• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (kontrol)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (kontrol)"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran 2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas Kontrol

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (kontrol) Nama Sekolah :

Satuan Pendidikan : SMA/MA

Mata Pelajaran : Biologi

Kelas/Semester : XI/1 (satu)

Materi Pokok :Struktur dan Fungsi Sel Penyusun Jaringan pada Sistem Peredaran Darah

Alokasi Waktu :5 x 4 JP

A. Kompetensi Inti (KI)

KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

KI 2 : Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerja sama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar (KD)

1.1 Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang keanekaragaman hayati, ekosistem dan lingkungan hidup.

1.2 Menyadari dan mengagumi pola pikir ilmiah dalam kemampuan mengamati bio proses.

1.3 Peka dan peduli terhadap permasalahan lingkungan hidup, menjaga dan menyayangi lingkungan sebagai manisfestasi pengamalan ajaran agama yang dianutnya.

2.1 Berperilaku ilmiah: teliti, tekun, jujur terhadap data dan fakta, disiplin, tanggung jawab, dan peduli dalam observasi dan eksperimen, berani dan santun dalam mengajukan pertanyaan dan berargumentasi, peduli lingkungan, gotong royong, bekerja sama, cinta damai, berpendapat secara ilmiah dan kritis, responsif dan proaktif dalam dalam setiap tindakan dan dalam melakukan pengamatan dan percobaan di dalam kelas/laboratorium maupun di luar kelas/laboratorium.

2.2 Peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan dengan menerapkan prinsip keselamatan kerja saat melakukan kegiatan pengamatan

3.6 Menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ pada sistem sirkulasi dan mengaitkannya dengan bioprosesnya sehingga dapat menjelaskan mekanisme peredaran darah serta gangguan fungsi yang mungkin terjadi pada sistem sirkulasi manusia melalui studi literatur, pengamatan, percobaan, dan simulasi.

4.6 Menyajikan hasil analisis tentang kelainan pada struktur dan fungsi darah, jantung dan

pembuluh darah yang menyebabkan gangguan sistem peredaran darah manusia melalui berbagi bentuk media presentasi.

(2)

C. Materi Pelajaran

Pertemuan I& II : Struktur dan Fungsi sistem Peredaran darah, Bagian-Bagian Darah, Golongan Darah, dan Pembekuan Darah

1. Fakta

2. Konsep

Darah manusia terdiri atas:

1. sel darah, bagian terbesar dari darah, yaitu sekitar 40-50%. terdiri atas:

a. sel darah merah b. sel darah putih c. keping-keping darah 2. plasma darah

Pertemuan III& IV: Alat Peredaran Darah, Proses Peredaran Darah, Macam Sistem Peredaran Darah 1. Fakta

2. Konsep

(3)

Faktor yg membedakan kecepatan denyut jantung manusia berbeda-beda: usia, berat badan, jenis kelamin,kesehatan dan aktivitas.

Tekanan darah:

Diastole = jantung mengembang, darah mengalir masuk ke jantung (jantung berelaksasi)  Sistole = jantung mengempis, darah dipompa keluar jantung (jantung berkontraksi)

Alat pengukur tekanan darah: tensimeter/sphigmomanometer Tekanan darah normal manusia: 120/80 mmHg

PertemuanV : Gangguan pada Sistem Peredaran Darah

1. Fakta

2. Konsep

1. Hemofilia adalah penyakit di mana darah yang keluar dari pembuluh darah tidak dapat membeku.

2. Anemia atau penyakit kekurangan darah. Penyebabnya dapat karena kekurangan hemoglobin, zat besi (Fe), atau kekurangan eritrosit.

3. Leukemia atau kanker darah, disebabkan oleh penambahan sel darah putih atau leukosit secara tidak terkendali.

4. Trombus dan embolus, yaitu penyakit jantung karena adanya gumpalan pada nadi tajuk atau arteria koronaria.

5. Sklerosis, yaitu penyakit pengerasan pembuluh nadi. Gangguan ini dapat disebabkan oleh endapan lemak, disebut aterosklerosis dan disebabkan oleh endapan kapur atau arteriosklerosis.

6. Penyakit kuning pada bayi atau erythroblastosis fetalis. Penyakit ini disebabkan masuknya aglutinin/anti Rh darah ibu ke dalam darah anaknya yang ber-Rh+.

(4)

D. Pembelajaran

Pertemuan I & II

1. Indikator dan Tujuan Pembelajaran

Indikator Tujuan Pembelajaran

3.6.1. Mendeskripsikan struktur dan fungsi komponen-komponen darah pada manusia.

Setelah mempelajari bab ini, Anda diharapkan mampu:

1. Menjelaskan komponen dan fungsi masing-masing komponen darah. 2. Menggambarkan macam-macam sel

darah

3. Menjelaskan cara menentukan golongan darah, prinsip dasar penggolongan darah dan prinsip-prinsip dasar transfusi darah.

2. Metode Pembelajaran Ceramah, diskusi, eksperimen.

3. Kegiatan Pembelajaran

a. Pendahuluan

• Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran. • Dalam pembukaan, guru selayaknya memberi salam dan mengajak peserta didik berdoa sesuai

agama masing-masing. Semoga dengan doa ini, ilmu yang diperoleh menjadi bermanfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

• Guru mengingatkan tentang materi pembahasan pada minggu lalu dan mencoba mengaitkannya dengan materi yang akan dibahas sekarang (apersepsi) tentang struktur dan fungsi sel pada sistem sirkulasi.

• Guru memberikan motivasi kepada peserta didik tentang pentingnya mempelajari bagian darah dan golongan darah.

• Guru menjelaskan kompetensi yang akan dicapai dalam pembelajaran.

b. Inti

• Guru menjelaskan tentang komponen dan fungsi masing-masing komponen darah • Guru menggambarkan macam-macam sel darah

• Guru menjelaskan cara menentukan golongan darah, prinsip dasar penggolongan darah dan prinsip prinsip dasar transfusi darah.

• Guru dan siswa melakukan praktikum mengenai cara menentukan golongan darah • Guru memberikan latihan soal dari buku maupun LKS.

c. Penutup

Guru bersama peserta didik mengadakan refleksi dan menarik kesimpulan dari kegiatan pembelajaran.

• Guru menugaskan peserta didik dalam bentuk PR. 4. Alat dan Bahan

Mikroskop, awetan sediaan apus darah, alat hitung sel darah, zat warna, kaca benda dankaca penutup, kartu golongan darah, blood lancet disposible, antiserum A, B, AB, O (nol). Gambar/film simulasi aglutinasi darah.

5. Sumber Belajar

• Buku Biologi SMA/MA Kelas XI dan LKS. • Sumber lain yang relevan

(5)

Pertemuan III & IV

1. Indikator dan Tujuan Pembelajaran

Indikator Tujuan Pembelajaran

3.6.2. Mendeskripsikan struktur dan fungsi alat-alat peredaran darah. 3.6.3.Mendeskripsikan proses

peredaran darah dan peredaran getah bening pada manusia.

Setelah menyelesaikan pembahasan ini, peserta didik diharapkan mampu:

1. Menjelaskan struktur alat-alat peredaran darah. 2. Menjelaskan fungsi jantung dan pembuluh darah. 3. Membedakan nadi, vena dan kapiler.

4. Mengenalkan berbagai darah besar dan peredaran darah kecil.

5. Membedakan peredaran darah dan peredaran getah bening

2. Metode Pembelajaran: Ceramah, diskusi

3. Kegiatan Pembelajaran

a. Pendahuluan

• Dalam pembukaan, guru selayaknya memberi salam dan mengajak peserta didik berdoa sesuai agama masing-masing. Semoga dengan doa ini, ilmu yang diperoleh menjadi bermanfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

• Guru mengingatkan tentang materi pembahasan pada minggu lalu dan mencoba mengaitkannya dengan materi yang akan dibahas sekarang (apersepsi) tentang alat peredaran darah dan proses peredaran darah.

• Guru memberikan motivasi kepada peserta didik tentang pentingnya mempelajari alat peredaran darah.

• Guru menjelaskan kompetensi yang akan dicapai dalam pembelajaran.

b. Inti

• Guru Menjelaskan struktur alat-alat peredaran darah. • Guru menjelaskan fungsi jantung dan pembuluh darah • Guru menjelaskanperbedaan nadi, vena dan kapiler.

• Guru menjelaskanperedaran darah besar dan peredaran darah kecil. • Guru menjelaskanperbedaan peredaran darah dan peredaran getah bening. • Guru memberikan kesempatan siswa untuk berdiskusi mengenai materi

c. Penutup

 Guru bersama peserta didik mengadakan refleksi dan menarik kesimpulan dari kegiatan pembelajaran.

Guru memberikan siswa latihan untuk dikerjakan di rumah.

4. Alat, Bahan, dan Media

Torso, gambar/skema alat peredaran darah.

5. Sumber Belajar

• Buku Biologi SMA/MA Kelas XI dan LKS • Sumber lain yang relevan

(6)

Pertemuan V

1. Indikator dan Tujuan Pembelajaran

Indikator Tujuan Pembelajaran

3.6.4. Mendeskripsikan kelainan yang terjadi pada sistem peredaran darah manusia.

3.6.5. Memberi contoh teknologi yang berhubungan dengan kelainan yang terjadi pada sistem peradaran darah

Setelah menyelesaikan pembahasan ini, peserta didik diharapkan mampu: 1. Mengidentifikasi kelainan yang

terjadi pada sistem peredaran darah manusia.

2.Menjelaskan upaya menghindari/rehabilitasi kelainan/penyakit pada sistem peredaran darah.

3. Menjelaskan penyebab terjadinya trombus dan embolus.

4. Memberi contoh teknologi dalam mengatasi penyakit pada sistem peredaran.

2. Metode Pembelajaran: ceramah dan diskusi

3. Kegiatan Pembelajaran

a.

Pendahuluan

• Dalam pembukaan, guru selayaknya memberi salam dan mengajak peserta didik berdoa sesuai agama masing-masing. Semoga dengan doa ini, ilmu yang diperoleh menjadi bermanfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

• Guru mengingatkan tentang materi pembahasan pada minggu lalu dan mencoba mengaitkannya dengan materi yang akan dibahas sekarang (apersepsi) tentang gangguan pada sistem peredaran darah

• Guru memberikan motivasi kepada peserta didik tentang pentingnya mempelajari gangguan pada sistem peredaran darah.

• Guru menjelaskan kompetensi yang akan dicapai dalam pembelajaran.

b. Inti

• Guru mejelaskan tentang kelainan yang terjadi pada sistem peredaran darah manusia.

• Guru Menjelaskan upaya menghindari/ rehabilitasi kelainan/penyakit pada sistem peredaran darah. • Guru menjelaskan penyebab terjadinya trombus dan embolus.

• Guru menjelaskancontoh teknologi dalam mengatasi penyakit pada sistem peredaran. • Guru memberi kesempatan siswa untuk bertanya dan berdiskusi mengenai materi

c) Penutup

• Guru bersama peserta didik mengadakan refleksi dan menarik kesimpulan dari kegiatan pembelajaran.

• Kegiatan pembelajaran diakhiri dengan evaluasi secara tertulis melalui instrumen kognitif afektif dan psikomotorik yang diberikan.

4. Sumber Belajar

 Buku Biologi SMA/MA Kls XI dan LKS  Sumber lain yang relevan

Penilaian

1. Mekanisme dan prosedur

Penilaian terbagi menjadi penilaian proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan di setiap akhir pertemuan, sedangkan penilaian hasil belajar dilakukan di akhir pertemuan (pertemuan 5) dengan memberikan lembar penilaian kognitif, afektif dan psikomotorik.

(7)

2. Aspek dan Instrumen penilaian Penilaian proses belajar  Tes harian

Penilaian hasil belajar

 Instrumen kognitif berupa tes tertulis dengan bentuk soal pilihan ganda

 Instrumen afektif terbagi menjadi lembar self-assessment dan lembar penilaian sejawat.  Instrumen psikomotorik terdiri dari lembar penilaian kinerja siswa oleh guru.

Mengetahui, Guru bidang Studi

(8)

Lampiran 3. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran kelas Eksperimen

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (eksperimen) Nama Sekolah :

Satuan Pendidikan : SMA/MA

Mata Pelajaran : Biologi

Kelas/Semester : XI/1 (satu)

Materi Pokok :Struktur dan Fungsi Sel Penyusun Jaringan pada Sistem Peredaran Darah

Alokasi Waktu :5 x 4 JP

A. Kompetensi Inti (KI)

KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

KI 2 : Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerja sama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar (KD)

1.1 Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang keanekaragaman hayati, ekosistem dan lingkungan hidup.

1.2 Menyadari dan mengagumi pola pikir ilmiah dalam kemampuan mengamati bio proses.

1.3 Peka dan peduli terhadap permasalahan lingkungan hidup, menjaga dan menyayangi lingkungan sebagai manisfestasi pengamalan ajaran agama yang dianutnya.

2.1 Berperilaku ilmiah: teliti, tekun, jujur terhadap data dan fakta, disiplin, tanggung jawab, dan peduli dalam observasi dan eksperimen, berani dan santun dalam mengajukan pertanyaan dan berargumentasi, peduli lingkungan, gotong royong, bekerja sama, cinta damai, berpendapat secara ilmiah dan kritis, responsif dan proaktif dalam dalam setiap tindakan dan dalam melakukan pengamatan dan percobaan di dalam kelas/laboratorium maupun di luar kelas/laboratorium.

2.2 Peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan dengan menerapkan prinsip keselamatan kerja saat melakukan kegiatan pengamatan

3.6 Menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ pada sistem sirkulasi dan mengaitkannya dengan bioprosesnya sehingga dapat menjelaskan mekanisme peredaran darah serta gangguan fungsi yang mungkin terjadi pada sistem sirkulasi manusia melalui studi literatur, pengamatan, percobaan, dan simulasi.

4.6 Menyajikan hasil analisis tentang kelainan pada struktur dan fungsi darah, jantung dan

pembuluh darah yang menyebabkan gangguan sistem peredaran darah manusia melalui berbagi bentuk media presentasi.

(9)

C. Materi Pelajaran

Pertemuan I& II : Struktur dan Fungsi sistem Peredaran darah, Bagian-Bagian Darah, Golongan Darah, dan Pembekuan Darah

3. Fakta

4. Konsep

Darah manusia terdiri atas:

1. sel darah, bagian terbesar dari darah, yaitu sekitar 40-50%. terdiri atas:

a. sel darah merah b. sel darah putih c. keping-keping darah 2. plasma darah

Pertemuan III& IV: Alat Peredaran Darah, Proses Peredaran Darah, Macam Sistem Peredaran Darah 3. Fakta

4. Konsep

(10)

Faktor yg membedakan kecepatan denyut jantung manusia berbeda-beda: usia, berat badan, jenis kelamin,kesehatan dan aktivitas.

Tekanan darah:

Diastole = jantung mengembang, darah mengalir masuk ke jantung (jantung berelaksasi)  Sistole = jantung mengempis, darah dipompa keluar jantung (jantung berkontraksi)

Alat pengukur tekanan darah: tensimeter/sphigmomanometer Tekanan darah normal manusia: 120/80 mmHg

PertemuanV : Gangguan pada Sistem Peredaran Darah

3. Fakta

4. Konsep

5. Hemofilia adalah penyakit di mana darah yang keluar dari pembuluh darah tidak dapat membeku.

6. Anemia atau penyakit kekurangan darah. Penyebabnya dapat karena kekurangan hemoglobin, zat besi (Fe), atau kekurangan eritrosit.

7. Leukemia atau kanker darah, disebabkan oleh penambahan sel darah putih atau leukosit secara tidak terkendali.

8. Trombus dan embolus, yaitu penyakit jantung karena adanya gumpalan pada nadi tajuk atau arteria koronaria.

5. Sklerosis, yaitu penyakit pengerasan pembuluh nadi. Gangguan ini dapat disebabkan oleh endapan lemak, disebut aterosklerosis dan disebabkan oleh endapan kapur atau arteriosklerosis.

6. Penyakit kuning pada bayi atau erythroblastosis fetalis. Penyakit ini disebabkan masuknya aglutinin/anti Rh darah ibu ke dalam darah anaknya yang ber-Rh+.

7. Varises, yaitu pelebaran pembuluh balik. Umumnya terjadi pada betis.

D. Pembelajaran

Pertemuan I & II

2. Indikator dan Tujuan Pembelajaran

Indikator Tujuan Pembelajaran

3.6.1. Mendeskripsikan struktur dan fungsi komponen-komponen darah pada manusia.

Setelah mempelajari bab ini, Anda diharapkan mampu:

1. Menjelaskan komponen dan fungsi masing-masing komponen darah.

(11)

2. Menggambarkan macam-macam sel darah

3. Menjelaskan cara menentukan golongan darah, prinsip dasar penggolongan darah dan prinsip-prinsip dasar transfusi darah.

2. Metode Pembelajaran diskusi, eksperimen, portofolio.

4. Kegiatan Pembelajaran

d. Pendahuluan

• Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran. • Dalam pembukaan, guru selayaknya memberi salam dan mengajak peserta didik berdoa sesuai

agama masing-masing. Semoga dengan doa ini, ilmu yang diperoleh menjadi bermanfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

• Guru mengingatkan tentang materi pembahasan pada minggu lalu dan mencoba mengaitkannya dengan materi yang akan dibahas sekarang (apersepsi) tentang struktur dan fungsi sel pada sistem sirkulasi.

• Guru memberikan motivasi kepada peserta didik tentang pentingnya mempelajari bagian darah dan golongan darah.

• Guru menjelaskan kompetensi yang akan dicapai dalam pembelajaran.

e. Inti

• Guru menjelaskan tentang komponen dan fungsi masing-masing komponen darah • Guru menggambarkan macam-macam sel darah

• Guru menjelaskan cara menentukan golongan darah, prinsip dasar penggolongan darah dan prinsip prinsip dasar transfusi darah.

• Guru dan siswa melakukan praktikum mengenai cara menentukan golongan darah • Guru dan siswa berdiskusi mengenai materi dan hasil praktikum

f. Penutup

Guru bersama peserta didik mengadakan refleksi dan menarik kesimpulan dari kegiatan pembelajaran.

• Guru memberikan portofolio di akhir pembelajaran dan dikumpulkan di pertemuan berikutnya. 4. Alat dan Bahan

Mikroskop, awetan sediaan apus darah, alat hitung sel darah, zat warna, kaca benda dankaca penutup, kartu golongan darah, blood lancet disposible, antiserum A, B, AB, O (nol). Gambar/film simulasi aglutinasi darah.

5. Sumber Belajar

• Buku Biologi SMA/MA Kelas XI dan LKS. • Sumber lain yang relevan

Pertemuan III & IV

4. Indikator dan Tujuan Pembelajaran

Indikator Tujuan Pembelajaran

3.6.2. Mendeskripsikan struktur dan fungsi alat-alat peredaran darah. 3.6.3.Mendeskripsikan proses

peredaran darah dan peredaran getah bening pada manusia.

Setelah menyelesaikan pembahasan ini, peserta didik diharapkan mampu:

1. Menjelaskan struktur alat-alat peredaran darah. 2. Menjelaskan fungsi jantung dan pembuluh darah. 3. Membedakan nadi, vena dan kapiler.

4. Mengenalkan berbagai darah besar dan peredaran darah kecil.

(12)

5. Membedakan peredaran darah dan peredaran getah bening

5. Metode Pembelajaran: Diskusi, portofolio

6. Kegiatan Pembelajaran

a. Pendahuluan

• Dalam pembukaan, guru selayaknya memberi salam dan mengajak peserta didik berdoa sesuai agama masing-masing. Semoga dengan doa ini, ilmu yang diperoleh menjadi bermanfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

• Guru mengingatkan tentang materi pembahasan pada minggu lalu dan mencoba mengaitkannya dengan materi yang akan dibahas sekarang (apersepsi) tentang alat peredaran darah dan proses peredaran darah.

• Guru memberikan motivasi kepada peserta didik tentang pentingnya mempelajari alat peredaran darah.

• Guru menjelaskan kompetensi yang akan dicapai dalam pembelajaran.

b. Inti

• Guru memberikan penjelasan mengenai materi

Guru memberikan waktu siswa untuk bertanya dan berdiskusi

• Guru memberikan latihan kepada siswa mengenai materi yang telah dipelajari

c. Penutup

 Guru bersama peserta didik mengadakan refleksi dan menarik kesimpulan dari kegiatan pembelajaran.

 Guru memberikan portofolio kepada siswa untuk dikerjakan di rumah

4. Alat, Bahan, dan Media

Torso, gambar/skema alat peredaran darah.

5. Sumber Belajar

• Buku Biologi SMA/MA Kelas XI dan LKS • Sumber lain yang relevan

Pertemuan V

1. Indikator dan Tujuan Pembelajaran

Indikator Tujuan Pembelajaran

3.6.4. Mendeskripsikan kelainan yang terjadi pada sistem peredaran darah manusia.

3.6.5. Memberi contoh teknologi yang berhubungan dengan kelainan yang terjadi pada sistem peradaran darah

Setelah menyelesaikan pembahasan ini, peserta didik diharapkan mampu:

1. Mengidentifikasi kelainan yang terjadi pada sistem peredaran darah manusia.

2. Menjelaskan upaya menghindari/ rehabilitasi kelainan/penyakit pada sistem peredaran darah. 3. Menjelaskan penyebab terjadinya trombus dan embolus. 4. Memberi contoh teknologi dalam mengatasi penyakit pada

sistem peredaran. 2. Metode Pembelajaran: ceramah, diskusi dan portofolio

3. Kegiatan Pembelajaran

b.

Pendahuluan

• Dalam pembukaan, guru selayaknya memberi salam dan mengajak peserta didik berdoa sesuai agama masing-masing. Semoga dengan doa ini, ilmu yang diperoleh menjadi bermanfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

• Guru mengingatkan tentang materi pembahasan pada minggu lalu dan mencoba mengaitkannya dengan materi yang akan dibahas sekarang (apersepsi) tentang gangguan pada sistem peredaran darah

(13)

• Guru memberikan motivasi kepada peserta didik tentang pentingnya mempelajari gangguan pada sistem peredaran darah.

• Guru menjelaskan kompetensi yang akan dicapai dalam pembelajaran.

b. Inti

• Guru mejelaskan tentang materi secara garis besar

• Guru dan siswa saling berdiskuis mengenai materi dan membahasnya bersama-sama

c) Penutup

• Guru bersama peserta didik mengadakan refleksi dan menarik kesimpulan dari kegiatan pembelajaran.

 Guru memberikan portofolio kepada siswa

• Kegiatan pembelajaran diakhiri dengan evaluasi secara tertulis melalui instrumen kognitif afektif dan psikomotorik yang diberikan.

4. Sumber Belajar

 Buku Biologi SMA/MA Kls XI dan LKS  Sumber lain yang relevan

Penilaian

3. Mekanisme dan prosedur

Penilaian terbagi menjadi penilaian proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan di setiap akhir pertemuan, sedangkan penilaian hasil belajar dilakukan di akhir pertemuan (pertemuan 5) dengan memberikan lembar penilaian kognitif, afektif dan psikomotorik.

4. Aspek dan Instrumen penilaian Penilaian proses belajar  Tes berbasis portofolio Penilaian hasil belajar

 Instrumen kognitif berupa tes tertulis dengan bentuk soal pilihan ganda

 Instrumen afektif terbagi menjadi lembar self-assessment dan lembar penilaian sejawat.  Instrumen psikomotorik terdiri dari lembar penilaian kinerja siswa oleh guru.

Mengetahui, Guru bidang Studi

Referensi

Dokumen terkait

Biaya tersebut termasuk seluruh biaya yang berlangsung untuk menjadikan aset bersejarah tersebut dalam kondisi dan lokasi yang ada pada periode berjalan.” Jadi perlakuan

Selain itu kajian yang menggunakan kaedah ini memberi satu peluang perluahan yang begitu baik terhadap masalah yang dihadapi oleh pelajar dengan hanya melakukan

b. Objek MKS 1 dapat mengenali dan membedakan faktor-faktor mana yang harus diurai atau yang diolah terlebih dulu... Karena objek MKS 1 dapat menganalisis soal yang disajikan,

• Berdasarkan waktu perjalanan hampir sebagian besar pengguna menyatakan cukup baik; yaitu yang menyatakan baik sebesar 15,69 persen; yang menyatakan cukup sebesar 57,42 persen

Penggunaan titik attachment work tool untuk memegang/mengangkat objek, dapat memengaruhi kinerja pengangkatan alat berat. Bacalah selalu Buku Petunjuk Pengoperasian dan Perawatan

oxysporum Schlecht sebagai penyebab layu fusarium pada berbagai tanaman dan sesuai dengan penelitian yang dilakukan terdahulu dijelaskan bahwa ekstrak cair dari kunyit mempunyai

Jadi disini muncul sebuah relasi akan konstruksi dimana tradisi jamasan pusaka ini tidak bisa dilepaskan oleh masyarakat desa Ngliman, dimana ruang antara masyarakat

Perubahan ketinggian yang semakin besar mengindikasikan bahwa medan gravitasi tidak konstan, kemudian perubahan jarak horisontal semakin kecil mengindikasikan bahwa gesekan