Alur Program Input Proses Output Yang pa

19  18  Download (0)

Teks penuh

(1)

Alur Program

Input

Proses

Output

Yang paling komplek

ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN TERSTURKTUR

Oleh : Aslam Fatkhudin, S.Kom

3 krtiteria program yang baik : 1. Correct benar.

2. Clear jelas. 3. Efficient efisien.

Agar program memenuhi 3 kriteria di atas), maka kita harus mengetahui Langkah-langkah Pemrograman:

1. Mendefiniskan masalah.

2. Garis besar (outline) pemecahan.

3. Menerjemahkan garis besar tersebut menjadi langkah-langkah yang lebih rinci / algoritma. 4. Menerjemahkan algoritma ke dalam bahasa pemrograman (pengkodean/coding). Kode /

program = statement-statement yang dituliskan dalam bahasa pemrograman.

5. Pengujian (debugging) untuk menemukan bug/kesalahan, kemudian menghilangkannya.

Algoritma : urutan langkah-langkah yang dinyatakan dengan jelas dan tidak rancu untuk memecahkan suatu masalah dalam rentang waktu tertentu.

Contohnya : langkah-langkah menelpon.

Karakteristik / Syarat Algoritma :

1. Algoritma harus tidak ambigu (unambiguous) deskripsi langkah-langkah dalam algoritma harus dan hanya mempunyai tafsiran tunggal.

2. Algoritma langkah-langkahnya harus tepat (pricise).

3. Algoritma harus pasti (definite) jika serangkaian langkah-langkah yang sama dilakukan 2 kali maka hasilnya harus sama.

4. Algoritma harus berhingga (finite) selesai dalam rentang waktu tertentu.

Cara Penulisan Algoritma :

1. Uraian deskriptif (bahasa alamiah). 2. Pseudocode.

3. Flowchart (bagan alir) = bagan yang menggambarkan urutan instruksi untuk proses dengan komputer dan hubungan antara suatu proses dengan proses lainnya dengan menggunakan simbol.

SIMBOL-SIMBOL FLOWCHART

A.

FLOW DIRECTION SYMBOLS

SIMBOL KEGUNAAN

Simbol Arus (Flow)

Untuk menghubungkan antara simbol yang satu dengan simbol yang lainnya.

Simbol Communication Link

(2)

Simbol Connector

Simbol untuk keluar/masuk prosedur atau proses dalam lembar/halaman yang sama.

Simbol Off-Line Connector

Simbol untuk keluar/masuk prosedur atau proses dalam lembar/halaman yang lain.

B.

PROCESSING SYMBOLS

SIMBOL KEGUNAAN

Simbol Process

Simbol yang menunjukkan pengolahan yang dilakukan oleh komputer.

Simbol Manual Operation

Simbol yang menunjukkkan pengolahan yang tidak dilakukan oleh komputer.

Simbol Decision

Simbol untuk kondisi yang akan menghasilkan beberapa kemungkinan jawaban/aksi.

Simbol Predefined Process

Simbol untuk mempersiapkan penyimpanan yang akan digunakan sebagai tempat pengolahan di dalam storage.

Simbol Terminal

Simbol untuk permulaan atau akhir dari suatu program.

Simbol Keying Operation

Simbol operasi dengan menggunakan mesin yang mempunyai keyboard.

Simbol Off-Line Storage

Simbol untuk menunjukkan bahwa data di dalam simbol ini akan disimpan.

Simbol Manual Input

(3)

C.

INPUT-OUTPUT SYMBOLS

SIMBOL

KEGUNAAN

Simbol Input-Output

Simbol yang menyatakan proses input dan output tanpa tergantung dengan jenis peralatannya.

Simbol Punched Card

Simbol yang menyatakan input berasal dari kartu atau output ditulis ke kartu.

Simbol Magnetic Tape Unit

Simbol yang menyatakan input berasal dari pita magnetik atau output disimpan ke pita magnetik.

Simbol Disk and On-Line Storage

Simbol untuk menyatakan input berasal dari disk atau output disimpan ke disk.

Simbol Document

Simbol-simbol yang menyatakan input berasal dari dokumen dalam bentuk kertas atau output dicetak ke kertas.

Simbol Transmittal Tape

Simbol untuk menyatakan input berasal dari mesin jumlah/hitung.

Simbol Display

Simbol yang menyatakan peralatan output yang digunakan yaitu layar, plotter, printer dan sebagainya.

PASCAL

Dalam mempelajari algoritma, dipakai bahasa pemrograman Pascal untuk membantu pemahaman.

Bahasa Pascal dikembangkan pada awal tahun 1970-an oleh ilmuwan komputer Eropa, Niklaus Wirth (dibaca : Veert). Nama Pascal diambil dari nama ahli matematika Blaise Pascal yang menemukan mesin hitung mekanik pertama.

(4)

1

PROSES BERURUTAN

TUJUAN

• Cara membuat judul program.

• Menggunakan unit layer dengan uses crt. • Mendeklarasikan tipe data byte dan real. • Cara kerja instruksi write dan readln. • Mengerti proses berurutan.

PROSES PROGRAM YANG DIKEHENDAKI Masukan :

• Lama Menginap (nama variabelnya LM). • Harga Kamar/hari (nama variabelnya HK). Rumus :

Jumlah Bayar (nama variabelnya JML) dihitung dari LM dikali dengan HK. Keluaran :

JML

FLOWCHART PROGRAM PRAKTEK1;

(* PROSES BERURUTAN*)

USES CRT;

PROSES PROGRAM YANG DIKEHENDAKI Masukan :

• Banyak Barang yang dibeli (nama variabelnya BB). • Harga Satuan barang (nama variabelnya HS). Rumus :

Jumlah Bayar (nama variabelnya JB) dihitung dari BB dikali dengan HS. Keluaran :

JB

TAMPILAN DI SCREEN

BANYAK BARANG = HARGA SATUAN =

JUMLAH BAYAR =

(5)

2

PROSES PENCABANGAN IF_THEN_ELSE

(SATU PERNYATAAN)

TUJUAN

• Mengerti proses pencabangan satu pernyataan. • Mengerti penggunaan IF_THEN_ELSE

PROSES PROGRAM YANG DIKEHENDAKI

Masukan :

• Lama Menginap (nama variabelnya LM). • Harga Kamar/hari (nama variabelnya HK).

Rumus :

Jumlah Bayar (nama variabelnya JML) dihitung dari LM dikali dengan HK. Jika Jumlah Bayar lebih besar sama dengan 100000, maka mendapat potongan 10%, jika kurang dari 100000 maka tidak mendapat potongan. Total Bayar Akhir (nama variabelnya BYRAKH) dihitung dari JML dikurangi Potongan.

Keluaran :

BYRAKH

FLOWCHART

N

Y

BEGIN

INPUT LM,HK

JML=LM*HK

PRINT JML, BYRAKH

END IF JML>= 100000

BYRAKH := JML-(JML*0.1)

(6)

PROGRAM PRAKTEK2;

(* PENCABANGAN IF_THEN_ELSE_SATU_PERNYATAAN*)

USES CRT; VAR

LM : BYTE;

HK, JML,BYRAKH : REAL;

BEGIN

CLRSCR;

WRITE (‘LAMA MENGINAP = ‘);

READLN (LM);

WRITE (‘HARGA KAMAR/HARI = Rp. ‘);

READLN (HK);

JML := LM * HK;

IF JML >= 100000 THEN

BYRAKH := JML – (JML * 0.1) ELSE

BYRAKH := JML;

WRITELN (‘JUMLAH BAYAR : Rp. ‘,JML:8:0); WRITELN;

WRITELN (‘TOTAL BAYAR AKHIR = Rp. ‘,BYRAKH:12:0); READLN;

END.

