• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V RINCIAN TUGAS. 5.1 Cakupan Teknis Pekerjaan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB V RINCIAN TUGAS. 5.1 Cakupan Teknis Pekerjaan"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

97

RINCIAN TUGAS

5.1 Cakupan Teknis Pekerjaan

Hasil akhir dari perancangan proyek akhir grafis dengan tema Kampanye Manfaat Permainan Tradisional Sunda adalah dengan menggunakan item grafis berupa poster, brosur, flayer, x-banner, dan stiker.

A. Poster

Item grafis : Poster

Ukuran sebenarnya : A3 (42 cm × 29.7 cm) potrait Jumlah cetak : 4000 eksemplar

Bahan : Art paper 210 gr Harga bahan : Rp. 12.000/kg Jenis mesin cetak : GTO 46

Teknik cetak : Cetak offset (4/0 color)

Aplikasi komputer : CorelDRAW X5, Adobe Photoshop CS 5

1. Biaya Film

(P+1) × (L+1) × Rp. 40 × Jumlah warna (42+1) × (29.7+1) × Rp. 40 × 4

= 43 × 30.7 × Rp. 40 × 4

= Rp. 211.216

= Rp. 211.300 (dibulatkan)

(2)

2. Biaya Kertas

100 cm × 65 cm (ukuran plano)

44 cm × 31,7 cm (ukuran kertas)  (P+2) × (L+2)

2 × 2 = 4 druck

Berdasarkan perhitungan di halaman sebelumnya, dapat diketahui bahwa dari 1 lembar plano akan diperoleh 4 druck atau 4 eksemplar poster. Karena akan dicetak sebanyak 4.000 eksemplar, maka:

4.000 eksemplar : 4 druck = 1.000 lembar plano

Jumlah insheet (tambahan plano) = 10% × jumlah plano

= 10% × 1.000 lembar plano

= 100 lembar plano

Sehingga jumlah plano yang dibutuhkan adalah sebanyak:

1.000 lembar + 100 lembar = 1.100 lembar plano

Harga bahan per lembar plano:

P × L × Berat kertas × Harga per kg

= 1 m × 0,65 m × 0,21 kg × Rp. 12.000

= Rp. 1.638

Maka biaya bahan:

Harga bahan per lembar plano × jumlah plano yang dibutuhkan

= Rp. 1.638 × 1.100 lembar plano = Rp. 1.801.800

3. Biaya Cetak

Poster akan dicetak dengan menggunakan mesin GTO 46 dengan biaya cetak per plat sebesar Rp. 80.000, maka biaya cetak:

Jumlah cetak × harga per plat × jumlah warna 3.500

= 4.000 × Rp. 80.000 × 4

3500

(3)

= 1,14 × Rp. 80.000 × 4

= Rp. 364.800

4. Biaya Finishing

Poster tidak memerlukan finishing, sehingga dianggap Rp. 0.

5. Biaya Produksi

Biaya produksi yang dibutuhkan untuk membuat poster sebanyak 4000 eksemplar adalah:

Biaya film + Biaya bahan + Biaya cetak + Biaya finishing

= Rp. 211.300 + Rp. 1.801.800 + Rp. 364.800 + Rp.0

= Rp. 2.377.900

Maka biaya yang dibutuhkan untuk membuat 1 poster adalah:

Biaya produksi keseluruhan : jumlah poster

= Rp. 2.377.900 : 4.000 eksemplar

= Rp. 594,47 per poster

= Rp. 600 per poster (dibulatkan)

B. Brosur

Item grafis : Brosur

Ukuran sebenarnya : A4 (21 cm × 29,7 cm) landscape Jumlah cetak : 10.000 eksemplar

Bahan : Art paper 120 gr Harga bahan : Rp. 12.000/kg Jenis mesin cetak : GTO 46

Teknik cetak : Cetak offset (4/0 color)

Aplikasi komputer : CorelDRAW X5, Adobe Photoshop CS 5

1. Biaya Film

(P+1) × (L+1) × Rp. 40 × Jumlah warna (21+1) × (30+1) × Rp. 40 × 8

= 22 × 31 × Rp. 40 × 8

(4)

= Rp. 218.240

= Rp. 218.300 (dibulatkan)

2. Biaya Kertas

100 cm × 65 cm (ukuran plano)

23 cm × 32 cm (ukuran kertas)  (P+2) × (L+2)

4 × 2 = 8 druck

Berdasarkan perhitungan di halaman sebelumnya, dapat diketahui bahwa dari 1 lembar plano akan diperoleh 8 druck atau 8 eksemplar brosur. Karena akan dicetak sebanyak 10.000 eksemplar, maka:

10.000 eksemplar : 8 druck = 1.250 lembar plano

Jumlah insheet (tambahan plano) = 10% × jumlah plano = 10% ×1.250 lembar plano = 125 lembar plano

Sehingga jumlah plano yang dibutuhkan adalah sebanyak:

1.250 lembar + 125 lembar = 1.375 lembar plano

Harga bahan per lembar plano:

P × L × Berat kertas × Harga per kg

= 1 m × 0,65 m × 0,12 kg × Rp. 12.000

= Rp. 936

Maka biaya bahan:

Harga bahan per lembar plano × jumlah plano yang dibutuhkan

= Rp. 936 × 1.375 lembar plano

= Rp. 1.287.000

3. Biaya Cetak

Brosur akan dicetak dengan menggunakan mesin GTO46 dengan biaya cetak per plat sebesar Rp. 80.000, maka biaya cetak:

Jumlah cetak × harga per plat × jumlah warna × jumlah muka dicetak

3.500

(5)

= 10.000 × Rp. 80.000 × 4 × 2 3500

= 2,8 × Rp. 80.000 × 8

= Rp. 1.828.571

= Rp. 1.828.600 (dibulatkan)

4. Biaya Finishing

Brosur yang diproduksi akan dilipat menjadi 3 bagian sebagai finishing dengan biaya Rp. 6 per lipatan, maka biaya finishing:

Jumlah eksemplar × jumlah lipatan × Rp. 6

= 10.000 × 2 × Rp. 6

= 20.000 × Rp. 6

= Rp. 120.000

5. Biaya Produksi

Biaya produksi yang dibutuhkan untuk membuat brosur sebanyak 1000 eksemplar adalah:

Biaya film + Biaya bahan + Biaya cetak + Biaya finishing

= Rp. 218.300 + Rp. 1.287.000 + Rp. 1.828.600 + Rp. 120.000

= Rp. 3.453.900

Maka biaya yang dibutuhkan untuk membuat 1 brosur adalah:

Biaya produksi keseluruhan : jumlah poster

= Rp. 3.453.900 : 10.000 eksemplar

= Rp. 350 per poster

C.

Flayer

Item grafis : Flayer

Ukuran sebenarnya : A4 (21 cm × 29,7 cm) potrait Jumlah cetak : 12.000 eksemplar

Bahan : Art paper 120 gr

Harga bahan : Rp. 12.000/kg

(6)

Jenis mesin cetak : GTO 46

Teknik cetak : Cetak offset (4/0 color)

Aplikasi komputer : CorelDRAW X5, Adobe Photoshop CS 5

6. Biaya Film

(P+1) × (L+1) × Rp. 40 × Jumlah warna (21+1) × (30+1) × Rp. 40 × 4

= 22 × 31 × Rp. 40 × 4

= Rp. 109.120

= Rp. 109.200 (dibulatkan)

7. Biaya Kertas

100 cm × 65 cm (ukuran plano)

23 cm × 32 cm (ukuran kertas)  (P+2) × (L+2)

4 × 2 = 8 druck

Berdasarkan perhitungan di halaman sebelumnya, dapat diketahui bahwa dari 1 lembar plano akan diperoleh 8 druck atau 8 eksemplar flayer. Karena akan dicetak sebanyak 12.000 eksemplar, maka:

12.000 eksemplar : 8 druck = 1.500 lembar plano

Jumlah insheet (tambahan plano) = 10% × jumlah plano = 10% ×1.500 lembar plano = 150 lembar plano

Sehingga jumlah plano yang dibutuhkan adalah sebanyak:

1.500 lembar + 150 lembar = 1.650 lembar plano

Harga bahan per lembar plano:

P × L × Berat kertas × Harga per kg

= 1 m × 0,65 m × 0,12 kg × Rp. 12.000

= Rp. 936

Maka biaya bahan:

Harga bahan per lembar plano × jumlah plano yang dibutuhkan

(7)

= Rp. 936 × 1.650 lembar plano

= Rp. 1.544.400

8. Biaya Cetak

Flayer akan dicetak dengan menggunakan mesin GTO46 dengan biaya cetak per plat sebesar Rp. 80.000, maka biaya cetak:

Jumlah cetak × harga per plat × jumlah warna × jumlah muka dicetak 3.500

= 12.000 × Rp. 80.000 × 4 3500

= 3.4 × Rp. 80.000 × 4

= Rp. 1.097.142

= Rp. 1.097.150 (dibulatkan)

9. Biaya Finishing

Flayer tidak memerlukan finishing, sehingga dianggap Rp. 0.

10. Biaya Produksi

Biaya produksi yang dibutuhkan untuk membuat flayer sebanyak 1000 eksemplar adalah:

Biaya film + Biaya bahan + Biaya cetak + Biaya finishing

= Rp. 109.200 + Rp. 1.544.400 + Rp. 1.097.150

= Rp. 2.750.750

Maka biaya yang dibutuhkan untuk membuat 1 flayer adalah:

Biaya produksi keseluruhan : jumlah flayer

= Rp. 2.750.750 : 12.000 eksemplar

= Rp. 229.22 per poster

= Rp. 250 per poster (dibulatkan)

D.

X-banner

Item grafis : X-banner

Ukuran sebenarnya : 60cm x 160cm

(8)

Jumlah cetak : 10 eksemplar Bahan : Vinly 70 mikron Harga bahan : Rp. 235.000/kg Jenis mesin cetak : Mutoh VJ-1304

Teknik cetak : Cetak offset (4/0 color)

Aplikasi komputer : CorelDRAW X5, Adobe Photoshop CS 5 Biaya Produksi : Rp. 75.000/lembar

E. Stiker

Item grafis : Stiker Ukuran sebenarnya : 8cm x 6cm Jumlah cetak : 500 eksemplar

Bahan : Vinly RDS

Harga bahan : Rp. 13.500/lembar A3 Jenis mesin cetak : Fuji Xerox

Teknik cetak : Cetak offset (4/0 color)

Aplikasi komputer : CorelDRAW X5, Adobe Photoshop CS 5 Biaya Produksi : Rp. 283.500

Rp. 567/lembar

F. Iklan Media Cetak

Item grafis : Stiker

Ukuran sebenarnya : 29.7cm x 21 cm Jumlah cetak : 500 eksemplar Bahan : Art Paper 85 gr

Teknik cetak : Cetak offset (4/0 color)

Aplikasi komputer : CorelDRAW X5, Adobe Photoshop CS 5 Biaya Produksi : Rp. 18.000.000 ,- full page, full color per

1x terbit.

(9)

5.2 Contoh Visual

Proyek akhir grafis dengan tema Kampanye Manfaat Permainan Tradisional Sunda dibuat dengan menggunakan poster, brosur, flayer, x-benner, iklan koran, iklan majalah, dan stiker. Contoh pengaplikasian visual dalam Kampanye Manfaat Permainan Tradisional Sunda adalah sebagai berikut.

1. Poster

Gambar 5.1 Poster Alternatif 1

(10)

Gambar 5.2 Poster Alternatif 2

(11)

Gambar 5.3 Poster Alternatif 3

(12)

2. Brosur

Gambar 5.4 Brosur Halaman Muka

Gambar 5.5 Brosur Halaman Isi

(13)

3. Flayer

Gambar 5.6 Flayer

(14)

4. X-Banner

Gambar 5.7 X-Banner Alternatif 1

(15)

Gambar 5.8 X-Banner Alternatif 2

(16)

5. Iklan Majalah

Gambar 5.9 Iklan Majalah

(17)

6. Iklan Koran

Gambar 5.10 Iklan Koran

(18)

7. Stiker

Gambar 5.11 Stiker

Referensi

Dokumen terkait

Bila kemungkinan terbukti bahwa saya ternyata melakukan tidakan menyalin atau meniru tulisan orang lain seolah-olah hasil pemikiran saya sendiri, berarti gelar dan

1) Xa adalah absis, Ya adalah ordinat dan Za adalah elevasi atau ketinggian tempat. 2) Xa dan Ya dinyatakan sebagai posisi panimetris karena besaran tersebut dinyatakan

Tata Kelola Teknologi Informasi (IT Governance) telah menjadi sesuatu hal penting dan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam penerapan Good Corporate

empiris kebijakan pertanian antara lain studi yang mengungkapkan Sudarlin (2008), menunjukan bahwa dampak kebijakan terhadap output yang ditunjukan oleh nilai Koefiisen

Bila saat lepas (release) lebih tinggi dari pada saat jatuh/mendarat, maka untuk mencapai jarak horizontal yang sebesar- besarnya, sudut elevasi harus kurang dari..

Dalam evaluasi bersama pelatihan dalam penggunaan internet secara sehat yang sesuai dengan nilai-nilai Islam telah memberikan pengetahuan dan meningkatkan kesadaran

Berdasarkan hasil data pratindakan da- pat disimpulkan bahwa kemampuan analisis konsep energi panas dan bunyi pada siswa kelas IV SDN di Surakarta masih rendah.

Metode Job Order Costing / Metode Perhitungan biaya berdasarkan pesanan merupakan suatu sistem akuntansi yang menelusuri biaya pada unit individual atau pekerjaan berdasarkan