Perbedaan Akurasi Skor Wells Dengan Skor Padua Dalam Diagnosis Deep Vein Trombosis

Teks penuh

(1)

i ABSTRAK

Pendahuluan : Deep Vein Thrombosis (DVT) merupakan adanya thrombus pada vena tungkai bawah. Diagnosis dilakukan dengan venografi ataupun dengan USG

kompresi. Namum pemeriksaan ini masih tidak terseda disemua fasilitas

kesehatan. Oleh karena itu banyak dikembangkan berbagai sistem skoring untuk

diagnosis DVT. Metode skoring ini praktis dan aman digunakan selain efikasi,

serta efektivitas dalam hal pengobatan dan biaya. Adapun sistem skoring yang ada

seperti skor well dan skor padua. Penelitian yang membandingkan akurasi skor

wells dan skor padua sudah banyak namun penelitian di Medan belum ada. Oleh

karena itu, kami tertarik meneliti perbandingan skor wells dan skor padua di

Medan.

Metode : Penelitian ini merupakan suatu observasional, analitik, studi kasus kontrol untuk melakukan uji diagnostik terhadap skor wells dan skor padua dalam

memprediksi risiko DVT. Penelitian dilakukan pada Rumah Sakit H. Adam Malik

di Kota Medan.

Hasil : Diperoleh 72 subjek dengan laki-laki berjumlah 39 orang (54,2%)dan rerata umur 53,14 tahun. Skor wells memiliki sensitifitas, spesifisitas dan akurasi

berturut-turut 80,6%; 80,6% dan 87,5%; sedangkan skor padua memiliki

sensitifitas, spesifisitas dan akurasi berturut-turut 50%; 75% dan 67%. Dari hasil

uji korelasi diketahui bahwa skor wells dan skor padua memiliki korelasi sedang

dengan nilai koefisien korelasi 0,57.

Kesimpulan : Skor wells memiliki sensitifitas, spesifisitas dan akurasi lebih baik dibandingkan dengan skor padua dalam mendiagnosis DVT.

Kata Kunci : DVT, well score, padua score, akurasi

(2)

ii ABSTRACT

Introduction: Deep Vein Thrombosis (DVT) is the venous thrombus in lower limbs. Diagnosis is done by venography or ultrasound compression. However the

examination is still not available with in all health facilities. Therefore many

scoring systems developed for the diagnosis of DVT. Scoring method is practical

and safe to use in addition to efficacy, and effectiveness in terms of treatment and

costs. The existing scoring systems such as score wells and score padua. Study

comparing the accuracy of scores and scores padua wells have been many studies

but in Medan not yet exist. Therefore, we are interested in researching

comparative scores and scores padua wells in Medan.

Methods: This study is an observational, analytical, case-control study to perform diagnostic tests on the wells and scores padua score for predicting the risk of

DVT. The study was conducted at H. Adam Malik Hospital in Medan.

Results: Obtained 72 subjects with men are 39 people (54.2%) and the mean age of 53.14 years. Scores wells has a sensitivity, specificity, and accuracy of 80.6%

respectively; 80.6% and 87.5%; whereas padua score had a sensitivity, specificity,

and accuracy of 50% respectively; 75% and 67%. From the results of correlation

known that scores and scores padua wells have moderate correlation with a

correlation coefficient of 0.57.

Conclusion: Scores wells have the sensitivity, specificity and accuracy that is better than the score padua in diagnosing DVT.

Keywords: DVT, well score, padua score, accuracy

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...