PERBEDAAN KINERJA GURU YANG TELAH BERSERTIFIKASI DENGAN NON SERTIFIKASI DI KOTA Perbedaan Kinerja Guru Yang Telah Bersertifikasi Dengan Non Sertifikasi Di Kota Surakarta.

16 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

i

PERBEDAAN KINERJA GURU YANG TELAH

BERSERTIFIKASI DENGAN NON SERTIFIKASI DI KOTA

SURAKARTA

SKRIPSI

Diajukan kepada Fakultas Psikologi Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana (S-1) Psikologi

Oleh :

NURMANSYAH FACHRUROZI

F 100 080 089

FAKULTAS PSIKOLOGI

(2)

ii

PERBEDAAN KINERJA GURU YANG TELAH

BERSERTIFIKASI DENGAN NON SERTIFIKASI DI KOTA

SURAKARTA

SKRIPSI

Diajukan kepada Fakultas Psikologi Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana (S-1) Psikologi

Diajukan Oleh :

NURMANSYAH FACHRUROZI

F 100 080 089

FAKULTAS PSIKOLOGI

(3)
(4)
(5)

v

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama :NURMANSYAH FACHRUROZI

NIM : F 100 080 089

Fakultas/ Jurusan : Psikologi

Judul :

PERBEDAAN KINERJA GURU YANG

TELAH BERSERTIFIKASI DENGAN NON SERTIFIKASI DI

KOTA SURAKARTA

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan segala kesungguhan. Apabila dilain waktu ditemukan hal-hal yang bertentangan dengan pernyataan saya, maka saya bersedia menerima konsekuensinya.

Surakarta, 21 Oktober 2014 Yang Menyatakan,

(6)

vi MOTTO

“Mulailah! Karena langkah pertamamu adalah hal terpenting dalam langkah-langkahmu selanjutnya.”

(Penulis)

“Sesungguhnya ALLAH tidak merubah sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”

(7)

vii

PERSEMBAHAN

Kata sederhana ini penulis persembahkan untuk:  Ibu, Bapak penulis tersayang, terimakasih telah

mendidik dan selalu mendoakan penulis disetiap waktu.

(8)

viii

KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Segala puja dan puji syukur kehadirat ALLAH SWT, yang telah memberikan segala nikmat-NYA kepada kita semua, kita sebagai manusia tidak sanggup untuk menghitung seberapa besar nikmat yang telah ALLAH berikan kepada kita semua. Bantuan dan dorongan dari berbagai pihak mengacu semangat dan keinginan penulis untuk segera menyelesaikan penyusunan skripsi ini, oleh karena itu dengan segenap ketulusan hati penulis mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada :

1. Bapak Taufik Kasturi, M.Si, Ph.D, selaku dekan fakultas psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta yang telah memberikan ijin penelitian kepada penulis.

2. Bapak Setiyo Purwanto, S. Psi, M.Si, selaku dosen pembimbing utama sekaligus dosen pembimbing akademik yang telah berkenan meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan, arahan dan nasehat kepada penulis dari awal hingga akhir penulisan skripsi ini.

3. Ibu Dra. Partini, M.Si selaku dosen penguji pendamping I yang telah bersedia meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan dan arahan kepada penulis.

(9)

ix

5. Bapak dan ibu dosen fakultas psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta yang telah memberikan bekal ilmu kepada penulis.

6. Bapak dan Ibu staf tata usaha fakultas psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta yang telah membantu kelancaran kepada penulis.

7. Ibu Mulyani dan Bapak Ma’mun tersayang, terimakasih telah memberikan semangat dan dukungan serta senantiasa mengiringi setiap langkah penulis dengan doa.

8. Adik-adik tersayang, (Almh) Dek Ria,peluk kangen buatmu. Dek Lita, terimakasih telah memberikan semangat, dukungan dan doa.

9. Bapak Sugianto selaku ketua MGMP Bahasa Jawa tingkat SMP di Kota Surakarta serta segenap guru yang tergabung dalam MGMP bahasa Jawa tingkat SMP di Kota Surakarta.

10.Saudara-saudara keluarga besar KaMaPsi, SUOF, terimakasih telah menjadi sahabat buat penulis dalam setiap suka dan duka.

11.EGP Big Family , Sorteen , Jupri dan thole

12.Kak Pandu Wibisono, S.Psi yang telah meluangkan sedikit waktu dan pikirannya.

(10)

x

Semoga Allah SWT memberikan pahala dan berkah bagi ktia semua dan semoga karya sederhana ini dapat bermanfaat bagi kita semua meskipun penulis sadar karya ini masih jauh dari kesempurnaan.

Jazakumullahu khairan katsiron.Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Surakarta, 21 Oktober 2014

(11)

xi DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN SAMPUL DEPAN ... i

HALAMAN JUDUL ... ii

HALAMAN PERSETUJUAN ... iii

HALAMAN PENGESAHAN ... iv

HALAMAN PERNYATAAN ... v

HALAMAN MOTTO ... vi

HALAMAN PERSEMBAHAN ... vii

(12)

xii

C.Perbedaan guru yang telah sertifikasi dengan guru yang belum sertifikasi ... 24

D.Hipotesis ... 27

BAB III. METODE PENELITIAN... 28

A. Identifikasi Variabel Penelitian ... 28

B. Definisi Operasional Variabel ... 28

C. Subjek Penelitian ... 29

D. Alat Pengumpulan Data ... 30

E. Validitas dan Reliabilitas ... 31

F. Metode Analisis Data ... 32

BAB IV. LAPORAN PENELITIAN ... 33

A. Persiapan Penelitian ... 33

B. Pelaksanaan Penelitian ... 35

C. Hasil Analisis Data ... 37

D. Pembahasan ... 39

(13)

xiii

A. Kesimpulan ... 42 B. Saran ... 42 DAFTAR PUSTAKA

(14)

xiv

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Blue print skala kinerja ... 31 Tabel 2. Susunan Aitem Skala kinerja Sebelum Uji Coba ... 35 Tabel 3. Susunan Aitem Skala kinerja yang Valid dan Gugur Setelah

Uji Coba ……….. 37

(15)

xv

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran – Lampiran ... 45

Lampiran A. Skala Penelitian ... 46

Lampiran B. Validitas dan Reliabilitas Skala Kinerja ... 47

Lampiran C. Uji Asumsi ... 48

Lampiran D. Hasil t-test ... 49

Lampiran E. Norma Pengkategorian ... 50

(16)

xvi

PERBEDAAN KINERJA GURU YANG TELAH BERSERTIFIKASI DENGAN

NON SERTIFIKASI DI KOTA SURAKARTA

Nurmansyah Fachrurozi*

Setiyo Purwanto

oziekopieng18@gmail.com

Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta

Kinerja guru merupakan elemen penting dalam pendidikan, selain itu juga merupakan penentu tinggi rendahnya kualitas pendidikan. Kinerja guru dilakukan oleh guru dalam melaksanakan tugas seorang guru sebagai pendidik. Bahasa jawa yang merupakan bahasa sehari-hari bagi warga Solo dan sekitarnya membuat pelajaran bahasa jawa dipandang sebelah mata oleh peserta didik. Maka menjadi tugas guru untuk mempunyai kompetensi dan kualitas yang tinggi sehingga hal tersebut dapat meningkatkan pula kinerja guru dalam mengajar. Oleh karenanya guru sendiri dituntut memiliki kinerja yang tinggi sehingga dengan kinerja yang tinggi mampu meningkatkan kualitas sumber daya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Kajian yang dilakukan berbagai pihak terkait dengan sertifikasi sebenarnya menegaskan bahwa terdapat harapan yang besar pula baik dari masyarakat maupun pemerintah terhadap kualitas pendidikan di Indonesia melalui program tersebut Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kinerja guru yang bersertifikasi dengan guru yang belum bersertifikasi, sehingga penulis mengajukan hipotesis ada perbedaan kinerja pada guru yang telah bersertifikasi dengan yang belum bersertifikasi.

Populasi dalam penelitian ini adalah anggota MGMP bahasa jawa tingkat SMP di Kota Surakarta, yang hadir berjumlah 60 guru, dimana 36 guru telah tersertifikasi dan

24 guru belum tersertifikasi. Teknik pengambilan sampel dengan insidental sampling.

Alat ukur yang digunakan untuk mengungkap variabel-variabel penelitian menggunakan skala kinerja sedangkan teknik analisis data menggunakan uji t independent sample t-test.

Berdasarkan hasil analisis data, diperoleht sebesar -0,319 dengan p = 0,751 (p <

0,05). Hal tersebut berarti tidak ada perbedaaan kinerja antara guru yang sudah tersertifikasi dengan guru yang belum tersertifikasi. Artinya hipotesis yang diajukan ditolak, dimana rerata rerata perbedaan sebesar 154,47 untuk guru yang telah tersertifikasi dan 152,96 untuk guru yang belum tersertifikasi. Rerata hipotetik variabel kinerja diperoleh rerata empirik (RE) sebesar 153,87 dan untuk rerata hipotetik sebesar 117,5. Hal tersebut berarti kinerja tergolong tinggi. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan kinerja antara guru yang telah tersertifikasi dengan guru yang belum tersertifikasi.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...