Laporan Pengaruh Cahaya Matahari Terhadap Pertumbuhan Tanaman

Teks penuh

(1)

LAPORAN PENGARUH CAHAYA MATAHARI TERHADAP

PERTUMBUHAN TANAMAN( NO PIC & NO TABLE...^_^)

DATA LAPORAN PERCOBAAN BILOGI SMAN 3 SINGKAWANG XII IPA 1 BY : HERU PRABOWO, MYKLE JEKY LALA, HURRAIRA ABRORO ROSSI, YUVENSIUS AFDISON

Kata pengantar

Dengan mengucapkan puji dan syukur kepada tuhan yang Maha Esa karena berkat dan rahmat -Nya penulisan laporan hasil penelitian “Pengaruh Intensitas Cahaya Terhadap Pertumbuhan Kacang Hijau” ini dapat di selasaikan .

Pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada guru Biologi kami, Bapak Sabarrudin ahmad yang telah membimbing kami dalam kegiatan ini dan semua pihak yang telah membantu selama kegitatan penelitian.

Kami menyadari bahwa laporan hasil penelitian ini masih belum sempurna, oleh karena itu kritik dan saran sangat diharapkan.

Singkawang, 29 agustus 2009 Tim penyusun DAFTAR ISI A. BAGIAN PENGANTAR HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR ABSTRAK

B. BAGIAN ISI POKOK BAB 1. PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH B. PERUMUSAN MASALAH

C. TUJUAN PENELITIAN D. MANFAAT PENELITIAN BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA A. DASAR TEORI

B. HIPOTESIS

BAB 3. BAHAN DAN METODE PENELITIAN A. ALAT DAN BAHAN

(2)

B. CARA KERJA C. ANALISIS DATA

BAB 4. HASIL DAN PEMBAHSAN A. HASIL PENELITIAN

B. PEMBAHASAM

BAB 5. KESIMPUALN DAN SARAN A. KESIMPULAN

B. SARAN

DAFTAR PUSTAKA

A. DAFTAR TABEL

Tabel “A” POT yang terkena cahaya matahari langsung no Tanaman

Ke Tinggi batang (cm) Jumlah daun Hari ke-.. Hari ke-…

1 2 3 4 5 6 7 1 2 3 4 5 6 7 1 1 0,2 0,4 1,3 0,6 3,8 3,7 3,8 - - 2 2 2 2 2 2 2 0,3 0,4 0,1 0,9 1 0,6 2,2 - - 2 2 2 2 2 3 3 0,4 0 0,3 0,4 0,5 1,6 2,4 - - 2 2 2 2 2 4 4 0,2 0,7 1,1 0,9 3,2 3,1 4 - - 2 2 2 2 2 5 5 0,2 0,1 0,2 1,2 0,8 4,9 1,5 - - 2 2 2 2 2 Rata-rata(cm) 0,26 0,52 0,6 0,8 1,86 2,76 2,78 - - 2 2 2 2 2 Kelembapan(%) 58 58 58 58 58 76 76

Tabel “B” POT yang terkena cahaya matahari redup no Tanaman

ke Tinggi batang (cm) Jumlah daun Hari ke-.. Hari ke-…

1 2 3 4 5 6 7 1 2 3 4 5 6 7 1 1 0,4 1,3 3,6 5,1 9 12,2 11,8 - - 2 2 2 2 2 2 2 0,3 0,1 0,5 0,7 0,3 2,8 13,8 - - 2 2 2 2 2 3 3 0.3 0,3 0,9 1,2 1,9 10,3 13,2 - - 2 2 2 2 2 4 4 0.4 0,6 0,5 0,8 0,4 5,2 11,8 - - 2 2 2 2 2 5 5 0,3 1,3 2,3 5,1 6,8 11,2 11,3 - - 2 2 2 2 2 Rata-rata(cm) 0,43 0,72 1,56 2,58 3,68 8,34 12,38 - - 2 2 2 2 2 Kelembapan(%) 58 58 58 58 58 76 76

Tabel “C” POT yang tidak terkena cahaya matahari no Tanaman

ke Tinggi batang (cm) Jumlah daun Hari ke-.. Hari ke-…

1 2 3 4 5 6 7 1 2 3 4 5 6 7 1 1 0,6 0,6 4,2 6,4 1,2 18,8 6,7 - - 2 2 2 2 2 2 2 0,4 0,9 0,9 0,9 2,8 9,2 7,8 - - 2 2 2 2 2 3 3 0,5 0,7 0,9 1,4 7,8 12,4 15,7 - - 2 2 2 2 2 4 4 0,5 0,4 6 7,2 8,7 17,6 15,4 - - 2 2 2 2 2 5 5 0,3 0,4 2,8 1,2 1,8 5,5 15 - - 2 2 2 2 2

(3)

Rata-rata(cm) 0,46 0.6 2,96 3,42 6,62 12,7 12,12 - - 2 2 2 2 2 Kelembapan(%) 58 58 58 58 58 76 76

B. Daftar gambar.

Hasil akhir tanaman kacang hijau Dr kiri ke kanan: “A”, “B”, “C”.

