• Tidak ada hasil yang ditemukan

JURUSAN TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN FAKU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "JURUSAN TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN FAKU"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

JURUSAN TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Dosen Pengampu :

Darmanto, Ir., Dip.HE.,M.Sc.

Budi Kamulyan, Ir., M.Eng.

Sri Puji Saraswati, Ir., M.Sc.

TEKNIK PENYEHATAN & LINGKUNGAN

SEMESTER V - 2 SKS (TERMASUK PRAKTIKUM)

POKOK BAHASAN :

SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM

SISTEM PENANGANAN AIR LIMBAH

(2)

TEKNIK PENYEHATAN

DEFINISI

TEKNIK YANG BERKAITAN DENGAN USAHA MEMBUAT

BANGUNAN-BANGUNAN YANG BERFUNGSI UNTUK MENYEHATKAN MANUSIA ATAU MASYARAKAT PADA UMUMNYA SERTA LINGKUNGANNYA SECARA

PREVENTIVE, BAIK LANGSUNG SEPERTI BANGUNAN OLAH RAGA ATAU TIDAK LANGSUNG SEPERTI BANGUNAN UNTUK PENYEDIAAN AIR

MINUM, PENANGANAN AIR LIMBAH, DRAINASE, PENANGANAN SAMPAH, DLL.

TEKNIK YANG BERKAITAN DENGAN USAHA MEMBUAT BANGUNAN DAN FASILITAS UMUM, KOMERSIAL ATAU INDUSTRI (TITIK BERAT PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT UMUM), MISALNYA FASILITAS PEMUKIMAN, TRANSPORTASI, BANGUNAN AIR (TERMASUK UNTUK PENYEDIAAN AIR MINUM, AIR LIMBAH DAN DRAINASE), BANGUNAN TRANSIT (PELABUHAN, BANDARA, TERMINAL ANGKUTAN DARAT) DAN BANGUNAN FASILITAS UMUM LAINNYA.

TEKNIK SIPIL PUBLIC WORKS

(3)

BANGUNAN /

FASILITAS UMUM

(4)

INTERAKSI ANTARA MANUSIA DAN LINGKUNGAN

“HUMANS INTERACT WITH THEIR ENVIRONMENT –

SOMETIMES ADVERSELY IMPACTING THE ENVIRONMENT, AND

SOMETIMES BEING ADVERSELY IMPACTED BY

POLLUTANTS IN THE ENVIRONMENT”

(Peavy, H.S. and G. Tchobanoglous, 1986)

ARTINYA BAHWA HUBUNGAN TIMBAL BALIK ANTARA MANUSIA DAN LINGKUNGANNYA BERSIFAT

ADVERSELY IMPACT

ARTINYA

ADANYA SALING MEMPENGARUHI ANTARA MANUSIA DALAM BERAKTIFITAS DENGAN KONDISI ALAM ATAU SEBALIKNYA

(5)

 PEMANFAATAN / PENGELOLAAN SUMBERDAYA ALAM  PENGGUNAAN LAHAN

 SIKAP / PERILAKU MANUSIA

TERKAIT AKTIFITAS MANUSIA,

KETERSEDIAAN AIR SERING DIPENGARUHI :

AKTIFITAS MANUSIA (dalam memanfaatkan sumber daya alam dan lingkungan, termasuk dalam memanfaatkan lahan untuk berbagai peruntukan) BERPENGARUH THD KONDISI ALAM DAN SERING MENYEBABKAN KERUSAKAN

LINGKUNGAN YANG BERAKIBAT PADA TERJADINYA

PENCEMARAN, KERUSAKAN LINGKUNGAN / BENCANA /

BERKURANGNYA KETERSEDIAAN AIR / KEKERINGAN YANG BERAKIBAT LANJUT PADA GANGGUAN KESEHATAN

LINGKUNGAN / KESEHATAN MASYARAKAT

(6)

KETERBATASAN PRASARANA, AKIBATNYA DAN KEMUNGKINAN MASALAH KESEHATAN YANG TIMBUL

Kompas 23032008 Kompas07072008

Keterbatasan prasarana penanganan banjir / drainase menyebabkan banjir / genangan.

Kondisi ini dapat mengakibatkan gangguan kesehatan masyarakat dengan terganggunya akses masyarakat dengan air bersih / air

(7)

Sehatkah mandi di sungai seperti ini ?

Kompas20082008

Keterbatasan prasarana air bersih dan penanganan air limbah menyebabkan masyarakat memanfaatkan sungai (walaupun airnya tidak bersih) untuk mandi dan keperluan rumah tangga lainnya.

(8)
(9)

Demi sejerigen air, rela berjalan kaki naik turun bukit

Mengais air di telaga kering

Tempo Interaktif 16052000

Sabar demi seember air

Keterbatasan air bersih yang dimiliki (sumber air kering)

menyebabkan masyarakat sulit mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

(10)

Kompas, 11-04-2005

Keterbatasan prasarana penanganan air limbah dan sampah menyebabkan pencemaran terhadap badan air /

sungai dll.

Ini akan dapat mengakibatkan

(11)

Kesehatan masyarakat

Definisi kesehatan masyarakat (Winslow, 1920) :

ilmu untuk mencegah penyakit, memperpanjang

usia, mempromosikan kesehatan melalui

usaha-usaha yang terorganisir dan informasi-informasi

yang disampaikan kepada masyarakat,

organisasi-organisasi pemerintah dan swasta,

komunitas, dan individu.

