• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENINJAUAN KURIKULUM PERGURUAN TINGGI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PENINJAUAN KURIKULUM PERGURUAN TINGGI"

Copied!
174
0
0

Teks penuh

(1)

1

PENINJAUAN

KURIKULUM PERGURUAN TINGGI

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

TAHUN 2017

(2)

2

(3)

3

(4)

4

KATA PENGANTAR

Puji syukur dipanjatkan kepada Allah SWT sehingga ”Kurikulum Program Pendidikan S1Keperawatan” telah selesai disempurnakan. Pembuatan kurikulum ini didasari pada keputusan menteri pendidikan nasional Republik Indonesia No.

232/U/2000 pasal 2 ayat 2 bahwa program pendidikan professional bertujuan untuk menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan profesional dalam menerapkan, mengembangkan, dan menyebarluaskan teknologi dan atau kesenian serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.

Program pendidikan profesi ners diselenggarakan setelah menyelesaikan program pendidikan sarjana keperawatan (mengacu pada Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tiinggi No 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi). Pendidikan Ners tahap profesi merupakan tahapan proses adaptasi profesi untuk dapat menerima pendelegasian kewenangan secara bertahap dalam melakukan asuhan keperawatan profesional, memberikan pendidikan kesehatan menjalankan fungsi advokasi pada klien, membuat keputusan legal dan etik serta menggunakan hasil penelitian terkini yang berkaitan dengan keperawatan.

Diharapkan kurikulum ini dapat menjadi pedoman bagi mahasiswa, dosen serta pengelola institusi pendidikan dalam menyelenggarakan seluruh kegiatan pendidikan di Pendidikan Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya yang sesuai dengan peran dan fungsi serta kompetensi yang ditetapkan.

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada tim revisi kurikulum dan kami mengharapkan masukan dari semua pihak pengguna kurikulum agar dimasa depan kualitas Pendidikan Profesi Ners dapat ditingkatkan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan masyarakat baik pada tingkat Nasional maupun Internasional.

Surabaya, Juli 2017 Hormat Saya

Ketua Program Studi

Reliani S.Kep.,Ns, Ns, M.Kes

(5)

5

KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI 2017

Dasar Pemikiran

Program Studi Pendidikan Profesi Ners adalah salah satu dari program studi yang ada di Fakultas Ilmu kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya (FIK UMSurabaya). Program Studi Pendidikan Profesi Ners FIK- UMSurabaya telah berdiri sejak 4 Agustus 2011.

Penyelenggaraan sistem pendidikan tinggi yang unggul dan bermutu harus memenuhi beberapa aspek pendukung yang telah distandarkan, secara nasional, penyelenggaraan pendidikan tinggi harus memenuhi minimal 8 (delapan) standar nasional pendidikan (Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005), dan standar penelitian serta standar pengabdian kepada masyarakat. Sistem pendidikan nasional adalah keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan nasional (Pasal 1(3) UU No. 20 Tahun 2003). Kurikulum sebagai salah satu komponen sistem pendidikan nasional merupakan “blue print” penyelanggaraan pendidikan. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu (Pasal 1(19) UU No. 20 Tahun 2003).

Dalam upaya menyiapkan lulusan dengan kompetensi yang dapa memenhi tuntutan perkembangan jaman, kurikulum pendidikan tinggi harus senantiasa diperbaharui. Perubahan kurikulum dalam sistem pendidikan merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas pendidikan, sekaligus upaya meningkatkan kualitas SDM. Perubahan dan pengembangan kurikulum tidak terlepas dari pengembangan IPTEK/S dan perubahan tantangan jaman kini dan masa yang akan datang. Perubahan kurikulum harus mengakomodasi perkembangan IPTEK/S sebagai muatan bahan pembelajaran (cotent matter) terkini. Di sisi lain,

(6)

6

Kurikulum sistem pendidikan harus relevan dan memenuhi kebutuhan tantangan jaman dalam mengatasi berbagai permasalahan hidup kini dan masa mendatang.

Penyelenggaraan praktik keperawatan didasarkan pada kewenangan yang diberikan karena keahlian yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan kesehatan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan dan tuntutan globalisasi sebagaimana tertera dalam Undang-Undang Kesehatan nomor 36 tahun 2009.

Praktik keperawatan merupakan inti dari berbagai kegiatan dalam penyelenggaraan upaya kesehatan yang harus terus menerus ditingkatkan mutunya melalui pendidikan, registrasi, sertifikasi, akreditasi dan pelatihan berkelanjutan serta pemantauan terhadap tenaga keperawatan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi.

Sampai saat ini, pengembangan kurikulum pendidikan tinggi, mengacu pada SK mediknas No. 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa dan SK Mendiknas No.

045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi, dimana kurikulum pendidikan tinggi adalah berbasis kompetensi (KBK). Hal ini, sesuai dengan Amanat Peraturan Pemerintah No. 17/2010, Pasal 97 yang menetapkan bahwa kurikulum perguruan tinggi dikembangkan dan dilaksanakan berbasis kompetensi (KBK).

Kurikulum Pendidikan Ners 2014 terdiri atas kurikulum tahap akademik (Sarjana Keperawatan) dan kurikulum tahap profesi (Ners). Kurikulum ini disusun setelah mempertimbangkan bahwa Kurikulum Pendidikan Ners (tahap akademik Sarjana dan profesi Ners) yang disahkan pada tahun 2010 perlu dievaluasi dan disesuaikan dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang tertuang dalam Peraturan Presiden RI nomor 8 tahun 2012 dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 73 Tahun 2013 tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia bidang Pendidikan Tinggi.

Untuk menyongsong ASEAN Community tahun 2015 dan mengantisipasi perkembangan global telah diadakan perubahan-perubahan yang bersifat inovasi,

(7)

7

reorientasi, reformasi di dalam revisi kurikulum Pendidikan Ners. Saat ini tuntutan terhadap pelayanan kesehatan semakin meningkat, masalah-masalah kesehatan semakin kompleks, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi keperawatan semakin canggih, dan selain itu persyaratan dunia kerja semakin menuntut tenaga keperawatan yang kompeten, sehingga dunia pendidikan keperawatan harus mampu mempersiapkan lulusan yang kompeten untuk mampu berkompetisi baik nasional maupun global.

Penyusunan revisi kurikulum tahun 2014 berlandaskan kepada peraturan- peraturan terkini yang ada di Indonesia, dengan mempertimbangkan kebutuhan pemangku kepentingan, dan tuntutan dari organisasi profesi yang mengharapkan lulusan berstandar internasional dan sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia level 7. Secara nasional, aturan-aturan yang tertuang pada SK Mendiknas No. 232/U/2000 tentang pedoman penyusunan kurikulum pendidikan tinggi dan penilaian hasil belajar SK Mendiknas No.

045/U/2002 tentang kurikulum inti pendidikan tinggi, dan UU RI No. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas pasal 20 (3) bahwa Perguruan tinggi dapat menyelenggarakan program akademik, profesi, dan/atau vokasi; PP RI No 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan dan PP RI No 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, serta Permendikbud nomor 49 tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Berdasarkan beberapa dasar pemikiran di atas, Program Studi Pendidikan Profesi Ners FIK-UM Surabaya, telah melakukan perubahan dan pengembangan kurikulum sesuai dengan panduan pengembangan KPT sebagai acuan dalam penyelenggaraan pendidikan yang akan diberlakukan mulai tahun akademik 2015.

(8)

8

BAB I

PROFIL PROGRAM STUDI A. Sejarah Program Studi

Nama Program Studi : Pendidikan Profesi Ners

SK Pembentukan Program Studi : 164/E/O/2011 tanggal 4 Agustus 2011 Akreditasi Program Studi : -

(Nilai dan No.SK)

Alamat program Studi : Jln Sutorejo No. 59 Surabaya No. telp: 031-3811967/3811966 No. Fax : 031-3811967/3813096 Nomor SK Izin Perpanjangan Akademik : -

Tanggal Sk Izin Operasional : 4 Agustus 2011

Alamat PS : Jln Sutorejo No. 59 Surabaya NomorTelepon PS : (031) 83811967

Nomor faksimil PS : (031) 3811967

Homepage dan E-mail PS : www.fik.umsurabaya.ac.id

Email : [email protected]

Pendidikan profesi keperawatan bertujuan untuk menyiapkan peserta didik untuk mampu melaksanakan fungsi dan peran sebagai ners. Hal ini sesuai dengan keputusan menteri pendidikan nasional Republik Indonesia No. 232/U/2000 pasal 2 ayat 2 bahwa program pendidikan profesional bertujuan untuk menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan profesional dalam menerapkan, mengembangkan, dan menyebarluaskan teknologi dan/ atau kesenian serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional. Berpijak pada kondisi tersebut, Universitas Muhammadiyah Surabaya sebagai mitra pemerintah yang bergerak di bidang pendidikan, bertekad untuk ikut berpartisipasi dalam penyediaan SDM yang handal, professional dan memiliki kapasitas dengan membuka Program Studi Pendidikan Profesi Ners.

Program Studi Pendidikan Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya merupakan tahap lanjutan dari Pendidikan S1 Keperawatan yang dilaksanakan setelah mahasiswa dinyatakan lulus tahap akademik, dibawah Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya. Dasar berdirinya program Studi ini antara lain:

(9)

9

1. Rekomendasi dari Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPPSDM) Departemen Kesehatan RI No. H.K.0312.4.1.03259 tanggal 24 Agustus 2005

2. Hasil visitasi Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Nomor 553/PP.PPNI/K/X/2005 tanggal 5 Oktober 2005 dengan nilai 93,90 3. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 164/E/O/2011 tanggal 4

Agustus 2011, tentang penyelenggaranaan Program Studi Pendidikan Profesi Ners pada UMSurabaya di Surabaya telah diberikan ijin untuk menyelenggarakan Program Studi Pendidikan Profesi Ners fakultas Ilmu Kesehtaan UMSurabaya

Setelah mendapatkan ijin peyelenggaraan, mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan yang dinyatakan lulus tahap akademik diperbolehkan melanjutkan jenjangan Pendidikan profesi di Program Studi Pendidikan Profesi Ners. Saai ini Program Studi Pendidikan profesi Ners hanya menerima mahasiswa dari lulusan Prodi S1 keperawatan FIK UMSurabaya.

Pendidikan profesi keperawatan bertujuan untuk menyiapkan peserta didik untuk mampu melaksanakan fungsi dan peran sebagai ners. Hal ini sesuai dengan keputusan menteri pendidikan nasional Republik Indonesia No. 232/U/2000 pasal 2 ayat 2 bahwa program pendidikan profesional bertujuan untuk menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan profesional dalam menerapkan, mengembangkan, dan menyebarluaskan teknologi dan/ atau kesenian serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional. Program pendidikan profesi dilaksanakan setelah menyelesaikan program sarjana keperawatan dengan beban studi minimal 36 SKS atau setara magister ( SK.

Mendiknas, No. 232/U/2000 pasal 5 ayat 2).

Kurikulum yang diterapkan di Program Studi Pendidikan Profesi Ners FIK UMSurabaya mengacu pada kurikulum AIPNI tahun 2010 jumlah SKS yang ditempuh 36 SKS dengan penjabaran sebagai berikut: kurikulum inti 60% (22 SKS) dan 40% kurikulum yang mencirikan institusi Kompetensi pendidikan profesi dapat dicapai dengan masa studi 2 – 3 semester dengan perhitungan 36

(10)

10

SKS x 16 minggu x 4 jam = 2304 jam. Jika dalam satu minggu 48 jam, maka dibutuhkan masa studi 48 minggu ( 2304 : 48 jam).

Kurikulum penciri program Studi Pendidikan Profesi Ners yaitu keperawatan kritis yang pencapaian kompetensinya disesuaikan dengan visi, misi dan tujuan Program Studi untuk mendukung kompetensi keperawatan kritis maka mahasiswa juga dibekali kegiatan sertifikasi berupa pelatihan PPGD dan EKG dasar, penambahan mata kuliah Praktika senior: keperawatan kritis sebesar 3 SKS dan KTI study kasus yang dirahkan ke penelitian keperawatan kritissehingga lulusan Prodi Pendidikan Ners FIK unggul dalam keperawatan kritis.

Kepada lulusan program ini mendapat gelar sebutan Ners di belakang gelar sarjananya.

Kompetensi yang dicapai mahasiswa selama menempuh pendidikan di Prodi Pendiidkan Profesi Ners FIK UMSurabaya selai didasarkan pada kompetensi yang telah ditetapkan oleh Asosiasi organisasi profesi (PPNI dan AIPNI) juga berasal dari masukan stakeholder dan lahan praktek, alumni serta preceptor klinik dalam kegaiatan workshop kompetensi pendidikan profesi ners di prodi Pendidikan Profesi Ners FIK UMSurabaya.

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran maka Prodi Pendidikan Profesi Ners berupaya meningkatkan kualitas preceptor klinik dan akademik dengan mengikutkan dalam kegiatan pelatihan perceptorship. Saat ini sudah dua angkatan yaitu pelatihan perceptorship angkatan pertama pada bulan Desember 2013 dan Pebruari tahun 2014.

Program studi pendidikan Profesi Ners telah melakukan perubahan kurikulum sebanyak 1 kali yaitu:

1. Pengembangan kurikulum profesi pada Prodi Pendiidkan profesi Ners FIK UMSurabaya berdasarkan hasil keputusan lokakarya pengelolaan Prodi pendidikan profesi Ners tanggal 29 September 2007 yang mengacu pada kurikulum AIPNI tahun 2010 didasarkan pada KURNAS (SK Dirjen DIKTI Nomor: 129/U/1999. Tetantang KIPNI (Kurikulum Inti Pendidikan NersIndonesia) tanggal 11 Juni 1999 adalah 25 SKS sebagai berikut:

(11)

11

Ilmu Keperawatan Dasar (2SKS=10%)

Managemen Keperawatan Ilmu Keperawatan Klinik (12

SKS=60%)

1. Keperawatan Anak (2 SKS) 2. Keperawatan Maternitas (2 SKS) 3. Keperawatan Medikal Bedah (4 SKS) 4. Keperawatan kesehatan Jiwa (2 SKS) 5. Keperawatan kritis (2 SKS)

Ilmu Keperawatan Komunitas (7 SKS=30%)

1. Keperawatan Komunitas (2 SKS) 2. Keperawatan Keluarga (2 SKS) 3. Keperawatan Gerontik (2 SKS) 2. Pengembangan kurikulum profesi pada prodi Pendidikan Profesi Ners FIK

UMSUrabaya berdasarkan pada kurikulum AIPNI tahun 2010 dan telah disesuaikan dengan deskripsi Kerangka Kualifikasi nasional Indonesia (KKNI) dengan ditambah kurikulum Institusional (Pesyarikatan), jumlah SKS yang ditempuh 36 SKS pada PP No. 4 Pendidikan Kedinasan atau setara Magister (SK. Mendiknas, No. 232/U/2000 pasal 5 ayat 2)

Semester Stase Mata kuliah Jumlah SKS

Jumlah SKS Total Kurikulum

Inti

Kurikulum Institusi

I I Keperawatan Medikal

Bedah

5 1 6

II Keperawatan Anak 2 2 4

III Keperawatan Maternitas

3 1 4

IV Keperawatan Jiwa 2 1 3

II V Keperawatan Gadar 2 2 4

VI Manajemen keperawatan

2 2 4

VII Keperawatan Gerontik 2 - 2

VIII Keperawatan komunitas dan keluarga

4 - 4

IX Praktika Senior:

keperawatan Kritis

- 3 3

X KTI - 2 2

Jumlah SKS 22 14 36

(12)

12

Selain mengalami perubahan kurikulum, Program Studi pendidikan Profesi Ners juga melakukan perubahan dalam hal metode pembelajaran praktek klinik yaitu dari metode pembimbing klinik yaitu metode konvesional (1998) yaitu peserta didik diberi kesempatan untuk belajar melakukan berbagai prosedur keperawatan dan belajar memberikan asuhan diubah menjadi metode pembelajaran perceptorship, dimana peserta didik menerapkan ilmu pengetahuan teori, konsep dan ketranmpilan teknis yang telah dikuasai pada program akademik pada klien langsung melalui program intership dimana peserta didik dicangkokan pada seorang perawat senior yang berfungsi sebagai preceptor/mentor.

Keberadaan preceptor atau mentor sangat diperlukan oleh peserta didik terutama dalam menjamin keterlaksanaan pelayanan pasien yang berkualitas serta menjamin keberadaan peserta didik bukan merupakan pihak yang didayagunakan karena ketidakcukupan tenaga atau dianggap sebagai tenaga gratisan. Didamping itu preceptor diperlukan untuk mengurangi stress yang mungkin dialami oleh peserta didik sebagai lulusan sarjana keperawatan baru yang belum mengneal dunia kerja sebenarnya serta untuk menjamin bahwa tanggung jawab tidak sepenuhnya berada pada peserta didik, tidak diberikan secara lebih dini atau tidak seharusnya diberikan secara kurang tepat.

(13)

13 Unit

Penunjang Fakultas

B. Struktur Organisasi Program Studi Pendidikan Profesi Ners

Struktur organisasi yang berlaku di lingkungan Universitas Muhammadiyah Surabaya merupakan struktur organisasi yang didasarkan pada surat keputusan yang dikeluarkan oleh rector. Berikut adalah bagan struktur FIK UMSurabaya masa jabatan 2013-2017 berdasarkan SK Rektor No. 140/KEP/II.AU/D/2013

Dekan Dekan

Wakil Wakil Dekan I Dekan II

Senat Fakultas

Unit Gugus Kendali Mutu

Unit Pengembangan Lab&

Kewirausahaan Unit Promosi,Publikasi dan

Penerimaan Mahasiswa Baru

ADMINISTRASI UMUM

Ka. Prodi D3 Keperawatan Sekretaris

Ka. Prodi D3 Kebidanan

Sekretaris

Ka. Prodi D3 Analis

Ka. Prodi S1 Keperawatan Ka. Prodi

S1 Psikologi Sekretaris Sekretaris

Unit Penjamin Mutu Prodi dan Pengembangan Jurnal

Unit Laboratorium Progam Studi dan Evaluasi

Kemahasiswaan

DOSEN

Sekretaris 1: Akademik Sekretaris 2 : Profesi

(14)

14

Struktur di Program Srudi Ners adalah Ketua program Studi dibantu oleh 2 orang sekretaris Prodi (akademik dan profesi), bagian evaluasi dan laboratorium serta Penjaminan Mutu Prodi. Masing-masing bagian memiliki fungsi dan tugasnya masing-masing yaitu:

1. Ketua Program Studi

a. Memimpin pelaksanaan pendidikan dan pengajaran Prodi, antara lain:

- Mengkoordinasi persiapan dan pelaksanaan perkuliahan - Mengkoordinasi pelaksanaan ujian Tengah dan akhir semester - Mengkoordinasi pelaksanaan praktek laboratorium dan atau UHAP - Mengkoordinasi pelaksanaan ujian akhir (KTI/skrispi), mulai

penyusunan pembimbing dan penguji hingga pengajuan yudisium mahasiswa

- Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan kurikulum dan kebijakan fakultas

- Memimpin persiapan, pengusulan dan pelaksanaan akreditasi Prodi b. Memimpin pelaksanaan pendidikan profesi

c. Mengadakan penjajakan/lobiying kepada instant terkait tentang kegiatan yang akan dilaksanakan di tempat praktek klinik dan daerah binaan dalam praktek komunitas

d. Pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat Prodi yang meliputi mengkoordinir penelitian dan pengabdian pada masyarakat dan mengkoordinis publikasi ilmiah

e. Pembinaan kegaiatan kemahasiswaaan dan organisasi mahasiswa di tingkat Prodi

f. Menyusun laporan kerja yang telah dilaksanakan dan rencana program kerja Prodi sebagai pedoman kerja yang dilaksanakan

g. Membudayakan pelaksanaan nilai-nilai Al Islam dan kemuhammadiyahan 2. Sekretaris Prodi (akademik)

a. Menyusun kalender akademik dan jadwal kuliah

(15)

15

b. Menentukan daftar mata kuliah sekaligus menetapkan dosen penanggungjawab mata kuliah serta membuat surat permohonan bantuan mengajar

c. Menyusun daftar dosen pembimbing setiap semester atau setiap tahun akademik

d. Mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dengan cara menghubungi dosen/pembimbing klinik sebelum pelaksanaan kegiatan e. Meminta dosen atau coordinator mata ajar dalam pembuatan silabus atau

perngkat pembelajaran lainya: modul, kontrak kuliah, dll

f. Mendokumentasikan segala sesuatu terkait perangkat pembelajaran

g. Menginformasikan segala peraturan terkait proses belajar mengajar kepada dosen dan mahasiswa

h. Mengagendakan rapat akademik dalam berbagai kegiatan dengan koordinasi dengan Ka-Prodi (sepert persiapan UTS/UAS, persiapan semester, rapat rutin/evaluasi, persiapan praktik lab, rapat yudisium, dan lain-lain)

i. Berkoordinasi dengan kepala tata usaha fakultas dalam persiapan pelaksanaan perkuliahan seperti kelas perkuliahan, sarana dan prasarana dan alat bantu belajar)

j. Menyiapkan dan menginfokan tentang tata cara pelaksanaan penyusunan KRS online atau Kredit Perubahan Rencana Studi (KPRS) pada awal sebelum perkuliahan tiap semester dan melakukan validasi KRS

k. Membuat data pembimbing untuk tugas akhir (KTI/skripsi)

l. Merencanakan yudisium mahasiswa pada tiap semester dan akhir program m. Membudayakan pelaksanaan nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan 3. Sekretaris Prodi (Profesi)

a. Membuat proposal praktik klinik untuk diusulkan ke tempat praktik minimal satu tahun atau enam bulan sebelumnya sesuai ketentuan yang berlaku

(16)

16

b. Mengagendakan rapat profesi dalam berbagai kegiatan dengan berkoordinasi dengan Ka-Prodi (sepesrti persiapan pelaksanaan profesi, rapat evaluasi/rapat rutin, rapat yudidium dan lain-lain)

c. Menyusun program praktek klinik keperawatan di tempat praktek masing- masing termasuk menyusun kalender profesi, jadwal praktek, rotasi pembagian kelompok, format penilaian, check list, panduan profesi, silabus dan kompetensi pembelajaran klinik, dll.

d. Menyusun jadwal dan pembimbing praktek ( di RS, komunitas dan gerontik) dengan bekerja sama dengan coordinator MA yang bersangkutan e. Merencanakan dan mengusulkan pembiayaan dan mendistribusikanya dalam pelaksanaan praktik profesi seperti anggaran praktek, biaya pembimbing, biaya RS, dll

f. Menginformasikan segaa peraturan dan kebijakan professi yang berhubungan dengan kegiatan akademik kepada dosen / pembimbing dan mahasiswa dengan berkoordinasi dengan Ka-prodi

g. Mengevaluasi pelaksanaan praktek ( di RS< Komunitas, dan gerontik) dengan bekerja sama dengan coordinator MA yang bersangkutan.

