• Tidak ada hasil yang ditemukan

Komunikasi Grafis - 01 Konsep Komunikasi Grafis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Komunikasi Grafis - 01 Konsep Komunikasi Grafis"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

PENGANTAR

Komunikasi Grafis merupakan bidang

profesi yang berkembang sangat pesat sejak Revolusi Industri (abad ke-19) saat mana informasi melalui media cetak

makin luas digunakan dalam perdagangan (iklan, kemasan),

penerbitan (koran, buku, majalah) dan informasi seni budaya.

Perkembangan bidang ini erat

hubungannya dengan meningkatnya kesadaran akan manfaat yang dapat dipetik dari kejituan penyampaian

(3)

PENGANTAR

Perkembangan di atas juga dipacu oleh

kesadaran yang makin tinggi pada efektivitas bahasa rupa (visual) dalam komunikasi masa kini.

Bila pada awal munculnya mesin cetak abad ke-15 istilah bidang ini adalah “graphic

ke-15 istilah bidang ini adalah “graphic

arts” yang masih dikonotasikan dengan seni,

maka abad ke-20 istilahnya menjadi “graphic

communication” atau juga“visual communication”.

(4)

PENGANTAR

Saat ini peranan komunikasi yang diemban makin

beragam: informasi umum (information graphics,

signage), pendidikan (materi pelajaran dan ilmu

pengetahuan, pelajaran interaktif pendidikan

khusus), persuasi (periklanan, promosi, kampanye sosial) dan pemantapan identitas (logo, corporate

identity, branding).

Munculnya istilah “komunikasi visual” sebenarnya juga merupakan akibat dari makin meluasnya media yang dicakup dalam bidang komunikasi lewat bahasa rupa ini: percetakan / grafika, filem dan video, televisi, web design dan CD interaktif.

(5)

PENGANTAR

Perkembangan itu telah membuat

bidang ini menjadi kegiatan bisnis yang sekarang sangat marak melibatkan

modal besar dan banyak tenaga kerja.

Kecepatan perkembangannya pun berlomba dengan kesiapan tenaga berlomba dengan kesiapan tenaga penunjang pada profesi ini.

(6)

KOMUNIKASI GRAFIS VS VISUAL

Kata Grafis sendiri mengandung dua pengertian:

(1) Graphein (lt.= garis, marka) yang kemudian menjadi Graphic Arts atau Komunikasi Grafis,

(2) Graphishe Vakken (bld = pekerjaan cetak) yang di Indonesia menjadi

(7)

KOMUNIKASI GRAFIS VS VISUAL

Dalam pengertian ini Komunikasi

Grafis adalah pekerjaan dalam

bidang komunikasi visual yang

berhubungan dengan grafika

(cetakan) dan / atau pada

bidang dua dimensi dan statis

(tidak bergerak dan bukan

(8)

KOMUNIKASI GRAFIS VS VISUAL

Dasar terminologi perlu untuk menjelaskan beda antara

Komunikasi Grafis dengan Komunikasi Visual.

Komunikasi Visual merupakan payung dari berbagai kegiatan komunikasi yang menggunakan unsur rupa (visual) pada

berbagai media: percetakan / grafika, luar ruang (marka grafis, papan reklame), televisi, film /video, internet dll, dua dimensi maupun tiga dimensi, baik yang statis maupun bergerak (time maupun tiga dimensi, baik yang statis maupun bergerak (time

based).

Sedangkan Komunikasi Grafis merupakan bagian dari Komunikasi Visual dalam lingkup statis, dua dimensi, dan umumnya berhubungan dengan percetakan / grafika.

(9)

KOMUNIKASI GRAFIS VS VISUAL

Bidang profesi Komunikasi Grafis meliputi kegiatan penunjang dalam kegiatan

penerbitan (publishing house), media massa cetak koran dan majalah,

periklanan (advertising), dan biro grafis (graphic house, graphic boutique, production house).

Selain itu komunikasi grafis juga

menjadi penunjang pada industri non-komunikasi (lembaga swasta / pemerintah, pariwisata, hotel, pabrik / manufaktur, usaha dagang) sebagai inhouse

(10)

KOMUNIKASI GRAFIS VS VISUAL

Pekerjaan Komunikasi Grafis meliputi olah gambar /

images (gambar ilustrasi, fotografi), olah teks / tipografi (cipta dan susun huruf) dan penggabungan unsur teks dan images ke dalam

rancangan / design yang siap dilaksanakan.

Dalam kenyataan di lapangan, situasi kegiatan komunikasi grafis di Indonesia tak

sepenuhnya berjalan seperti itu.

(11)

KOMUNIKASI GRAFIS VS VISUAL

Olah huruf / type design & typography

yang di beberapa negara maju merupakan profesi khusus (mendesain font /

typeface, hand lettering, tipografi / olahan

tata huruf ) di Indonesia tak berkembang menjadi bidang profesi tersendiri

Di Indonesia olah huruf pada era digital Di Indonesia olah huruf pada era digital dikerjakan sendiri di komputer oleh

desainer ataupun operator atas petunjuk desainer. Meski ada juga yang olah huruf khusus seperti hand lettering dan kaligrafi

(12)

STANDAR KOMPETENSI

• Desain Grafis: merancang / menyusun

bahan (huruf, gambar dan unsur grafis lain) menjadi informasi visual pada media (cetak) yang dimengerti publik

• Ilustrasi: menampilkan informasi dengan ketrampilan gambar tangan dan penuangan daya imajinasi

daya imajinasi

• Fotografi: menampilkan informasi dengan ketrampilan menangkap cahaya melalui

kamera dan kepiawaian memilih / mengolah hasil bidikan.

(13)

PRAKONDISI KERJA

Bidang komunikasi grafis merupakan

bagian dari ilmu seni rupa yang dimanfaatkan untuk berkomunikasi.

Karena itu ada beberapa hal menyangkut wawasan, ketrampilan dan kepekaan yang disyaratkan bagi orang yang sebelum masuk dalam bidang ini.

Dalam bidang kompetensi Komunikasi Grafis ada hal yang harus dikuasai dahulu sebagai prakondisi sebelum bekerja:

(14)

WORKING ATTITUDE

Bekerja sebagai penunjang bidang komunikasi membutuhkan manusia yang sadar akan tugasnya sebagai pengantar pesan / informasi.

Pada tingkat mula telah disadarkan akan tugas yang mementingkan aspek informatif. Pada jenjang yang lebih tinggi dibutuhkan wawasan mengenai teori komunikasi untuk melakukan tugas yang lebih rumit dalam olah visualnya.

Hal ini menyangkut pertimbangan:

(a) Misi / message (apa maksud informasi),

(b) Khalayak / audience (siapa masyarakat / pelihat yang dituju), (c) (c) Sasaran / objective (apa yangdiharapkan setelah

(15)

SKILL & KNOWLEDGE

• Pengetahuan, ketrampilan dan kepekaan olah unsur rupa / desain (line, shape, form, texture, space, tone, colour dst.) serta prinsip desain (harmony, balance, rhythm, contrast, depth dst.). Untuk Desain Grafis disyaratkan penguasaan garida (grid system) dan kolom alaman

• Pengetahuan warna (lingkaran warna, hue, analog, saturation, chromatic dll ) dan kepekaan warna, baik additif (cahaya langsung) aupun substraktif (pantulan/pigmen), pengetahuan warna monitor (RGB) dan warna untuk percetakan (CMYK, Spot Colour).

• Khusus untuk sub bidang Desain Grafis disyaratkan memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam olah huruf /tipografi: keluarga huruf, kuran huruf, bobot huruf, istilah dalam tipografi, ketrampilan

(16)

SKILL & KNOWLEDGE

• Khusus untuk sub bidang ilustrasi

disyaratkan memiliki ketrampilan

menggambar dan kepekaan pada unsur gambar (garis, bidang warna, dst)

• Khusus untuk sub bidang Fotografi disyaratkan memiliki pengetahuan

dasar memotret, termasuk olah foto digital dasar memotret, termasuk olah foto digital

(17)

KREATIVITAS

Bila pada tingkat pelaksana (setingkat juru) ditekankan pentingnya ketrampilan dan

kepekaan pada unsur rupa dan warna. Maka pada tingkat yang lebih tinggi (setingkat teknisi hingga ahli) kemampuan kreatif merupakan kunci dalam profesi ini.

Bidang komunikasi grafis (dan juga komunikasi visual) menuntut hasil yang bukan hanya benar dan sesuai misi komunikasi yang dibutuhkan, tetapi juga kesegaran dan keunikan gagasan. Dalam lingkup kreatif demikian seorang

(18)
(19)
(20)
(21)

PROFESI: DESAIN

Desain Sticker. Desain Iklan Koran. Desain Manual Guide Book. Desain Stasionery ‘Kartu Nama’. Desain Koran. Desain Buku.

Desain Stasionery ‘Amplop’. Desain Iklan Majalah. Desain Katalog. Desain Stasionery ‘Amplop’. Desain Iklan Majalah. Desain Katalog.

Desain Stasionery ‘Kop Surat’. Desain Majalah. Desain Kalender Dinding. Desain Stasionery ‘Map’. Desain Kartu Pos. Desain Kalender Meja/Duduk. Desain Formulir. Desain Kemasan Produk Retail. Desain Agenda/ Organizer. Desain Memo. Desain Poster. Desain Company Profile. Desain Leaflet. Desain Kalender Poster. Desain Logotype.

(22)

PROFESI: ILUSTRASI & ANIMASI

Animasi 2D Animasi Bumper

Animasi 3D Animasi Infogram/Diagram Animasi Kartun Animasi Web

Animasi Feature length Animasi Eksperimen Animasi Opening tune Animasi Pocket PC Animasi Telop Animasi Komik

Animasi Filler Animasi Game

Ilustrasi Tracing Ilustrasi Kartun Karikatur. Ilustrasi Binatang. Ilustrasi Kartun Strip.

Ilustrasi Manusia. Ilustrasi Komik.

Ilustrasi Wajah (potret). Ilustrasi Peraga (infogram). Animasi Filler Animasi Game

(23)

PROFESI: FOTOGRAFI, AUDIO VISUAL, MULTIMEDIA INTERAKTIF

Fotografi Pas Photo. Fotografi Keluarga.

Fotografi Kegiatan Olah Raga. Fotografi Pertunjukan Kesenian Fotografi Pernikahan. Fotografi Eksperimen CD Interaktif Public Kiosks Multimedia Database Multimedia Presentasi

(Presentasi binis, kuliah, dll) Desain Web

Videoklip

Video Pernikahan Video Dokumenter

Gambar

Ilustrasi Tracing Ilustrasi Kartun Karikatur.

Referensi

Dokumen terkait

Sebelum melakukan analisis kerusakan, dilakukan studi literatur dengan mempelajari dokumen terkait, kemudian dilakukan pemeriksaan dan pengecekan pada sub sistem seksi 100 PCP

Analisa dilakukan untuk mengetahui massa jenis dari komposit. Analisa dilakukan dengan percobaan perhitungan massa jenis pada umumnya, yaitu menghitung hasil bagi dari

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dihasilkan, dapat disimpulkan bahwa dissenting opinion dalam pemeriksaan peninjauan kembali perkara pidana pelanggaran merek

 batuk darah akan berhenti sendiri jika asal robekan pembuluh darah tidak luas tidak luas , sehingga penutupan luka dengan )epat terjadi. ekanan rendah pada sistem arteri

Demikian juga, jika setiap minor dari suatu matriks tidak positif maka matriks tersebut dikatakan matriks nonpositif total ( totally non-positive matrix ) dan jika semua

Hasil analisis data menunjukkan bahwa dinamika psikologis yang terjadi pada wanita lesbian yang ingin mengubah orientasi seksualnya yaitu termotivasi agar dapat

Perdebatan ini mencerminkan adanya perbedaan penilaian dalam memandang mana ketentuan atau aturan yang murni dari syari’at Islam dan mana ketentuan syari’at yang

Proyek EAST yang dilaksanakan selama empat tahun bertujuan untuk mempromosikan pekerjaan yang layak bagi kaum muda dan penghapusan pekerja anak, melalui pemberian paket