(12)

Water and Sanitation Problem

 1.1*109 people have no access to drinking water

 2.4*109 people have no access to basic sanitation facilities

 80% of diseases in developing countries is related to water

 4 million people die each year due to diseases related to water, sanitation, and hygiene

(World Water Assessment, WHO & UNICEF, 2003)

(13)

Permasalahan sanitasi dan

kesehatan masyarakat

Penyebab dan cara pencegahan

Infeksi dari patogen ke manusia melalui:

Kontak langsung antara tangan yang kotor

dengan mulut

Penggunaan air yang terkontaminasi oleh

feses

Penularan melalui pupuk tanah pertanian

dengan materi feses

Penyebaran vektor

(14)

POLA PENYEBARAN PENYAKIT

SUMBER

Air kotor Tinja

Sampah

Virus Bakteri

Protozoa Cacing

Tanah Air Udara Makanan Serangga

Manusia meninggal Penyakit baru

Manusia cacat/sakit

AGEN

MEDIA

HASIL

(15)

POLA PENULARAN :

Penyakit perut

Kotoran penderita

Air Makanan

Orang yang ditulari

(16)

Penyakit cacing

Kotoran penderita

Tanah

Orang yang ditulari

Penderita Kotoran penderita

Air

Siput

Ikan

Orang yang ditulari

Tanah

Hewan piaraan

Makanan

Orang yang ditulari Tumbuhan

(makanan)

Kotoran

(17)

Malaria dan demam berdarah

Darah penderita Nyamuk Orang yang ditulari

Penyakit kulit dan mata

Penderita Orang yang ditulari

Air bersih

(18)

Klasifikasi patogen

Klasifikasi patogen berdasarkan jenis

-jenis penyakit yang ditularkan dan asal

mereka (urin, kotoran, limbah domestik)

Lihat Tabel 1.

(19)

Tabel 1. Patogen hadir dalam urin, kotoran,

dan limbah domestik (grey water)

Patogen Nama

penyakit

Hadir dalam

Urin Kotoran Limbah Domestik Bakteri Escherichia coli Leptospira interrogans Salmonella typhi Shigella spp. Vibrio cholerae Diarrhoea Leptospirosis Typhus Shigellosis Cholera    - -    - -Virus Poliovirus Rotaviruses Poliomyelitis Enteritis -- 

(20)

Tabel 1. Patogen hadir dalam urin, kotoran,

dan limbah domestik (grey water) - lanjutan

Patogen Nama penyakit Hadir dalam

Urin Kotoran Limbah Domestik

Protozoa–amuba/ kista

Entamoeba histolytica Giardia intestinalis Amoebiasis Giardiasis -  

Helminths – telur parasit

Ascaris lumbricoides Fasciola hepatica Ancylostoma duodenale Necator americanus Schistosoma spp Taenia spp Trichuris trichiura Roundworm Liver fluke Hookworm Hookworm Shistosomiasis Tapeworm Whipworm - -           

(21)

Water related routes

Water borne route

Water washed route

Water based route

Insect vector route

(22)

Strategi pencegahan penularan

penyakit

Strategi pencegahan penularan penyakit

berdasarkan rute penularan penyakit.

Lihat Tabel 2.

(23)

Tabel 2. Strategi pencegahan penularan penyakit

Rute Penularan Strategi pencegahan

Water borne Meningkatkan kualitas air minum

Mencegah penggunaan sumber-sumber yang tidak dilindungi secara sembarangan

Water washed Menambah kuantitas air yang digunakan

Meningkatkan aksesibilitas dan keandalan penyediaan air domestik Meningkatkan kebersihan

Water based Mengurangi kebutuhan untuk bersentuhan dengan air yang terinfeksi*

Mengurangi pengotoran/pencemaran air permukaan** Water related

insect vector

Meningkatkan manajemen air permukaan

Memusnahkan tempat-tempat untuk perkembangbiakan serangga Mengurangi kebutuhan untuk mengunjungi tempat-tempat perkembangbiakan serangga

Menggunakan kelambu nyamuk

* Hanya berlaku untuk schistosomiasis

** Strategi pencegahan yang cocok untuk cacing-cacing yang berbasis air persis tergantung pada siklus hidup masing-masing dan ini hanyalah rekomendasi umum yang dapat diberikan

(24)

Excreta related infections

Faecal-oral diseases, baik yang

disebabkan oleh bakteri maupun

non-bakteri

Soil transmitted helminths

Beef and pork tapeworms

Water based helminths

Excreta related insect vectors

(25)

Cara-cara pencegahan penyakit

Sistem penyediaan air minum

Sistem penanganan air limbah

Referensi

Dokumen terkait

Untuk pegawai non-darurat : Tidak boleh melakukan tindakan yang menyangkut risiko pribadi atau tanpa pelatihan yang sesuai.. Evakuasi

[r]

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan pupuk kandang (pukan) dan kompos serta kombinasinya dengan arang dan urea terhadap produksi dan kualitas jerami

Pada pernyataan mengenai faktor situasional yang mempresipitasi jatuh yaitu kejadian jatuh tidak akan terjadi pada lansia yang dapat berjalan tanpa alat

Ketergantungan daerah terhadap DAU pada DOB dan kabupaten induk di Provinsi Lampung, periode 2001-2009 dilakukan dengan menghitung tingkat ketergantungan fiskal pada

Data operasi diatas nantinya akan digunakan sebagai acuan untuk membandingkan performa kinerja sistem pelumasan setelah dilakukannya pemeliharaan.. Proses Runing Test

EFEKTIVITAS METODE PETA PIKIRAN DENGAN MEDIA VIDEO WAWANCARA DALAM PEMBELAJARAN MENGUBAH TEKS WAWANCARA MENJADI NARASI.. Universitas Pendidikan Indonesia |

Tujuan dari pembuatan tugas akhir ini adalah sebagai salah satu syarat untuk mencapai derajat sarjana Teknik Informatika dari Program Studi Fakultas Teknologi Industri