADER
1.
Pilih nama Vendor [Pemasok] pada tombol drop down2.
Jika perlu, ganti Payee [Penerima] dengan nama dan alamat perusahaan. Secara default akan ditampilkan alamat yang sudah diisi di Essential Data|Vendor3.
Pada Form No [Nomor Form] isikan nomor voucher pengeluaran bank/kas16
20
4.
Payment date [Tanggal Pembayaran], isikan dengan tanggal pengeluaran kas/bank5.
Pada Bank, pilih akun kas/bank yang digunakan untuk membayar tagihan vendor ini6.
Anda perlu mengisikan nilai tukar pada pop up form yang muncul jika memilih Kas / Bank dengan currency asing.Jika keliru, rate ini dapat anda edit pada kolom Rate [Nilai Tukar]
7.
Aktifkan Void Cheque [Cek Kosong] jika cheque ingin dibatalkan tanpa menghapus nomor cheque yang sudah terpakai8.
Pencatatan pembayaran atas faktur pajak dengan mata uang asing tidak dapat digabungkan dengan pembayaran invoicenya, aktifkan Fiscal Payment [Pembayaran Pajak] khusus untuk pembayaran tagihan pajak dari vendor asing dengan mata uang asing. Secara otomatis akan dilakukan konversi ke mata uang rupiah.9.
Jika menggunakan cek, isi nomor cek pada Cheque no [Nomor Cek]10.
Tentukan tanggal dikeluarkannya uang pada cheque date [Tanggal Cek]11.
Keterangan atas transaksi ini dapat diinput pada Memo [Catatan]12.
Berapa saldo bank sebelum form ini disimpan akan tertera pada Bank Balance [Saldo Bank]13.
Informasi Cheque amount [Jumlah Cek] otomatis akan terisi dengan jumlah total PO/PI DETAIL14. Pengisian detail form tergantung pada kondisi:
a) Jika pembayaran ini merupakan pembayaran pertama
Klik Pay agar tercentang, jika perlu edit jumlah pembayaran di Payment Amount, kemudian klik Cheque Amount.
b) Sebelumnya sudah ada pembayaran uang muka atas invoice dari vendor ini dari Purchase Order.
•
Klik Show PO•
Di detail PO Klik Pay kemudian klik Kanan lalu Klik Settlement•
Klik Use sesuai nomor form Down Payment yang akan dialokasikan ke pembayaran tagihan•
Klik Pay di detail Invoice dan edit Payment jika diperlukan•
Klik Cheque Amount agar selisih antar setlement PO ke PI terisi dengan jumlah Cash/Bankyang dikeluarkan.
c)
Anda dapat mencatat pembayaran dengan potongan. Caranya klik kanan di payment amount kemudian pilih discount info, isikan Discount Amount [jumlah diskon] serta Discount Account15.
Klik icon Save and Close untuk menyimpan transaksi ini.PURCHASE RETURN [Retur Pembelian]
Form ini berguna untuk mencatat pengembalian barang kepada vendor.
Form ini dapat dibuka dari:
•
Pull down menu: Data Entry [Aktifitas] | Purchase [Pembelian] | Purchase Return [Retur Pembelian]•
Pull down menu: Transaction List [Daftar Transaksi]| Purchase [Pembelian] | Purchase Return [Retur Pembelian] lalu klik New [Baru]•
Menu Navigator: Purchase [Pembelian] | Purchase Return [Retur Pembelian]Beberapa variasi transaksi yang mungkin terjadi dalam pengembalian barang kepada vendor:
1. Retur barang terhadap Invoice yang ada barang yang sama yang pernah dibeli sebelumnya.
2. Retur barang dari Invoice yang tidak ada barang yang sama yang pernah dibeli sebelumnya.
3. Retur Pembelian dari RI saja atau dari PI saja.
4.
Retur untuk Invoice yang Belum Lunas [Outstanding] saja.5. Retur untuk semua Invoice baik yang sudah lunas/outstanding.
