• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI"

Copied!
42
0
0

Teks penuh

(1)LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI. 4.1. Kegiatan Aktualisasi dan Habituasi. 4.1.1 Daftar Kegiatan Aktualisasi dan Habituasi Habituasi diartikan sebagai sebuah proses pembiasaan pada/atau dengan “sesuatu” supaya menjadi terbiasa atau terlatih untuk melakukan “sesuatu” yang bersifat intrinsik pada lingkungan kerjanya. Kegiatan Agenda Habituasi dalam rangka aktualisasi nilai-nilai dasar Pegawai Negeri Sipil (PNS) bertujuan agar peserta Latihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III untuk menghasilkan suatu penciptaan situasi dan kondisi (persistence life situation) tertentu yang memungkinkan peserta melakukan proses pembiasaan untuk berperilaku sesuai kriteria tertentu. Penciptaan tersebut diarahkan pada pembentukan karakter sebagai karakter diri ideal melalui proses internalisasi dan pembiasaan diri melalui intervensi (stimulus) tertentu. Intervensi diciptakan agar memicu timbulnya suatu respons berupa tindakan tertentu yang diawali dari hal-hal kecil atau mendasar yang dibutuhkan di tempat kerja. Hal- hal kecil atau mendasar tersebut adalah sebagai upaya untuk mendekatkan peserta dengan tuntutan lingkungan kerja, misalnya aktivitas rutin dalam menyelesaikan pekerjaan, kualitas kerja, jam kerja, kedisiplinan, cara dan etika memberikan pelayanan kepada konsumen/tamu/stakeholders, strategi komunikasi dengan sesama pegawai atau pimpinan, situasi atau lingkungan budaya kerja, atau hal lainnya yang dapat menarik perhatian dan layak didiskusikan. Berkaitan dengan rancangan aktualisasi yang telah dijabarkan pada bab sebelumnya, maka saya akan menjabarkan hasil dari pelaksanaan aktualisasi dan habituasi di tempat saya bekerja, RSUD Kotapinag. Kegiatan aktualisasi nilai-nilai dasar ANEKA telah dilaksanakan di RSUD Kotapinang sebagai Dokter Spesialis Anak Ahli Pertama. Dalam pelaksanaannya kegiatan aktualisasi ini didasarkan pada rancangan aktualisasi yang telah disusun kemudian dijadikan suatu habituasi dalam menjalankan tugas dan jabatan sesuai dengan tupoksi dokter spesialis anak ahli pertama di RSUD Kotapinang. Dalam pelaksanaan kegiatan aktualisasi penulis selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan mentor dan coach.

(2) Tabel 4.1 Daftar Kegiatan Aktualisasi dan Habituasi No. Kegiatan. 1. 2. 1. Waktu Pelaksanaan 3. Keterangan 4. Memberikan penyuluhan atau sosialisasi. 5-10 September. Kegiatan dilakukan. kepada keluarga pasien di ruangan rawat. 2021. dengan baik.. inap RSUD Kota Pinang tentang pentingnya. Penyuluhan ditujukan. vaksinasi Hepatitis B dan Polio. ke orang tua bayi agar lebih memahami manfaat dari vaksinasi. 2. Menjalin kerjasama dengan Puskesmas. 12-17 September Kegiatan dilaksanakan. setempat sebagai tempat alternatif. 2021. pemberian vaksin. dengan baik, dimana terjadi kekosongan vaksin di RSUD Kotapinang, maka dapat dilakukan vaksinasi di Puskesmas. 3. Membangun komunikasi yang efektif. 18-23 September Kegiatan dilakukan. dengan Dinas Kesehatan Labuhan Batu. 2021. Selatan dalam penyediaan vaksin. dengan baik. Untuk menjamin ketersediaan vaksin di RSUD Kotapinang. 4. Membuat kartu catatan vaksinasi untuk. 24-29 September Kegiatan dilakukan. vaksinasi lanjutan. 2021. dengan baik, sebagai bukti bahwa bayi sudah dilakukan vaksinasi.

(3) 4.1.2. Capaian Kegiatan Aktualisasi dan Habituasi. 4.1.2.1 Kegiatan 1 Capaian kegiatan aktualisasi dan habituasi No. 1 1.. Kegiatan. 2 Memberikan penyuluhan atau sosialisasi kepada keluarga pasien di ruangan rawat inap RSUD Kota Pinang tentang pentingnya vaksinasi Hepatitis B dan Polio. Tahapan Kegiatan. 3 1. Meminta izin Mentor/ Kepala Instalasi Rawar Inao. 2. Melakukan Visite ke keluarga pasien. 3. Memberi salam kepada pasien dan keluarga pasien memperkenalkan diri dan menginformasika n maksud dan tujuan kegiatan sosialisasi ini adalah untuk memberitahukan tentang manfaat vaksinasi dalam mencegah penyakit 4. Melakukan diskusi dan tanya jawab 5. Dokumentasi. Output/Hasil. 4 Keluarga pasien mengerti akan manfaat vaksinasi dalam pencegahan penyakit serta memberikan izin untuk dilakukannya vaksinasi terhadap anaknya. Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan 5 WOG dan etika public: Pada kegiatan ini saya akan berkonsultasi dengan mentor/atasan menggunakan katakata yang sopan, berpenampilan rapi. Manajemen ASN: Pada kegiatan ini saya akan didampingi oleh perwakilan atasan dalam menyampaikan materi penyuluhan Komitmen mutu dan Akuntabilitas: Pada kegiatan ini saya akan menggunakan alat peraga seperti poster untuk memudahkan dalam penyampaian materi. Kontribusi Terhadap Tujuan dan Sasaran Organisasi 6 Dengan kegiatan memberikan penyuluhan atau sosialisasi tentang vaksinasi kepada keluarga pasien di ruangan rawat inap ini berkontribusi pada tujuan RSUD Kota Pinang dalam usaha menyelenggarakan pelayanan kesehatan dengan upaya kuratif, rehabilitatif, promotif dan preventif. Dan Menyelenggarakan pelayanan rumah sakit yang berorientasi dan terfokus pada kepuasan pelanggan.. Penguatan Nilai Organisasi 7 Kegiatan memberikan penyuluhan atau sosialisasi tentang vaksinasi kepada keluarga pasien di ruangan rawat inap ini akan menguatkan nilai-nilai organisasi RSUD Kota Pinang sebagai komitmen menjalankan tugas dan empati dalam rasa..

(4) Analisis Dampak: Dalam kegiatan ini apabila saya tidak menerapkan nilai tanggung jawab dan konsisten maka tidak akan didapatkan hasil terbaik dalam penyuluhan. Proses penyuluhan ini tidak mendapatkan hasil terbaik akan berdampak kepada masyarakat dalam tidak adanya pemahaman masyarakat tentang manfaat vaksinasi. Nilai sopan, santun dan hormat dan berpenampilan rapi juga harus saya terapkan agar saat berkonsultasi dengan mentor/atasan agar kegiatan ini berjalan dengan lancar. Jika saya tidak memiliki sikap sopan, santun dan hormat maka kurangnya rasa penghargaan dan sikap tidak sopan dan beretika saya terhadap mentor/atasan. Bila orientasi mutu, efektif dan efisien tidak diterapkan maka tidak tercipta penyuluhan yang inovatif dan bermutu. Kerugian tidak dilaksanakan : Pasien bayi yang lahir di RSUD tidak akan mengerti manfaat Imunisasi dan tidak akan melanjutkan imunisasi lanjutan di kemudian hari karena faktor ketidaktahuannya..

(5) Matriks Aktualisasi Kegiatan 1 Kegiatan 1 Memberikan penyuluhan atau sosialisasi kepada keluarga pasien di ruangan rawat inap RSUD Kota Pinang tentang pentingnya vaksinasi Hepatitis B dan Polio Tanggal 5 – 10 September 2021 Lampiran 1. Surat izin dari pimpinan 2. Foto dokumentasi 3. Testimoni dan kartu bimbingan evaluasi mentor 4. Kartu bimbingan evaluasi coach a. Capaian Kegiatan Dengan adanya kegiatan penyuluhan tentang vaksinasi Hepatitis B dan Polio maka akan mengedukasi tentang manfaat dari vaksinasi tersebut b. Manfaat Dengan adanya kegiatan penyuluhan tersebut dapat memotivasi keluarga bayi untuk memvaksinasi bayinya c. Dampak Dengan adanya penyuluhan tersebut, keluarga pasien dapat melanjutkan vaksinasi untuk bulan bulan berikutnya di puskesmas ataupun posyandu.

(6) DOKUMENTASI 1. Meminta izin dengan kepala instansi rawat inap. 2. Membuat Surat Perintah Tugas.

(7) 3. Melakukan kegiatan penyuluhan. 4. TESTIMONI.

