PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN
COOPERATIVE TEAM TWO STAY TWO STRAY
BERBASIS PRAKTIKUM
Sebagai Upaya Meningkatan Pemahaman Konsep Fisika
di SMP Negeri 1 Wuryantoro
Oleh
Dra. Erma Muflihah, M.Pd
NIP 19680121 199802 2 002
Guru IPA SMP N 1 Wuryantoro Wonogiri, Jawa Tengah
Pemerintah Kabupaten Wonogiri
Dinas PendidikanKATA PENGANTAR
Puji Syukur penulis panjatkan ke hadlirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, yang telah melimpahkan rahmat-Nya sehingga penulisan karya tulis ini dapat terselesaikan dengan baik.
Pada kesempatan ini tak lupa penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada :
1. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah beserta seluruh staf dan jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.
2. Kepala LPMP Jawa Tengah, beserta seluruh staf dan karyawan.
3. Kepala Dinas Pendidikan dan Kabupaten Wonogiri beserta seluruh staf dan karyawan.
4. Kepala SMP Negeri 1 Wuryantoro beserta staff dan seluruh karyawan. 5. Semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu yang telah rela
memberikan dukungan.
Kami menyadari bahwa karya sederhana ini masih jauh dari sempurna. Sebenarnya banyak keunggulan dan kelebihan dari model pembelajaran dengan metode TSTS, namun tidak tersampaikan dengan lengkap karena keterbatasan penulis. Semoga karya tulis ini bermanfaat bagi penulis dan pembaca.
Wonogiri, Desember 2010
Penulis
HALAMAN JUDUL ... i
BAB I PENDAHULUAN... 1
A. Latar Belakang Masalah ... 1
B. Identifikasi Masalah ... 4
C. Pembatasan Masalah ... 6
D. Perumusan Masalah ... 6
E. Tujuan Penelitian ... 7
D. Manfaat Penelitian ... 7
BAB II LANDASAN TEORI DAN PENGAJUAN HIPOTESIS ... 9
A. Landasan Teori ... 9
1. Tujuan Pendidikan Nasional ... 8
2. Pembelajaran Kooperatif dengan Praktikum ... 9
3. Metode Two Stay Two Stray... 11
4. Pemahaman Konsep Fisika ... 13
B. Penelitian yang Relevan ... 14
C. Kerangka Berpikir ... 16
BAB III METODE PENELITIAN ... 18
A. Tempat dan Waktu Penelitian ... 18
B. Metode dan Rancangan Penelitian ... 18
C. Populasi, Sample dan Teknik Sampling ... 18
D. Teknik dan Alat Pengumpulan Data ... 19
E. Validasi Data ... 19
F. Teknik Analisis Data ... 19
G. Indikator Kinerja ... 20
H. Prosedur Penelitian ... 21
BAB IV LAPORAN HASIL DAN PEMBAHASAN ... 25
A. Analisis Tingkat Keaktifan Siswa... 25
B. Peningkatan Pemahaman Konsep Fisika ... 27
C. Analisis Perubahan Suasana Kelas ... 29
BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI ... 31
A. Simpulan ... 31
B. Rekomendasi ... 31
C. Saran ... 32
DAFTAR PUSTAKA ... 33
LAMPIRAN ... 34
Tabel.1.1 Nilai rata-rata Ulangan Umum Semester 2 ... 2
Tabel. 4.1 Hasil Tanggapan Siswa tentang Proses Pembelajaran Fisika ... 25
Tabel. 4.2 Skor Tanggapan Siswa tentang Proses Pembelajaran Fisika ... 26
Tabel. 4.3 Nilai Ulangan harian Fisika Siklus I dan II ... 27
Gambar.2.1 Bagan Proses PTK ... 16
Gambar.2.2 Bagan Kerangka Berfikir ... 16
Gambar.4.1. Grafik Skor tanggapan siswa tentang proses Pembelajaran Fisika
pada Siklus 1 dan 2 ... 27
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN
COOPERATIVE TEAM TWO STAY TWO STRAY
BERBASIS PRAKTIKUM
Sebagai Upaya Meningkatan Pemahaman Konsep Fisika
di SMP Negeri 1 Wuryantoro
Oleh :
Dra. Erma Muflihah, M.Pd Guru Fisika SMP Negeri 1 Wuryantoro Wonogiri
Jawa Tengah
ABSTRAK
Indra Djati Sidi (2001, h.27) menulis: “….sebuah metode yang lebih cocok bagi para siswa di masa sekarang ini adalah mutlak mesti ditemukan, untuk kemudian diterapkan. Apapun istilah metode tsebut tidak menjadi soal, asalkan ia lebih menekankan peran aktif para siswa”.
Sampai saat ini Fsika merupakan pelajaran yang sulit. Hal ini terjadi juga di SMP Negeri 1 Wuryantoro. Hal ini mengisyaratkan adanya suatu permasalahan yang perlu dicari jalan keluarnya. Untuk itu dicoba diatasi dengan menawarkan model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan harapan dapat meningkatkan pemahaman konsep Fisika khususnya siswa kelas 2. Uji coba model pembelajaran ini bertujuan untuk : 1) meningkatkan kemampuan belajar siswa; 2) meningkatkan pemahaman materi Fisika siswa kelas IX yang ditandai dengan peningkatan prestasi hasil belajar dalam upaya peningkatan ketuntasan belajar siswa
Langkah pertama diawali dengan evaluasi proses pembelajaran pada semester I yang meliputi suasana kelas pada saat proses pembelajaran Fisika berlangsung, mengadakan wawancara, observasi, evaluasi nilai tes UH I, dengan tujuan untuk mengetahui penyebab rendahnya prestasi belajar mata pelajaran Fisika. Kemudian disusun langkah-langkah selanjutnya, sesuai dengan identifikasi masalah dan intervensi yang digunakan. Untuk keperluan tersebut sesuai permasalahan yang muncul, tindakan dilakukan dalam Dua Siklus:
Berdasarkan pembahasan dan kajian secara mendalam, diperoleh suatu kesimpulan bahwa Model Two Stay Two Stray ( TSTS ) dapat: 1) meningkatkan pemahaman konsep Fisika siswa; 2) meningkatkan kemampuan berkomunikasi, Study kemampuan belajar, dan kemampuan personal dan sosial siswa; 3) mendorong peningkatan aktifitas siswa selama proses pembelajaran; 4) mendorong upaya pengikisan kesenjangan antar siswa dan antara guru dan siswa; 5) merubah suasana kelas lebih kondusif untuk pembelajaran Fisika; dan 6. Model TSTS merupakan alternatif yang cukup ideal dalam proses pembelajaran Fisika.