1 1 1 1
MANAJEMEN STRATEGIK
MANAJEMEN STRATEGIK
SEKTOR PUBLIK
SEKTOR PUBLIK
2 2 2 2 KAJIAN MANAJEMEN KAJIAN MANAJEMEN KAJIAN MANAJEMEN KAJIAN MANAJEMEN STRATEGIK STRATEGIK STRATEGIK STRATEGIK 1. 1. 1.
1. KONSEP KONSEP KONSEP KONSEP DAN DAN DAN DAN APLIKASI APLIKASI APLIKASI APLIKASI MANAJEMENMANAJEMENMANAJEMENMANAJEMEN STRATEGIK STRATEGIK STRATEGIK STRATEGIK 2. 2. 2.
2. PERUMUSAN VISI, MISI DAN NILAIPERUMUSAN VISI, MISI DAN NILAIPERUMUSAN VISI, MISI DAN NILAIPERUMUSAN VISI, MISI DAN NILAI
3. 3. 3.
3. ANALISIS LINGKUNGAN STRATEGIK ANALISIS LINGKUNGAN STRATEGIK ANALISIS LINGKUNGAN STRATEGIK ANALISIS LINGKUNGAN STRATEGIK
4. 4. 4.
4. ANALISIS STRATEGIK DAN FAKTOR-FAKTORANALISIS STRATEGIK DAN FAKTOR-FAKTORANALISIS STRATEGIK DAN FAKTOR-FAKTORANALISIS STRATEGIK DAN FAKTOR-FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN KUNCI KEBERHASILAN KUNCI KEBERHASILAN KUNCI KEBERHASILAN 5. 5. 5.
5. RENCANA RENCANA RENCANA RENCANA STRASTRASTRASTRATEGIK TEGIK TEGIK TEGIK
6. 6. 6.
KONSEP DAN APLIKASI
KONSEP DAN APLIKASI
MANAJEMEN STRATEGIK
POKOK BAHASAN :
POKOK BAHASAN :
KONSEP DAN
KONSEP DAN APLIKASI APLIKASI MANAJEMENMANAJEMEN
STRATEGIK (MAGIK)
STRATEGIK (MAGIK)
KONSEP DAN PRINSIP MANAJEMEN
KONSEP DAN PRINSIP MANAJEMEN
STRATEGIK
STRATEGIK
MANAJEMEN STRATEGIK PADA
MANAJEMEN STRATEGIK PADA
SEKTOR PUBLIK
SEKTOR PUBLIK
APLIKASI MANAJEMEN STRATEGIK DI
APLIKASI MANAJEMEN STRATEGIK DI
INDONESIA
5 5 5 5
MANAJEMEN STRATEGIK
MANAJEMEN STRATEGIK
MANAJEMEN STRATEGIK
MANAJEMEN STRATEGIK
(MAGIK)
(MAGIK)
(MAGIK)
(MAGIK)
Manajemen STRATEGIK adalah suatu prosesManajemen STRATEGIK adalah suatu prosesManajemen STRATEGIK adalah suatu prosesManajemen STRATEGIK adalah suatu proses
untuk selalu menempatkan posisi organisasi untuk selalu menempatkan posisi organisasi untuk selalu menempatkan posisi organisasi untuk selalu menempatkan posisi organisasi pada titik yang STRATEGIK sehingga di dalam pada titik yang STRATEGIK sehingga di dalam pada titik yang STRATEGIK sehingga di dalam pada titik yang STRATEGIK sehingga di dalam perkembangan selanjutnya organisasi akan perkembangan selanjutnya organisasi akan perkembangan selanjutnya organisasi akan perkembangan selanjutnya organisasi akan terus memperoleh prospek STRATEGIK.
terus memperoleh prospek STRATEGIK. terus memperoleh prospek STRATEGIK. terus memperoleh prospek STRATEGIK.
Manajemen Manajemen Manajemen Manajemen STRATEGIK STRATEGIK STRATEGIK STRATEGIK mengintegrasikanmengintegrasikanmengintegrasikanmengintegrasikan
antara perencanaan STRATEGIK dengan antara perencanaan STRATEGIK dengan antara perencanaan STRATEGIK dengan antara perencanaan STRATEGIK dengan upaya yang bersifat selalu meningkatkan upaya yang bersifat selalu meningkatkan upaya yang bersifat selalu meningkatkan upaya yang bersifat selalu meningkatkan kualitas organisasi, efisiensi anggaran, kualitas organisasi, efisiensi anggaran, kualitas organisasi, efisiensi anggaran, kualitas organisasi, efisiensi anggaran, optimalisasi penggunaan
optimalisasi penggunaan optimalisasi penggunaan
optimalisasi penggunaan sumberdayasumberdayasumberdayasumberdaya organisasi
organisasi organisasi
organisasi, evaluasi program, pemantauan, evaluasi program, pemantauan, evaluasi program, pemantauan, evaluasi program, pemantauan dan penilaian kinerja serta pelaporan kinerja. dan penilaian kinerja serta pelaporan kinerja. dan penilaian kinerja serta pelaporan kinerja. dan penilaian kinerja serta pelaporan kinerja.
KONSEP MAGIK
KONSEP MAGIK
Membicarakan hubungan antara organisasiMembicarakan hubungan antara organisasi
dan lingkungannya dan memberi petunjuk
dan lingkungannya dan memberi petunjuk
bagaimana menghadapi serta menanggulangi
bagaimana menghadapi serta menanggulangi
perubahan sehingga organisasi tetap mampu
perubahan sehingga organisasi tetap mampu
mengendalikan arah perjalanan menuju
mengendalikan arah perjalanan menuju
sasaran yang dikehendaki
7 7 7
7
MAKNA KONSEP MANAJEMEN
MAKNA KONSEP MANAJEMEN
MAKNA KONSEP MANAJEMEN
MAKNA KONSEP MANAJEMEN
STRATEGIK
STRATEGIK
STRATEGIK
STRATEGIK
Menghubungkan fungsi pMenghubungkan fungsi pMenghubungkan fungsi pMenghubungkan fungsi perencanaaerencanaaerencanaaerencanaannnn
dengan sistem administrasi dan struktur dengan sistem administrasi dan struktur dengan sistem administrasi dan struktur dengan sistem administrasi dan struktur
organisasi ; organisasi ; organisasi ; organisasi ;
Strategi dan implementasi merupakan satuStrategi dan implementasi merupakan satuStrategi dan implementasi merupakan satuStrategi dan implementasi merupakan satu k
kesatuan yang esatuan yang menggambarkan tugas-menggambarkan tugas-k
kesatuan yang esatuan yang menggambarkan tugas-menggambarkan tugas-tugas manajerial di semua level dan lini tugas manajerial di semua level dan lini tugas manajerial di semua level dan lini tugas manajerial di semua level dan lini
organisasi ; organisasi ; organisasi ; organisasi ;
Tiga isu penting dalam konsep MAGIK : Tiga isu penting dalam konsep MAGIK : Tiga isu penting dalam konsep MAGIK : Tiga isu penting dalam konsep MAGIK :
- Pentingnya integrasi sistem administrasi - Pentingnya integrasi sistem administrasi - Pentingnya integrasi sistem administrasi - Pentingnya integrasi sistem administrasi
dan struktur organisasi ; dan struktur organisasi ; dan struktur organisasi ; dan struktur organisasi ;
- Pentingnya integrasi antara strategi dan - Pentingnya integrasi antara strategi dan - Pentingnya integrasi antara strategi dan - Pentingnya integrasi antara strategi dan
implementasi ; implementasi ; implementasi ; implementasi ;
- Pentingnya infrastruktur manajerial dan - Pentingnya infrastruktur manajerial dan - Pentingnya infrastruktur manajerial dan - Pentingnya infrastruktur manajerial dan
budaya organisasi ; budaya organisasi ; budaya organisasi ; budaya organisasi ;
8
8
PRINSIP MAGIK
PRINSIP MAGIK
•
• Manajemen STRATEGIK adalah suatu caraManajemen STRATEGIK adalah suatu cara untuk mengendalikan organaisasi secara untuk mengendalikan organaisasi secara efektif dan efisien sampai kepada
efektif dan efisien sampai kepada
implementasi garis terdepan sedemikian implementasi garis terdepan sedemikian rupa
rupa sehingga sehingga tujuan tujuan dan dan sasarannyasasarannya
tercapai, yakni kualitas organisasi, efisiensi tercapai, yakni kualitas organisasi, efisiensi penganggaran dan penggunaan sumber
penganggaran dan penggunaan sumber daya, kualitas evaluasi program dan
daya, kualitas evaluasi program dan pemantauan kinerja serta kualitas pemantauan kinerja serta kualitas pelaporan.
