a) Pasal 132 ayat (7) Undang-Undang b) Pasal 17 ayat (2) Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2013 sebagaimana diubah dengan Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2014

Teks penuh

(1)
(2)

NO. HAL UNSURKEPATUHAN PERATURANTERKAIT

1 2 3 4

A. UMUM

1 CAKUPAN LAPORAN

Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (”DPD”) wajib menyerahkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (paling lambat 15 (lima belas) hari setelah tanggal pemungutan suara) berikut di bawah ini

beserta laporan-laporan lainnya yang terkait. Dilengkapi dengan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye 1) Model DK1-DPD; 2) Model DK2-DPD; 3) Model DK3- DPD; 4) Model DK4- DPD; 5) Model DK5- DPD; 6) Model DK6- DPD; 7) Model DK7- DPD; 8) Model DK8- DPD; 9) Model DK9-DPD; 10) Model DK10- DPD; 11) Model DK11- DPD; 12) Model DK12- DPD; 13) Model DK13- DPD a) Pasal 135 ayat (2) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 b) Pasal 25 ayat (1) dan ayat (2) Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2013 sebagaimana diubah dengan Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2014

c) Model DK-10 DPD

14)Copy bukti Tagihan/ Utang Bukti-bukti Transaksi Penerimaan dan Transaksi Pengeluaran

15)Pembukuan Dana Kampanye Pihak Lain

2 PERIODE PENCATATAN DAN PELAPORAN a) Pasal 132 ayat (7) Undang-Undang Nomor8Tahun2012 b) Pasal 17 ayat (2) Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2013 sebagaimana diubah dengan Peraturan KPU Nomor1Tahun2014 B PENERIMAANDAN PENGELUARANDANA KAMPANYEPEMILU 3 RKDKP 4 BATASAN MAKSIMUM SUMBANGAN

Calon Anggota DPD wajib mematuhi jumlah penerimaan sumbangan (mencakup uang, barang, dan/atau jasa yang dapat dinilai dengan uang, termasuk hutang dan diskon pembelian barang atau jasa yang melebihi batas kewajaran transaksi jual beli secara umum) yang dilaporkan dalam LPPDK tidak boleh melebihi jumlah di bawah ini):

a)Rp. 250 Juta untuk penyumbangperseorangan;

b)Rp. 500 Juta untuk

penyumbang kelompok

dan/ataubadanusahanon pemerintah.

a) Pasal 132 ayat (2)

dan ayat (3) dan

Pasal 133 ayat (1) dan ayat (2), dan ayat (3)

Undang Nomor 8

Tahun2012

b) Pasal 12, Pasal 45 ayat(2)danPasal46 Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2013 sebagaimana diubah dengan Peraturan KPU Nomor1Tahun2014

Calon Anggota DPD telah menempatkan sejumlah uang pada rekening khusus sebagai Dana Kampanye.

Berdasarkan LPPDK calon anggota DPD yang dilaporkan tidak terdapat sumbangan yang melebihi jumlah batasan maksimum yang ditentukan, sumbangan hanya berasal dari calon anggota DPD bersangkutan. Hal tersebut telah mematuhi unsur-unsur kepatuhan. LPPDK Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Ferdinandus Sentosa Nggao, S.Sos, MSi diterima tanggal 27 April 2014 pukul 14.50 WIB

dengan dilengkapi : 1) Model

DK1-DPD 2) Model DK2-DPD 3) Model DK3- DPD 4) Model DK4- DPD 5) Model DK5- DPD 6) Model DK6- DPD 7) Model DK7- DPD 8) Model DK8- DPD 9) Model DK9-DPD 10) Model DK10- DPD 11) Model DK11- DPD 12) Model DK12- DPD PATUH/TIDAKPATUH 5

Berdasarkan dokumen yang diterima calon anggota DPD telah mematuhi unsur-unsur kepatuhan tersebut.

Calon Anggota DPD wajib menempatkan Dana Kampanye berupa uang, pada Rekening Khusus Dana Kampanye Calon Anggota DPD pada bank

a) Pasal 132 ayat (3) danayat(4) Undang Nomor 8

Tahun2012 b) Pasal9danPasal10 Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2013 sebagaimana diubah dengan Peraturan KPU Nomor1Tahun2014

Berdasarkan laporan - laporan tersebut, calon anggota DPD telah mematuhi unsur-unsur kepatuhan tersebut. LAMPIRAN B.2

AUDIT KEPATUHAN

ATAS LAPORAN PENERIMAAN DAN PENGELUARAN DANA KAMPANYE CALON ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Calon Anggota DPD wajib melakukan pencatatan penerimaan dan pengeluaran Dana Kampanye dimulai sejak 3 (tiga) hari setelah ditetapkan sebagai Calon Anggota DPD dan ditutup 1 (satu) minggu sebelum penyampaian Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye kepada KAP.

FERDINANDUS SENTOSA NGGAO, S.Sos, Msi

Berdasarkan LPPDK yang dilaporkan Calon Anggota DPD periode pelaporan tanggal 1 Januari 2014 s/d 17 April 2014

Dari aspek periode pelaporan, calon anggota DPD tersebut belum mematuhi unsur-unsur kepatuhan tersebut.

(3)

NO. HAL UNSURKEPATUHAN PERATURANTERKAIT 1 2 3 4 PATUH/TIDAKPATUH 5 5 KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KE KPU(LP-1, LP-2,setor ke kas negara,

Calon Anggota DPD wajib mematuhi penyerahanlaporansebagaiberikutsesuai

dengan waktu yang telahditetapkan:

a)Penerimaan Sumbangan

a) Pasal 134 ayat (2 Undang-Undang Nomor8Tahun2012

b) Pasal 15 ayat (2),

Pasal20ayat(5)dan Pasal 22 ayat (4)

a) Telah diserahkan kepada KPU Kupang pada tanggal 1 Maret 2014

laporkeKPU PeriodeIdanPeriodeII

b)Pembukaan Rekening

KhususDanaKampanye c)Laporan Awal Dana Kampanye Peraturan KPU Nomor 17 Tahun Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2013 sebagaimana diubah dengan Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2014;

c) Surat KPU Nomor 658/KPU/IX/2013

tanggal 27

September2013

b) Telah diserahkan kepada KPU Kupang pada tanggal 5 Maret 2014.

Dilengkapidengan:

- tandaterimadariKPU

- Daftar Penerimaan

Sumbangan Dana Kampanye Periode I dan PeriodeII

- ModelDK8-DPD(lihatB.1)

- ModelDK9-DPD(LihatB.1)

d) Surat KPU Nomor 659/KPU/IX/2013

tanggal 27

September2013

e) Surat KPU Nomor 811/KPU/XI/ 2013

tanggal29November

2013;

c) Telah diserahkan kepada KPU Kupang pada tanggal 1 Maret 2014.

- Daftar Penerimaan Sumbangan Dana Kampanya Periode I dan II

6 Apabila terdapat Calon Anggota DPD menerima sumbangan yang dilarang maka wajib mematuhi ketentuansebagaiberikut:

a)Dilarang menggunakan sumbangantersebut;

b)Menyetorkan sumbangan

yang dilarang ke kas

Negara;*dan

c)Melaporkan sumbangan yangdilarang.

* Dilengkapi bukti lapor kepada KPU dan bukti Suratc) Setoran Penentuan Peneriman Negara Bukan Pajak (”SSPNBP”).

C LAPORAN AWAL DANA

KAMPANYEDANREKENING KHUSUS DANA KAMPANYE PEMILU

7 PERIODE LAPORAN PENERIMAAN AWAL

Calon Anggota DPD wajib

mematuhi lingkup waktu

pencatatan penerimaan dan pengeluaran Laporan Awal Dana Kampanye dan Rekening Khusus Dana

Kampanye,meliputi:

a) Pasal 132 ayat (6) danayat(7) Undang Nomor 8

Tahun2012;

a) Lingkup waktu

pencatatan penerimaan

danpengeluaranLaporan Rekening Khusus Dana Kampanye yang dilaporkan terhitung

sejak 3 (tiga) hari

ditetapkan sebagaiCalon Anggota DPD sampai dengan pembukaan

Rekening Khusus Dana

Kampanye. b) Pasal 17 ayat (5) Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2013 sebagaimana diubah dengan Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2014;

c) Surat KPU Nomor 69/KPU/II/ 2013 tanggal 7 Februari 2014.

a) Pembukaan Rekening Khusus dilakukan pada tanggal 31 Oktober 2013.

Berdasarkan Laporan-Laporan tersebut calon anggota DPD telah mematuhi unsur-unsur kepatuhan tersebut.

a) Pasal 131 ayat (4) Undang-Undang Nomor 8 Tahun

2012;

b) Pasal13ayat(2)dan ayat (3) Peraturan KPU Nomor 17 Tahun Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2013 sebagaimanadiubah dengan Peraturan

KPUNomor1Tahun

2014.

f) Surat KPU Nomor 860/KPU/XII/ 2013 tanggal24Desember

2013

g) Surat KPU Nomor 69/KPU/II/2013 tanggal 7 Februari 2014

Dilengkapi dengan

Berdasarkan laporan yang diterima tidak terdapat sumbangan yang dilarang sesuai dengan ketentuan, sumbangan hanya bersumber dari calon anggota DPD bersangkutan. Hal tersebut telah mematuhi unsur-unsur kepatuhan tersebut.

(4)

NO. HAL UNSURKEPATUHAN PERATURANTERKAIT

1 2 3 4

PATUH/TIDAKPATUH 5

b) Telah dilakukan sesuai ketentuan, pencatatan penerimaan dan pengeluaran Laporan Awal Dana Kampanye terhitung sejak pembukaan Rekening khusus sampai dengan tanggal 17 April 2014.

8 TANGGAL PEMBUKAAN RKDKP

Calon Anggota DPD wajib membuka dan melaporkan Rekening Khusus Dana

a)Pasal 132 ayat (4)

dan ayat (6) dan

Pasal 134 ayat (2) NAMABANK NAMA PEMILIK RKDKP Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012;

b)Pasal14ayat(1)dan

ayat(3)danPasal15

Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2013 sebagaimana diubah dengan Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2014.

a) Tanggal pembukaan RKDK calon anggota DPD adalah Tanggal 31 Oktober 2013

b) RKDK dibuka pada bank BNI (Bank Umum)

c) Nama pemilik rekening sesuai RKDK calon anggota DPD Nusa Tenggara Timur atas nama Ferdinandus Sentosa Nggao, S.Sos, Msi

Catatan:

Pastikan rekening khusus Dana Kampanye terpisah dari rekening pribadi Calon Anggota DPD .

9 CAKUPAN LAPORAN

a) Sumber perolehan saldo awal yang dicatat di DK- 8 tidak dilampirkan calon anggota DPD Penerimaan hanya bersumber dari calon anggota DPD bersangkutan.

b) Saldo awal adalah merupakan setoran awal pembukaan rekening, bukan dari sisa penerimaan dana peruntukan kampanye.

Rekening Khusus Dana

Kampanye DILENGKAPI:

Salinan DK8-DPD yang diserahkankepadaKPU

Kampanye:

a) Dimulai 3 (tiga) hari

setelah Calon Anggota DPD ditetapkan sebagai Calon AnggotaDPD dan

palinglambat14 (empat

belas) hari sebelumhari pertama jadwal pelaksanaan kampanye dalam bentuk rapat

umum.

b) Pada bank Pemerintah atau Bank bukan pemerintah yang mempunyaiperwakilandi provinsi dan/atau kabupaten/kota di seluruh wilayah Indonesia

c) Atas nama Calon Anggota DPD

b) Lingkup waktu pencatatan penerimaan dan pengeluaran Laporan Awal Dana Kampanye yang dilaporkan terhitung sejak pembukaan Rekening Khusus Dana Kampanye sampai dengan paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum hari pertama jadwal pelaksanaan Pemilu dalam bentuk rapat umum.

Calon Anggota DPD wajib

membuat Rekening Khusus

Dana Kampanye yang dilaporkanmencakup: a) Sumber perolehan saldo awal atau saldo pembukaan;

b) Rincian perhitungan

penerimaan dan pengeluaran yang sudah dilakukan sebelumnya apabila saldo awal

merupakan sisa dari

penerimaandanadengan peruntukan kampanye yang diperoleh sebelum

periode pembukaan

a) Pasal 133 ayat (3) dan Pasal 134 ayat

(2) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012; b) Pasal 16 ayat (1) Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2013 sebagaimana diubah dengan Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2014; c) ModelDK8-DPD.

Berdasarkan Laporan-Laporan tersebut calon anggota DPD telah mematuhi unsur-unsur kepatuhan tersebut.

Berdasarkan Laporan-Laporan tersebut calon anggota DPD telah mematuhi unsur-unsur kepatuhan tersebut.

Berdasarkan Laporan-Laporan tersebut calon anggota DPD telah mematuhi unsur-unsur kepatuhan tersebut.

(5)

NO. HAL UNSURKEPATUHAN PERATURANTERKAIT

1 2 3 4

PATUH/TIDAKPATUH 5

10 a) Laporan awal dana kampanye calon anggota DPD

telah dibuat (DK-9).

b) Laporan Awal Dana Kampanye (DK-9) telah dibuat, dan telah sesuai dengan ketentuan.

c) Jumlah penerimaan dan pengeluaran dana kampanye dan periode laporan telah sesuai dengan yang tercantum pada Rekening Khusus Dana Kampanye.

c) jumlah penerimaan dan pengeluaran Dana Kampanye sebagaimana tercatat dalam Rekening Khusus Dana Kampanye dari bank sejak dibuka sampai dengan paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum hari pertama jadwal pelaksanaan Kampanye Pemilu dalam bentuk rapat umum

DILENGKAPI:

Salinan DK9-DPD yang diserahkan kepada KPU

Berdasarkan Laporan-Laporan tersebut calon anggota DPD telah mematuhi unsur-unsur kepatuhan tersebut.

Calon Anggota DPD wajib

membuat LaporanAwalDana

Kampanye Pemilu yang dilaporkanmencakup: a) informasi daftar penyumbang;

b) jumlah penerimaan dan

pengeluaran Dana

Kampanye berupa uang, barang dan/atau jasa setelah tanggal pembukaan rekening

khusus sampai dengan

paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum hari pertama jadwal

pelaksanaan Kampanye

Pemilu dalam bentuk rapatumum;

a) Pasal 133 ayat (3) Undang-Undang Nomor 8 Tahun

2012;

b) Pasal19ayat(2dan Pasal 21 ayat (1) Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2013 sebagaimana diubah dengan Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2014; c) ModelDK9-DPD.

(6)

No. 1

A.

1

2 a) Tentukan kelengkapan pencatatan transaksi

penerimaan dan pengeluaran Dana

Kampanyedengancara:

1)Memilih 25% dari seluruh jumlah item transaksiyangtercantumdalamrekening KoranRekeningKhususDanaKampanye (yang mencakup penerimaan dan pengeluarandanakampanye).

1)

2)Apabila25%darikeseluruhantransaksi menghasilkanangkakurangdari30(tiga puluh) transaksi, maka yang diaudit adalah sebanyak 30 (tiga puluh) transaksi.

2)

3)Apabila jumlah keseluruhan transaksi penerimaan dan pengeluaran dana kampanyeyangtercantumdalamLADK& RKDKkurangdari30(tigapuluh),maka pengujian kelengkapan tersebut dilakukan untuk seluruh transaksi tersebut.

3)

b) menelusuri transaksi tersebut ke LPPDK untuk menentukan tercatat tidaknya transaksi tersebut dalam LPPDK.

b)

c) Jika terdapat transaksi yang tercantum dalam RKDK tetapi tidak terdapat dalam LPPDK, cantumkan dalam temuan.

c)

B.

Tanggal : 31 Oktober 2013

Transaksi yang dipilih sebanyak 30 transaksi tercatat dalam RKDK

4 Nama calon anggota DPD : Ferdinandus S. Nggao, Msi Nama dalam RKDK : Ferdinandus S. Nggao, Msi

Tentukan kesesuaian nama pemilik RKDK

tersebut dengan nama Calon Anggota PD,

denganmencantumkandalamtemuannama

3 Rekening Khusus di buka pada :

Nama Bank : Bank BNI Nomor rekening : 0316014846 Status Bank : Bank Umum

Tentukan kesesuaian status bank (umum atau bukan) di mana RKDK dibuka oleh Calon Anggota DPD dengan mencantumkan status banktersebutdalamtemuan.

LAMPIRAN B.4 LAPORAN

ATAS PROSEDUR YANG DISEPAKATI

PADA LAPORAN PENERIMAAN DAN PENGELUARAN DANA KAMPANYE

CALON ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR FERDINANDUS SENTOSA NGGAO, S.Sos, Msi

REKENINGDANAKAMPANYE

Tanda terima telah dibuat dan didokumentasikan dan kertas kerja LPPDK Calon Anggota DPD Ferdinandus Sentosa Nggao, S.Sos,MSi, telah diterima oleh KAP Henry & Sugeng pada :

Hari dan Tanggal : Minggu 27 April 2014 Waktu : Pukul 14.50 WIB Tempat : KPU Pusat Ruang

TEMUAN 5

Jumlah item transaksi yang tercantum dalam RKDK sebanyak 49 transaksi, jumlah item yang dipilih sebanyak 25 %.

Semua transaksi dalam RKDK telah tercantum dalam LPPDK.

Media Center

Jumlah transaksi yang dipilih sebanyak 30 transaksi PROSEDUR YANG DISEPAKATI

2 UMUM

Buat tanda terima untuk mencatat semua laporan dan dokumen yang diterima dari Calon AnggotaDPD

Jumlah item transaksi yang dipilih kurang dari 30 transaksi sehingga transaksi yang diaudit sebanyak 30 transaksi

(7)

No. 1

TEMUAN 5 PROSEDUR YANG DISEPAKATI

2

Berdasarkan RKDK yang dilaporkan oleh calon anggota DPD nama calon anggota dengan nama yang tercantum dalam RKDK sesuai.

denganmencantumkandalamtemuannama CalonAnggotaDPDdannamayang tercantum dalamRKDKtersebut.

(8)

No. 1

TEMUAN 5 PROSEDUR YANG DISEPAKATI

2

C. 5

a)

b)   Jika Daftar Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Calon Anggota DPD dan/atau LPPDK Calon Anggota DPD tidak memperlihatkan klasifikasi penerimaan tersebut atau berbeda dengan ketentuan, atau klasifiksi dalam DSPDK berbeda dengan klasifikasi dalam LPPDK Calon Anggota DPD, laporkan dalam temuan.

b)

 c)   c)

d) Jika terdapat pemberi sumbangan yang tidak membuat surat pernyataan, laporkan dalam temuan.

d) a)

b)  Jika terdapat ketidakakuratan matematis, laporkandalamtemuan.

b) Tidak terdapat perbedaan perhitungan matematis Penerimaan telah diklasifikasikan berdasarkan sumber penerimaan dan bentuk penerimaan dalam Daftar Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Calon Anggota DPD sebagai pendukung LPPDK. Klasifikasi penerimaan pada LPPDK dan DSPDK sebesar Rp. 84.731.771

Lainnya Rp. 0 Jumlah Rp. 84.731,771 Perhitungan kembali Rp. 84.731.771 Selisih Rp. 0 Periksa keberadaan surat pernyataan penyumbang

untuk transaksi penerimaan dana kampanye) dari Calon Anggota DPD yang memperlihatkan klasifikasi penerimaan sumbangan yang diterima dari pihak-pihak sebagai berikut:

1) perseorangan; 2) kelompok;

3) perusahaan/badan usaha nonpemerintah; 4) Lainnya (termasuk hutang dan diskon).

Laporan calon anggota DPD :

Calon anggota DPD Rp. 59.731.771

Perorangan (DK -1) Rp. 25.000.000 Kelompok (DK -3) Rp. 0

PENERIMAANDANAKAMPANYE

a)Periksa kesesuaian klasifikasi sumber penerimaan danbentukpenerimaandalam Daftar Laporan Penerimaan Sumbangan DanaKampanyeCalonAnggotaDPDsebagai pendukung LPPDK Calon Anggota DPD untuk transaksi penerimaan dana kampanye) dengan klasifikasi penerimaan menurut ketentuan yang mencakup penerimaandaripihak-pihakberikut: 1) CalonAnggotaDPDyangbersangkutan; dan

2) sumbangan yang sah menurut hukum daripihaklain.

(a) perseorangan; (b) kelompok;

(c) perusahaan/badanusaha nonpemerintah;

(d) Lainnya (termasuk hutang dan diskon)

a) Perseorangan Rp. 25.000.000 b) Kelompok Rp. 0

c) Badan Usaha Rp. 0 d) Lainnya Rp. 0

Terdapat 2 (dua) surat pernyataan penyumbang perorangan, atas nama : Mikael Ambon dan Sprianus Kambu.

Badan usaha (DK -3) Rp. 0

a) Perhitungan matamatis :

Semua penyumbang membuat surat pernyataan

Tentukan keakurasian matematis

(penjumlahan, pengurangan, dan

sebagainya) dari seluruh transaksi yang

tercantum dalam Daftar Laporan

enerimaan Sumbangan Dana Kampanye dengan cara melakukan perhitungan kembali atas keakurasian matematis tersebut.

6

Berdasarkan DSPDK, penerimaan diklasifikasikan berdasarkan :

1) Calon Anggota DPD Rp. 59.731.771 2) Sumbangan pihak lain :

(9)

No. 1

TEMUAN 5 PROSEDUR YANG DISEPAKATI

2

a)

b) Laporkan pembandingan jumlah

penerimaantersebutdalamtemuan.

b)

Uraian Nilai LPPDK Nilai DK Model

Calon anggota DPD 84.731.771 84.731.771 Perorangan 0 0 DK-1 Kelompok 0 0 DK-3 Badan usaha 0 0 DK-5 Lainnya 0 0 Jumlah 84.731.771 84.731.771 c) Jika terdapat perbedaan antara keduanya,

tanyakan alasan terjadinya perbedaan tersebut kepada Calon Anggota DPD dan melakukan verifikasi atas bukti yang terkait berdasarkan penjelasan yang diterimadariCalonAnggotaDPD

c)

d) Laporkan dalam temuan perbedaan

tersebut dan alasan perbedaan menurut Calon Anggota DPD dan hasil pencocokan dengan bukti yang diterima dari Calon AnggotaDPD.

d)

8 a) Tentukan keakurasian perhitungan jumlah

sumbangan untuk setiap penyumbang

secaraakumulatif.

a)

b) Jika terdapat perhitungan jumlah

sumbangan kumulatif untuk tiap

penyumbang yang tidak akurat, laporkan dalamtemuan.

b)

9 a) Tentukan kepatuhan terhadap sumber sumbangan yang diperbolehkan menurut ketentuan yang berlaku dengan cara

menenulusuri seluruh transaksi

penerimaan yang terncantum dalam Daftar

Laporan Penerimaan Sumbangan Dana

Kampanye ke fotokopi identitas

penyumbang.

a)

b) Jika terdapat yang tidak sesuai dengan ketentuan, laporkan fakta tersebut berikut nama dan identitas penyumbang tersebut dalamtemuan.

b)

Foto copy identitas penyumbang tidak dilampirkan, hanya ditulis nomor KTP masing-masing penyumbang

Penyumbang perorangan : (1) Mikael Ambon, Jakarta, KTP No. 31750212036450005, (2) Sprianus Kambu, Jakarta, KTP No. 31750131107450001

Tidak terdapat perbedaan antara daftar penerimaan dengan laporan LPPDK.

Tidak terdapat perbedaan antara daftar penerimaan dengan laporan LPPDK

Telah dilakukan perhitungan ulang dan perhitungan jumlah sumbangan telah akurat

Tidak terdapat perbedaan perhitungan

Bandingkan jumlah penerimaan menurut

klasifikasi penyumbangantara nilai yang

tercantum dalam Daftar Laporan

Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye

dengannilaiyangtercantumdalamLPPDK.

7 a) Perbandingan antara jumlah dalam daftar laporan

penerimaan sumbangan dengan LPPDK : Dalam daftar Rp. 84.731.771

LPPDK Rp. 84.731.771 Selisih Rp. 0

Tidak terdapat perbedaan antara daftar penerimaan dengan LPPDK

(10)

No. 1

TEMUAN 5 PROSEDUR YANG DISEPAKATI

2

10 a) Tentukan kepatuhan pencatatan transaksi

penerimaan dalam Daftar Laporan

Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye dengancara:

1)Memilih25%dariseluruhjumlahitem transaksipenerimaansecaraacakyang mewakili ketercakupan seluruh jenis penerimaan (kas dan bukan kas), klasifikasipenerimaan,danperiodeyang tercakup dalam Daftar Laporan PenerimaanSumbanganDanaKampanye

1)

2)Apabila25%darikeseluruhantransaksi menghasilkanangkakurangdari30(tiga puluh) transasi, maka yang diaudit adalah sebanyak 30 (tiga puluh) transaksi

3)Apabila jumlah keseluruhan transaksi penerimaansecara acak yang mewakili ketercakupanseluruhjenis penerimaan (kas dan bukan kas), klasifikasi penerimaan,danperiodeyangtercakup dalam Daftar Laporan Penerimaan SumbanganDanaKampanyekurangdari 30 (tiga puluh), maka pengujian kelengkapan tersebut dilakukan untuk seluruhtransaksitersebut

b)   melakukan prosedur di bawah ini atas transaksi yang dipilih tersebut:

1) Bandingkan nama dan alamat penyumbang yang tercantum dalam Daftar Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye dengan surat pernyataan penyumbang tersebut.

(a) Identitas penyumbang perorangan dibuktikan dengan surat pernyataan penyumbang perseorangan dan bukti-bukti pendukung fotokopi KTP yang masih berlaku atau identitas lain yang sah, dan fotokopi NPWP (apabila ada).

a)

(b) Identitas kelompok dibuktikan dengan surat pernyataan penyumbang

kelompok dan bukti-bukti pendukung fotokopi NPWP kelompok (apabila ada)

b)

(c) Identitas perusahaan, dan/atau badan usaha bukan pemerintah dibuktikan dengan surat pernyataan penyumbang perusahaan dan/atau badan usaha nonpemerintah dan bukti-bukti pendukung fotokopi akta pendirian dan fotokopi NPWP

c)

(d) Jika terdapat perbedaan, laporkan perbedaantersebutdalamtemuan.

d) Tidak terdapat perbedaan data penyumbang dalam modal DK-1, DK-3 dan DK-5 dengan surat pernyataan dan bukti pendukung lain.

Terdapat 2 (dua) penyumbang perorangan dan tidak melampirkan copy identitasnya, hanya ditulis nomor KTP nya, tersebut diatas.

Jumlah penyumbang perorangan sebanyak 2 penyumbang identitas yang dilampirkan sebanyak 0 penyumbang surat pernyataan penyumbang sebanyak 2 surat.

Jumlah penyumbang kelompok sebanyak 0 penyumbang identitas yang dilampirkan sebanyak 0 penyumbang surat pernyataan penyumbang sebanyak 0 surat (Nihil)

Jumlah penyumbang perusahaan sebanyak 0 penyumbang identitas yang dilampirkan sebanyak 0 penyumbang surat pernyataan penyumbang sebanyak 0 surat (Nihil)

Jumlah item transaksi yang tercantum dalam Daftar Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye sebanyak 3 transaksi jumlah item yang dipilih sebanyak 100 % dari 3 transaksi yang diaudit sebanyak 3 transaksi.

(11)

No. 1

TEMUAN 5 PROSEDUR YANG DISEPAKATI

2

 c)   Telusuri transaksi tersebut kebukti

pendukungnya serta ke RKDK untuk

memastikan keberadaan dan keakurasian pencatatantransaksitersebut.

c)

d)   Jika terdapat penerimaan yang tidak terdapat dalam RKDK dan atau tidak memiliki bukti pendukung, laporkan dalam temuan.

d)

e)   Berdasarkan bukti pendukung yang diperoleh dan diperiksa, dokumentasikan informasi transaksi tersebut dalam kertas kerja yang mencakup pada): 1) tanggal transaksi;

2) nilai transaksi;

3) nama, alamat, dan identitas (fotokopi KTP, NPWP, akta pendirian perusahaan, atau bukti identitas lainnya yang diperlukan sesuai dengan peraturan yang berlaku) dari pihak yang memberikan sumbangan;

4) jenis penerimaan (kas atau bukan kas); dan 5) klasifikasi penerimaan.

e)

 f)   Untuk sumbangan yang diterima, kirim konfirmasi positif kepada pihak yang memberikan sumbangan untuk mengkonfirmasikan keakurasian identitas pemberi sumbangan, besaran sumbangan, dan bentuk sumbangan (kas atau bentuk lainnya). Konfirmasi harus dikirimkan secara langsung oleh KAP.

f)

g)   Buat daftar konfirmasi terkait sebagai kertas kerja untuk mendokumen-tasikan pengiriman konfirmasi tersebut.

g)

h) Bandingkan informasi antara yang diterima berdasarkan jawaban konfirmasi dengan informasi yang tercatat dalam Daftar Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye.

h)

i)    Laporkan pembandingan jumlah penerimaan tersebut dalam temuan.

i)

j)    Jika terdapat perbedaan antara keduanya, tanyakan alasan terjadinya perbedaan tersebut kepada Calon Anggota DPD dan melakukan pencocokan atas bukti-bukti yang terkait berdasarkan penjelasan yang diterima dari Calon Anggota DPD.

j)

k)   Laporkan dalam temuan perbedaan tersebut dan alasan perbedaan menurut Calon Anggota DPD dan hasil pencocokan dengan bukti yang diterima dari Calon AnggotaDPD.

k)

 l)   Untuk sumbangan yang diterima dalam bentuk bukan kas, tentukan kesesuaian pencatatan nilai sumbangan berdasarkan harga pasar wajar yang berlaku pada saat sumbanganditerima.

l) Tidak terdapat perbedaan Penerimaan dalam bentuk kas.

Berdasarkan laporan LPPDK calon anggota DPD terdapat penerimaan 2 (dua) sumbangan perorangan dan calon anggota DPD bersangkutan.

Penerimaan sumbangan perorangan masing-masing sebesar Rp. 10.000.000 dan Rp. 15.000.000

Penerimaan sumbangan tersebut telah sesuai dengan yang tercantum pada LPPDK

Sumbangan perorangan atas nama : (1) Mikael Ambon, DKI Jakarta, KTP No. 31750212036450005 dan (2) Sprianus Kambu, Jakarta, KTP No. 31750131107450001

Tidak terdapat perbedaan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye.

Dalam LPPDK yang dilaporkan calon anggota DPD. Penerimaan sumbangan dana kampanye berasal dari calon anggota DPD bersangkutan dan penyumbang perorangan sebesar Rp. 84.731.771

Transaksi yang terdapat dalam RKDK bersumber dari calon anggota DPD bersangkutan dan penyumbang perorangan..

Terdapat penerimaan sumbangan dana kampanye dari perorangan, masing-masing Rp. 10.000.000 dan Rp. 15.000.000, dengan membuat surat pernyataan dan ditulis nomor KTP nya (tanpa foto copy) sebagaimana tersebut diatas.

Sumbangan perorangan atas nama : (1) Mikael Ambon, DKI Jakarta, KTP No. 31750212036450005 dan (2) Sprianus Kambu, Jakarta, KTP No. 31750131107450001

(12)

No. 1

TEMUAN 5 PROSEDUR YANG DISEPAKATI

2

m)  Jika terdapat sumbangan dalam bentuk barang dan jasa yang dicatat Calon Anggota DPD tidak berdasarkan harga pasar berdasarkan tabel tersebut, laporkan dalamtemuan. m) D. 11 a) a) 1) Operasi Rp. 84.693.013 2) Modal Rp. 0 3) Lain-lain Rp. 0 1) Operasi Rp. 0 2) Modal Rp. 0 3) Lain-lain Rp. 0

b) Jika DAPDK Calon Anggota DPD dan atau LPPDK Calon Anggota DPD tidak memperlihatkan klasifikasi pengeluaran tersebut atau berbeda dengan ketentuan, atau klasifiksi dalam DAPDK Peserta Pemilu berbeda dengan klasifikasi dalam LPPDK PesertaPemilu,laporkandalamtemuan. b) 12 a) a) Operasi Rp. 84.693.013 Modal Rp 0 Lain-lain Rp. 0 Jumlah Rp. 84.693.013 Perhitungan kembali Rp. 84.693.013 Selisih Rp. 0

b) Jika terdapat ketidak-akuratan matematis, laporkandalamtemuan. b) 13 a) a) DAPDK LPPDK Selisih b) b) Uraian Nilai LPPDK Nilai DAPDK Model Operasi 84.683.013 84.683.013 DK-7 Modal 0 0 DK-7 Lain-lain 0 0 DK-7 Jumlah 84.683.013 84.683.013  c)   Jika terdapat perbedaan antara keduanya, tindaklanjuti dengan melakukan prosedur yang menanyakan alasan terjadinya perbedaan tersebut kepada Calon Anggota DPD dan melakukan verifikasi atas bukti yang terkait berdasarkan penjelasan yang diterimadariCalonAnggotaDPD. c) Laporkan pembandingan jumlah penerimaantersebutdalamtemuan. Tidak terdapat perbedaan jumlah yang tercantum dalam DAPDK dengan LPPDK. Klasifikasi dalam DAPDK telah sesuai dengan klasifikasi dalam LPPDK. Laporan Calon Anggota DPD : Tentukan keakurasian matematis (penjumlahan, pengurangan, dan sebagainya) dari seluruh transaksi yang tercantum dalam DAPDK dengan cara melakukan perhitungan kembali atas keakurasianmatematistersebut. Tidak terdapat perbedaan perhitungan matematis Bandingkan jumlah pengeluaran menurut klasifikasi pengeluaran antara nilai yang tercantum dalam DAPDK dengan nilai yang tercantum dalam LPPDKP. Pembandingan antara jumlah dalam daftar laporan pengeluaran (DAPDK) dengan LPPDK : Rp. 84.693.013 Rp. 84.693.013 Rp. 0

Tidak terdapat perbedaan Penerimaan dalam bentuk kas.

Periksa kesesuaian klasifikasi dan bentuk pengeluaran dalam Daftar Aktivitas dan Pengeluaran Dana Kampanye Pemilihan

Umum (“DAPDK”) Calon Anggota DPD

catatan sebagai pendukung LPPDK Calon Anggota DPD untuk pengeluaran dana kampanye pemilu) dari Calon Anggota DPD

memperlihatkan dengan bentuk

pengeluaran (kas dan bukan kas) dan klasifikasi pengeluaran (pengeluaran operasi, modal, dan lain-lain) menurut ketentuan.

Berdasarkan DAPDK Calon Anggota DPD telah diklasifikasikan atas:

Jumlah kas :

Jumlah bukan kas : PENGELUARANDANAKAMPANYE

(13)

No. 1

TEMUAN 5 PROSEDUR YANG DISEPAKATI

2

14

a) Memilih 25% dari seluruh jumlah item

transaksi pengeluaran secara acak, tetapi harus mewakili ketercakupan seluruh jenis

pengeluaran (kas dan bukan kas),

klasifikasi pengeluaran (pengeluaran operasi, modal, dan lain-lain), dan periode yangtercakupdalamDAPDK

a)

b) Apabila 25% dari keseluruhan transaksi

menghasilkan angka kurang dari 30 (tiga puluh) transaksi, maka yang diaudit adalahsebanyak30(tigapuluh)transaksi

b)

c) Apabila jumlah keseluruhan transaksi

pengeluaran dana kampanye yang

tercantum dalam DAPDK kurang dari 30 (tiga puluh), maka pengujian kelengkapan

tersebut dilakukan untuk seluruh

transaksitersebut.

c)

d) melakukan prosedur di bawah ini atas transaksi yang dipilih tersebut:

d) 1) Telusuri transaksi tersebut kebukti

pendukungnya dan ke RKDK.

1)

2) Jika terdapat pengeluaran yang tidak terdapat dalam RKDK dan atau tidak memiliki bukti pendukung, laporkan dalam temuan.

2)

3) Berdasarkan bukti pendukung yang diperoleh dan diperiksa, dokumentasikan informasi yang atas transaksi tersebut yang mencakup (pada):

(a) tanggal transaksi; (b) nilai transaksi;

(c) Pihak menerima pembayaran dari Peserta Pemilu; serta

(d) sifat dan deskripsi dari transaksi.

3)

4)Untuk transaksi pengeluaran dana kampanye dalam bentuk bukan kas, tentukan kesesuaian pencatatan nilai pengeluarantersebutberdasarkanharga yang berlaku di wilayah yang bersangkutan pada saat transaksi pengeluarantersebutdilakukan.

4)

5)Jikaterdapatpengeluarandalambentuk barang dan jasa yang dicatat tidak berdasarkan harga pasar berdasarkan tabeltersebut,laporkandalamtemuan.

5)

Seluruh transaksi pengeluaran telah didukung oleh bukti pendukung yang sesuai ketentuan.

Tidak terdapat pengeluaran dalam bentuk bukan kas

Berdasarkan laporan calon DAPDK tidak terdapat pengeluaran dalam bentuk barang dan jasa. Jumlah item transaksi yang dipilih sebanyak 30 item

Jumlah yang dipilih adalah sebanyak 30 transaksi

Jumlah transaksi yang dipilih sebanyak 30 transaksi terdapat dalam DAPDK telah didukung oleh bukti transaksi.

Semua pengeluaran terdapat dalam RKDK dan terdapat bukti pendukungnya.

Tentukan keberadaan dan keakurasian pencatatan transaksi pengeluaran dalam DAPDKdengancara:

Jumlah item transaksi yang tercantum dalam Daftar Laporan Aktifitas dan Pengeluaran Dana Kampanye sebanyak 49 transaksi jumlah item yang dipilih sebanyak 30 item.

(14)

No. 1

TEMUAN 5 PROSEDUR YANG DISEPAKATI

2

6)Jikaterdapat diskonpembelian barang ataujasayang melebihibataskewajaran transaksi jual beli secara umum, tentukan kepatuhan pencatatan diskon tersebut sebagai sumbangan dan dicantumkan dalam Daftar Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye.

6)

7) Selanjutnya tentukan kepatuhan pencatatan atas sumbangan tersebut berdasarkan kriteria batasan nilai dan sumber sumbangan yang telah disebutkandiatas.

7)

E.

15 15)

SURAT REPRESENTASI DARI CALON ANGGOTADPDKEPADAKAP

Dapatkan Surat Representasi Calon Anggota DPD yang menyatakan hal yang telah diminta oleh KAP yang telah disampaikan oleh Calon Anggota DPDkepadaKAP.

Surat representasi Calon Anggota DPD atas nama Ferdinandus Sentosa Nggao, MSi belum diterima kembali.

Berdasarkan laporan calon DAPDK tidak terdapat diskon pembelian barang atau jasa yang melebihi kewajiban.

(15)
(16)

Figur

Foto copy identitas penyumbang tidak dilampirkan, hanya ditulis nomor KTP masing-masing penyumbang

Foto copy

identitas penyumbang tidak dilampirkan, hanya ditulis nomor KTP masing-masing penyumbang p.9

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :