• Tidak ada hasil yang ditemukan

BUKU PANDUAN SMS AIR Indonesia Tim Indon

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "BUKU PANDUAN SMS AIR Indonesia Tim Indon"

Copied!
85
0
0

Teks penuh

(1)

BUKU PANDUAN

SMS AIR Indonesia

Tim Indonesia WATER SMS Project

(2)

BUKU PANDUAN

SMS AIR Indonesia

Penulis:

Widiyarti

Alfan

Alva Siregar

(3)

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta

Lingkup Hak Cipta Pasal 2 :

1. Hak Cipta merupakan hak eksekutif bagi Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya, yang timbul secara otomatis setelah suatu ciptaan dilahirkan tanpa mengurangi pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku

Ketentuan Pidana Pasal 72 :

1. Barangsiapa dengan sengaja atau tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 49 ayat (1) dan ayat (2) dipidana dengan pidana penjara masing-masing paling singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp. 1.000.000.00 (satu juta rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 5.000.000.000.00 (lima milyar rupiah).

(4)

dimaksud pada ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 500.000.000.00 (lima ratus juta rupiah).

BUKU PANDUAN SMS AIR Indonesia

Oleh: Widiyarti, Alfan & Alva Siregar

Hak Cipta © 2013 pada Penulis

Penyunting : Awan Diga Aristo

Ilustrasi & Penata Letak : Widiyarti

Hak Cipta dilindungi oleh undang-undang. Dilarang memperbanyak atau memindahkan sebagian atau seluruh isi buku ini dalam bentuk apapun, baik secara elektronis maupun mekanis, termasuk memfotocopy, merekam, atau dengan sistem penyimpanan lainnya, tanpa izin tertulis dari penulis.

Penerbit:

PATTIRO| Pusat Telaah dan Informasi Regional

Jl. Intan No. 81 Cilandak Barat Jakarta Selatan12430 Indonesia

Telp. : +62 21 7591 5498

Web : http://www.pattiro.org

E-mail : [email protected]

Cetakan Pertama, 1 Februari 2013

Tim Indonesia WATER SMS Project BUKU PANDUAN SMS AIR Indonesia

Jakarta; PATTIRO (Pusat Telaah dan Informasi Regional), 2013 x + 56 hlm.; 14,8 cm x 14,8 cm

(5)

KATA PENGANTAR

Dalam kehidupan sehari-hari, air merupakan hal yang penting bagi masyarakat, khususnya air bersih. Sementara akses masyarakat terhadap pasokan air bersih dan juga informasi layanan berkaitan dengan air bersih masih minim dan seringkali tidak menjangkau seluruh masyarakat

Siapa akan menerima buku panduan ini? Kapan akan menerima buku panduan?

Apa manfaat dari buku panduan untuk mereka? Apa tujuan Kalian, atau hasil yang diinginkan?

Isi itu cukup untuk bermanfaat stakeholder-stakeholder, untuk berhasil yg diinginkan?

(6)

dengan ikut berpartisipasi dalam melaporkan dan menginformasikan kondisi pelayanan air seperti kurangnya pasokan air, kebocoran, pencurian air, kualitas air dan lain-lain melalui sistem layanan SMS AIR di wilayahnya masing-masing. Buku panduan ini juga diperkaya dengan muatan

informasi mengenai strategi keberlanjutan, strategi

sosialisasi dan pembelajaran yang berhasil penggunaan platform yang serupa di berbagai belahan dunia dalam perbaikan pelayanan publik dengan melibatkan partisipasi publik.

Semoga buku panduan ini memberi guna dan manfaat bagi pembaca secara luas dalam memahami sistem SMS AIR .

Januari 2013

Tim penyusun

(7)

KATA PENGANTAR...iii

DAFTAR ISI...iv

DAFTAR GAMBAR...vii

DAFTAR TABEL...viii

DAFTAR SINGKATAN...ix

BAGIAN I : AIR DAN KITA...1

Apa permasalahan air yang sering dihadapi oleh masyarakat?...1

Apa penyebab terjadinya permasalahan tadi?...1

Apakah harapan kita terhadap pengelolaan air?...3

Solusi apa saja yang dapat menjadi alternatif untuk mengatasinya?...4

BAGIAN II : STAKEHOLDER AIR DAN PERANNYA...6

Siapakah sajakah aktor penting dalam pengelolaan air bersih?...7

Apa pentingnya peran aktor-aktor ini dalam memastikan mutu layanan dan ketersediaan air bersih?...9

(8)

BAGIAN III : LAYANAN SMS AIR...16

Apakah layanan SMS AIR ini?...17

Apakah tujuan adanya layanan Ini?...18

Bagaimana memanfaatkan layanan SMS AIR?...19

Penggunaan data dan informasi SMS AIR?...20

Siapa Target Program SMS AIR?...27

Dimanakah layanan ini dapat diterapkan?...27

Bagaimana cara berkontribusi pada layanan SMS AIR?....30

BAGIAN IV : KEBERLANJUTAN LAYANAN SMS AIR...32

Apakah layanan ini penting untuk terus diterapkan dalam pelayanan publik? Mengapa?...32

Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keberlanjutan SMS AIR?...33

Kapandan dimana Layanan SMS AIR diterapkan?...41

BAGIAN V : BENTUK SOSIALISASI...42

Apa yang harus disosialisasikan?...42

Mengapa harus disosialisasikan?...42

(9)

Siapakahyang mensosialisasikan layanan ini?...44

Bagaimana alternatif bentuk media osialisasinya?...45

Bagaimana cara untuk mensosialisasikan layanan SMS AIR? ... 48

Contoh-contoh media sosialisasi...49

BAGIAN VI : Best Practise di Berbagai Negara...51

Wilayah Afrika...51

Wilayah Asia...52

Wilayah Amerika...53

(10)

DAFTAR GAMBAR

(11)

Gambar 13. Website penerapan sistem layanan masyarakat di Kenya...51 Gambar 14. Website penerapan sistem layanan masyarakat di Jepang...53 Gambar 15. Website penerapan sistem layanan masyarakat di Amerika Serikat...54

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Alternatif Bentuk Sosialisasi untuk

(12)

DAFTAR SINGKATAN

BPLHD Badan Pengelola Lingkungan Hidup

BUMD Badan Usaha Milik Daerah

CBO Community Base Organization

CC Community Center

CSO Civil Society Organization

CSR Community Social Responsibility

Dinkes Dinas Kesehatan

DPRD Dewan Pertimbangan Rakyat Daerah

HIPPAM Himpunan Pengusaha Penyelenggara Air Minum

LSM Lembaga Swadaya Masyarakat

(13)

PATTIRO Pusat Telaah dan Informasi Regional

PDAM Perusahaan Daerah Air Minum

Pemda Pemerintah Daerah

PSDA Pengelola Sumber Daya Alam

Ponsel Telepon Seluler

PU Pekerjaan Umum

SMS Short Message Services

USAID United State Agency for International

(14)

BAGIAN I : AIR DAN KITA

Apa masalah yang kita hadapi di sektor air bersih?

Apa permasalahan air yang sering dihadapi oleh

masyarakat?

Sumber air telah mengalami penurunan baik secara jumlah maupun mutunya. Permasalahan air di lingkungan perkotaan antara lain pencemaran di sumber-sumber air, kekeringan karena musim kemarau yang berkepanjangan, rusaknya infrastruktur air seperti kebocoran pipa penyaluran PDAM, pencurian air di pipa-pipa layanan PDAM, meteran air rusak, dan lain-lain

Apa penyebab terjadinya permasalahan tadi?

(15)

atau secara kolektif di masyarakat yang berada di lingkungan pemerintahan, industri dan perumahan. Tanpa adanya suatu perbaikan perilaku, baik secara individu maupun kolektif, maka permasalahan tersebut tidak akan terselesaikan, sehingga kebutuhan akan adanya layanan air bersih

perkotaan menjadi suatu hal yang sulit untuk didapatkan.

Kualitas Air Buruk

Tidak Terlayani

Krisis Air Pencemaran

Pencurian Air

Kebocoran Pipa Air

(16)

Gambar 1. Permasalahan air di lingkungan kita.

Apakah harapan kita terhadap pengelolaan

air?

(17)

Infrastruktur Air Terawat Air bersih berlimpah

Lingkungan sehat Layanan air alternatif

Tidak ada pencemaran Tidak ada pencurian air

Gambar 2. Mimpi kita terkait air bersih.

Solusi apa saja yang dapat menjadi alternatif untuk

mengatasinya?

(18)
(19)

BAGIAN II : STAKEHOLDER AIR DAN PERANNYA

Siapakah aktor utama dalam sektor air bersih perkotaan?

Perusahaan

Dinas-dinas DPRD &

Pemerintah Daerah

CSO/LSM

(20)

Gambar 3. Kolaborasi berbagai pihak untuk lingkungan air lebih baik.

Siapakah sajakah aktor penting dalam pengelolaan

air bersih?

Pemerintah daerah (Pemda) kabupaten/kota memiliki tugas dan wewenang memimpin penyelenggaraan daerah berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) yang berkaitan dengan layanan air bersih dan sanitasi lingkungan seperti Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pekerja Umum (PU), Dinas Bina Marga dan lain-lainnya sangat memiliki peran penting dalam mendukung instansi utama penyelenggara layanan air dalam menjalankan operasionalnya untuk memenuhi kebutuhan air.

(21)

dalam distribusi air bersih bagi masyarakat umum. PDAM terdapat di setiap provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia. PDAM merupakan perusahaan daerah sebagai sarana penyelenggara air bersih yang diawasi dan dipantau oleh aparat eksekutif maupun legislatif daerah.

Civil Society Organization (CSO) atau lebih dikenal

sebagai Lembaga swadaya masyarakat(LSM)

adalah organisasiyang didirikan oleh perorangan ataupun sekelompok orang yang secara sukarela memberikan

pelayanan kepadamasyarakat umum tanpa bertujuan untuk

memperoleh keuntungan dari kegiatannya.

Masyarakat merupakan komponen perkotaanyang menjadi tempat terbentuknya kelompok-kelompok

masyarakat atau dikenal sebagai Community Base

(22)
(23)

Apa pentingnya peran aktor-aktor ini dalam

memastikan mutu layanan dan ketersediaan air

bersih?

PEMDA

Pengawasan dalam Peningkatan Kinerja Pelayanan Publik

Dewan

Gambar 4. Bagan kolaborasi pemangku kepentingan dan perannya.

(24)

Tanpa adanya sebuah kebijakan pelayanan yang berpihak pada masyarakat, khususnya masyarakat ekonomi rendah, maka pengelolaan pelayanan publik menjadi tidak optimal dan rentan akan permasalahan sosial. Untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih, maka diperlukan sebuah media untuk menginformasikan setiap kebijakan dan layanannya. Sehingga masyarakat secara luas dapat mengakses informasi dan mengetahui kebijakan-kebijakannya dan meningkatkan perannya untuk berkontribusi dalam mendukung peran pemerintah.

