• Tidak ada hasil yang ditemukan

BENTUK PARTISIPASI MASYARAKAT DENGAN TIN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "BENTUK PARTISIPASI MASYARAKAT DENGAN TIN"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

BENTUK PARTISIPASI MASYARAKAT DENGAN TINGKAT PELAYANAN

TRANSPORTASI UMUM BERUPA ANGKOT DI BANDUNG

Jihan Nabila Octaviani (163060002)1

1Mahasiswa Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota. Universitas Pasundan Bandung. [email protected]

Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota – Universitas Pasundan Bandung

Jl. Dr. Setiabudi No.193, Kota Bandung

1. Pendahuluan

A. Latar Belakang

Perencanaan perangkutan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perencanaan kota. Rencana kota tanpa mempertimbangkan keadaan dan pola perangkutan yang akan terjadi sebagai akibat rencana itu sendiri, akan menghasilkan kesemrawutan lalu-lintas di kemudian hari. Keadaan ini akan membawa akibat berantai cukup panjang dengan meningkatnya jumlah kecelakaan, pelanggaran lalu-lintas, menurunnya sopan santun lalu-lalu-lintas, dan lain-lain. Perencanaan perangkutan itu sendiri dapat didefinisikan sebagai suatu proses yang tujuannya mengembangkan sistem angkutan yang memungkinkan manusia dan barang bergerak atau berpindah tempat dengan aman dan murah.

(2)

terhadap tingkat maupun lingkup analisisnya, sehingga hasil perencanaan transportasi lebih bersifat indikatif dibandingkan sifat kepastiannya. Perencanaan transportasi ditujukan untuk mengatasi masalah transportasi yang sedang terjadi atau kemungkinan terjadi di masa mendatang. Tujuan perencanaan transportasi adalah untuk mencari penyelesaian masalah transportasi dengan cara yang paling tepat dengan menggunakan sumber daya yang ada.

2. Teori

A. Uji Normalitas

Uji Normalitas adalah sebuah uji yang dilakukan dengan tujuan untuk menilai sebaran data pada sebuah kelompok data atau variabel, apakah sebaran data tersebut berdistribusi normal ataukah tidak. Uji Normalitas berguna untuk menentukan data yang telah dikumpulkan berdistribusi normal atau diambil dari populasi normal. Metode klasik dalam pengujian normalitas suatu data tidak begitu rumit. Berdasarkan pengalaman empiris beberapa pakar statistik, data yang banyaknya lebih dari 30 angka (n > 30), maka sudah dapat diasumsikan berdistribusi normal. Biasa dikatakan sebagai sampel besar.

Namun untuk memberikan kepastian, data yang dimiliki berdistribusi normal atau tidak, sebaiknya digunakan uji normalitas. Karena belum tentu data yang lebih dari 30 bisa dipastikan berdistribusi normal, demikian sebaliknya data yang banyaknya kurang dari 30 belum tentu tidak berdistribusi normal, untuk itu perlu suatu pembuktian. uji statistik normalitas yang dapat digunakan diantaranya Chi-Square, Kolmogorov Smirnov, Lilliefors, Shapiro Wilk, Jarque Bera.

B. Uji Normalitas Kolmogorov Smirnov

Uji Kolmogorov Smirnov adalah pengujian normalitas yang banyak dipakai, terutama setelah adanya banyak program statistik yang beredar. Kelebihan dari uji ini adalah sederhana dan tidak menimbulkan perbedaan persepsi di antara satu pengamat dengan pengamat yang lain, yang sering terjadi pada uji normalitas dengan menggunakan grafik.

(3)

dengan distribusi normal baku. Distribusi normal baku adalah data yang telah ditransformasikan ke dalam bentuk Z-Score dan diasumsikan normal. Jadi sebenarnya uji Kolmogorov Smirnov adalah uji beda antara data yang diuji normalitasnya dengan data normal baku. Seperti pada uji beda biasa, jika signifikansi di bawah 0,05 berarti terdapat perbedaan yang signifikan, dan jika signifikansi di atas 0,05 maka tidak terjadi perbedaan yang signifikan. Penerapan pada uji Kolmogorov Smirnov adalah bahwa jika signifikansi di bawah 0,05 berarti data yang akan diuji mempunyai perbedaan yang signifikan dengan data normal baku, berarti data tersebut tidak normal.

Lebih lanjut, jika signifikansi di atas 0,05 maka berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara data yang akan diuji dengan data normal baku, artinya, ya. Berarti data yang kita uji normal, kan tidak berbeda dengan normal baku. Jika kesimpulan kita memberikanhasil yang tidak normal, maka kita tidak bias menentukan transformasi seperti apa yang harus kita gunakan untuk normalisasi. Jadi ya kalau tidak normal, gunakan plot grafik untuk melihat menceng ke kanan atau ke kiri. Atau menggunakan Skewness dan Kurtosis sehingga dapat ditentukan transformasi seperti apa yang paling tepat dipergunakan.

C. Transportasi Umum

Transportasi umum (dikenal pula sebagai transportasi publik atau transportasi massal) adalah sebuah layanan angkutan penumpang bersama yang tersedia untuk digunakan oleh masyarakat umum, berbeda dengan moda transportasi seperti taksi, bussewa, dan perusahaan jaringan transportasi, yang tidak dapat diakses oleh masyarakat umum tanpa adanya pemesanan secaraman diri.

D. Angkutan Kota

(4)

penumpang di mana saja. Jenis kendaraan yang digunakan adalah minibus atau bus kecil.

3. Aplikasi Dalam SPSS A. Signifikasi:

Pengujian pada SPSS dengan menggunakan Uji Normalitas Kolmogorov -Smirnov dengan pada taraf signifikansi 0,05.

B. Dasar Pengambilan Keputusan:

Jika nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 maka data tersebut berdistribusi normal. Sebaliknya, jika nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 maka data tersebut tidak berdistribusi normal.

C. Contoh Kasus:

(5)

Berikut merupakan langkah – langkah dalam menggunakan Uji Normalitas Kolmogorov - Smirnpv pada SPSS, diantaranya :

a. Buka SPSS

b. Klik Variabel View, kemudian pada bagian Name tulis saja Pelayanan, kemudian di baris selanjutnya Harga, dan baris berikutnya Kepuasan, pada kolom Type ubah menjadi Numeric.

(6)

d. Klik menu Analyze, kemudian pilih Nonparametric Tests, lalu pilih Legacy Dialogs, dan pilih 1 – Sample K-S.

(7)

f. Klik OK, maka akan keluar hasil sebagai berikut.

Dalape

4. Hasil dan Pembahasan

(8)

a. Berdasarkan variabel kenyamanan:

Nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,270 yang lebih besar dari 0,05, maka kesimpulannya variabel pelayanan memiliki distribusi data yang normal.

b. Berdasarkan variabel harga :

Nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,106 yang lebih besar dari 0,05, maka kesimpulannya variabel harga memiliki distribusi data yang normal.

c. Berdasarkan variabel kepuasan :

Nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,197 yang lebih besar dari 0,05, maka kesimpulannya variabel pelayanan memiliki distribusi data yang normal.

5. Daftar Pustaka

“Uji Normalitas Kolmogorov Smirnov di SPSS”

https://www.statistikian.com/2012/09/uji-normalitas-dengan-kolmogorov-smirnov-spss.html. Diakses pada tanggal 27 Februari 2018

“Pengertian Ankutan Kota”

https://id.wikipedia.org/wiki/Angkutan_kota. Diakses pada tanggal 27 februari 2018

“Pengertian Transportasi Umum”

https://id.wikipedia.org/wiki/Transportasi_umum. Diakses pada tanggal 27 februari

Gambar

gambar di bawah ini

Referensi

Dokumen terkait

Pada tahun 2005 kesenian Raksasa disajikan sebagai penyempurna upacara dalam upacara bersih desa di Desa Salamrejo, dengan demikian atraksi untuk memakan ayam hidup-hidup yang

Berdasarkan Tabel 3, ternyata RPA tradisional belum memisahkan daerah/ruang kotor dan daerah/ruang bersih dalam proses pemotongan/penyembelihan ayam, hal ini karena RPA tidak

Pada tahapan ini, hasil identifikasi tentang kelemahan, kekuatan, ancaman dan peluang dalam pengembangan dan penerapan ekonomi hijau, maka dianalisis dengan metode

Katsoff dalam bukunya “Elements of Philosophy” menyatakan bahwa kegiatan filsafat merupakan perenungan, yaitu suatu jenis pemikiran yang meliputi kegiatan meragukan

Penelitian ini memetakan strategi pengembangan perusahaan dengan membandingkan beberapa aspek dari manajemen sampai pemasaran perusahaan dengan melakukan perbandingan dan

Berdasarkan hasil pembahasan yang telah dilakukan diatas maka dapat disimpulkan bahwa dari keempat indikator kepuasan kerja pegawai pria dan wanita pada Sub Bagian

Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah peta lokasi penelitian dengan skala 1:50.000, sampel tanah yang diambil dari daerah penelitian, serta bahan- bahan kimia

pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Sekretaris DPRD sesuai dengan tugas dan fungsinyaa. Sub Bagian Persidangan