dulu anak Indonesia baru mempelajari bahasa Inggris pada tingkat SMA, sekarang mereka memulainya pada tingkat yang lebih dini, SD, dan kalau perlu TK

Teks penuh

(1)

1

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN LOKASI TEMPAT KURSUS EF (English First) DI WILAYAH KOTA JAKARTA DENGAN

MENGGUNAKAN ARCVIEW Ria Awalliya (11108638)

riaawalliya@gmail.com

Jurusan Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Universitas Gunadarma

Jl. Margonda Raya No. 100 Pondok Cina Depok 16424 ABSTRAKSI

Bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa terbesar di dunia yang dipakai sebagai bahasa komunikasi baik lisan maupun tertulis. Besarnya kebutuhan untuk belajar bahasa Inggris telah membuat pengetahuan ini menjadi sebuah komoditas bisnis tersendiri. EF (Engish First) merupakan salah satu tempat kursus yang rata-rata dicari oleh kebanyakan orang karena EF sudah memiliki pengalaman selama 40 tahun, merupakan perusahaan private terbesar didunia dengan cara belajar yang unik. Kurangnya informasi tentang EF menyulitkan pengguna untuk mencari/menjangkau lokasi EF. Hal tesebut bisa membuat orang tua, siswa atau masyarakat yang berminat kesulitan untuk mencari lokasi EF yang terdekat.

Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi pemetaan lokasi EF di Jakarta, sehingga orang tua, siswa atau masyakat tahu lokasi EF mana yang paling terjangkau untuk mereka pilih. Adapun tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini antara lain perancangan aplikasi, pembuatan dan pengujian aplikasi.

Berdasarkan hasil pengujian dalam penelitian ini, aplikasi ini memberikan informasi berupa tulisan dan peta. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi ini cukup menarik, memenuhi kebutuhan user, mudah mendapatkan informasi dan dioperasikan, serta memiliki fasilitas yang cukup menarik.

1. Latar Belakang

Sudah lama penguasaan bahasa inggris menjadi pengetahuan yang perlu dipelajari oleh orang Indonesia. Mulai dari tahun 60-an hingga sekarang, pelajaran bahasa Inggris menjadi subjek yang tidak kalah pentingnya dari pelajaran lain seperti matematika dan IPA. Hal ini disebabkan oleh status atau kedudukan bahasa Inggris di dunia pada saat ini. Bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa terbesar di dunia yang dipakai sebagai bahasa komunikasi baik lisan maupun tertulis. Di

era globalisasi, kedudukan bahasa Inggris semakin menguat karena bahasa tersebut dipakai di dalam semua bidang. Besarnya kebutuhan untuk belajar bahasa Inggris telah membuat pengetahuan ini menjadi sebuah komoditas bisnis tersendiri. Lembaga pengajaran bahasa Inggris swasta pun bermunculan seperti LIA, Jakarta Collage, Oxpord, BBC, IEC, EF, TBI dan lain-lainnya. Orang tua kemudian seperti berlomba-lomba untuk mengirimkan anak mereka mengikuti kursus di salah satu lembaga pengajaran bahasa Inggris. Jika

(2)

2

dulu anak Indonesia baru mempelajari bahasa Inggris pada tingkat SMA, sekarang mereka memulainya pada tingkat yang lebih dini, SD, dan kalau perlu TK bahkan banyak juga masyarakat yang sudah bekerjapun masih butuh pendidikan bahasa Inggris.

Tentunya orang tua atau masyarakat yang berminat mengikuti kursus bahasa inggris tidak ingin sembarangan memilih tempat kursus untuk anak mereka. EF (Engish First) merupakan salah satu tempat kursus yang rata-rata dicari oleh kebanyakan orang karena EF sudah memiliki pengalaman selama 40 tahun, merupakan perusahaan private terbesar didunia dengan cara belajar yang unik dengan mengintegrasikan kelas tatap muka, iLab, dan lifeClub, sekolah modern dan nyaman di lokasi-lokasi yang strategis, selain itu didukung oleh pengajar yang didatangkan langsung dari luar negeri dan bersertifikasi, dengan itu murid akan senang belajar bahasa Inggris dan orang tua pun percaya untuk menempatkan anaknya kursus di EF.

Kurangnya informasi tentang EF menyulitkan pengguna untuk mencari/menjangkau lokasi EF. Hal tesebut bisa membuat orang tua, siswa atau masyarakat yang berminat kesulitan untuk mencari lokasi EF yang terdekat. Oleh sebab itu penulis membuat aplikasi “SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

PEMETAAN LOKASI TEMPAT

KURSUS EF (English First) DI WILAYAH KOTA JAKARTA DENGAN MENGGUNAKAN ARCVIEW” yang memberikan informasi pemetaan lokasi EF di Jakarta, sehingga orang tua, siswa atau masyarakat tahu lokasi EF mana yang paling terjangkau untuk mereka pilih. Informasi tentang pemetaan lokasi EF ini disampaikan secara meluas dengan cara pembuatan tata letak peta sehingga peminat dapat mengetahui informasi tentang alamat lokasi EF yang akan mereka pilih.

