Penerapan Energi
Efisiensi di IKM
Oleh:
Dra Rismawarni Marshal Direktur Eksekutif PPBN
Disampaikan pada Acara Workshop Efisiensi Energi di Sektor Industri Kecil dan Menengah
Outline
• Identifikasi
Permasalahan
• Bantuan ke IKM
• Penerapan Energi
Efisiensi
Fakta
Di tahun 2011 PPBN telah memfasilitasi penerapan
produksi bersih di 200 UKM Batik sehingga
memberikan dampak sbb:
• Identifikasi Permasalahan • Bantuan ke IKM • Penerapan Energi EfisiensiApa saja yang dilakukan??
- Menyumbang dana
yang besar bagi IKM?
- Memberikan bantuan
alat alat canggih dan
mahal?
- Atau melarang IKM
untuk memboroskan
sumber daya??
“Jawabannya adalah dengan melihat sumber
permasalahan dengan cara yang lebih baik
, mengembangkan teknologi tepat guna dan
melakukan pembinaan dengan intensif.”
• Identifikasi Permasalahan
• Bantuan ke IKM • Penerapan Energi
Efisiensi
• Manfaat bagi IKM HINDARI CARA-CARA
YANG TIDAK EFISIEN DAN EFEKTIF !!!
Permasalahan IKM Pada
Umumnya
• Identifikasi Permasalahan • Bantuan ke IKM • Penerapan Energi Efisiensi• Manfaat bagi IKM
Internal:
• Kurangnya kesadaran IKM akan pentingnya penghematan energi
• Kebiasaan kerja IKM yang kurang efisien sudah dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama
• Keterbatasan informasi dan pengetahuan IKM untuk menerapkan efisiensi energi
• Keterbatasan dana IKM untuk investasi teknologi yang efisien
Penggunaan kompor minyak tanah yang boros
Permasalahan IKM Pada
Umumnya
• Identifikasi Permasalahan • Bantuan ke IKM • Penerapan Energi Efisiensi• Manfaat bagi IKM
Eksternal:
• Ketersediaan sumber daya yang makin terbatas • Meningkatnya harga sumber daya
• Persaingan Usaha yang semakin ketat
• Tuntutan Pasar akan Produk yang murah dan ramah lingungan
Antrian panjang untuk membeli minyak tanah
Permasalahan yang berulang dalam
memberikan bantuan bagi IKM
• IKM hanya sebagai object
• Bantuan yang tumpang tindih
• Perencanaan yang kurang
matang
• Ketidaksesuaian teknologi
baik dari sisi
kapasitas, kualitas, maupun
keberlanjutan.
• Identifikasi Permasalahan • Bantuan ke IKM • Penerapan Energi Efisiensi• Manfaat bagi IKM
KURANG BERMANFAAT
Langkah Strategi Bantuan bagi IKM
• Identifikasi Permasalahan • Bantuan ke IKM • Penerapan Energi Efisiensi• Manfaat bagi IKM
Pengembangan tenaga ahli lokal.
Perencanaan yang matang
Pengembangan Teknologi
Uji Coba Rencana Teknologi
Strategi Bantuan bagi IKM
Langkah 1:
• Identifikasi Permasalahan • Bantuan ke IKM • Penerapan Energi Efisiensi• Manfaat bagi IKM
Pengembangan tenaga ahli lokal.
• Faktor sosial merupakan kendala yang sering menjadi kendala dalam menerapkan upaya perbaikan
• Dengan adanya tenaga ahli lokal hambatan dari faktor sosial budaya akan dapat diminimalisir
• Tenaga lokal dapat dijadikan mitra sekaligus agen
perubah setelah mendapatkan kegiatan pengingkatan kapasitas
Strategi Bantuan bagi IKM
Langkah 2:
• Identifikasi Permasalahan • Bantuan ke IKM • Penerapan Energi Efisiensi• Manfaat bagi IKM
Perencanaan yang matang
• Tenaga ahli bersama-sama dengan IKM mencari akar penyebab dari permasalahan yang dihadapi
• IKM menyepakati untuk bekerjasama melakukan
perbaikan hingga dicapai target yang diinginkan.
Studi
Permasalahan
Penentuan
target
perbaikan
“Banyak bantuan yang tidak tepat sasaran karena tidak melibatkan IKM ketika melakukan perencanaan”
Strategi Bantuan bagi IKM
Langkah 3:
• Identifikasi Permasalahan • Bantuan ke IKM • Penerapan Energi Efisiensi• Manfaat bagi IKM
Pengembangan Teknologi
• Teknologi dapat diaplikasikan dan dioperasikan dengan mudah oleh IKM
• Pengembangan teknologi perlu memperhatikan kemampuan finansial IKM
• Teknologi dapat dengan cepat memberi manfaat bagi IKM
“Teknologi didesain sesuai
dengan kebutuhan IKM
dengan mempertimbangkan
3 aspek”
Mudah
Murah
Strategi Bantuan bagi IKM
Langkah 4:
• Identifikasi Permasalahan • Bantuan ke IKM • Penerapan Energi Efisiensi• Manfaat bagi IKM
Uji Coba Rencana Perbaikan
• Uji coba skala individu dilakukan oleh tenaga ahli lokal bersama-sama IKM agar memberikan rasa percaya.
• Uji coba untuk teknologi skala komunal perlu melibatkan aparat desa, agar dicapai
kesepakatan untuk mekanisme operasional dikemudian hari
“ Teknologi yang dipilih sebaiknya diujicoba sebelum diaplikasikan ke IKM, agar dapat memberikan
manfaat yang nyata “
Skala
individu
Skala
komunal
Strategi Bantuan bagi IKM
Langkah 5:
• Identifikasi Permasalahan • Bantuan ke IKM • Penerapan Energi Efisiensi• Manfaat bagi IKM
Evaluasi dampak
• Nilai rupiah dari upaya penghematan
• Reduksi GRK yang berhasil dikurangi
• Keberlanjutan dari upaya energi efisiensi
“ Keberhasilan penerapan efisiensi energi perlu diverivikasi agar manfaat dari upaya perbaikan dapat
disebarluaskan“ Manfaat Ekonomi Manfaat Lingkungan Manfaat Organisasi
Strategi Bantuan bagi IKM
Langkah 6:
• Identifikasi Permasalahan • Bantuan ke IKM • Penerapan Energi Efisiensi• Manfaat bagi IKM
Replikasi Teknologi
• Tenaga ahli pendamping perlu melakukan beberapa
penyesuaian teknologi sebelum direplikasi
• Dengan kisah sukses yang telah ada, IKM dapat diajak untuk memberikan kontribusi dalam melakukan replikasi
“ Tidak semua teknologi dapat direplikasikan di tempat
lain, terkadang beberapa
penyesuaian diperlukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal“
Uji
kesesuaian
Mekanisme
Penanaan
Penerapan Energi Efisiensi
Produksi Bersih:
• Identifikasi Permasalahan • Bantuan ke IKM • Penerapan Energi Efisiensi• Manfaat bagi IKM
“Strategi pengelolaan lingkungan yang bersifat
preventif, terpadu dan diterapkan secara kontinyu
pada setiap kegiatan mulai dari hilir sampai dengan hulu yang terkait dengan proses produksi, produk dan jasa untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya alam, mencegah terjadinya pencemaran lingkungan dan
mengurangi terbentuknya limbah pada sumbernyasehingga dapat meminimalisasi resiko terhadap kesehatan dan keselamatan manusia dan kerusakan lingkungan. ”
Penerapan Energi Efisiensi
Konsep 5R Produksi Bersih:
• Identifikasi Permasalahan • Bantuan ke IKM
• Penerapan Energi Efisiensi
• Manfaat bagi IKM
• Pikir Ulang
sebelum bertindakRe-think
• Kurangi
pemakaian sumber dayaReduce
• Pakai lagi
apa yang bisa dipakaiReuse
• Pisahkan
apa yang bisa dipakai dari limbahRecovery
• Daur Ulang
Penerapan Energi Efisiensi
Teknologi Tepat Guna:
• Identifikasi Permasalahan • Bantuan ke IKM
• Penerapan Energi Efisiensi
• Manfaat bagi IKM
Solar Bottle Light
Pemanfaatan botol bekas, air, dan sedikit larutan pemutih dapat menggantikan lampu setara 55Watt disiang hari
Penerapan Energi Efisiensi
Teknologi Tepat Guna:
• Identifikasi Permasalahan • Bantuan ke IKM
• Penerapan Energi Efisiensi
• Manfaat bagi IKM
Kompor
Listrik
Untuk
Uraian Kompor Minyak Tanah Kompor Gas Elpiji Kompor Listrik Biaya Pemakaian Rp. 212.500,- Rp. 125.000,- Rp. 10.020,-Penghematan Rp. 202.480,- Rp. 114.980,-% Penghematan 95,3% 92% -50.000 100.000 150.000 200.000 250.000
Minyak Tanah Gas Listrik
Asumsi
Pemakaian: • 8 jam sehari • 25 hari sebulan Golongan Tarif: Rumah Tangga Batas Daya: 450 VA Rp 125.000 Rp 10.020 Rp 212.500 • Identifikasi Permasalahan • Bantuan ke IKM • Penerapan Energi Efisiensi• Manfaat bagi IKM
Penerapan Energi Efisiensi
Teknologi Tepat Guna: Kompor Listrik
Blower untuk Pembakaran pada
Proses Pembatikan
Tanpa Blower
Pakai Blower
Investasi Rp. 500.000
Keuntungan Menggunakan
Blower
Tanpa Blower
Pakai Blower
2 becak utk
6
hariKeuntungan
2 becak utk
9
hariHemat 33,3%
Menggunakan 1 orang tenaga kerja
Menghasilkan polusi asap Tumpukan arang sisa pembakaran 1 org setengah waktu kerja Tanpa Asap Tidak ada sisa
arang
Hemat 50%
Ramah
Lingkungan
Waktu kerja dan ruang kerja lebih
efisien Waktu mendidihkan
air 1 jam
Waktu mendidihkan
Manfaat bagi IKM
Ekonomi:
- UKM dapat menghemat biaya produksi (Harga Pokok Produksi dapat ditekan)
Lingkungan :
-
Mengurangi pencemaran baik secara langsung (polusi asap) maupun tidak langsung (menurunkan emisi CO2)Organisasi :
- Keberlanjutan dari upaya penerapan energi efisiensi - Perbaikan cara kerja dan kesadaran akan K3
- Peningkatan kapasitas tenaga kerja karena ikut terlibat dalam upaya perbaikan. • Identifikasi Permasalahan • Bantuan ke IKM • Penerapan Energi Efisiensi • Manfaat bagi IKM
Kompor
Listrik
Untuk
Pembatikan
MeLOK
“ Mengelola lingkungan tidak selalu berarti
pengeluaran tambahan”
PPBN mengembangkan suatu metode
penerapan PB melalui perangkat yang disebut MeLOK (Manajemen Lingkungan Berorientasi Keuntungan). Perangkat ini telah terbukti secara nyata dapat membantu industri mencapai tiga keuntungan.
Pendampingan
Sistematis Selama 6 Bulan
Mengelola Lingkungan
secara Menguntungkan
MeLOK
PECAPAIAN
“PPBN tengah memfasilitasi
penerapan MeLOK di
beberapa industri dengan
keuntungan mencapai
Rp.706.250.000,- dengan
penghematan listrik hingga
mencapai lebih dari 9000
MWH sekaligus mengurangi
emisi CO2 hingga 6626 Ton /
tahun. ”
Keuntungan
Finansial
Keuntungn
LIngkungan
Keuntungan
Organisasi
Kini penerapan MeLOK di beberapa industri telah menunjukkan hasil yang jauh lebih besar lagi walaupun tidak didampingi lagi oleh PPBN, Hal ini terjadi karena motor inti