(8) KARTU BIMBINGAN AKTUALISASI OLEH COACH Nama NIP Unit kerja Jabatan Isu Gagasan Kegiatan 1. : dr. Muhammad Anggara Putra Nst, Sp.A : 19840328201903106 : RSUD Kotapinang : Dokter Anak Ahli Pertama : Belum optimalnya vaksinasi Hepatitis B dan Polio pada bayi baru lahir di RSUD Kotapinang : Optimalisasi vaksinasi Hepatitis B dan Polio pada bayi baru lahir di RSUD Kotapinang : Memberikan penyuluhan atau sosialisasi kepada keluarga pasien di ruangan rawat inap RSUD Kota Pinang tentang pentingnya vaksinasi Hepatitis B dan Polio. No Penyelesaian kegiatan 1 Tahapan Kegiatan. 1. Meminta izin Mentor/ Kepala Instalasi Rawar Inao. 2. Melakukan Visite ke keluarga pasien. 3. Memberi salam kepada pasien dan keluarga pasien memperkenalkan diri dan menginformasikan maksud dan tujuan kegiatan sosialisasi ini adalah untuk memberitahukan tentang manfaat vaksinasi dalam mencegah penyakit 4. Melakukan diskusi dan tanya jawab 5. Dokumentasi 2. 3. 4. 5. Output kegiatan terhadap pemecahan isu Keluarga pasien mengerti akan manfaat vaksinasi dalam pencegahan penyakit serta memberikan izin untuk dilakukannya vaksinasi terhadap anaknya Kerterkaitan Substansi mata pelatihan Pada kegiatan ini saya berkonsultasi dengan mentor/atasan menggunakan kata- kata yang sopan, berpenampilan rapi. Saat melakukan penyuluhan saya didampingi oleh bidan dan perawat. Kontribusi dalam visi dan misi Kegiatan ini berkontribusi terhadap visi RSUD Kotapinang yaitu menjadikan Rumah Sakit yang Terpercaya, Profesional, Terkini, Aman, Nyaman dan Terjangkau oleh Masyarakat Kotapinang dan Sekitarnya, serta misi menyelenggarakan pelayanan Rumah sakit dengan didasari komitmen tinggi dan partisipasi seluruh pegawai Penguatan Nilai Organisasi Kegiatan kerjasama antara RSUD dan Puskesmas akan menguatkan nilai-nilai organisasi RSUD Kota pinang tercapailah komitmen dalam menjalankan tugas, dan utama dalam berkarya.. Catatan Coach. Paraf Coach.

(9) KARTU BIMBINGAN AKTUALISASI OLEH MENTOR.

(10) 4.1.2.2 Kegiatan 2 Capaian kegiatan aktualisasi dan habituasi. No. 1 1.. Kegiatan. 2 Menjalin kerjasama dengan Puskesmas setempat sebagai tempat alternatif pemberian vaksin. Tahapan Kegiatan. 3 1. Meminta izin Mentor untuk melakukan kunjungan ke puskesmas tersebut 2. Melakukan kunjungan ke puskesmas bagian penyuluhan dan vaksinasi 3. Memberitahukan kepada bagian vaksinasi puskesmas tentang kerja sama vaksinasi tersebut 4. Melakukan diskusi 5. Dokumentasi. Output/Hasil. 4 Semua bayi yang lahir di RSUD Kotapinang baik secara normal dan Sectio Cecaria akan mendapatkan vaksinasi Hepatitis B dan Polio, walaupun vaksin tersebut tidak tersedia di RSUD Kotapinang. Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan 5 WOG dan etika public: Pada kegiatan ini saya akan berkonsultasi dengan mentor/atasan menggunakan kata-kata yang sopan, berpenampilan rapi. Manajemen ASN: Pada kegiatan ini saya juga berkordinasi dengan Dinas Kesehatan Labusel, mengingat dalam alur organisasi, puskesma berada di bawah Dinas Kesehatan Anti Korupsi dan Akuntabilitas: Pada kegiatan ini saya akan menghindari gratifikasi. Kegiatan ini juga sangat berhubungan dengan profesi saya, dan diharapkan kesinambunagn imunisasi lanjutannya di Posyandu. Kontribusi Terhadap Tujuan dan Sasaran Organisasi 6 Dengan kegiatan menjalin kerjasama dengan Puskesmas setempat sebagai tempat alternatif pemberian vaksin ini berkontribusi pada tujuan RSUD Kota Pinang dalam usaha menyelenggarakan pelayanan kesehatan dengan upaya kuratif, rehabilitatif, promotif dan preventif. Dan Menyelenggarakan pelayanan rumah sakit yang berorientasi dan terfokus pada kepuasan pelanggan.. Penguatan Nilai Organisasi. 7 Kegiatan menjalin kerjasama dengan Puskesmas setempat sebagai tempat alternatif pemberian vaksin ini akan menguatkan nilai-nilai organisasi RSUD Kota Pinang sebagai komitmen menjalankan tugas dan empati dalam rasa..

(11) Analisis Dampak: Dalam kegiatan ini apabila saya tidak menerapkan nilai tanggung jawab dan konsisten maka tidak akan didapatkan hasil terbaik dalam kerjasama ini. Apabila kerjasama ini tidak berjalan dengan lancar, maka bayi yang lahir di RSUD ketika terjadi kekosongan vaksin Hepatitis B dan Polio maka bayi tersebut memiliki resiko tinggi untuk terkena penyakit Hepatitis B dan Polio. Nilai sopan, santun dan hormat dan berpenampilan rapi juga harus saya terapkan agar saat berkonsultasi dengan mentor/atasan agar kegiatan ini berjalan dengan lancar. Jika saya tidak memiliki sikap sopan, santun dan hormat maka kurangnya rasa penghargaan dan sikap tidak sopan dan beretika saya terhadap mentor/atasan. Bila orientasi mutu, efektif dan efisien tidak diterapkan maka tidak tercipta penyuluhan yang inovatif dan bermutu. Kerugian tidak dilaksanakan : Pasien bayi yang lahir di RSUD tidak akan mendapatkan imunisasi Hepatitis B dan Polio sama sekali sehingga berdampak tidak akan melanjutkan imunisasi lanjutan di kemudian hari karena faktor ketidaktahuannya..

(12) Matriks Aktualisasi Kegiatan 2 Kegiatan 2 Menjalin kerjasama dengan Puskesmas setempat sebagai tempat alternatif pemberian vaksin Tanggal 5 – 10 September 2021 Lampiran 1. Surat izin dari pimpinan 2. Foto dokumentasi 3. Testimoni dan kartu bimbingan evaluasi mentor 4. Kartu bimbingan evaluasi coach a. Capaian Kegiatan Dengan adanya kegiatan tersebut, maka bayi yang tidak mendapatkan vaksinasi hepatitis B dan Polio di RSUD Kotapinang dapat divaksinasi di Puskesmas jejaring b. Manfaat Dengan adanya kegiatan tersebut maka setiap bayi kemungkinan besar dapat dilakukan vaksinasi c. Dampak Dengan adanya kerjasama tersebut dapat meningkatkan angka cakupan imunisasi di kabupaten Labuhanbatu Selatan. DOKUMENTASI 1. Meminta izin dengan Mentor.

(13) 2. Membuat Surat Perintah Tugas. 3. Melakukan kunjungan ke Puskesmas PUSKEMAS PEKANTOLAN.

(14) PUSKESMAS CIKAMPAK.

(15) PUSKESMAS AEKBATU.

(16) PUSKESMAS KOTAPINANG.

(17) PUSKESMAS MAMPANG.

(18) TESTIMONI.

(19) KARTU BIMBINGAN AKTUALISASI OLEH COACH Nama NIP Unit kerja Jabatan Isu Gagasan Kotapinang Kegiatan 2. : dr. Muhammad Anggara Putra Nst, Sp.A : 19840328201903106 : RSUD Kotapinang : Dokter Anak Ahli Pertama : Belum optimalnya vaksinasi Hepatitis B dan Polio pada bayi baru lahir di RSUD Kotapinang : Optimalisasi vaksinasi Hepatitis B dan Polio pada bayi baru lahir di RSUD :Menjalin kerjasama dengan Puskesmas setempat sebagai tempat alternatif pemberian vaksin. No Penyelesaian kegiatan Catatan Coach 1 Tahapan Kegiatan 1. Meminta persetujan atasan dan mentor 2. Melakukan kunjungan ke Puskesmas - Puskesmas di Kabupaten Labuhan Batu Selatan. 3. Membicarakan kerjasama dengan kepala puskesmas untuk melakukan vaksinasi hepatitis B dan Polio apabila ketersediaan vaksin di RSUD Kota Pinang 2 Output kegiatan terhadap pemecahan isu Apabila terjadi kekosongan vaksin hepatitis B dan Polio di RSUD Kotapinang maka diharapkan kerjasama dengan Puskesmas setempat sebagai tempat alternatif pemberian vaksin 3 Kerterkaitan Substansi mata pelatihan Sebelum melakukan kunjungan ke Puskesmas, saya akan meminta izin ke pembimbing dengan cara sopan dan santun serta menjelaskan tujuan dari kegiatan tersebut. Setelah pembimbing menyetujui kegiatan tersebut, maka saya akan melakukannnya dengan penuh tanggung jawab 4 Kontribusi dalam visi dan misi Kegiatan ini berkontribusi terhadap visi RSUD Kotapinang yaitu menjadikan Rumah Sakit yang Terpercaya, Profesional, Terkini, Aman, Nyaman dan Terjangkau oleh Masyarakat Kotapinang dan Sekitarnya, serta misi menyelenggarakan pelayanan Rumah sakit dengan didasari komitmen tinggi dan partisipasi seluruh pegawai. Paraf Coach.

