1 BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Olahraga mengalami perkembangan yang pesat, sejalan dengan kemajuan ilmu dan teknologi, yang lebih mencolok adalah adanya hubungan yang saling berkaitan antara satu bidang pengetahuan dengan pengetahuan bidang lain. Sehingga suatu masalah menjadi komplek, karena dijelaskan dari berbagai sudut pengetahuan melalui tinjauan terkait dan saling menunjang. Bidang pengetahuan yang mengalami perkembangan yang baik adalah cabang olahraga, hal ini terbukti dari hal teknik, taktik dan perlengkapan atau sarana dan prasarana yang semakin maju dan sangat menunjang kemajuan dan perkembangan olahraga. Hal ini dapat dilihat dalam cabang olahraga bolavoli yang merupakan cabang olahraga yang digemari oleh masyarakat diseluruh tanah air. Dapat diketahui bahwa di zaman modern ini olahraga memiliki ciri sosial yang sangat khusus. Olahraga telah menjadi sarana rekreasi, atau suatu tantangan dalam masyarakat modern yaitu mempunyai nilai korektif.
Dapat dirasakan bahwa saat ini semakin majunya kemanfaatan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi maka semakin malas manusia untuk melakukan gerakan sendiri. Hal ini disebabkan karena manusia telah dirumuskan kedalam standarisasi,botomatisasi, dancmekanisasitdalam kehidupan sehari-hari.
Semakin canggih dan modern dalam dunia pendidikan ini, senantiasa dihadapkan pada permasalahan yang menuntut seseorang untuk memecahkannya sesuai dengan bidang keahlian dan tugas masing-masing.
Demikian juga dalam bidang olahraga, banyak permasalahan yang kita temukan, diantaranya yang mendapat perhatian adalah cabang olahraga bolavoli yang akhir-akhir ini sangat populer baik di kota maupun di desa.
Kehidupan modern saat ini, aktivitas bolavoli merupakanbsalahvsatu permainankcabang olahraga yang banyak diminati oleh masyarakat.
Kebutuhan akan bolavoli semakin meningkatbkarenagbanyakgoranggyang ggemargbermain bolavoli mulai dari anak-anak, remaja, sampai orang dewasa baik putra maupun putri. Tiapgoranggmempunyaigtujuangyang berbeda-bedagdalamgmelakukan olahraga bolavoli, antara lain adagyanggbertujuanguntuk memperluas pergaulan, menambah teman, untuk rekreasi, kesehatan, dan tidak sedikit pula dari mereka yang berusaha untuk meningkatkan prestasi.
Indonesia mengenal permainan bolavoli sejak tahun 1928 pada zaman penjajahan Belanda. Guru-guru pendidikan jasmani di datangkan dari negeri Belanda umumnya untuk mengembangkan olahraga khususnya olahraga bolavoli. Disamping guru-guru pendidikan jasmani, banyak tentara belanda yang ikut andil dalam pengembangan permainan bolavoli di Indonesia, terutama dengan bermain di asrama-asrama, dilapangan terbuka dan mengadakan pertandingan-pertandingan antar kompeni sendiri.
Cabang olahraga bolavoli di Indonesia cukupg dikenalg oleh masyarakat dari semua kalangan. Permainan bolavoli saat ini bukan hanya sebagai olahraga rekreasi melainkan telah menjadi olahraga untuk meraih prestasi. Bolavoli untukg prestasi merupakan olahraga yang mengembangkan bakat atlet untuk dapat berprestasi di tingkat daerah, nasional, bahkan internasional. Olahraga bolavoli saatgini sudah dikelola secaragprofessional, hal ini terlihat dengan munculnya kompetisi bolavoli di Indonesia, seperti Livoli dan Proliga. Kejuaraangantar klub bolavoli Indonesia ini rutin setiap tahun. Pada era sekarang setiap peserta proliga sudah mendatangkan pemain asing yang secara postur tubuh memang lebih baik dari atlet lokal. Kualitas fisik yang baik sangat menunjang untuk melakukan berbagai teknik yang ada dalam permainan bolavoli.