Gambar 1.1 Gambar 1.2

Gambar 1.3 Gambar 1.4 gambar 1.5

-tanaman label “A” tanaman label “B” tanaman label “C”

Daun tampak berwarna daun tampak berwarna daun tampak berwarna Hijau tua. Hijau muda. Kuning.

Abstrak

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Intensitas Cahaya Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kacang Hijau”. Rumusan masalah dalam masalah ini “ Apakah intensitas cahaya dapat

mempengaruhi cepat lambatnya pertumbuhan tanaman?”. Penelitian ini dilakukan pada tanaman kacang hijau yang sebelumnya ditanam dalam bentuk biji sebanyak 15 biji yang dibagi menjadi 3 kelompok yang dikelompokkan berdasar intensitas cahayanya yaitu; A. kelompok yang mendapat cahaya secara langsung

B. kelompok yang mendapat cahaya yang teduh C. kelompok yang tidak mendapatkan cahaya

(4)

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tumbuhan yang mendapat cahaya secara langsung mengalami pertumbuhan yang sangat lambat, akan tetapi sebaliknya tumbuhan yang tidak mendapat cahaya secara langsung (teduh dan gelap) mengalami pertumbuhan yang sangat cepat.

BAB 1

PENDAHULUAN A. Latar belakang

Tanaman merupakan bagian besar dari alam yang ada di bumi kita ini. Selain itu keberadaan tanamann di bumi ini sebagai produsen terbesar sangatlah penting, karena ia merupakan satu kesatuan dari rantai makanan yang terdapat dalam ekosistem. Ekosisitem terdiri dari teridiri dari dua macam komponen yaitu abiotik ,yang terdiri dari tumbuhan, hewan, dan manusia. Sedangkan komponen abiotik antara lain : udara, gas, angin, cahaya, matahari, dan

sebagainya. Antara komponen biotik dan abiotik saling mempengaruhi, misalnya, tumbuhan memerlukan cahaya matahari untuk melakukan fotosintesis. Hasil fotosintesis di butuhkan oleh makhluk hidup lainnya. Oleh karena itu, kami mengadakan eksperimen untuk

mengetahui apakah benar ada pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan kacang hijau. B. Rumusan masalah

Periode pertumbuhan pada tumbuhan terjadi sepanjang hidupnya. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor dari lingkungan dan faktor dari dalam tubuh organisme. Dalam laporan percobaan kali ini kita akan membahas pengaruh sinar matahari terhadap pertumbuhan tanaman yang dalam hal ini adalah kacang hijau.

C. Tujuan

Adapun tujuan kami melakukan penelitian ini sebagai berikut :

1 Kami ingin mengetahui, apakah benar ada pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan kacang hijau

.2 Kami Ingin mengetahui dan mengkaji masalah pengaruh cahaya matahari

.3 Kami ingin mengetahui bagaimana cahaya matahari dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman kacang hijau.

D. Manfaat Penelitian

manfaat dari penelitian ini antara lain dapat mengetahui efek dari sinar matahari terhadap tumbuhan, baik efek positif maupun negatif.

BAB 2

TINJAUAN PUSTAKA A. Dasar Teori

1. Etiolasi = Fenomena yang diperlihatkan tumbuhan yang tumbuh dalam gelap, bercirikan warna pucat, ruas panjang-panjang, dan daun kecil. (www.kamusilmiah.com)

(5)

2. Sinar matahari memang berguna bagi fotosintesis pada tumbuhan, namun efek lain dari sinar matahari ini adalah menekan pertumbuhan sel tumbuhan. Hal ini menyebabkan tumbuhan yang diterpa cahaya matahari akan lebih pendek daripada tumbuhan yang tumbuh di tempat gelap. Peristiwa ini disebut dengan etiolasi, yaitu pertumbuhan sel tumbuhan yang sangat cepat di tempat gelap. (id.answers.yahoo.com)

3. Dampak tanaman akibat etiolasi adalah tanaman tidak dapat melakukan proses fotosintesis. Padahal proses fotosintesis bertujuan untuk menghasilkan karbohidrat yang berperan penting dalam

pembentukan klorofil. Karena karbohidrat tidak terbentuk, daun pun tanpa klorofil sehingga daun tidak berwarna hijau, melainkan kuning pucat. Kondisi gelap juga memacu produksi hormon auksin. Auksin adalah hormon tumbuh yang banyak ditemukan di sel-sel meristem, seperti ujung akar dan ujung batang. Oleh karena itu tanaman akan lebih cepat tumbuh dan panen. Hasil penelitian F.W. Went, ahli fisiologi tumbuhan, pada tahun 1928 menunjukkan produksi auksin terhambat pada tanaman yang sering terkena sinar matahari.

