Jelaskan pengertian pranata sosial menur

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

A. Pengertian Iman Kepada Allah SWT

Kata iman berasal dari bahasa Arab yang artinya percaya. Sedangkan menurut istilah, iman adalah membenarkan dengan hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan tindakan (perbuatan). Dengan demikian, iman kepada Allah adalah membenarkan dengan hati bahwa Allah itu benar-benar ada dengan segala sifat keagungan dan kesempurnaan Nya, kemudian pengakuan ini diikrarkan dengan lisan, serta dibuktikan dengan amal perbuatan secara nyata, seseorang dapat dikatakan sebagai mukmin (orang yang beriman) sempurna apabila memenuhi keti..Pembuktian adanya Allah SWT dapat dilakukan dengan 2 cara :

1. Dalil AQli ( menggunakan akal ), contoh melihat ciptaan-Nya

2. Dalil NaQli ( menyakini Al Qur’an dan Hadits Nabi Muhammad SAW )

B. Sifat-sifat Allah SWT

Sifat sifat Allah SWT ada 3 jenis, yaitu :

1. Sifat Wajib, yaitu sifat-sifat yang pasti dimiliki oleh Allah SWT

2. Sifat Mustahil, yaitu sifat yang tidak mungkin dimiliki oleh Allah SWT

3. Sifat Jaiz, yaiu sifat yang serba mungkin bagi Allah sesuai dengan kehendak-Nya.

Sifat Wajib Allah SWT :

1. Allah SWT bersifat wujud

Wuj-ud berarti ada. Lawannya adalah ‘adam , yang berarti tidak ada.

2. Allah SWT bersifat Qidam ( Terdahulu )

Qid-am artinya dahulu. Lawannya adalah hudus artinya baru.

4. Allah SWT bersifat Mukhalafatul lil hawadisi ( berbeda dengan makhluk Nya )

5. Allah SWT bersifat Qiyamuhu binasihi / berdiri sendiri,

(2)

7. Allah SWT bersifat Qudrat ( Kuasa )

8. Allah SWT bersifat Iradat ( Berkehendak )

9. Allah SWT bersifat Ilmu ( Mengetahui )

10. Allah SWT bersifat Hayat ( Hidup )

11. Allah SWT bersifat Sama ( Mendengar )

12. Allah SWT bersifat Basar ( Mahamelihat)

13. Allah SWT bersifat Kalam

C. Fungsi Iman Kepada Allah SWT, antara lain :

1. Dapat menentramkan hati manusia

2. Mendatangkan keuntungan / kebahagian hidup

3. Dapat menyelematkan hidup manusia dunia dan akhirat

1. Tugas dasar –dasar sosiologi

1.Jelaskan pengertian pranata sosial menurut Horton Hunt, Soerjono soekanto dan Alvind L Bertrand

2. Jelaskan Unsur-unsur pranata

3. Jelaskan pengertian norma berdasarkan kekuatan mengikatnya beserta contoh

4. Jelaskan proses pembentukan norma sebagai pranata sosial 5. Jelaskan pranata karasteristik pranata sosial beserta contohnya 6. Jelaskan fungsi pranata sosial

7. Jelaskan tipe-tipe pranata sosial

8. Jelaskan 4 pranata sosial beserta karasteristiknya masing-masing

Iman Kepada Malaikat

IMAN KEPADA MALAIKAT

malaikat adalah jamak dari kata malakun yang artinya utusan. Menurut terminologi malaikat adalah makhluk rohani yang bersifat gaib, diciptakan dari nur, selalu taat, tunduk serta patuh kepada Allah SWT dan tidak pernah ingkar kepadanya. beriman kepada malaikat adalah pangkal keimanan kepada wahyu yang diturunkan Allah SWT kepada para rasul-Nya. Hal itu disebabkan, Allah SWT menurunkan wahyu kepada para rasul-Nya melalui perantara

(3)

Demikian pula sebaliknya, jika ada orang yang mendustakan keberadaan malaikat berarti ia telah mendustakan wahyu dan kitab-kitab Allah SWT dan mendustakan risalah para rasul.

Hikmah Beriman Kepada Malaikat

1. Tidak sombong, karena malaikat tidak punya sifat sombong

2. Memperkuat keimnan kepada Allah, karena malaikat senantiasa bertasbih kepada-Nya 3. Suka mendo’akan kebaikan dan ampunan bagi orang lain, sesuai degan sifat malaikat 4. Mengingat akan adanya balasan Allah pada saat malaikat mencabut nyawa

5. Menghindari keinginan untuk berbuat dosa karena malaikat selalu mencatat segala amal baik dan buruk manusia

Perbedaan Manusia Dengan Malaikat

Manusia

1. Diciptakan dari tanah dan berjenis kelamin 2. Diciptakan lebih akhir dari malaikat 3. Tidak termasuk makhluk gaib 4. Ada yang ingkar kepada Allah 5. Diciptakan mempunyai nafsu

6. Berpasangan, memproduksi keturunan Malaikat

1. Diciptakan dari cahaya dan tidak berjenis kelamin 2. Diciptakan lebih dahulu

3. Termasuk makhluk gaib 4. Semua taat kepada Allah 5. Tidak mempunyai nafsu 6. Diciptakan tidak berpasangan

Tugas Malaikat

1. Perantara untuk menyampaikan wahyu Allah Kepada para nabi dan rasul 2. Perantara untuk menguatkan hati orang beriman

3. Perantara dalam melaksanakan hukum Allah 4. Penolong dan mendoakan manusia

5. Memberikan pertolongan kepada manusia dalam hal kerohanian 6. Memberikan ilham kepada hati manusia untuk berprilaku baik 7. Mencatat segala perbuatan manusia

8. Mencabut nyawa manusia

Macam-macam Malaikat

Malaikat mempunyai jumlah yang tak terhitung banyaknya. Umat islam diwajibkan mengetahui sepuluh malaikat yang utama. Sepuluh malaikat tersebut memiliki tugasnya masing-masing, yaitu sebagai berikut ini.

1. Jibril

(4)

tersebut adalah.

 Mengerjakan ibadah pada malam Lailatul Qadar.  Membaca Al-Qur’an dan berzikir kepada Allah Swt.  Mengerjakan kebajikan.

 Menuntut ilmu yang bermanfaat.  Berjalan menuju masjid.

 Mengerjakan salat berjamaah pada saf yang pertama.  Hadir lebih awal ketika mengerjakan salat jum’at.  Memberikan sedekah dan infak dalam kebaikan.  Mengerjakan ibadah haji dan wukuf di arafah.

 Mengucapkan shalawat kepada Nabi Muhammad Saw.  Mengunjungi orang yang sakit.

 Tidur dalam keadaan berwudhu.

Demikian pula sebaliknya, dengan beriman kepada malaikat, umat islam akan menjauhi amalan-amalan yang dilaknat dan dijauhi oleh malaikat atas perintah Allah Swt. Di antara amalan-amalan tersebut adalah.

 Hidup dalam kekafiran.

 Melindungi orang yang mendustakan ajaran agama.  Mencaci-maki sahabat Nabi Muhammad Saw.

 Mengacung-acungkan besi kepada saudaranya dengan tujuan menakut-nakuti.  Mengerjakan kemaksiatan di dalam rumah, seperti mabuk-mabukan.

 Meletakkan anjing dan patung di dalam rumah.

iman kepada kitab2 allah

Pengertian iman kepada kitab-kitab Allah adalah mempercayai dan meyakini sepenuh hati bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab-kitabnya kepada para nabi atau rasul yang berisi wahyu Allah untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia. Dalam Al Qur’an disebutkan bahwa ada 4 kitab Allah. Taurat diturunkan kepada nabi Musa a.s, Zabur kepada nabi Daud a.s, Injil kepada nabi Isa a.s, dan Al Qur’an kepada nabi Muhammad SAW. Al Qur’an sebagai kitab suci terakhir memiliki keistimewaan yakni senantiasa terjaga keasliannya dari perubahan atau pemalsuan sebagaimana firman Allah berikut. Artinya : “ Sesungguhnya Kami yang menurunkan Al Qur’an dan Sesungguhnya Kami yang memeliharanya.”

A. Pengertian Kitab dan Suhuf

(5)

lembaran-lembaran yang terpisah.

Ada persamaan dan perbedaan antara kitab dan suhuf Persamaan

Kitab dan suhuf sama-sama wahyu dari Allah. Perbedaan

1. Isi kitab lebih lengkap daripada isi suhuf

2. Kitab dibukukan sedangkan suhuf tidak dibukukan.

B. Prilaku yang mencerminkan Keimanan Kepada Kitab Allah 1. Meyakini bahwa Kitab Allah itu benar datang dari Allah.

2. Menjadikan kitab Allah sebagai Pedoman

3. Memahami isi kandungannya.

4. Mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari

B. Hikmah Iman Kepada Kita Allah

1. Menjadikan manusia tidak kesulitan,

2. Untuk mencegah dan mengatasi perselisihan

3. Sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa 4. Untuk membenarkan kitab-kitab suci sebelumnya

5. Untuk menginformasikan kepada setiap umat bahwa nabi dan rasul terdahulu mempunyai syariat (aturan) dan jalannya masing-masing dalam menyembah Allah

6 Untuk menginformasikan bahwa Allah tidak menyukai agama tauhid Nya (islam) dipecah belah

7. Untuk menginformasikan bahwa Al Qur’an berisi perintah-perintah Allah, larangan-larangan Allah, hukum-hukum Allah, kisah-kisah teladan dan juga kumpulan informasi tentang takdir serta sunatullah untuk seluruh manusia dan pelajaran bagi orang yang bertakwa.

8. Al Qur’an adalah kumpulan dari petunjuk-petunjuk Allah bagi seluruh umat manusia

Iman Kepada Hari Akhir

A. Pengertian Hari Akhir

(6)

tidak ada yang dapat mengetahuinya termasuk Nabi dan Rasul kecuali hanyalah Allah swt.

Hari akhir sama dengan hari kiamat. Para Ulama’ membagi kiamat menjadi dua macam, yaitu kiamat sugra dan kiamat kubra.

1. Kiamat Sugra, adalah kiamat kecil, yaitu rusaknya sebagian makhluk, misalnya kematian dan terjadinya bencana alam seperti gempa bumi, gunung meletus, banjir dan sebagainya.

2. Kiamat Kubra, adalah kiamat besar Adalah hancurnya alam semesta dengan segala isinya secara serempak, atau berakhirnya seluruh kehidupan makhluk alam ini secara serempak.

Kapan terjadinya hari kiamat hanya Allah yang tahu, tidak ada satu makhlukpun yang dapat mengetahui secara pasti kapan kiamat terjadi (QS. Thoha : 15)

B. Tanda-tanda hari akhir

Tanda-tanda hari kiamat diterangkan oleh Rasulullah saw dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syibah, Muslim dan Turmudzi. Tanda-tanda hari kiamat adalah sebagai berikut :

1. Tanda-tanda kiamat kecil, antara lain :

1. Hamba sahaya perempuan melahirkan Tuannya 2. Ilmu agama dianggap tidak penting

3. Perzinaan, Minuman keras, Fitnah, Pembuhan meraja rela dimana mana.

4. Jumlah wanita lebih banyak daripada laki-laki dengan perbandingan 50:1

5. Banyak terjadi gempa bumi / Musibah / Bencana Alam

6. Lahirnya Dajjal (tukang dusta) yang mengaku dirinya utusan Allah swt

2. Tanda-tanda kiamat besar , anatara lain : 1. Matahari terbit dari barat

2. Munculnya binatang ajaib yang dapat berbicara 3. Rusaknya Ka’bah dengan sendirinya

4. Seluruh manusia menjadi kafr dan lenyapnya Al- Qur’an 5. Berkuasanya Bangsa Ya’juj dan Ma’juj di muka bumi.

C. Gambaran hari kiamat menurut Al- Qur’an

1. Datangnya hari kiamat ditandai dengan tiupan sang sakala. ( Q.S.An- Naml : 87

2. Bumi digoncangkan sekuat kuatnya hingga mengeluar kan isi yang dikandungnya (QS. Al- Zalzalah : 1 – 5)

3. Gunung-gunung kemudian pecah berterbangan menjadi pasir (QS. Al- Haqqah : 14)

4. Matahari di gulung, bintang-bintang berjatuhan dan laut meluap. (QS. Al- Infthor : 1 – 3)

5. Manusia tidak dapat menolong manusia lainnya, bahkan seorang ayah terhadap anaknya sendiri. (QS. Lukman : 33)

(7)

1. Yaumul Barzah / Alam Kubur, Masa / waktu antara sesudah meninggal nya seseorang sampai menunggu datangnya hari kiamat. “ (Q.S.Al Khaf ayat 99 )

2. Yaumul Baats, Masa dibangkitkannya manusia dari alam kubur mulai dari manusia pertama sampai manusia terakhir ( Q.S. Al Zalazalah ayat 6 ) 3. Yaumul Mahsyar : Masa dikumpulkannya manusia dipadang mahsyar

untuk dihisab / diperhitungkan amal kebaikan dan keburukanya. (Q.S. Ibrahim : 48)

4. Yaumul Hisab/ Mizan : Masa diperhitungkan / ditimbang amal kebaikan dan keburukan manusia“ ( Q.S. Yasin : 65 )

5. Syirot : Jembatan / jalan yang menghubungkan / mengantarkan manusia kesurga atau neraka.

6. Surga : Tempat balasan bagi orang yang beriman kepada Allah SWT.. (Q.S. Al Hajj : 23 )

7. Neraka : Tempat balasan bagi orang yang ingkar kepada Allah SWT.“ (Q.S. Az Zumar : 32 )

E. Fungsi Iman Kepada Hari Kiamat

1. Menjadikan manusia bersikap hati-hati dalam hidup di dunia

2. Berusaha menjadi manusia yang baik selama hidup di dunia, yakni berbakti kepada Allah swt, orang tua, dan berbuat baik terhadap sesama manusia.

3. Menyadarkan manusia akan adanya hari akhir sebagai kehidupan yang hakiki bagi manusia.

4. Menyadarkan manusia bahwa kehidupan di hari akhir adalah tujuan setiap manusia yang hidup di dunia.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...