• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rangkuman Capaian Sektor Transportasi Kota Mataram

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Rangkuman Capaian Sektor Transportasi Kota Mataram"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Perhubungan Dalam Angka 2018

Rangkuman Capaian Sektor Transportasi Kota Mataram

Ukuran Buku: 14,8 cm x 21 cm

Jumlah halaman: 28

Didesain oleh:

Subbag Perencanaan & Keuangan

Dinas Perhubungan Kota Mataram

Diterbitkan oleh:

Dinas Perhubungan Kota Mataram

Tim Penyusun:

Subbag Perencanaan & Keuangan

Dinas Perhubungan Kota Mataram

(3)

Sambutan Kepala

Dinas Perhubungan Kota Mataram

erhubungan Dalam Angka Tahun 2018, menjelaskan tentang capaian dan profil kinerja sektor transportasi Tahun 2017. Kinerja tersebut diukur melalui beberapa indikator yang secara detail menjelaskan capaian yang dimaksud.

Publikasi ini merupakan bentuk pertanggung jawaban kepada masyarakat tentang hasil pembangunan yang telah dicapai pada sektor transportasi.

Ucapan terima kasih sebesar – besarnya diberikan kepada seluruh pihak yang telah membantu dan berkontribusi terhadap tersusunnya publikasi ini.

Semoga buku ini dapat memenuhi kebutuhan informasi yang berguna bagi pembangunan Kota Mataram menuju kota yang Maju, Religius dan Berbudaya.

Drs. H. Khalid

Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram

(4)

DINAS PERHUBUNGAN KOTA MATARAM

PERNYATAAN BERSAMA TENTANG KEBENARAN DAN KEVALIDAN DATA

Kami yang bertanda tangan dibawah ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa semua data dan informasi yang disampaikan dalam publikasi ini adalah benar. Apabila diketemukan dan/atau dibuktikan adanya data dan informasi yang disampaikan tidak benar atau tidak valid, maka kami bersedia dikenakan sanksi. Demikian surat pernyataan kebenaran dan keabsahan data ini dibuat untuk digunakan sebagaimana mestinya.

KEPALA DINAS PERHUBUNGAN

KOTA MATARAM,

DRS. H. KHALID SEKRETARIS DINAS PERHUBUNGAN

KOTA MATARAM,

DRS. CUKUP WIBOWO, M. MPd

KEPALA BIDANG ANGKUTAN

DINAS PERHUBUNGAN KOTA MATARAM,

H.L. WIRAJAYA, ST. M.Si KEPALA BIDANG MANAJEMEN & REKAYASA LALIN

DINAS PERHUBUNGAN KOTA MATARAM,

L. SURYAJAGAT SE. KEPALA BIDANG KESELAMATAN &

PENGENDALIAN LL

DINAS PERHUBUNGAN KOTA MATARAM,

(5)

DAFTAR ISI

FACT SHEET sektor

transportasi

CAPAIAN INDIKATOR PEMERINTAH

DAERAH

-

Capaian Penyelenggaraan

Pemerintah Daerah

-

Capaian Indikator Kinerja Perangkat

Daerah

Profil Umum

-

Data Kewilayahan

-

Profil Perangkat Daerah

Profil capaian pelayanan

-

Prasarana Jalan

o

Data panjang dan kondisi jalan

o

Data fasilitas perlengkapan

jalan

-

Simpul Transportasi

-

Pengujian Kendaraan Bermotor

-

Sarana Transportasi

o

Data kendaraan bermotor

o

Data angkutan umum

o

Data angkutan perbatasan

o

Data angkutan umum tidak

(6)

FACT SHEET SEKTOR TRANSPORTASI

Per 1.000 penduduk terjadi 0,69 kecelakaan dan per 100 kecelakaan ada 13 orang meninggal

dunia.

