Faktor-Faktor yang Memengaruhi Penggunaan Vasektomi di Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi Tahun 2014

16 

Teks penuh

(1)

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENGGUNAAN VASEKTOMI DI KECAMATAN PADANG HILIR KOTA TEBING TINGGI

TAHUN 2014

TESIS

Oleh

SILVIA SAFITRI HASIBUAN 127032235/IKM

PROGRAM STUDI S2 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

(2)

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENGGUNAAN VASEKTOMI DI KECAMATAN PADANG HILIR KOTA TEBING TINGGI

TAHUN 2014

TESIS

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat

untuk Memperoleh Gelar Magister Kesehatan (M.Kes) dalam Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Minat Kesehatan Reproduksi pada Fakultas Kesehatan Masyarakat

Universitas Sumatera Utara

OLEH

SILVIA SAFITRI HASIBUAN 127032235/IKM

PROGRAM STUDI S2 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

(3)

Judul Tesis : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENGGUNAAN VASEKTOMI DI KECAMATAN PADANG HILIR KOTA TEBING TINGGI

TAHUN 2014

Nama Mahasiswa : Silvia Safitri Hasibuan Nomor Induk Mahasiswa : 127032235

Program Studi : S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Minat Studi : Kesehatan Reproduksi

Menyetujui

Komisi Pembimbing

(Namora Lumongga Lubis, M.Sc, Ph.D

Ketua

) (Asfriyati, S.K.M., M.Kes

Anggota

)

Dekan

(4)

Telah diuji

Pada Tanggal : 29 Oktober 2014

PANITIA PENGUJI TESIS

Ketua : Namora Lumongga Lubis, M.Sc, Ph.D Anggota : 1. Asfriyati, S.K.M., M.Kes

2. dr. Heldy BZ, M.P.H

(5)

PERNYATAAN

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENGGUNAAN VASEKTOMI DI KECAMATAN PADANG HILIR KOTA TEBING TINGGI

TAHUN 2014

TESIS

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam tesis ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar sarjana di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Medan, Januari 2015

(6)

ABSTRAK

Data akseptor vasektomi di Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi pada tahun 2013 sampai dengan Mei 2014 berjumlah 37 orang dari 4.697 Pasangan Usia Subur merupakan persentase terendah setelah Kecamatan Padang Hulur yaitu 18 orang. Faktor predisposisi (pengetahuan dan sikap), faktor pemungkin (ketersediaan pelayanan vasektomi dan keterjangkauan sarana kesehatan), serta faktor penguat (dukungan istri dan peran petugas kesehatan) diduga memengaruhi penggunaan akseptor vasektomi.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor predisposisi (pengetahuan dan sikap), faktor pemungkin (ketersediaan pelayanan vasektomi dan keterjangkauan sarana kesehatan), serta faktor penguat (dukungan istri dan peran petugas kesehatan) yang memengaruhi penggunaan vasektomi di Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi Tahun 2014. J

Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh ketersediaan pelayanan vasektomi (p=0,013), dukungan istri (p=0,021), dan peran petugas kesehatan (p=0,003) terhadap penggunaan vasektomi. Tidak ada pengaruh pengetahuan, sikap, dan keterjangkauan sarana kesehatan terhadap penggunaan vasektomi.

enis penelitian adalah observasional dengan rancangan case control study. Populasi adalah suami sebagai Pasangan Usia Subur pengguna vasektomi sebanyak 37 orang (kasus) dan bukan sebagai akseptor vasektomi sebanyak 37 orang (kontrol), sehingga jumlah sampel 74 orang dengan matching jumlah anak dan tempat tinggal. Pengumpulan data dengan wawancara berpedoman kepada kuesioner. Data dianalisis secara univariat, bivariat dengan uji statistik chi square dan multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda pada taraf kemaknaan 95%.

Disarankan agar pemerintah Kota Tebing Tinggi lebih mengoptimalkan petugas kesehatan dan kader dalam memberikan pendidikan kesehatan, menyelenggarakan KB Safari sebulan sekali dan melibatkan tokoh agama dan lainnya sebagai penyuluh tentang kontrasepsi vasekotmi.

(7)

ABSTRACT

The Data of vasectomy acceptors in Padang Hilir Subdistrict, Tebing Tinggi, from 2013 to May, 2014 showed that of 4,697 productive-aged couples, only 37 of them participated as vasectomy acceptors; the lowest percentage in Padang Hilir Subdistrict was 18 acceptors. The factor of predisposition (knowledge and attitude), the factor of possibility (availability of vasectomy service and affordability of health facility), and the factor of strengthening (support from wives and the role of health care providers) influenced the use of vasectomy.

The objective of the research was to find out and to analyze disposition factor (knowledge and attitude), possibility factor (availability of vasectomy service and affordability of health facility) and strengthening facility (support from wives and the role of health care providers) which influenced the use of vasectomy in Padang Hilir Subdistrict, Tebing Tinggi, in 2014. The research used observational method with case control study. The population was 37 productive-aged couples (case) and 37 vasectomy acceptors (control) so that there were 74 respondents with matching the number of children and dwelling. The data were gathered by conducting interviews, guided by questionnaires and analyzed by using univatriate analysis, bivatriate analysis with chi square test, and multivatriate analysis with multiple logistic regression tests at the significance level of 95%.

The result of the research showed that there were the influences of the availability of vasectomy service (p = 0.013), support from wives (p = 0.021), and the role of health care providers (p = 0.003) on the use of vasectomy. There was no influence of knowledge, attitude, and affordability of health facility on the use of vasectomy.

It is recommended that Tebing Tinggi City Administration optimize health care providers and cadres in providing health education, organizing KB Safari once a month and involve religious figures as counselors in vasectomy contraception.

(8)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kepada Allah SWT, atas berkat dan limpahan rahmatNya sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis dengan judul “Faktor-Faktor yang Memengaruhi Penggunaan Vasektomi di Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi Tahun 2014”.

Tesis ini merupakan salah satu persyaratan akademik untuk menyelesaikan pendidikan Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Minat Studi Kesehatan Reproduksi pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara Medan. Dalam menyusun tesis ini, penulis mendapat bantuan, dorongan dan bimbingan dari berbagai pihak. Untuk itu, pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada:

1. Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM&H., M.Sc (CTM).,Sp.A.,(K), selaku Rektor Universitas Sumatera Utara.

2. Dr. Drs. Surya Utama, M.S, selaku Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara atas kesempatan penulis menjadi mahasiswa Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan masyarakat Universitas Sumatera Utara.

(9)

4. Namora Lumongga Lubis, M.Sc, Ph.D sekaligus Ketua Pembimbing atas segala ketulusannya dalam menyediakan waktu untuk memberikan bimbingan, dorongan, saran dan perhatian selama proses proposal hingga penulisan tesis ini selesai

5. Asfriyati, S.K.M., M.Kes selaku Anggota Komisi Pembimbing atas segala ketulusannya dalam menyediakan waktu untuk memberikan motivasi selama proses proposal hingga penulisan tesis ini selesai.

6. dr. Heldy BZ, M.P.H dan Drs. Abdul Jalil A.A., M.Kes selaku Tim Penguji yang telah banyak memberikan saran, bimbingan dan perhatian selama penulisan tesis. 7. Dedi P. Siagian, S.STP., M.Si, selaku Kepala Camat Padang Hilir Kota Tebing

Tinggi yang telah memberikan izin penelitian dan memberikan dukungan kepada penulis dalam rangka menyelesaikan pendidikan pada Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara Medan.

8. Para Dosen, staf dan semua pihak yang terkait di lingkungan Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Minat Studi Kesehatan Reproduksi pada Fakultas Kesehatan masyarakat Universitas Sumatera Utara.

(10)

10.Buat suami tercinta Arif Susanto, S.T yang telah memberikan motivasi dan dukungan moril maupun materi selama penulis mengikuti pendidikan hingga selesai.

11.Teristimewa buat anakku Safhira Atsil Arviannisa yang telah menjadi motivator untuk menyelesaikan studi ini.

12.Teman-teman seperjuangan di Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Sumatera Utara, atas bantuannya dan memberikan semangat dalam penyusunan tesis ini.

Akhirnya saya menyadari segala keterbatasan yang ada. Untuk itu, saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan demi kesempurnaan tesis ini, dengan harapan, semoga tesis ini bermanfaat bagi pengambil kebijakan di bidang kesehatan dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Medan, Januari 2015 Penulis

(11)

RIWAYAT HIDUP

Silvia Safitri Hasibuan, lahir pada tanggal 30 Juli 1981 di Kelurahan Bandar Sakti Kecamatan Kecamatan Bajenis Kota Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara, beragama Islam, anak pertama dari lima bersaudara dari pasangan Chairul Anwar Hasibuan dan Ibunda Hj. Salmiah, bertempat tinggal di Jalan Kf. Tandean Kelurahan Bandar Sakti Kecamatan Kecamatan Bajenis Kota Tebing Tinggi. Penulis menikah tanggal 22 Juli 2007 dengan Arif Susanto, S.T dan dikaruniai seorang putri Safhira Atsil Arviannisa.

Penulis mulai melaksanakan pendidikan SD Negeri No 163099 Tebing Tinggi tamat pada tahun 1992, melanjutkan pendidikan SMP Negeri 5 Tebing Tinggi tamat pada tahun 1995, melanjutkan pendidikan SMA Negeri 1 Tebing Tinggi tamat tahun 1998, melanjutkan pendidikan D III Akademi Kebidanan Pemko Tebing Tinggi tamat tahun 2003, selanjutnya menamatkan D IV Bidan Pendidik Universitas Sumatera Utara tahun 2007. Kemudian pada tahun 2012 penulis melanjutkan pendidikan Pascasarjana Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Minat Studi Kesehatan Reproduksi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

(12)

DAFTAR ISI

2.2. Program Keluarga Berencana (KB) ... 16

2.2.1. Pengertian, Visi, dan Misi ... 16

2.2.2. Tujuan dan Manfaat KB ... 17

2.2.3. Sasaran Program KB ... 19

2.3. Metode Kontrasepsi KB Pria ... 20

2.3.1. Pengertian Kontrasepsi ... 20

2.3.2. Metode Kontrasepsi Vasektomi ... 24

2.4. Landasan Teori ... 34

3.4.3. Uji Validitas dan Reliabilitas ... 43

3.5. Variabel dan Definisi Operasional ... 44

(13)

3.5.2. Definisi Operasional ... 45

3.6. Metode Pengukuran ... 45

3.7. Metode Analisis Data ... 47

3.7.1. Analisis Univariat ... 47

3.7.2. Analisis Bivariat ... 47

3.7.3. Analisis Multivariat ... 48

BAB 4. HASIL PENELITIAN ... 50

4.1 Gambaran Umum Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi ... 50

4.2 Analisis Univariat ... 51

4.2.1. Karakteristik Pengguna vasektomi ... 51

4.2.2. Faktor Predisposisi ... 53

5.1 Pengaruh Pengetahuan terhadap Penggunaan Vasektomi ... 62

5.2 Pengaruh Sikap terhadap Penggunaan Vasektomi ... 64

5.3 Pengaruh Ketersediaan Pelayanan Vasektomi terhadap Penggunaan Vasektomi ... 65

5.4 Pengaruh Keterjangkauan Sarana Kesehatan terhadap Penggunaan Vasektomi ... 67

5.5 Pengaruh Dukungan Istri terhadap Penggunaan Vasektomi .. 68

5.6 Pengaruh Peran Petugas Kesehatan terhadap Penggunaan Vasektomi ... 70

5.7 Pengaruh Ketersediaan Pelayanan Vasektomi, Dukungan Istri dan Peran Petugas terhadap Penggunaan Vasektomi ... 72

BAB 6. KESIMPULAN DAN SARAN ... 75

6.1 Kesimpulan ... 75

6.2 Saran ... 76

DAFTAR PUSTAKA ... 78

(14)

DAFTAR TABEL

No. Judul Halaman

3.1. Definisi Operasional Variabel ... 45 3.2. Aspek Pengukuran Variabel Penelitian ... 46 4.1. Karakteristik Pengguna Vasektomi Kasus dan Kontrol ... 52 4.2. Distribusi Pengguna Vasektomi Kasus dan Kontrol Berdasarkan

Faktor Predisposisi ... 53 4.3. Distribusi Pengguna Vasektomi Kasus dan Kontrol Berdasarkan

Faktor Pemungkin ... 54 4.4. Distribusi Pengguna Vasektomi Kasus dan Kontrol Berdasarkan

Faktor Penguat ... 55 4.5. Tabulasi Silang Faktor Predisposis (Pengetahuan dan Sikap)

dengan Penggunaan Vasektomi ... 58 4.6. Pengaruh Faktor Pemungkin (Ketersediaan Pelayanan

Vasektomi), dan Faktor Penguat (Dukungan Istri dan Peran Petugas Kesehatan) yang Memengaruhi terhadap Penggunaan

(15)

DAFTAR GAMBAR

No. Judul Halaman

(16)

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor Judul Halaman

1. Kuesioner Penelitian ... 80

2. Hasil Pengolahan Data ... 86

3. Surat Izin Penelitian dari Fakultas Kesehatan Masyarakat USU Medan 110

4. Surat Izin Penelitian dari Badan Kesbang Pol dan Linmas Tebing Tinggi ... 111

5. Surat Izin Penelitian dari Bappeda Tebing Tinggi ... 112

6. Surat Telah Melakukan Penelitian dari Kantor Camat Padang Hilir Tebing Tinggi ... 113

7. Surat Telah Melakukan Penelitian dari Badan Kesbang Pol dan Linmas ... 114

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...