(20) 5. Penguatan Nilai Organisasi Kegiatan kerjasama antara RSUD dan Puskesmas akan menguatkan nilai-nilai organisasi RSUD Kota pinang tercapailah komitmen dalam menjalankan tugas, dan utama dalam berkarya.. KARTU BIMBINGAN AKTUALISASI OLEH MENTOR.

(21)

(22) 4.1.2.3 Kegiatan 3 Capaian kegiatan aktualisasi dan habituasi No 1 1.. Kegiatan 2 Membangun komunikasi yang efektif dengan Dinas Kesehatan Labuhan Batu Selatan dalam penyediaan vaksin.. Tahapan Kegiatan 3 1. Meminta izin dengan atasan untuk kegiatan tersebut 2. Membuat Form permintaan untuk penyediaan vaksin di RSUD 3. Membuat MOU atas kelansungan permintaan penyediaan tersebut. Output/Hasil 4 Menjamin ketersediaan vaksin, sehungga meminimalisir ketiadaan vaksinasi pada bayi baru lahir di RSUD Kota Pinang. Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan 5 Saya didampingi atasan dalam melakukan kegiatan ini dan menyampaikan maksud dan tujuan dari kegiatan ini dengan Bahasa yang sopan dan santun. Kontribusi Terhadap Tujuan dan SasaranOrganisasi 6 Dengan kegiatan menjalin kerjasama dengan Puskesmas setempat sebagai tempat alternatif pemberian vaksin ini berkontribusi pada tujuan RSUD Kota Pinang dalam usaha menyelenggarakan pelayanan kesehatan dengan upaya kuratif, rehabilitatif, promotif dan preventif. Dan Menyelenggarakan pelayanan rumah sakit yang berorientasi dan terfokus pada kepuasan pelanggan.. Penguatan NilaiOrganisasi 7 Kegiatan ini akan menguatkan nilai-nilai organisasi RSUD Kota Pinang sebagai komitmen menjalankan tugas dan empati dalam rasa.. Analisis Dampak: Dalam kegiatan ini apabila saya tidak menerapkan nilai tanggung jawab dan akuntabilitas maka tidak akan didapatkan hasil terbaik dalam kerjasama ini. Apabila kerjasama ini tidak berjalan dengan lancar, maka bayi yang lahir di RSUD tidak mendapatkan vaksin sama sekali. Nilai sopan, santun dan hormat dan berpenampilan rapi juga harus saya terapkan agar saat berkonsultasi dengan mentor/atasan agar kegiatan ini berjalan dengan lancar. Jika saya tidak memiliki sikap sopan, santun dan hormat maka kurangnya rasa penghargaan dan sikap tidak sopan dan beretika saya terhadap mentor/atasan. Bila orientasi mutu, efektif dan efisien tidak diterapkan maka tidak tercipta penyuluhan yang inovatif dan bermutu. Kerugian tidak dilaksanakan : Tidak tersedianya vaksin hepatitis B dan Polio di RSUD Kotapinang dan berakibat tidak dilakukannnya imunisasi hepatitis B dan polio pada bayi baru lahir di RSUD Kotapinang..

(23) Matriks Aktualisasi Kegiatan 3 Membangun komunikasi yang efektif dengan Dinas Kesehatan Labuhan Batu Selatan dalam Kegiatan 3 penyediaan vaksin.. 18 – 23 September 2021 1. Surat izin dari pimpinan 2. Foto dokumentasi 3. Testimoni dan kartu bimbingan evaluasi mentor 4. Kartu bimbingan evaluasi coach a. Capaian Kegiatan. Tanggal Lampiran. Dengan adanya kegiatan tersebut maka menciptakan hubungan yang baik antara dinas Kesehatan dengan RSUD Kotapinang dalam meningkatkan taraf Kesehatan masyarakat b. Manfaat Dengan adanya kegiatan tersebut maka menjamin tidak adanya kekosongan vaksin di RSUD Kotapinang c. Dampak Dengan adanya kerjasama tersebut dapat meningkatkan angka cakupan imunisasi di kabupaten Labuhanbatu Selatan. DOKUMENTASI 1. Meminta izin dengan atasan.

(24) 2. Membuat Surat Permintaan Vaksin. 3. Bertemu dengan kepala divisi vaksinasi dinas Kesehatan labusel.

(25)

(26) TESTIMONI.

