• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kurikulum Program Studi Perawatandan Per

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Kurikulum Program Studi Perawatandan Per"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

September 2011

Program Studi Perawatan

dan Perbaikan Mesin

(2)

ii

1

LEMBAR PENGESAHAN

Kurikulum Diploma 3

Program Studi Perawatan dan Perbaikan Mesin

Program Studi Perawatan dan Perbaikan Mesin Ketua

Sukanto,S.ST,M.Eng

NP.206796015 Direktur

Ir.Budi Tjahjono, MM

NIP.195602011981021001

(3)

iii

1. DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ... iii

BAB I. VISI,MISI DAN TUJUAN PROGRAM STUDI ... 1

I.1 Visi dan Misi ... 1

I.2 Tujuan Umum ... 1

I.3 Tujuan Program ... 1

BAB II. KOMPETENSI LULUSAN ... 3

II.1 Kompetensi ... 3

II.2 Ranah Keahlian ... 5

II.2.1 Keterampilan Teknologi/ Technological Skill ... 5

II.2.2 Pemahaman Kemanusiaan / Humanistic Skills ... 8

II.3 Matrix Pencapaian Kualifikasi Diploma 3 ... 10

II.4 Relevansi Mata Kuliah ... 11

II.5 Acuan Penyusunan Kurikulum... 12

II.6 Azas Penyusunan ... 12

II.6.1 Azas Kebangsaan ... 12

II.6.2 Azas Prefesionalisme... 13

II.6.3 Azas Pendidikan ... 13

II.7 Luaran Program Studi ... 13

II.8 Pertimbangan Perancangan Kurikulum ... 13

II.9 Pengelompokan Mata Kuliah ... 14

II.10 Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa ... 14

BAB III. JEJARING MATA KULIAH ... 16

BAB IV. URAIAN KURIKULUM INTI DAN INSTITUTIONAL ... 17

BAB V. DISTRIBUSI MATA KULIAH TEORI DAN PRAKTIK ... 21

(4)

| Visi,misi dan tujuan PROGRAM STUDI 1

BAB I.

VISI,MISI DAN TUJUAN PROGRAM STUDI

I.1 Visi dan Misi

Visi

 Menjadi pusat pendidikan dan pelatihan terutama di bidang teknologi perawatan yang unggul ditingkat nasional maupun internasional.

Misi

 Melaksanakan program pendidikan dan pelatihan teknologi perawatan mesin secara efektif dan efisien.

 Menyediakan sumber daya manusia yang mampu berkompetisi secara global.

 Menghasilkan perkakas dan peralatan manufaktur serta menjalin kerjasama dengan lembaga-lembaga pendidikan dan industri.

I.2 Tujuan Umum

Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan

profesional dalam menerapkan, mengembangkan, dan menyebarluaskan teknologi

serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan

masyarakat.

I.3 Tujuan Program

Untuk menghasilkan sumber daya manusia/tenaga kerja terampil dengan kualifikasi

Diploma 3 pada bidang Perawatan Mesin, dapat dicapai dengan menyelesaikan

program pendidikan 6 (enam) semester penuh atau 120 sks. Setelah menyelesaikan

program tersebut dapat dinyatakan lulus, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 61

tahun 1992 maka berhak menyandang gelar Ahli Madya (AMd)

Program Studi Teknik Perawatan dan Perbaikan Mesin menyiapkan lulusannya

benar-benar kompeten dalam bidangnya. Disamping keterampilan dan pengetahuan dalam

Perawatan dan Perbaikan Mesin untuk, lulusannya diharapkan mampu menunjukkan

(5)

| 2

 Langsung bisa bekerja pada berbagai jenis perusahaan secara global yang tidak terbatas hanya didalam bidang industry manufaktur (be immediately employable in

the global company)

 Bisa berperan dan beradaptasi secara efektif dalam lingkungan keilmuannya yang berkembang fleksibel dan cepat yang sesuai dengan perkembangan teknologi

pemeliharaan, perbaikan dan pembuatan mesinyang ada. (adaption in an agile

environment of maintenance technology development with effectively)

 Dapat bertindak secara bertanggungjawab dan dengan etika yang benar (perform in a responsible and ethical manner)

 Memungkinkan studi lanjut pada jalur Diploma maupun Sarjana baik didalam negeri ataupun diluar negeri (be possible to transferr into appropriate degree

program both Diploma stream or Sarjana stream in country or overseas)

 Memiliki wawasan kewirausahaan, dimana dengan keterampilan dan pengetahuan serta sikap yang dibekalkan, suatu saat diharapkan mampu melakukan usaha

sendiri. (Having businness knowledge in addition to their skills, knowledge and

performance, they are hopefully able once to be entrepreneur in their field of

(6)

| KOMPETENSI LULUSAN 3

BAB II.

KOMPETENSI LULUSAN

II.1 Kompetensi

Lulusan Diploma III Perawatan dan Perbaikan Mesin disiapkan untuk :

 Mampu menerapkan aktivitas perbaikan berkesinambungan untuk meningkatkan efisiensi peralatan produksi dengan teknologi konvensional hingga teknologi berkendali numerik.

 Mampu membangun sistem perawatan mandiri yang dilakukan oleh operator peralatan produksi dengan teknologi konvensional hingga teknologi berkendali numerik.

 Mampu membangun sistem perawatan terencana yang meliputi sistem peraweatan preventive, korektif, prediktif dan produktif untuk peralatan produksi dengan teknologi

konvensional hingga teknologi berkendali numerik.

 Mampu menyiapkan paket-paket pelatihan perawatan teknis.

 Mampu memberikan masukan pertimbangan perawatan dalam perancangan produk.

 Mampu menunjukkan teknik-teknik supervise.

 Mempunyai interpersonal skill dan mampu menunjukkan prinsip dasar kewirausahaan

Materi perawatan mesin yang diberikan dalam pembelajaran praktik maupun teori

mencakup aktivitas :

 Bidang keahlian Pemeliharaan Mesin yang meliputi : Memasang dan melepas Bantalan

(bearing and dismounting), memasang dan melepas penyekat (seal mounting and

dismounting), Penyebarisan Pembawa mekanik (mechanical drive alignment), pelumas

dan pelumasan (lubricate and lubrication), instalasi kelistrikan pada mesin ( achi e’s

electrical installation), pemeliharaan dan pemeliharaan pompa (pump installation and

maintenance), pemeliharaan mesin tenaga (engine maintenance).

 Bidang Keahlian Perbaikan Mesin yang meliputi : Bongkar Pasang Mesin ( machine disassembly and assembly), rekondisi mesin (machine overhaul), Perbaikan dan

Pembuatan Sukucadang (sparepart making and repair), Fabrikasi logam (metal

fabrication), Melamak Bidang Datar dan Lengkung (flat and curve surface scraping).

 Bidang keahlian pembuatan komponen yang meliputi : Proses Bubut (turning process),

(7)

| KOMPETENSI LULUSAN 4 process), proses gerinda (grinding process), proses produksi CNC (CNC component),

perencanaan dan pengendalian produksi (production planning and control).

Hasil dari aktivitas yang dilakukan harus memenuhi suatu standarisasi metrology yang

telah ditentukan berdasarkan spesifikasi fungsinya. Untuk menjamin hal tersebut

maka mahasiswa yang bersangkutan harus dapat menggunakan alat ukur atau alat

pemeriksa kualitas geometri maupun kualitas fungsi mesin berupa :

 Alat ukur Mekanis yang meliputi : Mikrometer (0,001mm) dan Komparator (0,001 mm)dan CMM (coordinate measuring machine).

 Alat pemeriksa yang meliputi : Test Bar (0,002 mm), Master Lamak (0,002 mm), Feeler Gauge (0,001 mm) Block Gauge (0,002 mm), Meja Perata (0,01

mm).

 Alat ukur digital yang meliputi : Vibration Meter, Technometer, Thermometr, Flow Meter, Pressure Gauge, Push and Pull Tension Gauge dan Indicator

Tester.

Materi perawatan yang diberikan didalam pembelajaran praktik maupun teori

mencakup jenis-jenis mesin :

 Mesin Konvensional Pemotong Logam yang meliputi : Mesin Bubut (lathe machines, Mesin Frais (milling machines), Mesin Gerinda Datar (surface

grinding machines), mesin Gerinda Silinder (cylindrical grinding machines),

Mesin Bor (drilling machines) dan Mesin Ketam (shaping machines).

 Mesin Konvensional Pemroses Logam yang meliputi : Mesin Gunting (shearing machines), Mesin Lipat Plat (bending machines), Mesin Roll Plat (rolling

machines), Mesin Press (Press machines), Mesin Las Gas dan Las Listrik (gas

welding, arc welding, TIG & MIG welding and spot welding).

 Mesin Non-Konvensional yang meliputi : Mesin Bubut CNC (CNC turning machine, Mesin Frais CNC (CNC milling machines), Mesin Pengukur Koordinat

(8)

| KOMPETENSI LULUSAN 5

 Mesin Konversi Energi yang meliputi :Pompa Positif (positive displacement pump) dan Pompa Putar (centrifugal pump) berikut instalasinya, Kompresor

positif (positive displacement compressor) berikut instalasinya dan Penggerak

Motor Bakar Diesel dan Bensin (engine drive) berikut mekanisme

penggeraknya.

II.2 Ranah Keahlian

Ranah keahlian peserta didik diarahkan pada penguasaan dan pemahaman materi

yang relevan dan seimbang untuk pengembangan diri pada keilmuan lanjut, dan

dikelompokan sesuai domain pembelajaran teknik pada jalur pendidikan professional.

II.2.1 Keterampilan Teknologi/ Technological Skill

II.2.1.1 Perawatan Mesin (Maintenance Machine)

 Mampu menginterpresikan manual book mesin unuk tujuan perencanaan.

 Mampu membuat spesifikasi kerja yang berhubungan aktivitas : Inspeksi, Reparasi kecil, Reparasi medium, Overhaul pada kegiatan Perawatan mesin.

 Mampu melakukan kegiatan Perawatan Mesin yang meliputi aktivitas : Inspeksi, Reparasi kecil, Reparasi medium, Overhaul berdasarkan spesifikasi kerja yang telah

ditentukan untuk berbagai jenis mesin.

 Mampu mengoperasikan mesin-mesin perkakas konvensional dan non-konvensional untuk tujuan perbaikan dan pembuatan komponen untuk kegiatan pemeliharaan,

perbaikan dan pembuatan mesin.

 Mampu menentukan urutan dan jenis proses perbaikan yang diperlukan untuk aktivitas perawatan mesin.

 Mampu melakukan perbaikan dengan menggunakan manual tangan melalui proses hand scraping.

(9)

| KOMPETENSI LULUSAN 6

 Mampu melakukan pengukuran dan pemeriksaan terhadap kualitas mesin yang telah mengalami proses pemeliharaan maupun perbaikan menggunakan alat ukur dan

pemeriksa mekanis maupun digital

 Mampu menentukan apakah suatu mesin dapat beroperasi sesuai yang dipersyaratkan/ distandardisasikan untuk mesin yang bersangkutan setelah dilakukannnya kegiatan

Perawatan Mesin.

 Mampu menggunakan software Perawatan Mesin untuk tujuan perencanaan, pemantauan dan pengendalian aktivitas Perawatan Mesin.

 Mampu melakukan pemantauan menggunakan Teknik Predictive Maintenace dan menggunakan alat ukur secara benar.

 Mampu melakukan pemantauan menggunakan Teknik Predictive Maintenance dan menggunakan alat ukur secara benar.

II.2.1.2 Perancangan Kontruksi Mekanik (Mechanical Construction Design)

 Memahami fungsi dan kegunaan kontruksi mekanik yang diaplikasikan pada mesin perkakas, mesin konversi energy, alat angkat dan pemindah sebagai alat untuk

menunjang hasi produksi

 Mampu merancang kontruksi mekanik sederhana yang akan digunakan untuk tujuan pemeliharaan, perbaikan, pembuatan dan modifikasi komponen pada mesin atau alat

bantu untuk memudahkan pekerjaan yang akan dilakukan.

 Mampu menggambar baik secara manual maupun menggunakan alat bantu piranti lunak (CAD)

II.2.1.3 Perencanaan Proses (Process Planning)

 Mampu membaca gambar susunan suatu mesin atau konstruksi mekanik.

 Mempu mengestimasi waktu dan biaya pemrosesan yang dibutuhkan.

 Mampu membuat jadwal pemrosesan.

 Mampu menentukan kondisi komponen yang rusak harus dibuat, komponen yang rusak harus dibeli, komponen yang rusak harus diperbaikai, dan komponen yang masih layak

(10)

| KOMPETENSI LULUSAN 7

 Mampu memperkirakan/ mengestimasi waktu dan biaya proses pembuatan tiap komponen.

 Mampu menentukan jenis mesin yang akan dipakai untuk memperbaiki atau membuat komponen pada aktivitas perawatan mesin.

 Mampu merencanakan evaluasi pemrosesan yang telah dilakukan ditinjau dari aspek biaya, waktu dan kualitas berdasarkan standardisasi yang telah ditetapkan

II.2.1.4 Pengendali pada mesin (Control of machine)

 Mampu mengoperasikan dan membuat program pada mesin CNC baik seara manual maupun dengan menggunakan alat bantu piranti lunak CAM.

 Memahami prinsip kerja system kendali pneumatic hidrolik dan elektro pneumatic serta pengendali mampu program (PLC)

II.2.1.5 Material

 Menganal jenis material, kode material dan karakter masing-masing material terutama yang berkaitan dengan pembuatan komponen atau sukucadang mesin.

 Mampu malakukan pengujian material, terutama sifat-sifat yang berkaitan dengan pembuatan komponen atau sukucadang mesin.

 Memahami penggunaan bahan logam dan bukan logam yang terkait dengan pembuatan komponen atau sukucadang mesin.

 Mampu menentukan perlakuan/ treatment yang sesuai untuk mengubah sifat material sesuai kebutuhan pembuatan komponen atau sukucadang mesin.

II.2.1.6 Kualitas (Quality)

 Mengenal arti dan sistem mutu

 Mampu merencanakan mutu untuk aktivitas pemeliharaan, perbaikan dan pembuatan suatu mesin.

(11)

| KOMPETENSI LULUSAN 8

 Mengenal pemeriksaan mutu dalam proses dan mutu akhir produk/ Quality Control in Process and finish product.

 Mengenal Gugus Kendali Mutu (GKM).

II.2.2 Pemahaman Kemanusiaan / Humanistic Skills

II.2.2.1 Kemampuan berkomunikasi (Communication Skills)

Mampu berkomunikasi lisan dengan menggunakan bahasa nasional secara baik dan efisien untuk kepentingan umum maupun profesi

Mampu membuat tata tulis laporan baik dalam bahasa Indonesia secara baik dan efisien terutama untuk kepentingan profesi

Mampu memahami Manual Instruction dan References baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris

Mampu melakukan presentasi secara baik dan efisien terutama untuk kepentingan profesi

II.2.2.2 Kemampuan Komputer (Computer Skills)

 Mampu mengoperasikan komputer dan menggunakan beberapa program aplikasi perkantoran, seperti pengolah kata, basis data, tabel perhitungan dll.

 Mampu mengoperasikan program aplikasi khusus, seperti CAD, CNC, CAM

II.2.2.3 Cultural Skills

 Memahami dan menyakini serta mengamalkan kepercayaan kepada Tuhan YME

 Memahami kepedulian dalam berinteraksi dengan lingkungan

 Memahami kehidupan bernegara, berbangsa serta membangun rasa nasionalisme,

II.2.2.4 Kemampuan Kerjasama ( Team Work Skill )

 Mampu bekerjasama dalam merencanakan dan menyelesaikan suatu pekerjaan

 Mampu melakukan koordinasi dalam merencanakan dan menyelesaikan suatu pekerjaan

(12)

| KOMPETENSI LULUSAN 9 II.2.2.5 Bussiness Skills

 Mampu Mengetahui bagaimana membuat rencana usaha dan prinsip sales and marketing

 Mengetahui prinsip manajemen dan keuangan serta dasar-dasar penyeliaan.

 Mengetahui parameter kepuasan pelanggan.

(13)

| KOMPETENSI LULUSAN 10

II.3 Matrix Pencapaian Kualifikasi Diploma 3

Pengukuran

kedalaman

Pembelajaran

Ranah Keahlian (Skill Taxonomy)

M

1. Kemampuan Teknik (Technological Skills)

1.1 PerancanganKonstruksi Mekanik (Mechanical

Construction Design)

1.2 Perencanaan Proses (Process Planning)

1.3 Pemeliharaan Mekanik (Maintenance Mechanic)

1.4 Kendali Mesin (Control of Machine)

1.5 Material (Engeenering Material)

1.6 Mutu (Quality)

2. Pemahaman Kemanusian (Humanistic Skills)

2.1 Kemampuan Komunikasi (Communication Skills)

2.2 Kemampuan Komputer (Computer Skills)

2.3 Cultural Skills

2.4 Kemampuan Kerjasama (Teamwork Skills)

3 Business Skill

(14)

| KOMPETENSI LULUSAN 11

II.4 Relevansi Mata Kuliah

No Ranah Keahlian (Skill Taxonomy) Mata Kuliah

1 Kemampuan Teknik / Technological Skills

1.1 Perancangan Konstruksi Mekanik/

Mechanical Construction Design

1.2 Perencanaan Proses/ Process Planning Praktik Produksi

Pengetahuan Mesin

Manajemen Pemeliharaan Mesin

Pengantar Sistem Manufaktur

1.3 Pemeliharaan, Perbaikan dan

Pembuatan Mesin/ Maintenance

Mechanic

Proses Permesinan

Teknik Pemeliharaan Mesin Teknik Perbaikan Mesin

Teknik Pembuatan Mesin

Instalasi Listrik 3 dan Mesin Listrik Lanjut

Las dan Fabrikasi Logam

Praktik Industri dan Prosuksi

Keselamatan dan Kesehatan Kerja

1.4 Pengendali Mesin/ Control of Machine Pneumatik Hidrolik

Rangkaian Dasar Listrik

CNC/CAD/CAM

1.5 Material/ Engineering Material Material Teknik

Pengujian Material Teknik

(15)

| KOMPETENSI LULUSAN 12

1.6 Mutu (Quality) Manajemen Mutu

2 Pemahaman Kemanusiaan/Humanistic Skills

2.1 Kemampuan Komunikasi

(Communication Skills)

Tata Tulis Laporan (Bahasa Indonesia)

Bahasa Inggris

2.2 Kemampuan Komputer (Computer

skills)

Pemrograman Komputer

2.3 Cultural Skills Pancasila

Kewarganegaraan

Agama

Olah Raga

2.4 Teamwork Skill Teknik Supervisi

3 Bussiness Skills

3.1 Entrepreneurship Kewirausahaan

II.5 Acuan Penyusunan Kurikulum

 Kurikulum dikembangkan dari kurikulum nasional dan disuaikan berdasarkan Kepmen 232/U/2000 (tentang pedoman penyusunan kurikulum pendidikan tinggi

dan penilaian hasil belajar mahasiswa) dan Kepmen 045/U/2002 (tentang

kurikulum inti pendidikan tinggi)

 Kurikulum pendidikan direncanakan dan dikembangkan gayut terhadap kebutuhan perkembangan industri nasional dan internasional, dan merupakan pendidikan

teknik manufaktur yang objektiv

II.6 Azas Penyusunan

II.6.1 Azas Kebangsaan

 Filosofi Bangsa Indonesia (Pancasila)

 Mengacu pada dunia industri manufaktur dan standar internasional

(16)

| KOMPETENSI LULUSAN 13

 Antisipatif dan adaptif terhadap kemajuan teknologi dan trend global

II.6.2 Azas Prefesionalisme

 Penyelengaraan pendidikan terprogram, terkoordinasi dan tepat waktu

 Membina kerjasama studi intern dan lintas jurusan

 Penyelengaraan pendidikan dilaksanakan oleh tim instruktur/pengajar yang memiliki kemampuan profesional dalam bidangnya

 Pembinaan pendidikan dikembangkan dengan kelengkapan dan peningkatan bahan ajar berkualitas

 Penyelengaraan pendidikan yang dilandasi etika dan moral

II.6.3 Azas Pendidikan

 Menanamkan disiplin, kejujuran dan tanggung jawab

 Menumbuhkan semangat dan antuasiasme

 Menanamkan cinta Almamater

 Mengutamakan pembinaan profesionalisme keahlian

 Mengembangkan daya pikir dan keterampilan

 Mengembangkan sikap komitmen terhadap bidang keahlian

 Menumbuhkan sikap kerjasama (teamwork)

II.7 Luaran Program Studi

Sebagai Foreman/penyelia dalam bidang Perawatan Mesin dan Pembuatan mesin.

II.8 Pertimbangan Perancangan Kurikulum

 Kurikulum dirancang untuk luaran pendidikan SMU atau SMK 3 tahun

 Pembelajaran teori dan praktik berorientasi terapan dan siap pakai

 Proses pendidikan berlangsung selama 6 semester penuh /120 SKS

(17)

| KOMPETENSI LULUSAN 14

Interaksi antara pembelajaran teori dan praktik yang dilakukan dibengkel.

Laboratorium dan studio dikondisikan selalu berkaitan

II.9 Pengelompokan Mata Kuliah

Mengacu pada Kepmen 232/U/2000 dan Kepmen 045/U/2002, mata kuliah pada

kurikulum inti dikelompokan dalam :

1 Kelompok Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK);

2 Kelompok Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK);

3 Kelompok Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB);

4 Kelompok Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB);

5 Kelompok Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB);

kurikulum institusional dikelompokan atas keseluruhan atau sebagian dari :

1 Kelompok Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK);

2 Kelompok Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK);

3 Kelompok Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB);

4 Kelompok Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB);

5 Kelompok Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB);

Sedangkan kompetensi hasil didik program studi diklasifikasikan dalam 3 kelompok

dengan perbandingan beban ekivalen dalam satuan kredit semester (SKS)

1 Kompetensi utama 40 – 80 %

2 Kompetensi pendukung 20 – 40 %

3 kompetensi lain 0 – 30 %

II.10 Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa

 Terhadap kemajuan belajar mahasiswa dilakukan penilaian secara berkala yang berbentuk ujian, pelaksanaan tugas, dan pengamatan oleh dosen/pengajar

(18)

| KOMPETENSI LULUSAN 15

 Penilaian hasil belajar dinyatakan sesuai peraturan pendidikan Politeknik Manufaktur Bangka Belitung

 Syarat kelulusan program pendidikan ditetapkan atas pemenuhan jumlah SKS yang disyaratkan (120 SKS) dan indeks prestasi komulatif (IPK) minimum

 IPK minimum = 2.00

 Predikat kelulusan terdiri atas 3 tingkat yaitu : memuaskan, sangat memuaskan, dan dengan pujian, yang dinyatakan dalam transkrip akademik

 IPK sebagai dasar penentuan predikat kelulusan program studi adalah :

 IPK 2,00 – 2,75 : memuaskan

 IPK 2,76 – 3,50 : sangat memuaskan

(19)

| JEJARING MATA KULIAH 16 Gambar Teknik Mesin 1

Teknik Perawatan 1 Las dan Fabrikasi Logam 1 Elemen Mesin 1

Pengelolaan Alat dan Gudang 1 KKJ Material Teknik 2 Rangkaian Listrik 1*

Proses Permesinan 2* Gambar Teknik Mesin 2

Teknik Perawatan 2 Las dan Fabrikasi Logam 2 Teknik Pemeliharaan Mesin 1

Pengelolaan Alat dan Gudang 2

Elemen Mesin 3 Teknik Pemeliharaan Mesin 2

Pneumatik dan Hidrolik

Bongkar Pasang MEsin dan Suku Cadang

Perawatan Pencegahan 1 Perawatan Korektif 1 Teknik Pemeliharaan Mesin 2 Perawatan Mandiri

BAB III.

JEJARING MATA KULIAH

(20)

URAIAN KURIKULUM INTI DAN INSTITUTIONAL 17

BAB IV.

URAIAN KURIKULUM INTI DAN INSTITUTIONAL

5.1 MATA KULIAH PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN

(MPK)

Tujuan

Menghasilkan lulusan yang dapat bertindak secara bertanggungjawab pada profesinya

yang didasari oleh etika yang benar dan beriman & bertaqwa kepada Tuhan YME,

berbudi pekerti luhur, berkepribadian mantap, mandiri, serta mempunyai rasa

tanggungjawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

MATAKULIAH

5.2 MATA KULIAH KEAHLIAN DAN KETERAMPILAN

( MKK )

Tujuan

Menghasilkan lulusan yang memahami dasar-dasar keilmuan dan keterampilan dalam

mendukung kekaryaan pada profesi Perawatan dan Perbaikan Mesin/ Maintenance

Machine dan memungkinkan untuk studi lanjut pada jalur Diploma (Profesional) maupun

Sarjana (Akademis) baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

(21)

URAIAN KURIKULUM INTI DAN INSTITUTIONAL 18 Total

SKS

SKS Teori SKS Praktik

I. Kurikulum Inti

9 Pengolahan Data Elektronika 2 2

10 Gambar Teknik Mesin 3 1 2

II. Kurikulum Institusional

1 Teknik Pemeliharaan Mesin 1,2,3 5 5

2 Pengetahuan Mesin 2 2

Jumlah SKS 46 27 19

5.3 MATA KULIAH KEAHLIAN BERKARYA

( MKB )

Tujuan

Menghasilkan lulusan yang langsung bisa bekerja pada perusahaan secara global untuk

mengimplementasikan Perawatan dan Perbaikan Mesin.

(22)

URAIAN KURIKULUM INTI DAN INSTITUTIONAL 19

10 Bongkar Pasang Mesin dan Suku

Cadang

1 1

11 Pneumatik-Hidrolik 2 2

12 Sistem Kontrol 2 2

13 CTS/CNC 3 3

14 CAD/CAM 2 2

Jumlah SKS 45 8 37

5.4 MATA KULIAH PERILAKU BERKARYA

( MPB )

Tujuan :

Menghasilkan lulusan yang memiliki sikap mandiri dan bertanggung jawab dalam

berkarya yang didasari perencanaan yang benar dan memiliki kesadaran tentang mutu,

keselamatan & kesehatan kerja serta berwawasan lingkungan

MATAKULIAH

PEMBOBOTAN

Total SKS SKS Teori SKS Praktik

I. Kurikulum Inti

1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja 1 1

(23)

URAIAN KURIKULUM INTI DAN INSTITUTIONAL 20

3 Manajemen Industri 1 1

II. Kurikulum Institusional

1 Manajemen Mutu 1 1

2 Pengantar Sistem Manufaktur 1 1

3 Sikap Kerja 5R 1 1

4 Perawatan Produktif Terpadu 2 2

5 Perbaikan Berkesinambungan 2 2

6 Pengukuran dan Pemeriksaan 1 1

7 Pengelolaan Alat dan Bahan 2 2

Jumlah SKS 14 11 3

5.5 MATA KULIAH BERKEHIDUPAN BERMASYARAKAT

( MBB )

Tujuan :

Menghasilkan lulusan yang mampu bekerja sama dalam tim dan bisa berperan efektif

dalam lingkungan keilmuannya yang berkembang fleksibel dan cepat serta memahami

(24)

DISTRIBUSI MATA KULIAH TEORI DAN PRAKTIK 21

BAB V.

DISTRIBUSI MATA KULIAH TEORI DAN PRAKTIK 1

(25)

DISTRIBUSI MATA KULIAH TEORI DAN PRAKTIK 22 MKB (MATA KULIAH KEAHLIAN BERKARYA)

(26)

DISTRIBUSI MATA KULIAH TEORI DAN PRAKTIK 23 V

MBB (MATA KULIAH KEHIDUPAN

BERMASYARAKAT)

MKK (MATA KULIAH KEILMUAN

DAN KETERAMPILAN)

(27)

DISTRIBUSI MATA KULIAH TEORI DAN PRAKTIK 24

III MPB (MATA KULIAH PERILAKU BERKARYA)

1 Pengelolaan Alat Logistik PAL01P 1 1

2 Pengelolaan Alat Potong PAP01P 1 1

3 Pengukuran dan Pemeriksaan PDP01P 1 1

(28)

RASIO BEBAN EKIVALEN 25

BAB VI.

RASIO BEBAN EKIVALEN

4

KOMPETENSI

ELEMEN KOMPETENSI Total PCT

MPK SKS MKK SKS MKB SKS MPB SKS MBB SKS SKS %

UTAMA Agama 1 Fisika 2 Mekanika Teknik 2 Manajemen

Perawatan Mesin 2

(29)

RASIO BEBAN EKIVALEN 26 PENDUKUNG Bahasa

Inggris 4

Las dan Fabrikasi

Logam 1 Pneumatik-Hidrolik 2

(30)

LAMPIRAN : SILABUS

Gambar

Gambar Teknik Mesin
Gambar Teknik Mesin 1
Gambar Teknik Mesin
Gambar Teknik Mesin 1
+3

Referensi

Dokumen terkait

bin di gudang BM PT XYZ. Dengan kode OB adalah kategori obat bebas. Pada kolom kedua adalah penomoran untuk aisle yang ada di gudang, yaitu aisle 7. Kolom ketiga

Mampu melakukan pemasangan alat bantu kerja pada proses pembubutan kartel, tirus dan ulir segitiga dengan bertanggung jawab.. Mampu melakukan pemasangan benda kerja pada

Rencananya sebelumnya, perseroan akan melepas 4 anak usahanya dengan target perolehan dana Rp300 miliar semester II tahun ini.. Dana yang diperoleh nantinya akan digunakan untuk

Hasil dari survey awal mengenai produktivitas kerja karyawan, ternyata perusahaan kurang memperhatikan kemampuan yang dimiliki oleh karyawan dalam menyelesaikan

Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memahami jenis teripang, menganalisis struktur teripang yang meliputi kepadatan individu, indeks keanekaragaman, indeks

Mengenai peran dan upaya apa saja yang mesti dilakukan KUAdi wilayah Kota Banjarmasin dalam pencegahan perceraian dini di masyarakat, maka pemerintah melalui

Kemampuan citra Landsat 7 untuk pemetaan perubahan penutup lahan di Jawa telah dikaji oleh Poniman dan Nurwadjedi (2008). Tidak seperti halnya citra Landsat atau

Adanya manual prosedur ini diharapkan akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi dari fungsi Self Access Centre (SAC), yaitu untuk menghasilkan atmosfer penggunaan