BAB V PEMBINAAN DAN PENGOLAAN. kebutuhan masyarakat. Sebuah institusi yang memiliki Sumber Daya Manusia yang baik,

24 

Loading.... (view fulltext now)

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 25 BAB V

PEMBINAAN DAN PENGOLAAN

A. SUMBER DAYA MANUSIA

Sumber Daya Manuasia adalah merupakan suatu elemen yang sangat penting dalam menciptakan suatu institusi yang dinamis, berkembang sesuai dengan kemajuan dan kebutuhan masyarakat. Sebuah institusi yang memiliki Sumber Daya Manusia yang baik, maka akan tercipta menejemen yang baik pula, efektif dan efesien. Oleh sebab itu diperlukan mekanisme pembinaan karir yang menuju kepada penilaian yang berbasis kinerja, Data kepegawaian secara periodik atau ada perubahan telah dilakukan dalam aplikasi Sistem Informasi Kepegawaian (SIMKEP) dengan baik.

Sumber Daya Manusia pada Peradilan Agama dibagi dalam 2 (dua) kelompok, yaitu Sumber Daya Manusia Teknis Yudisial dan Sumber Daya manusia Non Teknis Yudisial. Yaitu :

1. Sumber Daya Manusia Teknis Yudisial

Sumber Daya Manusia Teknis Yudisial pada Pengadilan Agama Kangean terdiri dari :

Ketua : 1 (satu) orang Wakil Ketua : 1 (satu) orang Hakim : 4 (empat) orang Panitera/Sekretaris : 0 (nol) orang Wakil Panitera : 1 (satu) orang Panitera Muda : 2 (dua) orang

(2)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 26

Panitera Pengganti : 0 (satu) orang Jurusita : 0 (nol) orang Jurusita Pengganti : 2 (dua) orang

Calon Panitera Pengganti : 1 (satu) orang (CPNS)

2. Sumber Daya Manusia Non Teknis Yudisial

Sumber Daya Manusia Non Teknis Yudisial pada Pengadilan Agama Kangean terdiri dari :

Sekretaris : 0 (nol) orang Wakil Sekretaris : 1 (satu) orang Kepala Urusan : 2 (dua) orang

Staf : 0 (nol) orang

Tenaga Honorer : 10 (sepuluh) orang

3. Promosi dan Mutasi

Pelaksanaan Promosi dan Mutasi bagi pegawai berdasarkan Undang-Undang Nomor : 43 tahun 1999 Tentang Pokok-Pokok Kepegawaian dan Peraturan Pemerintah RI Nomor : 9 tahun 2003 Tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil.

Pelaksanaan Promosi dan Mutasi pada Pengadilan Agama Kangean adalah sebagai berikut :

a. Promosi

Jabatan yang telah terisi atau terjadi pergantian pada tahun 2011 baik dari mutasi masuk pegawai baru maupun pegawai Pengadilan Agama Kangean yang mendapat promosi sebagai berikut :

(3)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 27

1. Rohmad Bahrudin, S.Kom sebagai Wakil Sekretaris PA Kangean melaksanakan tugas sejak 29 Maret 2011 yang sebelumnya sebagai Kepala Urusan Keuangan PA Kangean.

2. Priyo Setiawan, S.Kom sebagai Kepala Urusan Keuangan PA Kangean melaksanakan tugas sejak 3 Agustus 2011 yang sebelumnya sebagai Staf Umum PA Kangean.

3. Samsul Hadha, S.H. sebagai Panitera Muda Gugatan PA Kangean melaksanakan tugas sejak 9 September 2011 yang sebelumnya sebagai Panitera PA Kangean.

b. Mutasi Masuk dan Mutasi Keluar

Pada tahun 2011 ini telah terjadi mutasi masuk sebanyak 1 (satu) orang dan mutasi keluar sebanyak 2 (dua) orang pegawai yaitu :

1. Mutasi masuk yang telah berjalan selama tahun 2011 sebanyak 1 orang PNS, yaitu Antoni Windika, S.H. Nip. 198505042011011011 calon pegawai negeri sipil berdasarkan surat keputusan Sekretaris Mahkamah Agung Republik Indonesia nomor : 1068/SEK/CPNS.04.1/XII/2010 melaksanakan tugas sejak 1 Juni 2011.

2. Mutasi keluar yang telah berjalan selama tahun 2011 sebanyak 2 orang, yaitu 1 orang Hakim dan 1 orang PNS, yaitu Drs. Warnita Anwar Hakim Pengadilan Agama Kangean menjadi Hakim Pengadilan Agama Sampang dan SANEMAN, S.H Panitera/Sekretaris Pengadilan Agama Kangean pensiun karena meninggal dunia pada tanggal 28 Desember 2011.

(4)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 28 4. Pengisian Jabatan Struktural

Jabatan struktural pada Pengadilan Agama Kangean banyak yang kosong karena pejabat yang bersangkutan telah mutasi pindah atau pensiun dan sampai sekarang belum ada pejabat definitif yang mengisi kekosongan tersebut, diantaranya adalah ;

a. Panitera Muda Permohonan telah kosong sejak bulan September 2008 b. Kepala Urusan Umum telah kosong sejak bulan Oktober 2009

Daftar urutan kepangkatan akan kami lampirkan pada Lampiran 5.1

B. PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA

Dalam upaya peningkatan pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya, Pengadilan Agama Kangean harus meningkatkan semua aspek kegiatan dalam organisasi yang meliputi aspek kelembagaan, kepegawaian, keuangan, perlengkapan dan fasilitas lainnya.

Kelancaran, ketertiban dan kesempurnaan dalam melaksanakan tugas tersebut, sebagian besar ditentukan oleh kelancaran dan ketertiban jalannya administrasi perkantoran dari masing-masing unit kerja yang berada didalamnya.

Untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam administrasi perkantoran tersebut selalu diperlukan adanya peralatan kantor yang dapat menjamin pelaksanaan tugas yang harus dilaksanakan secara efektif dan efesien.

Dalam rangka menuju tertib administrasi perlengkapan perlu memperhatikan tahapan-tahapan dalam siklus perlengkapan meliputi : perencanaan dan penentuan kebutuhan, penyimpanan, pemeliharaan, penghapusan dan terselenggaranya pengendalian terhadap kekayaan negara. Sejak bulan Oktober Tahun 2008 sampai dengan sekarang

(5)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 29

Desember 2011, Pengadilan Agama Kangean telah menyelenggarakan pengadministrasian yang lebih tertib dan akuntabel melalaui aplikasi SIMAK BMN dan melalui Opname fisik persediaan dan BMN serta telah melakukan rekonsiliasi Inventarisasi Barang Milik Negara yang telah dilakukan dengan Departemen Keuangan RI melalui Direktorat Jendral Kekayaan Negara kantor pelayanan dan kekayaan negara Pamekasan, untuk periode semester 2 tahun anggaran 2011 ini telah dilakukan dengan nomor : 03/WKN.10/KNL.05/TH/2012 untuk DIPA 005.01 dan 04/WKN.10/KNL.05/TH/2012 untuk DIPA.05.

Dalam melakukan inventarisasi Barang Milik Negara (BMN) pada Badan Peradilan dibawah Mahkamah Agung RI, pada seluruh aset tetap Pengadilan Agama Kangean dan pembenahan aplikasi SIMAK BMN (Sistem Informasi Managemen dan Akuntansi Barang Milik Negara) yang telah dijalankan di lingkungan Pengadilan Agama Kangean selaku UAKPB (Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Barang) dan dalam penyampaian laporan dikoordinasi oleh Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, disampaikan secara periodik per bulan telah dilakukan rekonsiliasi internal dengan SAKPA(Sistem Akuntansi Kuasa Pengguna Anggaran) dan per semester juga dilakukan laporan kepada Pengadilan Tinggi Agama Surabaya selaku UAPPB-W (Unit Akuntansi Pengguna Barang Wilayah).

1. Sarana dan Prasarana Gedung

Sarana dan prasarana gedung meliputi pengelolaan aset tetap barang milik negara yang terdiri dari tanah, bangunan gedung kantor permanen, dan rumah negara permanen.

(6)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 30 a) Pengadaan

Tahun 2011 Pengadilan Agama Kangean melakukan pengadaan Tanah seluas 4.615m2 senilai Rp. 1.153.750.000,- untuk Bangunanan Gedung Kantor berasal dari DIPA APBN tahun 2011.

b) Pemeliharaan

Untuk pemeliharaan sarana dan prasarana gedung tahun 2011, melalui belanja barang mata anggaran 523111(pemeliharaan gedung dan bangunan) senilai PAGU Rp. 13.080.000 terealisasi Rp.13.080.000 atau 100%. Pemeliharaan rumah negara permanen dilakukan lewat belanja barang mata anggaran 521119 seniali PAGU Rp.3.500.000 terealisasi 100%.

c) Penghapusan

Pada tahun 2011 Pengadilan Agama Kangean belum melakukan penghapusan terhadap aset tetap barang milik negara yang terdiri dari tanah, bangunan gedung kantor permanen, peralatan dan mesin dan rumah negara permanen dikarenakan belum ada gantinya.

Pengelolaan administrasi Sarana dan Prasarana Gedung berupa tanah, bangunan gedung kantor permanen dan rumah negara di Pengadilan Agama Kangean meliputi : 1. Terealisasinya Sertifikat Tanah Bangunan Kantor di Pengadilan Agama Kangean,

No. Sertifikat Tanah 12.15.21.18.00024 dengan luas tanah 1,106 m² dan tanah 4.615m2;

2. Pembuatan KIB (Kartu Inventaris Barang) Tanah Bangunan Kantor Pemerintah 1 KIB (Kartu Inventaris Barang) dan 1 KIB (Kartu Inventaris Barang) Tanah Bangunan Rumah Negara;

(7)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 31

3. Pembuatan KIB (Kartu Inventaris Barang) bangunan kantor permanen sebanyak 2 KIB (Kartu Inventaris Barang) dan 1 KIB (Kartu Inventaris Barang) Rumah Negara;

2. Sarana dan Prasarana Fasilitas Gedung

Sarana dan prasarana fasilitas gedung meliputi pengelolaan aset tetap barang milik negara berupa peralatan dan mesin serta aset tetap lainnya. Peralatan dan mesin mencakup mesin-mesin dan kendaraan dinas bermotor, alat elektronik, dan seluruh inventaris kantor. Sedangkan aset tetap lainnya adalah aset tetap mencakup aset tetap yang tidak dapat dikelompokkan ke dalam kelompok tanah, peralatan dan mesin, gedung dan bangunan, yang diperoleh dan dimanfaatkan dan dalam kondisi siap pakai. Barang Milik Negara yang termasuk dalam kategori ini adalah koleksi perpustakaan/buku.

a) Pengadaan

Pada tahun 2011 dilakukan pengadaan tanah senilai Rp.1.153.750.000 dengan PAGU Rp. 2.000.000.000 atau realisasi sebesar 57.68% dengan sisa PAGU sebesar Rp.846.250.000 karena terblokir.

b) Pemeliharaan

Pemeliharaan peralatan dan mesin dilakukan dengan belanja barang mata anggaran 523121 senilai PAGU total Rp.29.440.000 (Dua puluh sembilan juta empat ratus empat puluh ribu rupiah) terealisasi Rp.29.435.470 atau 99.99%, meliputi perawatan kendaraan bermotor roda 4, roda 2 dan peralatan dan mesin lainnya.

(8)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 32 c) Penghapusan

Untuk penghapusan kami dalam tahap mengumpulkan peralatan dan mesin yang rusak dan dihentikan penggunaannya dengan memasukkannya dalam aset lainnya dalam aplikasi SIMAK BMN untuk selanjutnya tahun 2011 kami ajukan prosesnya ke kantor pelayanan kekayaan Negara dan Lelang.

Pengelolaan peralatan inventaris kantor di Pengadilan Agama Kangean, meliputi : 1. Pembuatan DIR (Daftar Inventaris Ruangan) sebanyak 13 ruangan;

2. Jumlah peralatan inventaris kantor(peralatan dan mesin) sampai dengan tahun 31 Desember 2011 sebanyak 278 dari perolehan saldo awal sebanyak 275 buah dan penambahan inventaris dari transfer masuk sebanyak 3 buah berasal dari Pengadilan Tinggi Agama Surabaya. Laporan Barang Kuasa Pengguna Tahunan akan kami sajikan pada Lampiran 5.2.

3. Pelabelan peralatan inventaris kantor telah dilakukan pada semua peralatan dan mesin.

4. Perawatan peralatan inventaris kantor meliputi : a). A.C Split dan Window : 5 unit

b). P.C. Unit : 16 unit. c). Printer : 11 Unit

d) Laptop : 12 Unit

5. Pengelolaan kendaraan dinas bermotor di Pengadilan Agama Kangean, sampai dengan tahun 2011 kendaraan dinas bermotor roda dua sebanyak 9 unit, 3 unit sudah rusak berat sudah tidak layak pakai serta di persiapkan untuk dilakukan penghapusan. Pembuatan KIB (Kartu Inventaris Barang) kendaraan dinas

(9)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 33

bermotor roda dua sebanyak 9,sedangkan KIB (Kartu Inventaris Barang) untuk kendaraan dinas roda empat sebanyak 1 KIB;

6. Pengelolaan barang milik negara persediaan, aset tak berwujud dan bahan-bahan pustakaan Pengadilan Agama Kangean.

a. Untuk aset persediaan telah dilakukan pengadministrasian lewat aplikasi persediaan tiap bulannya, untuk saldo per 31 Desember 2011 sebesar Rp.1.605.600, Lampiran data persediaan akan kami lampirkan pada

Lampiran 5.3

b. Aset tak berwujud berupa aplikasi komputer saldo per 31 Desember 2011 sebesar Rp.29.200.000 yang diperoleh melalui transfer masuk dari Badan Peradilan Agama. Lampiran data asset tak berwujud akan kami lampirkan pada Lampiran 5.4

c. Pengadministrasian buku-buku diperpustakaan, meliputi :

1. Untuk bahan perpustakaan yang baru diterima dengan membubuhi stempel instansi pada halaman judul, halaman terakhir, dan halaman rahasia, serta membubuhi stempel inventarisasi pada halaman balik judul dibagian yang tidak ada tulisan atau gambar.

2. Membuat kartu buku dan kantong buku serta menempelkannya pada setiap buku baru;

3. Untuk bahan perpustakaan yang sudah ada dengan mendaftar semua bahan pustaka ke dalam buku induk perpustakaan, memberi nomor klasifikasi pada setiap bahan pustaka, memberi label dan menata bahan pustaka kedalam rak perpustakaan sebanyak 479 buku pada

(10)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 34

tahun 2010 serta penambahan buku baru sebanyak 27 tahun 2011, jadi total buku bahan perpustakaan pada tahun 2011 sebanyak 506 buah; 4. Melayani para peminjam buku.

Untuk Laporan posisi Neraca BMN pada SIMAK BMN kami sajikan pada

Lampiran 5.5 dan Catatan Ringkas Barang Milik Negara pada Lampiran 5.6

C. PENGELOLAAN KEUANGAN

Secara umum Pengadilan Agama Kangean telah melaksanakan kegiatan di bidang keuangan dengan baik sesuai dengan dana yang ada dalam DIPA serta sesuai dengan ketentuan yang ada dalam per-mata anggaran (untuk anggaran rutin).

Pengolahan administrasi keuangan pada Pengadilan Agama Kangean tahun 2011 telah dilakukan melalui aplikasi yang didapat dari Kementerian Keuangan, antara lain : GPP2011, RKAKLDIPA2011, SPM2011, SAKPA2011 serta dari BAPPENAS aplikasi PP39 KL setup_2011. Dimana pelaporan keuangan tersebut dilakukan perperiode per bulan, triwulan semesteran dan tahunan.

Penggunaan anggaran tersebut sesuai dengan program-program yang telah ditetapkan sesuai dengan skala prioritas yang diklasifikasikan menjadi 3 (tiga) jenis belanja, yaitu :

1. Belanja Pegawai

Belanja pegawai meliputi belanja pegawai mengikat dan tidak mengikat yang penggunaannya antara lain untuk gaji dan tunjangan, honorarium, vakasi dan

(11)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 35

lembur. Honorarium yang berkaitan dengan pembentukan modal tidak termasuk dalam belanja pegawai.

Berikut rincian belanja pegawai pada DIPA tahun 2011 : 1. Pagu Rp. 894.862.869,-

2. Realisasi Rp. 888.852.940,- 3. Sisa Rp. 5.906.060,-

Dari total anggaran yang telah terealisasi, dapat kita lihat pagu balanja pegawai telah terserap sebesar 99,34 % dari total pagu yang tersedia, dibanding tahun 2010 dimana realisasinya sebesar 108.69 %. Disajikan dalam Lampiran 5.7 Matrik Belanja Pegawai

2. Belanja Barang

Belanja barang yaitu pengeluaran untuk pembelian barang dan jasa yang habis pakai dalam ukuran waktu satu tahun anggaran termasuk didalamnya pemeliharaan dan perjalanan dinas. Perhitungan dan peniliaian belanja barang dilakukan berdasarkan standar biaya yang telah ditetapkan, sedangkan penilaian terhadap pekerjaan yang belum ditetapkan dalam standar biaya dilakukan atas dasar Term Of Refrence (TOR) dan Rincian Anggaran Belanja (RAB). Belanja barang meliputi belanja barang mengikat maupun belanja barang tidak mengikat.

Berikut rincian belanja barang pada DIPA tahun 2011 :

1. Pagu Rp. 263.300.000,-

2. Realisasi Rp. 261.898.846,-

3. Sisa Rp. 1.401.154,-

(12)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 36 3. Belanja Modal

Belanja modal yaitu pengeluaran yang dilakukan dalam rangka pembentukan modal, antara lain untuk pembangunan, peningkatan dan pengadaan serta kegiatan non fisik yang mendukung pembentukan modal.

Selama tahun anggaran 2011, semua satuan kerja Pengadilan Agama Kangean mendapat pagu belanja modal pengadaan tanah gedung kantor Pemerintah dengan APBN.

Berikut rincian belanja modal pada DIPA tahun 2011 : 1. Pagu Rp. 2.000.000.000,-

2. Realisasi Rp. 1.153.750.000,- 3. Sisa Rp. 846.250.000,-

Dari total anggaran yang telah terealisasi, dapat kita lihat pagu balanja Modal hanya terserap sebesar 57.69 % dari total pagu yang tersedia dikarenakan ada tanda blokir di DIPA Revisi, disajikan dalam Lampiran 5.9 Matrik Belanja Modal. Laporan realisasi manual keuangan tahun anggaran 2011 pada Lampiran 5.10 dan

Lampiran 5.11 untuk Laporan realisasi belanja.

4. Penerimaan Pendapatan

Realisasi penerimaan pendapatan di peroleh dari penyetoran Pendapatan Negara Bukan Pajak sampai 31 Desember 2011 terealisasi sebanyak Rp. 4.910.740, dimana rinciannya di peroleh dari penyetoran Mata anggaran pendapatan (MAP)

NO MAP/KETERANGAN JUMLAH

1. 423141 – Pendapatan sewa rumah dinas Rp. 315.000 2. 423911 – Pendapatan kembali Belanja Pegawai Pusat Rp. 282.960

(13)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 37

TAYL

3. 423913 – Pendapatan Kembali Belanja Lainnya RM TAYL

Rp. 120.000

4. 423991 – Penerimaan kembali persekot gaji Rp. 4.192.780

J U M L A H Rp. 4.910.740

Laporan data penerimaan pendapatan pada aplikasi SAKPA dapat dilihat pada

Lampiran 5.12 dan Neraca keuangan Semester 2 atau tahun 2011 dari aplikasi SAKPA dapat dilihat di Lampiran 5.13

D. PENGELOLAAN ADMINISTRASI 1. Administrasi Perkara

a. Prosedur Penerimaan Perkara

Pelaksanaan kegiatan penerimaan perkara pada Pengadilan Agama Kangean telah dilakukan sengan sistim meja-meja (Meja I, Meja II dan Meja III) sesuai dengan ketentuan Pola Bindalmin. Demikian pula pembuatan Penetapan Majelis Hakim (PMH), Surat Penugasan Panitera Pengganti dan Penetapan Hari Sidang) telah dilaksanakan sesuai ketentuan Pola Bindalmin.

b. Registrasi Perkara

Pengadilan Agama Kangean telah melaksanakan tertib pencatatan dalam buku register perkara yang jumlahnya sebanayak 11 macam, yang meliputi:

1) Register Induk Perkara Gugatan 2) Register Induk Perkara Permohonan 3) Register Permohonan Banding

(14)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 38

4) Register Permohonan Kasasi

5) Register Permohonan Peninjauan Kembali (PK) 6) Register Surat Kuasa Khusus

7) Register Penyitaan Barang Tidak Bergerak 8) Register Penyitaan Barang Bergerak 9) Register Eksekusi

10) Register Akta Cerai

11) Register Permohonan Pembagian Harta Peninggalan di Luar Sengketa.

c. Keuangan Perkara

Pengelolaan keuangan perkara pada Pengadilan Agama Kangean telah dibukukan pada Buku Jurnal keuangan Perkara menurut jenisnya yaitu KI-PAI/G untuk perkara gugatan, KI-PA/P untuk perkara permohonan, KI-PA2 untuk permohonan banding, KI-PA3 untuk permohona kasasi, KI-PA4 untuk permohonan peninjauan kembali dan KI-PA5 untuk permohonan eksekusi, kemudian dicatat dalam Buku Induk Keuangan Perkara (KI-PA6), Buku Induk Keuangan Biaya Eksekusi (KI-PA7) untuk permohonan eksekusi, dan buku Hak-Hak/Biaya Kepaniteraan (KI-PA8) berdasarkan Buku Bantu Jurnal Harian Perkara sesuai dengan ketentuan Pola Bindalmin.

d. Laporan Perkara

Pelaksanaan tugas pembuatan laporan perkara Pengadilan Agama Kangean telah dilaksanakan dalam bentuk 3 (tiga) pola yakni:

1) Pola Bindalmin, terdiri dari laporan bulanan, empat bulanan, enam bulanan, yaitu Model L1-PA1 s.d. L1-PA8.

(15)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 39

2) Pola Direktorat Pembinaan Badan Peradilan Agama Islam, sesuai dengan Surat Edaran Direktur Pembinaan Badan Peradilan Agama Islam tanggal 8 Januari 1999 Nomor: E.V/OT.01.2/AZ/30/1999, yaitu B3 s.d. B6 dan RK-1 s.d RK6 dan ditambah dengan RK-MA.

3) Pola Pengadilan Tingggi Agama Surabaya, yaitu Laporan Pelaksanaan Sita, Pembagian Harta Peninggalan di Luar Sengketa, Penyampaian Akta Cerai, Penyampaian Salinan Putusan Cerai/Penetapan Talak/ Pemberitahauan terjadinya perceraian kepada Kantor Urusan Agama (KUA), Laporan Pelaksanaan Minutasi, Laporan Data Tingkat Penyelesaian Perkara.

Semua jenis laporan tersebut dikirim sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yaitu selambat-lambatnya tanggal 10 bulan berikutnya, kecuali laporan Model RK dikirim paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya yang dikirim melalui faximile dan e-mail.

e. Penerbitan Akta Cerai

Sesuai dengan ketentuan Pasal 84 ayat (4) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989, bahwa “Panitera berkewajiban memberikan akta cerai sebagai surat bukti cerai kepada para pihak selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah putusan yang memperoleh kekuatan hukum tetap tersebut diberitahukan kepada para

pihak.” Pengadilan Agama Kangean telah menerbitkan Akta Cerai sebanyak 385

set (0,07 %) dari 498 putusan perkara perceraian yang dikabulkan (cerai talak 150 perkara dan cerai gugat 256 perkara), sisanya 22 perkara (4,4 %) belum belum diterbitkan akta cerainya karena putusan tersebut belum berkekuatan hukum tetap atau belum melaksanakan ikrar talak.

(16)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 40 f. Penyampaian Salinan Putusan Perceraian/Penetapan Talak Kepada KUA

Berdasarkan Pasal 84 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989, bahwa “Panitera Pengadilan atau pejabat Pengadilan yang ditunjuk berkewajiban selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari mengirimkan satu helai salinan putusan Pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, tanpa bermeterai kepada Pegawai Pencatat Nikah yang wilayahnya meliputi tempat kediaman penggugat dan tergugat, untuk mendaftarkan putusan perceraian dalam

sebuah daftar yang.disediakan untuk itu,” Pengadilan Agama Kangean secara rutin

mengirimkan salinan putusan cerai yang berkekautan hukum tetap/penetapan cerai talak.

Dari jumlah 623 perkara perceraian yang dikabulkan Pengadilan Agama Kangean tahun 2011, 498 (79,93 %) perkara yang telah diterbitkan akta cerainya. Dari jumlah 385 perkara perceraaian yang diterbitkan akta cerainya seluruhnya salinan putusan/penetapannya telah disampaikan kepada Pegawai Pencatat Nikah.

g. Kearsipan dan Minutasi perkara

Penyusunan berkas perkara yang akan diminutasi telah dilaksanakan sesuai dengan KMA Nomor : 001/SK/I/1991 dan minutasi perkara telah diselesaikan dalam waktu 30 hari atau 3 minggu terhadap perkara yang akan diajukan banding.

Penataan berkas perkara yang telah diminutasi diletakkan di box minutasi yang diatur secara berurutan sesuai dengan perkara, dan masing masing box berisi 15 berkas perkara. Box minutasi dibedakan antara box untuk perkara

(17)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 41

gugatan dan perkara permohonan. Untuk menjamin keamanan berkas perkara yang telah diminutasi tersebut maka box minutasi berkas perkara tersebut diletakkan secara beraturan dalam rak besi dalam ruang arsip berkas perkara.

h. Biaya Proses

Berdasarkan surat keputusan Ketua Pengadilan Agama Kangean nomor : W13-A36/71/HK.00.5/SK/I/2011 tanggal 18 Januari 2011 tentang penunjukan pengelola biaya proses tahun 2011, serta surat keputusan pengelola biaya proses nomor W13-A36/148/HK.00.5/SK/III/2011 tanggal 23 Maret 2011 tentang Pembuat komitmen,bendahara dan staf pelaksana biaya proses pada Pengadilan Agama Kangean tahun 2011. Pengelolaan biaya proses dilakukan untuk membiayai keperluan semua pengeluaran suatu perkara dari perkara tersebut terdaftar sampai gugur/ditolak atau putus. Dimana menurut surat keputusan tersebut pengeluaran tersebut dikelompokkan menjadi 4 (empat), yaitu :

1. Belanja Bahan atau Alat tulis kantor 2. Konsumsi Persidangan

3. Penggandaan Salinan Putusan 4. Pemberkasan dan Penjilidan

Sebelum diberlakukannya surat keputusan pengelola biaya proses nomor : W13-A36/148/HK.00.5/SK/III/2011 telah ada surat keputusan nomor : W13-A36/ 123.1 /HK.00.5/SK/III/2010 dimana selain pengeluaran pada 4 (empat) point diatas juga ada pengeluaran utnuk honorarium pengelola biaya proses. Besarnya biaya proses pada bulan Januari sampai dengan Maret 2011 adalah Rp.25.000 (dua puluh lima ribu rupiah) sedangkan bulan Maret sampai dengan Desember 2011 adalah sebesar

(18)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 42

Rp.61.500(enam puluh satu ribu lima ratus rupiah), dengan penyesuaian harga belanja bahan disesuaikan dengan tempat lokasi satuan kerja yang berada di kepulauan, dimana harga barang menjadi lebih mahal dikarenakan biaya transport yang mahal. Berikut posisi biaya proses per 31 Desember 2011.

NO URAIAN PENERIMAAN PENGELUARAN

1. Saldo Tahun 2010 Rp. 2.250.600 2 Penerimaan 2011 Rp.27.179.000 3. Honorarium Pengelola Rp.1.154.300 4. Pemb Bahan/ATK Rp.7.111.360 5. Konsumsi Persidangan Rp.1.053.500 6. Penggandaan Salinan Putusan Rp. 385.000 7. Pemberkasan&Penjilid an Rp. 577.000 8. Persediaan Rp.1.832.000 9. Saldo Rp.20.979.940 10. Jumlah Total Rp.31.261.600 Rp.31.261.600 2. Administrasi Umum

Administrasi umum meliputi Bidang Umum, Bidang Kepegawaian dan Bidang Keuangan

2.1 Bidang Umum

Bidang umum adalah bagian yang melaksanakan segala urusan mengenai kebutuhan kantor, diantaranya melakukan perencanaan pembelian kebutuhan pegawai kantor, pemeliharaan sarana dan prasarana, melakukan inventarisasi / pengolahan data barang milik Negara dan melakukan pengadministrasian secara umum. Perode pelaporan bidang umum yang menyangkut dengan barang milik Negara dilakukan setiap periode per bulan, per semesteran serta tiap akhir bulan bagian umum melakukan rekon internal dengan bagian keuangan.

(19)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 43

Selain menyangkut tentang barang milik Negara bagian umum juga melakukan pengadministrasian surat keluar dan surat masuk, untuk tahun 2011 surat keluar dan surat masuk sebagai berikut :

a. Surat Masuk

Pengadilan Agama Kangean selama tahun 2011 telah menerima, menyortir, membuka, mengarahkan, memberi nomor mencatat dan mendistribusikan surat masuk sebanyak 303 surat dengan klasifikasi surat sebaga berikut :

OT (Organisasi dan Tatalaksana) : 15 Surat

HM (Hubungan Masyarakat) : 63 Surat

KP (Kepegawaian) : 48 Surat

KU (Keuangan) : 28 Surat

KS (Kesekretariatan) : 29 Surat

PL (Perlengkapan) : 14 Surat

HK (Hukum) : 63 Surat

PP (Pendidikan dan Pelatihan) : 11 Surat

PB (Pembinaan) : - Surat

PS (Pengawasan) : 3 Surat

b. Surat Keluar

Mengolah dan mengirim surat keluar sebanyak 567 surat dengan klasifikasi surat sebagai berikut :

OT (Organisasi dan Tatalaksana) : 18 Surat HM (Hubungan Masyarakat) : 7 Surat

(20)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 44 KP (Kepegawaian) : 179 Surat KU (Keuangan) : 130 Surat KS (Kesekretariatan) : 3 Surat PL (Perlengkapan) : 64 Surat HK (Hukum) : 158 Surat

PP (Pendidikan dan Pelatihan) : 6 Surat

PB (Pembinaan) : - Surat

PS (Pengawasan) : 1 Surat

Selain itu, berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI Nomor : 0017/Dj.A/SK/VII/2011 tentang Pedoman Pelayanan Meja Informasi Dilingkungan Peradilan Agama maka Pengadilan Agama Kangean juga menyelenggarakan pelayanan meja informasi, dimana laporan tahunan tentang itu pada

Lampiran 5.14

2.2 Bidang Kepegawaian

Bidang kepegawaian selain melakukan proses pengusulan pegawai (promosi) dan mutasi seperti yang dijelaskan diatas juga mempunyai tugas tugas yaitu : 1. Koordinasi pegawai secara keseluruhan.

2. Pengadministrasian / inventarisasi data pegawai negeri sipil,honorer dan tenaga kontrak.

3. Melakukan pelantikan dan penyumpahan pegawai naik jabatan atau menjadi PNS. 4. Pembuatan daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan (DP3) tiap akhir tahun.

5. Membuat Surat pernyataan menduduki jabatan (SPMJ) dan Surat pernyataan melaksanaan tugas tiap awal tahun.

(21)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 45

6. Pembuatan SK Honorer dan kontrak tiap awal tahun.

7. Menyelenggarakan absen pegawai tiap hari dan melaporkan absensi/daftar hadir kepada Pengadilan Tinggi Agama Surabaya tiap akhir bulan.

8. Melakukan tegoran kepada PNS/Honorer/Kontrak yang melanggar disiplin. 9. Melakukan usul kenaikan pangkat pegawai

Pada tahun 2011 Pengadilan Agama Kangean telah melakukan usul kenaikan pangkat pegawai regular periode 1 April atas nama.Drs.Muhdi Kolil,SH,MM

10.Pembuatan usul kenaikan gaji berkala pegawai

Pembuatan usul kenaikan gaji berkala pegawai tahun 2011 yaitu :

1. Mengusulkan kenaikan Gaji berkala pada periode Maret tahun 2011 Atas nama : Bustani,S.Ag

2. Mengusulkan kenaikan Gaji berkala pada periode April tahun 2011 Atas nama : Harno

3. Mengusulkan kenaikan Gaji berkala pada periode Juni tahun 2011 Atas nama : Moch Syarief

4. Mengusulkan kenaikan Gaji berkala pada periode Oktober tahun 2011 Atas nama : Rohmad Bahrudin S.Kom dan Moch Muchlish, S.H.

5. Mengusulkan kenaikan Gaji berkala pada periode Desember tahun 2011 Atas nama : Riduan S.Ag dan Priyo Setiawan S.Kom

11.Dan permintaan data kepegawain lainnya dari pimpinan atau instansi lainnya maupun instansi diatas Pengadilan Agama Kangean.

(22)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 46

Secara umum tugas bagian keuangan adalah melaksanakan pengelolaan daftar isian pengeluaran anggaran (DIPA) secara baik,benar dan transparan. Unsur-unsur pengelola keuangan ada 5 yaitu Kuasa Pengguna Anggaran, Pejabat Pembuat Komitmen, Pembuat dan penguji SPM, Bendahara Pengeluaran dan petugas pengelola administrasi belanja pegawai.Dima tugas-tugas bagian keuangan adalah :

1. Menyusun Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) tiap awal tahun.

2. Membuat perkiraan pengeluaran tiap bulan dalam satu tahun anggaran disesuaikan dengan jumlah anggaran DIPA tahun tersebut.

3. Menginventarisasi dan menyimpan uang tunai di brangkas bagi bendahara pengeluaran.

4. Melakukan pembayaran dan menyimpan terhadap bukti kwitansi yang sah atas transaksi yang sah(sesuai dengan peruntukan dalam mata anggaran dan POK). 5. Melakukan penulisan buku kas umum, buku kas tunai, buku pajak, buku bank dan

kartu pengawas.

6. Mengajukan Surat Perintah Membayar (SPM) Gaji,Uang Makan, Uang Persediaan , Ganti Uang Persediaan, Belanja Modal kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Pamekasan.

7. Melakukan pengolahan administrasi keuangan pegawai, misalnya : SKPP, perhitungan Setoran Pajak Tahunan(SPT).

8. Membuat laporan dimana periodenya: a. Bulanan, diantaranya :

i. Laporan keuangan kepada Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Pelaksana keuangan Mahkamah Agung RI dan Pengadilan Tinggi Surabaya berupa

(23)

LAPORAN TAHUNAN 2011 Hal 47

file kirim serta backup bulan pelaporan dan ditambah hard copy realisasi belanja untuk pengiriman ke Pengadilan Tinggi Agama Surabaya.

ii. Membuat laporan realisasi belanja dan pendapatan kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Pamekasan sebagai bahan rekonsiliasi keuangan.

iii. Melakukan penyetoran dan pelaporan Pendapatan Negara bukan pajak (PNBP) bulanan.

iv. Rekonsiliasi dengan bagian umum. b. Triwulan, diantaranya :

i. Melakukan laporan realisasi anggaran melalui aplikasi PP 39 tahun 2006 berupa file backup dan kirim.

ii. Melakukan pelaporan Pendapatan Negara bukan pajak (PNBP) c. Semesteran, diantaranya :

i. Membuat laporan keuangan semesteran berupa Laporan Realisasi Anggaran, Neraca dan Catatan atas Laporan Keuangan.

ii. Rekonsiliasi Barang Milik Negara dengan Kantor pelayanan kekayaan Negara dan lelang (KPKNL) Pamekasan.

d. Tahunan, diantaranya :

i. Laporan tahunan satuan kerja

9. Membuat rencana kerja dan rencana anggaran untuk periode tahun anggaran yang akan datang dan menyusun data dukung RKA-KL nya.

10.Dan permintaan data keuangan lainnya dari pimpinan dan instansi lainnya maupun instansi diatas Pengadilan Agama Kangean

(24)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...