• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENELITIAN 7/5/2021 LAPORAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PENELITIAN 7/5/2021 LAPORAN"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

7/5/2021 LAPORAN

PENELITIAN

UPAYA PIMPINAN DALAM MENEKAN ANGKA MAHASISWA DROP OUT DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA, UIN SUNAN AMPEL SURABAYA, DAN UIN MATARAM

Ketua:

Prof. Dr. H. Ali Mudlofir, M. Ag Anggota:

Dr. Lilik Huriyah, M.Pd.I Ahmad Fauzi, M.Pd

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL SURABAYA

2021

(2)

1 | P a g e BAB I.

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Mahasiswa adalah satu elemen penting dalam penyelenggaraan pendidikan di Perguruan Tinggi. Sehingga dalam proses akreditasi, terdapat satu standar khusus Mahasiswa dan Lulusan. Keberadaan mahasiswa dipotret mulai dari jumlah mahasiswa, daya tampung, ikut seleksi, lulus seleksi, melakukan registrasi, mahasiswa transfer, mahasiswa asing, Indeks Prestasi Kumulatif, alumni, hingga mahasiswa Drop Out (DO).

Akhir-akhir ini banyak perguruan tinggi ternama di Indonesia yang telah menDrop- Out mahasiswanya dalam jumlah besar. Salah satu diantaranya adalah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Melalui Surat Keputusan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Nomor 154 Tahun 2019 tanggal 4 Maret 2019, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah men-DO 828 mahasiswa.

1

Meskipun setelah menuai banyak kritik, akhirnya Rektor UIN Jakarta, Amany Burhanuddin Umar Lubis mencabut SK Mahasiswa DO tersebut.

2

Sebelumnya, pada 2014 Rektor UIN Alauddin Makasar mengeluarkan SK Rektor Nomor 342 tahun 2014 yang memecat atau men-DO 702 mahasiswanya.

3

Bahkan ditahun yang sama, Perguruan Tinggi ternama di Jawa Timur, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya telah mendrop-out 3.920 mahasiswa, dari jumlah seluruh mahasiswa 20.000.

4

Angka yang sangat tinggi dan fantastis. Jawa Timur memang menduduki rangking ketiga dari 10 provinsi dengan angka tertinggi mahasiswa DO.

Sepuluh provinsi dengan persentase mahasiswa DO tertinggi tahun 2017 adalah Bengkulu, Kepulauan Riau, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Banten, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, dan diurutan terakhir DI Yogyakarta.

5

1 news.co, Diduga tak mampu Benahi Database Mahasiswa, Rektor UIN Jakarta Korbankan Ratusan Mahasiswanya, artikel dalam https://86news.co/2019/08/03/diduga-tak-mampu-benahi-database-mahasiswa- rektor-uin-jakarta-korbankan-ratusan-mahasiswanya/, diakses pada 8 Agustus 2019.

2 JLonline, Usai Menuai Kritik, Rektor UIN Jakarta Cabut SK DO Mahasiswa, artikel dalam http://www.journoliberta.com/2019/08/usai-menuai-kritik-rektor-uin-jakarta.html?m=1, diakses pada 10 Agustus 2019.

3 Arham, dkk, Penerimaan Diri pada Mahasiswa Drop Out, Jurnal Psikoislamedia, Volume 2, Nomor 1, tahun 2017 hal. 2.

4 JPNN.COM, 3 Ribu lebih Mahasiswa ITS kena DO, artikel dalam https://www.jpnn.com/news/3-ribu-lebih- mahasiswa-its-kena-do, diakses pada 9 Agustus 2019.

5 Lokadata, 10 Provinsi dengan persentase mahasiswa Drop ut (DO) Tertinggi tahun 2017, artikel dalam https://lokadata.beritagar.id/chart/preview/10-provinsi-dengan-persentase-mahasiswa-drop-out-do-tertinggi- 1519122848, diakses tanggal 8 Agustus 2019.

(3)

2 | P a g e Demikian pula yang terjadi dengan UIN Sunan Ampel Surabaya. Pada proses Asesmen Lapangan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi tanggal 7-9 Maret 2019, terdapat temuan jumlah mahasiswa DO UIN Sunan Ampel Surabaya mencapai angka 14

% dari jumlah seluruh mahasiswa 15.891 orang. Artinya sejumlah 2.225 mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya telah Drop Out pada tahun 2018.

6

Angka yang sangat jauh untuk mendapatkan nilai akreditasi A pada butir jumlah mahasiswa DO. Untuk mendapatkan nilai A, maka jumlah mahasiswa DO sebuah perguruan tinggi maksinal 5%

dari jumlah seluruh mahasiswa.

Oleh karena itu sangat diperlukan penelusuran lebih jauh terkait mahasiswa DO.

Perlu digali lebih lanjut informasi tentang peta mahasiswa DO, faktor yang mempengaruhinya, upaya pimpinan dalam menekan angka Mahasiswa DO, serta dampaknya terhadap masa studi mahasiswa. Mengingat kasus mahasiswa DO ini terjadi di banyak Perguruan Tinggi di tanah air, dan sangat pentingnya untuk segera dicarikan solusinya, maka diperlukan potret mahasiswa DO sekala nasional. Melalui penelitian ini, penulis mencoba untuk menggali, menemukan, mengeksplor, memaparkan dan menganalisis kasus terkait mahasiswa DO di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, dan UIN Mataram.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latarbelakang masalah sebagaimana dipaparkan sebelumnya, maka rumusan masalah peneliti ini adalah sebagai berikut:

1. Bagaimanakah peta mahasiswa Drop Out di UIN Jakarta, UIN Surabaya, dan UIN Mataram?

2. Bagaimanakah upaya pimpinan dalam menekan angka mahasiswa Drop Out di UIN Jakarta, UIN Surabaya, dan UIN Mataram?

3. Apa faktor pendukung dan penghambat upaya pimpinan dalam menekan angka mahasiswa Drop Out di UIN Jakarta, UIN Surabaya, dan UIN Mataram?

C. Tujuan Penelitian

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan:

1. Memetakan mahasiswa DO di UIN Jakarta, UIN Surabaya, dan UIN Mataram.

6 Berita Acara Asesmen Lapangan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi UIN Sunan Ampel Surabaya, 9 Maret 2019.

(4)

3 | P a g e 2. Mendeskripsikan Upaya Pimpinan dalam menekan angka mahasiswa DO di UIN

Jakarta, UIN Surabaya, dan UIN Mataram?

3. Menemukan dan mengeksplor dampak penekanan angka mahasiswa DO terhadap masa studi mahasiswa di UIN Jakarta, UIN Surabaya, dan UIN Mataram

D. Penelitian Terdahulu

Kajian dengan tema mahasiswa Drop Out adalah hal yang sangat menarik untuk dibahas.

Ad banyak peneliti yang melakukan penelitian tentang mahasiswa Drop Out, masa studi mahasiswa, putus kuliah, dan lain sebagainya. Beberapa penelitian tersebut antara lain:

1. Penelitian Fadjrian, dkk yang berjudul Identifikasi Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Mahasiswa Putus Kuliah di IPB angkatan 2008 menggunakan Analisis Survival. Penelitian ini berangkat dari fenomena mahasiswa Drop Out IPB menembus angka 10% dari jumlah keseluruhan mahasiswa tahun 2008. Penelitian ini memotret data mahasiswa DO atau putus kuliah sebagai data survival dengan menggunakan metode nonparametric dan metode semiparametrik yang hasil keduanya tersebut saling melengkapi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa secara umum fungsi survival dan fungsi hazard mahasiswa IPB angkatan 2008 dengan metode nonparametric memiliki nilai maksimum pada akhir semester 2 untuk proses Drop Out dan akhir semester 5 untuk proses mengundurkan diri. Hal ini sesuai dengan jumlah mahasiswa yang mengalami Drop Out dan mengundurkan diri meningkat pada semester 2 maupun semester 5. Model ini menghasilkan kesimpulan pada respon drop out menghasilkan model terbaik dengan tiga peubah penjelas yaitu jenis kelamin, IPK dan fakultas. Mahasiswa laki-laki memiliki peluang lebih cepat drop out dari pada mahasiswa perempuan. Proses mengundurkan diri dipengaruhi nilai IPK mahasiswa, serta perbedaan mahassiswa DO tidak terlalu besar untuk masing-masing fakultas.

7

2. Penelitian Arham S, dkk yang berjudul “Penerimaan Diri pada Mahasiswa Drop Out”,

telah mendeskripsikan sikap mahasiswa dalam menerima keberadaan dirinya yang drop out. Di sini juga dipetakan faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta akibat dari drop out tersebut. Penulis mengambil subjek mahasiswa yang telah didrop-out dari kampusnya dengan berbagai masalah yang ada. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 13 orang mahasiswa. Data penelitian berupa transkrip verbatim yang dianalisis dan dibagi kedalam kategori-kategori yang telah ada. Untuk

7 Fadjrian, dkk, Identifikasi Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Mahasiswa Putus Kuliah di IPB angkatan 2008 menggunakan Analisis Survival, Xplore, 2013, Vol. 2 (1), Departemen Statistika FMIPA IPB.

(5)

4 | P a g e memperoleh kesimpulan penelitian secara optmal, maka dijabarkannya terlebih dahulu keberadaan mahasiswa dorp out tersebut secara rinci. Mulai dari pemilahan secara karakteristik seperti keyakinan, kemampuan dan kepercayaan diri mahasiswa drop out. Sampai pada pertanggungjawabam dan perasaan yang tidak secara terus- menerus menyalahkan diri sendiri. Dari paparan tersebut dapat disimpulkan, bahwa faktor yang mempengaruhi penerimaan diri mahasiswa drop out bermula dari factor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal dipengaruhi oleh lingkungan sosial, sedangkan faktor internal dipicu oleh pemikiran, perasaan dan pandangan terhadap diri sendiri. Mengenai akibat dari penerimaan diri, juga terpilah kedalam dua hal;

pertama, dampak yang positif dan yang kedua adalah dampak yang negatif seperti perasaan malu dan kecewa. Untuk membangkitkan kembali dirinya, diharapkan lingkungan keluarga dan masyarakat mau mengetahui dan memahami apa yang sedang dialami mahasiswa drop out, serta mampu memberikan cara penyikapan dan jalan keluarnya.

8

3. Penelitian Mega Khoirunnisak, dkk yang berjudul Pemodelan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Mahasiswa Berhenti Studi (Drop Out) di Institusi Teknologi Sepuluh Nopember Menggunakan Analisis Bayesian Mixture Survival. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Pertama, Mayoritas mahasiswa drop out pada semester kedua dan keempat, dengan rata-rata nilai IPK dan TPB mahasiswa yang drop out masing- masing adalah 1,7908 dan 1,3635. Sebanyak 49,8% mahasiswa drop out berusia 18 tahun dimana 338 mahasiswa dari 434 yang drop out berasal dari wilayah Jawa Timur. Prosentase mahasiswa drop out yang berasal dari sekolah negeri adalah sebesar 77% dengan pekerjaan orang tua terbanyak adalah pegawai negeri dengan penghasilan mayoritas antara 500.000-2.500.000, dari 434 mahasiswa, 281 orang masuk melalui jalur SNMPTN dan 28,8% adalah mahasiswa FTSP. Kedua, Faktor- faktor yang berpengaruh signifikan terhadap berhenti studi mahasiswa di ITS adalah perbedaan usia, perbedaan asal daerah mahasiswa, perbedaan penghasilan orang tua, perbedaan fakultas mahasiswa, perbedaan jalur masuk, serta perbedaan nilai IPK dan nilai TPB. Ketiga, Mahasiswa FMIPA cenderung lebih lambat untuk drop out sebesar 10,7296 kali dibandingkan mahasiswa FTI pada model mixture pertama.

9

8 Arham S, dkk, Penerimaan Diri Pada mahasiswa Drop Out, Psikoislamedia, Jurnal Psikologi, Vol. 2, No. 1, 2017, hal 1.

9 Mega Khoirunnisak, dkk, Pemodelan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Mahasiswa Berhenti Studi (Drop Out) di Institusi Teknologi Sepuluh Nopember Menggunakan Analisis Bayesian Mixture Survival, tt.

(6)

5 | P a g e 4. Penelitian Inggit Hastawijaya yang berjudul Prediksi Mahasiswa Drop Out

Berdasarkan Klasifikasi Administratif. Penelitian ini dilatarbelakangi hasil pengamatan peneliti terhadap masa studi mahasiswa di Prodi Sistem Informasi Fakultas Teknik UN PGRI Kediri. Admin prodi seringkali tidak mengetahui siapa saja mahasiswa yang dalam kegiatan perkuliahan ada beberapa data administratif yang belum dilengkapi. Penelitian ini menggunakan metode naïve bayes untuk melakukan prediksi pada mahasiswa di Program Studi Sistem Informasi. Hasil dari penelitian ini membuat aplikasi prediksi mahasiswa drop out untuk Program Studi Sistem Informasi dengan mengimplementasikan metode naïve bayes berbasis dekstop. Disamping itu juga, program ini dapat menjadi acuan menerapkan metode naïve bayes sebagai salah satu contoh metode pemecahan masalah dengan membuat aplikasi prediksi mahasiswa drop out berdasarkan klasifikasi administratif untuk Program Studi Sistem Informasi.

10

G. Penelitian Afen Prana Utama Sembiring, dkk yang berjudul “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengunduran Diri Mahasiswa dengan Aplikasi Data mining Add-Ins Studi Kasus pada STMIK Mikroskil”. Melalui basis data SIPT penulis mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengunduran diri mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai NEM yang sangat rendah dan nilai STTB yang sedang mempengaruhi pengunduran diri mahasiswa, disamping faktor lainnya.

Nilai ini merupakan gambaran dari kemampuan mereka mengikuti pelajaran baik di bangku sekolah maupun di bangku kuliah. Dri penelitian ini dapat dibuktikan bahwa mahasiswa yang “drop out” karena mengundurkan diri kebanyakan mereka yang memiliki nilai Ujian Nasional rendah, meskipun nilai ujian sekolahnya lebih baik sedikit dibandingkan dengan nilai Ujian Nasional.

11

H. Sistematika Pembahasan

Penelitian ini disajikan dalam lima bab. Pada bab I (pendahuluan) diuraikan sebagai paparan awalan untuk memberikan deskripsi perihal penelitian. Disamping berisi tentang latarbelakang masalah, identifikasi dan batasan masalah, di dalamnya juga berisi rumusan masalah, tujuan penelitian, serta kegunaan dari penelitian ini. Disamping itu

10 Inggit Hastawijaya, Prediksi Mahasiswa Drop Out Berdasarkan Klasifikasi Administratif, Skripsi, UNiversitas Nusantara PGRI Kediri, 2017.

11 Afen Prana Utama Sembiring, dkk, Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengunduran Diri Mahasiswa dengan Aplikasi Data mining Add-Ins Studi Kasus pada STMIK Mikroskil, Medan: JSM STIMIK Mikroskil, Vo;.14, No. 2 Oktober 2013, hal. 139

(7)

6 | P a g e juga dijelaskan secara detil mengenai metode penelitian, serta penelitian terdahulu dan sistematika pembahasan.

Sedangkan bab II, menguraikan landasan teori. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan justifikasi ilmiah yang menunjang keabsahan dari penelitian, yang sekaligus menjadi sebuah landasan teoritis dari penelitian tersebut. Di sini diuraian teori dari Program Kegiatan Peningkatan Kualitas SDM Perguruan Tinggi, serta bagaimana melakukan langkah-langkah antisopasi untuk menurunkan tingginya angka mahasiswa drop out, dan dampak penekanan angka mahasiswa DO terhadap masa studi mahasiswa di Perguruan Tinggi.

Bab III berisi metode penelitian. Dalam bab ini dipaparkan tentang jenis dan pendekatan penelitian, objek penelitian, sumber data penelitian, teknikpengumulan data, Teknik analisis data, serta Teknik pengecekan keabsahan data.

Sedangkan pada bab IV, adalah berisi tentang hasil penelitian dan analisisnya.

Dengan uraian tersebut diharapkan masyarakat di lingkungan perguruan tinggi bisa memperoleh penjelasan secara rinci dari temuan penelitian, sehinga dapat dipergunakan untuk menelaah dan mengantisipasi dari masing-masing pergurua tinggi yang memiliki angka mahasiswa drop out tinggi. Pada bab inilah diuraikan sajian data hasil penelitian lapangan tentang peta mahasiswa DO, bagaimana langkah-langkah antisipatif untuk menekan angka Mahassiwa DO, serta dampaknya terhadap masa studi mahasiswa di UIN Jakarta, UIN Surabaya dan UIN Mataram. Selanjutnya data penelitian yang telah dipaparkan dianalisis. Analisis data meliputi analisis peta mahasiswa DO, upaya menekan angka Mahassiwa DO, serta dampaknya terhadap masa studi mahasiswa di UIN Jakarta, UIN Surabaya dan UIN Mataram.

Bab V adalah penutup, yang dimaksudkan untuk memudahkan pembaca

mengetahui secara ringkas hasil penelitian, dan potensi kelanjutan penelitian. Bab

terakhir ini berisi kesimpulan, hasil temuan konseptual dan implikasi teoritiknya, serta

keterbatasan studi dan rekomendasi.

(8)

7 | P a g e BAB II.

KAJIAN TEORI

A. Mahasiswa Drop Out

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kalimat drop out diartikan “keluar atau tidak menyelesaikan studi hingga akhir. Dari makna tersebut dapat disimpulkan bahwa mahasiswa drop out adalah mahasiswa yang tidak menyelesaikan studi hingga akhir atau keluar atau putus kuliah. Keberadaan mahasiswa Drop Out adalah sesuatu yang sangat tidak diharapkan oleh kampus/perguruan tinggi, mahasiswa, maupun orang tua mahasiswa. Nilai akreditasi sebuah Program Studi atau perguruan tinggi bisa jatuh karena faktor tingginya mahasiswa DO.

B. Faktor yang mempengaruhi Mahasiswa Drop Out

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan seorang mahasiswa Drop Out. Fajar online, 2014, menyebutkan diantaranya; mahasiswa yang nilai IPKnya kurang dari 2,00, atau mereka yang tidak sanggup membayar SPP. Ada pula dari mereka yang melakukan pelanggaran dari aturan yang ada, karena faktor keluarga, lingkungan, serta faktor pergaulan. Faktor kurangnya motivasi belajar, kualitas layanan pendidikan yang rendah, kondisi sosial ekonomi, minimnya minat dalam mengikuti mata kuliah tertentu, atau kurang memadainya fasilitas dan faktor-faktor pendukung proses perkuliahan juga bisa menjadi penyebab terjadinya mahasiswa drop out (Hasbullah, 2008).

Pengunduran diri atau yang lazim disebut drp out, sebagaimana diuraikan Afen, bisa pila disebabkan orangtua yang berpindah tugas, atau karena mahasiswa tersebut yang dipindahkerjakan, atau memutuskan berhenti kuliah, serta kurang berminatnya dalam mengikuti mata kuliah.

12

Selain dikarenakan faktor tersebut, masih ada beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan mahasiswa Drop Out, seperti adanya faktor perbedaan usia dan asal daerah dari masing-masing mahasiswa. Ternasuk pula faktor berbedanya penghasilan orangtua, perbedaan fakultas mahasiswa, perbedaan jalur masuk, serta perbedaan nilai IPK dan nilai TPB.

13

12 ibid

13 Khoirunnisak, M., Iriawan, N, 2012, Pemodelan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Mahasiswa Berhenti Studi (Drop Out) di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Menggunakan Analisis Bayesian Mixture Survival, http://digilib.its.ac.id/public/ITSUndergraduate-13372-Paper.pdf, tanggalakses : 15 Maret 2012.

(9)

8 | P a g e C. Upaya dalam Menekan Angka Mahasiswa Drop Out

Mahasiswa putus kuliah atau Drop out adalah sesuatu yang tidak diharapkan oleh semua pihak. Pimpinan Universitas, fakultas, jurusan ataupun program studi pasti akan melakukan berbagai upaya untuk menekan angka mahasiswa Drop Out. Beberapa upaya yang bisa dilakukan dalam menekan angka mahasiswa DO antara lain:

1. Melakukan tahapan-tahapan pembenahan akademik. Mulai dari perbaikan Aturan Akademik, agar dapat menyesuaikan dengan SIAKA Online yang digunakan, sampai dengan penempatan operator akademik di Fakultas-fakultas, agar SIAKA Online bisa berjalan dengan baik, mulai dari pengelolaan KRS, pengelolaan jadwal kuliah, pengelolaan mata kuliah, pengelolaan absensi sampai dengan pengelolaan nilai.

14

2. Optimalisasi Dosen Wali atau Dosen penasehat akademik.

3. Mengidentifikasi secara dini faktor-faktor yang menyebabkan Mahasiswa DO dengan menggunakan Analisis Survival.

15

4. Melakukan pemetaan awal mahasiswa DO dengan menggunakan Analisis Bayesian Mixture Survival.

16

5. Upaya melindungi hak mahasiswa atas pendidikan. Undang-Undang no 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi tidak mengatur masalah DO atau skorsing mahasiswa. Akna tetapi UU Dikti memberikan otonomi yang luas pada para pejabat kampus untuk mengatur rumah tangganya. Sedangkan pada Permenristekdikti no. 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi hanya mengatur batas masa studi. Sehingga ada peluang bagi pihak pejabat kampus untuk memberikan hak pendidikan pada mahasiswanya.

17

14 Ridwan Andi Kambau, UIN Alaudin Kampus Tanpa “Drop Out”, dalam http://www.uin- alauddin.ac.id/index.php?module=detailopini&id=3

15 Fadjrian, dkk, Identifikasi Faktor-faktor, 140.

16 Mega Khoirunnisak, dkk, Pemodelan Faktor-faktor, 8.

17 Jarkam: Lindungi mahasiswa dari DO dan Skorsing, artikel dalam https://medium.com/kolumnar/jarkam- lindungi-mahasiswa-dari-do-dan-skorsing-1d92b60598ee

(10)

9 | P a g e BAB III.

METODE PENELITIAN

A. Jenis dan Pendekatan Penelitian

Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun jenis penelitiannya adalah penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini, peneliti memahami makna yang mendasari tingkah laku partisipan, mendeskripsikan latar dan interaksi yang kompleks, mengeksplorasi untuk mengidentifikasi tipe-tipe informasi, dan mendeskripsikan fenomena pemetaan, upaya pimpinan dalam menekan angka mahasiswa DO, serta dampak upaya penekanan angka mahasiswa DO terhadap masa studi mahasiswa di UIN Syarif Hidayatulah Jakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, dan UIN Mataram.

B. Obyek Penelitian

Obyek Penelitian dalam penelitian ini adalah Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, dan UIN Mataram. Ketiga obyek ini dipilih karena mempunyai perhatian yang tinggi terhadap penanganan Mahasiswa DO. Ketiga obyek ini juga mempunyai kesamaan status institusi, yakni Universitas Islam Negeri, serta dianggap mewakili perguruan tinggi di wilayah Indonesia Barat (UIN Jakarta), Indonesia Tengah (UIN Surabaya), dan Indonesia Timur (UIN Mataram).

C. Sumber Data Penelitian

Sumber data utama dalam penelitian kualitatif ini adalah kata-kata dan tindakan,

selebihnya adalah dokumen. Kata-kata dan tindakan peneliti dapatkan dari berbagai

informan, antara lain Rektor, Wakil Rektor Bidang Akademik, Ketua Lembaga

Penjaminan Mutu, Dekan Fakultas, Direktur Pascasarjana, Kepala Pusat Pengembangan

Mutu Mahasiswa, Dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan dan beberapa pihak yang

terkait dengan upaya penekanan angka mahasiswa DO di UIN Syarif Hidayatullah

Jakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, dan UIN Mataram. Sedangkan sumber data

dokumen berupa dokumen terkait teori dan dokumen upaya penekanan angka Mahasiswa

DO di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, dan UIN Mataram.

(11)

10 | P a g e D. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi, observasi dan wawancara mendalam (indepth interview). Teknik dokumentasi digunakan peneliti untuk mengumpulkan data mengenai catatan, transkip, buku, notulen rapat, agenda tentang data profil lembaga, profil mahasiswa, program penanganan mahasiswa menjelang DO, program Kelulusan mahasiswa tepat waktu, jadwal, serta hal-hal terkait dengan upaya penurunan angka mahasiswa DO.

Selanjutnya teknik observasi digunakan peneliti untuk mengumpulkan data tentang beberapa bentuk pelaksanaan kegiatan sebagai upaya pimpinan dalam menekan angka mahasiswa DO. Sedangkan teknik pengumpulan data wawancara mendalam digunakan oleh peneliti untuk mendapatkan data terkait peta dan sebaran mahasiswa Drop Out, upaya pimpinan dalam menekan angka mahasiswa DO, serta dampak upaya menekan angka mahasiswa DO terhadap masa studi mahasiswa di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, dan UIN Mataram.

E. Teknik Analisis Data

Teknik analisis data yang peneliti gunakan disini merujuk pada Miles dan Huberman, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi (Miles, Huberman 2014: 16). Dalam tahapan reduksi data, peneliti menggolongkan, mengarahkan, membuang yang tidak perlu, dan mengorganisasi data. Selanjutnya peneliti menyajikan data yang telah direduksi, sehingga bisa menemukan pola-pola hubungan yang bermakna dari data penelitian yang dipaparkan. Setelah itu, Peneliti menarik kesimpulan dengan cara membuat pola makna tentang berbagai peristiwa yang terjadi pada upaya pimpinan dalam menekan angka mahasiswa DO di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, dan UIN Mataram.

F. Pengecekan Keabsahan Data

Untuk menjamin data penelitian ini valid dan sah, maka peneliti menggunakan berbagai teknik, yakni triangulasi, perpanjangan masa pengamatan, serta pembahasan dengan orang lain (Peer debriefing).

(12)

11 | P a g e

(13)

12 | P a g e BAB IV.

PAPARAN DATA PENELITIAN

A. Paparan data Penelitian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

1. Peta mahasiswa Drop Out di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Mahasiswa Drop Out di UIN Syarif Hidayatullah tidak saja terdapat pada semester akhir atau semester 15 saja. Mahasiswa Drop Out terjadi pula pada mahasiswa di tahun awal dan tahun pertengahan dalam masa studinya. Pada tahun akademik 2019/2020 berikut adalah data mahasiswa Drop Out Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagaimana tergambar pada table 4.1.

Tabel 4.1. Peta Mahasiswa Drop Out Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Tahun Akademik 2019/2020

N o

TH TOTAL

ANGK KESELURUHAN

SMT

JUR REGESTRA

SI

TIDA K AKTI

F

LULU S

D O

CUT I

MENGUNDURK AN DIRI

AKTI F

1 PAI 958 27 223 65 0 2 641

2 PBA 668 17 119 51 0 1 480

3

INDONESI

A 669 14 120 38 1 1 495

4 INGGRIS 745 24 144 60 0 3 513

5 IPS 767 26 178 39 0 0 524

6 MTK 575 12 87 21 0 1 454

7 BIOLOGI 489 16 84 46 0 6 337

8 KIMIA 546 14 78 35 0 2 417

9 FISIKA 478 14 101 41 0 5 317

10 MP 614 13 130 42 1 1 427

11 PGMI 710 21 147 33 0 1 508

12 P.ANAK 564 25 71 30 0 0 438

JUMLAH

7.783 223 1.482 50 1

2

23

5.551

(14)

13 | P a g e Agar dapat dibaca dan diketahui dengan mudah program studi mana yang paling banyak dan paling sedikit mahasiswa Drop Outnya, maka akan terlihat dengan jelas pada diagram batang dibawah ini:

Diagram 1. Jumlah Mahasiswa Drop Out Semua Program Studi di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Terdapat tiga kategori prodi, yakni prodi dengan jumlah mahasiswa DO rendah yakni antara 20-35 mahasiswa DO. Kedua, prodi dengan jumlah Mahassiwa DO sedang, yakni mempunyaimahasiswa DO dengan jumlah antara 36 hingga 5o mahasiswa, dan prodi dengan kategori jumlahmahasiswa DO yang tinggi, yani prodi dengan jumlah mahasiswa DOP diatas 50 mahasiswa. Secara lebih detail dapat dilihat pada table dan diagram dibawah ini:

Tabel 4.2.

No Program Studi Kategori Jumlah Mahasiswa DO

Rendah Sedang Tinggi

1 PAI

2 PBA

3 INDONESIA

4 INGGRIS

5 IPS

6 MATEMATIKA

7 BIOLOGI

8 KIMIA

0 10 20 30 40 50 60 70

PAI PBA IND INGR IPS MTK BIO KIMIA FISIKA MP PGMI P.ANAK

(15)

14 | P a g e

9 FISIKA

10 MANAJEMEN PENDIDIKAN

11 PGMI

12 PENDIDIKAN ANAK

JUMLAH 4 5 3

Gambar 4.2. Persentase tingkat jumlah mahasiswa DO semua program Studi Di FTK UIN Jakarta

2. Upaya pimpinan dalam menekan angka mahasiswa Drop Out di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

3. Faktor pendukung dan penghambat upaya pimpinan dalam menekan angka mahasiswa Drop Out di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

33%

42%

25%

Sales

RENDAH SEDANG TINGGI

(16)

15 | P a g e DAFTAR PUSTAKA

Abdullah, M. Amin. Problem Epistemologis-Metodologis Pendidikan Islam. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar, 1998.

Ajzen, Icek. Attitudes, Personality, and Behaviour. London: Open University Press, 2005.

Amartyakul, P., Factors Affecting Graduate Students’ Decision to Drop Out, International Journal of Arts & Sciences, Vol.07(02). 2011.

Anastoos, Christopher M. “Humanistic Psychology and Ecopsychology”, The Humanistic Psychologist, 26:1-3, 1998, 3-4. DOI: 10.1080/08873267. 1998.9976963.

Andersen, Lorin W. Assessing Affective Characteristic in the Schools. Boston: Allyn and Bacon, 1981.

Chaplin, J.P., Kamus Psikologi, Jakata: PT. Rajawali Pers, 2011.

Cronbach. L.J., Educational Psychology, New York: Harcourt, Brace & World, Inc. 1963.

Creswell, J.W., Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing among five tradition, California: Sage Publication, Inc. 2007.

Darajat, Zakiyah. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara, 1992.

Degeng, I Nyoman Sudana. Buku Pegangan Teknologi Pendidikan-Pusat Antar Universitas untuk Peningkatan dan Pengembangan Aktivitas Instruksional Universitas Terbuka.

Jakarta: Universitas Terbuka, Depdikbud RI, Dirjen Dikti, 1993.

Depag RI, al - Qur’an dan Terjemahnya. Bandung: CV. Penerbit J-Art, 2005.

Eveline dan Siregar. Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Ghalia Indonesia, 2010.

Gerben W. Dekker, “Predicting Students Drop Out: A Case Study”, In International Conference on Educational Data Mining, Cordoba, Spain, 41-50, 2009.

Gottman, John dan Joan DeClaire, Kiat-Kiat Membesarkan Anak Yang Memiliki Kecerdasan Emosional, terj. T Hermaya. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 1997.

Habib, Z., Comparison of Drop Out between community model schools and govt. Girls Primari School in the Punjab, Interdisciplinary Journal of Contemporary Research in Business, Vol. 3 (8), 2011.

Hamidi, Metode Penelitian Kualitatif “Pendekatan Praktis Penulisan Proposal dan Laporan Penelitian”, Malang. UMM Press, 2010.

Hasbullah, R., Faktor-faktor penyebab Drop Out mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang, Karawang: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM). 2008.

Hertati, D. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Putus Studi (Drop Out) Mahasiswa

Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur (Tugas Akhir tidak

dipublikasikan). Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”. 2009.

(17)

16 | P a g e Hidayat, Komaruddin. “Kata Pengantar” dalam Fuaduddin & Cik Hasan Bisri (ed.).

Dinamika Pemikiran Islam di Perguruan Tinggi. Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1999.

Ina, DO akibat Salah Jurusan. (online) www.edukasi.kompas.com , 23 April 2015.

Khoirunnisak, M.Iriawan, N., Pemodelan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Mahasiswa Berhenti Studi (Drop Out) di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Menggunakan Analisis Bayesian Mixture Survival, http://digilib.its.ac.id/public/ITSUndergraduate- 13372-Paper.pdf , 2012.

Kolb, Alice Y. dan David A. Kolb, “Learning Styles and Learning Spaces: Enhancing Experiential Learning in Higher Education” dalam Academy of Management Learning

& Education, Vol. 4, No. 2 (June, 2005), published by Academy of Management.

Landau, Jacqueline and Gavriel Meirovich, “Development of Students' Emotional Intelligence: Participative Classroom Environments in Higher Education”, Academy of Educational Leadership Journal, volume 15, number 3, September 2011.

Miles, Matthew B, A. Michael Huberman, dan Johnny Saldana. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Edisi 3. London: Sage Publication Inc., 2014.

Mulyati, S. Penerapan Fuzzy Inference System (FIS) dengan metode mamdani pada system prediksi mahasiswa berhenti studi (Drop Out). Jurnal Teknik Informatika Universitas Pamulung. 2003.

Muslihati. “Penerapan Pembelajaran Melalui Pengalaman pada Perkuliahan Konseling Multibudaya”. Disertasi-- Universitas Negeri Malang, 2011.

Nazir, M. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia, 2003.

Sagala, Syaiful. Konsep dan Makna Pembelajaran untuk Membantu Memecahkan Problematika Belajar dan Mengajar. Bandung: Alfabeta, 2009.

Sarah Yulianti Purnama, Tingginya angka Drop Out di Indonesia, artikel dalam https://kumparan.com

S.B. Kotsiantis, C.J.Pierrakeas, and P.E. Pintelas, “ Preventing Students DropOut in Distance Learning Using Machine learning Techniques”, In International Conference on Knowledge-Based Intelligent Information & Engineering Systems, Oxford, 2003.

Sembiring, A&Mbayak, G., Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi pengunduran diri mahasiswa dengan aplikasi data mining ADD-INS studi kasus pada stimik mikroskil, JSM STIMIK Mikroskil. Vol. 14 (2). 2013.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. 2013.

Suparno, P. Reformasi Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius, 2002.

(18)

17 | P a g e Tampubolon, D.P. Perguruan tinggi bermutu “Paradigma baru manajemen Pendidikan

Tinggi menghadapi tantangan abad ke-21”. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

2001.

https://86news.co/2019/08/03 dengan artikel berjudul “Diduga tak mampu Benahi database Mahasiswa Rektor UIN Jakarta Korbankan Ratusan mahasiswanya” (diakses 10 Agustus 2019)

http://www.journoliberta.com/2019/08/ artikel dengan judul “Usai Menuai Kritik, Rektor UIN Jakarta Cabut SK DO Mahasiswa (diakses 10 Agustus 2019)

10 Provinsi dengan persentase mahasiswa drop-out DO tertinggi dalam

http://lokadata.beritagar.id/chart/preview/ (eksisting 652 kata)

(19)

18 | P a g e

LAMPIRAN

1. SK Rektor UINSA Tahun 2021 tentang Penerima Bantuan Penelitian Tahun 2021

2. Surat Ijin Penelitian

3. Surat Keteranagn Telah Melakukan Penelitian 4. Pedoman Interview Penelitian

5. Instrumen Penelitian

(20)

19 | P a g e

LAMPIRAN 1. SK Rektor UINSA tentang Penerima Bantuan Penelitian

1.

(21)

20 | P a g e

(22)

21 | P a g e

(23)

22 | P a g e

(24)

23 | P a g e

LAMPIRAN 2. Panduan Interview Penelitian

NO RUMUSAN

MASALAH

PERTANYAAN PENELITIAN DITUJUKAN

KEPADA I Bagaimanakah peta

mahasiswa Drop Out di UIN Jakarta, UIN Surabaya, dan UIN Mataram?

1. Bagaimanakah ketentuan Mahasiswa Drop OUT (DO) di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Jakarta, UIN Surabaya dan UIN Mataram?

2. Berapa jumlah mahasiswa DO di Fakultas Tarbiyah UIN Jakarta, UIN Surabaya, dan UIN Mataram?

3. Berapakah persentase jumlah mahasiswa DO laki laki dan perempuan di Fakultas Tarbiyah UIN Jakarta, UIN Surabaya, dan UIN Mataram?

4. Berapa perbandingannya antara mahasiswa DO laki- laki dan perempuan?

5. Siapa yang lebih cepat DO, mahasiswa laki-laki apa perempuan? (bisa dianalisis dari dokumen)

6. Berapa jumlah mahasiswa DO semester 1? (disinyalir diterima sebagai mahasiswa baru akan tetapi tidak melakukan daftar ulang)

7. Berapa jumlah mahasiswa DO semester 2? (disinyalir sengaja mengikuti perkuliahan satu semester agar adek kelas sekolahnya tidak kena black list)

8. Berapa jumlah mahasiswa DO semester 5? (disinyalir tidak mencapai 44 sks atau nilai IPK dibawah 2,00) 9. Berapa jumlah mahasiswa DO semester 15? (melebihi

batas waktu studi 14 semester)

10. Berapa jumlah mahasiswa DO semester 3,4,6-13?

11. Berapakah jumlah mahasiswa DO tiap-tiap program studi?

12. Program studi apa yang paling banyak mahasiswa DOnya? Mengapa demikian/ apa penyebabnya?

13. Program Studi apa yang paling sedikit mahasiswa Donya? Mengapa demikian/ apa penyebabnya?

Kepala

Bagian/Kepala

Sub Bagian

Akademik

(25)

24 | P a g e 14. Mahasiswa DO dari jalur masuk apa? (SNMPTN,

SBMPTN, SPAN PTKIN, UM PTKIN, mandiri atau lainnya?

15. Berapakah jumlah dan persentase mahasiswa DO dari jalur masuk SNMPTN, SBMPTN, SPAN PTKIN, UM PTKIN, mandiri atau lainnya?

16. Berapa nilai IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) mahasiswa DO? Berapa IPK paling rendah, berapa IPK paling tinggi? Berapa rata-rata IPK mahasiswa DO?

17. Apa faktor penyebab mahasiswa DO?

18. Apa faktor penyebab yang paling dominan mahasiswa DO?

19. Bagaimana solusinya dalam mengatasi faktor penyebab mahasiswa DO?

20. Apa pekerjaan orang tua mahasiswa DO? (latar belakang ekonomi orang tua mahasiswa)

II Bagaimanakah Upaya Pimpinan dalam menekan angka mahasiswa Drop Out di UIN Jakarta, UIN Surabaya, dan UIN Mataram?

1. Apa yang dilakukan pimpinan dalam menekan angka mahasiswa DO?

2. Siapa/bagian apa yang menangani atau mahasiswa DO?

3. Siapa saja yang terlibat dalam menekan angka mahasiswa DO?

4. Bagaimana frekuensi/periodik program penanganan mahasiswa DO?

5. Apa kendala dalam melaksanakan upaya penekanan angka mahasiswa DO?

6. Bagaimana cara mengatasinya?

7. Apakah ada warning di sistem akademik bagi mahasiswa yang akan DO? (semester akhir?)

8. Bagaimana mekanisme pemberian warning pada mahasiswa yang akan terkena DO?

9. Bagaimana peran dosen wali dalam upaya penekanan angka mahasiswa DO?

Dekan,

Wakil Dekan, Gugus Kendali Mutu,

Program Studi

(26)

25 | P a g e 10. Bagaimana peran Lembaga Penjaminan Mutu tingkat

universitas dalam menekan angka mahasiswa DO?

11. Bagaimana peran Gugus Kendali Mutu dalam menekan angka mahasiswa DO?

12. Bagaimana frekuensi/periodisasi program penekanan angka mahasiswa DO dari LPM dan GKM?

13. Apakah pimpinan melakukan tahapan-tahapan pembenahan akademik agar enekan angka DO?

14. Apakah pimpinan melakukan upaya optimalisasi Dosen Wali atau Dosen penasehat akademik dalam emnekan angka mahasiswa DO?

15. Apakah pimpinan melakukan pemetaan awal terhadap mahasiswa DO?

16. Apakah pimpinan mengidentifikasi secara dini faktor-faktor yang menyebabkan Mahasiswa DO serta menganalisisnya?

17. Apakah pimpinan berupaya melindungi hak mahasiswa atas Pendidikan? (bagi mahasiswa DO?

Surat pengantar/ transkrip nilai, dll) III Apa faktor

pendukung dan penghambat upaya pimpinan dalam menekan angka mahasiswa Drop Out di UIN Jakarta, UIN Surabaya, dan UIN Mataram?

1. Apa faktor pendukung implementasi upaya pimpinan dalam menekan angka mahasiswa DO?

2. Faktor (pendukung) apa yang paling dominan?

Mengapa demikian?

3. Apa ada perbedaan faktor pendukung antara satu program studi dengan program studi yang lainnya?

Apa perbedaannya?

4. Apa faktor penghambat implementasi upaya pimpinan dalam menekan angka mahasiswa DO?

5. Faktor (penghambat) apa yang paling dominan?

Mengapa demikian?

6. Apa ada perbedaan faktor penghambat antara satu program studi dengan program studi yang lainnya?

Apa perbedaannya?

Dekan,

Wakil Dekan, Gugus Kendali Mutu,

Program Studi

(27)

26 | P a g e 7. Solusi apa yang telah diambil untuk mengatasi faktor

penghambar tersebut?

8. Apa harapan Fakultas terhadap kasus/fenomena mahasiswa DO ke depan?

Untuk Pertanyaan Nomor I (BU KABAG LPTK) bisa dibuatkan Tabel seperti berikut ini:

DATA MAHASISWA DROP OUT FTK UIN MATARAM TAHUN AKADEMIK 2019/2020

No Nama Mahasiswa

NIM Semester Jenis Kelamin Program Studi

Jalur Masuk

Capaian SKS

Rata -rata IPK

Penyebab DO

Pekerjaan Orang Tua

1 Dani D000023 14 Laki-laki Mandiri

reguler

100 3,00 kerja Wiraswasta

2 Siti D000124 5 perempuan SNMPTN 60 3,2 menikah Wiraswasta

3 …

4 …

5 dst

Gambar

Tabel 4.1. Peta Mahasiswa Drop Out Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif  Hidayatullah Jakarta Tahun Akademik 2019/2020
Diagram 1. Jumlah Mahasiswa Drop Out Semua Program Studi   di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Gambar 4.2. Persentase tingkat jumlah mahasiswa DO semua program Studi   Di FTK UIN Jakarta

Referensi

Dokumen terkait

Pada halaman ini diberikan gambar contoh anatomi wayang Arjuna sebagai wayang bokongan kemudian jenis gelung rambut yang dipakai yaitu Supit Urang , jenis mata yaitu

Frekuensi relatif tertinggi (FR) di Stasiun I yaitu jenis Rhizophora mucronata untuk kategori pohon, pancang dan semai yaitu dengan nilai frekuensi relatif

Jamur tiram putih yang ditanam dalam substrat jerami padi menunjukkan perbedaan yang nyata dalam percepatan pembentukan miselium. Pada substrat jerami padi menunjukkan

Sifat penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah deskriptif analitis. Penelitian ini memusatkan perhatian kepada masalah-masalah yang ada saat penelitian ini dilakukan,

Berupa analisis jalannya program dan pemilihan model yang sesuai untuk diimplementasikan pada data masing-masing kriteria. Subsistem ini berperan dalam

Kemudian pada jenis histopatologi, stadium kanker, keterlibatan LVSI, baik yang telah mendapatkan kemoterapi adjuvan maupun tidak, diketahui bahwa pasien kanker

Pada perusahaan yang bergerak dalam sektor financial instution atau institusi pembiayaan tidak terdapat pengaruh yang signifikan tingkat suku bunga (SBI) terhadap yield