h. Berkoordinasi dengan bagian administrasi dalam hal surat menyurat terkait dengan pelaksanaan program profesi, permohonan pembimbing, pembuatan modul/pedoman, penilaian dan yudisium program studi

i. Mengkoordinasikan untuk persipan pelantikan

j. Mendokumentasikan segala hal yang berhubungan dengan kegiatan praktek

k. Melakukan evaluasi pelaksanaan praktek profesi dengan meminta hasil evaluasi pelaksanaan profesi dari pembimbing RS/coordinator bagian praktek profesi, speerti rekapitulasi evaluasi kehadiran

l. Merencanakan dan membuat KHS, transkrip profesi dan menyampaiakn KHS ke orantua/wali mahasiswa (jika diperlukan)

m. Menyiapakn bahan untuk yudisium seperti rekapitulasi nilai

n. Memberikan surat keterangan ijin praktek atau lainya yang terkait dengan kegiatan profesi

(17)

17

o. Membuat laporan monitoring dan evaluasi praktek profesi (pembimbingan) dua minggu sebelum kegiatan berakhir

p. Membudayakan pelaksanaan nilai-nilai Al-Islam dan kemuhammadiyahan 4. Bagian Evaluasi dan laboratorium

a. Menyusun rencana kebutuhan alat/bahan laboratorium setiap awal semester

b. Berkoordinasi dengan laboran dalam melakukan inventarisasi alat/bahan laboratorium setiap bulan/semester

c. Merencanakan kegiatan pembelajaran di laboratorium setiap awal semester termasuk di dalamnya membuat jadwal praktikum, menentukan tim pembimbing laboratorium dengan berkoordinasi dengan PJMK, membuat suratbantuan pembimbing, penggadaan moduk, membuat anggaran praktikum, menyiapkan absensi dan merencanakan sarana dan prasarana untuk praktikum dengan berkoordinasi dengan Ka-Prodi

d. Mengkoordinakikan dengan bagian kebersihan atau perlengkapan dalam menjaga kerapian atau kebersihan laboratorium

e. Menyusun rencana pengembangan model laboratotium sesuai dengan perkembangan ilmu keperawatan / analis kesehatan

f. Membuat peraturan laboratorium sesuai dengan ketentuaan yang berlaku g. Membuat laporan pelaksanaan kegiatan praktikum dan evaluasi termasuk

di dalamnya penggunaan dana 2 minggu setelah pelaksanaan kegiatan praktikum

h. Merencanakan pembiayaan laboratorium setiap semester untuk dikoordinasikan ke Ka-Prodi

i. Membudayakan pelaksanaan nilai-nilai Al Islam dan kemuhammadiyahan 5. Penjaminan Mutu Prodi

a. Menyusun dokumen spesifikasi jurusan/prodi, manual prosedur akademik, dana instruksi kerja akademik

b. Melaksanakan koordinasi, pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas yang dilaksanakan oleh pimpinan Prodi

(18)

18

c. Bertanggung jawab dalam kegiatan rutin system penjamin mutu akademik (SPMA) kepada unit GKM Fakultas

d. Penyiapan Audit Internal Mutu Akademik (AIMA)

e. Berkoordinasi dengan bagian administrasi dalam pelaksanaan kegiatan uji ulang, uji perbaikan dan semester pendek serta yudisium tiap semester dan skhir program

f. Membuat program pembinaan kegiatan kemahasiswaan setiap satu semester dan akhir program

g. Mendokumentasikan data peserta didik dan alumni

h. Memantau kehadiran mahasiswa dalam perkuliahan setiap hari dan menyampaikan hasil kepada Ketua Program ninimal 2 minggu sebelum pelaksanaan UTS/UAS

i. Menyiapakan dan mengisis formulir identitas mahasiswa untuk pembuatan Kartu TAnda Mahasiswa (KTM) atau melakukan entry data mahassiwa baruu untuk pembuatan KTM

j. Merencanakan dan melakukan penilaian proses belajar mengajar k. Mebudayakan pelaksanaan nilai-nilai Al Islam dan kemuhammadiyah

C. Pimpinan Dan Dosen

Kepemimpinan Prodi Ners FIK UMSurabya di lakukan oleh Ketua program studi dalam setiap kegiatan. Kaprodi dibantu oleh Sekertaris Prodi dalam menjalankan kepemimpinan. Pelaksanaan kegiatan Prodi di rasakan dapat berjalan efektif dan efisien, hal ini tercermin dari:

a. Telah dilaksanakannya pembagian kerja sesuai dengan Tata Pamong dan Standar Prosedur Operasioanl Fakultas sehingga tidak ada pelaksanaan tugas yang tumpang tindih.

b. Telah dilakukan pembagian kerja/tugas sesuai dengan kapasitas/kompetensi.

c. Telah dilaksanakannya rapat-rapat jurusan untuk pengambilan suatu keputusan/tindakan sehingga transparansi dan komunikasi dapat terjadi dengan baik.

(19)

19

d. Telah terlaksananya sejumah program studi sebagaimana yang tertuang didala Program Kerja lima tahunan 2008-2012.

Tenaga pengelola Program Studi Ners terdiri dari tenaga dosen dan tenaga kependididkan. Pengelolaan dosen pada Program Studi Ners berupa tugas pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat dengan rata-rata maksimal 16 SKS per semester. Pada tugas pengajaran masing-masing dosen mendapatkan beban 12-13 SKS termasuk didalamnya membimbing skripsi (rata-rata 3-4 mahasiswa per dosen) dan sebagai pembimbing akademik (PA) rata-rata 23-24 mahasiswa per dosen dan bimbingan praktek profesi di lahan praktek yang bimbingannya berbentuk kelompok, satu kelompok sejumlah 5 mahasiswa. Sedangkan tenaga kependidikan memiliki tugas dan tanggung jawab dalam membantu terlaksananya proses belajar mengajar.

Tenaga dosen yang terdapat di Program Studi S1 Keperawatan terdiri dari dosen tetap yayasan (Non PNS) dan dosen tetap dpk Kopertis VII (PNS) serta dosen tetap preceptor klinik dengan kualifikasi S1, S2, dan S3. Dosen tetap Program Studi Ners yang sesuai bidang ilmu berjumlah 15 orang, dosen tetap diluar bidang ilmu 1 orang, dosen tidak tetap 1 orang, sedangkan preceptor klinik berjumlah 28 orang. Dengan demikian rasio dosen tetap dengan mahsiswa adalah 1:23 dari total 337 orang dan dosen 16. Saat ini dosen tetap Program Studi Ners yang bergelar Doktor sebanyak 2 orang, S2 sebanyak 11 orang, Ners spesialis sebanyak 2 orang dan tubel S2 sebanyak 1 orang.

Tenaga dosen di luar program studi / preceptor berjumlah 28 orang yang berasal dari praktisi Rumah Sakit dan Puskesmas dengan jenjang pendidikan 1 orang Magister Keperawatan dan 27 orang Ners. Sedangkan tenaga kependidikan yang mendukung proses pembelajaran di program studi sebanyak 6 orang dengan kualifikasi pendidikan Sarjana dan SMA.

(20)

20

Tabel 1.1 daftar Perceptor Akademik

No. Nama Dosen

Tetap(1) NIDN(2) Tgl Lahir

Jabata n Akade

mik

Gelar Akademik/s

ebutan profesi

Pendidikan S-1, Profesi,S-2, S-3, Sp, Sp(K) dan

Asal PT(3)

Bidang Keahlian untuk Setiap Jenjang

Pendidikan

Surat Tanda Registrasi/

STR (ya/tidak))

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

1 Abdul Aziz Alimul Hidayat***

0008127401 08/12/19 74

Lektor S.Kep.Ns, M.Kes, DR

S1 (UNAIR) S2 (UNAIR) S3 (UNAIR)

Keperawatan

Kesehatan Masyarakat

Kesehatan Masyarakat Ya

2 Mundakir*** 0023037401 23/03/19 74

Lektor S.Kep. Ns, M.Kep

S1 (UNAIR) S2 (UI)

S3 (Tubel UNAIR)

Keperawatan Keperawatan Ilmu Kesehatan

Ya

3 Anis Rosyiatul Husna***

0731108102 31/10/19 81

Asisten Ahli

S.Kep.Ns, M.Kes

S1 (UNAIR) S2 (UNS)

Keperawatan Pendidikan Profesi Kesehatan

Ya 4 Gita Marini*** 0713028201 13/02/19

82

Asisten Ahli

S.Kep.Ns, M.Kes

S1 (UNAIR) S2 (UNS)

Keperawatan Pendidikan Profesi Kesehatan

Ya

5 Reliani*** 0711028104 11/02/19

81

Asisten Ahli

S.Kep.Ns, M.Kes

S1 (UNAIR) S2 (UNS)

Keperawatan Pendidikan Profesi Kesehatan

Ya

(21)

21

6 Supatmi *** 0701077302 01/07/19 73

Asisten Ahli

S.Kep.Ns.

M.Kes

S1 UNAIR S2 UNAIR

Keperawatan

Kesehatan Reproduksi Ya 7 Yuanita Wulandari

***

0706068202 06/06/19 82

Asisten Ahli

S.Kep.Ns, MNS

S1 (UNAIR)

S2 (NCKU Taiwan)

Keperawatan

Keperawatan Ya

8 Retno Sumara 0718088405 18/08/19 84

- S.Kep.Ns M.Kep

S1 (Brawijaya) S2 (UMY)

Keperawatan

Keperawatan Ya

9 Ratna Agustin 0707088602 07/08/19 86

- S.Kep. Ns M.Kep

S1 (UA) S2 (UA)

Keperawatan

Keperawatan Ya

10 Fatin Lailatul Badriyah

0703047703 03/04/19 77

- S.Kep.Ns.

M.Kep

S1 (UMSurabaya) S2 (UMY)

Keperawatan

Keperawatan Ya

11 Aries Chandra Ananditha

0705048604 05/04/19 86

- S.Kep.Ns M.Kep Sp.A

S1 (UA) S2 (UI) Spesialis (UI)

Keperawatan Keperawatan Keperawatan

Ya 12 Nugroho Ari

Wibowo

720078702 20/07/19 87

- S.Kep.Ns M.Kep

S1 (UA) S2 (UNPAD)

Keperawatan Keperawatan

Ya 13 Ira Rahmawati 0723108604 23/10/19

86

- S.Kep.Ns M.Kep Sp.A

S1 (UA) S2 (UI) Spesialis (UI)

Keperawatan Keperawatan Keperwatan

Ya

14 Latifiyan Nurnaningtiyas Aminoto

0729018701 29/01/19 87

- S. Kep, Ns.

M. Kep

S1 (UNAIR) S2 (Brawijaya)

Keperawatan

Keperawatan Ya

15 Fathiya Luthfil Yumni

0715108601 15/10/19 86

- S.Kep, Ns M.Kep

S1 (UNAIR) S2 (UNAIR)

Keperawatan

Keperawatan Ya

(22)

22

16 Dede Nasrullah 1727098702 27/09/19 87

- S. Kep,.Ns M.Kep

S1 (UMSurabaya) S2 (UNDIP)

Keperawatan

Keperawatan Ya

17 Ade Susanti 0123128002 23/12/19 80

S. Kep.Ns M.Kep

S1 (UNAIR) S2 (USU)

Keperawatan

Keperawatan Ya

18 Ida agustin - S.Kep.Ns

M.Kep

S1 (UMSurabaya) S2 (UNAIR)

Keperawatan

Keperawatan Ya

19 Asri Kacung - 29/09/19

86

- S.Kep.Ns S1 (UMY) S2 (Tubel KKU)

Keperawatan

Keperawatan Ya

20 Septian Galuh Winata

- 24/09/19

88

- S.Kep. Ns S1 (UMS)

S2 (Tubel UNAIR)

Keperawatan

Keperawatan Ya

21 Siswanto Agung Wijaya

- 08/12/19

85

- S.Kep. Ns S1 (UNAIR) S2 (Tubel UNAIR)

Keperawatan

Manajemen Bencana Ya

22 Uswatun Hasanah - 10/06/19

90

S.Kep. Ns S1 (UMS) S2 (Tubel UI)

Keperawatan

Keperawatan Ya

(23)

23

Tabel 1.2 Daftar Preceptor Akademik Non ESBED UMSUrabaya

No. Nama Dosen Tetap(1) NIDN(2) Tgl Lahir

Jabata n Akade

mik

Gelar Akadem

ik/sebut an profesi

Pendidika n S-1, Profesi,S- 2, S-3, Sp, Sp(K) dan Asal PT(3)

Bidang Keahlian untuk

Setiap Jenjang Pendidikan

Surat Tanda Registrasi/

STR (ya/tidak))

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

1 Nur Mukarromah*** 1972 Lektor SKM

M.Kes DR

S3 (UNAIR)

Kesehatan

Masyarakat Ya

2 Pipiet Festy 1975 Lektor SKM

M.Kes Dr

S3 Unair (Tubel)

Kesehatan

masyarakat Ya

3 Musrifatul Uliyah 1972 Lektor SST

M.Kes

Unair UNS

Keperawatan Gerontik

Ya

4 Siti Aisyah 1981 - S.Kep.,

Ns M.Kes

Unair UNS

Keperawatan

Gerontik Ya

(24)

24

Tabel 1.3 data Preceptor Klinik

No

Nama Dosen Tidak Tetap/Klinik(1)

Tgl Lahir Jabatan Akademik

Gelar Akademik/

Sebutan Profesi

Pendidikan S-1, S-2, S-3, Profesi, Sp, Sp(K), dan Asal

PT(2)

Bidang Keahlian untuk Setiap Jenjang Pendidikan

Surat Tanda Registrasi/

STR (ya/tidak))

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (9)

1 Dwiono Mudjianto

18/04/1970 - S.Kep., Ns S1 (FIK

UMSurabaya)

Keperawatan Medikal

Bedah Ya

2 Anik Rahmawati 30/06/1971 - S.Kep., Ns S1 (FIK

UMSurabaya)

Keperawatan Medikal

Bedah Ya

3 Susilowati 11/06/1975 - S.Kep., Ns S1 (FIK

UMSurabaya)

Keperawatan Medikal

Bedah Ya

4 Khusnul Huda 12/08/1968 - S.Kep., Ns, S1 (FIK

UMSurabaya)

Keperawatan Kritis

Ya 5 Anggar

Puspitorini

08/04/1968 - S.Kep., Ns S1 (FIK

UMSurabaya)

keperawatanKritis/IC

U Ya

6 Puji Rahayu 20/11/1965 - S.Kep., Ns

M.Kep

S1 (UNAIR) S2 (UNAIR)

Manajemen

Keperawatan Ya

7 Martini Sri Wulaningdiyah

29/03/1970 - S.Kep., Ns S1 (UNAIR) Keperawatan Anak

Ya

8 Supriyo 09/11/1968 - S.Kep.Ns S1 (FIK

UMSurabaya)

Keperawatan

Bedah/HD Ya

9 Fauzanin 19/05/1973 - S.Kep.Ns S1 (FIK

UMSurabaya)

Keperawatan Bedah

Ya

10 Sulistyorini 20/07/1973 - S.Kep.Ns S1 (FIK

UMSurabaya)

Keperawatan Bedah

Ya

11 Supriyono 04/06/1970 - S.Kep.Ns S1 (FIK

UMSurabaya)

Keperawatan Bedah

Ya

(25)

25

12 Rustafariningsih 16/05/1971 - S.Kep.Ns S1 (UNAIR) Keperawatan Jiwa Ya

13 Abdul Habib 15/05/1976 - S.Kep. Ns S1 (UNAIR) Keperawatan Jiwa Ya

14 Tri Darmi Herawati

09/08/1970 - S.Kep., Ns

M.Kes

S1 (UNAIR) S2 (UNAIR)

Keperawatan Kesehatan Jiwa Masyarakat

Ya

15 Basuni 16/05/1971 - S.Kep., Ns S1 (FIK

UMSurabaya)

Keperawatan Jiwa

Ya

16 Yuli Anggraeni 04/07/1978 - S.Kep., Ns S1 (UNAIR) Keperawatan Jiwa Ya

17 Budi Rochani 13/11/1974 - S.Kep., Ns S1 (FIK

UMSurabaya)

Keperawatan

Maternitas Ya

18 Teguh Iman Kristianto

29/03/1986 - S.Kep,.Ns S1 (UNAIR) Keperawatan Medikal

Bedah

Ya 19 Mohammad

Taufik

10/10/1977 S.Kep,.Ns S1 (STIKES Hang

Tuah Surabaya)

Keperawatan Kritis Ya 20 Muxmin Nur

Azhim

12/12/1984 - S.Kep,.Ns S1 (FIK

UMSurabaya)

Keperawatan Kritis Ya

21 Buya Gautama 02/03/1986 - S.Kep,.Ns S1 (UNAIR) Keperawatan Kritis Ya

22 Dyah Prima Retnani

30/03/1973 S.Kep,.Ns S1 (FIK

UMSurabaya)

Keperawatan Anak

Ya

23 Winarti 04/07/1982 - S.Kep,.Ns S1 (FIK

UMSurabaya)

Keperawatan Anak

Ya 24 Kholidatul

Umriyah

31/03/1975 - S.Kep,.Ns S1 (FIK

UMSurabaya)

Keperawatan Medikal

Bedah Ya

25 Siti Soffiyah 17/10/1982 - S. Kep,.Ns S1 (FIK

UMSurabaya)

Keperawatan Kritis

Ya

26 Ita Winingsih 16/09/1974 - S.Kep,.Ns S1 (FIK

UMSurabaya)

Keperawatan Kritis

Ya

(26)

26

27 Ririn Andriani 09/10/1977 - S.Kep.Ns S1 (FIK

UMSurabaya)

Manajemen

Keperawatan Ya

28 Rini Widayati 09/09/1971 - S.Kep,.Ns S1 (STIKES Hang

Tua Surabaya)

Manajemen

keperawatan Ya

29 Lailatur Rosida 02/03/1983 - S.Kep.Ns S1 (UNAIR) Keperawatan

Komunitas dan keluarga

Ya 30 Silvy Nourvita

Haristanti

22/11/1985 - S.Kep.Ns S1 (FIK

UMSurabaya)

Keperawatan Komunitas dan keluarga

Ya 31 Mohammad

Arsadhani

09/09/1984 - S.Kep,.Ns S1 (FIK

UMSurabaya)

Keperawatan Komunitas dan keluarga

Ya

32 Dia Ayu 27/07/1985 - S.Kep,.Ns S1 (FIK

UMSurabaya)

Keperawatan Komunitas dan keluarga

Ya

33 Siti Jumaiyah 14/09/1965 - S.Kep.Ns S1 (FIK

UMSurabaya)

Keperawatan Komunitas dan keluarga

Ya

34 Dian Wahyuni, 23/12/1977 - S.Kep,.Ns S1 Keperawatan

(UNIGRES)

Keperawatan Anak

Ya 35 Achmad

Muzazin,

14/07/1978 - S.Kep,.Ns S1 Keperawatan

(UNIGRES)

Keperawatan Kritis

Ya 36 Rida Maelana

Wahyuni

19/05/1966 - S.Kep,.Ns S1 Keperawatan

(UNIGRES)

Keperawatan gawat

darurat Ya

37

Zahrotul Nisak,

24/08/1969 - S.Kep,.Ns S1 Keperawatan

(UNIGRES)

Keperawatan Kritis

Ya

(27)

27

38 Abdur Rohman 08/05/1968 - S.Kep,.Ns S1 Keperawatan

(UNIGRES)

Keperawatan Kritis

Ya

39 Widyastutik 12/07/1975 - S.Kep,.Ns S1 Keperawatan

(UNIGRES)

Keperawatan

Kritisnitas Ya

(28)

28

BAB 2

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS

MUHAMMADIYAH SURABAYA

2.1 A.Visi, Misi, dan Tujuan Universitas Muhammadiyah Surabaya 1. Visi Universitas Muhammadiyah Surabaya

UMSurabaya sebagai universitas yang unggul di bidang moralitas, intelektual, dan berjiwa enterpreuner.

2. Misi Universitas Muhammadiyah Surabaya

1) Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang memiliki keunggulan dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama.

2) Menyelenggarakan pembinaan sivitas akademika dalam kehidupan yang islami.

3) Mengembangkan potensi kecakapan hidup pada sivitas akademika.

4) Menyelenggarakan pendidikan tinggi dengan prinsip good governance.

3. Tujuan Universitas Muhuammadiyah Surabaya

1) Menghasilkan lulusan yang beriman, berakkhlaq, memiliki kompetensi serta profesionalisme di bidangnya sesuai kebutuhan stakeholders.

2) Mewujudkan sivitas akademika yang menjadi teladan melalu dakwah Islam melalui amar makruf nahi munkar.

3) Mengembangkan jiwa enterpreuner pada sivitas akademika.

4) Mewujudkan pengelolaan universitas yang terencana, terorganisasi, produktif, dan berkelanjutan.

2.2 Visi, Misi, dan Tujuan Fakultas Ilmu Kesehatan UMSurabaya 1. Visi Fakultas Ilmu Kesehatan UM Surabaya

Menjadikan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya yang unggul dalam pengembangan kompetensi tenaga kesehatan yang berlandaskan moralitas intelektulaitas dan berjiwa enterpreunership.

(29)

29

2. Misi Fakultas Ilmu Kesehatan UM Surabaya

1) Mengembangkan dan memajukan penyelenggaraan program pendidikan kesehatan yang menghasilkan lulusan berkemampuan akademik dan profesional serta berjiwa enterpreuner.

2) Meningkatkan kualitas penelitian dalam rangka pengembangan keilmuan dan karya inovasi dibidang kesehatan

3) Meningkatkan kualitas dan pengembangan pengabdian pada masyarakat dalam bidang kesehatan

4) Mengembangkan dan menerapkan nilai-nilai kepribadian dan moralitas kegamaan dengan berlandaskan dari Al-islam dan Ke-Muhammadiyah-an dalam program pendidikan kesehatan

3. Tujuan Fakultas Ilmu Kesehatan UM Surabaya

Terselenggaranya program pendidikan ahli madya dan sarjana kesehatan yang:

1) Mampu meningkatkan mutu tata kelola (good governance) dalam sistem manajemen fakultas

2) Mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana pembelajaran sehingga meningkatkan kualitas akademik di lingkungan fakultas

3) Mampu meningkatkan keberlanjutan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia

4) Mampu meningkatkan mutu dan kompetensi Lulusan pendidikan kesehatan

5) Mampu meningkatkan mutu kelembagaan dibidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat

6) Mampu menguatkan dan meningkatkan efektifitas kerja sama baik dalam maupun luar negeri

7) Mampu mengembangkan usaha-usaha baru yang berasal dari hasil penelitian dan pemikiran kampus yang didukung jiwa entrepreunership 8) Mampu meningkatkan peran FIK UMSurabaya dalam mewujudkan civitas

akademika yang dapat menjadi teladan dalam rangka melaksanakan Dakwah Islam melalui persyarikatan Muhammadiyah

(30)

30

2.3 VISI, MISI, TUJUAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN NERS 2.3.1 Visi

Menjadi program studi ners yang mengedepankan nilai moralitas, intelektualitas dan berjiwa enterpreuner dengan unggulan keperawatan kritis pada skala nasional tahun 2023.

2.4 Misi

Misi dari Program Studi Ners FIK UMSurabaya adalah :

1. Menyelenggarakan pendidikan keperawatan dengan keunggulan di bidang keperawatan kritis dan memiliki Jiwa entrepreneur.

2. Mengembangkan inovasi dan penerapan teknologi melalui penelitian- penelitian dan pengabdian masyarakat dengan unggulan keperawatan kritis.

3. Mewujudkan sivitas akademika yang memiliki penguatan moralitas keagamaan berdasarkan nilai-nilai ke-Islaman.

2.5 Tujuan

Tujuan dari Program Studi Ners adalah sebagai berikut :

1. Menghasilkan lulusan dengan keunggulan di bidang keperawatan kritis.

2. Menghasilkan lulusan Program Studi Ners dan civitas akademika yang memiliki jiwa enterpreuner.

3. Menghasilkan penelitian keperawatan dan pengabdian kepada masyarakat dengan unggulan keperawatan kritis .

4. Mewujudkan sivitas akademika yang memiliki penguatan moralitas keagamaan berdasarkan nilai-nilai ke-Islaman.

(31)

31

BAB III

PROFIL LULUSAN DAN CAPAIAN PEMBELAJARAN PROGRAM STUDI (PROGRAM LEARNING OUTCOME, PLO)

3.1 Profil Lulusan

Berdasarkan atas kajian Kemenkes dan kemendikbud prodi ini diselenggarakan pada jenjang S1 secara terpisah, namun wajib sampai profesi Ners (Direktur pembelajaran dan kemahasiswaan Dirjen DIKTI no 2293/E3/14 tanggal 28 Mei 2014 tentang perubahan nomenklatur program studi yang mengacu pada rumpun ilmu, KKNI dan penamaan secara internasional).

Kurikulum inti terdiri dari dua kurikulum program studi keperawatan dan kurikulum program studi profesi Ners. Kurikulum ini menyatu dan hanya ditujukan untuk menghasilkan Ners sebagai luaran akhir dari sebuah proses pendidikan tinggi keperawatan. Oleh karena itu, kurikulum ini dikembangkan berdasarkan pada profil lulusan yang diharapkan, capaian pembelajaran yang harus dicapai dan dilengkapi dengan bahan kajian yang terkandung dalam mencapai capaian pembelajaran tersebut. Selanjutnya bahan kajian akan direpresentasikan dalam bentuk mata kuliah, disertai dengan metoda atau model pembelajaran, dan cara mengevaluasi hasil pembelajaran yang selalu diupayakan untuk mengukur capaian pembelajaran yang diharapkan

Adapun profil lulusan Program Studi Pendidikan Ners adalah sebagai berikut:

1) Care Provider (pemberi asuhan keperawatan)

2) Community Leader (pemimpin komunitas dimanapun beraktifitas) 3) Educator (Pendidikan kesehatan kepada system klien)

4) Manajer (Pengelola asuhan keperawatan) 5) Researcher (peneliti Pemula)

6) Care provider keperawatan kritis 3.2 Capaian Pembelajaran Prodi Ners

Capaian pembelajaran digunakan sebagai acuan utama pengembangan standar isi pembelajaran, standar proses pembelajaran, standar evaluasi pembelajaran, standar dosen dan tenaga kepndidikan, standar pengelolaan pembelajaran, standar saran dan prasarana serta standar pembiyaan pembelajaran. Dalam penyusunan kurikulum ini yang dibahas adalah tentang pengembangan standar isi pembelajaran (kedalaman dan keluasan materi pembelajaran).

(32)

32

Capaian Pembelajaran program Studi Pendidikan Ners 1) Sikap

a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;

b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika;

c. menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;

d. berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;

e. menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;

f. berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan pancasila;

g. bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;

h. taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;

i. menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan;

j. menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.

k. mampu bertanggung gugat terhadap praktik profesional meliputi kemampuan menerima tanggung gugat terhadap keputusan dan tindakan profesional sesuai dengan lingkup praktik di bawah tanggungjawabnya, dan hukum/peraturan perundangan;

l. mampu melaksanakan praktik keperawatan dengan prinsip etis dan peka budaya sesuai dengan Kode Etik Perawat Indonesia;

m. memiliki sikap menghormati hak privasi, nilai budaya yang dianut dan martabat klien, menghormati hak klien untuk memilih dan menentukan sendiri asuhan keperawatan dan kesehatan yang diberikan, serta bertanggung jawab atas kerahasiaan dan keamanan informasi tertulis, verbal dan elektronik yang diperoleh dalam kapasitas sesuai dengan lingkup tanggungjawabnya.

2) Penguasaan Pengetahuan

a. menguasai teori keperawatan, khususnya konseptual model dan middle range theories;

b. menguasai konsep teoritis ilmu biomedik;

c. menguasai nilai-nilai kemanusiaan (humanity values);

d. menerapkan dan mengevaluasi teknik, prinsip dan prosedur pelaksanaan asuhan/ praktek keperawatan berbasis bukti yang dilakukan secara mandiri atau berkelompok , pada bidang keilmuan keperawatan dasar, keperawatan medikal bedah, keperawatan kritis, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, keperawatan gerontik, dan keperawatan keluarga;

(33)

33

e. menerapkan konsep dan teknik penegakkan diagnosis asuhan keperawatan;

f. menerapkan konsep teoretis komunikasi terapeutik;

g. menerapkan konsep, prinsip, dan teknik penyuluhan kesehatan sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan penyakit pada level primer, sekunder dan tertier;

h. menerapkan prinsip dan prosedur bantuan hidup lanjut (advance life support) dan penanganan trauma (basic trauma cardiac life support/BTCLS) pada kondisi kegawatdaruratan dan bencana;

i. menerapkan konsep dan prinsip manajemen dalam pengelolaan asuhan keperawatan kepada klien dengan menerapkan prinsip keselamatan pasien di berbagai tatanan pelayanan kesehatan;

j. menerapkan pengetahuan faktual tentang sistem informasi asuhan keperawatan dan kesehatan

k. menerapkan prinsip-prinsip K3, hak dan perlindungan kerja ners;

l. menerapkan metode penelitian ilmiah.

3) Keterampilan Khusus

a. Mampu memberikan asuhan keperawatan yang lengkap dan berkesinambungan yang menjamin keselamatan klien (patient safety) sesuai standar asuhan keperawatan dan berdasarkan perencanaan keperawatan yang telah atau belum tersedia;

b. Mampu memberikan asuhan keperawatan pada area spesialisasi (keperawatan medikal bedah, keperawatan kritis, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan jiwa atau keperawatan komunitas, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga) sesuai dengan delegasi dari ners spesialis;

c. Mampu melaksanakan prosedur penanganan trauma dasar dan jantung (basic trauma and cardiac life support/BTCLS) pada situasi gawat darurat/bencana sesuai standar dan kewenangannya;

d. Mampu memberikan (administering) obat oral, topical, nasal, parenteral, dan supositoria sesuai standar pemberian obat dan kewenangan yang didelegasikan;

e. Mampu menegakkan diagnosis keperawatan dengan kedalaman dan keluasan terbatas berdasarkan analisis data, informasi, dan hasil kajian dari berbagai sumber untuk menetapkan prioritas asuhan keperawatan;

f. Mampu menyusun dan mengimplementasikan perencanaan asuhan keperawatan sesuai standar asuhan keperawatan dan kode etik perawat, yang peka budaya, menghargai keragaman etnik, agama dan faktor lain dari klien individu, keluarga dan masyarakat;

g. Mampu melakukan tindakan asuhan keperawatan atas perubahan kondisi klien yang tidak diharapkan secara cepat dan tepat dan melaporkan kondisi dan tindakan asuhan kepada penanggung jawab perawatan;

(34)

34

h. Mampu melakukan evaluasi dan revisi rencana asuhan keperawatan secara reguler dengan/atau tanpa tim kesehatan lain;

i. Mampu melakukan komunikasi terapeutik dengan klien dan memberikan informasi yang akurat kepada klien dan/atau keluarga /pendamping/penasehat utnuk mendapatkan persetujuan keperawatan yang menjadi tanggung jawabnya;

j. Mampu melakukan studi kasus secara teratur dengan cara refleksi, telaah kritis, dan evaluasi serta peer review tentang praktik keperawatan yang dilaksanakannya;

k. Mampu melaksanakan penanganan bencana sesuai SOP;

l. Mampu melakukan upaya pencegahan terjadinya pelanggaran dalam praktik asuhan keperawatan;

m. Mampu mengelola sistem pelayanan keperawatan dalam satu unit ruang rawat dalam lingkup tanggungjawabnya;

n. Mampu melakukan penelitian dalam bidang keperawatan untuk menghasilkan langkah-langkah pengembangan strategis organisasi;

o. Mampu merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program promosi kesehatan, melalui kerjasama dengan sesama perawat, profesional lain serta kelompok masyarakat untuk mengurangi angka kesakitan, meningkatkan gaya hidup dan lingkungan yang sehat.

4) Keterampilan Umum

a. Bekerja di bidang keahlian pokok untuk jenis pekerjaan yang spesifik, dan memiliki kompetensi kerja yang minimal setara dengan standar kompetensi kerja profesinya;

b. Membuat keputusan yang independen dalam menjalankan pekerjaan profesinya berdasarkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif;

c. Menyusun laporan atau kertas kerja atau menghasilkan karya desain di bidang keahliannya berdasarkan kaidah rancangan dan prosedur baku, serta kode etik profesinya, yang dapat diakses oleh masyarakat akademik;

d. Mengomunikasikan pemikiran/argumen atau karya inovasi yang bermanfaat bagi pengembangan profesi, dan kewirausahaan, yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan etika profesi, kepada masyarakat terutama masyarakat profesinya;

e. Meningkatkan keahlian keprofesiannya pada bidang yang khusus melalui pelatihan dan pengalaman kerja;

f. Bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang profesinya sesuai dengan kode etik profesinya;

g. Melakukan evaluasi secara kritis terhadap hasil kerja dan keputusan yang dibuat dalam melaksanakan pekerjaannya oleh dirinya sendiri dan oleh sejawat;

h. Memimpin suatu tim kerja untuk memecahkan masalah pada bidang profesinya;

i. Bekerja sama dengan profesi lain yang sebidang dalam menyelesaikan masalah pekerjaan bidang profesinya;

(35)

35

j. mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan masyarakat profesi dan kliennya;

k. mendokumentasikan, menyimpan, mengaudit, mengamankan, dan menemukan kembali data dan informasi untuk keperluan pengembangan hasil kerja profesinya;

l. meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri.

(36)

36

3.3 Capaian Pembelajaran Program Studi (Learning Outcome) / Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Table -1 Rumusan Capaian pembelajaran Program Studi / SKL

PROFIL LULUSAN

ASPEK KOMPETENSI

NO.

KODE RUMUSAN GENERIK KKNI

NO.

KODE

CAPAIAN PEMBELAJARAN MINIMAL

S-1 SNPT NO. 499 TAHUN 2014 1. Profesional Care Provider

(Pemberi Asuhan Keperawatan) 2. Community Leader

(Pemimpin di Komunitas) 3. Educator (Pendidik).

4. Manager (Manajer) 5. Researcher (Peneliti) 6. Care provider keperawatan

kritis

SIKAP 1 bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menujukkan sikap religius;

a bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menujukkan sikap religius;

2 menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika;

b menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika;

3 berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;

c berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;

4 berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung jawab pada negara dan bangsa;

d berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung jawab pada negara dan bangsa;

5 menghargai keankeragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;

e menghargai keankeragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;

6 bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;

f bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;

7 taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;

g taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;

8 menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan;

h menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;

9 menunjukkan sikap

bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;

i menunjukkan sikap

bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;

10 menunjukkan sikap bertanggungjawab atas J menginternalisasi semangat kemandirian,

(37)

37 PROFIL

LULUSAN

ASPEK KOMPETENSI

NO.

KODE RUMUSAN GENERIK KKNI

NO.

KODE

CAPAIAN PEMBELAJARAN MINIMAL

S-1 SNPT NO. 499 TAHUN 2014 pekerjaan di bidang keahliannya secara

mandiri.

kejuangan, dan kewirausahaan.

11 mampu bertanggung gugat terhadap praktik profesional meliputi kemampuan menerima tanggung gugat terhadap keputusan dan tindakan profesional sesuai dengan lingkup praktik di bawah tanggungjawabnya, dan hukum/peraturan perundangan;

12 mampu melaksanakan praktik keperawatan dengan prinsip etis dan peka budaya sesuai dengan Kode Etik Perawat Indonesia;

13 memiliki sikap menghormati hak privasi, nilai budaya yang dianut dan martabat klien, menghormati hak klien untuk memilih dan menentukan sendiri asuhan keperawatan dan kesehatan yang diberikan, serta bertanggung jawab atas kerahasiaan dan keamanan informasi tertulis, verbal dan elektronik yang diperoleh dalam kapasitas sesuai dengan lingkup tanggungjawabnya.

KETERAMPIL AN

1 Mampu mengaplikasikan bidang keahliannya dan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni pada bidangnya dalam penyelesaian masalah serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi.

UMUM

a bekerja di bidang keahlian pokok untuk jenis pekerjaan yang spesifik, dan memiliki kompetensi kerja yang minimal setara dengan standar kompetensi kerja profesinya;

a mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya;

b membuat keputusan yang independen dalam menjalankan pekerjaan profesinya berdasarkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif

b mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;

c menyusun laporan atau kertas kerja atau c mampu mengkaji implikasi pengembangan atau

(38)

38 PROFIL

LULUSAN

ASPEK KOMPETENSI

NO.

KODE RUMUSAN GENERIK KKNI

NO.

KODE

CAPAIAN PEMBELAJARAN MINIMAL

S-1 SNPT NO. 499 TAHUN 2014 menghasilkan karya desain di bidang

keahliannya berdasarkan kaidah rancangan dan prosedur baku, serta kode etik profesinya, yang dapat diakses oleh masyarakat akademik;

implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni, menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;

d mengomunikasikan pemikiran/argumen atau karya inovasi yang bermanfaat bagi pengembangan profesi, dan kewirausahaan, yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan etika profesi, kepada masyarakat terutama masyarakat profesinya;

d menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;

e meningkatkan keahlian keprofesiannya pada bidang yang khusus melalui pelatihan dan pengalaman kerja;

e Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data;

f bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang profesinya sesuai dengan kode etik profesinya;

f Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya;

g melakukan evaluasi secara kritis terhadap hasil kerja dan keputusan yang dibuat dalam melaksanakan pekerjaannya oleh dirinya sendiri dan oleh sejawat;

g mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya;

h memimpin suatu tim kerja untuk memecahkan masalah pada bidang profesinya;

h mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri;

i bekerja sama dengan profesi lain yang sebidang dalam menyelesaikan masalah pekerjaan bidang profesinya;

i mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiat.

Referensi

Dokumen terkait

Baik kerangka konseptual maupun kerangka teori tidak digambarkan secara jelas dalam jurnal penelitian tersebut, namun pada bagian pembahasan, tinjauan pustaka

Guru sosiologi tidak menerapkan 1 komponen yang tidak dieterapkan yaitu memotivasi siswa.Dari semua komponen keterampilan menutup pelajaran yang terdiri dari 3 komponen

10) Teacher asks the students to write down a narrative text by using Pyramid... Confirmation.. 4) The teacher asks the students about the material have

Menurut psikologi, remaja adalah suatu periode transisi dari masa awal anak anak hingga masa awal dewasa, yang dimasuki pada usia kira kira 10 hingga 12 tahun dan berakhir pada usia

Isolasi dan Potensi Bakteri Penghasil Biosurfaktan Asal Laut Belawan Sumatera Utara Dalam Mendegradasi Pestisida Karbosulfan.. Medan: Universitas

pilih tidak terdaftar dalam pemilu terdaftar dalam daftar pemilih

Dari hasil pengamatan diketahui bahwa semua sampel minyak dalam keadaan cair pada suhu ruang (±27ºC) namun ketika pada suhu rendah (±5ºC) terjadi perubahan fase pada beberapa

Mengenal teks cerita diri/personal tentang keberadaan keluarga dengan bantuan guru atau teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa