• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN TRANSPORTASI SULAWESI BARAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERKEMBANGAN TRANSPORTASI SULAWESI BARAT"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

 Jumlah pesawat yang berangkat dan datang melalui Bandara Tampa Padang Mamuju dan Sumarorong Mamasa Sulawesi Barat pada bulan September 2016 sebanyak 218 kali penerbangan. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 3,54 persen jika dibandingkan dengan September 2016 yang tercatat sebanyak 226 kali penerbangan. Sementara itu, jika dibandingkan dengan bulan Oktober tahun sebelumnya mengalami peningkatan signifikan sebesar 42,48 persen dimana saat itu tercatat jumlah total penerbangan sebanyak 153 kali penerbangan.

 Jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat dan datang melalui Bandara Tampa Padang Mamuju dan Sumarorong Mamasa Sulawesi Barat selama bulan Oktober 2016 sebesar 10.064 orang. Jika dibandingkan dengan keadaan bulan September 2016 sebesar 10.435 orang, mengalami penurunan sekitar 3,56 persen. Hal yang berbeda terjadi jika dibandingkan dengan kondisi bulan Oktober tahun sebelumnya yang hanya 6.343 orang, maka terjadi peningkatan sebesar 58,66 persen.  Jumlah barang yang dibongkar dan dimuat melalui Bandara Tampa Padang Mamuju dan Sumarorong

Mamasa Sulawesi Barat selama bulan Oktober 2016 adalah sebesar 53.445 kg. Hal ini berarti terjadi peningkatan sekitar 1,06 persen jika dibandingkan dengan keadaan bulan September 2016 yang tercatat sebesar 52.887 kg. Hal sejalan jika dibandingkan kondisi bulan Oktober tahun sebelumnya tercatat sebesar 31.763 kg, terjadi kenaikan sekitar 62,26 persen.

 Jumlah pelayaran yang melalui pelabuhan di Sulawesi Barat selama periode bulan Oktober 2016 sebanyak 205 kali, terjadi penurunan sebesar 21,15 persen jika dibandingkan dengan keadaan bulan September 2016 yang tercatat 260 unit. Apabila dibandingkan dengan kondisi bulan Oktober tahun sebelumnya sebanyak 204 unit, mengalami peningkatan walaupun tidak terlalu signifikan yaitu sebesar 0,49 persen.

 Jumlah penumpang angkutan laut yang berangkat maupun datang melalui Sulawesi Barat selama bulan Oktober 2016 sekitar 3.015 orang. Apabila dibandingkan kondisi pada bulan September 2016 yang mencapai 5.810 orang, terjadi penurunan sekitar 48,12 persen. Hal yang sama juga terjadi jika dibandingkan dengan kondisi bulan Oktober tahun sebelumnya yang mencapai 4.008 orang atau mengalami penurunan sebesar 24,76 persen.

No. 73/12/76/Th. X, 1 Desember 2016

PERKEMBANGAN

TRANSPORTASI

SULAWESI

BARAT

OKTOBER 2016, PENERBANGAN MELALUI BANDARA TAMPA PADANG DAN

SUMARORONG MENURUN 3,54 PERSEN

A. PERKEMBANGAN ANGKUTAN UDARA

Perkembangan penerbangan di Sulawesi Barat dapat dilihat dari jumlah pesawat yang berangkat maupun yang datang melalui Bandara Tampa Padang Kabupaten Mamuju dan Sumarorong Kabupaten

(2)

Berita Resmi Statistik Provinsi Sulawesi Barat No. 73/12/76/Th.X, 1 Desember 2016 2

ini mengalami penurunan sebesar 3,54 persen jika dibandingkan dengan bulan September yang tercatat sebanyak 113 kali penerbangan. Hal yang sama jika dibandingkan dengan jumlah keberangkatan pada bulan Oktober tahun sebelumnya yang tercatat hanya 76 kali penerbangan, berarti terjadi peningkatan signifikan sebesar 43,42 persen. Sementara itu, jumlah pesawat yang datang Oktober 2016 juga tercatat sebanyak 109 kali penerbangan atau menunjukkan terjadi penurunan sebesar 3,54 persen jika dibandingkan bulan September yang tercatat sebanyak 113 kali penerbangan. Jika dibandingkan dengan bulan Oktober tahun sebelumnya yang tercatat hanya sebanyak 77 kali penerbangan justru menunjukkan peningkatan sebesar 41,56 persen.

Keadaan jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat selama bulan Oktober 2016 sebesar 5.229 orang. Apabila dibandingkan dengan keadaan bulan sebelumnya yang mencapai 5.466 orang, terjadi penurunan sekitar 4,34 persen. Jika dibandingkan dengan kondisi bulan Oktober tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 3.315 orang, maka terjadi peningkatan sebesar 57,74 persen. Sementara itu, keadaan jumlah penumpang yang datang pada bulan Oktober 2016 sebesar 4.835 orang atau mengalami penurunan sebesar 2,70 persen jika dibandingkan dengan kondisi bulan September 2016 yang tercatat sebanyak 4.969 orang. Apabila dibandingkan dengan kondisi bulan Oktober tahun sebelumnya yang hanya 3.028 orang, maka jumlah penumpang yang datang mengalami peningkatan sekitar 59,68 persen.

Jumlah barang yang dibongkar selama bulan Oktober 2016 adalah sebesar 30,143 kg, atau naik sekitar 1,17 persen jika dibandingkan dengan keadaan bulan September yang tercatat sebesar 29.794 kg. Apabila dibandingkan dengan kondisi bulan Oktober tahun sebelumnya yang tercatat hanya 17.841 kg, terjadi kenaikan signifikan sebesar 68,95 persen. Sementara itu, jumlah barang yang dimuat pada periode Oktober 2016 sebanyak 23.302 kg. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi sedikit peningkatan sekitar 0,91 persen jika dibandingkan dengan kondisi bulan September 2016 yang tercatat sebanyak 23,093 kg. Jika dibandingkan keadaan bulan yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 13.922 kg, terjadi kenaikan sebesar 67,38 persen.

Tabel 1

Perkembangan Lalu Lintas Angkutan Udara di Sulawesi Barat Periode Oktober 2015, September 2016 dan Oktober 2016

KETERANGAN OKTOBER 2015 SEPTEMBER 2016 OKTOBER 2016

PERUBAHAN OKTOBER 2016 TERHADAP SEPTEMBER 2016 (%) PERUBAHAN OKTOBER 2016 TERHADAP OKTOBER 2015 (%) (1) (2) (3) (4) (5) (6) PESAWAT (unit) BERANGKAT / DEPARTURE 76 113 109 -3,54 43,42 DATANG / ARRIVAL 77 113 109 -3,54 41,56 PENUMPANG (orang) BERANGKAT / DEPARTURE 3 315 5 466 5 229 -4,34 57,74 DATANG / ARRIVAL 3 028 4 969 4 835 -2,70 59,68 BARANG/BAGASI (kg) BONGKAR 17 841 29 794 30 143 1,17 68,95 MUAT 13 922 23 093 23 302 0,91 67,38

(3)

B. PERKEMBANGAN ANGKUTAN LAUT

Jumlah pelayaran laut yang melalui pelabuhan di Provinsi Sulawesi Barat selama periode bulan Oktober 2016 sebanyak 205 unit. Jika dibandingkan dengan keadaan bulan September yang tercatat sebanyak 260 unit, maka kondisi tersebut mengalami penurunan sebesar 21,15 persen. Hal yang berbeda jika dibandingkan dengan kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 204 unit, kondisi tersebut menunjukkan peningkatan tipis sebesar 0,49 persen.

Jumlah penumpang angkutan laut yang berangkat melalui pelabuhan di Sulawesi Barat selama bulan Oktober sekitar 1.779 orang atau terjadi penurunan sekitar 37,23 persen jika dibandingkan kondisi pada bulan September yang tercatat sebanyak 2.834 orang. Sementara itu, jika dibandingkan dengan kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 1.988 orang, maka terjadi penurunan sebesar 10,51 persen.

Jumlah penumpang angkutan laut yang datang pada bulan Oktober 2016 sekitar 1.236 orang. Hal ini menunjukkan terjadi penurunan signifikan sekitar 58,47 persen, jika dibandingkan bulan sebelumnya tahun yang sama yang tercatat sebanyak 2.976 orang. Hal yang sama juga terjadi jika dibandingkan dengan kondisi bulan Oktober 2015 yang tercatat mencapai 2.020 orang atau terjadi penurunan mencapai 38,81 persen.

Tabel 2

Perkembangan Lalu Lintas Angkutan Laut di Sulawesi Barat Periode Oktober 2015, September 2016 dan Oktober 2016

KETERANGAN OKTOBER 2015 SEPTEMBER 2016 OKTOBER 2016

PERUBAHAN OKTOBER 2016 TERHADAP SEPTEMBER 2016 (%) PERUBAHAN OKTOBER 2016 TERHADAP OKTOBER 2015 (%) (1) (2) (3) (4) (5) (6) PELAYARAN (kali)

DATANG dan BERANGKAT 204 260 205 -21,15 0,49

PENUMPANG (orang)

BERANGKAT/DEPARTURE 1 988 2 834 1 779 -37,23 -10,51

(4)

Berita Resmi Statistik Provinsi Sulawesi Barat No. 73/12/76/Th.X, 1 Desember 2016 4

Grafik 2

Perkembangan Penumpang Angkutan Laut di Sulawesi Barat Periode Oktober 2015, September 2016 dan Oktober 2016

1

10

100

1000

10000

Oktober 2015

September 2016

Oktober 2016

204

260

205

1,9

88

2,8

34

1,7

79

2,

02

0

2,

97

6

1,

23

6

(5)

Informasi lebih lanjut hubungi:

Suntono, SE, M.Si

Kepala BPS Provinsi Sulawesi Barat

Telepon: (62-426) 21265

Faks: (62-426) 22103 E-mail: [email protected]

BADAN PUSAT STATISTIK

PROVINSI SULAWESI BARAT

Referensi

Dokumen terkait

Segala puji syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa atas karunia-NYA berupa rahmat, hidayah serta perlindungan-NYA kepada penulis hingga

Sarung tangan yang kuat, tahan bahan kimia yang sesuai dengan standar yang disahkan, harus dipakai setiap saat bila menangani produk kimia, jika penilaian risiko menunjukkan,

Manfaat Rhizobacteria yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman secara tidak langsung yaitu dengan mengurangi keparahan penyakit melalui senyawa antibiosis, induksi

Air Mancur yaitu dengan menyesuaikan luas gudang yang tersedia dan juga menggunakan sistem racking untuk menyimpan barang, selain itu metode FIFO yang digunakan

Adapun dalam penyusunan skripsi ini, penulis mengambil judul “PENGARUH SISTEM PENGUKURAN KINERJA DAN SISTEM REWARD TERHADAP HUBUNGAN ANTARA TOTAL QUALITY MANAGEMENT

Dari hasil praktikum yang dilakukan, dengan mengamati osilasi bandul ± 19 menit terlihat adanya redaman seperti yang ditunjukkan pada Grafik 1, yakni grafik simpangan terhadap

tentang Calon Kepala Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (2) kepada panitia pemilihan Kabupaten paling lama 3 (tiga) hari sejak Calon Kepala Desa ditetapkan..

sustainability report perbandingan antara GRI dan Dow Jones Sustainability Index, hasilnya yaitu format pengungkapan dan indikator dari keduanya berbeda, di GRI