Tahun 2016, 1 Km jalan di Kota Mataram melayani 127 kendaraan

bermotor

Hingga 2017 Kota Mataram mampu memenuhi 75% kebutuhan perlengkapan

jalannya

Ada 720 kendaraan per 1.000 penduduk diatas

usia 15 tahun Tahun 2017, hanya 28% luas

wilayah Kota Mataram yang terlayani angkutan umum Tahun 2017, tiap 1.000

(7)
(8)

Page | 1

PERHUBUNGAN DALAM ANGKA 2018

Indikator Pembangunan Sat Tahun

2015 2016 2017 Jumlah arus penumpang

angkutan umum

Org 522.442 532.323 N/A

Rasio ijin trayek % 0,12 0,13 N/A

Jumlah uji kir angkutan umum

unit 17.010 17.307 13.803

Kepemilikan KIR angkutan umum

% 98,28 90,20 90,38

Pemasangan Rambu-rambu* % 35% 48% 60% Biaya Pengujian Kelayakan

Angkutan Umum Jumlah orang melalui

terminal penumpang

Org 748.833 393.625 310.369

Dalam Permendagri 86 Tahun 2017, diamanatkan setiap daerah untuk menyusun informasi mengenai setiap aspek penyelenggaraan pemerintahan daerah berdasarkan kewenangannya. Untuk urusan perhubungan, terdapat setidaknya 8 indikator kinerja yang menggambarkan capaian pembangunan sesuai kondisi daerah bersangkutan. Terlihat pada tabel bahwa telah terjadi peningkatan pada tiap indikator kinerja utamanya pada pemenuhan kebutuhan rambu – rambu lalu lintas yang dalam tiga tahun terakhir meningkat hingga dua kali lipat.

Tetapi pada beberapa indikator perlu dilakukan peningkatan antara lain pada urusan kir kendaraan yang pada periode 2015-2017 tidak mengalami kenaikan signifikan.

Capaian Penyelenggaraan

Pemerintah Daerah

*sesuai analisa kebutuhan rambu lalu lintas s/d tahun 2020

(9)

Page | 2

PERHUBUNGAN DALAM ANGKA 2018

Indikator Kinerja Utama Baseline 2016

- Prosentase cakupan pelayanan angkutan yang handal dan berkualitas

23% 28% 48%

Rasio waktu perjalanan 1,80 1,80 1,65 - Peningkatan tingkat

pelayanan jalan

- Menurunnya jumlah pelanngar lalu lintas dan perizinan angkutan

13.211 10.929 -5%

- Meningkatnya rasio uji kendaraan yang berkeselamatan

58% 58% 68%

- Meningkatnya tingkat kepatuhan dan ketertiban pelayanan parkir

50% 53% 64%

Capaian Indikator Kinerja

Perangkat Daerah

Kinerja perangkat daerah disusun

berdasarkan dan selaras dengan Visi, Misi dan Tujuan serta indikator yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Mataram tahun 2016 – 2021.

Adapun beberapa capaian kinerja antara lain:

- Mempertahankan prosentase penggunaan angkutan umum sebesar 7%;

- Mempertahankan rasio waktu perjalanan sebesar 1,80 yang mengindikasikan bahwa perjalanan di waktu sibuk (pagi/sore) adalah sebesar 1,80 kali perjalanan di waktu tidak sibuk;

- Meningkatkan rute angkutan umum

sebesar 28%, prosentase ini

menunjukkan hanya 28% luas wilayah Kota Mataram terlayani angkutan umum. Diharapkan pencapaian kinerja pada tahun mendatang dapat sesuai target yang ditetapkan.

(10)
(11)

Page | 4

PERHUBUNGAN DALAM ANGKA 2018

DATA KEWILAYAHAN

Letak Geografi

Mataram sebagai salah satu Kota di Propinsi Nusa Tenggara Barat, letaknya diapit antara kabupaten Lombok Barat dan Selat Lombok. Letaknya antara 08o33’ dan 08o38’ Lintang Selatan dan antara 116o

04’ - 116o 10’ Bujur Timur.

