• Tidak ada hasil yang ditemukan

3. RENCANA PERANCANGAN. Langkah-langkah yang ditempuh selama melakukan TA (Tugas Akhir) dapat dilihat pada flowchart sebagai berikut: Start

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "3. RENCANA PERANCANGAN. Langkah-langkah yang ditempuh selama melakukan TA (Tugas Akhir) dapat dilihat pada flowchart sebagai berikut: Start"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Langkah-langkah yang ditempuh selama melakukan TA (Tugas Akhir) dapat dilihat pada flowchart sebagai berikut:

Gambar 3.1. Flowchart Langkah-langkah Perancangan Pengumpulan Data

Analisa perusahaan (Existing Condition)

Usulan Perancangan MRP II (Modified Condition)

Analisa Pembandingan antara existing condition dengan Usulan

Start

End Survei Perusahaan

Perumusan Masalah

Kesimpulan Hasil perancangan

(2)

3.1. Pengumpulan Data

Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan proses produksi yang ada di dalam perusahaan dan wawancara dengan beberapa departemen yang ada dalam perusahaan. Selain itu juga menggunakan data-data kuantitatif (angka- angka) dari dokumentasi perusahaan.

3.2. Analisa Perusahaan (Existing Condition)

Analisa dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui keadaan perusahaan pada saat sekarang. Analisa dilakukan baik dari hasil wawancara dengan pihak perusahaan maupun dengan data-data yang diperoleh dari arsip perusahaan dan data yang sudah diolah. Dari analisa tersebut maka dapat diketahui kondisi perusahaan saat ini (existing condition). Dari analisa keadaan tersebut maka dapat dirancang usulan berdasarkan Sistem MRP II.

3.3. Usulan Perancangan Sistem MRP II

Dari kelemahan-kelemahan yang ada menurut kondisi actual perusahaan saat ini, akan dicari solusi yang memungkinkan untuk diterapkan dalam perusahaan berdasarkan pada pendekatan MRP II. Usulan diberikan dalam usaha mencapai apa yang menjadi tujuan dari perusahaan, khususnya yang menyangkut perencanaan produksi.

Setelah mendapatkan data-data yang diperlukan maka semua data tersebut akan diolah dengan bantuan software computer.

3.3.1. Utilitas

Performansi Utilitas didapatkan dari kapasitas aktual dan kapasitas dari tiap mesin.

Rumus utilitas adalah:

Utilititas = Kapasitas rekap produksi (actual)

Kapasitas mesin (3.1.)

(3)

3.3.2. Metode Peramalan (Forecast)

Forecast dilakukan dengan beberapa metode berdasarkan pola permintaan customer (demand) dan akan dipilih metode yang terbaik. Pemilihan forecast ini berdasarkan nilai error (MAPE, MAD, dan MSD) yang paling kecil dari metode-metode yang digunakan.

3.3.3. Master Scheduling

Master Scheduling merupakan proses untuk mempersiapkan dan menerbitkan MPS (Mater Production Schedule). Pembuatan MPS ini dengan memperhatikan kapasitas yang tersedia. Tujuan pembuatan MPS ini adalah sebagai dasar pembuatan MRP (Material Requirement Planning). Dalam pembuatan MPS ini perlu memperhatikan beberapa hal yaitu:

ƒ Kecepatan Mesin tiap line

ƒ Sistem Shift

ƒ Forecast tiap end item

Dari MPS ini akan diketahui berapa banyak shift yang diperlukan untuk melakukan produksi pada bulan tersebut.

3.3.4. Material Requirement Planning

MRP dibuat untuk mengetahui jumlah material yang diperlukan untuk melakukan proses produksi. Output dari MRP ini adalah:

ƒ Purchase Requisition

Yaitu permohonan pembelian yang ditujukan ke departemen Purchasing untuk membeli barang (material) yang diperlukan untuk proses produksi.

ƒ Production Orders

Yaitu berupa perencanaan produksi yang harus dilakukan untuk bulan tersebut.

3.3.5. Teknik Lot Sizing

Teknik Lot Sizing ini bertujuan untuk menentukan kapan dan jumlah yang akan kita beli dengan minimal cost. Penentuan biaya ini memperhitungkan ada tidaknya inventori. Karena dari inventori ini akan muncul biaya simpan. Dari

(4)

sini maka dapat dilihat apakah dengan inventori atau tidak ada inventori, biaya yang dikeluarkan berbeda jauh. Biaya dapat dihitung berdasarkan Total Cost (TC) sebagai berikut:

TC = Biaya Pesan + Biaya Simpan + Biaya Beli (3.2.) Sebagai perbandingan maka digunakan 3 metode lot sizing yaitu:

3.3.5.1. Metode Lot for Lot

Lot for lot merupakan teknik yang paling sederhana dengan tujuan meminimumkan biaya simpan menjadi nol, sehingga total biayanya adalah sebagai berikut:

TC = Biaya Pesan + Biaya Beli (3.3.)

3.3.5.2. Metode EOQ

Metode ini, permintaan yang digunakan adalah permintaan rata-rata.

Dimana setiap pemesanan jumlah yang dipesan selalu sama.

Q = √ (2. S . A) / i . c (3.4.)

yang mana:

Q = Quantity yang dipesan S = biaya pesan

A = rata-rata permintaan i = persentase biaya simpan

c = harga beli tiap barang/komponen

3.3.5.3. Metode Wagner Within

Metode Wagner Within meruapakan pendekatan dynamic programming yang digunakan untuk menentukan order size yang optimal dan sebagai alat kontrol untuk menentukan kebijaksanaan biaya yang minimum.

(5)

3.4. Analisa Pembandingan antara Existing Condition dengan Usulan

Dari hasil usulan perancangan yang telah dibuat maka akan dibandingkan dengan keadaan perusahaan saat ini. Pembandingan tersebut meliputi keunggulan/kelebihan dan kekurangan dari sistem yang sudah ada (current system) dan sistem yang diusulkan berdasarkan MRP II. Dari hasil pembandingan tersebut maka dapat diketahui perbaikan apa saja yang mungkin dapat diterapkan oleh pihak perusahaan.

3.5. Hasil Perancangan

Hasil perancangan berisi kesimpulan yang didapat dari pembandingan dua sistem, yaitu sistem yang lama berdasarkan kondisi perusahaan saat ini dan sistem usulan berdasarkan MRP II. Hasil perancangan ini berkaitan dengan proses perencanaan produksi yang ada dalam perusahaan.

3.6. Kesimpulan

Kesimpulan merupakan hasil dari usulan perancangan MRP II yang dapat digunakan sebagai pertimbangan untuk perusahaan dalam membuat perencanaan produksi. Selain itu, juga diberikan saran-saran yang berguna bagi kemajuan perusahaan lebih lanjut.

Referensi

Dokumen terkait

Semua yang dikemukakan responden mengenai green product promotion yang dirasakannya ini tidak cukup mampu mendorong responden untuk merasa yakin dalam

31 Maka radja perempuan dari tanah sebelah selatan akan berbangkit pada hari kiamat beserta dengan orang bangsa ini dan akan menjalahkan mereka itu; karena radja perempuan itu

Berdasarkan uraian tersebut, maka penulis mengajukan penelitian dengan judul: “PENGARUH KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA, PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI, KOMITMEN

HAFISZ TOHIR DAERAH PEMILIHAN SUMATERA SELATAN I.. Oleh karena itu Anggota DPR RI berkewajiban untuk selalu mengunjungi ke daerah pemilihan telah ditetapkan sesuai dengan

Perencanaan kebutuhan obat merupakan hal yang penting dilakukan untuk menjamin ketersediann dan pemerataan obat dengan jenis dan jumlah yang mencukupi agar obat dapat diperoleh

Motivasi Kunjungan Responden Wisatawan Mancanegara Berdasarkan gambar di atas motivasi kunjungan wisatawan mancanegara pada 1 Oktober – 31 November 2016 paling tinggi didasari

Mukim atau Kemukiman adalah kesatuan masyarakat hukum yang dipimpin oleh seorang Imeum Mukim yang berkedudukan sebagai unit pemerintahan yang membawahi beberapa Gampong yang

Berdasarkan uraian di atas, maka yang menjadi menarik untuk diteliti dalam penelitian ini adalah pengaruh workfamily conflict dan stres kerja terhadap kepuasan