Pengolahan Limbah Cair Rumah Potong Hewan (RPH) Menggunakan Reaktor Upflow Anaerobic Sludge Blanket (UASB)

Teks penuh

(1)

iii

ABSTRAK

Limbah cair Rumah Potong Hewan (RPH) tergolong limbah organik dengan kandungan bahan pencemar yang tinggi. Rata-rata COD pada limbah cair RPH mencapai 4221 mg/L. Kandungan bahan pencemar yang tinggi akan menyebabkan gangguan dan pencemaran bila dibuang langsung ke lingkungan. Hal ini menjadi dasar bahwa limbah cair RPH harus mendapatkan pengolahan sebelum dibuang ke lingkungan. Upflow Anaerobic Sludge Blanket (UASB) merupakan reaktor yang mengolah limbah cair secara anaerob dengan memanfaatkan mikroorganisme untuk mendegradasi bahan pencemar. Proses pada reaktor UASB dibagi menjadi 2 fase, yaitu start-up dan steady state. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati proses pendegradasian bahan pencemar yang terdapat didalam limbah cair RPH dengan menggunakan reaktor UASB pada fase start-up selama 33 hari operasional reaktor. Reaktor UASB skala laboratorium dibuat dari pipa PVC dengan volume efektif 5.8 L dan dilengkapi dengan 4 sampling ports. Inokulum lumpur dan limbah yang digunakan berasal dari kolam anaerob Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (PD RPH) Kota Medan. Reaktor dioperasikan dengan HRT 9 jam dan konsentrasi limbah cair yang ditingkatkan secara bertahap mulai dari 50%, 75% dan 100%. Nilai pH pada inlet berkisar antara 6,6-6,9 sedangkan outlet 7-7,5. Efisiensi penyisihan COD dan TSS maksimum mencapai 58,4% dan 85,5% didapatkan saat konsentrasi limbah cair 75%. Sedangkan jumlah penyisihan COD dan TSS maksimum mencapai 442 mg/L dan 405 mg/L pada saat konsentrasi limbah cair 100%. Jumlah produksi biogas maksimum mencapai 270 ml/hari pada konsentrasi limbah cair 100%.

Kata Kunci : Inokulum, HRT, Rumah potong hewan, Start-up, UASB

(2)

iv

ABSTRACT

Slaughterhouse wastewater is classified as an organic waste with high pollutants. The average COD value in slaughterhouse wastewater reached 4221 mg/L. High pollutants in wastewater will cause disruption and contamination when dispose directly into the environment. This become the basis that the slaughterhouse wastewater must be treated before discharge into the environment. Upflow Anaerobic Sludge Blanket (UASB) is a reactor that treats wastewater anaerobically by utilizing microorganisms to degrade pollutants. The process of UASB reactor is divided into 2 phases, i.e. start-up and stedy state. The main objective of this study was to observe the degradation process of slaughterhouse wastewater pollutants by using UASB reactor in start-up phase during 33 days of reactor operation. Laboratory scale UASB reactor with an effective volume of 5,8 L made from PVC pipe and equipped with 4 sampling ports. The inoculum and wastewater was derived from the anaerobic pond of the Regional Animal Cutting Company (PD RPH) Medan. Reactor was operated with HRT 9 hours and wastewater concentration was increased gradually from 50%, 75% and 100%. The inlet pH value ranged from 6,6-6,9 while the outlets were 7-7,5. Maximum COD and TSS removal efficiency achieved 58,4% and 85,5% was obtained when the wastewater concentration was 75%. While the maximum COD and TSS removal amounts was 442 mg/L and 405 mg/L at the wastewater concentration of 100%. Maximum biogas production achieved 270 ml/d at wastewater concentration of 100%.

Keywords: Inoculum, HRT, Slaughterhouse wastewater, Start-up, UASB.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...