(25)

penjagaan vegetasi penahan air. Dinas PU bersinergi, salah satunya untuk memastikan seluruh infrastruktur daerah terkait pengadaan air terpenuhi. Koordinasi antara lembaga ini menjadi penting untuk mengoptimalkan kinerja PDAM dalam menjalankan fungsinya. Tanpa adanya peran-peran instansi ini, kerja PDAM dalam melakukan pengadaan air daerah menjadi sangat berat.

PDAM dan Sektor Informal Penyelenggara layanan air

(26)

CSO atau LSM merupakan wadah masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya, termasuk mengenai semua permasalahan atau kebutuhan layanan air untuk kemudian disampaikan kepada pihak berwenang seperti kepada PDAM terkait masalah pengadaan air, Dinkes terkait uji kualitas air, dan lain sebagainya. Selain itu, CSO memiliki peran lain yang penting untuk melakukan pencerdasan kepada masyarakat sehingga masyarakat mengetahui kondisi sebenarnya yang terjadi di wilayahnya dan bagaimana mereka harus menyikapi secara bijak. Tanpa adanya CSO, khususnya ketika masyarakat masih mengalami kesulitan untuk menyampaikan aspirasinya langsung kepada pemerintah, dapat menyebabkan masyarakat dalam kondisi yang kurang baik untuk pemenuhan kebutuhan hidupnya di suatu daerah.

(27)

partisipasi dari masyarakat untuk menginformasikan semua hal yang terjadi dalam lingkungannnya, khususnya terkait air yang menjadi kebutuhan dasar manusia, pemerintah tidak dapat mengetahui apa saja permasalahan yang harus diselesaikan dan kebutuhan mana saja yang harus dipenuhi sehingga masyarakat dapat hidup layak.

Korporat memiliki peran yang penting sebagai mitra PDAM dalam pengadaan air bersih sehingga pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat. Di beberapa wilayah mitra yang bergerak dalam pengadaan air bersih masyarakat yang tidak terjangkau lokasinya oleh pipa penyaluran PDAM. Selain itu, membantu pengadaan air bersih konsumen PDAM yang masih belum mendapatkan pelayanan penuh untuk kebutuhan sehari-harinya. Sementara korporat yang bergerak di sektor lain juga penting terlibat untuk mendukung kerja Pemda dan instansi penyelenggara layanan dengan memberikan potensi materi dan non materinya.

Kapan dan bagaimana cara mereka dalam

menjalankan perannya?

(28)

penyelenggara air, seperti PDAM dan pihak swasta sebaiknya menjembatani masyarakat dalam menyalurkan aspirasi dan menginformasikan seluruh kebutuhannya terhadap air bersih.Selain itu, Pemda pun dapat menjadikan forum perencanaan anggaran rutin daerah sebagai media untuk menerima aspirasi masyarakat, sehingga anggaran yang direncanakan tersebut sesuai dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap air bersih. Bentuk peran lainnya dari Pemda yaitu memberikan subsidi, program hibah dan melakukan pengawasan kepada instansi pemberi layanan serta menunjuk perwakilannya di jajaran instansi PDAM.

Sementara instansi penyelenggara air bersih dapat melakukan evaluasi terhadap layanannya kepada masyarakat secara berkala sebulan sekali, sehinggap standard operasional pelayanannya semakin meningkat efsiensi dan

efektiftasnya dalam menyelesaikan berbagai

(29)

pelayanan di lapangan, hasilnya disinergikan dengan mekanisme layanan yang sudah ada.Selain itu peran PDAM ini dapat berupa penelitian mengenai peningkatan mutu layanan hingga penyelenggaraan optimal air bersih masyarakat serta pembangunan infrastruktur layanan air di berbagai lokasi masyarakat bekerja sama dengan SKPD yang terdapat di daerah tersebut.

Selain membantu pemerintah untuk mengkaji kebijakan yang mengatur pengelolaan air daerah, CSO pun dapat membantu masyarakat melakui forum musrenbang untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah dan penyelenggara layanan air bersih. Sementara kepada masyarakat, CSO melakukan berbagai pelatihan untuk meningkatakan kapasitas masyarakat dalam partisipasinya terhadap peningkatan layanan air bersih dari pemerintah setempat.

Sementara korporat yang bergerak di sektor lain juga penting terlibat untuk mendukung gerakan penjagaan lingkungan untuk memastikan tersedianya sumber air bersih bagi

masyarakat dengan ikut terlibat melalui program Community

(30)
(31)

BAGIAN III : LAYANAN SMS AIR

Mengapa SMS AIR?

Short Message Service (SMS) di Indonesia merupakan salah satu media komunikasi yang paling banyak digunakan. Akses masyarakat terhadap

layanan ini sudah meluas di berbagai

kalangan, khususnya masyarakat menengah ke bawah. Media ini juga cenderung murah, mudah dan cepat untuk digunakan oleh masyarakat. Untuk itulah, maka layanan SMS dapat menjadi sarana yang efektif bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pelayanan publik, dalam hal ini layanan air bersih.

(32)

Layanan SMS AIR ini pun berbasiskan web, yaitu lebih mendorong penyampaian informasi, khususnya di sektor air.

Apakah layanan SMS AIR ini?

(33)

dan kuantitas air yang buruk, lamanya pasokan air, biaya/tarif air dan lain lain. SMS AIR bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, meningkatkan kemampuan penyelenggara air untuk mempelajari dan kemudian merespon dengan cepat baik masalah air jangka pendek maupun jangka panjang.

Gambar 5. Tampilan website SMS AIR.

Apakah tujuan adanya layanan Ini?

