LAPORAN TRIWULAN UNTUK TIGA BULAN BERAKHIR 30 JUNI 2013 HIGHLIGHTS

Loading.... (view fulltext now)

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

T +61 7 3001 4100 E info@cokal.com.au Level 34 Riverside Centre, 123 Eagle Street Brisbane QLD 4000 PO Box 7122, Brisbane QLD 4001 ABN 55 082 541 437 (ASX: CKA)

www.cokal.com.au

31 Juli 2013

LAPORAN TRIWULAN UNTUK TIGA BULAN BERAKHIR 30 JUNI 2013

HIGHLIGHTS

Hasil pengeboran awal di lapisan KLM BBM terindikasi potensi sumber daya Batubara Coking

TBAR – 50% proyek yang di mapping di temukan 39 singkapan batubara metalurgi

Cokal mengangkat Indonesia Country Manager

EIS untuk Proyek BBM disetujui

Izin Produksi Proyek BBM disetujui

Cokal mengumumkan Struktur Tim Eksekutif Baru

Cokal menandatangani JV dengan Operator Tongkang

Private Placement raises A$9.6M gross (Juli 2013)

EKSPLORASi

INDONESIA PROYEK BBM

BBM meliputi area seluas 19,920 hektar (ha) dengan IUP produksi meliputi 15,000 ha di area tersebut, berdekatan dengan BHP Billiton Juloi, diarea tersebut berdekatan dengan area BHP Billiton’s Juloi, di sebelah Sungai Barito dan memiliki banyak singkapan batubara yang cerah. Blok Timur BBM Target1 Eksplorasi 200 ke 350 Mt dan sampel pengeboran sedang berlangsung menunjukkan batubara coking premium dengan CSN 9 atau lebih. Hasil eksplorasi ini merupakan tambahan sumber daya terhadap 77Mt (7Mt terindikasi dan 70Mt tereka).

Highlight

• Pengeboran di BBM terfokus pada singkapan baru K L M, ke arah timur lapisan J yang

berkualitas tinggi.

• Pengeboran in-fill di seam J sudah selesai peningkatan sumber daya yang memungkinkan

planning untuk pertambangan rinci.

• Hasil laboratorium confirm seam K L M sebagai batubara coking berkualitas premium dengan

CSN 9

• Kualitas batubara termasuk ash rendah, sulfur rendah fosfor dan moisture rendah.

Pada triwulan tersebut delapan rig pengeboran telah aktif di proyek BBM. Kegiatan telah berfokus pengeboran in-fill seam J serta ditemukannya seam K L M di bagian timur.

Program seam J in-fill telah difokuskan pada peningkatan sumber daya yang ada dengan pengeboran lubang bor tambahan untuk mengurangi jarak pola yang memungkinkan sumber daya yand didefinisikan dalam kategori yang lebih tinggi dari kode JORC.

Pengeboran berlanjut untuk menguraikan lapisan J kualitas batubara di seluruh Blok Timur BBM. Ketebalan lapisan J mencapai 1.8m menuju batas utara di mana singkapan terus berpotensial coking. Hasil pengeboran menunjukkan lapisan J memiliki potensi untuk opencut dan bawah tanah, dengan strata batu

(2)

beberapa band mencapai 95MPa. Bahan ini sangat ideal untuk merancang dinding open pit, serta untuk membangun seluas 200m ke 300m panel longwall untuk ekstraksi bawah tanah.

Sumber Daya Batubara lapisan J terindikasi dan terukur akan meningkat.

Lapisan K L M yang terletak di wilayah timur dari proyek BBM yang diakses melalui jalan semua musim memungkinkan penggunaan rig pengeboran kapasitas tinggi. Program pengeboran lapisan K L M dimulai pada triwulan tersebut dengan sejumlah lubang sudah selesai. Program ini akan terus dan dijadwalkan akan selesai pada akhir triwulan ini.

Pemetaan geologi sebelah barat proyek BBM telah menemukan sejumlah besar lapisan singkapan batubara. Analisis singkapan menunjukkan potensi sumber daya produk PCI, dan di beberapa lokasi, batubara menampilkan sifat antrasit. Batubara ini cocok untuk produksi baja, pengelolaan mineral dan produksi urea.

Proyek Tambang Benua Alam Raya (TBAR)

Cokal telah akan mengakuisisi 75% saham di Proyek TBAR yang meliputi area seluas 18,850 hektar. TBAR terdaftar di Clean and Clear (CNC) List. TBAR berdekatan batas di selatan dan timur BBM, dan terdiri dari formasi yang sama yaitu Haloq Sandstone Formation.