Luas Wilayah

Luas wilayah Kota Mataram adalah 6.130 Ha, yang terbagi dalam 6 kecamatan. Kecamatan terluas adalah Selaparang yaitu sebesar 1.077 Ha, disusul Kecamatan Mataram dengan luas wilayah 1.076 Ha. Sedangkan wilayah terkecil adalah Kecamatan Ampenan dengan luas 946 Ha.

Data Kependudukan

Berdasarkan data yang ada di BPS Kota Mataram tahun 2016, jumlah penduduk Kota Mataram tercatat 459.314 jiwa.

Umumnya, penduduk banyak bertempat tinggal di kecamatan Ampenan. Secara rata-rata, kepadatan penduduk Mataram tercatat sebesar 7.345 jiwa setiap kilometer persegi, dan wilayah terpadat yaitu kecamatan Ampenan yang memiliki tingkat kepadatan 9.275 orang setiap kilometer persegi.

Batas Wilayah

Batas Utara : Kab. Lombok Barat Batas Timur : Kab. Lombok Barat Batas Selatan : Kab. Lombok Barat Batas Barat : Selat lombok

210,000 215,000 220,000 225,000 230,000 235,000 2014

2015 2016

Jumlah Penduduk Kota

Mataram

Wanita Pria

441.064

450.226

459.314

(12)

Page | 5

PERHUBUNGAN DALAM ANGKA 2018

PROFIL PERANGKAT DAERAH

Dinas Perhubungan Kota Mataram

berdasarkan peraturan daerah Kota Mataram Nomor: 52 tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Perhubungan Kota Mataram.

Tugas Pokok & Fungsi

Tugas Pokok membantu Walikota melaksanakan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah dan Tugas Pembantuan yang diberikan kepada Daerah.

Fungsi

 Perumusan Kebijakan Teknis sesuai dengan lingkup tugasnya;

 Pelaksanaan kebijakan sesuai dengan lingkup tugasnya;

 Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan sesuai dengan lingkup tugasnya;

 Pelaksanaan administrasi dinas sesuai dengan lingkup tugasnya; dan

 Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Walikota terkait dengan tugas dan fungsinya.

Struktur Organisasi

Kepala Dinas Perhubungan didukung oleh pejabat – pejabat dan staf yang tersebar pada jajaran/komponen Sekretariat, Bidang – bidang, dan Unit Pelaksana Teknis (UPT), diuraikan sebagai berikut:

 Sekretariat Dinas

Terdiri dari 2 subbag: subbag perencanaan

dan keuangan, dan subbag umum

kepegawaian.

 Bidang Angkutan

Terdiri dari 3 seksi eselon IV/a: Seksi Angkutan Orang, Seksi Angkutan Barang dan Seksi Sarana dan Prasarana Angkutan.

 Bidang Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Terdiri dari 3 seksi eselon IV/a: Seksi Manajemen Lalu Lintas, Seksi Rekayasa Lalu Lintas, dan Seksi Pengembangan Sistem Lalu Lintas.

 Bidang Keselamatan dan Pengendalian Lalu Lintas

(13)
(14)

Page | 7

PERHUBUNGAN DALAM ANGKA 2018

Sumber Daya Manusia

Dinas Perhubungan Kota Mataram hingga tahun 2017 memiliki pegawai sebanyak 75 orang. Dari total jumlah tersebut pegawai yang memiliki kualifikasi terbanyak adalah SLTA dengan jumlah sebanyak 38 orang dan yang terendah adalah pendidikan SMP dengan jumlah 3 orang

.

SMP 4%

SMA 50%

S-1 43%

S-2 3%

Pria 94% Wanita

6%

Pria Wanita

Komposisi Pegawai Menurut Pendidikan

Komposisi Pegawai Menurut Jenis Kelamin

Gol. I Gol. II Gol. III Gol. IV

3

38 29

5

Komposisi Pegawai Menurut Golongan Kepangkatan

(15)

Page | 8

PERHUBUNGAN DALAM ANGKA 2018

Capaian Keuangan dan Anggaran

Alokasi anggaran belanja Dinas Kota Mataram pada tahun 2017 adalah sebesar Rp. 15.179.081.620,-, jumlah tersebut telah direalisasi sebesar Rp.