SASARAN UTAMA MAGIK
SASARAN UTAMA MAGIK
TUMBUHNYA PERUBAHAN DI BERBAGAITUMBUHNYA PERUBAHAN DI BERBAGAI
BIDANG SECARA TERUS MENERUS
BIDANG SECARA TERUS MENERUS
MENEKANKAN PADA PENCAPAIAN HASILMENEKANKAN PADA PENCAPAIAN HASIL
(OUTCOMES)
(OUTCOMES) DAN DAMPAKNYA, SERTADAN DAMPAKNYA, SERTA
MENINGKAMENINGKATNYTNYA KEMAMPA KEMAMPUAN UAN MENGUKURMENGUKUR
KINERJA
10
10
ASPEK PENTING MAGIK
ASPEK PENTING MAGIK
Perumusan StrategiPerumusan Strategi (Strategy Formulation)(Strategy Formulation) ::
mencerminkan adanya tujuan dan sasaran organisasi
mencerminkan adanya tujuan dan sasaran organisasi
untuk menjabarkan misi organisasi
untuk menjabarkan misi organisasi
Implementasi StrategiImplementasi Strategi (Strategy (Strategy ImplemImplementation)entation)::
menggambarkan
menggambarkan operasionalioperasionalisasi sasi cara cara mencapai mencapai tujuantujuan
dan sasaran organisasi
dan sasaran organisasi
Evaluasi StrategiEvaluasi Strategi (Strategy (Strategy EvaluationEvaluation)) :: merupakanmerupakan
aktivitas untuk mengukur, mengevaluas
aktivitas untuk mengukur, mengevaluasi dan i dan memberikanmemberikan
umpan balik kinerja organisasi
umpan balik kinerja organisasi
11 11 11
11
RINCIA
RINCIAN S
N STRA
TRATEGI
TEGI
RINCIA
RINCIA
N S
N S
TRA
TRA
TEGI
TEGI
PERUMUSAN VISI DAN MISIPERUMUSAN VISI DAN MISI
ALI DAN ALE / AFI DAN AFEALI DAN ALE / AFI DAN AFE
ANALISIS PILIHAN STRATEGI DANANALISIS PILIHAN STRATEGI DAN
FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN
FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN
PENETAPAN TUJUAN, SASARAN DANPENETAPAN TUJUAN, SASARAN DAN
STRATEGI (PERENCANAAN STRATEGI)
STRATEGI (PERENCANAAN STRATEGI)
FORMULASI STRATEGI FORMULASI STRATEGI KEGIATAN KEGIATAN ASPEK MAGIK ASPEK MAGIK
PENGUKURAN DAN EVALUASI KINERJAPENGUKURAN DAN EVALUASI KINERJA
PELAPORAN DANPELAPORAN DAN
PERTANGGUNGJAWABAN
PERTANGGUNGJAWABAN
EVALUASI STRATEGI
EVALUASI STRATEGI
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATANRENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN
PENGANGGARAN (ALOKASI BIAYA)PENGANGGARAN (ALOKASI BIAYA)
SISTEM PELAKSANAAN, PEMANTAUANSISTEM PELAKSANAAN, PEMANTAUAN
DAN PENGAWASAN
DAN PENGAWASAN
IMPLEMENTASI STRATEGI
12
12
FRAME WORK MAGIK
FRAME WORK MAGIK
M MIISSII FFKKKK RENSTRARENSTRA SBG RPJM SBG RPJM PELAKS PELAKS KEGIATAN KEGIATAN KINERJA KINERJA NYATA NYATA PENGUKURAN DAN PENGUKURAN DAN EVALUASI KINERJA EVALUASI KINERJA PERTANGGUNG-JAWABAN JAWABAN EVALUASI EVALUASI STRATEGI STRATEGI FORMULASI FORMULASI STRATEGI STRATEGI SISTEM
SISTEM PELAKSANAAPELAKSANAAN,N,
PEMANTAUAN DAN
PEMANTAUAN DAN
PENGAWASAN
PENGAWASAN IMPLEMENTASIIMPLEMENTASISTRATEGISTRATEGI
HASIL HASIL EV-KIN EV-KIN UNTUK UNTUK UMPAN BALIK UMPAN BALIK RENJA/ RENJA/ RKT RKT
13 13 13 13
(1) FORMULASI STRATEGI
(1) FORMULASI STRATEGI
(1) FORMULASI STRATEGI
(1) FORMULASI STRATEGI
1. 1. 1.1.Dimana kita berada saat ini Dimana kita berada saat ini Dimana kita berada saat ini Dimana kita berada saat ini ? Jawaban diberikan? Jawaban diberikan? Jawaban diberikan? Jawaban diberikan sesudah melakukan
sesudah melakukan sesudah melakukan
sesudah melakukan scanning scanning scanning scanning AAAALI danLI danLI danLI dan AAAALE sertaLE sertaLE sertaLE serta mengakomodasi harapan
mengakomodasi harapan mengakomodasi harapan
mengakomodasi harapan customer customer customer customer dandandandan stakeholders
stakeholders stakeholders
stakeholders
2. Kemana kita hendak menuju ? Ja
2. Kemana kita hendak menuju ? Jawaban denganwaban dengan 2. Kemana kita hendak menuju ? Ja
2. Kemana kita hendak menuju ? Jawaban denganwaban dengan
mengembangkan visi, misi, nilai, tujuan dan mengembangkan visi, misi, nilai, tujuan dan mengembangkan visi, misi, nilai, tujuan dan
mengembangkan visi, misi, nilai, tujuan dan
sasaran sasaran sasaran
sasaran
3. Bagaimana caranya kita dpt sampai ke tujuan ? 3. Bagaimana caranya kita dpt sampai ke tujuan ? 3. Bagaimana caranya kita dpt sampai ke tujuan ?
3. Bagaimana caranya kita dpt sampai ke tujuan ?
Jawabannya dgn menyusun “ Jawabannya dgn menyusun “ Jawabannya dgn menyusun “
Jawabannya dgn menyusun “action planaction planaction planaction plan” yang” yang” yang” yang intinya merupakan tindakan
intinya merupakan tindakan intinya merupakan tindakan
intinya merupakan tindakan
mengimplementasikan renstra dengan mengimplementasikan renstra dengan mengimplementasikan renstra dengan
mengimplementasikan renstra dengan
mengalokasikan sumber daya secara optimal mengalokasikan sumber daya secara optimal mengalokasikan sumber daya secara optimal
mengalokasikan sumber daya secara optimal
dalam bentuk rencana kinerja dalam bentuk rencana kinerja dalam bentuk rencana kinerja
LANGKAH FORMULASI
LANGKAH FORMULASI
STRATEGI
STRATEGI
Menentukan visi, misi, tujuan dan sasaran yangMenentukan visi, misi, tujuan dan sasaran yang
akan dicapai dengan tepat shg dapat dijadikan
akan dicapai dengan tepat shg dapat dijadikan
acuan operasional organisasi
acuan operasional organisasi
Mengenali lingkungan organisasiMengenali lingkungan organisasi
Melakukan analisis yang bermanfaat untukMelakukan analisis yang bermanfaat untuk
menentukan
menentukan positioning positioning organisasi organisasi untukuntuk
mempertahankan eksistensi organisasi
mempertahankan eksistensi organisasi
Sistem Pelaksanaan Renstra (dan RKT) Sistem Pelaksanaan Renstra (dan RKT) membahasmembahas
cara bagaimana
cara bagaimana (How)(How) mencapai tujuan dan sasaranmencapai tujuan dan sasaran
(What dan When),
(What dan When), dan karenanya merupakan faktor dan karenanya merupakan faktor
yang sangat penting dalam mewujudkan visi
yang sangat penting dalam mewujudkan visi dalamdalam
kerangka misi organisasi.
kerangka misi organisasi.
Sistem pelaksanaan juga mencakup langkah-langkahSistem pelaksanaan juga mencakup langkah-langkah
yang perlu disiapkan dalam rangka untuk menjamin
yang perlu disiapkan dalam rangka untuk menjamin
pencapaian sasaran dan tujuan, yang meliputi :
pencapaian sasaran dan tujuan, yang meliputi :
1. Bentuk
1. Bentuk Organisasi PelaksanaOrganisasi Pelaksana
2. Tunjuk Pelaksana 2. Tunjuk Pelaksana 3. Buat SOP 3. Buat SOP 4. Siapkan Sarana 4. Siapkan Sarana 5. Siapkan Anggaran 5. Siapkan Anggaran 6. Buat Jadwal
6. Buat Jadwal PelaksanaanPelaksanaan
(2)
PENGUMPULAN DATA KINERJA
PENGUMPULAN DATA KINERJA
DALAM KONTEKS SISTEM PELAKSANAAN, DIPERLUKANDALAM KONTEKS SISTEM PELAKSANAAN, DIPERLUKAN RENCANA PENGUMPULAN DATA KINERJA SEBAGAI
RENCANA PENGUMPULAN DATA KINERJA SEBAGAI
BAHAN
BAHAN PENGUKURAN PENGUKURAN KINERJAKINERJA
DATA KINERJA DPT DIPEROLEH DARI DUA SUMBER :DATA KINERJA DPT DIPEROLEH DARI DUA SUMBER :
1. DATA INTERNAL, BERASAL DARI SISTEM INFORMASI
1. DATA INTERNAL, BERASAL DARI SISTEM INFORMASI
YANG DIBANGUN DAN DITERAPKAN PADA INSTANSI
YANG DIBANGUN DAN DITERAPKAN PADA INSTANSI
YBS
YBS
2. DATA EKSTERNAL, BERASAL DARI LUAR INSTANSI,
2. DATA EKSTERNAL, BERASAL DARI LUAR INSTANSI,
BAIK DATA PRIMER MAUPUN SEKUNDER
BAIK DATA PRIMER MAUPUN SEKUNDER
KARENA ITU PERLU DIRENCANAKAN SISTEMKARENA ITU PERLU DIRENCANAKAN SISTEM
INFORMASI KINERJA YANG MENGINTEGRASIKAN DATA
INFORMASI KINERJA YANG MENGINTEGRASIKAN DATA
YG
YG DIBUTUHKAN DIBUTUHKAN DARI DARI SEMUA UNIT SEMUA UNIT KERJA KERJA YANG ADYANG ADAA
DALAM INSTANSI YBS
PEMANTAUAN : MONITOR IMPLEMENTATIONS AND
PEMANTAUAN : MONITOR IMPLEMENTATIONS AND
PROVIDE FEEDBACK STRATEGIC MANAGEMENT
PROVIDE FEEDBACK STRATEGIC MANAGEMENT
ADALAH PROSES ADALAH PROSES UNTUK UNTUK MENGETMENGETAHUI ADANYAHUI ADANYA KESESUAIANA KESESUAIAN
ATAU PENYIMPANGAN ANTARA PROSES PELAKSANAAN
ATAU PENYIMPANGAN ANTARA PROSES PELAKSANAAN
RENCAN
RENCANA A DGN DGN TUJUATUJUAN N YYANG ANG TELAH TELAH DITEDITETTAPKANAPKAN
UNTUK MELAKUKAN PEMANTAUAN DIPERLUKAN INFORMASI,UNTUK MELAKUKAN PEMANTAUAN DIPERLUKAN INFORMASI,
BAIK DARI DALAM MAUPUN DARI LUAR SISTEM, YANG
BAIK DARI DALAM MAUPUN DARI LUAR SISTEM, YANG
MELIPUTI :
MELIPUTI :
1.
1. STRASTRATEGI TEGI YG YG DITETDITETAPKAN APKAN (KEBIJAKAN, (KEBIJAKAN, PROGRAMPROGRAM
DAN KEGIATAN)
DAN KEGIATAN)
2. SISTEM PELAKSANAAN
2. SISTEM PELAKSANAAN
3. STANDAR KINERJA YANG DITETAPKAN
3. STANDAR KINERJA YANG DITETAPKAN
4. INFORMASI DARI STAKEHOLDERS
18 18
FUNGSI PEMANTAUAN
FUNGSI PEMANTAUAN
UNTUK MENGETAHUI TINGKAT KEPATUHANUNTUK MENGETAHUI TINGKAT KEPATUHAN (COMPLIANCE)
(COMPLIANCE)
UNTUK DAPAT DILAKUKANUNTUK DAPAT DILAKUKAN AUDITING AUDITING APAKAHAPAKAH PENGGUNAAN
PENGGUNAAN SUMBER SUMBER DADAYYA ORGANISASI A ORGANISASI DANDAN
PEMBERIAN PELAYANAN DAPAT DICAPAI
PEMBERIAN PELAYANAN DAPAT DICAPAI
UNTUK MEMPEROLEH INFORMASI DLM RANGKAUNTUK MEMPEROLEH INFORMASI DLM RANGKA MEMBANTU
MEMBANTU MENGHITUNG ADAMENGHITUNG ADANYNYAA
PERUBAHAN
PERUBAHAN SOSEK SOSEK SBG SBG DAMPDAMPAKAK OUTCOMES OUTCOMES
PROGRAM/KEGIAT
PROGRAM/KEGIATAN AN ORGANISASIORGANISASI
MENGHASILKAN INFORMASI YANGMENGHASILKAN INFORMASI YANG MENJELASKAN
MENJELASKAN MENGAPMENGAPAA OUTCOMES OUTCOMES DARIDARI
PROGRA
PROGRAM/KM/KEGIATEGIATAN AN BERHBERHASIL ASIL AATTAUAU
MENGALAMI KEGAGALAN
19 19
SISTEM PENGAWASAN
SISTEM PENGAWASAN
TUJUAN
TUJUAN PENGAWASAN PENGAWASAN UNTUK UNTUK MENGEMENGETTAHUI AHUI ::
1. APAKAH JALANNYA PROGRAM/KEGIATAN DAN KEUANGAN
1. APAKAH JALANNYA PROGRAM/KEGIATAN DAN KEUANGAN
TELAH DILAKUKAN
TELAH DILAKUKAN SECARA AKURAT DAN AKUNTSECARA AKURAT DAN AKUNTABELABEL
2. APAKAH RESIKO TERHADAP ORGANISASI DAPAT
2. APAKAH RESIKO TERHADAP ORGANISASI DAPAT
DIIDENTIFIKASI DAN DILAKUKAN TINDAKAN UNTUK
DIIDENTIFIKASI DAN DILAKUKAN TINDAKAN UNTUK
MEMINIMALKANNYA
MEMINIMALKANNYA
3. APAKAH PERA
3. APAKAH PERATURAN PERUNDANGAN, PROSEDUR TURAN PERUNDANGAN, PROSEDUR KERJA DANKERJA DAN
INSTRUKSI KERJA TELAH DITAATI
INSTRUKSI KERJA TELAH DITAATI
4. APAKAH STANDAR YANG ADA TELAH DIIKUTI
4. APAKAH STANDAR YANG ADA TELAH DIIKUTI
5. APAKAH SDO DIGUNAKAN SECARA E
5. APAKAH SDO DIGUNAKAN SECARA EFISIEN DAN AKUNTABELFISIEN DAN AKUNTABEL
6. APAKAH TUJUAN DAN SASARAN RENSTRA TELAH
20 20 20
20
FOKUS UTAMA DALAM EVALUASI STRATEGI ADALAHFOKUS UTAMA DALAM EVALUASI STRATEGI ADALAHFOKUS UTAMA DALAM EVALUASI STRATEGI ADALAHFOKUS UTAMA DALAM EVALUASI STRATEGI ADALAH
PENGUKURAN KINERJA PENGUKURAN KINERJA PENGUKURAN KINERJA
PENGUKURAN KINERJA DANDANDANDAN PENCIPTAANPENCIPTAANPENCIPTAANPENCIPTAAN
MEKANISME UMPAN BALIK YANG EFEKTIF MEKANISME UMPAN BALIK YANG EFEKTIF MEKANISME UMPAN BALIK YANG EFEKTIF MEKANISME UMPAN BALIK YANG EFEKTIF....
