P U T U S A N. Nomor : 720/PID.SUS/2015/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

12 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Pengadilan Tinggi Medan, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding, telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara Terdakwa :

Nama lengkap : MUJUR MAY CHANDRA SIAHAAN ALS MUJUR; Tempat lahir : Rambung Merah;

Umur/tanggal lahir : 24 tahun/10 Mei 1990; Jenis kelamin : Laki-laki;

Kebangsaan : Indonesia;

Tempat tinggal : Jln. Teratai IV Nagori Pamatang Simalungun Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun;

Agama : Islam;

Pekerjaan : Wiraswasta; Pendidikan : SD (Tamat);

Terdakwa ditahan dalam Tahanan Rumah Tahanan Negara oleh : 1. Penyidik, sejak tanggal 17 April 2015 sampai dengan tanggal 06 Mei 2015; 2. Perpanjangan Penahanan oleh Penuntut Umum, sejak tanggal 03 Maret 2015

sampai dengan tanggal 11 April 2015;

3. Perpanjangan Penahanan Pertama Ketua Pengadilan Negeri Simalunngun, sejak tanggal 16 Juni 2015 sampai dengan tanggal 15 Juli 2015;

4. Perpanjangan Penahanan Kedua Ketua Pengadilan, sejak tanggal 16 Juli 2015 sampai dengan tanggal 15 Agustus 2015;

5. Penuntut Umum, sejak tanggal 04 Agustus 2015 sampai dengan tanggal 23 Agustus 2015;

6. Hakim Pengadilan Negeri, sejak tanggal 18 agustus sampai dengan tanggal 16 September 2015;

7. Perpanjangan Ketua Pengadilan Negeri Simalungun, sejak tanggal 17 September 2015 sampai dengan tanggal 15 November 2015 ;

8. Hakim Pengadilan Tinggi Medan, sejak tanggal 28 Oktober 2015 sampai dengan tanggal 26 Nopember 2015;

9. Perpanjangan Penahanan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan, sejak tanggal 27 Nopember 2015 sampai dengan tanggal 25 Januari 2016;

(2)

Pengadilan Tinggi tersebut;

Telah membaca Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan tanggal 19 Nopember 2015, nomor : 720/PID.SUS/2015/PT.MDN, serta berkas perkara Pengadilan Negeri Simalungun nomor : 402/Pid.Sus/2015/PN.Sim, dan surat-surat yang bersangkutan dengan perkara tersebut;

Membaca surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Siantar yang mendakwa Terdakwa dengan dakwaan sebagai berikut :

Kesatu :

“Bahwa ia Terdakwa MUJUR MAY CHANDRA SIAHAAN ALS MUJUR bersama dengan IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK (Terdakwa dalam berkas perkara terpisah), pada hari Rabu tanggal 15 April 2015 sekira pukul 22.00 Wib atau setidak-tidaknya pada waktu lain di bulan April tahun 2015, bertempat di Lobi Hotel Sing A Song Jln.Asahan Nagori Siantar Estate Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, atau pada suatu tempat lain yang masih termasuk daerah hukum Pengadilan Negeri Simalungun, dengan permufakatan jahat yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I, perbuatan tersebut dilakukan terdakwa dengan cara dan dalam keadaan sebagai berikut :

Bermula pada hari Rabu tanggal 15 April 2015 sekira pukul 20.00 Wib, saksi JEFRI GIRSANG bersama-sama dengan saksi MARUDUT NABABAN dan saksi M.REZA FATWA (masing–masing anggota Polri pada Polres Simalungun) mendapat informasi bahwa Terdakwa MUJUR MAY CHANDRA SIAHAAN ALS MUJUR sering menjadi perantara pembelian narkotika jenis sabu di Lokasi Hotel Sing A Song Jln.Asahan Nagori Siantar Estate Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, kemudian menindaklanjuti informasi tersebut saksi-saksi pergi ketempat yang dimaksud dan berencana untuk memesan narkotika jenis sabu dengan paket harga sebesar Rp.250.000,-(dua ratus lima puluh ribu rupiah). Selanjutnya sekira pukul 21.30 Wib saksi-saksi sampai di Hotel Sing A Song tersebut dan melihat terdakwa lalu tanpa banyak bicara saksi M.REZA FATWA langsung menemui terdakwa yang sedang duduk di Lobi Hotel Sing A Song Jln.Asahan Nagori Siantar Estate Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun dimana saksi M.REZA FATWA menyamar atau menyaru (undercover buy) sebagai pembeli narkotika jenis sabu tersebut kemudian saksi M.REZA FATWA memesan narkotika jenis sabu dengan paket harga sebesar Rp.250.000,-(dua ratus lima puluh ribu rupiah) dan saksi M.REZA FATWA menyerahkan uang sebesar

(3)

Rp.250.000,-(dua ratus lima puluh ribu rupiah) kepada terdakwa untuk membeli narkotika jenis sabu tersebut dan akan melakukan transaksi di Lobi Hotel Sing A Song tersebut.

Selanjutnya setelah terdakwa menerima uang dari saksi M.REZA FATWA kemudian terdakwa langsung keluar dari Lobi Hotel tersebut menuju pelataran parkir dan terdakwa pergi dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat BK-5117-WJ menuju ke arah Kantor BPN Kabupaten Simalungun Jln.Sangnawaluh Pematangsiantar untuk menemui temannya yang bernama IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK (Terdakwa dalam berkas perkara terpisah) dan setibanya di Kantor BPN Kabupaten Simalungun oleh terdakwa langsung menemui IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK yang berada di depan Kantor BPN Kabupaten Simalungun dan terdakwa mengatakan “Cok, ada yang mau beli sabu segini uangnya (Rp.250.000) sambil menyerahkan uang sebesar Rp.250.000,-(dua ratus lima puluh ribu rupiah) kepada IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK dan setelah IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK menerima uang sebesar Rp.250.000,-(dua ratus lima puluh ribu rupiah) kemudian IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK langsung menuju sepeda motor milik terdakwa dan mengendarainya sedangkan terdakwa dibonceng lalu mereka menuju Kota Pematangsiantar dan ditengah perjalanan oleh IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK mengatakan “nggak usah kita belanjakan semua, biar ada uang rokok kita” lalu setibanya di Jln.Tanah Jawa Gg. Puri Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Utara Pematangsiantar dimana IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK memberhentikan sepeda motor yang dikendarai dan langsung turun sambil berkata kepada terdakwa “tunggu disini” lalu IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK dengan berjalan kaki masuk menuju ke dalam Gg. Puri tersebut sementara terdakwa menunggu IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK dan tidak berapa lama IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK datang lalu memberikan 1 (satu) bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu kepada terdakwa kemudian mereka pergi dengan mengendarai sepeda motor milik terdakwa yang dikemudikan oleh IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK menuju ke arah Kantor BPN Kabupaten Simalungun dan di perjalanan oleh IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK memberikan uang sebesar Rp.50.000,-(lima puluh ribu rupiah) kepada terdakwa sisa uang dari pembelian narkotika jenis sabu tersebut dan setibanya di Kantor BPN Kabupaten Simalungun oleh IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK turun sementara terdakwa dengan mengendarai sepeda motor miliknya menuju kearah Hotel Sing A Song dan sekira pukul 22.00 Wib terdakwa tiba di Parkiran Hotel Sing A Song

(4)

memarkirkan sepeda motornya lalu dengan berjalan kaki terdakwa menuju Lobi Hotel Sing A Song menunggu pembeli yang memesan narkotika jenis sabu tersebut dimana narkotika jenis sabu tersebut dipegang di tangan kanan terdakwa kemudian tidak berapa lama datang 3 (tiga) orang laki-laki yang salah satunya adalah pemesan narkotika jenis sabu tersebut dan langsung menangkap terdakwa dan memberitahukan bahwa ketiga orang tersebut adalah Petugas Kepolisian Polres Simalungun dan langsung menanyakan kepada terdakwa dimana narkotika jenis sabu tersebut lalu tanpa banyak bicara lagi terdakwa langsung menyerahkan 1 (satu) buah plastik klip yang berisikan narkotika jenis sabu tersebut ke salah seorang Petugas Kepolisian tersebut. Selanjutnya terdakwa dan IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK berikut dengan barang bukti dibawa ke Polres Simalungun guna diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Adapun terdakwa MUJUR MAY CHANDRA SIAHAAN ALS MUJUR dalam menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I tersebut tidak ada mendapat ijin dari pihak yang berwenang maupun dari Departemen Kesehatan.

Berdasarkan Lampiran Berita Acara Penimbangan Nomor : 058/BAP-01200/IV/2015 tanggal 18 April 2015 pada daftar hasil penimbangan atas permintaan Polres Simalungun yang di timbang oleh SAHAT M.T PASARIBU dan diketahui oleh SAHAT M.T PASARIBU selaku pemimpin cabang Perum Pegadaian Cabang P.Siantar yang pada pokoknya menerangkan bahwa terhadap1 (satu) buah plastik klip bening kecil yang diduga naarkotika jenis sabu-sabu milik terdakwa MUJUR MAY CHANDRA SIAHAAN ALS MUJUR dan IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK dengan berat 0,38 (nol koma tiga puluh delapan) gram guna untuk bahan pemeriksaan ke Lab. Polri Cabang Medan dan Berdasarkan Berita Acara Analisis Laboratorium Barang Bukti Narkotika No. Lab : 3825/NNF/2015 tanggal 27 April 2015 setelah di lakukan Analisis secara kimia Forensik terhadap Barang Bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik klip berisi kristal berwarna putih dengan berat bruto 0,38 (nol koma tiga puluh delapan) gram diduga mengandung narkotika milik terdakwa MUJUR MAY CHANDRA SIAHAAN ALS MUJUR dan IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK dengan kesimpulan adalah positif Metamfetamina dan terdaftar dalam Golongan I (satu) nomor urut 61 Lampiran I Undang – undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

(5)

Atau Kedua :

“Bahwa ia terdakwa MUJUR MAY CHANDRA SIAHAAN ALS MUJUR bersama dengan IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK (Terdakwa dalam berkas perkara terpisah), pada hari Rabu tanggal 15 April 2015 sekira pukul 22.00 Wib atau setidak-tidaknya pada waktu lain di bulan April tahun 2015, bertempat di Lobi Hotel Sing A Song Jln. Asahan Nagori Siantar Estate Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, atau pada suatu tempat lain yang masih termasuk daerah hukum Pengadilan Negeri Simalungun, dengan permufakatan jahat yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, perbuatan tersebut dilakukan terdakwa dengan cara dan dalam keadaan sebagai berikut :

Bermula pada hari Rabu tanggal 15 April 2015 sekira pukul 20.00 Wib, saksi JEFRI GIRSANG bersama-sama dengan saksi MARUDUT NABABAN dan saksi M. REZA FATWA (masing–masing anggota Polri pada Polres Simalungun) mendapat informasi bahwa terdakwa MUJUR MAY CHANDRA SIAHAAN ALS MUJUR sering menjadi perantara pembelian narkotika jenis sabu di Lokasi Hotel Sing A Song Jln.Asahan Nagori Siantar Estate Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun kemudian menindaklanjuti informasi tersebut saksi-saksi pergi ketempat yang dimaksud dan berencana untuk memesan narkotika jenis sabu dengan paket harga sebesar Rp.250.000,-(dua ratus lima puluh ribu rupiah). Selanjutnya sekira pukul 21.30 Wib saksi-saksi sampai di Hotel Sing A Song tersebut dan melihat terdakwa lalu tanpa banyak bicara saksi M.REZA FATWA langsung menemui terdakwa yang sedang duduk di Lobi Hotel Sing A Song Jln.Asahan Nagori Siantar Estate Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun dimana saksi M.REZA FATWA menyamar atau menyaru (undercover buy) sebagai pembeli narkotika jenis sabu tersebut kemudian saksi M.REZA FATWA memesan narkotika jenis sabu dengan paket harga sebesar Rp.250.000,-(dua ratus lima puluh ribu rupiah) dan saksi M.REZA FATWA menyerahkan uang sebesar Rp.250.000,-(dua ratus lima puluh ribu rupiah) kepada terdakwa untuk membeli narkotika jenis sabu tersebut dan akan melakukan transaksi di Lobi Hotel Sing A Song tersebut.

Selanjutnya setelah terdakwa menerima uang dari saksi M.REZA FATWA kemudian terdakwa langsung keluar dari Lobi Hotel tersebut menuju pelataran parkir dan terdakwa pergi dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat BK-5117-WJ menuju ke arah Kantor BPN Kabupaten Simalungun Jln.Sangnawaluh Pematangsiantar untuk menemui temannya yang bernama IRWANSYAH PUTRA

(6)

SIMAMORA ALS UCOK (Terdakwa dalam berkas perkara terpisah) dan setibanya di Kantor BPN Kabupaten Simalungun oleh terdakwa langsung menemui IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK yang berada di depan Kantor BPN Kabupaten Simalungun dan terdakwa mengatakan “Cok, ada yang mau beli sabu segini uangnya (Rp.250.000) sambil menyerahkan uang sebesar Rp.250.000,-(dua ratus lima puluh ribu rupiah) kepada IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK dan setelah IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK menerima uang sebesar Rp.250.000,-(dua ratus lima puluh ribu rupiah) kemudian IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK langsung menuju sepeda motor milik terdakwa dan mengendarainya sedangkan terdakwa dibonceng lalu mereka menuju Kota Pematangsiantar dan ditengah perjalanan oleh IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK mengatakan “nggak usah kita belanjakan semua, biar ada uang rokok kita” lalu setibanya di Jln.Tanah Jawa Gg. Puri Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Utara Pematangsiantar dimana IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK memberhentikan sepeda motor yang dikendarai dan langsung turun sambil berkata kepada terdakwa “tunggu disini” lalu IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK dengan berjalan kaki masuk menuju ke dalam Gg.Puri tersebut sementara terdakwa menunggu IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK dan tidak berapa lama IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK datang lalu memberikan 1 (satu) bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu kepada terdakwa kemudian mereka pergi dengan mengendarai sepeda motor milik terdakwa yang dikemudikan oleh IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK menuju ke arah Kantor BPN Kabupaten Simalungun dan di perjalanan oleh IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK memberikan uang sebesar Rp.50.000,-(lima puluh ribu rupiah) kepada terdakwa sisa uang dari pembelian narkotika jenis sabu tersebut dan setibanya di Kantor BPN Kabupaten Simalungun oleh IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK turun sementara terdakwa dengan mengendarai sepeda motor miliknya menuju kearah Hotel Sing A Song dan sekira pukul 22.00 Wib terdakwa tiba di Parkiran Hotel Sing A Song memarkirkan sepeda motornya lalu dengan berjalan kaki terdakwa menuju Lobi Hotel Sing A Song menunggu pembeli yang memesan narkotika jenis sabu tersebut dimana narkotika jenis sabu tersebut dipegang di tangan kanan terdakwa kemudian tidak berapa lama datang 3 (tiga) orang laki-laki yang salah satunya adalah pemesan narkotika jenis sabu tersebut dan langsung menangkap terdakwa dan memberitahukan bahwa ketiga orang tersebut adalah Petugas Kepolisian Polres Simalungun dan langsung menanyakan kepada terdakwa dimana narkotika jenis sabu tersebut lalu tanpa banyak bicara lagi terdakwa langsung menyerahkan

(7)

1 (satu) buah plastik klip yang berisikan narkotika jenis sabu tersebut ke salah seorang Petugas Kepolisian tersebut. Selanjutnya terdakwa dan IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK berikut dengan barang bukti dibawa ke Polres Simalungun guna diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Adapun terdakwa MUJUR MAY CHANDRA SIAHAAN ALS MUJUR dalam menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman tersebut tidak ada mendapat ijin dari pihak yang berwenang maupun dari Departemen Kesehatan.

Berdasarkan Lampiran Berita Acara Penimbangan Nomor : 058/BAP-01200/IV/2015 tanggal 18 April 2015 pada daftar hasil penimbangan atas permintaan Polres Simalungun yang di timbang oleh SAHAT M.T PASARIBU dan diketahui oleh SAHAT M.T PASARIBU selaku pemimpin cabang Perum Pegadaian Cabang P.Siantar yang pada pokoknya menerangkan bahwa terhadap1 (satu) buah plastik klip bening kecil yang diduga naarkotika jenis sabu-sabu milik terdakwa MUJUR MAY CHANDRA SIAHAAN ALS MUJUR dan IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK dengan berat 0,38 (nol koma tiga puluh delapan) gram guna untuk bahan pemeriksaan ke Lab. Polri Cabang Medan dan Berdasarkan Berita Acara Analisis Laboratorium Barang Bukti Narkotika No. Lab : 3825/NNF/2015 tanggal 27 April 2015 setelah di lakukan Analisis secara kimia Forensik terhadap Barang Bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik klip berisi kristal berwarna putih dengan berat bruto 0,38 (nol koma tiga puluh delapan) gram diduga mengandung narkotika milik terdakwa MUJUR MAY CHANDRA SIAHAAN ALS MUJUR dan IRWANSYAH PUTRA SIMAMORA ALS UCOK dengan kesimpulan adalah positif Metamfetamina dan terdaftar dalam Golongan I (satu) nomor urut 61 Lampiran I Undang–undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika;

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika;

Membaca surat tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Siantar, bahwa Terdakwa telah dituntut sebagai berikut :

1. Menyatakan Terdakwa Mujur May Chandra Als Mujur telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Percobaan atau permufakatan jahat yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli,

(8)

menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I bukan tanaman, sebagaimana dakwaan Primair Pasal 114 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika ;

2. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Mujur May Chandra Als Mujur dengan pidana penjara selama : 7 (tujuh tahun dan 6 (enam) bulan dikurangkan selama terdakwa terdakwa berada dalam tahanan sementara dan dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan dan denda sebesar Rp.1.000.000.000.- (satu milyar rupiah) subsidair selama : 6 (enam) bulan penjara;

3. Menetapkan barang bukti berupa :

- 1 (satu) buah plastik klip bening yang diduga berisikan Narkotika jenis sabu dengan berat 0.38 (nol koma tiga puluh delapan) gram setelah digunakan kepentingan laboratories sisa barang bukti dengan berat bruto 0,33 (nol koma tiga puluh tiga) gram, dirampas untuk dimusnahkan;

- 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna merah BK-5717-WJ, uang senilai Rp.26.000,- (dua puluh enam ribu rupiah) dan uang senilai Rp.50.000,- (lima puluh ribu rupiah), dirampas untuk negara;

4. Menetapkan agar terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp.3.000,- (tiga ribu rupiah);

Membaca putusan Pengadilan Negeri Simalungun nomor : 402/Pid.Sus/2015/PN.Sim, tanggal 21 Oktober 2015, yang amarnya berbunyi sebagai berikut :

1. Menyatakan Terdakwa Mujur May Chandra Siahaan Als Mujur, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Permufakatan jahat melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I”;

2. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Mujur May Chandra Siahaan Als Mujur oleh karena itu dengan pidana penjara selama :5 (lima) Tahun dan denda sebesar Rp.1.000.000.000,- (satu milyar milyar), dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama : 3 (tiga). Bulan;

3. Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan;

4. Menetapkan agar terdakwa tetap berada dalam tahanan; 5. Menetapkan barang bukti berupa :

(9)

- 1 (satu) buah plastik klip bening yang diduga berisikan Narkotika jenis sabu dengan berat 0.38 (nol koma tiga puluh delapan) gram setelah digunakan kepentingan laboratories sisa barang bukti dengan berat bruto 0,33 (nol koma tiga puluh tiga) gram, dirampas untuk dimusnahkan;

- 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna merah BK-5717-WJ, dikembalikan kepada yang berhak

- Uang senilai Rp.26.000,- (dua puluh enam ribu rupiah) dan uang senilai Rp.50.000,- (lima puluh ribu rupiah), dirampas untuk negara;

6. MembebaniTerdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp 3.000,- (Tiga ribu rupiah);

Telah membaca :

1. Akta Permintaan Banding yang dibuat oleh Panitera Pengadilan Negeri Simalungun bahwa pada tanggal 28 Oktober 2015, Jaksa Penuntut Umum telah mengajukan permintaan banding terhadap Putusan Pengadilan Negeri Simalungun nomor : 402/Pid.Sus/2015/PN.Sim, tanggal 21 Oktober 2015;

2. Relaas pemberitahuan permintaan banding yang dibuat oleh Jurusita Pengganti Pengadilan Negeri Simalungun, bahwa permintaan banding tersebut telah diberitahukan kepada Terdakwa pada tanggal 30 Oktober 2015;

3. Memori banding yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum tertanggal 9 Nopember 2015, yang diterima di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Simalungun tanggal 10 Nopember 2015, dan memori banding tersebu telah dengan sempurna diberitahukan dan diserahkan kepada Terdakwa tanggal 12 Nopember 2015;

4. Surat mempelajari berkas perkara Pengadilan Negeri Simalungun tanggal 30 Oktober 2015, yang disampaikan masing-masing kepada Jaksa Penuntut Umum dan Penasihat Hukum Terdakwa, untuk mempelajari berkas perkara tersebut, selama 7 (tujuh) hari terhitung mulai tanggal pemberitahuan tersebut sebelum berkas dikirim ke Pengadilan Tinggi;

Menimbang, bahwa permintaan banding oleh Jaksa Penuntut Umum telah diajukan dalam tenggang waktu dan menurut tata cara serta syarat-syarat yang ditentukan oleh Undang-Undang, oleh karena itu permohonan banding tersebut secara formal dapat diterima;

(10)

Menimbang, bahwa memori banding yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum tertanggal 9 Nopember 2015, pada prinsipnya memohon agar Pengadilan Tinggi menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa dengan pidana penjara selama : 7 (tujuh tahun dan 6 (enam) bulan dikurangkan selama Terdakwa berada dalam tahanan sementara dan dengan perintah agar Terdakwa tetap ditahan dan denda sebesar Rp.1.000.000.000.- (satu milyar rupiah) subsidair selama : 6 (enam) bulan penjara, sesuai dengan tuntutannya;

Menimbang, bahwa terhadap memori banding dari Jaksa Penuntut Umum tersebut Terdakwa tidak mengajukan kontra memori banding;

Menimbang, bahwa setelah Majelis Hakim Pengadilan Tinggi mempelajari dengan seksama berkas perkara yang dimohonkan banding oleh Jaksa Penuntut Umum yang terdiri dari Berita Acara Pemeriksaan dari Penyidik, Berita Acara Pemeriksaan Persidangan Pengadilan Negeri Simalungun berikut surat yang timbul dipersidangan berhubungan dengan perkara ini dan turunan resmi putusan Pengadilan Negeri Simalungun nomor : 402/Pid.Sus/2015/PN.Sim, tanggal 21 Oktober 2015, dan memori banding yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum tertanggal 9 Nopember 2015, berpendapat bahwa pertimbangan hukum Majelis Hakim Tingkat Pertama yang mendasari putusannya mengenai telah terbuktinya secara sah dan meyakinkan kesalahan Terdakwa sebagaimana yang didakwakan kepadanya dan hukumnan yang dijatuhkan telah tepat dan benar, oleh karenanya Majelis Hakim Pengadilan Tinggi dapat menyetujui dan mengambil alih sebagai pertimbangan hukumnya sendiri dalam memeriksa dan memutus perkara ini ditingkat banding;

Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas, maka Putusan Pengadilan Negeri Simalungun nomor : 402/Pid.Sus/2015/PN.Sim, tanggal 21 Oktober 2015, yang dimitakan banding tersebut dapat dipertahankan dan harus dikuatkan;

Menimbang, bahwa dalam perkara ini terhadap Terdakwa telah dilakukan penahanan yang sah, maka masa penangkapan dan penahanan tersebut harus dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan;

(11)

Menimbang, bahwa oleh karena Terdakwa ditahan dan penahanan terhadap Terdakwa dilandasi alasan yang cukup, maka perlu ditetapkan agar Terdakwa tetap berada dalam tahanan;

Menimbang, bahwa oleh karena Terdakwa tetap dinyatakan bersalah dan dipidana, maka dibebani pula untuk membayar biaya perkara yang timbul dikedua tingkat peradilan;

Memperhatikan Pasal 114 ayat (1) Jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia nomor : 35 tahun 2009 tentang Narkotika Undang-Undang Republik Indonesia nomor : 8 Tahun 1981 tentang KUHAP, serta peraturan perundang-undangan lain yang bersangkutan;

MENGADILI :

- Menerima permintaan banding dari Jaksa Penuntut Umum;

- Menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Simalungun nomor : 402/Pid.Sus/2015/PN.Sim, tanggal 21 Oktober 2015, yang dimintakan banding tersebut;

- Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani Terdakwa dikurangkan sepenuhnya dari pidana yang dijatuhkan;

- Menetapkan Terdakwa tetap berada dalam tahanan;

- Membebankan kepada Terdakwa untuk membayar biaya perkara dalam kedua tingkat peradilan yang dalam tingkat banding sebesar Rp 2.500,- (dua ribu lima ratus rupiah).

Demikian diputus dalam musyawarah Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Medan pada hari Rabu tanggal 2 Desember 2015 oleh Kami : DAHLIA BRAHMANA, SH.MH. Hakim Pengadilan Tinggi Medan sebagai Hakim Ketua Majelis, AMRIL, SH.MHum. dan ADE KOMARUDIN, SH.MHum. masing-masing sebagai Hakim Anggota, yang ditunjuk untuk memeriksa dan mengadili perkara tersebut ditingkat banding, berdasarkan Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan tanggal 19 Nopember 2015, nomor : 720/PID.SUS/2015/PT.MDN, putusan mana diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari Senin tanggal 7 Desember 2015, oleh Ketua Majelis dengan didampingi Hakim-Hakim Anggota

(12)

tersebut serta BAIK SITEPU, SH. Panitera Pengganti pada Pengadilan Tinggi Medan, tanpa dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa.

Hakim Anggota, Hakim Ketua,

ttd ttd

1. AMRIL, SH.MHum. DAHLIA BRAHMANA, SH.MH.

ttd

2. ADE KOMARUDIN, SH.MHum.

Panitera Pengganti,

ttd

BAIK SITEPU, SH.

Untuk salinan sesuai dengan aslinya. PANITERA,

Hj. MERI ULFA, SH.MH. NIP. 195703011985032002.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :