• Tidak ada hasil yang ditemukan

DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA MAGELANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA MAGELANG"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA MAGELANG

Pembekalan KKN UMM Pembekalan KKN UMM

Jumat, 2 Feb 2018 Jumat, 2 Feb 2018

Jalan Lamtoro 71 Magelang No Telp/Fax : (0293) 362342 www. dlhkotamagelang.go.id

1

HUBUNGAN KSPN

(Kawasan Strategis Pariwisata Nasonal) BOROBUDUR

Dengan

URUSAN LINGKUNGAN HIDUP

1. Bid. Tata Lingkungan 2. Bid. Pengendalian

Pencemaran Lingkungan &

Konservasi SDA 1. Bid. Tata Lingkungan 2. Bid. Pengendalian

Pencemaran Lingkungan &

Konservasi SDA INTERVENSI INTERVENSI KSPN KSPN

URUSAN LH YG DIAMPU:

(2)

2

2

KONDISI UMUM KOTA MAGELANG

KOTA MAGELANGyang terletak pada ketinggian ± 500m diatas permukaan laut dengan posisi pada 7 ° Lintang Selatan dan 110

° Bujur Timur, merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang menempati posisi sangat strategis, karena terletak tepat ditengah pulau Jawa dan berada di persimpangan poros utama : Jogjakarta - Semarang ; Jogjakarta - Wonosobo ; Semarang - Kebumen - Cilacap. Jaraknya 76 km dari Semarang dan 42 km dari Jogjakarta.

Disamping itu Kota Magelang juga dikelilingi oleh gunung- gunung dan bukit-bukit seperti : Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Perahu. Gunung Telomoyo, Gunung Merbabu, Gunung Merapi, Gunung Andong, Perbukitan Menoreh serta terdapat "Bukit Tidar" yang terletak di jantung kota.

Dengan luas wilayah 18,53 Km, terdiri dari 3 (tiga) kecamatan dan 17 (tujuh belas) kelurahan, Magelang termasuk kota kecil di Indonesia

VISI KOTA MAGELANG 2016-2021

Terwujudnya Kota Magelang sebagai Kota Jasa yang Modern dan Cerdas yang Dilandasi

Masyarakat yang Sejahtera dan Religius.

(3)

Dinas

Lingkungan Hidup

Kota Magelang

3

1. Melaksanakan pengawasan, pengendalian dan pembinaan bidang Lingkungan, Persampahan dan Pertamanan.

2. Melaksanakan pengawasan, pengendalian dan pembinaan terhadap pelaksanaan operasional tugas unit pelaksana teknis dinas (UPTD).

3. Merencanakan dan melaksanakan pengelolaan persampahan kota serta mengusahakan

pemanfaatan sampah.

4. Merencanakan dan melaksanakan pemeliharaan dan penataan taman kota, pemrograman lampu–

lampu penerangan jalan umum serta lampu–lampu hias dan tanaman serta pengelolaan pemakaman.

5. Memasyarakatkan kebijakan pemerintah Kota di bidang perizinan lingkungan.

4

StrukturOrganisasiDasar Hukum Peraturan Walikota Magelang No 38 Tahun 2016

Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja

Dinas Lingkungan Hidup Kota Magelang KEPALA DINAS

SEKRETARIAT

SUB BAGIAN KEUANGAN

SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN SUB BAGIAN

PROGRAM

BIDANG PENGELOLAAN PENERANGAN JALAN UMUM, PERTAMANAN DAN

PEMAKAMAN

SEKSIPENGELOLAAN BIDANG

TATA LINGKUNGAN

SEKSI PERENCANAAN DAN

BIDANG PENGELOLAAN DAN

PENANGANAN PERSAMPAHAN SEKSI KELOMPOK

JABATAN FUNGSIONAL

BIDANG PENGENDALIAN PENCEMARAN LINGKUNGAN DAN KONSERVASI SUMBER

DAYA ALAM SEKSI PENATAAN DAN

(4)

4

B I D A N G

P e n g e l o l a a n P J U P e r t a m a n a n

D a n P em a k a m a n P e n g e l o l a a n P J U P e r t a m a n a n

D a n P em a k a m a n

Data RTH dan PJU Kota

18.92 % RTH Publik 19.11 % RTH Privat

53 Taman 1 TPU 1 Hutan Kota

5150 PJU

Tugas Pokok dan Fungsi pada DLH Bidang Pengelolaan PJU

dan Pemakaman Seksi Pengelolaan PJU dan

Pertamanan

2 Zona Pemeliharaan 9 Divisi Pemeliharaan

Terdiri dari 4 Divisi taman 3 Divisi Blandong

2 Divisi PJU

29 PNS Tenaga Lapangan 113 Tenaga Harian

Lepas

5

(5)

2011 Persiapan

2012

Pencanangan 2013

Menata dan Berhias

2014

Berkesan

2015 Menarik

6

Profil Taman Kota Profil Taman Kota

7

TAMAN TANGGUL KALI KOTA

TAMAN TANGGUL KALI KOTA

Taman dengan Jalur Jogging Track sepanjang saluran Kali Kota, dengan luas 1.140 m2 jumlah tenaga pemeliharaan 10 orang dalam 1 divisi.