Minat masyarakat Indonesia terhadap olahraga bolavoli cukup mengembirakan namun nampaknya perkembangan untuk pencapaian
prestasi masih belum mengembirakan. Peningkatan prestasi bolavoli tidak terlepas dari perkembangan pembinaan pemain-pemain di daerah, baik ditingkat sekolah menengah umum (SMU) maupun ditingkat perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN/PTS). Pembinaan prestasi bolavoli baik daerah tingkat I (kabupaten) maupun daerah tingkat II (provinsi) mampu memberikan sumbangan terhadap pencapaian prestasi secara nasional. Hal ini terbukti pula dengan data-data peserta pertandingan dalam kejuaraan- kejuaraan nasional seperti PON dan pesta-pesta olahraga lain, di mana angka menunjukan peningkatan jumlahnya. Sampai saat ini permainan bolavoli di Indonesia menduduki tempat ketiga setelah sepak bola dan bulu tangkis.
Bolavoli adalah permainan yang dilakukan diatas lapangan yang berbentuk persegi empat yang lebarnya 9 meter dan panjangnya 18 meter, dibatasi dengan garis selebar 5 cm. Ditengah-tengahnya dipasang jaring/net yang lebarnya 9 m, terbentang kuat sampai pada ketinggian 243 cm dari bawah untuk laki-laki dan ketinggian net 224 cm untuk perempuan. Terdiri atas enam pemain tiga diantaranya berada dibelakang garis pertengahan dan sisanya berada didepan.
Olahraga bolavoli terdiri dari beberapa teknik, diantaranya teknik dengan menggunakan bola yang meliputi servis, passing bawah, passing atas, umpan, smash, dan block (Suharno,1984 :14). Penguasaan teknik dasar sangat penting agar bisa bermain bolavoli dengan baik. Untuk menguasai teknik-teknik dasar bolavoli diperlukan latihan-latihan teknik dasar secara terus menerus dan dilakukan pengulangan dari tingkat anak- anak sampai dewasa atau sampai pemain benar-benar menguasai teknik dengan benar. Adanya tuntutan prestasi yang tinggi maka perlu penguasaan teknik dasar dapat dikuasai dengan sempurna maka diperlukan latihan yang efisien dan efektif. Penguasaangteknik dasar merupakan suatu yang perlugdikembangkan untuk prestasi permainan. Teknik dasar bolavoli harus dipelajari terlebih dahulu untukgmengembangkan mutu prestasi, sebab menang atau kalahnya suatu regu di dalam suatu
pertandingan salah satunya ditentukan oleh penguasaan teknik dasar permainan bolavoli.
Dalam permainan bolavoli, servis merupakan unsur yang penting karena servis merupakan awal serangan. Servis adalah pukulan bola yang dilakukan dari daerah belakang garis lapangan melampaui net ke daerah lawan. Pukulan servis dilakukan pada permulaan dan setelah terjadinya suatu kesalahan. Tanpa didahului servis dengan mematuhi segala peraturan yang berlaku, maka permainan tidak dapat dimulai. Ketepatan servis merupakan salah satu hal yang dapat dijadikan patokan dan suatu serangan. Sehingga dalam mengembangkan servis sebagai salah satu serangan, ketepatan servis dapat dilatih sehingga servis yang dilakukan dapat akurat. Dengan memiliki kemampuan servis yang baik akan memberikan kesempatan bagi tim untuk memperoleh angka yang lebih besar. Apalagi bila servis dilakukan dengan keras dan terarah akan menjadikan suatu bentuk serangan pertama untuk lawan.
Pukulan servis dapat berupa serangan bila bola dipukul dengan keras dan terarah. Arah servis diusahakan pada daerah kosong lawan atau daerah lemah pada lawan sehingga pemain akan dengan mudah mendapatkan poin untuk tim dan dalam melakukan teknik servis mendapatkan porsi yang cukup. Arah dan pukulan servis sepenuhnya dibawah kendali server tanpa dipengaruhi secara langsung oleh lawan.
Oleh karena itu, seorang atlet harus mempunyai teknik yang benar dalam melakukan servis. Selain itu, penempatan bola dalam melakukan servis sangat penting. Hal ini dilakukan supaya dalam penyerangan berhasil dengan baik. Pemain harus bisa mengarahkan servis ke daerah yang kosong dan ke lawan yang passingnya lemah.
Servis dalam permainan bolavoli ada berbagai macam, yaitu servis bawah, servis atas, dan jump service. Semakin berkembangnya teknologi dalam permainan bolavoli banyak pemain yang menggunakan jump service saat melakukan servis. Hal ini dilakukan karna saat melakukan jump service pukulan yang dilakukan sangat keras sehingga bola akan
jatuh dengan cepat dan dapat menukik kedaerah lawan. Jump berasal dari bahasa Inggris yang artinya melompat. Jump service dapat diartikan sebagai servis yang dilakukan dengan melompat. Awalan jump service dilakukan sekitar tiga meter dari garis belakang lapangan. Awalan ini berguna untuk memperoleh posisi awal yang mantap untuk melakukan lompatan sehingga memperoleh lompatan yang tinggi, dengan waktu atau saat yang tepat berguna untuk memukul bola dengan keras. Adapun keuntungan melakukan jump service menurut H. Sunardi dan Deddy Whinata Kardiyanto (2015:20) antara lain :
1. Dapat menjatuhkan mental lawan
2. Mempersulit lawan membangun serangan
3. Memudahkan blocker untuk melakukan bendungan 4. Memudahkan kerja defender
Dalam prakteknya atau pada saat permainan berlangsung, kita sering dan pasti menjumpai seorang pemain melakukan jump service dengan menggunakan awalan, hal ini dilakukan sebagai serangan pertama untuk mematikan lawan. Dalam melakukan jump service dapat dilakukan tanpa menggunakan awalan, tetapi dalam hal ini seorang atlet harus menguasai timing dalam pelaksanaanya. Pemain dapat melakukan gerakan vertical jump dalam melakukan jump service tanpa harus menggunakan awalan. Seperti yang dikatakan oleh Surya Widjaja (1998:
29) bahwa, “seseorang yang memukul bola tenis (tennis serve) atau melakukan servis bolavoli membutuhkan waktu yang tepat (timming)”.
Artinya pola gerakan yang dipakai saat melakukan gerakan jump service harus baik dan dengan waktu yang tepat supaya otot-otot yang berperan saat melakukan servis berperan secara optimal. Banyak para pemain yang kurang melatih ketepatan saat melakukan jump service seperti pengamatan awal yang dilakukan pada Mahasiswa Putra Pembinaan Prestasi FKOR UNS Surakarta.
Pembinaan Prestasi FKOR UNS adalah sekumpulan mahasiswa jurusan olahraga yang dikelompokan menurut cabang olahraga yang dikuasai dari masing-masing mahasiswa. Ada beberapa pembinaan
prestasi yang dibuka di FKOR UNS antara lain Basket, Bulutangkis, Beladiri, Tenis Lapangan, Petanque, Senam, Bolavoli, dan masih banyak cabang olahraga yang lain. Pembinaan Prestasi ini Bertujuan untuk mengasah kemampuan para mahasiswa yang mempunyai prestasi dalam suatu cabang olahraga, memunculkan atlet-atlet berbakat untuk dapat meningkatkan prestasi dalam kejuaraan-kejuaraan. Maka, dengan dilakukannya pembinaan prestasi ini dapat dengan mudah mendapatkan atlet dengan tingkat prestasi yang mampu bersaing dalam tingkat nasional bahkan internasional. Pembinaan prestasi ini diharapkan untuk mahasiswa mampu memberikan prestasi yang baik dalam bidang olahraga. Pembinaan Prestasi ini hanya diikuti oleh Mahasiswa FKOR UNS. Banyak prestasi yang telah diberikan oleh para mahasiswa pembinaan prestasi FKOR UNS salah satunya adalah Mahasiswa Pembinaan Prestasi Bolavoli.
Pembinaan Prestasi Bolavoli FKOR UNS adalah wadah bagi para atlet bolavoli yang berstatus sebagai Mahasiswa FKOR UNS untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi yang lebih baik dalam bolavoli.
Ketua Pembinaan Prestasi Bolavoli FKOR UNS ini adalah Drs.
Sunardi,M.Kes, Deddy Whinata Kardiyanto, S.Or., M.Pd, Dr. Satria Yudi Gontara, M.Or . Untuk membantu tercapainya program latihan di pembinaan prestasi Bolavoli FKOR UNS ini dibantu asisten-asisten sebagai pelatih. Latihan dilaksanakan 2 kali dalam satu minggu yaitu pada hari selasa dan jumat, pada pukul 15.30 – selesai. Latihan dilaksanakan di lapangan bolavoli FKOR UNS Jl. Menteri Supeno No.13, Manahan, Surakarta. Pembinaan prestasi bolavoli FKOR UNS dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok mahasiswa putra dan kelompok mahasiswa putri. . Adapun prestasi yang telah dicapai mahasiswa FKOR UNS antara lain: juara 1 POM Rayon II Tahun 2013, Juara 2 Kejurnas ANVC Tahun 2016, Juara 1 POM Rayon II Tahun 2017, Juara 1 Kejuaraan Nasional GAMACUP Yogyakarta Tahun 2018, dan masih banyak prestasi yang lainnya. Sarana dan Prasarana yang dimiliki pembinaan prestasi bolavoli uns sudah cukup lengkap untuk menunjang latihan yang dilakukan setiap
hari, seperti bola, net, lapangan dan alat-alat untuk menunjang program latihan yang lain. Banyak hal yang dipelajari dalam pembinaan prestasi bolavoli uns dimulai dari teknik dasar sampai ke teknik saat melakukan pertandingan.
Berdasarkan pengamatan saat latihan di lapangan bolavoli banyak dari para mahasiswa yang kurang dalam melakukan latihan servis salah satunya teknik jump service. Banyak dari para atlet tidak memdalami teknik dalam melakukan jump service dikarenakan banyak hal yang dipertimbangkan. Hal- hal yang dilakukan para atlet saat melakukan jump service hanya memperhatikan kecepatan dan kekuatan bola ke arah daerah lawan. Dalam melakukan gerakan jump service banyak hal-hal yang perlu diperhatikan diantaranya ketepatan servis. Banyak dari para pemain sering melakukan kesalahan saat melakukan jump service seperti yang dilakukan para mahasiswa pembinaan prestasi bolavoli FKOR UNS
Dari uraian tersebut diatas maka seorang atlet dapat melakukan gerakan jump service dengan menggunakan awalan dan tanpa awalan.
Dalam gerakan jump service dengan awalan dan tanpa awalan mempunyai kekurangan dan kelebihan dalam masing-masing perlakuannya. Saat melakukan jump service perlu diperhatikan teknik dalam pelaksanaan servis, dengan menguasai teknik yang baik bola yang dihasilkan akan baik dan benar sesuai yang diharapkan atlet. Namun, atlet sering melakukan kesalahan saat melakukan jump service dalam permainan bolavoli seperti yang dilakukan para mahasiswa pembinaan prestasi bolavoli FKOR UNS.
Banyak dari para mahasiswa yang jarang melakukan jump service dalam setiap pertandingan, ini disebabkan kurangnya percaya diri, rasa takut bila bola tidak sampai atau keluar lapangan merupakan faktor yang sering dihadapi oleh mahasiswa. Kesalahan yang sering dilakukan oleh pemain diantaranya kurangnya kemampuan pemain dalam mengarahkan bola ke daerah lawan yang kosong atau ke lawan yang memiliki kemampuan passing lemah. Dalam melakukan servis ketepatan bola harus diperhatikan, sebelum melakukan servis pemain harus bisa menargetkan
kemana bola harus diarahkan supaya jatuhnya bola tidak mudah dibaca oleh lawan. Banyak dari mahasiswa yang melakukan jump service hanya mengutamakan kekuatan dan kecepatan bola tanpa memperhatikan ketepatan jatuhnya arah bola kedaerah lawan. Sehingga servis yang seharusnya bisa digunakan sebagai awal dari penyerangan untuk memperoleh poin bila tidak dilakukan dengan baik bisa menghasilkan poin untuk lawan. Disinilah pentingnya servis dalam permainan bolavoli.
Dengan Teknik servis yang baik dan benar kita dapat dengan mudah memperoleh poin tanpa mengeluarkan tenaga bagi tim tanpa melakukan suatu reli. Untuk itu teknik servis sangat penting untuk dilatih agar dapat mendapatkan keuntungan yang maksimal.
Dari berbagai permasalahan yang dikemukakan diatas merupakan dasar yang melatar belakangi dalam pembuatan skripsi yang berjudul
“Pengaruh Jump Service dengan awalan dan tanpa awalan terhadap Ketepatan Jump Service dalam permainan bolavoli pada Mahasiswa Pembinaan Prestasi Bolavoli FKOR UNS Tahun 2019”.
B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan diatas, masalah dalam penelitian ini dapat diidentifikasi sebagai berikut :
1. Pengaruh antara jump service dengan awalan dan tanpa awalan jika masing-masing diterapkan secara utuh terhadap ketepatan jump service dalam permainan bolavoli.
2. Perlu dipilih model latihan yang efektif untuk latihan jump service dalam permainan bolavoli.
3. Mahasiswa mengalami kesulitan dalam melakukan ketepatan jump service dalam permainan bolavoli.
C. Pembatasan Masalah
Untuk menghindari penafsiran yang salah terhadap permasalahan penelitian, maka masalah perlu dibatasi. Pembatasan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Ketepatan jump service bolavoli pada mahasiswa pembinaan prestasi FKOR UNS Tahun 2019
2. Jump service dengan awalan dan tanpa awalan terhadap ketepatan jump service bolavoli pada mahasiswa pembinaan prestasi FKOR UNS Tahun 2019.
3. Perlu dipilih latihan yang efektif dalam latihan jump service bolavoli pada mahasiswa pembinaan prestasi FKOR UNS Tahun 2019.
D. Rumusan Masalah
Berdasarkan permasalahan tersebut di atas, maka masalah peniliti ini dapat dirumuskan :
1. Adakah perbedaan pengaruh jump service dengan awalan dan tanpa awalan terhadap ketepatan jump service dalam permainan bolavoli pada mahasiswa pembinaan prestasi bolavoli FKOR UNS tahun 2019?
2. Manakah yang lebih baik pengaruhnya antara jump service dengan awalan dan tanpa awalan terhadap ketepatan jump service dalam permainan bolavoli pada mahasiswa pembinaan prestasi bolavoli FKOR UNS tahun 2019?
E. Tujuan Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui : 1. Perbedaan pengaruh jump service dengan awalan dan tanpa awalan
terhadap ketepatan jump service dalam permainan bolavoli pada mahasiswa pembinaan prestasi bolavoli FKOR UNS tahun 2019.
2. Manakah yang lebih baik pengaruhnya antara jump service dengan awalan dan tanpa awalan terhadap ketepatan jump service dalam
permainan bolavoli pada mahasiswa pembinaan prestasi bolavoli FKOR UNS tahun 2019.
F. Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat :
1. Hasil penelitian ini diharapkan secara khusus bagi atlet dapat dijadikan sebagai informasi untuk meningkatkan ketepatan jump service.
2. Secara khusus bagi pelatih dapat dijadikan informasi untuk mengoptimalkan proses latihan jump service.
3. Secara umum bagi seluruh pembinaan olahraga bolavoli di Indonesia dapat dijadikan informasi untuk memberikan program latihan khususnya atlet yang belum biasa melakukan jump service.
4. Bagi peniliti ini dapat dijadikan sebagai acuan untuk penelitian lebih lanjut.