PERPERPERTPERTTTANYANYANYANYAAAAAAAAN MEN MENDASN MENDASN MENDASAR NDASAR ADALAH AR ADALAR ADALADALAH BAGAIMANAAH BAGAIAH BAGAIBAGAIMANAMANAMANA
CARANYA MENGIKUTI KEMAJUAN (PROGRESS) SETIAP CARANYA MENGIKUTI KEMAJUAN (PROGRESS) SETIAP CARANYA MENGIKUTI KEMAJUAN (PROGRESS) SETIAP
CARANYA MENGIKUTI KEMAJUAN (PROGRESS) SETIAP
SAAT ? BAGAIMANA KITA MENGUKUR DAN SAAT ? BAGAIMANA KITA MENGUKUR DAN SAAT ? BAGAIMANA KITA MENGUKUR DAN
SAAT ? BAGAIMANA KITA MENGUKUR DAN
MENGANALISIS KINERJA ?
MENGANALISIS KINERJA ? BAGAIMANA MEKANISMEBAGAIMANA MEKANISME MENGANALISIS KINERJA ?
MENGANALISIS KINERJA ? BAGAIMANA MEKANISMEBAGAIMANA MEKANISME
PELAPORAN DAN AKUNTABILITASNYA ? PELAPORAN DAN AKUNTABILITASNYA ? PELAPORAN DAN AKUNTABILITASNYA ?
PELAPORAN DAN AKUNTABILITASNYA ?
(3) EVALUASI STRATEGI
Pengukuran Kinerja Merupakan
Pengukuran Kinerja Merupakan
Keharusan
Keharusan
Karena apa yang bisa diukur itulah yang Karena apa yang bisa diukur itulah yang pasti dapatpasti dapat
dikerjakan ;
dikerjakan ;
Apabila kinerja tidak diukur, maka tidak mudahApabila kinerja tidak diukur, maka tidak mudah
membedakan antara keberhasilan dengan kegagalan ;
membedakan antara keberhasilan dengan kegagalan ;
Jika suatu keberhasilan tidak diidentifikasi, maka tidakJika suatu keberhasilan tidak diidentifikasi, maka tidak
ada penghargaan terhadap keberhasilan, dan bila
ada penghargaan terhadap keberhasilan, dan bila
kegagalan tidak diidentifikasi maka sulit m
kegagalan tidak diidentifikasi maka sulit mengadakanengadakan
langkah perbaikan ;
langkah perbaikan ;
Jika tidak dibuktikan hasil kerja, maka publik tidak akanJika tidak dibuktikan hasil kerja, maka publik tidak akan
memberikan dukungan ;
Penerapan MAGIK
Penerapan MAGIK
Pada Sektor Publik
Pada Sektor Publik
Didasari pertimbangan :
Didasari pertimbangan :
Pentingnya efektivitas dan efisiensi
Pentingnya efektivitas dan efisiensi
pemanfaatan sumber daya organisasi
pemanfaatan sumber daya organisasi
sektor publik.
sektor publik.
Perlunya partisipasi masyarakat dalam
Perlunya partisipasi masyarakat dalam
manajemen publik.
manajemen publik.
Perlunya pengukuran kinerja sebagai
Perlunya pengukuran kinerja sebagai
akuntabilitas manajemen publik.
Prinsip-Prinsip Penerapan MAGIK
Prinsip-Prinsip Penerapan MAGIK
Pada Sektor Publik
Pada Sektor Publik
Perhatian pada jangka panjang.
Perhatian pada jangka panjang.
Pengintegrasian tujuan dan sasaran dalam
Pengintegrasian tujuan dan sasaran dalam
hierarki yang jelas.
hierarki yang jelas.
Kesadaran manajemen STRATEGIK
Kesadaran manajemen STRATEGIK
membutuhkan disiplin dan komitmen
membutuhkan disiplin dan komitmen
dalam
dalam
implementas
implementas
inya.
inya.
Bukan adaptasi total tetapi antisipasi
Bukan adaptasi total tetapi antisipasi
terhadap perubahan lingkungan eksternal.
Kendala Penerapan MAGIK
Kendala Penerapan MAGIK
Pada Sektor Publik
Pada Sektor Publik
Masuknya pertimbangan politis dalamMasuknya pertimbangan politis dalam
manajemen strategik yang seharusnya
manajemen strategik yang seharusnya
mengedepankan obyektivitas.
mengedepankan obyektivitas.
Kompleksitas tujuan dan sasaran dalam sektor Kompleksitas tujuan dan sasaran dalam sektor
publik.
publik.
Kompleksitas pengukuran kinerja sektor publik.Kompleksitas pengukuran kinerja sektor publik.
Rendahnya kualitas data dan informasi kinerjaRendahnya kualitas data dan informasi kinerja
sektor publik.
PERUMUSAN VISI, MISI
PERUMUSAN VISI, MISI
DAN NILAI-NILAI
26 26 26 26
VISI
VISI
VISI
VISI
Gambaran tentang masa depanGambaran tentang masa depanGambaran tentang masa depanGambaran tentang masa depan idealidealidealideal
yang realistik dan ingin
yang realistik dan ingin diwujudkandiwujudkan yang realistik dan ingin
yang realistik dan ingin diwujudkandiwujudkan dalam kurun waktu tertentu/saat
dalam kurun waktu tertentu/saat dalam kurun waktu tertentu/saat dalam kurun waktu tertentu/saat
yang ditentukan. yang ditentukan. yang ditentukan. yang ditentukan.
Pernyataan yang diucapkan atauPernyataan yang diucapkan atauPernyataan yang diucapkan atauPernyataan yang diucapkan atau
ditulis hari ini,
ditulis hari ini, yang merupakayang merupakann ditulis hari ini, yang merupakan ditulis hari ini, yang merupakan
proses manajemen saat ini, yang proses manajemen saat ini, yang proses manajemen saat ini, yang proses manajemen saat ini, yang
menjangkau ke depan. menjangkau ke depan. menjangkau ke depan. menjangkau ke depan.
Suatu kondisi ideal tentang masaSuatu kondisi ideal tentang masaSuatu kondisi ideal tentang masaSuatu kondisi ideal tentang masa
depan yang realistik, dapat depan yang realistik, dapat depan yang realistik, dapat depan yang realistik, dapat
dipercaya, meyakinkan serta dipercaya, meyakinkan serta dipercaya, meyakinkan serta dipercaya, meyakinkan serta
mengandung daya tarik. mengandung daya tarik. mengandung daya tarik. mengandung daya tarik.
Menjelaskan visi dalam rangka akuntabilitas
Menjelaskan visi dalam rangka akuntabilitas
kinerja instansi pemerintah sebagai berikut :
kinerja instansi pemerintah sebagai berikut :
Visi Visi adalah adalah cara cara pandang pandang jauh jauh ke ke depan,depan, kemana instansi pemerintah harus dibawa
kemana instansi pemerintah harus dibawa
agar dapat eksis, antisipatif dan inovatif
agar dapat eksis, antisipatif dan inovatif
Visi adalah suatu gambaran menantangVisi adalah suatu gambaran menantang
keadaan masa depan yg diinginkan oleh
keadaan masa depan yg diinginkan oleh
instansi pemerintah
instansi pemerintah
VISI
28
28
VISI ADALAH RUMUSAN UMUM
VISI ADALAH RUMUSAN UMUM
MENGENAI KEADAAN YANG DIINGINKAN
MENGENAI KEADAAN YANG DIINGINKAN
PADA AKHIR PERIODE PERENCANAAN
PADA AKHIR PERIODE PERENCANAAN
( UU Nomor 25 Tahun 2004 Pasal 1 Ayat 12 )
29 29 29
29
SINGKAT, SEDERHANA DAN JELAS;
SINGKAT, SEDERHANA DAN JELAS;
MENARIK DAN MUDAH DIINGAT;
MENARIK DAN MUDAH DIINGAT;
SESUAI DENGAN NILAI-NILAI ORGANISASI/
SESUAI DENGAN NILAI-NILAI ORGANISASI/
PERUSAHAAN;
PERUSAHAAN;
BERSIFAT MELIBATKAN SEMUA ORANG;
BERSIFAT MELIBATKAN SEMUA ORANG;
INSPIRASIONAL DAN MENANTANG;
INSPIRASIONAL DAN MENANTANG;
DESKRIPSI SUATU KONDISI IDEAL;
DESKRIPSI SUATU KONDISI IDEAL;
MEMBERIKAN ARAH BISNIS YANG AKAN
MEMBERIKAN ARAH BISNIS YANG AKAN
DATANG;
DATANG;
MEMBERIKAN KRITERIA DALAM
MEMBERIKAN KRITERIA DALAM
PENGAMBILAN KEPUTUSAN;
PENGAMBILAN KEPUTUSAN;
MEMILIKI BATAS WAKTU (SELALU UP TO
MEMILIKI BATAS WAKTU (SELALU UP TO
DATE).
DATE).
KRITERIA VISI
KRITERIA VISI
30 30 30
30
BUKAN FAKTA TETAPI DAPAT MENJADI
BUKAN FAKTA TETAPI DAPAT MENJADI GAMBARANGAMBARAN
PANDANGAN MASA DEPAN YANG INGIN DIWUJUDKAN
PANDANGAN MASA DEPAN YANG INGIN DIWUJUDKAN
DAPAT MEBERIKAN ARAHAN DAN MENDORONG
DAPAT MEBERIKAN ARAHAN DAN MENDORONG
ANGGOTA ORGANISASI MENNUJUKKAN KINERJA YANG
ANGGOTA ORGANISASI MENNUJUKKAN KINERJA YANG
BAIK
BAIK
DAPAT MENIMBULKAN INSPIRASI DAN SIAP
DAPAT MENIMBULKAN INSPIRASI DAN SIAP
MENGHADAPI TANTANGAN
MENGHADAPI TANTANGAN
DAPAT MENJEMBATANI MASA KINI DAN MASA MENDATANG
DAPAT MENJEMBATANI MASA KINI DAN MASA MENDATANG
DAPAT MENJADI GAMBARAN YANG REALISTIS DAN KREDIBEL
DAPAT MENJADI GAMBARAN YANG REALISTIS DAN KREDIBEL
MASA DEPAN YANG MENARIK
MASA DEPAN YANG MENARIK
MENCIPTAKAN ORGANISASI YANG DINAMIS DAN TIDAK
MENCIPTAKAN ORGANISASI YANG DINAMIS DAN TIDAK STATISSTATIS
MANFAAT VISI
31 31 31 31
MISI
MISI
MISI
MISI
Visi harus diterjema
Visi harus diterjema
Visi harus diterjemahkan ke dlm
Visi harus diterjemahkan ke dlm
hkan k
hkan k
e dlm
e dlm
guidelines
guidelines
guidelines
guidelines
yg lebih pragmatis dan
yg lebih pragmatis dan
yg lebih pragmatis dan
yg lebih pragmatis dan
k
kongkrit dan
ongkrit dan dapat d
dapat dijadikan
ijadikan
k
k
ongkrit dan
ongkrit dan
dapat dijadikan
dapat dijadikan
acuan dalam pengembangan
acuan dalam pengembangan
acuan dalam pengembangan
acuan dalam pengembangan
strategi dan aktivitas dalam
strategi dan aktivitas dalam
strategi dan aktivitas dalam
strategi dan aktivitas dalam
organisasi, dalam bentuk misi
organisasi, dalam bentuk misi
organisasi, dalam bentuk misi
organisasi, dalam bentuk misi
P
P
P
Pernyataan dalam
ernyataan dalam
ernyataan dalam
ernyataan dalam misi lebih
misi lebih
misi lebih
misi lebih
tajam dan lebih detail jika
tajam dan lebih detail jika
tajam dan lebih
tajam dan lebih
detail jika
detail jika
dibandingkan visi
dibandingkan visi
dibandingkan visi
Pernyataan mengenai hal-halPernyataan mengenai hal-hal yang harusyang harus dicapai organisasi bagi pihak-pihak yng
dicapai organisasi bagi pihak-pihak yng berkepentingan di masa datang
berkepentingan di masa datang
Pernyataan misi mencerminkan tentangPernyataan misi mencerminkan tentang bisnis/produk atau pelayanan yang
bisnis/produk atau pelayanan yang ditawarkan
ditawarkan
Dengan pernyataan misi dijelaskan mengapaDengan pernyataan misi dijelaskan mengapa organisasi perlu eksis dan bermakna yang organisasi perlu eksis dan bermakna yang akan datang
akan datang
PENGERTIAN MISI
PENGERTIAN MISI
Misi adalah suatu yg harus diemban atau
Misi adalah suatu yg harus diemban atau
dilaksanakan oleh instansi pemerintah, agar
dilaksanakan oleh instansi pemerintah, agar
tujuan organisasi dapat terlaksana dan
tujuan organisasi dapat terlaksana dan
berhasil dengan baik
berhasil dengan baik
Dengan pernyataan misi tersebut diharapkan
Dengan pernyataan misi tersebut diharapkan
seluruh pegawai dan pihak yg berkepentingan
seluruh pegawai dan pihak yg berkepentingan
dapat mengenal instansi pemerintah dan
dapat mengenal instansi pemerintah dan
mengetahui peran dan program-programnya
mengetahui peran dan program-programnya
seerta hasil yang akan diperoleh diwaktu yang
seerta hasil yang akan diperoleh diwaktu yang
akan datang
akan datang
MISI : INPRES NO 7 TAHUN 1999
MISI : INPRES NO 7 TAHUN 1999
34 34
PENJELASAN TENTANG BISNIS/PRODUK ATAU
PENJELASAN TENTANG BISNIS/PRODUK ATAU
PELAYANAN YANG DITAWARKAN YANG SANGAT
PELAYANAN YANG DITAWARKAN YANG SANGAT
DIPERLUKAN OLEH MASYARAKAT
DIPERLUKAN OLEH MASYARAKAT
HARUS JELAS MEMILIKI SASARAN PUBLIK
HARUS JELAS MEMILIKI SASARAN PUBLIK YANGYANG
AKAN DILAYANI
AKAN DILAYANI
KUALITAS PRODUK DAN PELAYANAN YANG
KUALITAS PRODUK DAN PELAYANAN YANG
DITAWARKAN MEMILIKI DAYA SAING YANG
DITAWARKAN MEMILIKI DAYA SAING YANG
MEYAKINKAN MASYARAKAT
MEYAKINKAN MASYARAKAT
(Penjelasan aspirasi bisnis yg diinginkan
(Penjelasan aspirasi bisnis yg diinginkan
pada masa datang, juga manfaat dan
pada masa datang, juga manfaat dan
keuntungannya bagi masyarakat dengan
keuntungannya bagi masyarakat dengan
produk dan pelayanan yang tersedia)
produk dan pelayanan yang tersedia)
KRITERIA MISI
35 35 35 35
PERUMUSAN MISI
PERUMUSAN MISI
MERUPAKAN HAKEKAT DIDIRIKANNYA ORGANISASIMERUPAKAN HAKEKAT DIDIRIKANNYA ORGANISASI
YANG DAPAT MENCAKUP : PENGGAMBARAN
YANG DAPAT MENCAKUP : PENGGAMBARAN
TENTANG TUJUAN PEMBENTUKAN ORGANISASI
TENTANG TUJUAN PEMBENTUKAN ORGANISASI
KEGIATAN-KEGIATAN DAN KIAT-KIAT ORGANISASI
KEGIATAN-KEGIATAN DAN KIAT-KIAT ORGANISASI
MERUPAKAN PONDASI PENYUSUNAN PERENCANAANMERUPAKAN PONDASI PENYUSUNAN PERENCANAAN
STRATEGIS
STRATEGIS YANG YANG MENUNJUKKAN MENUNJUKKAN PENTINGNYAPENTINGNYA
ORGANISASI
ORGANISASI
HARUS JELAS MENYATAKAN KEPEDULIANHARUS JELAS MENYATAKAN KEPEDULIAN
ORGANISASI TERHADAP KEPENTINGAN PELANGGAN
ORGANISASI TERHADAP KEPENTINGAN PELANGGAN
DAPAT MENGUNDANG PARTISIPASI MASYARAKATDAPAT MENGUNDANG PARTISIPASI MASYARAKAT
LUAS TERHADAP PERKEMBANGAN BIDANG UTAMA
LUAS TERHADAP PERKEMBANGAN BIDANG UTAMA
YANG DIGELUTI
NILAI-NILAI (VALUES)
NILAI-NILAI (VALUES)
Nilai adalah ukuran yang mengandung
Nilai adalah ukuran yang mengandung
kebenaran/keba
kebenaran/keba
ikan
ikan
terhadap keyakinan
terhadap keyakinan
dan perilaku organisasi yang paling
dan perilaku organisasi yang paling
dianut dan digunakan
dianut dan digunakan
sebagai budaya
sebagai budaya
kerja dalam pengambilan keputusan dan
kerja dalam pengambilan keputusan dan
pelaksanaan kegiatan misi dan visi
pelaksanaan kegiatan misi dan visi
organisasi
KRITERIA NILAI
KRITERIA NILAI
•
•
Faktor pendorong perilaku organisasi dan
Faktor pendorong perilaku organisasi dan
mendorong keunggulan
mendorong keunggulan
karyawan/in
karyawan/in
dividu
dividu
dalam organisasi
dalam organisasi
•
•
Dapat mengklarifikasi ekspektasi kinerja
Dapat mengklarifikasi ekspektasi kinerja
mutu
mutu
•
•
Menghargai pelanggan dan masyarakat luas
Menghargai pelanggan dan masyarakat luas
•
•
Perilaku pimpinan sehari-hari sebagai
Perilaku pimpinan sehari-hari sebagai
teladan yang baik saat menentukan
teladan yang baik saat menentukan
pencapaian misi dan isi
PENJELASAN BAGAIMANA DALAM
PENJELASAN BAGAIMANA DALAM
SEHARI-HARINYA MELAKUKAN TUGAS MEMIMPIN
HARINYA MELAKUKAN TUGAS MEMIMPIN
ORGANISASI
ORGANISASI
SIKAP SALING MENGHORMARTI SERTA
SIKAP SALING MENGHORMARTI SERTA
MENGHARGAI TERHADAP SESAMA YANG LAIN
MENGHARGAI TERHADAP SESAMA YANG LAIN
BERPRILAKU SANTUN, RENDAH HATI DAN
BERPRILAKU SANTUN, RENDAH HATI DAN
MEMBERIKAN KESEJUKANDALAM SETIAP
MEMBERIKAN KESEJUKANDALAM SETIAP
PERTEMUAN
PERTEMUAN
MENANAMKAN RASA HORMAT PADA ORANG
MENANAMKAN RASA HORMAT PADA ORANG
LAIN TERUTAMA SIKAP MENGHARGAI
LAIN TERUTAMA SIKAP MENGHARGAI
PELANGGAN DAN MASYARAKAT LUAS
PELANGGAN DAN MASYARAKAT LUAS
RUMUSAN NILAI
RUMUSAN NILAI
SUB MATERI : 3
SUB MATERI : 3
ANALISIS/PENCERMATAN
ANALISIS/PENCERMATAN
LINGKUN
40 40 40
40
PENCERMATAN LINGKUNGAN STRATEGIK (PLS) ADALAH SATU
PENCERMATAN LINGKUNGAN STRATEGIK (PLS) ADALAH SATU
KEGIATAN DALAM RANGKA FORM
KEGIATAN DALAM RANGKA FORMULASI RENCANA STRATEGIKULASI RENCANA STRATEGIK
MELALUI PENGUASAAN INFORMASI TENTANG
MELALUI PENGUASAAN INFORMASI TENTANG
MASALAH-MASALAH DALAM
MASALAH-MASALAH DALAM
LINGKUNGAN INTERNAL DAN EKSTERNAL
LINGKUNGAN INTERNAL DAN EKSTERNAL
TUJUAN PLS ADALAH : TUJUAN PLS ADALAH :
1. ORGANISASI MENGENALI KEKUATAN DAN KELEMAHAN 1. ORGANISASI MENGENALI KEKUATAN DAN KELEMAHAN
INTERNAL SERTA MEMAHAMI PELUANG DAN TANTANGAN INTERNAL SERTA MEMAHAMI PELUANG DAN TANTANGAN EKSTERNAL,
EKSTERNAL, SHG SHG DAPAT DAPAT MENGANTISIPASI MENGANTISIPASI PERUBAHAN- PERUBAHAN-PERUBAHAN DIMASA Y.A.D
PERUBAHAN DIMASA Y.A.D 2. DENGA
2. DENGAN N MENGGUNAKAN INFOMENGGUNAKAN INFORMASI HASIL RMASI HASIL PLI DAPLI DAN PLE,N PLE,
ORGANISASI LEBIH MAMPU MENGAMBIL LANGKAH-LANGKAH ORGANISASI LEBIH MAMPU MENGAMBIL LANGKAH-LANGKAH JANGKA PANJANG
41 41 41 41
Langkah Utama PLS
Langkah Utama PLS
Langkah Utama PLS
Langkah Utama PLS
Mengidentifikasi
Mengidentifikasi
Mengidentifikasi sumber
Mengidentifikasi
sumber
sumber
sumber-sumber
-sumber
-sumber
-sumber
untuk melakukan
untuk melakukan
untuk melakukan
untuk melakukan
scanning
scanning
scanning
scanning
;
;;;
Melakukan
Melakukan
Melakukan
Melakukan
scanning
scanning
scanning
scanning
terhadap
terhadap
terhadap
terhadap
lingk
lingkungan internal da
ungan internal dan eksternal
n eksternal
lingk
lingk
ungan internal da
ungan internal da
n eksternal
n eksternal
;;;
;
Melak
Melak
Melakukan analisis untuk
Melaku
ukan analisis untuk
ukan analisis untuk
kan analisis untuk menilai
menilai
menilai
menilai
hasil
hasil
hasil
hasil
scanning
scanning
scanning
scanning
;
;;;
Merumuskan hasil scanning untuk
Merumuskan hasil scanning untuk
Merumuskan hasil scanning untuk
Merumuskan hasil scanning untuk
keperluan
keperluan
keperluan
Lingkungan Internal Organisasi
Lingkungan Internal Organisasi::
1. Kekuatan
1. Kekuatan (Strengths)(Strengths) 2. Kelemahan
2. Kelemahan (Weaknesses)(Weaknesses)
Lingkungan Eksternal Organisasi:
Lingkungan Eksternal Organisasi: 1. Peluang
1. Peluang (Opportunities)(Opportunities) 2. Tantangan/Ancaman
2. Tantangan/Ancaman (Threats)(Threats)
PENCERMATAN LINGKUNGAN
PENCERMATAN LINGKUNGAN
STRATEGIK
CAKUPAN PENCERMATAN
CAKUPAN PENCERMATAN
LINGKUNGAN STRATEGIK
LINGKUNGAN STRATEGIK
Pencermatan Lingkungan Internal dengan
Pencermatan Lingkungan Internal dengan
melakukan
melakukan
scanning
scanning
terhadap kekuatan
terhadap kekuatan
dan kelemahan yang ada
dan kelemahan yang ada
dilingkungan
dilingkungan
internal organisasi yang dapat dikelola
internal organisasi yang dapat dikelola
manajem
manajem
en, meliputi
en, meliputi
:
:
● struktur organisasi
● struktur organisasi
● kultur organisasi
● kultur organisasi
● sumber daya organisasi
● sumber daya organisasi
●
●
anggaran/sum
anggaran/sum
ber pembiayaan
ber pembiayaan
● faktor pendukung kinerja lainnya
CAKUPAN PENCERMATAN
CAKUPAN PENCERMATAN
LINGKUNGAN STRATEGIK
LINGKUNGAN STRATEGIK
Pencermatan Pencermatan Lingkungan Lingkungan Eksternal Eksternal dengandengan
melakukan
melakukan scanning scanning terhadap peluang danterhadap peluang dan
tantangan yang ada dilingkungan eksternal
tantangan yang ada dilingkungan eksternal
organisasi (yg tidak dapat dikelola manajemen) ,
organisasi (yg tidak dapat dikelola manajemen) ,
meliputi :
meliputi :
●
● task environment task environment : secara langsung berinteraksi: secara langsung berinteraksi
dan mempengaruhi organisasi, seperti klien,
dan mempengaruhi organisasi, seperti klien,
konsumen, stakeholders dsb
konsumen, stakeholders dsb
●
● societal environment societal environment : pada umumnya terdiri: pada umumnya terdiri
dari beberapa elemen penting, seperti ekonomi,
dari beberapa elemen penting, seperti ekonomi,
teknologi, sosial, budaya, politik,hukum,
teknologi, sosial, budaya, politik,hukum,
lingkungan hidup, ekologi, geografi dll.
45 45
•
• HASIL PLI DAN PLE, DIBERIKAN BOBOT DAN RATINGHASIL PLI DAN PLE, DIBERIKAN BOBOT DAN RATING
•
• MENGHASILKMENGHASILKAN KESIMPULAN AN KESIMPULAN ANALISIS FAKTOR ANALISIS FAKTOR
INTERNAL (KAFI) DAN KESIMPULAN ANALISIS
INTERNAL (KAFI) DAN KESIMPULAN ANALISIS
FAKTOR EKSTERNAL (KAFE)
FAKTOR EKSTERNAL (KAFE)
BOBOT DITETAPKAN
BOBOT DITETAPKAN BERDASARKAN KEMUNGKINANBERDASARKAN KEMUNGKINAN
DAMPAK DARI FAKTOR STRATEGIK
DAMPAK DARI FAKTOR STRATEGIK ORGANISASIORGANISASI
TERHADAP KEBERHASILAN ATAU KINERJA
TERHADAP KEBERHASILAN ATAU KINERJA
ORGANISASI. TOTAL BOBOT ADALAH 100
ORGANISASI. TOTAL BOBOT ADALAH 100
RATING DITETAPKAN BERDASARKAN RESPON
RATING DITETAPKAN BERDASARKAN RESPON
ORGANISASI THD FAKTOR-FAKTOR STRATEGIK
ORGANISASI THD FAKTOR-FAKTOR STRATEGIK
ORGANISASI, MULAI DARI 4 (SANGATMENONJOL)
ORGANISASI, MULAI DARI 4 (SANGATMENONJOL)
SAMPAI DENGAN 1 (PALING TDK MENONJOL)
SAMPAI DENGAN 1 (PALING TDK MENONJOL)
LANGKAH OPERASIONAL
LANGKAH OPERASIONAL
46 46 46
46
Identifikasi Pelanggan dan
Identifikasi Pelanggan dan
Identifikasi Pelanggan dan
Identifikasi Pelanggan dan
Stakeholders
Stakeholders
Stakeholders
Stakeholders
Prioritas Prioritas Ekspektasinya Ekspektasinya Stakeholders Stakeholders Prioritas Prioritas Ekspektasinya Ekspektasinya Pelanggan Pelanggan Ektrnal Ektrnal Prioritas Prioritas Ekspektasinya Ekspektasinya Pelanggan Pelanggan Internal Internal47 47 47
47
IDENTIFIKASI LINGKUNGAN STRATEGIK IDENTIFIKASI LINGKUNGAN STRATEGIK IDENTIFIKASI LINGKUNGAN STRATEGIK
IDENTIFIKASI LINGKUNGAN STRATEGIK
TANTANGAN/ANCAMAN TANTANGAN/ANCAMAN (THREATS) (THREATS) 1. 1. 2. 2. 3. 3. 4. 4. 5. 5. KELEMAHAN
KELEMAHAN (WEAKNESSES)(WEAKNESSES)
1. 1. 2. 2. 3. 3. 4. 4. 5. 5. PELUANG
PELUANG ( ( OPPORTUNITOPPORTUNITIES)IES)
1. 1. 2. 2. 3. 3. 4. 4. 5. 5. KEKUATAN
KEKUATAN (STRENGTHS)(STRENGTHS)
1. 1. 2. 2. 3. 3. 4. 4. 5. 5. I INNTTEERRNNAALL EEKKSSTTEERRNNAALL
48 48 48
48
KESIMPULAN ANALISIS FAKTOR INTERNAL
KESIMPULAN ANALISIS FAKTOR INTERNAL
KESIMPULAN ANALISIS FAKTOR INTERNAL
KESIMPULAN ANALISIS FAKTOR INTERNAL
(KAFI)
(KAFI)
(KAFI)
(KAFI)
100 100 TOTAL TOTAL KELEMAHAN KELEMAHAN 1 1 2 2 3 3 4 4 5 5 KEKUATAN KEKUATAN 1 1 2 2 3 3 4 4 5 5 KESIMPULAN KESIMPULAN PRIORITAS PRIORITAS SKOR SKOR RATING RATING BOBOT BOBOT FAKTOR INTERNAL FAKTOR INTERNAL STRATEGIK STRATEGIK NO NO49 49 49
49
KESIMPULAN ANALISIS FAKTOR EKSTERNAL
KESIMPULAN ANALISIS FAKTOR EKSTERNAL
KESIMPULAN ANALISIS FAKTOR EKSTERNAL
KESIMPULAN ANALISIS FAKTOR EKSTERNAL
(KAFE)
(KAFE)
(KAFE)
(KAFE)
100 100 TOTAL TOTAL TANTANGAN TANTANGAN 1. 1. 2. 2. 3. 3. 4. 4. 5. 5. PELUANG PELUANG 1. 1. 2. 2. 3. 3. 4. 4. 5. 5. KESIMPULAN KESIMPULAN PRIORITAS PRIORITAS SKOR SKOR RATING RATING BOBOT BOBOT FAKTOR EKSTERNAL FAKTOR EKSTERNAL STRATEGIK STRATEGIK NO NOSUB MATERI : 4
SUB MATERI : 4
ANALISIS STRATEGIK DAN
ANALISIS STRATEGIK DAN
FAKTOR-FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN
51 51 51
51
ANALISIS PILIHAN ASUMSI STRATEGIK MERUPAKAN ANALISIS PILIHAN ASUMSI STRATEGIK MERUPAKAN ANALISIS PILIHAN ASUMSI STRATEGIK MERUPAKAN
ANALISIS PILIHAN ASUMSI STRATEGIK MERUPAKAN
ANALISIS LEBIH L
ANALISIS LEBIH LANJUT DARI INFORMASI YANJUT DARI INFORMASI YANG TELAHANG TELAH ANALISIS LEBIH L
ANALISIS LEBIH LANJUT DARI INFORMASI YANJUT DARI INFORMASI YANG TELAHANG TELAH
DIKEMBAN
DIKEMBANGKAN PADA TGKAN PADA TAHAP AHAP PENCERMATPENCERMATAN AN LINGKUNGANLINGKUNGAN DIKEMBAN
DIKEMBANGKAN PADA TGKAN PADA TAHAP AHAP PENCERMATPENCERMATAN AN LINGKUNGANLINGKUNGAN
STRATEGIK (PLI-PLE DAN KAFI-KAFE) UNTUK MENGHASILKAN STRATEGIK (PLI-PLE DAN KAFI-KAFE) UNTUK MENGHASILKAN STRATEGIK (PLI-PLE DAN KAFI-KAFE) UNTUK MENGHASILKAN
STRATEGIK (PLI-PLE DAN KAFI-KAFE) UNTUK MENGHASILKAN
FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN (FKK) FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN (FKK) FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN (FKK)
FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN (FKK)
TAHAPAN LANGKAH TAHAPAN LANGKAH TAHAPAN LANGKAH
TAHAPAN LANGKAH ::::
ANALISIS SWOT TERHADAP KAFI DAN KAFEANALISIS SWOT TERHADAP KAFI DAN KAFEANALISIS SWOT TERHADAP KAFI DAN KAFEANALISIS SWOT TERHADAP KAFI DAN KAFE UNTUK UNTUK UNTUK UNTUK
MENGHASILK
MENGHASILKAN SEJUMLAH AN SEJUMLAH ASUMSI STRETEJIK ASUMSI STRETEJIK MENGHASILK
MENGHASILKAN SEJUMLAH AN SEJUMLAH ASUMSI STRETEJIK ASUMSI STRETEJIK
PENETPENETPENETAPPENETAPAPAPAN UAN UAN UAN URUTRUTRUTRUTAN AN AAN AAN ASUMSI ASUMSI DAN PISUMSI SUMSI DAN PILDAN PILDAN PILIHAN LIHAN STRAIHAN IHAN STRASTRASTRATEGITEGITEGITEGI
DENGAN MENGADAKAN PEMBOBOTAN BERDASARKAN DENGAN MENGADAKAN PEMBOBOTAN BERDASARKAN DENGAN MENGADAKAN PEMBOBOTAN BERDASARKAN
DENGAN MENGADAKAN PEMBOBOTAN BERDASARKAN
TINGKAT KETERKAITAN MASING-MASING ASUMSI STRETEGIK TINGKAT KETERKAITAN MASING-MASING ASUMSI STRETEGIK TINGKAT KETERKAITAN MASING-MASING ASUMSI STRETEGIK
TINGKAT KETERKAITAN MASING-MASING ASUMSI STRETEGIK
DENGAN VISI, MISI DAN NILAI DENGAN VISI, MISI DAN NILAI DENGAN VISI, MISI DAN NILAI
DENGAN VISI, MISI DAN NILAI (LANGKAH INI DISEBUT(LANGKAH INI DISEBUT(LANGKAH INI DISEBUT(LANGKAH INI DISEBUT
DENGAN ANALISIS STRATEGIK DAN PILIHAN (ASAP) ATAU DENGAN ANALISIS STRATEGIK DAN PILIHAN (ASAP) ATAU DENGAN ANALISIS STRATEGIK DAN PILIHAN (ASAP) ATAU
DENGAN ANALISIS STRATEGIK DAN PILIHAN (ASAP) ATAU
STRATEGIC ANALYSIS AND CHOICE STRATEGIC ANALYSIS AND CHOICE STRATEGIC ANALYSIS AND CHOICE
STRATEGIC ANALYSIS AND CHOICE))))
HASIL ANALISIS BERUPA URUTAN ASUMSI PILIHAN STRATEGIHASIL ANALISIS BERUPA URUTAN ASUMSI PILIHAN STRATEGIHASIL ANALISIS BERUPA URUTAN ASUMSI PILIHAN STRATEGIHASIL ANALISIS BERUPA URUTAN ASUMSI PILIHAN STRATEGI
DAN DIPILIH 4
DAN DIPILIH 4 – 7 – 7 ASUMSI STRETEJIK UNTUK DITETASUMSI STRETEJIK UNTUK DITETAPKANAPKAN DAN DIPILIH 4 – 7 ASUMSI STRETEJIK UNTUK DITETAPKAN
DAN DIPILIH 4 – 7 ASUMSI STRETEJIK UNTUK DITETAPKAN
SEBAGAI FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN. SEBAGAI FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN. SEBAGAI FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN.
52 52 52 52
FAKTOR KUNCI
FAKTOR KUNCI
FAKTOR KUNCI
FAKTOR KUNCI
KEBERHASILAN
KEBERHASILAN
KEBERHASILAN
KEBERHASILAN
MerupakaMerupakaMerupakan faktor yang Merupakan faktor yang n faktor yang n faktor yang sangatsangatsangatsangat
berpengaruh dan berfungsi untuk lebih berpengaruh dan berfungsi untuk lebih berpengaruh dan berfungsi untuk lebih berpengaruh dan berfungsi untuk lebih memfokuskan strateji organisasi dalam memfokuskan strateji organisasi dalam memfokuskan strateji organisasi dalam memfokuskan strateji organisasi dalam
rangka mewujudk
rangka mewujudkan misi dan an misi dan visi secaravisi secara rangka mewujudk
rangka mewujudkan misi dan an misi dan visi secaravisi secara efektif dan efisien.
efektif dan efisien. efektif dan efisien. efektif dan efisien.
FKK sangat membantu pengembanganFKK sangat membantu pengembanganFKK sangat membantu pengembanganFKK sangat membantu pengembangan
perencanaan STRATEGIK agar lebih mudah perencanaan STRATEGIK agar lebih mudah perencanaan STRATEGIK agar lebih mudah perencanaan STRATEGIK agar lebih mudah
dikomunikasikan dan dilaksanakan. dikomunikasikan dan dilaksanakan. dikomunikasikan dan dilaksanakan. dikomunikasikan dan dilaksanakan.
FKK memfokuskan dan memantakpanFKK memfokuskan dan memantakpanFKK memfokuskan dan memantakpanFKK memfokuskan dan memantakpan
perencanaan STRATEGIK, sebab FKK perencanaan STRATEGIK, sebab FKK perencanaan STRATEGIK, sebab FKK perencanaan STRATEGIK, sebab FKK
dijadikan jembatan antara misi dengan dijadikan jembatan antara misi dengan dijadikan jembatan antara misi dengan dijadikan jembatan antara misi dengan
tujuan organisasi, artinya penjabaran misi tujuan organisasi, artinya penjabaran misi tujuan organisasi, artinya penjabaran misi tujuan organisasi, artinya penjabaran misi
k
ke dalam tujuan de dalam tujuan dijembatani oleh FKK.ijembatani oleh FKK. k
53 53 53
53
MA
MATRIK
TRIKS S
S SWOT
WOT
MA
MA
TRIK
TRIK
S S
S S
WOT
WOT
STRATEGI : W - T STRATEGI : W - T STRATEGI : S - T STRATEGI : S - T TANTANGAN (T) TANTANGAN (T) STRATEGI : W – O STRATEGI : W – O STRATEGI : S - O STRATEGI : S - O PELUANG (O) PELUANG (O) KELEMAHAN (W) KELEMAHAN (W) KEKUATAN (S) KEKUATAN (S) KAFI KAFI KAFE KAFE
54
54
MATRIKS PENETAPAN URUTAN ASUMSI DAN MATRIKS PENETAPAN URUTAN ASUMSI DAN
PILIHAN STRATEGI PILIHAN STRATEGI WT : WT : 1………. 1………. 2………. 2………. NILAI NILAI MISI MISI VISI VISI WO : WO : 1………. 1………. 2………. 2………. ST : ST : 1………. 1………. 2... 2... SO : SO : 1……….. 1……….. 2……….. 2……….. URUTAN URUTAN PILIHAN PILIHAN STRATEGI STRATEGI KETERKAITAN DENGAN : KETERKAITAN DENGAN : ASUMSI ASUMSI STRATEGIK STRATEGIK
55 55 55 55
FAKTOR KUNCI
FAKTOR KUNCI
FAKTOR KUNCI
FAKTOR KUNCI
KEBERHASILAN
KEBERHASILAN
KEBERHASILAN
KEBERHASILAN
1. 1. 1. 1.………
………
………
………
………
………
………
………
2. 2. 2. 2.………
………
………
………
………
………
………
………
...
...
...
...
3. 3. 3. 3.………
………
………
………
………
………
………
………
...
...
...
...
4. 4. 4. 4.………
………
………
………
………
………
………
………
...
...
...
...
56
56
56 56
KERANGKA ANALISIS LINGKUNGAN KERANGKA ANALISIS LINGKUNGAN KERANGKA ANALISIS LINGKUNGAN
KERANGKA ANALISIS LINGKUNGAN
STRATEGIK STRATEGIK STRATEGIK
STRATEGIK
DALAM RANGKA FORMULASI STRATEGI DALAM RANGKA FORMULASI STRATEGI D
DALAM RANGKALAM RANGKA FORMUA FORMULASI SLASI STRATRATEGITEGI
PENCERMATAN PENCERMATAN LINGKUNGAN LINGKUNGAN STRATEGIK STRATEGIK LINGKUNGAN LINGKUNGAN INTERNAL INTERNAL LINGKUNGAN LINGKUNGAN EKSTERNAL EKSTERNAL FAKTOR-2 FAKTOR-2 INTERNAL INTERNAL FAKTOR-2 FAKTOR-2 EKSTERNAL EKSTERNAL KAFI KAFI KAFE KAFE MATRIK MATRIK SWOT SWOT ASUMSI ASUMSI STRATEGI STRATEGI (ASI) (ASI) ASAP ASAP URUTAN URUTAN ASUMSI ASUMSI STRATEGIK STRATEGIK
FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN
RENCANA STRATEGIK (RENSTRA)
RENCANA STRATEGIK (RENSTRA)
MISI