13.110.383.520,- atau 86,37%. Realisasi

pendapatan asli daerah pada tahun 2017 sebesar 42,86% atau Rp. 2.443.175.500,-

Komposisi Belanja Tahun Anggaran 2017

Modal 2017 Modal 2016 Modal 2015 Barang & Jasa 2017 Barang & Jasa 2016 Barang & Jasa 2015 Pegawai 2017

Realisasi Anggaran Realisasi PAD

Komposisi Belanja Tahun Anggaran 2015-2017

Realisasi Belanja dan Pendapatan Tahun Anggaran 2015-2017

(16)
(17)

Page | 10

PERHUBUNGAN DALAM ANGKA 2018

Prasarana Jalan

Transportasi jalan menjadi urat nadi utama distribusi orang dan barang di Kota Mataram. Oleh sebab itu

ketersediaan sarana prasarana transportasi jalan yang handal selalu menjadi prioritas utama Dinas Perhubungan Kota Mataram tiap tahunnya.

 Data panjang dan kondisi jalan

Menurut kondisinya, tahun 2016 panjang jalan status kota di Kota Mataram adalah sepanjang 400,063 Km meningkat dari tahun 2015 yaitu 379,732 Km. Kondisi jalan di Kota Mataram sebagian besar sudah berupa aspal.

URAIAN

STATUS JALAN

JALAN

NEGARA

JALAN

PROPINSI

JALAN

KOTA

BAIK 29,506 1.484,430 286,251

SEDANG - - 12,018

RUSAK - - 32,629

RUSAK BERAT - - 69,165

JUMLAH 29,506 1.484,430 400,063

2015 29,506 58,830 379,732

Baik 94%

Sedang 1%

Rusak

2% Rusak Berat 3%

(18)

Page | 11

PERHUBUNGAN DALAM ANGKA 2018

 Data fasilitas perlengkapan jalan

Hingga tahun 2017 rasio seluruh faskel jalan terpasang di Kota Mataram mencapai 75 %. Prioritas pemasangan adalah pada ruas – ruas jalan yang memiliki potensi permasalahan lalu lintas yang cukup tinggi seperti rawan kecelakaan dan kemacetan

.

JUMLAH FASILITAS

Rasio Faskel Jalan Terpasang

(19)

Page | 12

PERHUBUNGAN DALAM ANGKA 2018

Simpul Transportasi

Kota Mataram memiliki satu buah terminal Type A, Terminal Mandalika yang sejak tahun 2017 dikelola oleh Kementerian Perhubungan. Dengan luas mencapai 33.000 M2, terminal ini menampung pergerakan penumpang kurang lebih sebesar 300.000 per tahunnya

FASILITAS TERMINAL

KEBERADAAN KONDISI

ADA TIDAK

Jumlah Penumpang Turun/Naik

AKAP AKDP

Dari grafik menunjukkan bahwa ada trend negatif dalam pertumbuhan penumpang antar provinsi yang secara drastis di tahun 2017 mengalami penurunan hingga lebih dari 90%.

(20)

Page | 13

PERHUBUNGAN DALAM ANGKA 2018

NO DATA KINERJA TAHUN

2015 2016 2017 1. Antar Kota Antar Provinsi

(AKAP)

ARMADA

a. Masuk (Unit) 3.513 2.684 1.214

b. Keluar (Unit) 2.561 2.677 1.586

Total 6.074 5.361 2.800

Tingkat Pertumbuhan - -12% -48%

PENUMPANG

a. Pnp. Turun 437.010 70.413 3.341

b. Pnp. Naik 66.262 70.727 4.617

Total 503.272 141.140 7.958

Tingkat Pertumbuhan - -72% -94%

2. Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP)

ARMADA

a. Masuk (Unit) 7.322 4.365 5.874

b. Keluar (Unit) 4.787 4.426 9.203

Total 12.109 8.791 15.077

Tingkat Pertumbuhan - -27% 72%

PENUMPANG

a. Pnp. Turun 111.355 121.977 140.122

b. Pnp. Naik 133.706 130.508 162.289

Total 245.061 252.485 302.411

Tingkat Pertumbuhan - 3% 20%

(21)

Page | 14

PERHUBUNGAN DALAM ANGKA 2018

Pengujian Kendaraan Bermotor

UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor berlokasi di Kecamatan Sekarbela tiap tahunnya melayani kurang lebih 12.000 kendaraan bermotor yang akan melaksanakan pengujian kendaraan. Dilayani oleh 4 orang fungsional penguji dan dilengkapi dengan alat uji mekanik maupun non mekanik.

Lokasi/Alamat/ No. Telp.

Luas (m2) UPTD PKB Kota

Mataram

Mapak Kel. Karang Pule, Lingkungan Sekarbela Kecamatan Sekarbela Kota Mataram Telp. (0370)

636237

Bangunan : 745 m² Pelataran Parkir :

4.075,5 m²

Jenis

Kendaraan

2015 2016 2017

Wajib Uji Datang Uji Lulus Uji Wajib Uji Datang Uji Lulus Uji Wajib Uji Datang Uji Lulus Uji

Mobil Barang 15.638 17.288 17.288 13.291 15.271 15.271 15.271 12.365 12.150

Mobil Bus 580 527 527 470 519 519 519 417 417

Mobil

Penumpang 792 912 912 764 1.195 1.195 1.195 1.021 1.015

Jumlah 17.010 18.727 18.727 14.525 16.985 16.985 16.985 13.803 13.582

(22)

Page | 15

PERHUBUNGAN DALAM ANGKA 2018

ADA/TIDAK ADA KONDISI

Prasarana Tenaga Penguji

a Gedung Pengujian Ada Baik a Pembantu penguji 2 Orang

b Gedung genset, kompresor dan gudang Ada Baik b Penguji pemula

-c Akses keluar/masuk Ada Baik c Penguji Tk. I 1 Orang

d Lapangan Parkir Ada Baik d Penguji Tk. II

-e G-edung administrasi Ada Baik e Penguji Tk. III 1 Orang

f Pagar Ada Baik f Penguji Tk. IV

-g Fasilitas penunjan-g umum Ada Baik g Penguji Tk. V

-h Fasilitas listrik Ada Baik h Master Penguji

-i Lampu penerangan Ada Baik

j Pompa air dan menara air Tidak Ada Peralatan

a Peralatan utama

- Alat uji emisi gas tabung Tidak Ada

- Alat uji ketebalan gas buang Ada Baik

- Alat uji kebisingan suara Ada Baik

- Alat uji rem Ada Baik

- Alat uji lampu Ada Baik

- Alat uji kincup roda depan Ada Baik

- Alat uji penunjuk kecepatan Ada Baik - Alat uji pengukur kedalaman alur ban Ada Baik

- Alat ukur dimensi Ada Baik

- Alat uji daya tembus cahaya pada kaca Ada Baik b Peralatan penunjang

- Kompresor udara Ada Baik

- Generator set Ada Baik

- Palu Ada Baik

- Senter Ada Baik

- Alat bantu uji dimensi Ada Baik

- Kamera digital Tidak Ada

- Alat pembaca hasil uji Tidak Ada

- Alat penyimpan digital hasil uji Ada Baik

- Toolkit Ada Baik

FASILITAS SDM

(23)

Page | 16

PERHUBUNGAN DALAM ANGKA 2018

Sarana Transportasi

 Data Kendaraan Bermotor

Jumlah kendaraan bermotor dalam periode tiga tahun terakhir mengalami fluktuasi. Kepemilikan sepeda motor sangat dominan dengan prosentase lebih dari 80% dari total jumlah kendaraan.

Jenis Jumlah

Sepeda Motor 240.260 197.514 213.661

TOTAL 285.463 242.827 262.852

Proporsi Jenis Kendaraan Kota Mataram Tahun 2017

(24)

Page | 17

PERHUBUNGAN DALAM ANGKA 2018

 Data Angkutan Umum o Data Angkutan Kota

Angkutan umum dalam dasawarsa terakhir ini mengalami masa penurunan kinerja. Dari 13 trayek yang ditetapkan, secara operasional hanya 1 trayek yang aktif. Sementara dari jumlah dan kondisi armada angkutan kota (bemo kuning) juga terus mengalami penurunan.

Tipe Kendaraan : Station Wagon Kapasitas : 12 Penumpang

Badan Kepengurusan : Pribadi

Jumlah Armada (sesuai izin) Rp. 2.000,- (pelajar)

No. Trayek Rute Status Operasi

1. Trayek Utama

Trayek A Mandalika - Cakranegara - Mataram - Ampenan PP Beroperasi

Trayek B Ampenan - Mataram - Cakranegara - Mandalika PP Tidak Beroperasi

2. Trayek Cabang

Trayek C Mandalika - Mataram - BTN Taman - Ampenan PP Tidak Beroperasi

Trayek D Perumnas -Monjok - Mandalika PP Tidak Beroperasi

Trayek E Pagutan - Pegesangan - Rembiga - Gunung Sari PP Tidak Beroperasi

3. Trayek Ranting

Trayek F Tanjung Karang - Pegesangan - cakranegara -

Mandalika PP Tidak Beroperasi

Trayek G Mandalika - Cakranegara - Pagutan PP Tidak Beroperasi

Trayek H Ampenan - Pegesangan - Parampuan PP Tidak Beroperasi

Trayek I Ampenan - Perumnas - Tanjung Karang PP Tidak Beroperasi

Trayek J Mandalika - Babakan - cakranegara - PP Tidak Beroperasi

Trayek K Ampenan - Rembiga - Sesela - Meninting - PP Tidak Beroperasi

Trayek M Mandalika - Cakranegara - BTN - Prampuan ASRI - Ampenan - PP Tidak Beroperasi

Trayek N Mandalika - selagalas - Cakranegara - Ampenan - PP Tidak Beroperasi

Trayek Angkutan Kota

Trayek A (operasi)

(25)

Page | 18

PERHUBUNGAN DALAM ANGKA 2018

Rute

Status Operasi

Rumak - Desan Cermen - Bengkel -

Mandalika (PP)

Tidak Beroperasi

Narmada - Lingsar - Mandalika (PP)

Beroperasi

Keru - Narmada - Mandalika (PP)

Beroperasi

Sesaot - Narmada - Mandalika (PP)

Beroperasi

Gunung Sari - Rembiga - Pegesangan (PP)

Tidak Beroperasi

Prampuan - Pegesangan (PP)

Tidak Beroperasi

Kebon Roek - Mantong - Senggigi (PP)

Beroperasi

Kebon Roek - Rembiga - Gunung Sari

Beroperasi

Mandalika - Rembiga - Gunung Sari (PP)

Tidak Beroperasi

Mandalika - Pagutan - Bajur (PP)

Tidak Beroperasi

Trayek Angkutan Perbatasan

Pelajar Umum

Trayek Angkutan Perbatasan (operasi) o Data Angkutan Perbatasan

Angkutan perbatasan melayani trayek yang melintasi dua wilayah antara dua daerah yang berbatasan yaitu Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat. Dari 10 trayek yang ada hanya 5 trayek yang operasional

(26)

Page | 19

PERHUBUNGAN DALAM ANGKA 2018

1 Aisl Tour 6

2 Bidy Tour Transport 3

3 Prima Jaya 2

4 Express Rinjani 3

5 Lombok Paradise 6

6 Maruta 21

7 Orisa 6

8 Pancasari 3

9 Pramaswara 5

10 Samudra Indah Diving 1

11 Surya Kencana 2

12 Tiara Mas 3

13 Track 8

14 Transport Anda 12

15 Wahana Loka 3

16 Widya Prima Lombok 3

87

No. Nama Perusahaan Jumlah Kendaraan

Jumlah

1 Pancasari 14

2 Sumbawa Utama 12

3 Tiara Mas 11

4 Titian Mas 12

4 Tiara Mas 4

1 PT Lendang Karun 200 60

2 PT Lombok Sea Side 250 150

3 Koperasi Taxi Mataram 60 50

4 PT Lombok Taxi Utama 200 87

5 PT Rangga Taxi 120 80

830 427 Jumlah

Jumlah No. Nama Perusahaan

Nama dan Jumlah Angkutan Taksi

Nama dan Jumlah Angkutan Antar Jemput

Nama dan Jumlah Angkutan Pariwisata

o Data Angkutan Umum Tidak Dalam Trayek

Angkutan penumpang tidak dalam trayek cukup banyak yang masih beroperasi. Ini sebagian disebabkan oleh meningkatnya aktivitas pariwisata yang membutuhkan moda transportasi yang lebih layak dan diandalkan.

(27)

Page | 20

PERHUBUNGAN DALAM ANGKA 2018

Keselamatan Jalan

Keselamatan jalan menjadi salah satu isu penting dalam penyelenggaraan lalu lintas di Kota Mataram. Data menunjukkan faktor manusia menjadi penyumbang terbesar penyebab kecelakaan lalu lintas. Peningkatan displin pengendara menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas di Kota Mataram.

NO FAKTOR PENYEBAB JUMLAH

2015 2016 2017

1 KELALAIAN /HUMAN ERROR 240 318 257

2 KELAIKAN KENDARAAN 0 0 0

3 LAIN -LAIN 0 0 0

HELM

KELENGK APAN KENDARA

AN

SURAT SURAT

M ARKA /

RAM BU GUN HP

LAIN-LAIN

1 2015 17.574 6.427 2.553 5.082 2.388 - 1.124

2 2016 13.211 5.556 1.809 4.592 867 378 6

3 2017 10.929 4.132 1.639 4.427 592 - 136

NO TAHUN JUM LAH

JENIS PELANGGARAN YANG DILAKUKAN Jumlah dan Penyebab Kecelakaan

Jumlah dan Jenis Pelanggaran Lalu Lintas

(28)

Dinas Perhubungan Kota Mataram

Subbag Perencanaan dan Keuangan

“Without

data,

you’re just another

person with an opinion.

Referensi

Dokumen terkait

Pada tampilan level 2 di atas terdapat 10 menu yaittu kategori rambu peringatan, rambu lalu lintas, simpang tiga, simpang empat, penyeberangan pejalan kaki,

Rambu ini dipasang sebagai peringatan bahwa jalan yang akan dilalui banyak pejalan kaki. Rambu ini biasanya diletakan pada kawasan yang cukup ramai lalu lintas

(Meskipun volume lalu lintas bergantung kepada beberapa faktor, tetapi secara umum dapat dikatakan bahwa makin tinggi volume lalu lintas pada suatu ruas jalan makin tinggi

Fasilitas pelengkap jalan pada area Black Spot ini sudah termasuk baik, namun masih ada terdapat beberapa rambu lalu lintas yang tidak terlihat dengan jelas

“Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas, Rambu Lalu Lintas, dan/atau Marka Jalan yang bersifat perintah, larangan, peringatan, atau petunjuk pada jaringan atau ruas

bahwa sesuai Pasal 47 Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2011 tentang Manajemen dan Rekayasa, Analisis Dampak, serta Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas, maka setiap

Dari sisi lalu lintas perairan, pada saat kejadian kondisi perairan daerah labuh jangkar juga dipadati oleh sejumlah kapal-kapal lain seperti yang terlihat pada tampilan

Terjadinya kecelakaan kendaraan pada ruas jalan ini diidentifikasi oleh beberapa penyebab seperti kurangnya rambu lalu lintas yang berkeselamatan sesuai kebutuhan daerah rawan