PERLINDUNGAN HUKUM HAK-HAK KORBAN DALAM PROSES PENYELESAIAN PERKARA PIDANA Perlindungan Hukum Hak-Hak Korban Dalam Proses Penyelesaian Perkara Pidana (Studi Kasus Di Kabupaten Sukoharjo).

Teks penuh

(1)

PERLINDUNGAN HUKUM HAK-HAK KORBAN DALAM PROSES PENYELESAIAN PERKARA PIDANA

(Studi Kasus di Kabupaten Sukoharjo)

SKRIPSI

Disusun dan Diajukan untuk Melengkapi Tugas-tugas dan Syarat-syarat Guna Mencapai Derajat Sarjana Hukum pada Fakultas Hukum

Universitas Muhammadiyah Surakarta

Oleh :

WIDYA YUNI ASTOMO C 100.090.138

FAKULTAS HUKUM

(2)
(3)
(4)
(5)

v

MOTTO

”kesuksesan lebih diukur dari rintangan yang berhasil diatasi

seseorang saat berusaha untuk sukses daripada dari posisi yang telah

diraihnya dalam kehidupan.”

(Booker T. Washingtong)

“Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah (pula) kamu bersedih hati,

padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya)

jika kamu orang yang beriman.”

(QS : Ali ‘Imran:139)

“Wahai orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar menegakkan keadilan, menjadi saksi karena Allah walaupun terhadap dirimu

sendiri atau ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka

Allah lebih tahu kemaslahatannya.

Maka Janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin Menyimpang

dari kebenaran. Dan jika kamu memutarbalikkan

(kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya

Allah maha mengetahui segala apa yang kamu kerjakan.”

(6)

vi

PERSEMBAHAN

Skripsi ini, penulis persembahkan kepada:

 Allah SWT yang Maha Pengasih lagi

Maha Penyayang.

 Ayah & Ibu tercinta, yang selalu

memberi kasih sayang, nasehat, doa, serta dorongan bagi penulis dalam mewujudkan cita-cita.

 Adik-adikku, Brigda. Ervan Dwi

Pratomo, Andreyas Tri Mardika, Ulfah Nurhanna, Purno Tri Prabowo dan Juga terima kasih atas semangat dan dukungannya serta menghibur selama ini.

 Teman-temanku semua.

(7)

vii

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang Maha Pengasih serta penyayang yang telah melimpahkan segala nikmat dan karunia-Nya kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul: PERLINDUNGAN HUKUM HAK-HAK KORBAN DALAM PROSES PENYELESAIAN PERKARA PIDANA (Studi Kasus di Kabupaten Sukoharjo).

Penulis menyadari untuk menyelesaikan penyusunan skripsi ini bukanlah tugas yang mudah, dan terselesaikannya penulisan skripsi ini atas bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih banyak kepada:

1. Bapak Muchamad Iksan, S.H., M.H. selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta, yang telah menyediakan segala sarana dan prasarana sebagai penunjang, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.

(8)

viii

3. Bapak Hartanto, S.H., M.Hum. selaku Pembimbing II yang dengan kesabaran dan waktu yang diberikan di tengah kesibukan telah memberikan bimbingan, petunjuk dan arahannya dalam menyusun skripsi ini.

4. Seluruh Bapak-Ibu Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta, terima kasih banyak atas ilmu dan bimbingannya semoga nanti penulis mampu menerapkan ilmu tersebut di dunia kerja.

5. Staff/karyawan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta, terima kasih atas bantuan dan pelayanan yang diberikan kepada penulis selama ini.

6. Seluruh Bapak-Ibu dan Staff/karyawan Polres Sukoharjo, Kejaksaan Negeri Sukoharjo, dan Pengadilan Negeri Sukoharjo yang telah memberikan informasi data yang penulis butuhkan, terima kasih atas bantuan dan pelayanan yang diberikan kepada penulis selama ini.

7. Ayah dan Ibu tercinta yang merupakan inspirasi hidup dengan segala kasih sayang, nasihat serta bimbingannya selama ini.

8. Adik-adikku, Brigda. Ervan Dwi Pratomo, Andreyas Tri Mardika, Ulfah Nurhanna, Purno Tri Prabowo dan Juga terima kasih atas semangat dan dukungannya serta menghibur selama ini.

9. Teman-teman Bolo Kurowo seperjuangan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta, Imam Fahrudin (Juragan Ayam Petelur/Ndok), Indra Tri Atmoko, Kades Mawan Thohari (Wandrong BKM), Aditya Bagus Kuncoro, Serda. Muh. Imam Fajar Shodiq (Komandan motcek). Bersama kita menggila, bersama kita maraih masa depan kawan.. hehe..

(9)

ix

Yuda, Ais, Nanang, Mataram, Age, Mita, Nita, Azizah, Avita, Windi, Wulan, Nuris, Nahda, Fischa, Afif, Dandi, Ghofur, Husein, Fadhil, Arif RH, Danang, Jambi, Ibeng, Ricki dan semuanya yang tak dapat penulis sebutkan satu per satu, terima kasih atas bantuannya dan untuk segala pengalaman yang telah kalian berikan.

11. Seluruh Teman-teman Civitas Akademika Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta, Wakit, Dian, Lusi, Fitri, Mahesti, Pradewa, Chintya, Aris, bachtiar, tiwi (tiwol), Lukman, Mashita, Bagus, Andri, Titik, Reni, Retno, Ima, Bowo, Alfan, upik, dan semua yang tak dapat penulis sebutkan satu per satu, terima kasih telah mau menjadi teman saya. Hehe..

Penulis menyadari masih terbatasnya pengetahuan dan kemampuan penulis, oleh karena itu penulis menerima segala saran maupun kritik yang ditujukan kepada penulis yang bersifat membangun. Kepada semua pihak yang membantu, yang penulis tidak dapat sebutkan satu persatu, penulis ucapkan banyak terima kasih sehingga penulisan skripsi ini dapat terselesaikan, semoga Allah SWT senantiasa memberikan balasan kebaikan atas setiap amal yang kita lakukan, Amin. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat dan berguna untuk semua pembaca.

Wassalamu’alaikum. Wr. Wb.

Surakarta, 09 Desember 2013 Penulis

(10)

x BAB I. PENDAHULUAN ………...

A. Latar Belakang ………..………..

B. Perumusan Masalah………..

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian ………... D. Kerangka Pemikiran………... E. Metode Penelitian ………... F. Sistematika Skripsi ………...

1 BAB II. TINJAUAN PUSTAKA ………....

A. Tahap-Tahap Pemeriksaan Perkara Pidana Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana …………... B. Alat Bukti dan Sistem Pembuktian Dalam Perkara Pidana.. 1. Alat Bukti………..………... 2. Sistem Pembuktian dan Proses Pembuktian Dalam Perkara Pidana ……….…………... C. Pengertian Korban dan Perlindungan Korban …………... D. Proses Peradilan Pidana ………..

17 BAB III. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ………..

A. Perlindungan Hukum Hak-Hak Korban Dalam Proses Penyelesiaan Perkara Pidana di Kabupaten Sukoharjo ………... B. Kendala-Kendala Yang Timbul Dalam Perlindungan Hukum Hak-Hak Korban Dalam Proses Penyelesiaan Perkara Pidana di Kabupaten Sukoharjo ... C. Sikap dan Pandangan Aparat Penegak Hukum Mengenai Perlunya Upaya-Upaya Kongkrit Pemberian Perlindungan Hak dan Kepentingan Korban Tindak Pidana ... 1. Sikap Aparat Penegak Hukum ... 2. Pandangan Aparat Penegak Hukum ...

(11)

xi ABSTRAK

Widya Yuni Astomo, C.100090138, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta, Perlindungan Hukum Hak-Hak Korban Dalam Proses Penyelesaian Perkara Pidana (Studi Kasus di Kabupaten Sukoharjo).

Dalam hal ini penulis meneliti mengenai Perlindungan hukum hak-hak korban dalam proses penyelesaian perkara pidana (studi kasus di kabupaten Sukoharjo). Hasil penelitian dan pembahasan bahwa Perlindungan hukum hak-hak korban dalam proses penyelesaian perkara pidana yaitu dapat diberikan dalam berbagai cara, bergantung kepada penderitaan/kerugian yang diderita oleh korban, seperti kasus terhadap anak, KDRT, penganiayaan, kecelakaan lalu lintas baik luka ringan maupun meninggalnya seseorang, penipuan, penggelapan. Untuk itu penegak hukum memberikan keamanan si korban dilindungi sebaik mungkin untuk menjaga rasa aman dan kedamaiannya. Pemberian perlindungan sendiri sepenuhnya bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada saksi dan/atau korban dalam memberikan keterangan pada semua tahap proses peradilan pidana. Dengan semakin meningkatnya sifat individualisme dalam masyarakat mengakibatkan sifat kebersamaan atau kegotongroyongan dalam masyarakat semakin menurun sehingga masyarakat kurang peka dalam menghadapi kejahatan yang terjadi. Sikap dan pandangan aparat penegak hukum mengenai perlunya upaya-upaya kongkrit pemberian perlindungan hak dan kepentingan korban tindak pidana Sikap dan pandangan aparat bahwa korban adalah orang yang paling dirugikan dengan adanya tindak pidana tersebut. Sehingga sudah seharusnya posisi korban dan masyarakat dalam hukum pidana kita haruslah berada dalam sistem dan juga menjadi tujuan dari pemidanaan untuk dilibatkan dalam proses penyelesaian perkara pidana. Hal ini proses penyelesian perkara pidana pada akhirnya bermuara pada putusan hakim di pengadilan sebagaimana terjadi pada saat ini, tampak cenderung melupakan dan meninggalkan korban.

(12)

xii ABSTRACT

Widya Yuni Astomo, C.100090138, Faculty Of Law Muhammadiyah University Of Surakarta, Legal Protection of the rights of victims in the criminal case resolution process (case study in Sukoharjo district).

In this case the author examines Legal Protection of the rights of victims in the criminal case resolution process (case study in Sukoharjo district). The results and discussion that the legal protection rights of victims in the criminal case resolution process that can be given in a variety of ways, depending on the suffering/loss suffered by the victim, as in the case of children, domestic violence, assault, traffic accidents either minor injuries or death someone, fraud, embezzlement. For that law enforcement provide security of the victim are protected as best as possible to maintain a sense of security and serenity. Giving shelter themselves fully intended to give a sense of security to the witnesses and/or victims to provide information on all stages of the criminal justice process. With the increasing nature of individualism in society resulted in the nature of community or mutual cooperation within the community so that people are less sensitive to decline in the face of the crime that happened. The attitudes of law enforcement officials about the need concrete measures granting protection rights and interests of victims of crime and the attitude of officials view that the victim is the person most harmed by the criminal act. So it should be the position of the victim and the community in the criminal law we must be in the system and also the purpose of the punishment to be involved in the process of completion of the criminal case. This process adjudication criminal case ultimately comes down to the judge's decision in court, as happened in the moment, seem inclined to forget and leave the victim.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...