TUGAS 2

PROSES PROGRAM YANG DIKEHENDAKI

Masukan :

• Nama Siswa (nama variabelnya NS). • Nilai Pascal (nama variabelnya NP).

Rumus :

Keterangan Nilai (nama varaibelnya KN) ditentukan dari Nilai ujian Pascal, jika NP lebih besar sama dengan 56, maka variabel KN berisi ‘LULUS’, jika NP kurang dari 56, maka variabel KN berisi ‘GAGAL.

Keluaran : KN

TAMPILAN DI SCREEN

NAMA SISWA =

NILAI PASCAL =

KETERANGAN NILAI =

(7)

3

PROSES PENCABANGAN IF_THEN_ELSE

(BLOK PERNYATAAN)

TUJUAN

• Mengerti cara mendeklarasikan jenis data string. • Mengerti cara kerja IF_THEN_ELSE blok pernyataan.

PROSES PROGRAM YANG DIKEHENDAKI

Masukan :

• Lama Menginap (nama variabelnya LM). • Harga Kamar/hari (nama variabelnya HK).

Rumus :

Jumlah Bayar (nama variabelnya JML) dihitung dari LM dikali dengan HK. Jika Jumlah Bayar lebih besar sama dengan 200000, maka mendapat Discount 20% dan Keterangan (nama variabelnya KET) ‘DPT DISC’, jika kurang dari 200000 maka tidak mendapat Discount dan Keterangan ‘TAK DISC’. Total Bayar Akhir (nama variabelnya BYRAKH) dihitung dari JML dikurangi Discount.

Keluaran :

BYRAKH

FLOWCHART

N

Y

BEGIN

INPUT LM,HK

JML=LM*HK

PRINT JML, KET

BYRAKH

END IF JML>= 200000

BYRAKH := JML-(JML*0.2) KET := ‘DPT DISC’

(8)

PROGRAM PRAKTEK3;

(* PENCABANGAN IF_THEN_ELSE_BLOK_PERNYATAAN*)

USES CRT; VAR

LM : BYTE;

KET : STRING [8];

HK, JML,BYRAKH : REAL;

BEGIN

CLRSCR;

WRITE (‘LAMA MENGINAP = ‘);

READLN (LM);

WRITE (‘HARGA KAMAR/HARI = Rp. ‘);

READLN (HK);

JML := LM * HK;

IF JML >= 200000 THEN BEGIN

BYRAKH := JML – (JML * 0.2); KET := ‘DPT DISC’;

END ELSE

BEGIN

BYRAKH := JML; KET := ‘TAK DISC’; END;

WRITELN (‘JUMLAH BAYAR = Rp. ‘,JML:8:0);

WRITELN (‘KETERANGAN = ‘,KET);

WRITELN;

WRITELN (‘TOTAL BAYAR AKHIR = Rp. ‘,BYRAKH:12:0); READLN;

END.

TUGAS 3

PROSES PROGRAM YANG DIKEHENDAKI

Masukan :

• Nama Karyawan (nama variabelnya NK). • Gaji Pokok (nama variabelnya GP). • Jumlah Jam Kerja (nama variabelnya JJK).

Rumus :

Gaji Kotor (nama variabelnya GK) dihitung dari GP dikali JJK. Jika GK lebih besar sama dengan 500000 dikenakan pajak (nama variabelnya TAX) 5% dan pada variabel Keterangan (nama varaibelnya KET) diisi ‘PAJAK’, sebaliknya jika GK dibawah 500000, tidak dikenakan pajak dan variabel Keterangan diisi ‘TAK PAJAK’, Gaji Bersih yang diterima (nama variabelnya GB) dihitung dari GK dikurangi TAX.

Keluaran : GB

TAMPILAN DI SCREEN

NAMA KARYAWAN = GAJI POKOK = JUMLAH JAM KERJA =

GAJI KOTOR =

PAJAK =

GAJI BERSIH = KETERANGAN =

(9)

Soal 1: Kelulusan mahasiswa ditentukan berdasar nilai ujian yang didapatkan. Jika nilai ujian lebih dari atau sama dengan 70, mahasiswa dinyatakan lulus dan jika tidak, dinyataan tidak lulus. Buatlah program yang membaca nilai ujian dan menentukan status kelulusan dengan menampilkan pesan yang sesuai di layar.

Analisis : berdasar soal diatas terdapat dua kondisi yang mungkin terjadi, yaitu nilai lebih dari atau sama dengan 70. Karena kedua kondisi ini saling melengkapi, maka bagian else dalam statement if digunakan. Langkah-langkah pemecahan masalahnya menjadi :

1. Membaca nilai ujian

2. Memeriksa nilai ujian dan menampilkan pesan.

Solusi :

Program kelulusan;

{menampilkan status kelulusan berdasar nilai yang dibaca}

Var

Nilai : integer; Begin

{membaca nilai ujian}

Write (‘Nilai ujian :’); Readln (nilai);

{memeriksa nilai dan menampilkan pesan} If nilai >= 70 then

Writeln (‘Lulus’) Else

Writeln (‘Tidak Lulus’); End.

Tampilan di screen : Nilai ujian : 65 Tidak lulus

Buatlah Flowchart untuk soal di atas

Soal 2: Sebuah perusahaan ingin menambah kesejahteraan karyawannya dengan memberlakukan upah yang berbeda jika terdapat karyawan yang kerja lembur. Jam kerja karyawan selama satu minggu diluar jam lembur adalah 40 jam. Jika seorang karyawan bekerja lebih dari 40 jam seminggu, maka sisanya dihitung sebagai lembur. Upah lembur perjam adalah dua kali upah per jam biasa. Buatlah program yang membaca jumlah jam kerja dalam satu minggu dan upah per jam yang berlaku, menghitung upah per minggu yang diterima, serta menampilkannya di layar.

Analisis : berdasar soal diatas dapat ditarik sebuah simpulan, bahwa terdapat karyawan yang bekerja kurang dari atau sama dengan 40 jam seminggu dan karyawan yang bekerja lebih dari 40 jam seminggu. Masalah ini dapat dipecahkan dengan dua cara :

1. Menggunakan statement if tanpa bagian else, dan 2. Statement if dengan bagian else.

Secara umum, langkah-langkah pemecahan masalahnya adalah : 1. Membaca jam kerja.

2. Membaca upah per jam. 3. Menghitung upah. 4. Menampilkan upah.

Solusi 1:

Program hitung_upah;

{menghitung upah per minggu berdasar jam kerja dan upah per jam }

(10)

Var

Jamkerja : integer; upahperjam, upah : real; Begin

clrscr;

{membaca jam kerja} Write ('Jam kerja :'); Readln (jamkerja);

{membaca upah per jam} Write ('Upah per jam :'); Readln (upahperjam);

{menghitung upah} Upah := 40 * upahperjam; If jamkerja > 40 then

Upah := upah + ((jamkerja - 40) * (2 * upahperjam));

{menampilkan upah}

Write ('Upah yang diterima sebesar Rp. ' , upah:12:0); End.

Tampilan di screen : Jam kerja : 35

Upah per jam : 1000

Upah yang diterima sebesar Rp. 35000

Solusi 2:

Program hitung_upah;

{menghitung upah per minggu berdasar jam kerja dan upah per jam } uses wincrt;

Var

Jamkerja : integer; upahperjam, upah : real; Begin

clrscr;

{membaca jam kerja}

Write ('Jam kerja :'); Readln (jamkerja); {membaca upah per jam} Write ('Upah per jam :'); Readln (upahperjam); {menghitung upah} If jamkerja <= 40 then

Upah := jamkerja * upahperjam Else {jamkerja > 40}

Upah := (40 * upahperjam) + ((jamkerja - 40) * (2 * upahperjam)); {menampilkan upah}

Write ('Upah yang diterima sebesar Rp. ' , upah:12:0); End.

Tampilan di screen : Jam kerja : 50

Upah per jam : 1000

Upah yang diterima sebesar Rp. 60000

(11)

4

BEBERAPA IF

TUJUAN

• Mengerti menyusun beberapa IF secara terstruktur. • Mengerti format tampiilan jenis data real.

PROSES PROGRAM YANG DIKEHENDAKI

Masukan :

• Lama Menginap (nama variabelnya LM). • Harga Kamar/hari (nama variabelnya HK).

Rumus :

Jumlah Bayar (nama variabelnya JML) dihitung dari LM dikali dengan HK. Ketentuan discount dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

JUMLAH BAYAR DISCOUNT

JML > 300000

200000 < JML <= 300000 100000 < JML <= 200000 100000 <= JML

30% 20% 10% 0

Untuk discount 10%, 20% dan 30% disertai keterangan (nama variabelnya KET) “DAPAT DISC”, jika discount 0 keterangan “TAK DISC”. Total Bayar Akhir (nama variabelnya BYRAKH) dihituung dari JML – discount.

Keluaran :

BYRAKH

FLOWCHART

N

Y

BEGIN

INPUT LM,HK

JML=LM*HK

IF JML > 300000

BYRAKH := JML-(JML*0.3)

Y

BYRAKH := JML-(JML*0.2)

IF JML > 200000

(12)

END JML, KET BYRAKH

N

Y BYRAKH=JML

IF JML > 100000

KET = ‘DAPAT DISC’

A B

N

Y

BYRAKH := JML-(JML*0.1) IF

JML > 100000

N

(13)

PROGRAM PRAKTEK4;

(* PENCABANGAN_BEBERAPA_IF *) USES CRT;

WRITELN (‘JUMLAH BAYAR = Rp. ‘,JML:14:0); WRITELN (‘KETERANGAN = ‘,KET);

WRITELN (‘TOTAL BAYAR AKHIR = Rp. ‘,BYRAKH:14:0); READLN;

END.

TUGAS 4

PROSES PROGRAM YANG DIKEHENDAKI

Masukan :

• Nama Induk Mahasiswa (nama variabelnya NIM). • Nama Mahasiswa (nama variabelnya NAMA).

• Nilai Pascal (nama variabelnya NILPAS).

Rumus :

Nilai Mutu Huruf (nama variabelnya INDEK) ditemtukan dari tabel di bawah ini :

NILAI MUTU selain Mutu Huruf di atas diberi Keterangan ‘GAGAL’

Keluaran : INDEK

TAMPILAN DI SCREEN

NOMOR INDUK MAHASISWA = NAMA MAHASISWA = NILAI PASCAL =

MUTU HURUF = KETERANGAN =

(14)

N

BYRAKH := JML-(JML*0.2)

BEGIN

BYRAKH := JML-(JML*0.3)

BYRAKH := JML-(JML*0.1)

BYRAKH := JML

PROSES PENCABANGAN CASE

TUJUAN

• Mengetahui perbedaan instruksi pencabangan IF dibandingkan dengan instruksi CASE. • Memahami instruksi menuju ke posisi tertentu dengan instruksi GOTOXY.

PROSES PROGRAM YANG DIKEHENDAKI

Masukan :

• Lama Menginap (nama variabelnya LM). • Harga Kamar/hari (nama variabelnya HK).

Rumus :

Jumlah Bayar (nama variabelnya JML) dihitung dari LM dikali dengan HK. Jika JML diatas 300000 dapat discount 30%, jika JML diatas 200000 dapat discount 20%, jika JML diatas 100000 dapat discount 10%. Total Bayar Akhir (nama variabelnya BYRAKH) dihitung dari JML dikurangi discount.

Keluaran :

BYRAKH

(15)

PROGRAM PRAKTEK6;

GOTOXY(10,4); WRITELN (‘JUMLAH BELI =’,JML:8:0); WRITELN; GOTOXY(10,6); WRITELN (‘ <<< PILIHAN >>> ’); GOTOXY(10,7); WRITELN (‘1. 300000 – KEATAS ‘); GOTOXY(10,8); WRITELN (‘2. 200000 < JML <= 300000 ‘); GOTOXY(10,9); WRITELN (‘3. 100000 < JML <= 200000 ‘); GOTOXY(10,10);WRITELN (‘4. KEBAWAH - 100000 ‘); GOTOXY(10,11;WRITELN (‘PILIHAN ANDA : ‘);

GOTOXY(25,11);READLN (PILIH); CASE PILIH OF

WRITELN (‘PILIHAN ANDA SALAH !’); WRITELN (‘ULANGI SEKALI LAGI?’); END;

END; WRITELN;

WRITELN (‘TOTAL BAYAR AKHIR = Rp.’,BYRAKH:14:0); READLN;

END.

TUGAS 6

PROSES PROGRAM YANG DIKEHENDAKI

Masukan :

• Banyak Barang yang dibeli (nama variabelnya QTY). • Harga Satuan Barang (nama variabelnya HRGBRG). Runus :

(16)

STATEMEN WHILE

Jika banyak perulangan yang akan dilakukan sudah diketahui, maka statemen for yang digunakan. Bagaimana jika banyak perulangan tidak diketahui? Salah satunya dapat menggunakan statemen while. Statemen while mirip dengan statemen if yang melakukan pemeriksaan ekspresi boolean sebelum sebuah atau serangkaian statemen dilakukan.

Skema umum statemen while adalah :

Whilekondisido

Statemen

Kondisi adalah sebuah ekspresi boolean. Jika ekspresi boolean bernilai true, statemen dijalankan dan ekspresi boolean tersebut diperiksa kembali, dan keluar dari perulangan jika ekspresi boolean bernilai false. Dengan demikian, banyak perulangan yang dilakukan sama dengan banyak pmeriksaan ekspresi boolean yang mengirimkan harga true.

Contoh :

program jumlahinteger;

{menjumlahkan integer, 1 sampai dengan batas, menggunakan statemen while}

uses crt; var

i : integer; batas : integer; hasil : integer;

begin clrscr;

write ('Masukkan integer positif : '); readln (batas);

hasil := 0; i := 0;

while i<batas do begin

i := i + 1;

hasil := hasil + i; end;

{kondisi berhenti : i>=batas}

write ('Jumlah 1 sampai ', batas, ' = '); write (hasil);

readln; end.

Masukkan/Keluaran

Masukkan integer positif : 10 Jumlah 1 sampai 10 = 55

Perhatikan bagian program di atas

hasil := 0; i := 0;

while i<batas do begin

i := i + 1;

(17)

sebelum statemen while, hasil dan i masing-masing diberi nilai awal 0. while dan do adalah reserved word pada Pascal. Jika statemen di bawah statemen while lebih dari satu, maka serangkaian statemen tersebut harus diawali dengan begin dan diakhiri dengan end.

Jika ekspresi boolean

i<batas

bernilai true, maka serangkaian statemen di bawah statemen while,

i := i + 1;

hasil := hasil + i;

dijalankan. Pertama i ditambah dengan 1, dan kemudian nilai i yang baru ditambahkan kepada hasil.

Pada perulangan pertama, nilai i menjadi 1 dan hasil menjadi 1. Kemudian ekspresi boolean diperiksa lagi, apakah i<batas? Jika nilainya true, maka serangkaian statemen di bawah statemen while dijalankan lagi, sehingga pada perulangan yang kedua nilai i ditambah menjadi 2 dan nilai hasil menjadi 3. Proses pemeriksaan ekspresi boolean dilakukan lagi dan seterusnya. Jika hasil pemeriksaan ekspresi boolean mengirimkan nilai false, serangkaian statemen di bawah statemen while tidak dijalankan dan keluar dari perulangan.

Latihan :

1. Buatlah program yang dapat membaca sebuah integer positif n, menghitung n2 + (n-1)2 + .. +22 + 12 dan menampilkan hasilnya di layar.

2. 2. Buatlah program yang membaca sebuah karakter, ‘a’ ... ‘z’ dan menuliskan deretan karakter mulai dari ‘a’ sampai dengan karakter yang dibaca dari keyboard tersebut.

Jawaban

program jumlahderetkuadrat;

{menjulahkan deret kuadrat, mulai n sampai dengan 1, menggunakan statemen while} var

(18)

STATEMEN REPEAT

Pada statemen while pemeriksaan kondisi atau ekspresi boolean dilakukan pada awal perulangan. Hal ini memungkinkan statemen di bawah statemen while tidak pernah dilakukan, yaitu jika pada pemeriksaan pertama, ekspresi booolean bernilai false. Berbeda dengan statemen

while, pada statemen statemen repeat pemeriksaan ekspresi boolean dilakukan pada akhir perulangan, sehingga statemen dalam perulangan minimal dilakukan sekali.

Skema umum statemen repeat adalah :

Repeat

Statemen

Until kondisi

Dimana kondisi adalah sebuah ekspresi boolean. Jika kondisi berharga true perulangan selesai dan statemen tidak dijalankan lagi, dan sebaliknya, jika kondisi berharga false statemen dijalankan lagi. repeat dan until adalah reserved word Pascal.

Contoh :

program derethuruf;

{menuliskan angka mulai 'a' sampai dengan batas}

uses crt;

var

cc, batas : char;

begin

clrscr;

write ('Masukkan huruf, a .. z : '); readln (batas);

cc := 'a'; repeat

write (cc); cc := succ(cc); until (cc>batas); readln;

end.

Perhatikan potongan program di atas

cc := 'a'; repeat

write (cc); cc := succ(cc); until (cc>batas);

terlihat bahwa statemen

write (cc); cc := succ(cc);

minimal dilakukan sekali, yaitu jika karakter yang dibaca dari keyboard (batas) adalah ‘a’, yang berarti program hanya akan menuliskan satu karakter. Setelah nilai cc atau ‘a’ ditulis, nilai cc diganti dengan suksesor ‘a’, yaitu ‘b’. Kemudian pemeriksaan ekspresi boolean dilakukan, dan menghasilkan nilai true, karena cc atau ‘b’ “lebih besar” daripada nilai batas, yaitu ‘a’.

Jika dalam di bawah statemen while, terdapat lebih dari satu statemen harus digunakan

begin dan end, pada statemen repeat hal tersebut tidak diperlukan lagi.

(19)

program sudah_berdoa;

var

jawab : char; begin

repeat

write ('Anda sudah berdoa? (s/b)'); readln (jawab);

until (jawab = 's') or (jawab = 'b'); if jawab = 's' then

write ('Bagus') else

write ('Berdoa mendeekatkan diri dengan Tuhan.'); readln;

end.

program jumlahderetkuadrat;

{menjulahkan deret kuadrat, mulai n sampai dengan 1, menggunakan statemen while} var

n : integer; hasil: integer; begin

write ('Masukkan integer positif : '); readln (n);

hasil := 0; while n>0 do begin

hasil := hasil + sqr(n); n := n - 1;

end;

{kondisi berhenti : n <= 0} write ('Jumlah = ', hasil); readln;

end.

program derethuruf;

{menuliskan angka mulai 'a' sampai dengan batas} var

cc, batas : char;

begin

write ('Masukkan huruf, a..z : '); readln (batas);

cc := 'a';

while cc <= batas do begin

write (cc); cc := succ(cc); end;

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...