Pemetaan geologi di TBAR telah dimulai, dengan sekitar 50% dari luas area telah diselesaikan secara rinci. Pekerjaan ini telah menemukan 69 singkapan batubara menunjukkan potensi untuk proyek batubara open cut, yang bias sebanding dengan Blok Timur BBM.

Sampel analysis singkapan menunjukkan kondisi yang menguntungkan dengan pengiriman langsung batubara coking yang memiliki ash rendah, sulfur rendah, dan CSN tinggi.

Hasil pemetaan sangat positif sampai saat ini memperkuat pandangan Cokal bahwa lapisan batubara dalam proyek BBM cenderung meluas ke proyek TBAR. TBAR memiliki potensi untuk menambah sumber daya tambahan untuk batubara coking Cokal di wilayah tersebut. Kesempatan yang bias dimanfaatkan dengan proyek yang berdekatan ini ialah rencana penggunaan infrastruktur yang dikembangkan untuk proyek BBM.

(3)

Proyek BBP

Tidak ada nya kegiatan eksplorasi di BBP selama periode ini karena semua pengeboran dan eksplorasi sumber daya telah dikerahkan untuk BBM untuk membantu penggambaran lapisan K L M.

Proyek AAM dan AAK

Cokal memiliki 75% saham di Anugerah Alam Katingan (AAK) dan proyek Anugerah Alam Manuhing (AAM) terletak di Kalimantan Tengah, Indonesia. Proyek AAK seluas 5,000ha dan proyek AAM terdiri dari 10,000ha. Aplikasi untuk izin kehutanan (IPPKH) terus diproses. Pengeboran aka dimulai setelah izin ini dikeluarkan.

Gambar 2: Rencana Proyek Batubara Kalimantan Tengah - Konsesi Batubara Cokal ditunjukkan dengan warna biru

Proyek SNR

Aplikasi untuk izin kehutanan (IPPKH) terus diproses. Pengeboran aka dimulai setelah izin ini dikeluarkan.

AFRIKA Tanzania

Cokal telah bernegosiasi untuk mengakses ke area yang prospekti mengandung singkapan Karoo sediment. Rencana awal Cokal adalah memetakan sedimen tersebut untuk menentukan karbon, dan sambil menunggu hasil, akan merencanakan program pengeboran wildcat untuk menentukan terjadinya lapisan batubara di bawah sedimen alluvial muda di permukaan.

(4)

PENGEMBANGAN PROYEK

Kemajuan Studi Kelayakan BBM

Kemajuan di studi kelayakan memberikan rancangan dan biaya yang akurat untuk jalannya Proyek BBM. Studi ini terfokus pada pengiriman awal untuk memulai jalannya proyek dengan mengirim langsung 2Mt per tahun. Proses perizinan di pemerintahan sedang berlangsung untuk pengembangan operasi mencapai kapasitas 6Mt per tahun.

Studi ini memastikan BBM memiliki proyek batubara metalurgi berkualitas tinggi yang bermodal dan operasi yang rendah.

Desain Tambang

Detil perincian desain tambang dan biaya akan dimulai pada bulan September. Awalnya akan berfokus pada rencana detil desain tambang yang berdasar pada lapisan J dan B C D, desain akhir tidak akan selesai sampai selesainya pengeboran lapisan K L M.

Diskusi sedang berlangsung dengan beberapa kontraktor pertambangan untuk operasi pengiriman langsung 2Mt per tahun. Perusahaan akan menambah produksi sampai ke 6Mt per tahun, tanggapan awal yang kuat dari semua kelompok tampaknya mampu memenuhi waktu yang telah ditetapkan.

Jalan Tambang

LiDAR imaging telah dilakukan di wilayah yang luas; meliputi rute jalan dan alternative yang mungkin. LiDAR imaging ini telah digunakan untuk desain dan biaya dari rute jalan angkut untuk lokasi tambang BBM ke Tongkang Muat di Purnama di Sungai Barito. Desain earthworks yang lengkap mencakup pemilihan bahan bangunan tertentu semua jumlah potongan dan isian sepanjang rute dengan optimal. Desain akhir jembatan dan penyelidikan geoteknik akan dimulai pada juli 2013.

Rute jalan pengangkutan telah dirancang untuk menyediakan pemanfaatan jalan raya ganda ‘C’ untuk truk angkut membawa 120t per trip, metode ini paling efisien berbasis satu ton per kilometer. Untuk mencapai metode ini jalan pengangkutan telah dirancang denga standard maksimum 8 derajat gradient melawan arah perjalanan.

Fasilitas Tongkang Muat

Fasilitas tongkang muat berlokasi di Purnama di Sungai Barito. Pembebasan lahan dan reboisasi sedang berlangsung dengan total area sebesar 150Ha sudah diamankan. Fasilitas muat disesuaikan dengan konsep sistem tongkang dangkal. Investigasi geoteknik menjelang finalisasi desain earthworks akhir dan biaya.

Tongkang Sungai

Perjanjian JV mengenai tongkang sungai dengan MDM Meratus; perusahaan Indonesia yang terhormat dan berpengalaman. Studi mengenai rincian sungai mengkonfirmasi praktisnya menggunakan tongkang sungai dangkal.

Rancangan operasi 2 meter dapat menanggung beban sekitar 3.000 ton. Kedalaman sungai yang lebih dalam dapat menanggung beban sekitar 7.000 ton. Sebuah draft 2 meter yang beroperasi telah dikonfirmasi untuk proyek ini dengan beban sekitar 3000t. Tongkang dapat dimuat sehingga pada kedalaman sungai yang lebih dalam sekitar 7000 beban dapat diangkut.

Pemerintah daerah telah menyetujui lokasi fasilitas tongkang muat, dengan izin lingkungan yang memperbolehkan 6Mt per tahun.

(5)

Sungai Transloading Station

Kemajuan di detil desain dan biaya untuk transloading stasiun di sungai Barito untuk memindahkan batubara dari system tongkang sungai ke Barito atas, ke tongkang laut untuk pengiriman ke pelanggan melalui sistim floating crane.

Pemilihan akhir lokasi fasilitas transloading selection sudah selesai.

PERIZINAN & HUBUNGAN EKSTERNAL

Kemajuan izin produksi BBM – Update

Cokal telah mendapatkan has been granted the mining licence for its BBM Project with the Izin Usaha

Pertambangan Eksplorasi (Exploration IUP) upgraded to Izin Usaha Pertambangan Operasi / Produksi

(Operation / Production IUP).

Seperti laporan triwulan terakhir, Cokal telah meningkatkan IPPKH eksplorasi menjadi produksi untuk Proyek BBM. Cokal juga menerima perizininan tertulis penuh dari pemerintah Kabupaten Murung Raya untuk IPPKH produksi. Secara parallel, Cokal berkonsultasi intensif dengan Pemerintahan Kalimantan Tengah dalam hal penilaian mereka tentang meningkatkan aplikasi IPPKH dan mendapat dukungan tertulis dari seluruh lembaga Pemerintahan Kalimantan tengah.

Izin kehutanan memungkinkan mulainya pembangunan proyek batubara coking di BBM. Sejalan dengan perkembangan dari proyek BBM, aplikasi perizinan kehutanan termasuk wilayah kehutanan terkait dengan pengembangan tambang BBM, jalan angkut dan terminal tongkang sungai.

“Dengan perizinan AMDAL dan upgrade dari izin usaha pertambangan, bersama dengan kemajuan di bidang upgrade izin kehutanan, kami tetap on track menuju target konstruksi pada Q4 2013” kata Peter Lynch.

Seperti laporan triwulan terakhir Cokal telah menerima izin yang penuh untuk fasilitas pemuatan tongkang sungai dan jalan tambang dari Kabupaten Murung Raya. Cokal juga menerima dukungan tertulis dari Pemerintahan Kalimantan Tengah untuk lokasi pelabuhan di Purnama. Izin tertulis dari Gubernur diharapkan keluar pada bulan Agustus 2013. Persetujuan Provinsi diperlukan untuk mendapat izin lokasi pelabuhan dari Pemerintah Nasional.

Izin Produksi BBP - Update

Cokal telah menerima izin Analysis Dampak Lingkungan (AMDAL) oleh Badan pengelolaan Lingkungan Hidup (BLPH) untuk Proyek BBP. Izin ini meliputi perkembangan Blok Selatan BBP sesuai dengan lingkungan dan undang-undang pertambangan di Indonesia.

Izin AMDAL oleh BPLH memungkinkan untuk perubahan status IUP eksplorasi ke IUP Produksi oleh Pemerintah Kabupaten Murung Raya.

Penelitian ini diawasi oleh CDM Smith konsultan global mesin dan lingkungan didukung oleh berbagai sub-konsultan khusus Indonesia. Studi ini dimulai pada awal 2011 meliputi studi lingkungan dan dasar sosial dan penilaian, dan konsultasi masyarakat dengan masyarakat setempat.

Sejalan dengan proses AMDAL Cokal juga memproses dokumen untuk meningkatkan Proyek IUP BBP dari Pemerintah Kabupaten di Q3 2013.

IPPKH Eksplorasi TBAR

Cokal telah memulai proses untuk memperoleh IPPKH Eksplorasi untuk konsesi TBAR. Izin penuh tertulis dari Pemerintah Kabupaten Murung Raya yang diperoleh triwulan yang lalu. Kemajuan yang signifikan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menilai aplikasi dan Cokal mengharapkan untuk mendapat izin tertulis dari Gubernur di Triwulan 3 2013.

(6)

• Memberikan bantuan melalui sponsor empat guru untuk SMP di Desa Tumbang. Program ini dilaksanakan dalam sehubungan dengan Departemen Pendidikan setempat.

• Memberikan bantuan akses medis di sekitar BBM site area.

• Pelaksanaan program beasiswa Universitas Palangkaraya terus berlangsung. Aplikasi dari siswa SMA dari Kabupaten Murung Raya telah diterima dan telah mengidentifikasi daftar calon untuk memulai program pada bulan September 2013 ketika Universitas dimulai.

• Pekerjaan sukarela memberikan kursus bahasa inggris diadakan oleh staf Cokal untuk masyarakat setempat.

PERUSAHAAN

Pak Garry Keilenstyn telah ditunjuk sebagai the Country Manager / President Director PT Cokal.

Garry merupakan ekspatriat yang berbasis di Kalimantan, beliau adalah veteran pertambangan Indonesia dan kontraktor sipil. Peran pertama beliau pada tahun 1974, telah tinggal dan bekerja di Indonesia sejak 1990. Peran sebelumnya termasuk:

• Proyek Manajer dan Area Manajer dengan Petrosea salah satu tambang terbesar di Indonesia dan kontraktor sipil.

• Manajer Konstruksi, Manajer Pertambangan, Manajer Operasi, General Manajer and Resident Manajer untuk Perusahaan Pertambangan Indonesia seperti PT Indo Muro Kencana / Straits, PT Eka Surya, PT Ganda Multi Energi, PT Baramulti Sugih Sentosa dan PT Baramulti Sugih Sentosa.

Garry memiliki track record yang kuat dengan membawa proyek melalui konstruksi untuk produksi di daerah terpencil di Indonesia dan memiliki track record yang panjang dan sukses di Kabupaten Murung Raya dimana proyek BBM terletak.

Garry Keilenstyn mulai bekerja pada 1 Mei 2013, mal employment on 1st May 2013, dan mengawasi selesainya Studi Kelayakan di BBM.

Mantan Direktur Cokal, Pak Jim Middleton meninggalkan perusahaan pada bulan mei, Pak Peter Lynch telah mengambil tanggung jawab dan menjabat sebagai Chairman dan Chief Executive Officer.

Placement dari grup swasta Bluemont Ltd yang terdaftar di bursa efek Singapura pada bulan Juli 2013. Bluemont akan diterbitkan saham sebesar 60,057,034 di Cokal dengan harga A$0.16 - A$9,609,125.44 sebelum biaya.

Placement akan diterbitkan dalam 5 tahapan sejalan dengan rencana pengeboran perusahaan dan rencana rinci teknik akan digunakan untuk pekerjaan tersebut dan untuk keperluan umum.

Rincian detil disampaikan pada tabel berikut ini:

Tahap Saham Placement: Tanggal Setelmen

1 16,250,000 Saham Placement (@ A$0.16 = A$2,600,000) 15 Juli 2013 2 14,062,500 Saham Placement (@ A$0.16 = A$2,250,000) 15 Agustus 2013 3 14,062,500 Saham Placement (@ A$0.16 = A$2,250,000) 13 September 2013 4 12,500,000 Saham Placement (@ A$0.16 = A$2,000,000) 15 Oktober 2013 5 3,182,034 Saham Placement (@ A$0.16 = A$509,125.44) 15 Nopember 2013 Blumont adalah perusahaan investasi yang berbasis di Singapura yang terdaftar di Bursa Efek Singapura dan memiliki market capital sekitar A$ 2 Milyar. Baru-baru ini Blumont memperluas kepentingan di bidang pertambangan.

Studi kelayakan telah menunjukkan proyek ini ber potensial di segi keuangan. Ini telah membuka sejumlah pilihan pendanaan untuk Tahap 1 termasuk hutang untuk pembiayaan seluruh pembangunan, perjanjian

(7)

pra-penjualan batubara dan penjualan sebagian proyek BBM. Kombinasi pilihan ini pilihan Perusahaan untuk masuk ke Produksi Tahap 1.

Pendanaan pilihan kami adalah investasi langsung dan off-take ke dalam proyek BBM yang disediakan oleh industry strategis. Izin IUP produksi memberi kepastian untuk menempatkan pendanaan yang memungkinkan proyek BBM untuk masuk ke tahap produksi.

Keterangan lebih lanjut:

Peter Lynch Andrew Crook

Chairman Media Enquiries

HP: +61 419 764 747 HP: +61 419 788 431

Tentang Cokal Limited

Cokal (ASX:CKA) adalah perusahaan yang terdaftar di Australia dengan tujuan menjadi produsen batubara metalurgi global. Cokal memiliki empat proyek di Kalimantan Tengah. Indonesia yang dianggap prospektif untuk batubara metalurgi. Cokal juga telah menandatangani kerjasama untuk eksplorasi batubara di Tanzania dengan Tanzoz Resource Company Limited.

Pernyataan Kedepan

Laporan mengenai rencana perusahaan berhubung dengan eksplorasi merupakan pernyataan kedepan. Tidak ada jaminan bahwa rencana perusahaan untuk pengembangan propertinya akan berlanjut seperti yang diharapkan. Tidak ada jaminan bahwa perusahaan dapat konfirmasi deposit tambahan, mineralisasi terbukti menjadi ekonomi atau bahwa tambang akan berhasil dikembangkan.

Pernyataan kedepan melibatkan resiko yang diketahui dan tidak diketahui, ketidakpastian dan factor-faktor lain yang dapat menyebabkan, kinerja, prestasi dan hasil depan perusahaan. Faktor yang relevan dapat mencakup, tetapi tidak terbatas pada, perubahan harga komoditas, fluktuasi valuta asing dan kondisi ekonomi secara umum, peningkatan biaya dan input produksi, sifat spekulatif eksplorasi dan pengembangan proyek, termasuk resiko memperoleh izin yang diperlukan dan mengurangi jumlah atau nilai dari cadangan sumber daya, resiko politik dan social, perubahan peraturan perusahaan untuk beroperasi di masa depan, kondisi lingkungan termasuk cuaca yang ekstrim, rekrutmen dan retensi personil, masalah Hubungan industrial dan litigasi.

Pernyataan kedepan didasarkan pada asumsi dan itikad baik perusahaan dan manajemen yang berkaitan dengan keuangan, pasar, peraturan dan lingkungan yang relevan untuk memperngaruhi bisnis dan operasi perusahaan di masa depan. Perusahaan tidak menjamin bahwa asumsi pernyataan kedepan didasarkan akan terbukti benar, atau bahwa bisnis atau operasi perusahaan tidak akan terpengaruh dengan cara materi apapun atau factor-faktor lain yang tidak dapat diramal oleh perusahaan atau manajemen dan diluar kendali perusahaan.

Dengan demikian, pembaca diingatkan untuk tidak mengandalakan pernyataan kedepan sesuai pada tanggal untuk isu ini. Berdasarkan dengan hukum yang berlaku atau peraturan bursa saham dalam memberikan informasi ini perusahaan tidak melakukan kewjaiban untuk memperbaharui atau merevisi perubahan dalam adanya kejadian, kondisi atau keadaan dimana pernyataan tersebut didasarkan.

Pernyataan Kompeten

Informasi yang berkaitan dengan Hasil Eksplorasi dan Sumber Daya Batubara berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Patrick Hanna yang merupakan anggota dari AUSIMM dan merupakan konsulant (Hanna Consulting Services) ke Cokal Limited.

Pak Hanna adalah seorang ahli geologi yang berkualitas dan memiliki pengalaman yang relevan dengan tipe mineral deposit dan kegiatan yang sedang dilakukan, untuk memenuhi syarat sebagai orang yang kompetent sebagaimana didefinisikan dalam Edisi 2004 dari “Kode Australasian untuk laporan Hasil Eksplorasi, Sumber Daya Mineral dan Cadangan Bijih”.

(8)

Informasi dalam laporan ini yang berkaitan dengan Sumber Daya Mineral dihimpun oleh Tri Yoso yang merupakan anggota dari AusIMM dan karyawan di Cokal Limited.

Target Eksplorasi

Semua pernyataan untuk Target Eksplorasi dan kualitas batubara untuk Cokal Limited berdasarkan konseptual alam. Sampai saat ini eksplorasi masih tidak cukup untuk menentukan Sumber Daya Batubara dan identifikasi Sumberdaya akah sepenuhnya tergantung pada hasil eksplorasi lebih lanjut. Setiap pernyataan yang terkandung di dokumen ini mengenai hasil eksplorasi dan Target Eksplorasi telah dibuat sesuai dengan persyaratan Kode Australasia untuk Pelaporan Hasil Eksplorasi, Sumber Daya dan Cadangan Bijih (Kode JORC).

Figur

Memperbarui...

Related subjects :