(34)

1. Pemerintah dapat memperolehinformasi langsung dari masyarakat tentang permasalahan air yang mereka hadapi,

2. meningkatkan kapasitas penyelenggaralayanan dan/atau instansi pemerintahan dalam membangun atau memperbaiki infrastruktur yang ada berdasarkan data yang dikumpulkan dari laporan masyarakat, serta menanggapi langsung setiap laporan dari masyarakat

3. memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk turut berpartisipasi memantaukinerjapenyelenggaralayanan. Selain itu masyarakat juga dapat langsung memperoleh tanggapan atas laporan mereka dari penyelenggara layanan.

4. Program akan berguna bagi pemberi layanan dan instansi pemerintahan dalam mencegah resiko terjadinya bencana, perubahan iklim atau perkembangan populasi dengan membangun akses air bersih yang memadai.

Bagaimana memanfaatkan layanan SMS AIR?

(35)

transparan dan multi-directional untuk penyelenggarapenyelenggaralayanan air dan pelanggannya dalam mengelola masalah, Hal ini memungkinkan terjadinya pengembangan data menjadi lebih informatif mengenai kondisi air di tingkat lokal termasuk daerah yang belum mendapatkan pelayanan air. Selain itu juga, juga akan membantu mengembangkan dan memberdayakan data/informasi yang keluar dari warga sebagai bahan penting dalam memenuhi kebutuhan air jangka pendek dan jangka panjang.

Penggunaan data dan informasi SMS AIR?

Pemda dan SKPD

Penyusunan Kebijakan

Layanan SMS AIR dalam sudut pandang pemerintah daerah dapat dimanfaatkan sebagai sumber data yang menginformasikan mengenai pelayanan air bersih mana yang belum diatur dalam kebijakan dan peraturan pemerintah daerah sehingga menyebabkan pelayanan terhadap pemenuhan kebutuhan menjadi tidak efsien dan efektif.

(36)

Data dan informasi yang diperoleh dari layanan SMS AIR baik secara langsung dari masyarakat ataupun laporan yang diberikan oleh badan penyelenggara layanan dan lembaga advokasi daerah dapat digunakan untuk menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Daerah sehingga lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pengawasan Pelayanan Publik

Pemda dan SKPD dapat melakukan fungsi pengawasan kepada badan yang melakukan fungsi pelayanan publik atas pelaksanaan layanannya baik terkaitan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat maupun kepatuhan terhadap pelaksanaan kebijakan dan peraturan yang diterapkan secara optimal dalam fungsi layanannya.

PDAM dan Penyedia Layanan Air Swasta

(37)

untuk memahami kondisi sumber air dan infrastruktur atau layanan yang paling diperlukan. Kuncinya akan merancang sebuah metode untuk mengetahui apa yang akan dilakukan untuk setiap informasi yang muncul dari sistem AIR SMS.

Pengelolaan layanan

(38)

menginformasikan layanan seperti info tagihan kepada pelanggannya.

Gambar 6. Jenis dan contoh informasi yang dapat dimanfaatkan oleh penyedia layanan.

Rekomendasi Kebijakan

Manajemen penyedia layanan air bersih, khususnya PDAM dapat menggunakan data-data dari sistem

perbaikan pipa bocor

respon terhadap permasalahan air Jangka Pendek- Tindakan segera

Kumpulan informasi yang digunakan untuk meningkatkan perencanaan terkait sumber air digunakan untuk meningkatkan perencanaan anggaran dan infrastruktur

Jangka Panjang- Perencanaan

Menyediakan informasi tagihan biaya layanan air Menyediakan informasi perubahan layanan Respon terhadap permintaan

(39)

SMS AIR untuk mengusulkan kebijakan kepada Pemda dan SKPD terkait, khususnya terkait dengan penyediaan infrastruktur dan anggaran yang mendukung pengelolaan layanan air bersih secara optimal.Selain itu juga, dapat menjadi bahan pertimbangan ke manajemen internal untuk kebijakan pelayanan baik secara online maupun offline.

CSO and Media

Edukasi masyarakat

CSO dapat melakukan edukasi kepada masyarakat dengan menggunakan data dan informasi yang dihasilkan dan ditampilkan oleh sistem dalam berbagai pelatihan warga terkait pengelolaan air bersih sehingga warga masyarakat dapat berpartisipasi secara aktif dalam pengawasan pelayanan air bersih dan turut melakukan penjagaan terhadap faktor-faktor penentu keberlanjutan layanan ini.

Penelitian layanan publik air bersih dan sanitasi lingkungan

(40)

dan lain sebagainya dapat dimanfaatkan oleh CSO dan peneliti dari perguruan tinggi serta independen untuk melakukan penelitian mengenai berbagai permasalahan air dan lingkungan yang terjadi di wilayah yang menjadi cakupan sistem layanan ini. Contoh penelitian ini dapat mengenai layanan air bersih perkotaan, perubahan iklim akibat perilaku pemerintah dan masyarakat yang tidak bijak, manfaat sistem digital bagi peningkatan pelayanan air bersih, tingkat partisipasi publik dalam mengawal pelaksanaan pelayanan publik di sektor air bersih.

Pengawasan pelayanan publik

CSO dan media dapat memanfaatkan sistem SMS AIR untuk turut mengawasi pelayanan air bersih yang dilakukan oleh PDAM maupun instansi penyedia layanan lainnya sehingga kualitas pelayanannya tetap memenuhi standard minimal pelayanan yang ditetapkan oleh Pemda dan semakin menjangkau pelayanan ke seluruh masyarakat.

(41)

Temuan-temuan yang ditampilkan dalam sistem, misalnya rendahnya respon PDAM atau instansi lainnya yang bertanggung jawab terhadap permasalahan yang disampaikan, dapat dijadikan bahan untuk mengadvokasi kinerja badan penyedia layanan publik.Selain itu dapat digunakan untuk memberikan rekomendasi perbaikan kebijakan, baik kebijakan Pemda atau badan penyedia layanan air jika penanganan permasalahan yang terjadi belum di atur dalam kebijakan dan peraturan yang ada.

Masyarakat

Partisipasi perencanaan daerah

(42)

masyarakat terjaga sehingga kebutuhan air di masa mendatang tetap dapat terpenuhi.

Pengawasan pelayanan publik

Selain ikut terlibat dalam mengoptimalkan data dan informasi yang diperoleh juga ikut serta melakukan pengawasan kinerja layanan air bersih penyedia layanan air bersih.

Siapa Target Program SMS AIR?

Target sasaran dari program ini adalah:

 Pelanggan PDAM & Non-pelanggan (masyarakat

umum)

 Penyelenggara Air, yaitu Penyelenggara Air resmi (PDAM) dan Penyelenggara air informal seperti di Kota Malang terdapat Himpunan Pengusaha Pengelola Air Minum (HIPPAM)

 Lembaga pemerintahan terkait dengan pelayanan air seperti Dinas pekerjaan Umum, Dinas Kesehatan, Dinas tata kota dan Lingkungan, Pemkot

 Lembaga Swadaya Masyarakat

(43)

Bagaimana cara berkontribusi pada layanan SMS

AIR?

Masyarakat dapat berkontribusi dalam layanan SMS AIR ini dengan mengirimkan pesan melalui SMS atau website.

Layanan SMS

Makassar

+62 852 1881 2597

Malang

+62 852 1881 2596

(44)

instansi<spasi>kelurahan<spasi>No. Pelanggan<spasi>Info

contoh sms: “pdam sukun 200205475 air tidak mengalir”

Layanan Website

Makassar

http://makassar.watersms.org

Malang

http://malang.watersms.org

(45)

Keberlanjutan dibutuhkan oleh sistem seperti sistem SMS AIR untuk melaporkan ke sistem : penggunaan terus menerus data yang dihasilkan oleh sistem; keberlanjutan pembiayaan untuk mendukung pengadaan server, trouble shooting dan insentif pengembangan sistem serta penjangkauan target pengguna untuk terus menggunakan sistem ini; melacak dampak yang dihasilkan dari penggunaan sistem.

Apakah layanan ini penting untuk terus diterapkan

dalam pelayanan publik? Mengapa?

(46)

penyampaian informasi melalui media ini, memungkinkan terjadinya inovasi sistem layanan yang semakin optimal.

Sementara dari sisi teknis, dengan adanya sistem layanan SMS AIR ini dapat mempermudah dan mempercepat masyarakat dalam menyampaikan informasi tersebut di atas kepada pihak pengelola layanan. Begitu pula, pihak penyelenggara layanan dapat merespon dengan cepat setiap informasi yang disampaikan oleh masyarakat Sehingga pelayanan publik, khususnya di sektor air menjadi lebih efektif, efsien dan semakin produksi memberikan solusi bagi setiap permasalahan yang terjadi di lingkungan.

Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi

keberlanjutan SMS AIR?

Salah satu faktor yang harus dipastikan ketersediaannya untuk menunjang keberlanjutan penggunaan sistem adalah ketersediaan air baku sebagai salah satu sumber daya alam (SDA) untuk pengadaan air bersih. Faktor-faktor yang mempengaruhi tersedianya air baku antara lain: terjaganya lokasi-lokasi sumber air baku seperti air sungai dan air tanah dari tindakan masyarakat yang kurang bijak seperti pencemaran dan pengambilan sumber daya alam yang kurang bijak serta perusakan lingkungan dengan melakukan

(47)

lingkungan. Selain itu, perlu adanya kebijakan dan peraturan pemerintah setempat yang mengatur secara khusus dan rinci mengenai pengelolaan sumber daya air dan lingkungan. Peraturan ini harus memperhatikan ketersediaan air baku untuk jangka waktu yang panjang. Pengelolaan SDA terpadu yang terikat peraturan memerlukan dukungan

(48)

Gambar 7. Faktor –faktor yang mempengaruhi keberlangsung sumber air baku sebagai salah satu sumber daya alam (SDA).

Selain faktor kontinuitas SDA, kontinuitas sistem

(49)

Tata Kelola

Gambar 8. Sistem kelembagaan layanan air.

(50)

mengelola sistem diperlukan untuk menjaga keberlangsungannya.

Kebijakan internal yang mengatur pengelolaan organisasi layanan baik secara online dan ofine sehingga seluruh aktiftas memiliki acuan yang jelas dalam penerapannya untuk mencapai tujuan pelayanan publik yang optimal.Selain itu, kebijakan ini juga mengatur organisasi untuk memasukan penerapan sistem ini dalam setiap perencanaan agenda organisasi.

(51)

Tata kelola pemerintahan bersih dan terbuka yang menerapkan prinsip keterbukaan informasi, partisipasi publik, dan inovasi, penting untuk diterapkan sehingga sistem layanan ini semakin optimal karena organisasi yang menerapkan ini akan menjadikan sistem layanan SMS AIR sebagai alat penting untuk memastikan mereka bagian dari instansi yang menjunjung prinsip keterbukaan informasi publik.

Ketersediaan anggaran yang dialokasikan untuk melakukan pengelolaan sistem layanan ini di setiap organisasi terkait. Tanpa adanya anggaran yang mencukupi, niscaya inovasi, pemeliharaan dan insentif bagi SDM yang menangani ini, sistem akan mati fungsinya.

Keberlanjutan layanan SMS AIR ini dapat dilihat dari beberapa prasyarat sebagai berikut:

Penyampaian informasi ke sistem

(52)
(53)
(54)

Selain ketersediaan anggaran untuk melakukan pengelolaan SDA dan SDM, anggaran yang memastikan sistem ini terus terbiayai seluruh pengeluarannya, baik untuk pengembangan infrastruktur layanan (web hosting, server, operator, bantuan teknis bila diperlukan, dll), pemeliharaan sistem.

Penggerak Masyarakat

(55)

Kapandan dimana Layanan SMS AIR diterapkan?

Rencana Jangka Pendek untuk layanan SMS AIRSMS AIR ini akan diterapkan di dua kota yaitu Malang dan Makassar sebagai lokasi percontohan.

Rencana Jangka Menengah untuk layanan SMS AIR ini akan diterapkan di dua provinsi yaitu provinsi Jawa Timur dan provinsi Sulawesi Selatan setelah menilik dari keberhasilan penerapan layanan di dua lokasi percontohan tingkat kota, yaitu kota Malang dan kota Makassar.

(56)

BAGIAN V : BENTUK SOSIALISASI

Bagaimana menginformasikan secara optimal agar masyarakat berpartisipasi?

Apa yang harus disosialisasikan?

Kegiatan sosialisasi akan berfokus pada tujuan jangka pendek hingga jangka panjang, manfaat data dan informasi untuk perbaikan pelayanan air bersih bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat, dampak terhadap akses air bersih dan perbaikan lingkungan, cara penggunaan layanan dan layanan seperti apa yang dapat diperoleh masyarakat,.

(57)

 Memberikan pemahaman akan pentingnya sistem layanan ini bagi perbaikan pelayanan publik, khusus sektor air bersih;

 Mendorong badan penyelenggara layanan publik untuk

menerapkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih dan kinerja professional sehingga meningkatkan kepercayaan dan dukungan publik dalam menjalankan fungsi layanannya;

 Mendorong partisipasi publik dalam penyampaian

informasi mengenai air bersih dan lingkungan dan partisipasi dalam melakukan pengawasan kepada badan penyelenggara layanan dan mampu memastikan haknya atas akses air bersih, informasi terkait air, dan lainnya terpenuhi dengan baik;

 Mendorong setiap pihak termasuk masyarakat untuk terus memanfaatkan data dan informasi yang disediakan sistem sebagai bagian dari acuan perencanaan jangka pendek hingga jangka menengah dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap air bersih;

 Mempengaruhi perilaku, sikap, dan tindakan pengguna

(58)

meningkatkan dampak secara keseluruhan, manfaat, dan jangkauan sistem.

Kepada siapa layanan ini disosialisasikan?

Terdapat tiga kelompok prioritas dalam kegiatan sosialiasi :

Gambar 10. Peta kelompok sasaran sosialisasi sistem layanan SMS AIR.

Siapakahyang mensosialisasikan layanan ini?

Terdapat tiga kelompok pelaku yang akan mensosialisasikan atau mengkampanyekan sistem layanan ini agar terus

Komunitas Hobi ( mural, Street Singer , Menulis dll)

(59)

dimanfaatkan dari mulai tingkat lokal hingga nasional, antara lain seperti yang ditampilkan pada bagan berikut:

Gambar 11. Peta pelaku sosialisasi kepada kelompok sasaran pengguna sistem layanan SMS AIR.

Partisipasi semua pihak dalam kegiatan sosialisasi akan meningkatkan rasa kepemilikan terhadap sistem layanan ini. Di samping itupemahaman setiap pihak terhadap tujuan dan manfaat sistem layanan ini untuk jangka panjang semakin

Organisasi pengembang sistem di tingkat nasional

Asosiasi PDAM nasional Pemerintah pusat

instansi pendidikan dan penlitian media nasional

Organisasi pengembang di daerah Pihak yang terlibat dalam pengelolaan sistem media lokal Pemerintah daerah

Organisasi pengembang di daerah Pihak yang terlibat dalam pengelolaan sistem Media lokal

(60)

Bagaimana alternatif bentuk media osialisasinya?

Bentuk Sasaran Cara& Media Lokasi

(61)

4. Pelatihan

Bentuk Sasaran Cara& Media Lokasi

Promosi lisan Jingle

Masyarakat

(62)

7. lokasi pelayanan

Pers release Masyarakat

umum Media cetakMedia online – Jejaring sosial:

nan air dan Rekening pembayaranair 3. Siaran SMS

lokal

Bagaimana cara untuk mensosialisasikan layanan

SMS AIR?

Metode Sosialisasi/Kampanye Program Layanan

1. Metode Deduksi

Sosialisasi atau kampanye program dengan massa yang banyak terlebih dahulu untuk kemudian ditindaklanjuti dengan proses sosialisasi kepada massa darikelompok-kelompok massa sedikit.

(63)

Metode ini adalah kebalikan dari metode deduksi. Sosialisasi atau kampanye program dengan massa yang sedikit terlebih dahulu untuk kemudian ditindaklanjuti dengan proses sosialisasi kepada kumpulan massa dari kelompok-kelompok kecil.

(64)

Gambar 12. Contoh media publikasi layanan SMS AIR.

Skrip informasi lisan

51

(65)
(66)

BAGIAN VI : KISAH SUKSES

Kisah sukses PDAM Tirtanadi, Medan, Sumatera

Barat, Indonesia

PDAM Tirtanadi, Medan adalah satu-satunya PDAM di Indonesia yang beroperasi pada tingkat propinsi. PDAM Tirtanadi menyediakan layanan kepada konsumen di Medan sebaik wilayah lainnya di propinsi Sumatera Utara, seperti Deli Serdang, Tapsel, Madina, Simalungun, Nias dan lainnya. Meningkatkan layanan air untuk masyarakat dari berbagai kabupaten adalah

(67)

Deli Serdang, Tapsel, Madina, Simalungun, Nias, and so forth. Improved water service for residents of various districts is a realization of KSO (Indonesian, Kerja Sama Operasi, operational cooperation) with PDAM Tirtanadi.

PDAM Tirtanadi has ten branch ofices in Medan and surrounding districts. These branches service more than 309,000 customers, or water subscribers. According to data from PDAM Tirtanadi, in May 2011, the number of subscribers in PDAM Tirtanadi’s Zone 1 and Zone 2 was 410,320 households. According to the report “PDAM Problem Map” released by PERPAMSI in December 2010, the performance of PDAM Tirtanadi is categorized as “HEALTHY”, which is the top category on a four-category scale of performance (HEALTHY, LESS HEALTHY, ILL, and DATA NOT AVAILABLE). Other acknowledgments and rewards attained by PDAM Tirtanadi include Certifcation of

ISO 9002 in 2001 and the Citra Pelayanan Prima award in

2002.

Comforting Customers through an SMS Center

(68)

tool for sending information on water service. Subscribers to PDAM service as well as ordinary citizens can send information, complaints on service and billing, and new subscription requests to PDAM through the SMS Center. The SMS Center has been in operation since March 22, 2007. According to PDAM Tirtanadi, the main objective of the SMS Center is to make collecting information, particularly complaints from subscribers and residents, easier. The other objective of running the facility is improving the quality of service and operation. The SMS Center is seen as the right method because it is inexpensive and more eficient than other facilities, such as the call center or suggestion box.

To build the SMS Center, PDAM Tirtanadi cooperated with PT Halotec, a vendor that designs SMS gateway systems. If any problem occurs in the system operation or maintenance, PDAM Tirtanadi consults with PT Halotec. PDAM Tirtanadi acknowledges that the vendor has been open and responsive in solving problems in the system, as well as in routine maintenance of the system.

(69)

day. Besides complaints, residents and PDAM subscribers can use this system to receive information on billing, past due payments, and the cost of new connections.

How PDAM Tirtanadi’s SMS Center Works

Citizens can send reports or information to PDAM by typing text that follows a structured format and sending it to a specifc phone number. The phone number is a regular number, and thus applies regular tarif charges. To send a report, the user creates an SMS report which follows this

format: report#complainer’s address#complaint. After

the SMS report is sent, the user receives an automatic reply from the system. The reply text contains a four-digit complaint code number, which can be used later to fnd out the status of repair or follow-up on the SMS report. An

example of the reply would read: (1/1) Your complaint was

sent successfully. Your complaint code number is 6490.

To determine the status of the report, the user can send the following to the same SMS Center number:

status#complaint code number.

(70)

Ofice Head, whose branch ofice serves the subscriber’s region. The system shows the complaint status with the word “transfer”. When the status request is received, the Branch Ofice Head is required to follow up. After that, the Branch Ofice Head manually sends information on the latest status to the user. This is the “closing report”. The SMS text

format is: close#complaint code number#1#complete. If

the Branch Ofice Head has not yet sent the “closing report” information when a status request is received, the operator calls him/her to ask about the follow-up of the initial SMS report.

(71)

Figure 1: Follow-up process for incoming SMS reports. Source: PDAM Tirtanadi, Medan

The SMS Center of PDAM Tirtanadi is managed by the SIM

(Indonesian, Sistem Informasi Manejmen, Management

(72)

such as “water meter misreading” or “unpaid bill” (see fgure 2).

Figure 2: A screenshot of SMS reports received, including the date, message, category, branch ofice, and current status. Source: PDAM Tirtanadi, Medan

(73)

Incoming SMS reports received by the SMS Center are periodically included in a monthly report of PDAM Tirtanadi. The information is used by the management of PDAM Tirtanadi for consideration in improvement of programs and planning, as well as for evaluation of staf performance, particularly that of Branch Ofice Heads.

PDAM also uses the SMS Center as a means to collect information on availability and water infrastructure in PDAM Tirtanadi’s full service region. For example, community members who are not subscribers of PDAM can inform PDAM when they fnd leaking water pipes. However, outreach for the SMS Center program is minimal. It is only printed on the back of water bills and through limited local media, hence, it is very likely that most non-subscribers are not aware of the SMS Center.

Program and System Details

(74)

managing the system; (iv) utilization of the data and information collected; (v) data distribution; and (vi) the SMS service provider and software.

Aspect Description

Program Overview The SMS Center has been operating

since March 22, 2007. It is managed by SIM (Management Information System) Division and Zone I Division.

It was designed by a third party, namely PT Halotec Indonesia. Up to now, PT Halotec still plays a role in system management.

(75)

suggestion box. System

Specifcations The system uses a regular phonenumber, instead of a premium one, thus only a regular tarif is charged for sending an SMS report. The number is 08126021905.

SMS reports are not entered automatically onto a website, and there is no associated location map. A user’s address is only viewable within the SMS report and the SMS Center system.

The SMS Center is not connected to an online network accessible to the branch ofices.

The system automatically sends replies to the user for an incoming SMS report. For instance, if the user sends a complaint, the system replies with complaint code number, which can be utilized to get status updates.

Responses to the

(76)

SMS reports.

Branch Ofice Heads are responsible for following up the complaint/information. If they don’t do so, the operator will check in with them directly.

Data Distribution Information about the SMS Center is on

the back of water bills, so

non-The system uses an SMS gateway. It is not yet hosted on a website.

It cost Rp. 48,000,000 to build the SMS Center system. PDAM Tirtanadi worked with a third party, PT Halotec, in designing the system. Maintenance cost is factored into the routine cost of PDAM operation.

(77)

The system is text-based and allows non-subscribers to send reports.

Besides receiving SMS reports, the system sends reply SMS reports.

The system uses Halo Telkomsel (a cellular service provider) because it has a strong network. It uses a regular phone number.

Strengths and Weaknesses

Based on the information shared during the study tour site visits, the following are strengths and weaknesses of PDAM Tirtanadi’s system:

Strengths Weaknesses

(78)

service provider.

Automatically sends reply SMS reports.

(79)

Sistem sejenis SMS AIR

Sistem-sistem yang serupa dengan layanan SMS AIR di berbagai negarauntuk berbagai sektor seperti bencana alam, pemilihan umum, pelayanan masyarakat dan lain sebagainya.Berikut ini adalah pemaparan contoh-contohnya.

Kenya

http://kenya.ushahidi.com/

(80)

Website ini digunakan di Kenya untuk mapping hal-hal yang terjadi setelah pemilihan umum tahun 2007. Masyarakat cukup proaktif dalam melaporkan kejadian-kejadian di

lapangan dengan berbagai macam kategori pelaporan seperti kerusuhan, kematian, penjarahan, orang hilang, dan lain-lain. Dalam kurun waktu 3 tahun antara Januari 2007 sampai dengan Desember 2009, terdapat 465 laporan yang masuk ke website yang mana sebagian besar dari laporan tersebut akan diverifkasi oleh tim Kenya Ushahidi.

Jepang

http://www.sinsai.info/

(81)

sehingga sekarang masyarakat dapat melaporkan hal-hal seperti informasi resmi, tempat evakuasi, informasi bantuan, dan organisasi pemberi bantuan.

Gambar 14. Website penerapan sistem layanan masyarakat di Jepang.

Amerika Serikat

(82)

Sistem online Washington Snow Cleanup dibangun dengan tujuan sebagai portal informasi masyarakat yang memerlukan bantuan untuk membersihkan salju disekitarnya. Dengan adanya portal ini, masyarakat dapat melihat siapa yang

membutuhkan bantuan untuk membersihkan salju atau dapat menawarkan dan memberikan bantuan untuk membersihkan salju bagi yang memerlukan. Sistem ini dibangun

(83)

Gambar 15. Website penerapan sistem layanan masyarakat di Amerika Serikat.

DAFTAR PUSTAKA

Al Afghani, Mohammad Mova dkk. 2011. Transparansi

Regulasi Penyediaan Air Minum di Jakarta. Jakarta. ECOTAS.

Dwiyanto, Agus. 2011. Manajemen Pelayanan Publik : Peduli,

Inklusif dan Kolaboratif. Edisi Kedua. Yogyakarta. Gadjah Mada University.

Jaya, Askar. 2004. Konsep Pembangunan Berkelanjutan

(Sustainability Development).

http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._PPEDD._PLUAR_PSE KOLAH/195207251978031-ACE_PSURYADI/

askar_Pjaya.pdf (diakses pada 15 Januari 2013, pukul 18:27 WIB).

Nugraha, Firman. 2011. Perkembangan Pasar Handphone di

Indonesia Dari Tahun 2005 Hingga 2010.

http://www.teknojurnal.com/2011/03/03/perkembangan

(84)

Nugroho, Riant. 2012. Public Policy. Jakarta. PT Elex Media Computindo.

Rahardjo, Budi. 2012. Modul Pelatihan: Undang-undang Do.

(85)

Kantor Sekretariat:

PATTIRO | Pusat Telaah dan Informasi Regional Jl. Intan 81 Cilandak Barat Jakarta Selatan 12430 Indonesia

Telp. +62 21 7591 5498 Web. http://www.pattiro.org

Gambar

Gambar 2. Mimpi kita terkait air bersih.
Gambar 4. Bagan kolaborasi pemangku kepentingan danperannya.
Gambar 5. Tampilan website SMS AIR.
Gambar 8. Sistem kelembagaan layanan air.
+7

Referensi

Dokumen terkait

Kami berharap, semoga semua orang yang akan membaca seri buku Bacaan Pemula ini dapat diberkati oleh Tuhan dan kemuliaanNya selalu ada dalam kehidupan kita!. Untuk itu janganlah

syariah harus memberitahu secara jujur harga pokok barang kepada nasabah berikut biaya yang diperlukan. 7) Nasabah membayar harga barang yang telah disepakati tersebut

Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasikan dan memetakan bentuk-bentuk kemitraan yang telah ada antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat

terhadap Instruksi Gubernur Nomor 150 Tahun 2013 tentang aturan penggunaan kendaraan umum bagi pejabat dan pegawai di lingkungan pemerintah Provinsi

Instrument studi lapangan ini dibutuhkan untuk merumuskan masalah yang akan ditarik serta untuk mengetahui pandangan dan ketertarikan peserta didik terhadap

Berdasarkan permasalahan tersebut, maka pembangunan urusan kesehatan berdasarkan RKPD tahun 2012 diarahkan untuk peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan

Fees, Reeve, Warren, 2005, Pengantar Akuntansi , Edisi 21, Salemba Empat, Jakarta Mulayadi, 2001, Sistem Akuntansi , Edisi ke 3, SalembaEmpat, Jakarta. Soemarso S.R,2002,

Reaktivitas : Tidak ada data tes khusus yang berhubungan dengan reaktivitas tersedia untuk produk ini atau bahan bakunya. Dengan bahan oksidasi reaksi-reaksi yang bahaya