• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan antara Fungsi Koordinasi dan Pengawasan oleh Koordinator Program Imunisasi Puskesmas dengan Ketepatan Waktu Laporan Imunisasi Bulanan di Kabupaten Banjarnegara Tahun 2010 - UDiNus Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hubungan antara Fungsi Koordinasi dan Pengawasan oleh Koordinator Program Imunisasi Puskesmas dengan Ketepatan Waktu Laporan Imunisasi Bulanan di Kabupaten Banjarnegara Tahun 2010 - UDiNus Repository"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Public Health Studies Undergraduate Program Dian Nuswantoro University Medical Faculty Semarang 2010

ABSTRACT

Sari Purbaningrum

THE CORRELATION BETWEEN THE COORDINATION AND SUPERVISION FUNCTION BY PUBLIC HEALTH CENTRE IMMUNIZATION PROGRAM COORDINATOR WITH A PUNCTUALITY OF MONTHLY IMMUNIZATION REPORT AT BANJARNEGARA IN 2010

xv + 87 p. + 13 tables + 5 + 6 image attachments

A Punctual monthly immunization record and report of public health centre could be use to take a policy and a remedial analysis and following planning. Based on the received data, a commulative percentage on a punctual report time of a mountly immunization at public health centre at Banjarnegara in 2009 was only 52.6% from 100% target. The role of coordination and control function could help the immunization program coordinator to make a punction report time of a mountly immunization. The purpose of this research was to find out the correlation between the coordination and supervision function with punctually of monthly immunization reports at Banjarnegara in 2010.

The kind of the research was explanatory research by having survey cross sectional approach method. The number of samples in this research was the total population of immunization coordinator, it was 35 respondents. The statistical test that the writer used was a Rank Spearman correlation test.

The result of the Rank Spearman Correlation tests showed that there no significant correlation between coordination (p value 0.566) and supervise function (p value 0.577) with a punctuality of monthly immunization reports at public health centre.

Based on the above research, it was necessary to optimalize a monthly coordination meeting at public health centre to coordinate and evaluate a work by immunization coordinator toward a monthly immunization report and it was necessary to have a policy from the head the public health centre. The policy was a midwife should enclose an information letter that she had finished doing report

a monthly immunization report.

(2)

Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro Semarang 2010

ABSTRAK

Sari Purbaningrum

HUBUNGAN ANTARA FUNGSI KOORDINASI DAN PENGAWASAN OLEH KOORDINATOR PROGRAM IMUNISASI PUSKESMAS DENGAN KETEPATAN WAKTU LAPORAN IMUNISASI BULANAN DI KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2010

xv + 87 hal + 13 tabel + 5 gambar + 6 lampiran

Pencatatan dan pelaporan imunisasi bulanan Puskesmas yang tepat waktu dapat digunakan untuk melakukan pengambilan kebijakan dan analisa perbaikan serta perencanaan selanjutnya. Berdasarkan data yang diperoleh, persentase komulatif ketepatan waktu laporan imunisasi bulanan Puskesmas di Kabupaten Banjarnegara tahun 2009 hanya mencapai 52,6% dari target 100%. Peran fungsi koordinasi dan pengawasan dapat membantu koordinator program imunisasi Puskesmas untuk membuat laporan imunisasi bulanan dengan tepat waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara fungsi koordinasi dan pengawasan dengan ketepatan waktu laporan imunisasi bulanan di Kabupaten Banjarnegara tahun 2010.

Jenis penelitian ini bersifat explanatory research dengan metode survey dan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah total populasi koordinator program imunisasi yaitu 35 responden. Uji statistik yang digunakan adalah uji korelasi Rank Spearman.

Hasil uji korelasi Rank Spearman menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna antara fungsi koordinasi (p value 0,566) dan pengawasan (p value 0,577) dengan ketepatan waktu laporan imunisasi bulanan Puskesmas.

Berdasarkan penelitian di atas, maka perlu adanya optimalisasi rapat koordinasi bulanan Puskesmas untuk melakukan koordinasi dan evaluasi kerja oleh Koordinator program imunisasi terhadap laporan imunisasi bulanan serta perlunya kebijakan dari Kepala Puskesmas bahwa syarat pengambilan gaji bidan desa harus melampirkan surat keterangan telah menyelesaikan pelaporan termasuk pelaporan imunisasi bulanan.

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penjabarannya, komponen visi, misi, dan kebijakan tersebut harus dikaitkan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2006

Karena itu, studi mengenai program Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) khususnya yang terkait dengan perilaku ekonomi rumahtangga petani peserta program PHBM di wilayah

Hal ini didukung oleh sejumlah data, yaitu: (1) hanya sekitar 45% komite sekolah yang selalu berperan secara aktif dalam; (a) memberikan pertimbangan dalam penentuan kebijakan

Rivayete göre Allah Resulü (sav) Ģöyle buyurmuĢtur: Üç Ģey vardır ki, bunlar olan kiĢinin imanı kemal bulur: Allah'ın diniyle ilgili olarak hiç bir kmayıcınm

penelitian ini di tarik kesimpulan bahwa dari uji parsial ( uji T) di peroleh hasil bahwa faktor sikap, norma subyektif, dan kontrol keperilakuan yang dipersepsikan

telah berhasil dipertahankan di hadapan Dewan Penguji dan diterima sebagai bagian persyaratan yang diperlukan untuk memperoleh gelar Sarja Ekonomi (S.E.) pada Program

Tabulasi Silang Antara Jenis Kelamin Responden dengan Tingkat Pengetahuan Mengenai Event “Mandi Busa” Melalui Publisitas di Ciputra Waterpark Surabaya.... Tabulasi Silang

Selain dokum en asli, juga m em baw a salinan unt uk diserahkan kepada