(27) KARTU BIMBINGAN AKTUALISASI OLEH COACH Nama NIP Unit kerja Jabatan Isu Gagasan Kegiatan 3. : dr. Muhammad Anggara Putra Nst, Sp.A : 19840328201903106 : RSUD Kotapinang : Dokter Anak Ahli Pertama : Belum optimalnya vaksinasi Hepatitis B dan Polio pada bayi baru lahir di RSUD Kotapinang : Optimalisasi vaksinasi Hepatitis B dan Polio pada bayi baru lahir di RSUD Kotapinang : Membangun komunikasi yang efektif dengan Dinas Kesehatan Labuhan Batu Selatan dalam penyediaan vaksin. No Penyelesaian kegiatan 1 Tahapan Kegiatan 1. Meminta izin dengan atasan untuk kegiatan tersebut 2. Membuat Form permintaan untuk penyediaan vaksin di RSUD 3. Membuat MOU atas kelansungan permintaan penyediaan tersebut 2. 3. 4. 5. Output kegiatan terhadap pemecahan isu Menjamin ketersediaan vaksin, sehungga meminimalisir ketiadaan vaksinasi pada bayi baru lahir di RSUD Kota Pinang Kerterkaitan Substansi mata pelatihan Saya didampingi atasan dalam melakukan kegiatan ini dan berbicara dengan bagian vaksinasi dari Dinas Kesehatan Mata Pelatihan yang terkait : Pelayanan Publik, Manajemen ASN, Akuntabilitas, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi Kontribusi dalam visi dan misi Kegiatan ini berkontribusi pada tujuan RSUD Kota Pinang dalam usaha menyelenggarakan pelayanan kesehatan dengan upaya promotif dan preventif dan menyelenggarakan pelayanan rumah sakit yang berorientasi dan terfokus pada kepuasan pelanggan Penguatan Nilai Organisasi Kegiatan kerjasama antara RSUD dan Puskesmas akan menguatkan nilai-nilai organisasi RSUD Kota pinang tercapailah komitmen dalam menjalankan tugas, dan utama dalam berkarya.. Catatan Coach. Paraf Coach.

(28) KARTU BIMBINGAN AKTUALISASI OLEH MENTOR.

(29)

(30) 4.1.2.4 Kegiatan 4 Capaian kegiatan aktualisasi dan habituasi No. 1 1.. Kegiatan. 2 Membuat kartu catatan vaksinasi untuk vaksinasi lanjutan. Tahapan Kegiatan. 3 6. Meminta persetujuan mentor dan atasan untuk pembuatan kartu catatan vaksin 7. Membuat konsep kartu catatan imunisasi 8. Melaporkan contoh kartu vaksin yang akan dibuat kepada atasan. Output/Hasil. 4 Sebagai bukti bahwa bayi sudah dilakukan vaksinasi dan catatan untuk melanjutkan kegiatan vaksinasi di kemudian hari. Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan 5 Kartu catatan imunisasi dibuat dengan atraktif, menarik jelas, mudah dibaca berdasarkan tanggung jawab, akuntabilitas dengan pedoman dari IDAI ( Ikatan Dokter Anak Indonesia). Kontribusi Terhadap Tujuan dan SasaranOrganisasi. 6 Dengan melakukan kegiatan ini dalam usaha menyelenggarakan pelayanan kesehatan secara professional dengan upaya promotif dan preventif dan adanya pelaporan kegiatan sistematis dan transparan.. Penguatan Nilai Organisasi 7 Kegiatan ini akan menguatkan nilai-nilai organisasi RSUD Kota pinang tercapailah komitmen dalam menjalankan tugas, dan utama dalam berkarya. Analisis Dampak: Dalam kegiatan ini apabila saya tidak menerapkan nilai tanggung jawab dan akuntabilitas maka tidak akan didapatkan hasil terbaik dalam pembuatan kartu catatan vaksinasi ini. Apabila kartu catatan vaksin ini tidak dibuat, maka tidak ada bukti bahwa bayi tersebut sudah pernah mendapatkan vaksinasi hepatitis B dan Polio. Nilai sopan, santun dan hormat dan berpenampilan rapi juga harus saya terapkan agar saat berkonsultasi dengan mentor/atasan agar kegiatan ini berjalan dengan lancar. Jika saya tidak memiliki sikap sopan, santun dan hormat maka kurangnya rasa penghargaan dan sikap tidak sopan dan beretika saya terhadap mentor/atasan. Bila orientasi mutu, efektif dan efisien tidak diterapkan maka tidak tercipta kartu catatan vaksinasi yang menarik, atraktif, inovatif dan bermutu. Kerugian tidak dilaksanakan : Bayi tidak memiliki catatan sebagai bukti sudah pernah divaksin dan akan membuat kebingungan untuk melanjutkan vaksinasi berikutnya..

