BAB II LANDASAN TEORI. Pembelajaran web menurut Ardiansyah dalam (Nuryadi, 2018:162) mengatakan

12 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

BAB II

LANDASAN TEORI 2.1. Konsep Dasar Sistem

A. Model Pembelajaran Web

Pembelajaran web menurut Ardiansyah dalam (Nuryadi, 2018:162) mengatakan bahwa “E-learinng merupakan sistem pembelajaran yang konvensial yang di bentuk dalam format digital yang tersambung melalui sambungan internet tanpa harus bertatap muka dan dinammai dengan pembelajaran jarak jauh selain dalalm hal biaya pembelajaran E-learning juga fleksibel terhadap waktu dan tempat”.

B. Sistem

1. Pengertian Sistem

Sistem menurut (Hutahaen, 2014:2) dalam bukunya yang berjudul Konsep Sistem Informasi, adalah “suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan sasaran yang tertentu”.

Selain itu, (Romney and Steinbart, 2015:4) memafarkan dalam bukunya yang berjudul Sistem Informasi Akuntansi, bahwa sistem adalah “rangkaian dari dua atau lebih komponen-komponen yang saling berhubungan, yang berinteraksi. Sebagian besar sistem terdiri dari subsistem yang lebih kecil yang mendukung sistem yang lebih besar”.

Sedangkan definisi sistem menurut (Mulyadi, 2016:22) dalam bukunya yang berjudul Sistem Akuntansi adalah “sekelompok unsur yang erat berhubungan dengan yang lainnya, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu”.

(2)

2. Karakteritik Sistem

Karakteristik Sistem menurut (Hutahaen, 2014:3), didalam buku yang berjudul Konsep Sistem Informasi yaitu agar sistem dapat dikatakan sistem yang baik, maka sistem harus memiliki:

a. Komponen

Sistem yang terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, membentuk satu kesatuan.komponen sistem terdiri dari komponen yang berupa subsistem atau bagian dari sistem

b. Batasan Sistem (Boundary)

Batasan sistem merupakan daerah yang membatasi antar sistem dengan lingkungan luaurnya. Batasan sistem menunjukan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut

c. Lingkungan Luar Sistem (Environment)

Lingkungan luar sistem merupakan batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Dapat bersifat menguntungkan harus tetap dijaga dan merugikan harus bisa dikendalikan jika tidak akan menganggu kelangsungan hidup sistem.

d. Penghubung sistem (interface)

Merupakan media pennghubung antara subsitem satu dengan yang lainnya, melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir. Keluaran (outuput) dari subsistem akan menjadi masukan (input) untuk subsistem lainmelalui penghubung.

(3)

e. Masukan Sistem (input)

Masukan adalah kekuatan yang dimsukan kedalam sistem, yang dapat berupa perawatan (maintennace input), dan masukan sinyal (signl input). maintenace input yaitu energi yang dimasukan agar sistem dapat beropersi sdangkan signal input yaitu energi yang diproses untuk didapatkan keluaran

f. Keluaran Sistem (output)

Output adalah hasil dari energi yang diolah dan di klasifikasikan menjadi keluaran yangberguna dan sisa pembuangan

g. Pengolahan Sistem

Sistem produksi akan mengolah bahan baku dan mengolah data sehingga laporan menjadi tujuan dari sistem

h. Sasaran Sistem

Suatu sistem pasti mempunyai tujuan (goal) atau sasaran (objective). Sasaran tersebut sangat menentukan input dan output yang dibutuhkan sistem

3. Klasifikasi Sistem

Sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang, yaitu : a. Sistem Abstrak dan Sistem Fisik

Sistem abstrak merupakan sistem yang lahir dari hasil sebuah gagasan dan pemikiran yang tidak tampak secara fisik atau dengan pengelihatan mata, misalnya sistem fisalfat, yaitu sistem mengenai pandangan hidup seseorang yang merupakan konsep dasar mengenai kehidupan yang diciita-citakan. Sedangkan sistem fisik merupakan sistem yang banyak digunakan oleh manusia dan bisa dilihat wujudnya dengan mata biasa, misalnya seperti sistem komputer, sistem penjualan dan lain sebagainya.

(4)

b. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan

Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi tanpa campur tangan manusia dan berjalan sesuai proses alamiah misalnya seperti sistem gravitasi bumi. Sedangkan sistem buatan adalah sistem yang sengaja dibuat atau dirancang oleh manusia untuk mencapai tujuan yang diinginkan dan melibatkan interaksi baik dengan mesin atau lain sebagainya, misalnya absen guru (fingerprint)

c. Sistem Tertutup dan Terbuka

Sistem tertutup adalah sistem yang tidak ada kaitannya dengan bagian luardan tidak terpengaruh oleh bagian luar dari sistem. Sedangkan sistem terbuka adalah sistem yang senantiasa berhubungan dengan pihak luar sistem ini menerima input dan outputdari subsistem lainnya.

4. Pengertian Informasi

Definisi Informasi menurut (Kristanto, 2018:12) pada bukunya yang berjudul Konsep Sistem Informasi, mengatakan bahwa “informasi dapat diibaratkan sebagai darah yang mengalir didalam tubuh manusia serta dapat disimpulkan bahwa informasi merupakan kumpulan data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerima”.

Informasi menurut dermawan, dkk dalam (Kesuma,dkk 2018:27)definisi informasi “informasi merupakan hasil dari pengolahan data, akan tetapi tidak semua hasil dari pengolahan tersebut bisa menjadi informasi, hasil mengolahan data yang tidak memberikan makna atau arti serta tidak bermanfaat bagi seseorang”.

(5)

C. Website

Definisi website menurut Ahmadi dan Hermawan dalam (Kesuma,dkk, 2018:27) “word wide web, lebih terkenal disingkat sebagai WWW adalah suatu ruang informasi yang dipakai oleh pengenal global yang disebt pengidentifikasi sumber seragam untuk mengenal pasti sumber daya berguna”.

Sedangkan menurut Fathansyah dalam (Kuryanti, 2016:86) menjelaskan bahwa “ world wide web (WWW atau Web) merupakan sistem informasi terdistribusi yang berbasis hypertext”.

1. Internet

International Network merupakan kepanjangan dari Internet merupakan sistem global dari seluruh jaringan yang saling terhubung menggunakan internet protokol suite untuk melayani pengguna diseluruh dunia yang jumlahnya miliaran, tidak ada batasan dari penggunaannya dengan begitu internet disebut juga dunia maya (cyberspace)

2. Web Browser

Fungsi dari web browser yaitu untuk mengkses informasi yang disediakan pada banyak website. Menurut Abdulloh pada (Kesuma,dkk 2018:27)web browser digunakan untuk menampilkan hasil website yang telah dibuat.web browser yang sering digunakan, diantaranya Mozilla Firefox, Google Chrome, Internet Explore.

3. Web Server

Pengertian web server menurut Fathansyah dalam (Prayitno and Safitri, 2015:2) menerangkan bahwa server web (web server) merunjuk pada perangkat keras (server) dan perangkat lunak yang menyediakan layanan akses kepada pengguna

(6)

melalui protokol komunikasi HTTP ataupun varianya (seperti FTP dan HTTPS) atas berkas-berkas yang terdapatpada suatu URL kepemakai”.

D. Basis Data 1. MySQL

Dalam penelitiannya menurut (Christian,dkk 2018:22)mengatakan bahwa “MySQL merupakan software RDBMS (server database) yang mampu mengelola database secara cepat serta dapat memampung data dalam jumlah yang sangat besar. Mysql merupakan multi-user yang artinya dapat diakses oleh banyak user dan dapat melakukan proses singkronisasi bersamaan (multi-threaded)”.

2. Xampp

Menurut (Christian,dkk 2018:22)dalam jurnalnya mengatakan xampp “adalah salahsatu paket installer yang berisi Apache dimana fungsinya sebagai web server tempat penyimpanan file yang diperlukan oleh website dan

phpmyadmin sebagai aplikasi yang digunakan untukperancangan database

MySQL”.

E. Model Pengembangan Perangkat Lunak

Dalam penyusunan laporan ini penulis menggunakan metode pengembangan perangkat lunak metode waterfall. Menurut Pressman (2015 : 42), mengemukakan bahwa “model waterfall adalah model klasik yang bersifat sistematis, berurutan dalam membangun software. Model ini sebenarnya adalah Linier Sequential Model. Sebutan untuk model ini adalah classic life cycle. Selain itu model ini juga disebut dengan waterfall karena tahap demi tahap yang dilalui harus menunggu selesainya tahap sebelumnya dan berjalan berurutan. Model waterfall ini menyediakkan alur perangkat lunak yang terurut dari analisis, desain, pengkodean, dan tahap pendukung (support)”.

(7)

1. Comumunication

Sebelum memulai tahapan lain, komunikasi dengan customer sangat diperlukan untuk memahami serta untuk mecapai tujuan yang di inginkan. Hasil dari komunikasi tersebut adalah inisialisasi proyek, seperti menganalisis permasalahan yang ada serta mengumpulkan data-data yang diperlukan. Selain itu juga untuk mengetahui fitur dan fungsi dari software yang akan digunakan.

2. Planning

Tahap selanjutnya adalah tahapan perencanaan yang menjelaskan tentang bagaimana suatu proyek akan dibuat, persiapan yang diperlukan, resiko apa saja yang dapat terjadi, sumber daya yang diperlukan, serta penjadwalan kerja yang akan dilakukan.

3. Modeling

Pada tahapan ini perancangan dan permodelan sistem berfokus pada software, tampilan interface data masukan dan keluaran. Tujuannya untuk memahami gambaran dari keseluruhan yang akan dikerjakan.

4. Construction (Code & Test)

Tahapan selanjutnya adalah proses penerjemahan bentuk dari tahapan sebelumnya yaitu desain menjadi kode atau bahasa yang dapat dibaca oleh mesin. Selanjutnya dilakukan pengujian terhadap sistem dan juga kode yang sudah dibuat.

5. Deployment (Delivery, Support, Feedback)

Tahapan ini merupakan tahap penerapan sistem yang telah selesai kepada customer.

(8)

2.2.Teori Pendukung

A. Entity Relationship Diagram

1. Definisi ERD

Menurut Rosa dan Shalahuddin dalam (Kesuma,dkk 2018:29) mengatakan bahwa ERD (Entinity Relationship Diagram) “merupakan bentuk paling awal dalam melakukan perancangan basis data relational”.

Sumber : (Sukamto dan M.Shalahuddin, 2016:53)

Sumber: (kesuma,dkk 2018)

(9)

2. Komponen ERD

a. Entitas : Objek yang mewakili sesuatu aktivitas yang nyata atau abstrak dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lainnya. Simbol dari entitas digambarkan dengan pesegi panjang

b. Atribut : Setiap entitas pasti mempunyai atribut dimana fungsinya untuk mendeskripsikan ciri umum baik semua atau sebagian dari entitas. Simbol dariatribut biassanya berbentuk elips

c. Relasi : Hubungan yang terjadi antara satu entitas atau lebih. Simbol dari relasi diwakili dengan simbol belah ketupat

d. Link : Garis penghubung untuk menghubungkan atribut dengan kumpulan entitas dan kumpulan entitas dengan relasi.

3. LRS (Logical Record Structure)

Menurut Tabrani dalam (Kesuma, dkk 2018), “Logical Relationship Stucture dibentuk dengan nomer tipe record”.

Sumber : (kesuma,dkk 2018)

(10)

Kardinalitas Relasi

1. Satu ke Satu (one to one)

Setiap elemen Entitas yang berhubungan dengan Entitas elemen lain berhubungan tidak lebih hanya dengan satu elemen saja.

2. Satu ke Banyak (one to many)

Setiap elemen Entitas A bisa melakukan aktivitas dengan maksimal banyak elemen Entitas B, sedangkan Entitas elemen B hanya mampu melakukan aktivitas dengan satu elemen di Entitas A.

3. Banyak ke Satu (many to one)

Dalam kardinalitas ini kebalikan dari one to many (satu ke banyak) yaitu setiap elemen Entitas A hanya melakukan ativitas dengan Entitas elemen B, sedangkan entitas elemen B mampu melakukan maksimal banyak aktivitas di Entitas elemen A.

4. Banyak ke Banyak (many to many)

Setiap elemen dari Entitas A berhubungan dengan maksimal Entitas di elemen B demikian pula sama halnya dengan Entitas elemen B mampu berhubungan dengan maksimal Entitas elemen A.

B. Unified Modelling Language (UML)

1. Definisi UML

Unified Modeling Language menurut Rosa dan Shalahuddin dalam (Prayitno & Safitri, 2015) mengatakan “UML (Unifed Moddeling Language) adalah salah satu standar bahasa yang digunakan utnuk mengartikan requitment, membuat analisa dan desain dalam dunia industri serta menggambarkan aristektur dalam prmograman berorientasi objek”.

(11)

2. Activity diagram

Activity digram atau yang sering disebut dengan diagram aktivitas menurut Rosa dan Shalahuddin dalam (Fridayanthie and Mahdiati, 2016:132)mengatakan bahwa “Activity diagram menggambarkan adanya aliran kerja (workflow) atau akivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis atau menu yang ada pada perangkat lunak. Diagram aktivitas menggambarkan bagaimana aktivitas yang dilakukan oleh sistem bukan sistem apa yang dilakukakn oleh aktor”.

3. Usecase diagram

Menurut Widodo dalam (Pratama dan Junianto, 2015 : 217) mengatakan bahwa “use case diagram bersifat statis yang memperlihatkan himpunan usecase dan aktor serta menggambarkan aktifitas yang dilakukan oleh sistem. Usecase diagram

menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan oleh sistem”.

4. Class Diagram (Kelas Diagram)

Class diagram atau diagram kelas Windu Gata, Grace dalam (Hendini, 2016 : 115) mengatakan bahwa “hubungan antar kelas dan penjelasan detail setiap kelas dalam model desain, serta memperlihatkan aturan dan tanggung jawab entitas yang menentukan perilaku sistem”.

5. Sequence diagram

Menurut Nugroho dalam (Hutapea dan Muningsih, 2017 : 13) memaparkan bahwa “sequence diagram atau diagram urutan merupakan gambaran dari interaksi antar objek di dalam maupun disekitar sistem, sequence diagram terdiri atas dua dimensi yaitu vertikal (waktu) dan horizontal (objek-objek yang terkait)”.

(12)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :