• Tidak ada hasil yang ditemukan

KOORDINASI DAN RENTANG MANAJEMEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KOORDINASI DAN RENTANG MANAJEMEN"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

KOORDINASI DAN

RENTANG MANAJEMEN

(2)

FEBRI DIAN

YUYUN

ULUL

RAKHMAT HANS

Kelompok 5

DASAR MANAJEMEN

(3)

KOORDINASI

Koordinasi merupakan proses

pengintergrasian tujuan-tujuan dan kegiatan-kegiatan pada satuan-

satuan yang terpisah(departemen atau bidang-bidang fungsional) suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi secara efisien.

(4)

1 Saling ketergantungan yang menyatu (pooled independence)

Saling ketergantungan yang menyatu (pooled independence)

Pendapat James D.

Thompson

Ada 3 macam saling ketergantungan diantara satuan-satuan organisasi yaitu :

2 Saling ketergantungan yang berurutan (sequential interdependence)

Saling ketergantungan yang berurutan (sequential interdependence)

3 Saling ketergantungan timbal balik (reciprocal interdependence)

Saling ketergantungan timbal balik (reciprocal interdependence)

(5)

Masalah-masalah Pencapaian Koordinasi yang Efektif

Perbedaan dalam orientasi waktu

Perbedaan dalam orientasi antar pribadi Perbedaan dalam formalitas struktur

Perbedaan dalam orientasi terhadap tujuan tertentu

Peningkatan spesialisasi akan menaikkan kebutuhan akan koordinasi. Paul

R.Lawrence dan Jay W.Lorch telah

mengemukakan 4 tipe perbedaan dalam sikap dan cara kerja diantara bermacam- macam individu dan departement-

departement dalam organisasi yang mempersulit tugas pengkoordinasian bagian-bagian organisasi secara efektif yaitu :

(6)

Pendekatan 1 Teknik-Teknik

Manajemen Dasar

Pendekatan 3 Mengurangi Kebutuhan akan

Koordinasi Pendekatan 2

Meningkatkan Koordinasi

Potensial

Pendekatan-pendekatan untuk Pencapaian Koordinasi yang Efektif

(7)

1. Hirarki M anajerial

2. Aturan dan Prosedur

3. Rencana dan Penetapan Tujuan

Mekanisme- Mekanisme Pengkoodina

sian Dasar

(8)

1 Sistem Informasi VertikalSistem Informasi Vertikal

2 Hubungan-hubungan lateral(Horizontal)Hubungan-hubungan lateral(Horizontal)

a) Kontak langsung antar individu-individu b) Peranan penghubung

c) Panitia dan satuan tugas

d) Pengintergrasian peranan-peranan e) Peranan penghubung manajerial f) Organisasi matriks

Meningkatkan Koordinasi Potensial

(9)

Pengurangan Kebutuhan akan Koordinasi

2. Penciptaan

tugas-tugas yang dapat berdiri sendiri 1. Penciptaan sumberdaya – sumberdaya tambahan

(10)

Penetuan Mekanisme Koordinasi yang Tepat

Penentuan mekanisme koordinasi yang tepat yaitu dengan menyesuaikan

kapasitas organisasi untuk koordinasi

dengan kebutuhan koordinasi.

(11)

Rentang manajemen dapat berarti

jumlah bawahan yang secara langsung memberikan laporan

kepada seorang manajer tertentu.

Rentang manajemen sering disebut dengan istilah-istilah span of control, span of authority,span of attention, atau span of supervisions.

Rentang manajemen dan koordinasi adalah saling berhubungan erat, semakin besar jumlah rentangan semakin sulit untuk

mengkoordinasi kegiatan-kegiatan bawahan secara efektif.

RENTANG MANAJEMEN

(12)

V.A menyatakan bahwa dalam memilih suatu rentangan , manajer harus mempertimbangkan tidak hanya hubungan satu dengan satu secara langsung dengan bawahan yang diawasi tetapi juga hubungan mereka dengan bawahan dalam kelompok dua atau lebih.

V.A menyatakan bahwa dalam memilih suatu rentangan , manajer harus mempertimbangkan tidak hanya hubungan satu dengan satu secara langsung dengan bawahan yang diawasi tetapi juga hubungan mereka dengan bawahan dalam kelompok dua atau lebih.

Berapa jumlah Rentangan yang

Ideal?

Henri Fayol mengemukakan bahwa jumlah maksimum bwahan yang bdapat dikendalikan oleh setiap pengawas produksi dalam organisasi adalah 20-30 karyawan ,sedang setiap kepala pengawas dapat mengawasi hanya 3 atau 4 pengawas produksi

Henri Fayol mengemukakan bahwa jumlah maksimum bwahan yang bdapat dikendalikan oleh setiap pengawas produksi dalam organisasi adalah 20-30 karyawan ,sedang setiap kepala pengawas dapat mengawasi hanya 3 atau 4 pengawas produksi

(13)

Alasan digunakannya rentang manajemen yang melebar adalah bahwa tingkatan hirarki Yang semakin tinggi cenderung mengurangi

Waktu kecepatan waktu penyebaran informasi Dari atas kebawah

Alasan digunakannya rentang manajemen

Yang menyempit adalah bahwa pada umunya moral dan produktifitas karyawan akan

meningkat dalam organisasi kecil dari pada dalam organisasi besar

Organisasi dengan meningkatnya jumlah karyawan mempunyai tiga pilihan : (1) Rentang Manajemen naik, (2) Hirarki tingkatan Manajemen Naik, (3) Kombinasi Keduanya

RENTANG MANAJEMEN LEBAR VS SEMPIT

(14)

Faktor-Faktor Yang Mempenaruhi Rentang Manajemen

Pada dasarnya faktor-faktor pengaruh Yang dipertimbangkan adalah :

1. Kesamaan fungsi-fungsi 2. Kedekatan geografis

3. Tingkat pengawasan langsung yang di butuhkan 4. Tingkat Koordinasi pengawasan yang dibutuhkan 5. Perencanaan yang dibutuhkan manajer

6. Bantuan organisasional yang tersedia bagi pengawas

(15)

Faktor-faktor yang berhubungan dengan situasi Faktor-faktor yang berhubungan dengan bawahan

Faktor-faktor yang berhubungan dengan atasan

Pedoman yang dapat

di pakai untuk Menentukan Rentang Manajemen

Mencakup Beberapa Faktor Yang Berhubungan Dengan Situasi, Bawahan, Atasan

Dapat ditunjukkan berikut ini

(16)

Referensi

Dokumen terkait

Hasil analisis penelitian yang menyatakan bahwa terdapat hubungan antara audit manajemen, komitmen manajer pada organisasi, dan pengendalian intern menunjukkan bahwa

(2015) menyatakan bahwa model pengukuran revaluasi aset tetap dapat mencerminkan masalah agensi yang lebih rendah selama motivasi utama manajer dalam memilih model

Jika bawahan wajib melaporkan kepada lebih dari satu manajer, maka mereka dapat menjadi bingung menyangkut kegiatan-kegiatan apa yang harus dilakukan dan

koordinator yang kemudian koordinator diawasi langsung oleh pimpinan pondok pesantren Roudlotul Qur‟an Tlogoanyar Kabupaten Lamongan. Tanggung jawab koordinasi kinerja

Manajer dalam hubungan dengan menajemen menjelaskan tentang substansi tugas yang ada padanya. Pada satu sisi, manajer ada pada posisi tugas pelaksana kepemimpinan dengan

Deakin (1979) dalam Sukartha (2008) menyatakan bahwa semakin dekat suatu perusahaan kepada waktu pelanggaran perjanjian utang maka para manajer akan cenderung untuk memilih

Kosep produksi adalah salah satu konsep tertua dalam bisnis.Konsep ini menyatakan bahwa konsumen lebih menyukai produk yang tersedia dalam jumlah banyak dan tidak mahal.Para

Eliyana et al., 2019 dalam penelitiannya menggunakan sample manajer level menengah di Pelabuhan Indonesia III menyatakan bahwa kepemimpinan transformasi memiliki hubungan langsung