2. Rumusan Masalah

Apakah dalam pembuatan aplikasi SIG ini admin mampu menyampaikan informasi seefektif mungkin dan mengelola database SIG didalamnya serta apakah aplikasi ini memiliki tampilan yang menarik, memberikan informasi yang lengkap serta mudah dimengerti, memudahkan dalam pencarian informasi, mudah dioperasikan, dan memiliki fasilitas dalam setiap halaman web yang sudah lengkap.

3. Batasan Masalah

Dalam penulisan ilmiah ini, penulis menitik beratkan sistem informasi geografis (SIG) penyebaran lokasi EF di Jakarta yang disajikan dalam data spasial berupa peta berbasis situs dan data non spasial berupa informasi keterangan mengenai penyebaran lokasi EF di Jakarta. Penyebaran informasi ini disajikan di dalam situs sistem informasi geografis berupa pemberian informasi mengenai peta lokasi EF, alamat EF, nomor telepon per lokasi EF, dan informasi tentang kelas yang tersedia di masing-masing lokasi EF. Pembuatan aplikasi ini menggunakan Arcview 3.3 yang merupakan aplikasi pendukung untuk pembuatan peta, lalu XAMPP sebagai perangkat lunak untuk dijadikan local server dan MySQL yang digunakan sebagai sarana pengelola database.

4. Tujuan Penulisan

Tujuan penulisan adalah membuat aplikasi pemetaan lokasi EF dengan harapan orang tua, siswa atau masyarakat yang ingin kursus di EF bisa mudah menemukan lokasi EF yang mereka inginkan. Selanjutnya diharapkan webGIS ini dapat digunakan untuk memberikan informasi secara lengkap dan aktual kepada semua pihak. WebGIS ini hanya menyediakan admin untuk tambah

(3)

3

berita, hapus berita, tambah point, dan hapus point.

5. Teori dasar

a. Sejarah EF (English First)

EF (English First) merupakan lembaga pendidikan bahasa swasta terbesar di dunia yang mengkhususkan diri dalam bidang pelatihan bahasa Inggris, wisata edukatif dan pertukaran budaya.

EF didirikan pada tahun 1965 oleh Bertil Hult, pengusaha muda berkebangsaan Swedia. Pada saat itu, EF masih merupakan perusahaan kecil dan baru memiliki satu kantor. Awalnya, tujuan kami sangat sederhana, yaitu membawa siswa SMA asal Swedia untuk belajar bahasa Inggris di Inggris. Ide bisnis tersebut memang sederhana, namun saat ini telah terbukti sebagai ide yang cemerlang.

Lebih dari 40 tahun kemudian, EF berhasil menjadi lembaga pendidikan swasta terbesar di dunia, dengan tiga belas anak perusahaan dan organisasi nirlaba yang memfokuskan diri pada pembelajaran bahasa, wisata edukatif dan program gelar akademis. Saat ini, EF memiliki lebih dari 34,000 karyawan, tenaga pengajar dan sukarelawan di seluruh dunia. Dengan kantor dan sekolah di 51 negara, EF telah mengubah dunia menjadi kelas global.

Misi EF selalu sesuai dengan jamannya. Kini semakin penting bagi tiap individu untuk memahami perbedaan cara hidup dan berekspresi. Oleh karena itu, EF tetap berkomitmen untuk menghilangkan hambatan bahasa, budaya dan geografis dengan menyediakan pendidikan berkualitas terbaik di luar negeri, di dekat rumah ataupun melalui internet.

b. Arcview

Menurut Edy P (2009) program ArcView merupakan salah satu perangkat lunak SIG yang popular dan paling banyak digunakan untuk mengelola data spasial. Arcmap dibuat oleh Enviromental System Research Intitute(ESRI). Arcview berfungsi untuk mengolah data menganalisa dan membuat peta serta laporan yang berkaitan dengan data spasial bereferensi geografis[2]. Beberapa bagian ArcView yang cukup penting adalah project, theme, view, table, chart, layout, script.

c. ERD (Entity Relationship Diagram) ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi. ERD untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol. Pada dasarnya ada tiga simbol yang digunakan, yaitu :

d. Struktur Navigasi

Struktur navigasi untuk membantu pengguna mengetahui struktur dari setiap bagian menu yang terdapat pada suatu situs. Navigasi pada umumnya menyediakan bar navigasi, kapabilitas untuk pencarian, indeks serta isi tabel. Ada 4 (empat) macam bentuk dasar dari struktur navigasi yang biasa digunakan dalam proses pembuatan aplikasi, yaitu :

- Linier : pemakai menelusuri program secara berurutan.

- Hirarki : pemakai menelusuri program melalui titik-titik percabangan dari suatu struktur pohon.

- Non Linier : pemakai bebas menelusuri program tanpa dibatasi oleh suatu rute. - Campuran : pemakai dapat dengan

bebas menelusuri program, tetapi pada bagian tertentu gerakan dibatasi secara hirarki ataupun linier.

(4)

4

6. Kerangka Pemikiran

Untuk mempermudah penulisan dan pemahaman pembaca pada penulisan ini, penulis membuat suatu sistematika penulisan sebagai berikut :

Bab1 Pendahuluan, bab ini menguraikan beberapa pokok persoalan yang terdiri dari Latar belakang masalah, Perumusan masalah, Batasan masalah, Tujuan penulisan, Metode penelitian dan Sistematika penulisan.

Bab 2 Landasan Teori , berisi penjelasan tentang teori-teori yang digunakan dalam penulisan. Teori ini meliputi pengertian sistem informasi geografis, system informasi geografis, ArcView 3.3, XAMPP, PHP, MySQL, CodeIgniter, ERD, struktur navigasi, dan storyboard.

Bab 3 Metode Penelitian dan Perancangan, ada bab ini membahas tentang metode penelitian, Sejarah singkat EF (English First), permasalahan dan alasan dibuat webGIS EF (English First), perancangan data, struktur navigasi, rancangan halaman, storyboard dan system requirement.

Bab 4 Hasil dan Analisis, pada bab ini menjelaskan hasil dan pembahasan yang menjelaskan langkah-langkah pembuatan program sehingga mendapatkan hasil uji coba program tersebut.

Bab 5 Penutup, bab ini berisi

kesimpulan dan saran. Bab ini berisi tentang kesimpulan dari pembahasan pada bab-bab sebelumnya dan saran-saran yang diberikan penulis. Selain keempat bab tersebut diatas, terdapat juga lampiran yang berisi listing program

7. Metode Penelitian

Dalam penuliasan ilmiah ini, metode penelitian yang digunakan dalam

membangun sistem informasi geografis berbasis situs adalah menggunakan pendekatan metode siklus hidup pengembangan perangkat lunak(SDLC) yang diutarakan oleh McLeod(2007).

Fase identifikasi, pada fase ini adalah mengidentifikasi masalah yang ada, yaitu melihat bagaimana menyalurkan informasi kepada para pembaca secara efisien.

Fase analisis, pada fase ini penulis mengumpulkan, membaca, dan mempelajari buku-buku yang berkaitan dengan pembuatan situs basis data. Mempelajari tentang bahasa pemprograman php, sql, dan css. Selain itu, penulis juga mencari bahan dan materi dari internet yang berhubungan dan mendukung penyusunan penulisan ilmiah ini.

Fase perancangan, pada fase ini ialah merancang tampilan situs, yaitu tampilan halaman awal situs, tampilan input dan output program, kemudian merancang struktur navigasinya.

Fase uji coba, penulis melakukan uji coba terhadap rancangan aplikasi tersebut kepada para pengguna, agar mendapatkan masukan atau kekurangan dari pengujian awal. Uji coba dilakukan untuk melihat perkembangan terakhir dari aplikasi yang dibuat.

Fase implementasi, fase ini menimplementasikan seluruh rancangan yang telah dibuat dalam fase perancangan yaitu membuat program dengan tampilan yang menarik.

Daftar Pustaka

[1]. Anonim, Php Source Code, Penerbit Andi Dengan Wahana Komputer, Yogyakarta, 2010.

[2]. Eddy Prahasta, Sistem Informasi Geografis Tutorial ArcView,

(5)

5

Penerbit Informatika, Bandung, 2002.

[3]. Eddy Prahasta, SIG Konsep-konsep Dasar Perspektif Geodensi dan Geomatika, Informatika, Bandung, Oktober, 2009.

[4]. Kurniawan,Rulianto, PHP dan MYSQL Untuk Orang Awam, Maxikom, 2010.

[6]. Riyanto,Prinali E.P,Hendi Indelarko, Pengembangan Aplikasi Sistem Informasi Geografis, Penerbit Gava Media, Yogyakarta, 2009.

[7]. Wikipedia.

http://id.wikipedia.org/wiki/Geografi

, Pengertian Geografi, 10 Juni 2012. [8]. Wikipedia.

http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_i

nformasi, Pengertian Sistem Informasi, 10 Juni 2012. [9]. Wikipedia.

http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_i

nformasi_geografis, Tentang Sistem

Informasi Geografis, 10 Juni 2012. [10]. Wikipedia.

http://mas-amien.blogspot.com/2011/12/pengert

ianpengenalan-tentang-xampp.html,

Pengertian XAMPP, 01 Agustus 2012. [11]. Wikipedia. http://supono.wordpress.com/2010/0 4/16/codeigniter framework-php/, CodeIgniter, 01 Agustus 2012. [12]. Wikipedia. http://www.englishfirst.co.id, tentang English First, 20 Juni 2012.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :