• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJAR MENGGUNAKAN TEKNIK PENCATATAN PETA PIKIRAN DENGAN TEKNIK CATATAN TULIS DAN SUSUN PADA MATERI POKOK STRUKTUR DAN FUNGSI SEL DI KELAS XI IPA SMA SWASTA RK SERDANG MURNI LUBUK PAKAM TAHUN PEMBELAJARAN 2011/2012.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJAR MENGGUNAKAN TEKNIK PENCATATAN PETA PIKIRAN DENGAN TEKNIK CATATAN TULIS DAN SUSUN PADA MATERI POKOK STRUKTUR DAN FUNGSI SEL DI KELAS XI IPA SMA SWASTA RK SERDANG MURNI LUBUK PAKAM TAHUN PEMBELAJARAN 2011/2012."

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJAR MENGGUNAKAN TEKNIK PENCATATAN PETA PIKIRAN DENGAN TEKNIK CATATAN

TULIS DAN SUSUN PADA MATERI POKOK STRUKTUR DAN FUNGSI SEL DI KELAS XI IPA SMA SWASTA RK SERDANG MURNI

LUBUK PAKAM TAHUN PEMBELAJARAN 2011/2012

Oleh:

Eva Sartika Sembiring NIM: 408141063

Program Studi Pendidikan Biologi

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

JURUSAN BIOLOGI

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)

RIWAYAT HIDUP

Eva Sartika Sembiring dilahirkan di Gunung Paribuan pada tanggal 23

Mei 1988. Ayah bernama Agustinus Sembiring dan ibu bernama Sehtamalem br

Tarigan. Penulis merupakan anak pertama dari tujuh bersaudara. Pada tahun 1995,

penulis masuk SD Negeri di Padang Sidempuan Tapanuli Selatan. Akan tetapi,

berhubung ayah pindah tugas ke Lubuk Pakam, maka penulis melanjutkan

sekolah ke SD Negeri 101899 Lubuk Pakam pada tahun 1997 dan lulus pada

tahun 2001. Kemudian pada tahun 2001 penulis melanjutkan sekolah ke SMP N 1

Lubuk Pakam dan lulus pada tahun 2004. Tahun 2004 penulis melanjutkan

pendidikan di SMA Swasta RK Serdang Murni Lubuk Pakam dan lulus pada

tahun 2007. Tahun 2007 penulis mencoba untuk melanjutkan pendidikan ke

perguruan tinggi melalui ujian seleksi, akan tetapi penulis gagal. Oleh karenanya,

pada tahun 2008 penulis kembali mencoba mengikuti ujian masuk perguruan

tinggi dan pada tahun yang sama penulis masuk dan diterima di Perguruan Tinggi

(3)

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJAR MENGGUNAKAN TEKNIK PENCATATAN PETA PIKIRAN DENGAN TEKNIK CATATAN

TULIS DAN SUSUN PADA MATERI POKOK STRUKTUR DAN FUNGSI SEL DI KELAS XI IPA SMA SWASTA RK SERDANG MURNI

LUBUK PAKAM TAHUN PEMBELAJARAN 2011/2012

Eva Sartika Sembiring (NIM 408141063)

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan teknik pencatatan Peta Pikiran dengan teknik Catatan Tulis dan Susun pada materi pokok struktur dan fungsi sel di kelas XI IPA SMA Swasta RK Serdang Murni Lubuk Pakam T.P. 2011/2012. Penelitian ini

dilaksanakan pada bulan April – Agustus 2012.

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu dimana terdapat dua kelas eksperimen yang diberi perlakuan yang berbeda pada masing-masing kelas. Kelas yang digunakan sebagai sampel adalah kelas XI IPA 2 dan kelas XI IPA 4 SMA Swasta RK Serdang Murni Lubuk Pakam. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (random). Untuk kelas XI IPA 2 diberikan pengajaran dengan menggunakan teknik Catatan Tulis dan Susun, sedangkan kelas XI IPA 4 diberikan pengajaran dengan teknik Peta Pikiran.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajaran menggunakan teknik pencatatan Peta Pikiran dapat meningkatkan hasil belajar siswa terhadap materi struktur dan fungsi sel karena teknik Peta Pikiran dapat membangkitkan minat siswa dan memicu peran aktif serta daya kreatif siswa dalam proses belajar mengajar. Sebelum diberi perlakuan, rata-rata nilai pre tes siswa pada kelas eksperimen Peta Pikiran adalah 4,248, sedangkan nilai pre tes pada kelas eksperimen CTS adalah 3,972. Setelah diberi perlakuan, rata-rata nilai post tes siswa meningkat yaitu 7,628 untuk kelas eksperimen Peta Pikiran dan 6,145 untuk kelas eksperimen CTS. Peningkatan nilai rata-rata siswa pada kelas eksperimen Peta Pikiran sebesar 3,380, sedangkan kelas eksperimen CTS sebesar 2,173. Berdasarkan nilai tersebut dapat diketahui bahwa hasil belajar siswa di kelas Peta Pikiran lebih tinggi dibandingkan dengan kelas CTS. Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara teknik Peta Pikiran dengan teknik

Catatan Tulis dan Susun (thitung = 5,315 >ttabel = 2,001). Sesuai dengan kriteria

pengujian hipotesis yaitu Ha diterima jika thitung>ttabel.

(4)

LEARNING DIFFERENCES STUDENTS TAUGHT REGISTRATION TECHNIQUE USING MIND MAP WITH TECHNICAL NOTES WRITE

AND FLAT ON THE MATERIALS OF STRUCTURES AND CELL FUNCTION IN PRIVATE CLASSES XI IPA SMA RK SERDANG

MURNI LUBUK PAKAM YEAR OF LEARNING 2011/2012

Eva Sartika Sembiring (NIM 408141063)

ABSTRACT

This study aims to determine the differences in learning outcomes of students who are taught using recording techniques Mind Mapping techniques and Organize Notes Write in the subject matter of the structure and function of cells in class XI Science High School Private RK Serdang Murni Lubuk Pakam T.P. 2011/2012. The research was conducted in April-August 2012.

This research uses quasi-experimental study where there are two classes of experiments are given different treatment in each class. Classes are used as the sample is a class 2 and class XI Science XI IPA 4 Private High School RK Serdang Murni Lubuk Pakam. Samples were taken at random. For class XI Science 2 is given instruction by using Write and Organize Notes, whereas classes XI IPA 4 is given instruction to the Mind Map technique.

The results showed that teaching recording techniques Mind Maps can improve student learning outcomes of the material structure and function of cells due to Mind Map technique to generate student interest and lead an active and creative power of students in the learning process. Before being treated, the average value of pre test students in the experimental class Mind Map is 4.248, while the value of pre-test on the experimental class was 3.972 CTS. Once treated, the average value of post test increased the students' classroom experimentation 7.628 for Mind Maps and 6.145 for class experiments CTS. Based on these values it can be seen that the learning outcomes of students in class Mind Maps higher than the CTS classes. Statistical analysis showed significant differences between

the technique of Mind Mapping technique Notes Write and Compose (taccount =

5.315> ttable = 2.001). In accordance with the criteria for testing the hypothesis that

Ha accepted if taccount> ttable.

(5)

DAFTAR ISI

Halaman

Lembar Pengesahan i

Riwayat Hidup ii

Abstrak iii

Abstrak iv

Kata Pengantar v

Daftar Isi vii

Daftar Gambar ix

Daftar Tabel x

Daftar Lampiran xi BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah 1 1.2. Identifikasi Masalah 3

1.3. Pembatasan Masalah 3

1.4. RumusanMasalah 4

1.5. Tujuan Penelitian 4

1.6. Manfaat Penelitian 5

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Kajian Pustaka 6 2.1.1. Pengertian Belajar 6 2.1.2. Hasil Belajar 7

2.1.3. Peta Pikiran (Mind Map) 9 2.1.3.1. Manfaat Peta Pikiran 11 2.1.3.2. Keuntungan Mencatat dengan Peta Pikiran 11

2.1.3.3. Cara Membuat Peta Pikiran 12

(6)

BAB III METODE PENELITIAN

3.1. Lokasi dan Waktu Penelitian 31

3.2. Populasi dan Sampel 31

3.3. Variabel Penelitian 31

3.4. Desain Penelitian 31

3.5. Prosedur Penelitian 32

3.6. Instrumen Penelitian 33

3.7. Teknik Analisis Data 39

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1. Hasil Penelitian 42

4.1.1. Deskripsi Data Instrumen Penelitian 42

4.1.2. Deskripsi Data Hasil Penelitian 42

4.1.3. Uji Persyaratan Analisis Data 48

4.2. Pembahasan 50

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan 54

5.2. Saran 55

(7)

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1. Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan 26

Tabel 3.1. Desain Penelitian 32

Tabel 3.2. Kisi-kisi Tes Hasil Belajar Siswa 35

Tabel 4.1. Distribusi Nilai Pre Tes Siswa

Kelas Eksperimen Peta Pikiran 43

Tabel 4.2. Distribusi Nilai Pre Tes Siswa

Kelas Eksperimen CTS 44

Tabel 4.3. Distribusi Nilai Post Tes Siswa

Kelas Eksperimen Peta Pikiran 45

Tabel 4.4. Distribusi Nilai Post Tes Siswa

Kelas Eksperimen CTS 46

Tabel 4.5. Data Hasil Belajar Rata-rata Siswa 48

Tabel 4.6. Hasil Uji Normalitas Data Penelitian

Kelas Eksperimen Peta Pikiran 48

Tabel 4.7. Hasil Uji Normalitas Data Penelitian

Kelas Eksperimen CTS 49

(8)

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1. Silabus 58

Lampiran 2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Kelas Eksperimen I 60

Lampiran 3. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran(RPP)

Kelas Eksperimen II 68

Lampiran 4. Tes Objektif untuk Divalidkan 76

Lampiran 5. Tabel Uji Kesahihan Instrumen 87

Lampiran 6. Perhitungan Validitas Soal 89

Lampiran 7. Tabel Validitas Soal 90

Lampiran 8. Lembar Jawaban 92

Lampiran 9. Perhitungan Reliabilitas Soal 93

Lampiran 10. Perhitungan Tingkat Kesukaran Soal 94

Lampiran 11. Perhitungan Daya Beda Soal 95

Lampiran 12. Data Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan

Pembelajaran Peta Pikiran dan CTS 97

Lampiran 13. Organisasi Pengolahan Data Tes Awal (Pre Tes) 99

Lampiran 14. Organisasi Pengolahan Data Tes Akhir (Post Tes) 102

Lampiran 15. Pengujian Normalitas 105

Lampiran 16. Pengujian Homogenitas 108

Lampiran 17. Pengujian Hipotesis 111

(9)

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Pendidikan merupakan sebuah kebutuhan yang harus dipenuhi oleh setiap

insan manusia dalam mengoptimalkan potensi akal yang dikaruniakan oleh Tuhan

pada masing-masing individu. Dalam kehidupan, sebagian besar dari proses

perkembangan berlangsung melalui kegiatan belajar. Belajar merupakan hal yang

kompleks. Kompleksitas belajar tersebut dapat dipandang dari dua subjek, yaitu

dari siswa dan dari guru. Dari segi siswa, belajar dialami sebagai suatu proses.

Siswa mengalami proses mental dalam menghadapi bahan belajar. Bahan belajar

tersebut berupa keadaan alam, hewan, tumbuh-tumbuhan, manusia, dan bahan

yang telah terhimpun dalam buku-buku pelajaran.

Proses pembelajaran yang tidak efektif dan tidak baik tentu akan

menghasilkan rendahnya hasil belajar dari proses pembelajaran. Salah satu faktor

penyebab rendahnya hasil belajar, siswa sulit untuk memahami pelajaran yang

diajarkan oleh guru, siswa bosan ketika guru yang hanya menerangkan pelajaran

secara informatif satu arah tanpa variasi sehingga kelas masih terfokus pada guru

dan siswa cenderung pasif dan kesulitan untuk memahami konsep-konsep

fisiologi yang abstrak. Apalagi biologi merupakan salah satu pelajaran yang masih

mengandalkan kemampuan menghafal dan imajinasi yang tinggi, sehingga banyak

siswa yang malas untuk belajar biologi. Seperti halnya dengan materi “Struktur dan Fungsi Sel” yang dimana juga membutuhkan pemahaman yang cukup untuk

mengartikan materi itu seperti apa dan bagaimana konsep ceritanya.

Banyak siswa yang beranggapan bahwa belajar biologi sangat

membosankan karena harus mencatat dan harus memahaminya dalam waktu yang

singkat. Keadaan seperti itulah yang menyebabkan nilai biologi siswa rendah di

bawah KKM. Akhirnya hasil belajar siswa tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Oleh sebab itu, sebagai tenaga pengajar guru harus mampu memilih model

dan metode pembelajaran yang sesuai agar proses belajar mengajar dapat

(10)

yang memuaskan. Kesulitan dalam belajar biologi khususnya dalam menghafal

dapat diatasi dengan membuat bentuk catatan yang unik dan kreatif. Jika

dibandingkan dengan bentuk catatan yang hanya berupa tulisan-tulisan, catatan

yang dilengkapi dengan warna dan gambar akan lebih membantu siswa dalam

memahami materi yang diajarkan guru.

Bertolakbelakang dari pendapat sebelumnya di atas, kenyataan yang

peneliti lihat pada saat observasi adalah bahwa masih banyak siswa yang malas

mencatat dan bentuk catatan siswa kebanyakan hanya berbentuk tulisan dan

tampak asal-asalan dibuat, sehingga siswa malas untuk membaca ulang

catatannya. Akibatnya ketika ulangan, hasil belajar yang didapat tidak sesuai

dengan yang diharapkan. Banyak siswa yang mendapat nilai di bawah KKM

sekolah.

Berdasarkan hal tersebut, maka dapat diasumsikan bahwa sebenarnya

kebanyakan siswa tidak tahu keterampilan belajar apa yang mereka kuasai sesuai

dengan gaya belajar mereka untuk lebih cepat dan efektif dalam menyerap dan

menguasai materi yang diajarkan. Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan

dengan menerapkan metode atau teknik belajar yang tepat seperti teknik

pencatatan Peta Pikiran dan Catatan Tulis dan Susun. Peta Pikiran dan Catatan

Tulis dan Susun akan membantu siswa menangkap pikiran dan gagasan pada

kertas dengan jelas, lengkap, dan mudah sehingga siswa dapat memahami

sebagian besar informasi dalam waktu yang lebih singkat dan pada akhirnya

kesulitan belajarpun dapat diminimalkan.

Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti tertarik melakukan penelitian

dengan judul : “Perbedaan Hasil Belajar Siswa Yang Diajar Menggunakan

Teknik Pencatatan Peta Pikiran Dengan Teknik Catatan Tulis dan Susun Pada Materi Pokok Struktur dan Fungsi Sel di Kelas XI IPA SMA Swasta RK Serdang Murni Lubuk Pakam Tahun Pembelajaran 2011/2012“.

1.2. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan di atas, maka identifikasi

(11)

1. Proses belajar mengajar masih berpusat pada guru dan sangat teoritis disertai

dengan kurangnya pelaksanaan praktikum.

2. Teknik mencatat siswa yang kurang menarik dan kurang kreatif, membuat

siswa malas membaca kembali catatannya.

3. Belum diterapkannya metode belajar yang dapat merangsang aktifitas belajar

siswa sehingga tujuan pembelajaran belum tercapai.

1.3. Pembatasan Masalah

Dengan identifikasi masalah tersebut, maka perlu adanya pembatasan

masalah dalam penelitian ini, yaitu :

1. Teknik pembelajaran yang digunakan adalah teknik pencatatan Peta Pikiran

dan Catatan Tulis dan Susun.

2. Dalam penelitian ini, pembelajaran dengan teknik pencatatan Peta Pikiran

hanya diterapkan pada kelas Eksperimen II sedangkan di kelas Eksperimen I

dengan Catatan Tulis dan Susun.

3. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas XI IPA SMA Swasta RK Serdang

Murni Lubuk Pakam untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi

pokok struktur dan fungsi sel.

1.4. Rumusan Masalah

Sebagaimana pembatasan masalah di atas, maka rumusan masalah dalam

penelitian ini adalah :

1. Bagaimana nilai hasil belajar Biologi siswa yang menggunakan teknik

pencatatan Peta Pikiran pada materi pokok Struktur dan Fungsi Sel?

2. Bagaimana nilai hasil belajar Biologi siswa yang menggunakan Catatan Tulis

dan Susun pada materi pokok Struktur dan Fungsi Sel?

3. Apakah ada perbedaan nilai hasil belajar siswa yang diajarkan dengan

menggunakan teknik pencatatan Peta Pikiran dan Catatan Tulis dan Susun

pada materi pokok Struktur dan Fungsi Sel di kelas XI IPA SMA Swasta RK

(12)

1.5. Tujuan Penelitian

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk :

1. Untuk mengetahui nilai hasil belajar biologi siswa yang menggunakan teknik

pencatatan Peta Pikiran pada materi pokok Struktur dan Fungsi Sel.

2. Untuk mengetahui nilai hasil belajar biologi siswa yang menggunakan Catatan

Tulis dan Susun pada materi pokok Struktur dan Fungsi Sel.

3. Untuk mengetahui perbedaan nilai hasil belajar biologi siswa antara yang

menggunakan teknik pencatatan Peta Pikiran dan Catatan Tulis dan Susun pada

materi pokok Struktur dan Fungsi Sel di kelas XI IPA SMA Swasta RK

Serdang Murni Lubuk Pakam Tahun Pembelajaran 2011/2012

1.6. Manfaat Penelitian

Penelitian ini dilakukan dengan harapan dapat memberikan manfaat

sebagai berikut :

1. Sebagai masukan bagi para guru biologi dalam memilih teknik pencatatan yang

efektif untuk meningkatkan kualitas pemahaman siswa terhadap materi yang

diajarkan.

2. Menambah pengetahuan dan pengalaman bagi peneliti sebagai calon guru

tentang penggunaan model dan teknik pencatatan yang tepat sehingga siswa

dapat menyerap lebih banyak informasi yang berhubungan dengan materi yang

diajarkan dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama.

3. Sebagai bahan petimbangan bagi peneliti lain dalam menciptakan model

pembelajaran biologi yang inovatif yang mampu menciptakan suasana belajar

(13)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan

Berdasarkan uraian hasil penelitian di atas maka dapat diperoleh kesimpulan

sebagai berikut:

1. Hasil belajar siswa menggunakan teknik Peta Pikiran kelas XI IPA pada

materi pokok Struktur dan Fungsi Sel di SMA Swasta RK Serdang Murni

Lubuk Pakam adalah 7,628, dimana hasil rata-rata tersebut telah mencapai

nilai KKM yang ada disekolah tersebut (65).

2. Hasil belajar siswa menggunakan teknik CTS adalah 6,145, dimana hasil

rata-rata tersebut belum bisa mencapai nilai KKM yang ada disekolah

tersebut (65).

3. Terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa siswa yang

menggunakan teknik Peta Pikiran dengan teknik CTS pada materi pokok

Struktur dan Fungsi Sel di SMA Swasta RK Serdang Murni Lubuk Pakam

T.P.20011/2012 yang dapat digambarkan dari hasil nilai rata-rata dan

standard deviasi dari data post tes kelas eksperimen II (menggunakan Peta

Pikiran) sebesar X1 ± SD1 = 7,628 ± 1,050 dan kelas eksperimen I

(menggunakan CTS) sebesar X2 ± SD2 = 6,145 ± 1,150. Dari hasil rata-rata

post tes yang didapat pada kelas eksperimen II (7,628) dapat dilihat bahwa

(14)

5.2. Saran

Beberapa saran yang perlu disampaikan pada penelitian ini adalah sebagai

berikut:

1. Hendaknya para guru biologi dapat menggunakan teknik Peta Pikiran

sebagai alternatif dalam proses belajar mengajar karena penggunaan teknik

ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa

2. Untuk pembaca khususnya para guru biologi dapat dijadikan salah satu

alternatif model pengajaran yang diharapkan dapat meningkatkan hasil

belajar biologi siswa.

3. Bagi para guru Biologi yang ingin menggunakan teknik Peta Pikiran dan

CTS sebaiknya memperhatikan kondisi siswa di dalam kelas, alokasi

waktu yang telah direncanakan serta sarana dan prasarana belajar dengan

baik agar diperoleh tujuan pembelajaran yang ingin dicapai

4. Hendaknya perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang penggunaan teknik

Peta Pikiran dan CTS dalam pembelajaran Biologi dengan materi Biologi

(15)

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, S., (2009), Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi), Penerbit PT Bumi Aksara, Jakarta

Astutik, S., (2009), http://ksupointer.com/2009/pembelajaran-dengan-peta-pikiran

Buzan, T., (2004), Mind Map Untuk Meningkatkan Kreatifitas, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

DePorter, B., (2002), Quantum Learning : Membiasakan Belajar Nyaman dan

Menyenangkan, Penerjemah Alwiyah Abdurrahman, Kaifa, Bandung

Dimyati., (2002), Belajar dan Pembelajaran, Rineka Cipta, Jakarta

Mahmuddin., (2009), Pembelajaran Berbasis Peta Pikiran (Mind Map), http://ahgidaman.blogspot.com/2008/04/peta-pikiran-mind-map.html

Nasution., (2000), Kurikulum dan Pengajaran, Bina Aksara, Jakarta

Nurohmawaty, R., (2008), Perbandingan Hasil Belajar Siswa Menggunakan

Pembelajaran Cycle Learning Konvensional Pada Materi Pokok Ekosistem di kelas X Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan, FMIPA, UNIMED, Medan

Olivia, F., (2008), Gembira Belajar dengan Mind Map, Elex Media Komputindo, Jakarta

Pratiwi, D.A.,dkk, (2007), Biologi untuk SMA Kelas XI, Erlangga, Jakarta

Sagala, S., (2003), Konsep dan Makna Pembelajaran, Alfabeta, Bandung

Sardiman., (2000), Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta

Slameto., (2003), Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya, Rineka Cipta, Jakarta

Sudjana. (2002). Metoda statistika. Bandung: Tarsito

(16)

Suyatno., (2009), Menjelajah Pembelajaran Inovatif, Masmedia Buana Pustaka, Surabaya

Syamsuri, I., (2007), Biologi untuk SMA Kelas XI Semester I, Erlangga, Jakarta

Gambar

Tabel 2.1.

Referensi

Dokumen terkait

Salah satu pajak daerah yang dipungut oleh pemerintah daerah Kabupaten. Wonogiri adalah

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk margarin beraroma panili dari fraksi stearin dan fraksi olein Refined Bleached Deodorized Palm Oil (RBDPO)

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas berkah, rahmat, karunia, kesehatan, kekuatan dan kemudahan dalam pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) serta penyusunan

The writer uses the novel Animal Farm as the object analysis of the study, published 1945. Type of the Data and the

Pemanfaatan kompor sekam dari kaleng bekas sebagai alternatif bahan bakar rumah tangga selain dapat menyelesaikan permasalahan dicabutnya subsidi minyak tanah di Indonesia

Prosedur klasik untuk memperoleh kandungan senyawa organik dan jaringan tumbuhan kering seperti biji kering, akar dan daun dapat dilakukan dengan mengekstraksi berkesinambungan

Sumber : Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kab.. Pembudidayaan rumput laut di Kecamatan Kuta Selatan sebagian telah dikelola oleh petani melalui suatu wadah bersama

Penelitian ditekankan pada hubungan atau pengaruh kemampuan awal dan sikap konstruktif secara bersama pada bidang studi matematika terhadap prestasi belajar pokok bahasan volume