Selain itu, enzim riboflavin pada ujung batang menyerap sinar nila dari sinar matahari. Sinar nila perusak enzim-enzim yang membantu

pembentukkan asam indo asetat (salah satu jenis auksin). Itulah

sebabnya, pertumbuhan tanaman etiolasi selalu lebih cepat, tapi batang tidak tegar karena mengandung banyak air.

Akibat tidak ada sinar matahari maka organ perbanyakan pada

tanaman lama-lama mengkerut lalu mati karena tidak mendapat sumber makanan. (www.trubus-online.co.id)

B. Hipotesis

Cahaya berpengaruh terhadap pertumbuhan kecambah biji kacang hijau. Pemberian cahaya dapat menghambat pertumbuhan kecambah tetapi, daun akan berkembang baik dan berwarna hijau.

BAB 3

BAHAN dan METODE PENELITIAN A. Alat dan Bahan

1. 3 buah polibek

2. tanah secukupnya(gunakan tanah yang layak untuk menanam tanaman). 3. Mistar,

4. Alat tulis, 5. Kertas label, 6. Kamera,

7. Biji kacang hijau, 8.Airsecukupnya .

B. Langkah Kerja

1. Rendam biji kacang hijau yang berkualitas baik selama 24 jam. 2. Siapkan 3 buah polibek.

3. Masukkan tanah yang baik untuk menanam lalu siram(basahkan). 4. Masukkan 5 biji kacang hijau ke dalam masing-masing polibek.

(6)

5. Beri label pada masing-masing gelas aqua tersebut yaitu, “A” (terang),”B”(redup) dan “C”(gelap).

6. Letakkan ketiga polibek tersebut pada kondisi lingkungan yang berbeda yaitu sesuai tempat yang telah di tentukan.

7. Setelah 1 hari amati perkembangannya.

8. Ukur panjang batang, jumlah daun, dan panjang daun yang terbentuk (dalam cm) dengan menggunakan mistar.

9. Catat hasil perkembangan tumbuhan biji kacang hijau tersebut selama 7 hari berturut-turut dan amati perkembangannya.

C. Analisis Data

Tanaman kacang hijau yang tumbuh di tempat gelap dan terang mauapun teduh sama-sama tumbuh pada hari ke-1 tetapi, pada tanaman kacang hijau yang tumbuh di tempat yang gelap, lebih tinggi daripada kacang hijau yang tumbuh di tempat terang mau (Gelap = cm, Terang = cm).

Pada hari ke-2 daun telah muncul pada tanaman yang tumbuh di tempat terang, dengan jumlah daun 2 dan panjangnya 2 cm. Sedangkan, tanaman yang berada di tempat gelap daunnya masih belum tumbuh.

Pada hari ke-6 daun telah muncul pada tanaman yang tumbuh di tempat gelap, tetapi warnanya berbeda dengan tanaman yang berada di tempat yang terang. Di tempat yang terang, daunnya berwarna hijau segar, tetapi yang berada di tempat gelap berwarna kuning. BAB 4.

HASIL dan PEMBAHASAN

A. Hasil penelitian (Tabel Rekapitulasi)

Tabel “A” POT yang terkena cahaya matahari langsung Tanaman

(Hari ke-…) Tinggi batang(cm) Jumlah daun Kelem- Baban(%) Keadaan tanaman

1 0,26 0 58 Tanaman segar, daun berwarna hijau tua, batang tanaman tumbuh ke atas, hanya saja pertumbuhan tanaman sangat terhambat, tanaman juga agak layu karena mendapatkan terlalu banyak sinar matahari. 2 0,52 0 58 3 0,6 2 58 4 0,8 2 58 5 1,89 2 58 6 2,78 2 76 7 2,78 2 76 Rata-rata 1,29 2 63

Table “B” POT yang terkena sinar matahari redup Tanaman

(Hari ke-…) Tinggi batang(cm) Jumlah daun Kelem- Baban(%) Keadaan tanaman

1 0,43 0 58 Tanaman segar, daun berwarna hijau muda, batang

(7)

tanaman tumbuh ke atas,pertumbuhan tanamanberjalan dengan normal 2 0,72 0 58 3 1,56 2 58 4 2,58 2 58 5 3,68 2 58 6 8,34 2 76 7 12,38 2 76 Rata-rata 4,24 2 63

Tabel “C” POT yang tidak terkena sinar matahari Tanaman

(Hari ke-…) Tinggi batang(cm) Jumlah daun Kelem- Baban(%) Keadaan tanaman

1 0,46 0 58 Tanaman sedikit layu, daun berwarna hijau muda dan

terlihat pucat, batang tanaman tumbuh agak melengkung, pertumbuhan tanaman berjalan dengan sangat cepat (melebihi normal). 2 0,6 0 58 3 2,96 2 58 4 3,42 2 58 5 6,62 2 58 6 12,7 2 76 7 12,12 2 76 Rata-rata 5,55 2 63 C. Pembahasan

Tanaman kacang hijau yang dietiolasi pertumbuhannya jauh lebih cepat daripada tanaman yang terkena banyak sinar matahari maupun di tempat yang redup. Akan tetapi batang tanaman tersebut tidak bisa tegak, melainkan membungkuk. Begitu juga dengan daunnya. Daun tanaman tersebut nampak layu dan tidak segar, serta berwarna hijau muda dan agak pucat. Hal ini terjadi karena tanaman tidak mendapat sinar matahari sama sekali sehingga tanaman tidak mampu menghasilkan karbohidrat untuk pembentukan klorofil. Tanaman ini juga memiliki kadar air yang berlebih akibat tidak terkena sinar matahari. Hormon auksin yang berfungsi untuk pertumbuhan juga bekerja, oleh karena itu tanaman tumbuh dengan sangat cepat dalam waktu singkat.

Sedangkan tanaman kacang hijau yang mendapatkan sedikit sinar matahari / diletakkan di tempat redup, pertumbuhannya berjalan normal. Tanaman nampak segar karena mendapatkan cukup sinar matahari. Daun tanaman tersebut berwarna hijau tua. Pertumbuhannya berjalan dengan normal ke atas. Hormon auksin pada tanaman ini berjalan dengan normal yang mengakibatkan tumbuhan tidak terlalu tinggi. Daun juga

mendapatkan cukup sinar matahari untuk pembentukan klorofil dari karbohidrat.

Berbeda lagi dengan tanaman yang selalu terkena cahaya matahari. Pertumbuhan tanaman ini sangat terhambat walaupun daunnya nampak

(8)

berwarna hijau tua yang segar. Hal ini terjadi karena tumbuhan terlalu banyak mendapatkan cahaya matahari yang menyebabkan hormon auksin terhambat sehingga tanaman sangat kerdil / pendek.

Dengan demikian sinar matahari sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau.

BAB 5

KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan

1. Cahaya digunakan tanaman untuk proses fotosintesis.

2. Tanaman yang kurang cahaya (ditanam di area gelap) batangnya lebih panjang, hal ini karena tanaman berusaha mencari cahaya untuk keperluan fotosintesis.

3. Tanaman yang cukup cahaya terlihat lebih sehat dan segar.

4. Daun tanaman-tanaman yang kurang cahaya jauh lebih kecil dan kusam kekuningan dibandingkan dengan tanaman yang cukup cahaya. Daun tanaman yang cukup cahaya lebih lebar, hijau segar.

5. Pada tanaman yang berada di tempat yang gelap hormon auksin bekerja lebih aktif

daripada tanaman yang terkena cahaya, sehingga tanaman yang berada di tempat yang gelap terjadi pemanjangan sel. Di tempat yang terang hormon auksin mudah rusak oleh intensitas cahaya yang tinggi.

6. Di tempat yang terang pertumbuhan tanaman menjadi terhambat, dan di tempat yang gelap terjadi etolasi (pemanjangan diujung melekuk).

7. Jadi, hormon mempercepat pertumbuhan batang dan cahaya menghambat pertumbuhan. Saran

Untuk menanam tanaman yang baik cahaya matahari sangat di perlukan untuk pertumbuhan yang optimal, meskipun pertumbuhan nya cendrung lambat karena terhambatnya

pertumbuhan karena hormon auksin yang bereaksi dengan matahari,namun itu semua untuk mendapatkan hasil optimal. Oleh karena itu dalam menananam tanaman hendaknya

perhatikan aspek-aspek yang harus di penuhi dalam menananam tanaman yang baik seperti sianar matahari yang cukup.

Daftar Pustaka www.scribd.com/doc/16102813/-Kacang-Hijau - wenny-karyailmiah.blogspot.com/2009/04/experient.ht www. google.com biologi platinum. ww.faperta.ugm.ac.id/buper/lab/.../6_hubungan_cahaya_tanaman.ppt one.indoskripsi.com/node/8192 respect2yourself.blogspot.com/ 21ildahshiro.blogspot.com/.../iv-perkembangan-kecambah-dalam-gelap.html www.sith.itb.ac.id/mgbm/fitohormon%20jurnal%20permi.pdf (www.kamusilmiah.com) (id.answers.yahoo.com) (www.trubus-online.co.id) http://prabowogetto.blogspot.com/2010/02/laporan-pengaruh-cahaya-matahari.html

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...