Variasi transaksi di atas dapat diatur pada Essential Data [Persiapan]|Options [Preferensi]|Return [Retur]
Purchase Return Show
All Purchase Invoices [Semua Faktur Pembelian]
Semua invoice baik yang sudah lunas maupun yang belum lunas bisa diretur. Akibar dari meretur invoice yang sudah lunas maka pada daftar invoice di Transaction List [Daftar Transaksi]|Purchase Invoice [Faktur Pembelian] akan bersaldo minus.
Oustanding Invoices [Faktur Belum Lunas]
Hanya invoice yang belum lunas saja yang bisa diretur. Dalam form entry purchase return hanyalah invoice masih ada oustanding balance-nya saja yang ditampilkan.
Can enter any item in Purchase Return
Pilihan memungkinkan Anda dapat melakukan retur barang yang tidak berasal dari purchase invoice yang sama.
Contoh: Invoice no : 111 barangnya AAA dan invoice no : 112 barangnya BBB. Saat Anda melakukan retur terhadap invoice nomor 111, Anda bisa memilih jenis barang apa saja yang diretur seperti meretur barang AAA, BBB dan barang lainnya yang “mungkin” belum pernah dibeli sekalipun.
Konsekuensi dari pilihan ini adalah saat melakukan retur Anda memilih barang dari ikon ellipsis dikolom item no, mencari sendiri nomor item yang diretur, dan qty diisi sendiri, serta kolom unit price akan kosong dan harus diisi sendiri harga retur yang diinginkan.
Tetapi jika pilihan Can enter any item tidak diaktifkan, berarti jika Anda meretur atas invoice no 111, maka hanya barang jenis AAA saja yang dapat diretur. Memilih jenis barang yang diretur bukan dari kolom item no, tetapi dengan memilih [combo box /drop down] pada kolom Description. Setelah memilih nama barang yang diretur, akan muncul pop up yang menanyakan apakah Anda akan melakukan retur semua kuantitas barang atau tidak [Yes/No].
Selanjutnya kolom Unit Price akan muncul sesuai dengan harga pembelian sebelumnya setelah dikurangi dengan item disc%. Jumlah yang muncul di kolom Unit Price ini bisa di-edit. Perubahan terhadap harga ini dapat mengakibatkan selisih perhitungan inventory yang akan dibebankan ke account Harga Pokok Penjualan untuk masing-masing GL account item yang diretur tersebut. Jika GL account menggunakan account COGS yang sama maka akan digabungkan menjadi satu.
Show Cost Information [Menampilkan informasi Harga Pokok]
Pilihan ini untuk menampilkan message information saat melakukan retur pembelian, dimana Anda melakukan perubahan terhadap unit price. Perubahan unit price tersebut selama tidak sama dengan harga pokok barang yang bersangkutan [sesuai dengan metodenya FIFO/AVERAGE] akan dicatat ke selisih di account COGS. Tampilan message information seperti berikut ini:
Purchase Return dilakukan akan mengakibatkan berkurangnya hutang dan berkurangnya item yang dibeli tersebut. Jika pembelian sebelumnya dikenakan pajak maka secara otomatis juga akan mengurangi pajak yang sama.
Jurnal yang dibuatkan akibat transaksi retur dari RI:
RI berasal dari PO sebelumnya:
Unbilled Receive Item aaa
Inventory aaa
aaa = qty yang diretur x [unit price PO – disc item PO]
[akan diupdate jika RI tsb di bill dan unit price di bill <> unit price di PO]
RI berasal bukan dari PO sebelumnya [RI secara langsung]:
Unbilled Receive Item 0[Nol]
Inventory 0[Nol]
Nilai akan diupdate jika RI tersebut sudah dijadikan Bill.
Jurnal yang dibuatkan akibat transaksi retur dari PI:
Jika Unit Price tidak diubah dan sesuai dengan harga PI sebelumnya:
Account Payable – Currency aaa
Purchase Tax [VAT IN] bbb
Inventory aaa+bbb
Jika Unit Price diubah karena Can Enter any Item yang berakibat tidak samanya perhitungan Cost FINA dengan Hutang yang dikurangkan:
Account Payable – Currency aaa
Cost of Good Sold bbb
Purchase Tax [VAT IN] ccc
Inventory ddd
aaa = adalah total Retur dari Amount ditambah dengan Tax.
ccc = perhitungan pajak sesuai dengan kode dan tarif pajak yang dipakai.
ddd = perhitungan nilai barang yang keluar sesuai metode persediaan yang digunakan. Jika menggunakan FIFO maka akan mengambil nilai stock pertama yang masih ada. Tetapi jika menggunakan metode Average maka akan mengambil nilai dari harga pokok rata-rata atas item tersebut.
bbb = dihitung jika terjadi selisih antara nilai Inventory ditambah dengan Pajak dengan jumlah Account Payable yang diakui. Jumlah ini bisa berada di sebelah debit/kredit tergantung selisih yang ditimbulkannya.
Purchase Return from Receive Item
Retur pembelian yang berasal dari RI diberikan batasan sebagai berikut:
●
RI yang kuantitas item-nya sudah di Bill semua tidak ditampilkan lagi dalam pilihan invoice no [daftar invoice yang diretur]. RI yang sebagian dijadikan Bill tetapi sebagian belum masih bisa ditampilkan dalam pilihan invoice no yang akan diretur.● Item yang bisa diretur hanya item yang pernah diterima dalam RI yang sama, artinya item lain selain yang ada di dalam daftar RI yang bersangkutan tidak bisa diretur, bisa memilih item yang diretur dari kolom Description saja.
● RI yang belum semua dijadikan sebagai Bill, tetap bisa dipilih dalam pilihan Invoice No yang diretur, tetapi kuantitas yang bisa diretur hanyalah sisa kuantitas item yang belum dijadikan sebagai Bill.
●
Unit price pada purchase return jika menggunakan nomor RI adalah 0 [tidak dapat diedit].Langkah mencatat transaksi Purchase Return:
HEADER
1. Pilih nama Vendor [Pemasok]
2. Anda akan langsung diminta mengisi Rate [Nilai Tukar] jika memilih vendor dengan mata uang asing 3. Isi Return No [Nomor Retur]
4. Tentukan Date [tanggal retur]
5. Centang Vendor is Taxable [Kena Pajak] jika vendor adalah PKP dan tentukan apakah inclusive tax [sudah termasuk pajak]
6. Isi Fiscal Rate [Nilai Tukar] serta tentukan Fiscal Date [Tanggal Faktur Pajak]
7.
Tentukan nomor RI atau PI yang akan diretur di Receipt/Inv.No. Nomor RI atau PI yang muncul sesuai dengan pengaturan yang telah Anda buat di Essential Data|Options|Return.8. Tentukan Warehouse [gudang] dari mana barang akan diretur
DETAIL
9.
Jika Preference Anda adalah Can Enter any item... [aktif] Anda dapat memilih jenis item yang diretur dari dua pilihan, bisa dari Item Noatau dari Description
10.
Jika Preference Anda adalah Can Enter any item... [tidak aktif] berarti Anda hanya bisa memilih jenis barang yang diretur dari kolom Description saja. Artinya hanya barang yang pernah dibeli di invoice tersebut saja yang dapat diretur. Pilihan ini akan menampilkan Unit Price secara otomatis sesuai dengan harga pembelian di invoice sebelumnya.11.
Save form yang baru Anda isi dengan mengklik iconya [penjelasan icon lihat di halaman 34].Demikian penjelasan mengenai modul Pembelian. Bila Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari modul pembelian ini, silahkan hubungi kami di [email protected] di waktu yang menyenangkan Anda.