CONTOH PROPOSAL DAN PERMOHONAN KREDIT

22  156  47 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

DAFTAR ISI

Daftar Isi ……… 1

Profil Perusahaan ………... 3

Latar Belakang Usaha ……… 4

Analisa Pasar ……… 5

Produk ……… 5

Permintaan dan Penawaran ……… 5

Analisis Persaingan ……… 6

Perkembangan Harga ……… 6

Saluran Distribusi ……… 6

Unit Produksi ……… 7

Lokasi ………. 7

Status dan Kondisi Tanah ……… 8

Status dan Kondisi Bangunan ………. 8

Peralatan ……… 8

Bahan Baku ……… 9

Proses Produksi ……… 9

Proyeksi ke Depan ……… 9

Analisis Dampak Lingkungan ……… 10

Lingkungan Alam ………. 10

Lingkungan Sosial ……… 10

Aspek Keuangan ……… 10

Perhitungan Keuangan ……… 10

Biaya Investasi dan Biaya Produksi ……… 10

Sumber dan Kebutuhan Dana ………11

Analisis Rasio Rugi Laba ………. 12

Proyeksi Aliran Kas ……… 12

Kriteria Kelayakan Proposal ……… 12

Analisa Resiko ……… 12

Implementasi Proposal dan Kredit ……… 13

Jaminan Kredit ……… 13

Jadwal Pengembalian Kredit ……… 13

(2)

Hukum dan Perizinan ……… 13

Ringkasan Proposal ……… 14

Penutup ………. 14

(3)

PROFIL USAHA

Nama Usaha : SweetPea Bakery and Patisserie

Alamat : Jalan Beringin 3 RT:001/RW:009 Kota Magelang

Jenis Usaha : Kuliner (khususnya kue dan roti)

Tujuan Pemasaran : Magelang dan sekitarnya

Waktu buka : Pukul 07.00 s.d. 21.00 WIB

Pendirian : Februari 2017

Sosial Media : @sweetpeasensation (Line, Instagram, Twitter)

Facebook : SweetPea Bakery and Patisserie

Website : www.sweetpeasensation.co.id

Nomor Telepon : (0293) 337337

Nomor HP : 085712713714

E-mail : sweetpeasensation@gmail.com

Nama Pemilik : Azka Mufida

Alamat Pemilik : Jalan Kemuning V Tidar Warung RT:002/RW:004 Kota Magelang

Kontak Pemilik : 085712277798

E-mail : azkamufidaa@gmail.com

(4)

PROPOSAL PERMOHONAN KREDIT

A. Latar Belakang Usaha

Bisnis pembuatan kue merupakan salah satu pilihan saya untuk berwirausaha. Saya mendirikan “SweetPea Bakery and Patisserie” yang sudah beroperasi selama 10 bulan dan saya berharap bisa melanjutkan usaha ini hingga generasi-generasi saya selanjutnya. Toko saya beralamat di Jalan Beringin 3 RT:001/RW:009 Kota Magelang. Lokasi tersebut sangat strategis karena dekat dengan tempat tinggal warga serta dekat dengan tempat pembelian bahan baku.

Saya menjual berbagai macam roti dan kue yang bisa dibeli oleh pelanggan secara langsung maupun dengan melakukan pesanan terlebih dahulu. Produk yang saya hasilkan setiap harinya yaitu roti tawar, roti isi, pudding, cookies, cupcake, tiramisu, tart cake, macaroni schotel, pastry, pie, roti ulang tahun, kue-kue kering, dan lain-lain.

Tujuan saya menjalankan usaha ini yaitu karena masyarakat Indonesia gemar memakan berbagai jenis kue dan roti sehingga saya ingin membuat makanan dengan kualitas tinggi, sehat, memiliki kandungan gizi, tanpa pengawet, higenis, halal, terjangkau, dan lezat. Selain itu, saya membuat kue sebagai pelengkap momen-momen penting bagi konsumen seperti ulang tahun dan anniversary.

Selain untuk kepuasan konsumen, usaha saya ini tentu saja berpengaruh terhadap perekonomian daerah. Usaha saya dapat membuka lapangan kerja bagi warga sekitar dan mengurangi pengangguran.

Toko saya buka setiap hari mulai pukul 07.00 dan tutup pada pukul 21.00. Saat ini saya memiliki 8 pegawai yaitu 2 orang bagian kasir dan melayani pelanggan, 3 orang bagian produksi, 1 orang bagian kebersihan, dan 2 orang bagian keamanan. Pegawai-pegawai tersebut tidak memerlukan keahlian khusus, kecuali bagian produksi atau chef yang harus menguasai tata boga. Upah yang saya beri untuk masing-masing kategori berbeda. Namun, upah yang saya beri untuk masing-masing karyawan saya pastikan di atas UMR, antara Rp1.000.000,00 hingga 3.000.000,00 dan terdapat asuransi-asuransi.

(5)

modal dalam pengembangan usaha ini. Perluasan usaha yang ingin saya lakukan yaitu menyediakan tempat yang lebih luas jika ada pelanggan yang ingin mengonsumsi produk kami langsung di toko sehingga tidak hanya take-away, membeli peralatan-peralatan tambahan, membeli bahan baku, dan perekrutan pekerja baru guna menambah jumlah produk yang akan diproduksi untuk memenuhi permintaan pelanggan yang semakin meningkat.

B. Analisa Pasar 1. Produk

a. Cakes : 3D Cake, Cupcake, Birthday Cake, Wedding Cake, Butter Cream Cake, Premium Cake, Fondant Cake, Edible Cake.

b. Cookies : Rasa Cheesy Sago, Choco Hazelnut Flower, Chocolate Chip, Choco Fudge, Choco Crunchy Oat, Twister, Kastengel, Lidah Kucing Keju, Love Bird, Nastar, Snail, Vanilla Cheese Flower, Cheesy Abon, Choco Nastar, Choco Matcha, Lidah Kucing Rainbow, dan Choco Soes.

c. Hampers : kue-kue untuk lebaran, natal, imlek, dan lain-lain. d. Pastries : Getuk Bollen, croissant and Danish, sus kriuk

e. Breads : Baby Bun, Platinum Meaty, Platinum Fruity, Silver Fruity, Gold Fruity, Fluffy Donut, Bon Bin Bun, Pizza, Japanese Loaf, Big Bun, Fancy Bun f. Chocolate

g. Assorted : Dorayaki, Fruit Pie, Fruit Salad, Macaroni Schotel, Pancake, Pudding, Soes Durian, American Resoles, es krim, dan Curry Puff.

2. Permintaan dan Penawaran

Jumlah permintaan saat ini sangat banyak karena toko kue ini menghasilkan produk-produk yang digemari masyarakat. Selain itu, hanya ada 1 toko kue di daerah Magelang Selatan sehingga sangat ramai pembeli. Selain itu, Kota Magelang merupakan kota kecil sehingga informasi mengenai produk dan toko sangat mudah menyebar. Walaupun kota kecil, namun padat penduduk sehingga permintaan terhadap produk tinggi.

Toko kue saya sudah dikenal oleh masyarakat Magelang karena penawaran telah dilakukan dengan memasang iklan pada surat kabar lokal daerah setempat tinggal. Selain itu, saya melakukan promosi melalui berbagai media sosial seperti Instagram.

(6)

Saya juga memiliki penawaran produk spesial khas Magelang yaitu Getuk Bollen. Produk ini pun tidak ada di toko-toko kue lainnya. Jadi, pengunjung luar kota bisa membeli oleh-oleh dari Magelang di toko saya. Lokasi toko berada pada kota yang sama dengan tempat wisata Candi Borobudur. Oleh karena itu, turis bisa mampir ke toko saya, tidak dikhususkan untuk orang lokal saja, tapi semua kalangan dan turis.

3. Analisis Persaingan

Di Magelang ada beberapa usaha yang bergerak di bidang yang sama dengan usaha yang saya digeluti. Oleh karena itu, saya menciptakan inovasi baru mengenai produk yang saya buat yaitu Getuk Bollen. Di toko lain tidak ada yang memproduksi produk tersebut. Karena lengkapnya menu yang ada serta terdapat makanan khas Magelang di toko saya, maka hal ini menjadi satu modal utama untuk berani bersaing dengan mereka.

4. Perkembangan Harga

Harga yang kami tawarkan berbeda-beda karena keberagaman menu, bahan baku, serta tingkat kesulitan pembuatan. Keterampilan dalam menghias kue pun juga diperhitungkan. Selain itu, kami juga menerima pesanan custom sesuai dengan keinginan pelanggan sehingga kami membuat harga baru. Namun, harga yang kami buat masih dalam kategori terjangkau.

C. Saluran Distribusi

Saluran distribusi yang digunakan bermacam-macam, baik secara offline (mengunjungi toko) maupun online. Secara online dapat dilakukan dengan melihat foto-foto produk di media sosial dan website, kemudian bisa dipesan melalui ojek online ataupun delivery order dengan menelepon ke toko dan gratis ongkos kirim.

Saya memiliki target penjualan dan target pasar yang meningkat dan meluas setiap tahunnya seiring dengan tujuan pengembangan usaha saya.

Berikut merupakan rencana penjualan dari tahun ke tahun:

Tahun I Tahun II Tahun III

Rencana Penjualan

(keseluruhan) Rp365.000.000,00 Rp547.500.000,00 Rp730.000.000,00 Hasil Penjualan

(7)

D. Unit Produksi 1. Lokasi

Lokasi toko yang berada di Jalan Beringin 3 RT:001/RW:009 Kota Magelang sangatlah strategis karena dekat dekan tempat tinggal penduduk tempat pembelian bahan baku, dan puskesmas. Toko ini sangat mudah dicari karena berada tepat di pinggir jalan raya.

Berikut denah lokasi Toko SweetPea:

(8)

2. Status dan Kondisi Tanah

Tanah seluas 175m2 merupakan aset pribadi yang dimiliki oleh pemilik dan

tidak terikat apapun. Tanah tersebut digunakan 5x15m untuk lahan parkir. 3. Status dan Kondisi Bangunan

Diatas tanah tersebut, terdapat bangunan seluas 100 m2 untuk kegiatan operasi

dan kegiatan produksi perusahaan. Status bangunan adalah milik pribadi dan tidak terikat apapun

4. Peralatan

Peralatan yang dibutuhkan cukup banyak. Berikut adalah peralatan toko yang diperlukan:

7. Pantry set Rp 1.500.000,00

8. Kitchen set Rp 1.000.000,00

9. Stand Mixer Rp 500.000,00

15. Lemari Es Rp 1.500.000,00

16. Loyang Rp 30.000,00

17. Rak Display Pemajang Roti Rp30.000.000,00

18. Panci Set Rp 300.000,00

19. Nampan Rp 15.000,00

20. Meja dan Kursi Rp 700.000,00 21. Alat Kebersihan Rp 100.000,00 22. Komputer dan Mesin Kasir Rp 7.000.000,00

TOTAL Rp45.755.000,00

5. Bahan Baku

(9)

pun cukup dekat dengan toko sehingga mereka tidak keberatan untuk mengantar langsung ke toko dengan gratis ongkos kirim.

Bahan baku yang dibutuhkan berbeda-beda sesuai dengan produk yang dipesan dan garnish atau appearance luarnya. Namun, pada dasarnya bahan pembuatan kue antara lain tepung terigu, baking soda, baking powder, mentega, margarin, ragi, susu, tepung maizena, gula pasir, dan telur. Untuk hiasannya contohnya yaitu coklat, fondant, marshmellow, wafer, dan lain-lain.

6. Proses Produksi

Mutu produk sangat kami utamakan kualitasnya. Mulai dari bahan baku, kebersihan proses produksi, hingga finishing dilakukan dengan bersih. Proses produksi dilakukan menggunakan tenaga kerja secara langsung serta mesin dan alat yang canggih. Tenaga kerja yang digunakan dalam proses produksi berjumlah 3 orang.

Peminjaman dana ini kami lakukan guna pembelian peralatan dan mesin yang harganya telah kami uraikan di atas. Tujuannya yaitu untuk perekrutan karyawan dan menambah alat sehingga meningkatkan jumlah produksi. Sebagai jaminannya, kami yakin bahwa omset penjualan kami akan dapat mencukupinya. Dengan penawaran yang optimal, pemasaran yang dilakukan menggunakan berbagai media, pasti pembayaran kredit tersebut dapat kami penuhi dengan baik.

7. Proyeksi ke Depan

Kami berharap SweetPea Bakery and Patisserie dapat semakin maju sehingga dapat memperluas pasar. Kami juga ingin meningkatkan produksi. Variasa produk yang ditawarkan diharapkan semakin banyak dengan munculnya ide-ide baru dan kreatif lainnya. Kami juga berharap dapat membuka cabang baru di berbagai daerah.

Selain itu, dari adanya usaha ini, saya berharap dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar yaitu meningkatkan pendapatan daerah, meningkatkan pendapatan dari pemasok yang menjadi partner kerjasama. Dalam hal ini, diharapkan toko kami memanfaatkan bahan-bahan yang di produksi oleh masyarakat Indonesia sendiri dengan kualitas tinggi tanpa perlu mengimpor.

E. Analisis Dampak Lingkungan 1. Lingkungan Alam

(10)

Dampak bagi lingkungan dengan adanya proses produksi kue ini tidak begitu banyak. Untuk pembuangan limbah cair, kami telah membuat pembuangan khusus. Selain itu, bahan-bahan sisa pembuatan kue tidak kami buang, namun bisa kami jual kembali ataupun dengan menghasilkan produk lain. Selain itu, kami menyediakan tempat sampah untuk membedakan sampah organik dan anorganik. 2. Lingkungan Sosial

Dampak terhadap lingkungan sosial sendiri cenderung positif. Misalnya saja produk kami memuaskan masyarakat. Selain itu, dengan adanya toko kami mampu menciptakan lapangan kerja baru, walaupun jumlahnya belum banyak. Dana pun mengalir hingga ke pendapatan daerah dan upah bagi para pekerja sehingga dapat memberi kemakmuran bagi mereka dan perusahaan. Dengan pemasok pun dapat saling untung dan kita pun diuntungkan.

F. Aspek Keuangan

1. Perhitungan Keuangan

Perhitungan keuangan pada produksi SweetPea Bakery and Patisserie dilakukan selama satu kali dalam satu bulan, namun tetap menghitung penjualan per harinya. Perhitungan ini kami lakukan setiap akhir bulan agar dapat melihat hasil penjualan tiap bulan mengalami keuntungan atau kerugian, serta adanya peningkatan produksi atau tidak. Selain itu, perhitungan keuangan juga dilakukan untuk memberi upah karyawan, dan akan diberi bonus atau tidak. Untuk akhir tahun, kami juga melakukan perhitungan keuangan atau tutup buku.

2. Biaya Investasi dan Biaya Produksi

Dalam usaha SweetPea Bakery and Patisserie kami telah menginvestasikan obligasi kepada bank agar jika sewaktu-waktu kami membutuhkan secara tiba-tiba, maka obligasi tersebut bisa diuangkan.

Berikut biaya produksi yang saya butuhkan dalam satu bulan:

N o

Jenis Biaya Total

(11)

0

2. Biaya tenaga kerja langsung Rp13.000.000,0 0

3. Biaya overhead pabrik Rp10.000.000,0 0

TOTAL BIAYA Rp43.000.000,0

0

Investasi Tetap:

1. Pembelian tanah dan bangunan Rp 75.000.000,00

2. Peralatan dan perlengkapan toko Rp 45.755.000,00 Total Rp120.755.000,00

Rencana Investasi:

1. Perluasan usaha Rp 40.000.000,00

2. Pembelian peralatan dan perlengkapan Rp 50.000.000,00

3. Perekrutan karyawan baru Rp 10.000.000,00

Total Rp 100.000.000,00

Total Investasi Rp220.755.000,00

3. Sumber dan Kebutuhan Dana

Dalam menjalankan usaha ini, pemilik mendapatkan dana yang bersumber dari modal sendiri dan kredit kepada bank. Modal sendiri saya gunakan untuk membeli bangunan, membeli peralatan, dan bahan baku awal. Kami juga peralatan yang sudah ada sebelum pemilik mendirikan usaha ini untuk meminimalisir pengeluaran. Dana hasil kredit digunakan untuk membeli peralatan-peralatan yang belum terbeli, bahan baku, dan gaji pegawai. Berikut rincian sumber dan

4. Analisis Rasio Rugi Laba

(12)

Perusahaan kami melakukan analisis rasio laba rugi untuk mengetahui keadaan dan perkembangan keuangan perusahaan serta laba yang diperoleh. Rasio keuntungan perusahaan kami yaitu sebesar 30% dari harga pokok penjualan. 5. Proyeksi Aliran Kas

Pemasok yang bekerjasama dengan usaha ini akan sama-sama mengalami keuntungan. Agar tetap menjalin kerjasama dan kepercayaan yang baik, saya selaku pemilik akan membayar persediaan bahan baku dan bahan pembantu paling lambat 7 hari setelah barang telah dikirim dan sampai.

G. Kriteria Kelayakan Proposal 1. Analisa Resiko

Setiap usaha pasti memiliki resiko, baik itu resiko yang dapat dikendalikan, maupun resiko yang tidak terduga datangnya, mulai dari resiko ketika merintis usaha, maupun resiko ketika kita sudah menjalankan usaha. Resiko-resiko tersebut dapat dihindari dan diperkecil peluang terjadinya dengan berbagai upaya-upaya dan kreativitas pengelola perusahaan.

Resiko yang dimungkinan terjadi dalam usaha kue ini adalah kegagalan usaha karena adanya usaha kue serupa. Namun, dari resiko tersebut terdapat pula solusi. Misalnya seperti membuat produk yang lebih baik dari toko lain dan membuat produk yang khas atau produk yang tidak ada di toko lain dan digemari banyak orang.

Resiko yang lain yang dapat terjadi yaitu bahan baku yang habis. Jika bahan baku habis, toko tidak dapat memproduksi produk dan dapat mengecewakan pelanggan. Maka dari itu, kami harus mengusahakan untuk segera membeli bahan baku dari pemasok lain yang tejamin mutunya dan tetap tidak mengurangi kualitas produk.

(13)

produk karena bagi mereka, harga menjadi semakin murah, namun kita hanya menurunkan harga sedikit agar tetap untung.

Ada pula resiko mengenai resiko pada para tenaga kerja. Dalam perusahaan ini, seluruh karyawan diberi fasilitas asuransi kesehatan dan ketenagakerjaan yang akan dibayar oleh mereka sendiri-sendiri.

H. Implementasi Proposal dan Kredit 1. Jaminan Kredit

Dalam pengajuan kredit kepada bank, saya mengajukan jaminan berupa BPKB mobil Avanza tahun 2012 senilai Rp150.000.000,00. Nominal ini jauh lebih besar dibanding dengan nominal yang akan saya pinjam, yaitu Rp100.000.000,00 yang akan digunakan untuk perluasan toko, pembelian peralatan dan perlengkapan baru, perekrutan dan pelatihan karyawan baru.

2. Jadwal Pengembalian Kredit

Dengan meminjam modal dari bank, maka kami akan berusaha untuk melakukan pengembalian kredit sebelum jadwal atau sesuai jadwal yang telah ditentukan. Pola yang dipilih untuk mengembalikan kredit adalah dengan mangambil keuntungan dari hasil penjualan untuk mengangsur pembayaran kredit. Pembayaran angsuran akan dilakukan selama 5 tahun.

I. Hukum dan Perizinan

Syarat-syarat yang telah saya siapkan berkaitan dengan hukum dan perizinan perusahaan:

1. Surat pengantar proposal (surat permohonan kredit) 2. 1 lembar fotokopi KTP pemilik

3. Surat izin usaha

4. NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) 5. 1 lebar fotokopi sertifikat tanah 6. 1 lembar fotokopi BPKB mobil 7. Sertifikat halal

(14)

J. Ringkasan Proposal

Usaha yang akan saya kembangkan yaitu usaha di bidang kuliner sejenis kue dan roti. Nama usaha ini adalah “SweetPea Bakery and Patisserie.” Usaha ini berada di Jalan Beringin 3 RT:001/RW:009 Kota Magelang dengan nomor telepon (0293) 337337. Usaha ini sudah berjalan selama 10 bulan dan memiliki 8 karyawan.

Saya (Azka Mufida) selaku pemilik mengajukan proposal pengajuan kredit ini kepada Bank BRI. Dana yang akan kami pinjam yaitu sebesar Rp100.000.000,00 dengan jaminan BPKB mobil Avanza tahun 2012 sebesar Rp150.000.000,00 dengan jangka waktu 5 tahun.

Rencana penyelesaian perluasan usaha ini kami targetkan selesai pada bulan Februari 2018.

K. PENUTUP

Demikian proposal yang dapat saya sampaikan, semoga dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Bapak/Ibu pimpinan dalam mengambil keputusan terkait permohonan kredit saya.

Hormat saya, Pemilik

(15)

LAMPIRAN PRODUK

(16)
(17)

Magelang, 1 November 2016

Nomor : 011/SP/XI/2016 Lampiran: 1 (satu bendel) Perihal : Permohonan Kredit

Yth.

Bapak Pimpinan PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Magelang

di Magelang

Dengan hormat,

Sehubungan dengan pengembangan usaha toko kue “SweetPea Bakery and Patisserie”, maka kami membutuhan tambahan kredit sebesar Rp100.000.000,00 (serratus juta rupiah), untuk itu kami mohon pinjaman fasilitas kredit dari PT. Bank BRI Kantor

5. Dokumen lain yang dipandang perlu

Demikian surat permohonan ini kami buat sebagaimana mestinya, atas bantuan dan perhatian Bapak kami ucapkan terima kasih.

Hormat Kami,

Pemohon

(18)

Contoh NPWP

Contoh KTP

07-02-2016

SweetPea Bakery and Patisserie

Jalan Beringin 3 RT:001/RW:009 Kota Magelang

Provinsi Jawa Tengah

(19)

Contoh SIUP

(20)
(21)

Contoh BPKB Mobil

(22)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...