(6)

6

8

TAMAN MAJAPAHITTAMAN MAJAPAHIT

Taman dengan jalur Kali manggis merupakan alih fungsi dari pemanfaatan sempadan sungai untuk PKL menjadi Taman Kota

9

TAMAN ALOON ALOONTAMAN ALOON ALOON

Ruang Terbuka Publik berfungsi sebagai RTH serta sentra kuliner dan kegiatan kota

(7)

10

TUGU BATAS KOTA UTARA dan ORNAMEN BATAS KOTA UTARA TUGU BATAS KOTA UTARA dan ORNAMEN BATAS KOTA UTARA

11

TUGU KHERKOFF DAN AIR MANCUR

SHOOPING

TUGU KHERKOFF DAN AIR MANCUR

SHOOPING

(8)

8

12

ORNAMEN DEKORASIORNAMEN DEKORASI

PJU ( PENERANGAN JALAN UMUM )

13

PJU (Penerangan Jalan Umum)

(9)

14

Kesigapan dalam melayani laporan Masyarakat

INOVASI SIPPUT

(SISTEM PENGELOLAAN PENERANGAN JALAN UMUM TERINTEGRASI)

• Alat ini mulai dibuat dibuat tahun 2016 dan terus dikembangkan sampai saat ini, cara kerjanya adalah ketika ada Lampu PJU mati, petugas akan langsung

• mendapatkan informasinya dengan rinci melalui pesan singkat pada ponsel ( SMS ) sehingga dapat segera memperbaikinya.

Untuk saat ini sudah terpasang

• pada 6 alat kontrol ( APP ), yang setiap APP dapat menjangkau 100 lampu, dimana di Kota Magelang terdapat 5.150

15

(10)

10

Data Pemakaman

5150 Titik PJU se Kota

Magelang 5150 Titik PJU se Kota

Magelang

11 Tenaga PJU 11 Tenaga

PJU Rata-rata

10-11 aduansetiap

harinya Rata-rata

10-11 aduansetiap

harinya Perlunyakecepataninformasid

anPenanganan PJU BermasalahsebagaiBentukpel

ayananpadaMasyarakat Perlunyakecepataninformasid

anPenanganan PJU BermasalahsebagaiBentukpel

ayananpadaMasyarakat Luas Pemakaman

16 Ha

JenisPelayanan Peraturan Daerah yang Berlaku

Perda No 12 Tahun 2016 atas Perubahan Perda

No 9 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan

dan Pelayanan Pemakaman

4 PNS Tenaga Lapangan 18 Tenaga Harian

Lepas

16

Penggunaan tanah makam

Perpanjangan penggunaan Tanah Makam

Perpanjangan Pemesanan Petak Makam

Pemesanan Petak Makam

Jumlah Tenaga

Jenis Pelayanan Pemakaman

17

(11)

B I D A N G

T A T A L I N G K U N G A N T A T A L I N G K U N G A N

18

Seksi Inventarisasi Data

Dan Informasi Lingkungan Hidup

PEMANTAUAN KUALITAS LINGKUNGAN

Sampling air sungai 2x/tahun pada musim kemarau dan musim penghujan :

1. Sampling air Sungai Progo 3 titik ( 6 sampel ) 2. Sampling air Sungai Elo 3 titik ( 6 sampel ) 3. Sampling air Kali Bening 10 titik ( 10 sampel ) 4. Sampling air Kali Manggis 10 titik ( 10 sampel ) 5. Sampling air Sungai Belakang TPA 1 titik ( 2 titik ) PEMANTAUAN KUALITAS UDARA

(12)

12

19

Peningkatan Edukasi dan Komunikasi Masyarakat

Di Bidang Lingkungan Hidup

Lomba Foto Lingkungan (dengan tema “Peduli Lingkungan Hari Ini…Untuk Kehidupan Yang Lebih Baik”)

20

KARNAVAL PEMBANGUNAN

• PAMERAN UMKM

• MAGELANG FAIR

(13)

21

Seksi Perencanaan dan Kajian Dampak Lingkungan Hidup

1. Penyusunan Rancangan Peraturan Walikota Magelang di Bidang Lingkungan Hidup

Penyusunan Rancangan Peraturan Walikota Magelang tentang Izin Pembuangan Air Limbah Ke Air Atau Sumber Air

2. Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam Pembuangan Limbah dan Polutan

Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam Pembuangan Limbah dan Polutan membahas isu prioritas di Kota Magelang kemudian dikaitkan dengan Kebijakan, Rencana, dan Program Kota Magelang. Isu Prioritas dalam dokumen ini adalah tingkat kompleksitas permasalahan industri tahu sangat berpotensi mencemari lingkungan.

22

3. Penyusunan Dokumen Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH)

Dokumen IKLH adalah dokumen yang disusun untuk menggambarkan nilai kualitas lingkungan hidup pada suatu daerah.

IKLH terdiri dari 3 nilai, yaitu :

• Indeks Tutupan Vegetasi

• Indeks Kualitas Air

• Indeks Kualitas Udara

4. Inventarisasi dan Identifikasi Sumber-sumber Pencemaran

(14)

14

20

5. Pendataan Kegiatan Penghasil Gas Rumah Kaca

Pendataan kegiatan penghasil gas rumah kaca dari berbagai sektor, antara lain energi (elpiji dan listrik), limbah (sampah dan air limbah), transportasi, dan industri tahu

6. Pengembangan Data dan Informasi Lingkungan

Penyusunan Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD)

23

SEKSI PENGAWASAN LINGKUNGAN DAN PENINGKATAN KAPASITAS SDM

PENGAWASAN PELAKSANAAN KEBIJAKAN LINGKUNGAN

24

• Pengawasan lingkungan dilaksanakan dalam rangka melihat tingkat ketaatan pemrakarsa usaha atau kegiatan terhadap peraturan lingkungan Hidup yang tercantum dalam Izin Lingkungan/Dokumen Lingkungan (AMDAL atau UKL-UPL)

(15)

25

Program Sekolah Adiwiyata Kota Magelang telah menghasilkan:

• 6 Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional

• 15 Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi

• 29 Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota

PELAKSANAAN MANAJEMEN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP DI SEKOLAH (ADIWIYATA)

B I D A N G

PENGENDALIAN PENCEMARAN DAN KONSERVASI SDA

PENGENDALIAN PENCEMARAN DAN KONSERVASI SDA

(16)

16 VERIFIKASI / PEMERIKSAAN DOKUMEN LINGKUNGAN

(UKL – UPL / DPLH / DELH)

26

PERIZINAN PPLH

(Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup)

IZIN PENGELOLAAN LB3 UNTUK KEGIATAN PENYIMPANAN / PENGUMPULAN LB3

IZIN PEMBUANGAN AIR LIMBAH KE SUMBER AIR

27

(17)

Pemeriksaan Kualitas Mata air dan Sumur Pantau TPSA

28

PENDATAAN LB3

(Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun)

29

(18)

18 PENGAWASAN PELAKSANAAN KEBIJAKAN

LINGKUNGAN

Pengawasan lingkungan dilaksanakan dalam rangka melihat tingkat ketaatan pemrakarsa usaha atau kegiatan terhadap peraturan lingkungan Hidup yang tercantum dalam Izin Lingkungan/Dokumen Lingkungan (AMDAL atau UKL-UPL).

30

PELAKSANAAN MANAJEMEN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP DI SEKOLAH (ADIWIYATA)

Program Sekolah Adiwiyata Kota Magelang telah menghasilkan:

• 6 Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional

• 15 Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi

• 29 Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota

31

(19)

KEGIATAN

SOSIALISASI SAKA LINGKUNGAN HIDUP

Kegiatan Pengelolaan Lingkungan Hidup Bersama dengan Kwartir Cabang Kota Magelang

32

KEGIATAN PENANGANAN PENGADUAN KASUS LINGKUNGAN

• Tindak lanjut Pengaduan Kasus Lingkungan

33

(20)

20

PERINGATAN HARI OZON SEDUNIA DI DLH KOTA MAGELANG DILAKUKAN DENGAN UJI EMISI KENDARAAN BERMOTOR

34

PERINGATAN OZON SEDUNIA

• (PBB) menetapkan tanggal 16 September sebagai Hari Ozon Internasional, sesuai

dengan tanggal penandatanganan Protokol Montreal, 16 September 1987.

• Maksud dari penetapan peringatan itu untuk selalu mengingatkan kepedulian masyarakat internasional tentang lapisan perisai bumi tersebut dengan mengendalikan produksi dan konsumsi Bahan Perusak Ozon (BPO).

35

Referensi

Dokumen terkait

penyampelan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tekniksensus atau sampel jenuh. Dengan demikian jumlah sampel dalam penelitian ini sama dengan jumlah

Penanganan akhir sampah medis adalah tahapan akhir yang paling penting dalam proses pengelolaan sampah medis padat dengan menggunakan alat incenerator serta jika

Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari komposisi diet aterogenik pada tikus putih (Rattus novergicus strain Wistar) sebagai model hewan aterosklerosis, dengan cara

Alasan yang membuat Anda membawa hewan peliharaan ke tempat tersebut pada pertanyaan

Untuk mewujudkan permukiman vertikal, pemerintah provinsi harus meyakinkan pada masyarakat bahwa lebih banyak keuntungan yang diperoleh dengan tinggal di rumah susun

2) Memotivasi siswa dengan memberikan pertanyaan. 3) Menyampaikan tujuan dari kegiatan pembelajaran. 4) Guru menyampaikan materi yang akan dibahas. 5) Guru membentuk

Rego dan Wilson (2012) memperkirakan bahwa kompensasi menjadi salah satu faktor penentu utama terjadinya agresivitas pajak perusahaan. Perusahaan tidak akan memberikan

Tahap ini dilakukan dengan menganalisis data yang telah diperoleh antara sebelum dan sesudah pemberian perlakuan atau treatment berupa metode edutainment pada