(31) Matriks Aktualisasi Kegiatan 4 Kegiatan 4 Membuat kartu catatan vaksinasi untuk vaksinasi lanjutan Tanggal 24 – 29 September 2021 Lampiran 1. Surat izin dari pimpinan 2. Foto dokumentasi 3. Testimoni dan kartu bimbingan evaluasi mentor 4. Kartu bimbingan evaluasi coach d. Capaian Kegiatan Dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan menjadi panduan orang tua bayi untuk memantau kegiatan vaksinasi anaknya e. Manfaat Sebagai bukti berupa catatan tertulis bahwa bayi tersebut sudah dilakukan vaksinasi f. Dampak Dengan adanya kartu catatan tersebut sebagai sarana edukasi orangtua untuk tetap melakukan vaksinasi lanjutan. DOKUMENTASI 1. Berdiskusi dengan atasan. 31.

(32) 5. Kartu Catatan Vaksin. 32.

(33) 33.

(34) TESTIMONI. KARTU BIMBINGAN AKTUALISASI OLEH COACH Nama NIP Unit kerja Jabatan Isu Gagasan Kotapinang Kegiatan 4. : dr. Muhammad Anggara Putra Nst, Sp.A : 19840328201903106 : RSUD Kotapinang : Dokter Anak Ahli Pertama : Belum optimalnya vaksinasi Hepatitis B dan Polio pada bayi baru lahir di RSUD Kotapinang : Optimalisasi vaksinasi Hepatitis B dan Polio pada bayi baru lahir di RSUD : Membuat kartu catatan vaksinasi untuk vaksinasi lanjutan. No Penyelesaian kegiatan 1 Tahapan Kegiatan 1. Meminta persetujuan mentor dan atasan untuk pembuatan kartu catatan vaksin 2. Membuat konsep kartu catatan imunisasi 3. Melaporkan contoh kartu vaksin yang akan dibuat kepada atasan. Catatan Coach. 34. Paraf Coach.

(35) 2. 3. 4. 5. Output kegiatan terhadap pemecahan isu Sebagai bukti bahwa bayi sudah dilakukan vaksinasi dan catatan untuk melanjutkan kegiatan vaksinasi di kemudian hari Kerterkaitan Substansi mata pelatihan Kartu catatan imunisasi dibuat dengan atraktif, menarik jelas, mudah dibaca berdasarkan tanggung jawab, akuntabilitas dengan pedoman dari IDAI ( Ikatan Dokter Anak Indonesia) Mata Pelatihan yang terkait : Pelayanan Publik, Manajemen ASN, Akuntabilitas, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi Kontribusi dalam visi dan misi Dengan melakukan kegiatan ini dalam usaha menyelenggarakan pelayanan kesehatan secara professional dengan upaya promotif dan preventif dan adanya pelaporan kegiatan sistematis dan transparan.terfokus pada kepuasan pelanggan Penguatan Nilai Organisasi Kegiatan ini akan menguatkan nilai-nilai organisasi RSUD Kota pinang tercapailah komitmen dalam menjalankan tugas, dan utama dalam berkarya. 35.

(36) KARTU BIMBINGAN AKTUALISASI OLEH MENTOR. S. 36.

(37) 4.2 Pelaksanaan Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas Selain melaksanakan aktualisasi sesuai rencana kegiatan peserta juga diwajibkan untuk mengikuti kegiatan yang dapat meningkatkan kompetensi teknis bidang yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, penguatan kompetensi teknis bidang diperoleh sebelum mengikuti pelatihan dasar CPNS dan selama saya menjadi CPNS. Adapun Kompetensi bidang yang saya ikuti antara lain : No. Mata Pelatihan. Tujuan Penguatan. Tempat dan tanggal Pelaksanaan. 1. Kesehatan Anak di Sekolah. Meningkatkan. Secara Online oleh. Berasrama : Pesantren dan Boarding. pemahaman tentang. IDAI Jawa Barat, 28. School. penyakit – penyakit. Maret 2018. yang sering terjadi pada anak di sekolah berasrama 2. Updates on Pediatric Immune. Meningkatkan. Secara Online oleh. Thrombocytopenia. pengetahuan mutakhir. IDAI Sumut, 27. tentang Immune. September 2020. Thrombocytopenia pada anak 3. Vaccination in children during and. Meningkatkan. Secara Online oleh. after covid-19 Pandemic. pengetahuan tentang. IDAI JAYA, 13. vaksinasi di masa. September 2020. pandemic Covid -19 4. Optimizing growth and development. Meningkatkan. Secara Online oleh. in Preterm Infants. pengetahuan tentang. IDAI Jambi, 04. tumbuh kembang anak. Oktober 2020. premature 5. Common Feeding Issues in Toddler. Meningkatkan. Secara Online oleh. pengetahuan tentang. IDAI JAYA, 20 Juni. masalah pemberian. 20. 37.

(38) makanan pada anak. No. SERTIFIKAT. 1. 2. 38.

(39) 3. 4. 39.

(40) 5. 4.3 Hambatan yang terjadi dan strategi mengatasi No 1. Kegiatan. Hambatan dan Strategi. Memberikan penyuluhan atau sosialisasi kepada keluarga. Saya tidak menemukan. pasien di ruangan rawat inap RSUD Kota Pinang tentang. hambatan dalam kegiatan ini. pentingnya vaksinasi Hepatitis B dan Polio 2. 3. Menjalin kerjasama dengan Puskesmas setempat sebagai. Saya tidak menemukan. tempat alternatif pemberian vaksin. hambatan dalam kegiatan ini. Membangun komunikasi yang efektif dengan Dinas. Saya tidak menemukan. Kesehatan Labuhan Batu Selatan dalam penyediaan. hambatan dalam kegiatan ini. vaksin 4. Membuat kartu catatan vaksinasi untuk vaksinasi. Saya tidak menemukan. lanjutan. hambatan dalam kegiatan ini. 40.

(41) 4.4 Perubahan Isu Sebelum dan Sesudah Diaktualisasikan Pada seluruh kegiatan yang saya lakukan selama kegiatan aktualisasi menemukan terjadinya perubahan isu antara sebelum dengan sesudah saya melakukan kegiatan aktualisasi dimana mulai dilakukannya vaksinasi hepatitis B dan Polio pada bayi baru lahir di RSUD Kotapinang.. 41.

(42) BAB V PENUTUP 5.1 Simpulan Setelah saya mengikuti Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil yang menerapkan nilainilai dasar ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi) yang bermanfaat bagi saya, saya bermaksud akan melaksanakan rancangan aktualisasi ini di organisasi saya bertugas yaitu RSUD Kota Pinang. Dengan mengangkat judul “Belum optimalnya vaksinasi hepatitis B dan Polio pada bayi baru lahir di RSUD Kota Pinang” dan dengan menerapkan nilai-nilai dasar ANEKA maka diharapkan kegiatan ini memberikan pemahamantentang pentingnya vaksinasi dalam pencegahan penyakit, kegiatan ini akan saya lakukan dengan penuh tanggung jawab, sesuai dengan latar belakang disiplin ilmu serta dapat berjalan dengan baik dan benar sesuai dengan nilai-nilai yang harus dianut oleh PNS. 5.2 Rekomendasi Berdasarkan pelaksanaan empat kegiatan yang diaktualisasikan melalui agenda habituasi di RSUD Kotapinang maka peserta dapat merekomendasikan beberapa hal yang dapat membantu peningkatan dan pengembangan pelaksanaan pelayanan publik sebagai berikut: -. Perlunya rencana tindak lanjut dari kegiatan aktualisasi yang telah dilaksanakan di RSUD Kotapinang, sehingga kegiatan yang telah dirancang tetap dapat dilaksanakan baik oleh peserta. -. Perlunya untuk memberikan sosialisasi nilai-nilai dasar PNS serta fungsi ASN kepada pegawai RSUD Kotapinang lainnya agar terjadi kesepahaman dan kesamaan nilai dalam melaksanakan pelayan publik.. -. Pengetahuan atau pemahaman masyarakat tentang vaksinasi harus ditingkatkan lagi, mengingat cakupan imunisasi di Indonesia masih sangat kurang. -. Fasilitas kesehatan terutama rumah sakit dan puskesmas diharapkan berperan aktif dalam melakukan kegiatan vaksinasi, sehingga dapat mengurangi angka kesakitan dan kematian.. -. Dinas Kesehatan tetap berperan aktif dalam menyediakan vaksin yang dibutuhkan oleh masyarakat sehingga kegiatan vaksinasi dassar dan lanjutan dapat tercapai 42.

(43)

Gambar

Tabel 4.1 Daftar Kegiatan Aktualisasi dan Habituasi

Referensi

Dokumen terkait

Substansi Agenda II – ANEKA Nilai yang coba di terapkan adalah Akuntabilitas, dari kegiatan tersebut tercermin transparansi dan ketersediaan informasi Penerapan Nilai

Secara substansi, hasil Studi EHRA memberi data ilmiah dan factual tentang ketersediaan layanan sanitasi di tingkat rumah tangga dalam skala kabupaten/kota Sub sektor sanitasi