1
PENINJAUAN
KURIKULUM PERGURUAN TINGGI
PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA
TAHUN 2017
2
3
4
KATA PENGANTAR
Puji syukur dipanjatkan kepada Allah SWT sehingga ”Kurikulum Program Pendidikan S1Keperawatan” telah selesai disempurnakan. Pembuatan kurikulum ini didasari pada keputusan menteri pendidikan nasional Republik Indonesia No.
232/U/2000 pasal 2 ayat 2 bahwa program pendidikan professional bertujuan untuk menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan profesional dalam menerapkan, mengembangkan, dan menyebarluaskan teknologi dan atau kesenian serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.
Program pendidikan profesi ners diselenggarakan setelah menyelesaikan program pendidikan sarjana keperawatan (mengacu pada Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tiinggi No 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi). Pendidikan Ners tahap profesi merupakan tahapan proses adaptasi profesi untuk dapat menerima pendelegasian kewenangan secara bertahap dalam melakukan asuhan keperawatan profesional, memberikan pendidikan kesehatan menjalankan fungsi advokasi pada klien, membuat keputusan legal dan etik serta menggunakan hasil penelitian terkini yang berkaitan dengan keperawatan.
Diharapkan kurikulum ini dapat menjadi pedoman bagi mahasiswa, dosen serta pengelola institusi pendidikan dalam menyelenggarakan seluruh kegiatan pendidikan di Pendidikan Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya yang sesuai dengan peran dan fungsi serta kompetensi yang ditetapkan.
Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada tim revisi kurikulum dan kami mengharapkan masukan dari semua pihak pengguna kurikulum agar dimasa depan kualitas Pendidikan Profesi Ners dapat ditingkatkan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan masyarakat baik pada tingkat Nasional maupun Internasional.
Surabaya, Juli 2017 Hormat Saya
Ketua Program Studi
Reliani S.Kep.,Ns, Ns, M.Kes
5
KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI 2017
Dasar Pemikiran
Program Studi Pendidikan Profesi Ners adalah salah satu dari program studi yang ada di Fakultas Ilmu kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya (FIK UMSurabaya). Program Studi Pendidikan Profesi Ners FIK- UMSurabaya telah berdiri sejak 4 Agustus 2011.
Penyelenggaraan sistem pendidikan tinggi yang unggul dan bermutu harus memenuhi beberapa aspek pendukung yang telah distandarkan, secara nasional, penyelenggaraan pendidikan tinggi harus memenuhi minimal 8 (delapan) standar nasional pendidikan (Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005), dan standar penelitian serta standar pengabdian kepada masyarakat. Sistem pendidikan nasional adalah keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan nasional (Pasal 1(3) UU No. 20 Tahun 2003). Kurikulum sebagai salah satu komponen sistem pendidikan nasional merupakan “blue print” penyelanggaraan pendidikan. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu (Pasal 1(19) UU No. 20 Tahun 2003).
Dalam upaya menyiapkan lulusan dengan kompetensi yang dapa memenhi tuntutan perkembangan jaman, kurikulum pendidikan tinggi harus senantiasa diperbaharui. Perubahan kurikulum dalam sistem pendidikan merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas pendidikan, sekaligus upaya meningkatkan kualitas SDM. Perubahan dan pengembangan kurikulum tidak terlepas dari pengembangan IPTEK/S dan perubahan tantangan jaman kini dan masa yang akan datang. Perubahan kurikulum harus mengakomodasi perkembangan IPTEK/S sebagai muatan bahan pembelajaran (cotent matter) terkini. Di sisi lain,
6
Kurikulum sistem pendidikan harus relevan dan memenuhi kebutuhan tantangan jaman dalam mengatasi berbagai permasalahan hidup kini dan masa mendatang.
Penyelenggaraan praktik keperawatan didasarkan pada kewenangan yang diberikan karena keahlian yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan kesehatan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan dan tuntutan globalisasi sebagaimana tertera dalam Undang-Undang Kesehatan nomor 36 tahun 2009.
Praktik keperawatan merupakan inti dari berbagai kegiatan dalam penyelenggaraan upaya kesehatan yang harus terus menerus ditingkatkan mutunya melalui pendidikan, registrasi, sertifikasi, akreditasi dan pelatihan berkelanjutan serta pemantauan terhadap tenaga keperawatan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi.
Sampai saat ini, pengembangan kurikulum pendidikan tinggi, mengacu pada SK mediknas No. 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa dan SK Mendiknas No.
045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi, dimana kurikulum pendidikan tinggi adalah berbasis kompetensi (KBK). Hal ini, sesuai dengan Amanat Peraturan Pemerintah No. 17/2010, Pasal 97 yang menetapkan bahwa kurikulum perguruan tinggi dikembangkan dan dilaksanakan berbasis kompetensi (KBK).
Kurikulum Pendidikan Ners 2014 terdiri atas kurikulum tahap akademik (Sarjana Keperawatan) dan kurikulum tahap profesi (Ners). Kurikulum ini disusun setelah mempertimbangkan bahwa Kurikulum Pendidikan Ners (tahap akademik Sarjana dan profesi Ners) yang disahkan pada tahun 2010 perlu dievaluasi dan disesuaikan dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang tertuang dalam Peraturan Presiden RI nomor 8 tahun 2012 dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 73 Tahun 2013 tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia bidang Pendidikan Tinggi.
Untuk menyongsong ASEAN Community tahun 2015 dan mengantisipasi perkembangan global telah diadakan perubahan-perubahan yang bersifat inovasi,
7
reorientasi, reformasi di dalam revisi kurikulum Pendidikan Ners. Saat ini tuntutan terhadap pelayanan kesehatan semakin meningkat, masalah-masalah kesehatan semakin kompleks, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi keperawatan semakin canggih, dan selain itu persyaratan dunia kerja semakin menuntut tenaga keperawatan yang kompeten, sehingga dunia pendidikan keperawatan harus mampu mempersiapkan lulusan yang kompeten untuk mampu berkompetisi baik nasional maupun global.
Penyusunan revisi kurikulum tahun 2014 berlandaskan kepada peraturan- peraturan terkini yang ada di Indonesia, dengan mempertimbangkan kebutuhan pemangku kepentingan, dan tuntutan dari organisasi profesi yang mengharapkan lulusan berstandar internasional dan sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia level 7. Secara nasional, aturan-aturan yang tertuang pada SK Mendiknas No. 232/U/2000 tentang pedoman penyusunan kurikulum pendidikan tinggi dan penilaian hasil belajar SK Mendiknas No.
045/U/2002 tentang kurikulum inti pendidikan tinggi, dan UU RI No. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas pasal 20 (3) bahwa Perguruan tinggi dapat menyelenggarakan program akademik, profesi, dan/atau vokasi; PP RI No 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan dan PP RI No 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, serta Permendikbud nomor 49 tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Berdasarkan beberapa dasar pemikiran di atas, Program Studi Pendidikan Profesi Ners FIK-UM Surabaya, telah melakukan perubahan dan pengembangan kurikulum sesuai dengan panduan pengembangan KPT sebagai acuan dalam penyelenggaraan pendidikan yang akan diberlakukan mulai tahun akademik 2015.
8
BAB I
PROFIL PROGRAM STUDI A. Sejarah Program Studi
Nama Program Studi : Pendidikan Profesi Ners
SK Pembentukan Program Studi : 164/E/O/2011 tanggal 4 Agustus 2011 Akreditasi Program Studi : -
(Nilai dan No.SK)
Alamat program Studi : Jln Sutorejo No. 59 Surabaya No. telp: 031-3811967/3811966 No. Fax : 031-3811967/3813096 Nomor SK Izin Perpanjangan Akademik : -
Tanggal Sk Izin Operasional : 4 Agustus 2011
Alamat PS : Jln Sutorejo No. 59 Surabaya NomorTelepon PS : (031) 83811967
Nomor faksimil PS : (031) 3811967
Homepage dan E-mail PS : www.fik.umsurabaya.ac.id
Email : [email protected]
Pendidikan profesi keperawatan bertujuan untuk menyiapkan peserta didik untuk mampu melaksanakan fungsi dan peran sebagai ners. Hal ini sesuai dengan keputusan menteri pendidikan nasional Republik Indonesia No. 232/U/2000 pasal 2 ayat 2 bahwa program pendidikan profesional bertujuan untuk menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan profesional dalam menerapkan, mengembangkan, dan menyebarluaskan teknologi dan/ atau kesenian serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional. Berpijak pada kondisi tersebut, Universitas Muhammadiyah Surabaya sebagai mitra pemerintah yang bergerak di bidang pendidikan, bertekad untuk ikut berpartisipasi dalam penyediaan SDM yang handal, professional dan memiliki kapasitas dengan membuka Program Studi Pendidikan Profesi Ners.
Program Studi Pendidikan Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya merupakan tahap lanjutan dari Pendidikan S1 Keperawatan yang dilaksanakan setelah mahasiswa dinyatakan lulus tahap akademik, dibawah Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya. Dasar berdirinya program Studi ini antara lain:
9
1. Rekomendasi dari Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPPSDM) Departemen Kesehatan RI No. H.K.0312.4.1.03259 tanggal 24 Agustus 2005
2. Hasil visitasi Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Nomor 553/PP.PPNI/K/X/2005 tanggal 5 Oktober 2005 dengan nilai 93,90 3. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 164/E/O/2011 tanggal 4
Agustus 2011, tentang penyelenggaranaan Program Studi Pendidikan Profesi Ners pada UMSurabaya di Surabaya telah diberikan ijin untuk menyelenggarakan Program Studi Pendidikan Profesi Ners fakultas Ilmu Kesehtaan UMSurabaya
Setelah mendapatkan ijin peyelenggaraan, mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan yang dinyatakan lulus tahap akademik diperbolehkan melanjutkan jenjangan Pendidikan profesi di Program Studi Pendidikan Profesi Ners. Saai ini Program Studi Pendidikan profesi Ners hanya menerima mahasiswa dari lulusan Prodi S1 keperawatan FIK UMSurabaya.
Pendidikan profesi keperawatan bertujuan untuk menyiapkan peserta didik untuk mampu melaksanakan fungsi dan peran sebagai ners. Hal ini sesuai dengan keputusan menteri pendidikan nasional Republik Indonesia No. 232/U/2000 pasal 2 ayat 2 bahwa program pendidikan profesional bertujuan untuk menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan profesional dalam menerapkan, mengembangkan, dan menyebarluaskan teknologi dan/ atau kesenian serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional. Program pendidikan profesi dilaksanakan setelah menyelesaikan program sarjana keperawatan dengan beban studi minimal 36 SKS atau setara magister ( SK.
Mendiknas, No. 232/U/2000 pasal 5 ayat 2).
Kurikulum yang diterapkan di Program Studi Pendidikan Profesi Ners FIK UMSurabaya mengacu pada kurikulum AIPNI tahun 2010 jumlah SKS yang ditempuh 36 SKS dengan penjabaran sebagai berikut: kurikulum inti 60% (22 SKS) dan 40% kurikulum yang mencirikan institusi Kompetensi pendidikan profesi dapat dicapai dengan masa studi 2 – 3 semester dengan perhitungan 36
10
SKS x 16 minggu x 4 jam = 2304 jam. Jika dalam satu minggu 48 jam, maka dibutuhkan masa studi 48 minggu ( 2304 : 48 jam).
Kurikulum penciri program Studi Pendidikan Profesi Ners yaitu keperawatan kritis yang pencapaian kompetensinya disesuaikan dengan visi, misi dan tujuan Program Studi untuk mendukung kompetensi keperawatan kritis maka mahasiswa juga dibekali kegiatan sertifikasi berupa pelatihan PPGD dan EKG dasar, penambahan mata kuliah Praktika senior: keperawatan kritis sebesar 3 SKS dan KTI study kasus yang dirahkan ke penelitian keperawatan kritissehingga lulusan Prodi Pendidikan Ners FIK unggul dalam keperawatan kritis.
Kepada lulusan program ini mendapat gelar sebutan Ners di belakang gelar sarjananya.
Kompetensi yang dicapai mahasiswa selama menempuh pendidikan di Prodi Pendiidkan Profesi Ners FIK UMSurabaya selai didasarkan pada kompetensi yang telah ditetapkan oleh Asosiasi organisasi profesi (PPNI dan AIPNI) juga berasal dari masukan stakeholder dan lahan praktek, alumni serta preceptor klinik dalam kegaiatan workshop kompetensi pendidikan profesi ners di prodi Pendidikan Profesi Ners FIK UMSurabaya.
Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran maka Prodi Pendidikan Profesi Ners berupaya meningkatkan kualitas preceptor klinik dan akademik dengan mengikutkan dalam kegiatan pelatihan perceptorship. Saat ini sudah dua angkatan yaitu pelatihan perceptorship angkatan pertama pada bulan Desember 2013 dan Pebruari tahun 2014.
Program studi pendidikan Profesi Ners telah melakukan perubahan kurikulum sebanyak 1 kali yaitu:
1. Pengembangan kurikulum profesi pada Prodi Pendiidkan profesi Ners FIK UMSurabaya berdasarkan hasil keputusan lokakarya pengelolaan Prodi pendidikan profesi Ners tanggal 29 September 2007 yang mengacu pada kurikulum AIPNI tahun 2010 didasarkan pada KURNAS (SK Dirjen DIKTI Nomor: 129/U/1999. Tetantang KIPNI (Kurikulum Inti Pendidikan NersIndonesia) tanggal 11 Juni 1999 adalah 25 SKS sebagai berikut:
11
Ilmu Keperawatan Dasar (2SKS=10%)
Managemen Keperawatan Ilmu Keperawatan Klinik (12
SKS=60%)
1. Keperawatan Anak (2 SKS) 2. Keperawatan Maternitas (2 SKS) 3. Keperawatan Medikal Bedah (4 SKS) 4. Keperawatan kesehatan Jiwa (2 SKS) 5. Keperawatan kritis (2 SKS)
Ilmu Keperawatan Komunitas (7 SKS=30%)
1. Keperawatan Komunitas (2 SKS) 2. Keperawatan Keluarga (2 SKS) 3. Keperawatan Gerontik (2 SKS) 2. Pengembangan kurikulum profesi pada prodi Pendidikan Profesi Ners FIK
UMSUrabaya berdasarkan pada kurikulum AIPNI tahun 2010 dan telah disesuaikan dengan deskripsi Kerangka Kualifikasi nasional Indonesia (KKNI) dengan ditambah kurikulum Institusional (Pesyarikatan), jumlah SKS yang ditempuh 36 SKS pada PP No. 4 Pendidikan Kedinasan atau setara Magister (SK. Mendiknas, No. 232/U/2000 pasal 5 ayat 2)
Semester Stase Mata kuliah Jumlah SKS
Jumlah SKS Total Kurikulum
Inti
Kurikulum Institusi
I I Keperawatan Medikal
Bedah
5 1 6
II Keperawatan Anak 2 2 4
III Keperawatan Maternitas
3 1 4
IV Keperawatan Jiwa 2 1 3
II V Keperawatan Gadar 2 2 4
VI Manajemen keperawatan
2 2 4
VII Keperawatan Gerontik 2 - 2
VIII Keperawatan komunitas dan keluarga
4 - 4
IX Praktika Senior:
keperawatan Kritis
- 3 3
X KTI - 2 2
Jumlah SKS 22 14 36
12
Selain mengalami perubahan kurikulum, Program Studi pendidikan Profesi Ners juga melakukan perubahan dalam hal metode pembelajaran praktek klinik yaitu dari metode pembimbing klinik yaitu metode konvesional (1998) yaitu peserta didik diberi kesempatan untuk belajar melakukan berbagai prosedur keperawatan dan belajar memberikan asuhan diubah menjadi metode pembelajaran perceptorship, dimana peserta didik menerapkan ilmu pengetahuan teori, konsep dan ketranmpilan teknis yang telah dikuasai pada program akademik pada klien langsung melalui program intership dimana peserta didik dicangkokan pada seorang perawat senior yang berfungsi sebagai preceptor/mentor.
Keberadaan preceptor atau mentor sangat diperlukan oleh peserta didik terutama dalam menjamin keterlaksanaan pelayanan pasien yang berkualitas serta menjamin keberadaan peserta didik bukan merupakan pihak yang didayagunakan karena ketidakcukupan tenaga atau dianggap sebagai tenaga gratisan. Didamping itu preceptor diperlukan untuk mengurangi stress yang mungkin dialami oleh peserta didik sebagai lulusan sarjana keperawatan baru yang belum mengneal dunia kerja sebenarnya serta untuk menjamin bahwa tanggung jawab tidak sepenuhnya berada pada peserta didik, tidak diberikan secara lebih dini atau tidak seharusnya diberikan secara kurang tepat.
13 Unit
Penunjang Fakultas
B. Struktur Organisasi Program Studi Pendidikan Profesi Ners
Struktur organisasi yang berlaku di lingkungan Universitas Muhammadiyah Surabaya merupakan struktur organisasi yang didasarkan pada surat keputusan yang dikeluarkan oleh rector. Berikut adalah bagan struktur FIK UMSurabaya masa jabatan 2013-2017 berdasarkan SK Rektor No. 140/KEP/II.AU/D/2013
Dekan Dekan
Wakil Wakil Dekan I Dekan II
Senat Fakultas
Unit Gugus Kendali Mutu
Unit Pengembangan Lab&
Kewirausahaan Unit Promosi,Publikasi dan
Penerimaan Mahasiswa Baru
ADMINISTRASI UMUM
Ka. Prodi D3 Keperawatan Sekretaris
Ka. Prodi D3 Kebidanan
Sekretaris
Ka. Prodi D3 Analis
Ka. Prodi S1 Keperawatan Ka. Prodi
S1 Psikologi Sekretaris Sekretaris
Unit Penjamin Mutu Prodi dan Pengembangan Jurnal
Unit Laboratorium Progam Studi dan Evaluasi
Kemahasiswaan
DOSEN
Sekretaris 1: Akademik Sekretaris 2 : Profesi
14
Struktur di Program Srudi Ners adalah Ketua program Studi dibantu oleh 2 orang sekretaris Prodi (akademik dan profesi), bagian evaluasi dan laboratorium serta Penjaminan Mutu Prodi. Masing-masing bagian memiliki fungsi dan tugasnya masing-masing yaitu:
1. Ketua Program Studi
a. Memimpin pelaksanaan pendidikan dan pengajaran Prodi, antara lain:
- Mengkoordinasi persiapan dan pelaksanaan perkuliahan - Mengkoordinasi pelaksanaan ujian Tengah dan akhir semester - Mengkoordinasi pelaksanaan praktek laboratorium dan atau UHAP - Mengkoordinasi pelaksanaan ujian akhir (KTI/skrispi), mulai
penyusunan pembimbing dan penguji hingga pengajuan yudisium mahasiswa
- Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan kurikulum dan kebijakan fakultas
- Memimpin persiapan, pengusulan dan pelaksanaan akreditasi Prodi b. Memimpin pelaksanaan pendidikan profesi
c. Mengadakan penjajakan/lobiying kepada instant terkait tentang kegiatan yang akan dilaksanakan di tempat praktek klinik dan daerah binaan dalam praktek komunitas
d. Pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat Prodi yang meliputi mengkoordinir penelitian dan pengabdian pada masyarakat dan mengkoordinis publikasi ilmiah
e. Pembinaan kegaiatan kemahasiswaaan dan organisasi mahasiswa di tingkat Prodi
f. Menyusun laporan kerja yang telah dilaksanakan dan rencana program kerja Prodi sebagai pedoman kerja yang dilaksanakan
g. Membudayakan pelaksanaan nilai-nilai Al Islam dan kemuhammadiyahan 2. Sekretaris Prodi (akademik)
a. Menyusun kalender akademik dan jadwal kuliah
15
b. Menentukan daftar mata kuliah sekaligus menetapkan dosen penanggungjawab mata kuliah serta membuat surat permohonan bantuan mengajar
c. Menyusun daftar dosen pembimbing setiap semester atau setiap tahun akademik
d. Mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dengan cara menghubungi dosen/pembimbing klinik sebelum pelaksanaan kegiatan e. Meminta dosen atau coordinator mata ajar dalam pembuatan silabus atau
perngkat pembelajaran lainya: modul, kontrak kuliah, dll
f. Mendokumentasikan segala sesuatu terkait perangkat pembelajaran
g. Menginformasikan segala peraturan terkait proses belajar mengajar kepada dosen dan mahasiswa
h. Mengagendakan rapat akademik dalam berbagai kegiatan dengan koordinasi dengan Ka-Prodi (sepert persiapan UTS/UAS, persiapan semester, rapat rutin/evaluasi, persiapan praktik lab, rapat yudisium, dan lain-lain)
i. Berkoordinasi dengan kepala tata usaha fakultas dalam persiapan pelaksanaan perkuliahan seperti kelas perkuliahan, sarana dan prasarana dan alat bantu belajar)
j. Menyiapkan dan menginfokan tentang tata cara pelaksanaan penyusunan KRS online atau Kredit Perubahan Rencana Studi (KPRS) pada awal sebelum perkuliahan tiap semester dan melakukan validasi KRS
k. Membuat data pembimbing untuk tugas akhir (KTI/skripsi)
l. Merencanakan yudisium mahasiswa pada tiap semester dan akhir program m. Membudayakan pelaksanaan nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan 3. Sekretaris Prodi (Profesi)
a. Membuat proposal praktik klinik untuk diusulkan ke tempat praktik minimal satu tahun atau enam bulan sebelumnya sesuai ketentuan yang berlaku
16
b. Mengagendakan rapat profesi dalam berbagai kegiatan dengan berkoordinasi dengan Ka-Prodi (sepesrti persiapan pelaksanaan profesi, rapat evaluasi/rapat rutin, rapat yudidium dan lain-lain)
c. Menyusun program praktek klinik keperawatan di tempat praktek masing- masing termasuk menyusun kalender profesi, jadwal praktek, rotasi pembagian kelompok, format penilaian, check list, panduan profesi, silabus dan kompetensi pembelajaran klinik, dll.
d. Menyusun jadwal dan pembimbing praktek ( di RS, komunitas dan gerontik) dengan bekerja sama dengan coordinator MA yang bersangkutan e. Merencanakan dan mengusulkan pembiayaan dan mendistribusikanya dalam pelaksanaan praktik profesi seperti anggaran praktek, biaya pembimbing, biaya RS, dll
f. Menginformasikan segaa peraturan dan kebijakan professi yang berhubungan dengan kegiatan akademik kepada dosen / pembimbing dan mahasiswa dengan berkoordinasi dengan Ka-prodi
g. Mengevaluasi pelaksanaan praktek ( di RS< Komunitas, dan gerontik) dengan bekerja sama dengan coordinator MA yang bersangkutan.
h. Berkoordinasi dengan bagian administrasi dalam hal surat menyurat terkait dengan pelaksanaan program profesi, permohonan pembimbing, pembuatan modul/pedoman, penilaian dan yudisium program studi
i. Mengkoordinasikan untuk persipan pelantikan
j. Mendokumentasikan segala hal yang berhubungan dengan kegiatan praktek
k. Melakukan evaluasi pelaksanaan praktek profesi dengan meminta hasil evaluasi pelaksanaan profesi dari pembimbing RS/coordinator bagian praktek profesi, speerti rekapitulasi evaluasi kehadiran
l. Merencanakan dan membuat KHS, transkrip profesi dan menyampaiakn KHS ke orantua/wali mahasiswa (jika diperlukan)
m. Menyiapakn bahan untuk yudisium seperti rekapitulasi nilai
n. Memberikan surat keterangan ijin praktek atau lainya yang terkait dengan kegiatan profesi
17
o. Membuat laporan monitoring dan evaluasi praktek profesi (pembimbingan) dua minggu sebelum kegiatan berakhir
p. Membudayakan pelaksanaan nilai-nilai Al-Islam dan kemuhammadiyahan 4. Bagian Evaluasi dan laboratorium
a. Menyusun rencana kebutuhan alat/bahan laboratorium setiap awal semester
b. Berkoordinasi dengan laboran dalam melakukan inventarisasi alat/bahan laboratorium setiap bulan/semester
c. Merencanakan kegiatan pembelajaran di laboratorium setiap awal semester termasuk di dalamnya membuat jadwal praktikum, menentukan tim pembimbing laboratorium dengan berkoordinasi dengan PJMK, membuat suratbantuan pembimbing, penggadaan moduk, membuat anggaran praktikum, menyiapkan absensi dan merencanakan sarana dan prasarana untuk praktikum dengan berkoordinasi dengan Ka-Prodi
d. Mengkoordinakikan dengan bagian kebersihan atau perlengkapan dalam menjaga kerapian atau kebersihan laboratorium
e. Menyusun rencana pengembangan model laboratotium sesuai dengan perkembangan ilmu keperawatan / analis kesehatan
f. Membuat peraturan laboratorium sesuai dengan ketentuaan yang berlaku g. Membuat laporan pelaksanaan kegiatan praktikum dan evaluasi termasuk
di dalamnya penggunaan dana 2 minggu setelah pelaksanaan kegiatan praktikum
h. Merencanakan pembiayaan laboratorium setiap semester untuk dikoordinasikan ke Ka-Prodi
i. Membudayakan pelaksanaan nilai-nilai Al Islam dan kemuhammadiyahan 5. Penjaminan Mutu Prodi
a. Menyusun dokumen spesifikasi jurusan/prodi, manual prosedur akademik, dana instruksi kerja akademik
b. Melaksanakan koordinasi, pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas yang dilaksanakan oleh pimpinan Prodi
18
c. Bertanggung jawab dalam kegiatan rutin system penjamin mutu akademik (SPMA) kepada unit GKM Fakultas
d. Penyiapan Audit Internal Mutu Akademik (AIMA)
e. Berkoordinasi dengan bagian administrasi dalam pelaksanaan kegiatan uji ulang, uji perbaikan dan semester pendek serta yudisium tiap semester dan skhir program
f. Membuat program pembinaan kegiatan kemahasiswaan setiap satu semester dan akhir program
g. Mendokumentasikan data peserta didik dan alumni
h. Memantau kehadiran mahasiswa dalam perkuliahan setiap hari dan menyampaikan hasil kepada Ketua Program ninimal 2 minggu sebelum pelaksanaan UTS/UAS
i. Menyiapakan dan mengisis formulir identitas mahasiswa untuk pembuatan Kartu TAnda Mahasiswa (KTM) atau melakukan entry data mahassiwa baruu untuk pembuatan KTM
j. Merencanakan dan melakukan penilaian proses belajar mengajar k. Mebudayakan pelaksanaan nilai-nilai Al Islam dan kemuhammadiyah
C. Pimpinan Dan Dosen
Kepemimpinan Prodi Ners FIK UMSurabya di lakukan oleh Ketua program studi dalam setiap kegiatan. Kaprodi dibantu oleh Sekertaris Prodi dalam menjalankan kepemimpinan. Pelaksanaan kegiatan Prodi di rasakan dapat berjalan efektif dan efisien, hal ini tercermin dari:
a. Telah dilaksanakannya pembagian kerja sesuai dengan Tata Pamong dan Standar Prosedur Operasioanl Fakultas sehingga tidak ada pelaksanaan tugas yang tumpang tindih.
b. Telah dilakukan pembagian kerja/tugas sesuai dengan kapasitas/kompetensi.
c. Telah dilaksanakannya rapat-rapat jurusan untuk pengambilan suatu keputusan/tindakan sehingga transparansi dan komunikasi dapat terjadi dengan baik.
19
d. Telah terlaksananya sejumah program studi sebagaimana yang tertuang didala Program Kerja lima tahunan 2008-2012.
Tenaga pengelola Program Studi Ners terdiri dari tenaga dosen dan tenaga kependididkan. Pengelolaan dosen pada Program Studi Ners berupa tugas pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat dengan rata-rata maksimal 16 SKS per semester. Pada tugas pengajaran masing-masing dosen mendapatkan beban 12-13 SKS termasuk didalamnya membimbing skripsi (rata-rata 3-4 mahasiswa per dosen) dan sebagai pembimbing akademik (PA) rata-rata 23-24 mahasiswa per dosen dan bimbingan praktek profesi di lahan praktek yang bimbingannya berbentuk kelompok, satu kelompok sejumlah 5 mahasiswa. Sedangkan tenaga kependidikan memiliki tugas dan tanggung jawab dalam membantu terlaksananya proses belajar mengajar.
Tenaga dosen yang terdapat di Program Studi S1 Keperawatan terdiri dari dosen tetap yayasan (Non PNS) dan dosen tetap dpk Kopertis VII (PNS) serta dosen tetap preceptor klinik dengan kualifikasi S1, S2, dan S3. Dosen tetap Program Studi Ners yang sesuai bidang ilmu berjumlah 15 orang, dosen tetap diluar bidang ilmu 1 orang, dosen tidak tetap 1 orang, sedangkan preceptor klinik berjumlah 28 orang. Dengan demikian rasio dosen tetap dengan mahsiswa adalah 1:23 dari total 337 orang dan dosen 16. Saat ini dosen tetap Program Studi Ners yang bergelar Doktor sebanyak 2 orang, S2 sebanyak 11 orang, Ners spesialis sebanyak 2 orang dan tubel S2 sebanyak 1 orang.
Tenaga dosen di luar program studi / preceptor berjumlah 28 orang yang berasal dari praktisi Rumah Sakit dan Puskesmas dengan jenjang pendidikan 1 orang Magister Keperawatan dan 27 orang Ners. Sedangkan tenaga kependidikan yang mendukung proses pembelajaran di program studi sebanyak 6 orang dengan kualifikasi pendidikan Sarjana dan SMA.
20
Tabel 1.1 daftar Perceptor Akademik
No. Nama Dosen
Tetap(1) NIDN(2) Tgl Lahir
Jabata n Akade
mik
Gelar Akademik/s
ebutan profesi
Pendidikan S-1, Profesi,S-2, S-3, Sp, Sp(K) dan
Asal PT(3)
Bidang Keahlian untuk Setiap Jenjang
Pendidikan
Surat Tanda Registrasi/
STR (ya/tidak))
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
1 Abdul Aziz Alimul Hidayat***
0008127401 08/12/19 74
Lektor S.Kep.Ns, M.Kes, DR
S1 (UNAIR) S2 (UNAIR) S3 (UNAIR)
Keperawatan
Kesehatan Masyarakat
Kesehatan Masyarakat Ya
2 Mundakir*** 0023037401 23/03/19 74
Lektor S.Kep. Ns, M.Kep
S1 (UNAIR) S2 (UI)
S3 (Tubel UNAIR)
Keperawatan Keperawatan Ilmu Kesehatan
Ya
3 Anis Rosyiatul Husna***
0731108102 31/10/19 81
Asisten Ahli
S.Kep.Ns, M.Kes
S1 (UNAIR) S2 (UNS)
Keperawatan Pendidikan Profesi Kesehatan
Ya 4 Gita Marini*** 0713028201 13/02/19
82
Asisten Ahli
S.Kep.Ns, M.Kes
S1 (UNAIR) S2 (UNS)
Keperawatan Pendidikan Profesi Kesehatan
Ya
5 Reliani*** 0711028104 11/02/19
81
Asisten Ahli
S.Kep.Ns, M.Kes
S1 (UNAIR) S2 (UNS)
Keperawatan Pendidikan Profesi Kesehatan
Ya
21
6 Supatmi *** 0701077302 01/07/19 73
Asisten Ahli
S.Kep.Ns.
M.Kes
S1 UNAIR S2 UNAIR
Keperawatan
Kesehatan Reproduksi Ya 7 Yuanita Wulandari
***
0706068202 06/06/19 82
Asisten Ahli
S.Kep.Ns, MNS
S1 (UNAIR)
S2 (NCKU Taiwan)
Keperawatan
Keperawatan Ya
8 Retno Sumara 0718088405 18/08/19 84
- S.Kep.Ns M.Kep
S1 (Brawijaya) S2 (UMY)
Keperawatan
Keperawatan Ya
9 Ratna Agustin 0707088602 07/08/19 86
- S.Kep. Ns M.Kep
S1 (UA) S2 (UA)
Keperawatan
Keperawatan Ya
10 Fatin Lailatul Badriyah
0703047703 03/04/19 77
- S.Kep.Ns.
M.Kep
S1 (UMSurabaya) S2 (UMY)
Keperawatan
Keperawatan Ya
11 Aries Chandra Ananditha
0705048604 05/04/19 86
- S.Kep.Ns M.Kep Sp.A
S1 (UA) S2 (UI) Spesialis (UI)
Keperawatan Keperawatan Keperawatan
Ya 12 Nugroho Ari
Wibowo
720078702 20/07/19 87
- S.Kep.Ns M.Kep
S1 (UA) S2 (UNPAD)
Keperawatan Keperawatan
Ya 13 Ira Rahmawati 0723108604 23/10/19
86
- S.Kep.Ns M.Kep Sp.A
S1 (UA) S2 (UI) Spesialis (UI)
Keperawatan Keperawatan Keperwatan
Ya
14 Latifiyan Nurnaningtiyas Aminoto
0729018701 29/01/19 87
- S. Kep, Ns.
M. Kep
S1 (UNAIR) S2 (Brawijaya)
Keperawatan
Keperawatan Ya
15 Fathiya Luthfil Yumni
0715108601 15/10/19 86
- S.Kep, Ns M.Kep
S1 (UNAIR) S2 (UNAIR)
Keperawatan
Keperawatan Ya
22
16 Dede Nasrullah 1727098702 27/09/19 87
- S. Kep,.Ns M.Kep
S1 (UMSurabaya) S2 (UNDIP)
Keperawatan
Keperawatan Ya
17 Ade Susanti 0123128002 23/12/19 80
S. Kep.Ns M.Kep
S1 (UNAIR) S2 (USU)
Keperawatan
Keperawatan Ya
18 Ida agustin - S.Kep.Ns
M.Kep
S1 (UMSurabaya) S2 (UNAIR)
Keperawatan
Keperawatan Ya
19 Asri Kacung - 29/09/19
86
- S.Kep.Ns S1 (UMY) S2 (Tubel KKU)
Keperawatan
Keperawatan Ya
20 Septian Galuh Winata
- 24/09/19
88
- S.Kep. Ns S1 (UMS)
S2 (Tubel UNAIR)
Keperawatan
Keperawatan Ya
21 Siswanto Agung Wijaya
- 08/12/19
85
- S.Kep. Ns S1 (UNAIR) S2 (Tubel UNAIR)
Keperawatan
Manajemen Bencana Ya
22 Uswatun Hasanah - 10/06/19
90
S.Kep. Ns S1 (UMS) S2 (Tubel UI)
Keperawatan
Keperawatan Ya
23
Tabel 1.2 Daftar Preceptor Akademik Non ESBED UMSUrabaya
No. Nama Dosen Tetap(1) NIDN(2) Tgl Lahir
Jabata n Akade
mik
Gelar Akadem
ik/sebut an profesi
Pendidika n S-1, Profesi,S- 2, S-3, Sp, Sp(K) dan Asal PT(3)
Bidang Keahlian untuk
Setiap Jenjang Pendidikan
Surat Tanda Registrasi/
STR (ya/tidak))
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
1 Nur Mukarromah*** 1972 Lektor SKM
M.Kes DR
S3 (UNAIR)
Kesehatan
Masyarakat Ya
2 Pipiet Festy 1975 Lektor SKM
M.Kes Dr
S3 Unair (Tubel)
Kesehatan
masyarakat Ya
3 Musrifatul Uliyah 1972 Lektor SST
M.Kes
Unair UNS
Keperawatan Gerontik
Ya
4 Siti Aisyah 1981 - S.Kep.,
Ns M.Kes
Unair UNS
Keperawatan
Gerontik Ya
24
Tabel 1.3 data Preceptor Klinik
No
Nama Dosen Tidak Tetap/Klinik(1)
Tgl Lahir Jabatan Akademik
Gelar Akademik/
Sebutan Profesi
Pendidikan S-1, S-2, S-3, Profesi, Sp, Sp(K), dan Asal
PT(2)
Bidang Keahlian untuk Setiap Jenjang Pendidikan
Surat Tanda Registrasi/
STR (ya/tidak))
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (9)
1 Dwiono Mudjianto
18/04/1970 - S.Kep., Ns S1 (FIK
UMSurabaya)
Keperawatan Medikal
Bedah Ya
2 Anik Rahmawati 30/06/1971 - S.Kep., Ns S1 (FIK
UMSurabaya)
Keperawatan Medikal
Bedah Ya
3 Susilowati 11/06/1975 - S.Kep., Ns S1 (FIK
UMSurabaya)
Keperawatan Medikal
Bedah Ya
4 Khusnul Huda 12/08/1968 - S.Kep., Ns, S1 (FIK
UMSurabaya)
Keperawatan Kritis
Ya 5 Anggar
Puspitorini
08/04/1968 - S.Kep., Ns S1 (FIK
UMSurabaya)
keperawatanKritis/IC
U Ya
6 Puji Rahayu 20/11/1965 - S.Kep., Ns
M.Kep
S1 (UNAIR) S2 (UNAIR)
Manajemen
Keperawatan Ya
7 Martini Sri Wulaningdiyah
29/03/1970 - S.Kep., Ns S1 (UNAIR) Keperawatan Anak
Ya
8 Supriyo 09/11/1968 - S.Kep.Ns S1 (FIK
UMSurabaya)
Keperawatan
Bedah/HD Ya
9 Fauzanin 19/05/1973 - S.Kep.Ns S1 (FIK
UMSurabaya)
Keperawatan Bedah
Ya
10 Sulistyorini 20/07/1973 - S.Kep.Ns S1 (FIK
UMSurabaya)
Keperawatan Bedah
Ya
11 Supriyono 04/06/1970 - S.Kep.Ns S1 (FIK
UMSurabaya)
Keperawatan Bedah
Ya
25
12 Rustafariningsih 16/05/1971 - S.Kep.Ns S1 (UNAIR) Keperawatan Jiwa Ya
13 Abdul Habib 15/05/1976 - S.Kep. Ns S1 (UNAIR) Keperawatan Jiwa Ya
14 Tri Darmi Herawati
09/08/1970 - S.Kep., Ns
M.Kes
S1 (UNAIR) S2 (UNAIR)
Keperawatan Kesehatan Jiwa Masyarakat
Ya
15 Basuni 16/05/1971 - S.Kep., Ns S1 (FIK
UMSurabaya)
Keperawatan Jiwa
Ya
16 Yuli Anggraeni 04/07/1978 - S.Kep., Ns S1 (UNAIR) Keperawatan Jiwa Ya
17 Budi Rochani 13/11/1974 - S.Kep., Ns S1 (FIK
UMSurabaya)
Keperawatan
Maternitas Ya
18 Teguh Iman Kristianto
29/03/1986 - S.Kep,.Ns S1 (UNAIR) Keperawatan Medikal
Bedah
Ya 19 Mohammad
Taufik
10/10/1977 S.Kep,.Ns S1 (STIKES Hang
Tuah Surabaya)
Keperawatan Kritis Ya 20 Muxmin Nur
Azhim
12/12/1984 - S.Kep,.Ns S1 (FIK
UMSurabaya)
Keperawatan Kritis Ya
21 Buya Gautama 02/03/1986 - S.Kep,.Ns S1 (UNAIR) Keperawatan Kritis Ya
22 Dyah Prima Retnani
30/03/1973 S.Kep,.Ns S1 (FIK
UMSurabaya)
Keperawatan Anak
Ya
23 Winarti 04/07/1982 - S.Kep,.Ns S1 (FIK
UMSurabaya)
Keperawatan Anak
Ya 24 Kholidatul
Umriyah
31/03/1975 - S.Kep,.Ns S1 (FIK
UMSurabaya)
Keperawatan Medikal
Bedah Ya
25 Siti Soffiyah 17/10/1982 - S. Kep,.Ns S1 (FIK
UMSurabaya)
Keperawatan Kritis
Ya
26 Ita Winingsih 16/09/1974 - S.Kep,.Ns S1 (FIK
UMSurabaya)
Keperawatan Kritis
Ya
26
27 Ririn Andriani 09/10/1977 - S.Kep.Ns S1 (FIK
UMSurabaya)
Manajemen
Keperawatan Ya
28 Rini Widayati 09/09/1971 - S.Kep,.Ns S1 (STIKES Hang
Tua Surabaya)
Manajemen
keperawatan Ya
29 Lailatur Rosida 02/03/1983 - S.Kep.Ns S1 (UNAIR) Keperawatan
Komunitas dan keluarga
Ya 30 Silvy Nourvita
Haristanti
22/11/1985 - S.Kep.Ns S1 (FIK
UMSurabaya)
Keperawatan Komunitas dan keluarga
Ya 31 Mohammad
Arsadhani
09/09/1984 - S.Kep,.Ns S1 (FIK
UMSurabaya)
Keperawatan Komunitas dan keluarga
Ya
32 Dia Ayu 27/07/1985 - S.Kep,.Ns S1 (FIK
UMSurabaya)
Keperawatan Komunitas dan keluarga
Ya
33 Siti Jumaiyah 14/09/1965 - S.Kep.Ns S1 (FIK
UMSurabaya)
Keperawatan Komunitas dan keluarga
Ya
34 Dian Wahyuni, 23/12/1977 - S.Kep,.Ns S1 Keperawatan
(UNIGRES)
Keperawatan Anak
Ya 35 Achmad
Muzazin,
14/07/1978 - S.Kep,.Ns S1 Keperawatan
(UNIGRES)
Keperawatan Kritis
Ya 36 Rida Maelana
Wahyuni
19/05/1966 - S.Kep,.Ns S1 Keperawatan
(UNIGRES)
Keperawatan gawat
darurat Ya
37
Zahrotul Nisak,
24/08/1969 - S.Kep,.Ns S1 Keperawatan
(UNIGRES)
Keperawatan Kritis
Ya
27
38 Abdur Rohman 08/05/1968 - S.Kep,.Ns S1 Keperawatan
(UNIGRES)
Keperawatan Kritis
Ya
39 Widyastutik 12/07/1975 - S.Kep,.Ns S1 Keperawatan
(UNIGRES)
Keperawatan
Kritisnitas Ya
28
BAB 2
VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAH SURABAYA
2.1 A.Visi, Misi, dan Tujuan Universitas Muhammadiyah Surabaya 1. Visi Universitas Muhammadiyah Surabaya
UMSurabaya sebagai universitas yang unggul di bidang moralitas, intelektual, dan berjiwa enterpreuner.
2. Misi Universitas Muhammadiyah Surabaya
1) Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang memiliki keunggulan dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama.
2) Menyelenggarakan pembinaan sivitas akademika dalam kehidupan yang islami.
3) Mengembangkan potensi kecakapan hidup pada sivitas akademika.
4) Menyelenggarakan pendidikan tinggi dengan prinsip good governance.
3. Tujuan Universitas Muhuammadiyah Surabaya
1) Menghasilkan lulusan yang beriman, berakkhlaq, memiliki kompetensi serta profesionalisme di bidangnya sesuai kebutuhan stakeholders.
2) Mewujudkan sivitas akademika yang menjadi teladan melalu dakwah Islam melalui amar makruf nahi munkar.
3) Mengembangkan jiwa enterpreuner pada sivitas akademika.
4) Mewujudkan pengelolaan universitas yang terencana, terorganisasi, produktif, dan berkelanjutan.
2.2 Visi, Misi, dan Tujuan Fakultas Ilmu Kesehatan UMSurabaya 1. Visi Fakultas Ilmu Kesehatan UM Surabaya
Menjadikan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya yang unggul dalam pengembangan kompetensi tenaga kesehatan yang berlandaskan moralitas intelektulaitas dan berjiwa enterpreunership.
29
2. Misi Fakultas Ilmu Kesehatan UM Surabaya
1) Mengembangkan dan memajukan penyelenggaraan program pendidikan kesehatan yang menghasilkan lulusan berkemampuan akademik dan profesional serta berjiwa enterpreuner.
2) Meningkatkan kualitas penelitian dalam rangka pengembangan keilmuan dan karya inovasi dibidang kesehatan
3) Meningkatkan kualitas dan pengembangan pengabdian pada masyarakat dalam bidang kesehatan
4) Mengembangkan dan menerapkan nilai-nilai kepribadian dan moralitas kegamaan dengan berlandaskan dari Al-islam dan Ke-Muhammadiyah-an dalam program pendidikan kesehatan
3. Tujuan Fakultas Ilmu Kesehatan UM Surabaya
Terselenggaranya program pendidikan ahli madya dan sarjana kesehatan yang:
1) Mampu meningkatkan mutu tata kelola (good governance) dalam sistem manajemen fakultas
2) Mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana pembelajaran sehingga meningkatkan kualitas akademik di lingkungan fakultas
3) Mampu meningkatkan keberlanjutan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia
4) Mampu meningkatkan mutu dan kompetensi Lulusan pendidikan kesehatan
5) Mampu meningkatkan mutu kelembagaan dibidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat
6) Mampu menguatkan dan meningkatkan efektifitas kerja sama baik dalam maupun luar negeri
7) Mampu mengembangkan usaha-usaha baru yang berasal dari hasil penelitian dan pemikiran kampus yang didukung jiwa entrepreunership 8) Mampu meningkatkan peran FIK UMSurabaya dalam mewujudkan civitas
akademika yang dapat menjadi teladan dalam rangka melaksanakan Dakwah Islam melalui persyarikatan Muhammadiyah
30
2.3 VISI, MISI, TUJUAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN NERS 2.3.1 Visi
Menjadi program studi ners yang mengedepankan nilai moralitas, intelektualitas dan berjiwa enterpreuner dengan unggulan keperawatan kritis pada skala nasional tahun 2023.
2.4 Misi
Misi dari Program Studi Ners FIK UMSurabaya adalah :
1. Menyelenggarakan pendidikan keperawatan dengan keunggulan di bidang keperawatan kritis dan memiliki Jiwa entrepreneur.
2. Mengembangkan inovasi dan penerapan teknologi melalui penelitian- penelitian dan pengabdian masyarakat dengan unggulan keperawatan kritis.
3. Mewujudkan sivitas akademika yang memiliki penguatan moralitas keagamaan berdasarkan nilai-nilai ke-Islaman.
2.5 Tujuan
Tujuan dari Program Studi Ners adalah sebagai berikut :
1. Menghasilkan lulusan dengan keunggulan di bidang keperawatan kritis.
2. Menghasilkan lulusan Program Studi Ners dan civitas akademika yang memiliki jiwa enterpreuner.
3. Menghasilkan penelitian keperawatan dan pengabdian kepada masyarakat dengan unggulan keperawatan kritis .
4. Mewujudkan sivitas akademika yang memiliki penguatan moralitas keagamaan berdasarkan nilai-nilai ke-Islaman.
31
BAB III
PROFIL LULUSAN DAN CAPAIAN PEMBELAJARAN PROGRAM STUDI (PROGRAM LEARNING OUTCOME, PLO)
3.1 Profil Lulusan
Berdasarkan atas kajian Kemenkes dan kemendikbud prodi ini diselenggarakan pada jenjang S1 secara terpisah, namun wajib sampai profesi Ners (Direktur pembelajaran dan kemahasiswaan Dirjen DIKTI no 2293/E3/14 tanggal 28 Mei 2014 tentang perubahan nomenklatur program studi yang mengacu pada rumpun ilmu, KKNI dan penamaan secara internasional).
Kurikulum inti terdiri dari dua kurikulum program studi keperawatan dan kurikulum program studi profesi Ners. Kurikulum ini menyatu dan hanya ditujukan untuk menghasilkan Ners sebagai luaran akhir dari sebuah proses pendidikan tinggi keperawatan. Oleh karena itu, kurikulum ini dikembangkan berdasarkan pada profil lulusan yang diharapkan, capaian pembelajaran yang harus dicapai dan dilengkapi dengan bahan kajian yang terkandung dalam mencapai capaian pembelajaran tersebut. Selanjutnya bahan kajian akan direpresentasikan dalam bentuk mata kuliah, disertai dengan metoda atau model pembelajaran, dan cara mengevaluasi hasil pembelajaran yang selalu diupayakan untuk mengukur capaian pembelajaran yang diharapkan
Adapun profil lulusan Program Studi Pendidikan Ners adalah sebagai berikut:
1) Care Provider (pemberi asuhan keperawatan)
2) Community Leader (pemimpin komunitas dimanapun beraktifitas) 3) Educator (Pendidikan kesehatan kepada system klien)
4) Manajer (Pengelola asuhan keperawatan) 5) Researcher (peneliti Pemula)
6) Care provider keperawatan kritis 3.2 Capaian Pembelajaran Prodi Ners
Capaian pembelajaran digunakan sebagai acuan utama pengembangan standar isi pembelajaran, standar proses pembelajaran, standar evaluasi pembelajaran, standar dosen dan tenaga kepndidikan, standar pengelolaan pembelajaran, standar saran dan prasarana serta standar pembiyaan pembelajaran. Dalam penyusunan kurikulum ini yang dibahas adalah tentang pengembangan standar isi pembelajaran (kedalaman dan keluasan materi pembelajaran).
32
Capaian Pembelajaran program Studi Pendidikan Ners 1) Sikap
a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika;
c. menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
d. berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;
e. menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
f. berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan pancasila;
g. bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
h. taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
i. menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan;
j. menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.
k. mampu bertanggung gugat terhadap praktik profesional meliputi kemampuan menerima tanggung gugat terhadap keputusan dan tindakan profesional sesuai dengan lingkup praktik di bawah tanggungjawabnya, dan hukum/peraturan perundangan;
l. mampu melaksanakan praktik keperawatan dengan prinsip etis dan peka budaya sesuai dengan Kode Etik Perawat Indonesia;
m. memiliki sikap menghormati hak privasi, nilai budaya yang dianut dan martabat klien, menghormati hak klien untuk memilih dan menentukan sendiri asuhan keperawatan dan kesehatan yang diberikan, serta bertanggung jawab atas kerahasiaan dan keamanan informasi tertulis, verbal dan elektronik yang diperoleh dalam kapasitas sesuai dengan lingkup tanggungjawabnya.
2) Penguasaan Pengetahuan
a. menguasai teori keperawatan, khususnya konseptual model dan middle range theories;
b. menguasai konsep teoritis ilmu biomedik;
c. menguasai nilai-nilai kemanusiaan (humanity values);
d. menerapkan dan mengevaluasi teknik, prinsip dan prosedur pelaksanaan asuhan/ praktek keperawatan berbasis bukti yang dilakukan secara mandiri atau berkelompok , pada bidang keilmuan keperawatan dasar, keperawatan medikal bedah, keperawatan kritis, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, keperawatan gerontik, dan keperawatan keluarga;
33
e. menerapkan konsep dan teknik penegakkan diagnosis asuhan keperawatan;
f. menerapkan konsep teoretis komunikasi terapeutik;
g. menerapkan konsep, prinsip, dan teknik penyuluhan kesehatan sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan penyakit pada level primer, sekunder dan tertier;
h. menerapkan prinsip dan prosedur bantuan hidup lanjut (advance life support) dan penanganan trauma (basic trauma cardiac life support/BTCLS) pada kondisi kegawatdaruratan dan bencana;
i. menerapkan konsep dan prinsip manajemen dalam pengelolaan asuhan keperawatan kepada klien dengan menerapkan prinsip keselamatan pasien di berbagai tatanan pelayanan kesehatan;
j. menerapkan pengetahuan faktual tentang sistem informasi asuhan keperawatan dan kesehatan
k. menerapkan prinsip-prinsip K3, hak dan perlindungan kerja ners;
l. menerapkan metode penelitian ilmiah.
3) Keterampilan Khusus
a. Mampu memberikan asuhan keperawatan yang lengkap dan berkesinambungan yang menjamin keselamatan klien (patient safety) sesuai standar asuhan keperawatan dan berdasarkan perencanaan keperawatan yang telah atau belum tersedia;
b. Mampu memberikan asuhan keperawatan pada area spesialisasi (keperawatan medikal bedah, keperawatan kritis, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan jiwa atau keperawatan komunitas, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga) sesuai dengan delegasi dari ners spesialis;
c. Mampu melaksanakan prosedur penanganan trauma dasar dan jantung (basic trauma and cardiac life support/BTCLS) pada situasi gawat darurat/bencana sesuai standar dan kewenangannya;
d. Mampu memberikan (administering) obat oral, topical, nasal, parenteral, dan supositoria sesuai standar pemberian obat dan kewenangan yang didelegasikan;
e. Mampu menegakkan diagnosis keperawatan dengan kedalaman dan keluasan terbatas berdasarkan analisis data, informasi, dan hasil kajian dari berbagai sumber untuk menetapkan prioritas asuhan keperawatan;
f. Mampu menyusun dan mengimplementasikan perencanaan asuhan keperawatan sesuai standar asuhan keperawatan dan kode etik perawat, yang peka budaya, menghargai keragaman etnik, agama dan faktor lain dari klien individu, keluarga dan masyarakat;
g. Mampu melakukan tindakan asuhan keperawatan atas perubahan kondisi klien yang tidak diharapkan secara cepat dan tepat dan melaporkan kondisi dan tindakan asuhan kepada penanggung jawab perawatan;
34
h. Mampu melakukan evaluasi dan revisi rencana asuhan keperawatan secara reguler dengan/atau tanpa tim kesehatan lain;
i. Mampu melakukan komunikasi terapeutik dengan klien dan memberikan informasi yang akurat kepada klien dan/atau keluarga /pendamping/penasehat utnuk mendapatkan persetujuan keperawatan yang menjadi tanggung jawabnya;
j. Mampu melakukan studi kasus secara teratur dengan cara refleksi, telaah kritis, dan evaluasi serta peer review tentang praktik keperawatan yang dilaksanakannya;
k. Mampu melaksanakan penanganan bencana sesuai SOP;
l. Mampu melakukan upaya pencegahan terjadinya pelanggaran dalam praktik asuhan keperawatan;
m. Mampu mengelola sistem pelayanan keperawatan dalam satu unit ruang rawat dalam lingkup tanggungjawabnya;
n. Mampu melakukan penelitian dalam bidang keperawatan untuk menghasilkan langkah-langkah pengembangan strategis organisasi;
o. Mampu merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program promosi kesehatan, melalui kerjasama dengan sesama perawat, profesional lain serta kelompok masyarakat untuk mengurangi angka kesakitan, meningkatkan gaya hidup dan lingkungan yang sehat.
4) Keterampilan Umum
a. Bekerja di bidang keahlian pokok untuk jenis pekerjaan yang spesifik, dan memiliki kompetensi kerja yang minimal setara dengan standar kompetensi kerja profesinya;
b. Membuat keputusan yang independen dalam menjalankan pekerjaan profesinya berdasarkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif;
c. Menyusun laporan atau kertas kerja atau menghasilkan karya desain di bidang keahliannya berdasarkan kaidah rancangan dan prosedur baku, serta kode etik profesinya, yang dapat diakses oleh masyarakat akademik;
d. Mengomunikasikan pemikiran/argumen atau karya inovasi yang bermanfaat bagi pengembangan profesi, dan kewirausahaan, yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan etika profesi, kepada masyarakat terutama masyarakat profesinya;
e. Meningkatkan keahlian keprofesiannya pada bidang yang khusus melalui pelatihan dan pengalaman kerja;
f. Bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang profesinya sesuai dengan kode etik profesinya;
g. Melakukan evaluasi secara kritis terhadap hasil kerja dan keputusan yang dibuat dalam melaksanakan pekerjaannya oleh dirinya sendiri dan oleh sejawat;
h. Memimpin suatu tim kerja untuk memecahkan masalah pada bidang profesinya;
i. Bekerja sama dengan profesi lain yang sebidang dalam menyelesaikan masalah pekerjaan bidang profesinya;
35
j. mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan masyarakat profesi dan kliennya;
k. mendokumentasikan, menyimpan, mengaudit, mengamankan, dan menemukan kembali data dan informasi untuk keperluan pengembangan hasil kerja profesinya;
l. meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri.
36
3.3 Capaian Pembelajaran Program Studi (Learning Outcome) / Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Table -1 Rumusan Capaian pembelajaran Program Studi / SKL
PROFIL LULUSAN
ASPEK KOMPETENSI
NO.
KODE RUMUSAN GENERIK KKNI
NO.
KODE
CAPAIAN PEMBELAJARAN MINIMAL
S-1 SNPT NO. 499 TAHUN 2014 1. Profesional Care Provider
(Pemberi Asuhan Keperawatan) 2. Community Leader
(Pemimpin di Komunitas) 3. Educator (Pendidik).
4. Manager (Manajer) 5. Researcher (Peneliti) 6. Care provider keperawatan
kritis
SIKAP 1 bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menujukkan sikap religius;
a bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menujukkan sikap religius;
2 menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika;
b menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika;
3 berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;
c berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;
4 berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung jawab pada negara dan bangsa;
d berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung jawab pada negara dan bangsa;
5 menghargai keankeragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
e menghargai keankeragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
6 bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
f bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
7 taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
g taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
8 menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan;
h menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
9 menunjukkan sikap
bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;
i menunjukkan sikap
bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;
10 menunjukkan sikap bertanggungjawab atas J menginternalisasi semangat kemandirian,
37 PROFIL
LULUSAN
ASPEK KOMPETENSI
NO.
KODE RUMUSAN GENERIK KKNI
NO.
KODE
CAPAIAN PEMBELAJARAN MINIMAL
S-1 SNPT NO. 499 TAHUN 2014 pekerjaan di bidang keahliannya secara
mandiri.
kejuangan, dan kewirausahaan.
11 mampu bertanggung gugat terhadap praktik profesional meliputi kemampuan menerima tanggung gugat terhadap keputusan dan tindakan profesional sesuai dengan lingkup praktik di bawah tanggungjawabnya, dan hukum/peraturan perundangan;
12 mampu melaksanakan praktik keperawatan dengan prinsip etis dan peka budaya sesuai dengan Kode Etik Perawat Indonesia;
13 memiliki sikap menghormati hak privasi, nilai budaya yang dianut dan martabat klien, menghormati hak klien untuk memilih dan menentukan sendiri asuhan keperawatan dan kesehatan yang diberikan, serta bertanggung jawab atas kerahasiaan dan keamanan informasi tertulis, verbal dan elektronik yang diperoleh dalam kapasitas sesuai dengan lingkup tanggungjawabnya.
KETERAMPIL AN
1 Mampu mengaplikasikan bidang keahliannya dan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni pada bidangnya dalam penyelesaian masalah serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi.
UMUM
a bekerja di bidang keahlian pokok untuk jenis pekerjaan yang spesifik, dan memiliki kompetensi kerja yang minimal setara dengan standar kompetensi kerja profesinya;
a mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya;
b membuat keputusan yang independen dalam menjalankan pekerjaan profesinya berdasarkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif
b mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;
c menyusun laporan atau kertas kerja atau c mampu mengkaji implikasi pengembangan atau
38 PROFIL
LULUSAN
ASPEK KOMPETENSI
NO.
KODE RUMUSAN GENERIK KKNI
NO.
KODE
CAPAIAN PEMBELAJARAN MINIMAL
S-1 SNPT NO. 499 TAHUN 2014 menghasilkan karya desain di bidang
keahliannya berdasarkan kaidah rancangan dan prosedur baku, serta kode etik profesinya, yang dapat diakses oleh masyarakat akademik;
implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni, menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;
d mengomunikasikan pemikiran/argumen atau karya inovasi yang bermanfaat bagi pengembangan profesi, dan kewirausahaan, yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan etika profesi, kepada masyarakat terutama masyarakat profesinya;
d menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;
e meningkatkan keahlian keprofesiannya pada bidang yang khusus melalui pelatihan dan pengalaman kerja;
e Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data;
f bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang profesinya sesuai dengan kode etik profesinya;
f Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya;
g melakukan evaluasi secara kritis terhadap hasil kerja dan keputusan yang dibuat dalam melaksanakan pekerjaannya oleh dirinya sendiri dan oleh sejawat;
g mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya;
h memimpin suatu tim kerja untuk memecahkan masalah pada bidang profesinya;
h mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri;
i bekerja sama dengan profesi lain yang sebidang dalam menyelesaikan masalah pekerjaan bidang profesinya;
i mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiat.